• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

Pendahuluan

Kecerdasan spasial (spatial intelligence) adalah kemampuan untuk memahami dunia visual secara akurat, untuk melakukan transformasi, untuk memodifikasi persepsi awal seseorang, dan untuk dapat menciptakan kembali aspek pengalaman visual seseorang, bahkan dengan tidak adanya rangsangan fisik yang relevan (Gardner, 2011). Maier (1996), didalam jurnalnya yang berjudul Spatial Geometry and Spatial Ability – How to make solid geometry solid, membagi kecerdasan spasial ke dalam lima elemen kemampuan spasial, yaitu: (1). Spatial Perception, (2). Visualization, (3). Mental Rotation, (4). Spatial Relations, dan (5). Spatial Orientation. Beberapa penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti terdahulu, telah didapatkan sebuah hasil yang selalu konsisten bahwa laki-laki lebih superior daripada perempuan dalam hal kemampuan spasial, khususnya pada elemen kemampuan rotasi mental (mental rotation) (Linn & Petersen dalam Mohler, 2008). Faktor biologis, merupakan salah satu faktor penyebab mengapa laki-laki memiliki kemampuan spasial dengan elemen rotasi mental yang lebih baik daripada perempuan dikarenakan disebabkan oleh hormon dan kematangan otak (Yilmaz, 2009).

Menurut K, Wilson, & Hurst (2015) didalam bukunya yang berjudul “Chocolate and Health Chemistry, Nutrition and Therapy” mereka mendefinisikan, bahwa cokelat merupakan makanan yang diperoleh dari kakao dan gula, yang mengandung setidaknya 35% total dari kakao kering. Phytochemical utama di kakao adalah flavanol, proanthocyanidins dan theobromine. Flavanol yang diserap saat mengkonsumsi cokelat akan dengan mudahnya menembus dan

menumpuk di daerah otak yang terlibat dalam pembelajaran dan memori, terutama hippocampus. Flavanol ini dapat meningkatkan aliran darah ke otak, mendorong pembentukan neuron baru, memperbaiki fungsi neuron, meningkatkan hubungan antara neuron, dan melindungi neuron dari kematian oleh radikal bebas (Staff dalam Universityhealthnews, 2017).

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh cokelat terhadap hasil skor kemampuan rotasi mental pada perempuan & untuk menguji hipotesa dari peneliti yaitu: Ada peningkatan kemampuan rotasi mental setelah pemberian cokelat.

Metode Eksperimen

Nama Alat Ukur: Johan’s Mental Rotation Test Gambar I

Johan’s Mental Rotation Test

Alat ukur yang digunakan didalam penelitian ini adalah dengan menggunakan alat ukur tes psikologi, yaitu Johan’s Mental Rotation Test yang disusun ulang oleh

kepada Mental Rotation of Three Dimensional Objects Test yang pernah diciptakan oleh Shepard dan Metzler pada tahun 1971. Adapun jumlah soal Johan’s Mental Rotation Test yang ada didalam penelitian ini adalah terdiri dari 40 pertanyaan pilihan berganda dengan metode menjawabnya menggunakan pilihan benar atau salah, Partisipan akan diminta menentukan apakah gambar kedua merupakan hasil rotasi dari gambar yang pertama atau tidak. Skor 1 akan diberikan bila pertanyaan dapat dijawab dengan tepat, dan skor 0 akan diberikan bila pertanyaan gagal dijawab dengan tepat. Setiap soal memiliki dua buah stimulus gambar tiga dimensi dan akan dicetak menggunakan kertas berukuran A4 dengan berat kertas sebesar 70 gram dan dibentuk dalam bentuk booklet. Setiap partisipan akan diberikan waktu selama 10 detik untuk menjawab 1 soal, sehingga dalam waktu selama 400 detik semua partisipan sudah menyelesaikan sebanyak 40 soal (Wibawa, 2014).

Perlakuan: Pemberian makan cokelat hitam / dark chocolate dengan kadar 35 g (Field, dkk., 2011).

Gambar II (Tampak Depan) Dark Chocolate 35 g

Gambar III (Tampak Belakang) Dark Chocolate 35 g

Rancangan Eksperimen: Two Group Pretest-Posttest Design Karakteristik subjek:

(1). Perempuan dewasa awal yang berusia 18 sampai dengan 24 tahun (2). Mampu membawa kendaraan berupa sepeda motor atau mobil (3). Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan kategori C atau A Prosedur Pelaksanaan:

1. Memasukkan secara acak partisipan kedalam kelompok kontrol & kelompok eksperimen, sehingga partisipan yang ada didalam kedua kelompok didalam penelitian ini dapat diasumsikan secara setara sebelum manipulasi dilakukan.

2. Partisipan diminta untuk hadir di Ruang C.3.5. Gedung C, Fakultas Psikologi USU, dan memilih jadwal yang sesuai, yaitu pada hari Kamis (19 April 2018), Jum’at (20 April 2018), dan Sabtu (21 April 2018). Kegiatan eksperimen akan berlangsung selama kurang lebih 180 menit, yang dimulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB.

3. Sebelum hari H pelaksanaan eksperimen, disampaikan kepada partisipan bahwa selama 24 sebelum eksperimen, maka partisipan diminta untuk menghindari mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi flavonoid, alkohol, dan kafein. Partisipan juga diminta untuk menghindari makanan berlemak tinggi. Selain itu, partisipan juga diinstruksikan untuk tidak lupa sarapan pagi ringan sebelum mengikuti eksperimen.

4. Partisipan dihimbau untuk sudah hadir diruangan, 15 menit sebelum kegiatan dimulai

5. Setelah semua partisipan hadir, eksperimenter memberikan pembukaan kegiatan eksperimen seperti (Pengenalan, Pemberian Inform Consent, dan partisipan dihimbau untuk membaca aturan dalam Penelitian) yang akan dilakukan oleh 1 orang eksperimenter yaitu M. Firman Akbar, S.Psi.

6. Kegiatan eksperimen berlangsung selama 180 menit.

7. Pelaksanaan kegiatan eksperimen (Pre-Test, Treatment, & Post-Test).

8. Partisipan dari kelompok eksperimen diminta untuk tidak makan dan minum yang tinggi flavonoid, alkohol, dan kafein. Partisipan juga diminta untuk menghindari makanan berlemak tinggi selama 2 jam sebelum post test dilakukan.

9. Kegiatan eksperimen selesai.

Prosedur Alat Ukur:

Anda akan melihat dua buah gambar tiga dimensi pada masing-masing soal.

Tugas Anda adalah menentukan apakah gambar kedua merupakan hasil rotasi (perputaran) dari gambar pertama atau bukan. Pada lembar jawaban yang telah disediakan, berilah tanda silang pada kolom:

BENAR: bila gambar kedua adalah hasil rotasi dari gambar pertama SALAH: bila gambar kedua BUKAN hasil rotasi dari gambar pertama Cara menjawab:

No. BENAR SALAH

1. X

Jika Anda ingin mengganti jawaban, coretlah dengan dua garis sejajar pada jawaban yang telah dibuat, lalu berikan tanda silang pada jawaban yang Anda anggap paling sesuai.

No. BENAR SALAH

1. X (harap dicoret) X

Instruksi Pelaksanaan Eksperimen:

1. Pembukaan (Pengenalan, Pemberian Inform Consent, dan Aturan dalam Penelitian) yang akan dilakukan oleh 1 orang eksperimenter yaitu M.

Firman Akbar, S.Psi.

Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat pagi kepada teman-teman yang sudah menyediakan waktunya untuk mengikuti kegiatan penelitian eksperimen ini.

Sebelumnya perkenalkan nama saya Muhammad Firman Akbar, disini kalian akan menjalankan sebuah tes dan saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi kalian karena sudah mau meluangkan waktunya untuk mengikuti tes ini. Sebelum tes kita mulai, bisa anda perhatikan bahwa diatas meja anda sudah ada beberapa lembar kertas dan nah anda diperbolehkan untuk segera mengisi kertas yang berada di paling atas, yaitu: inform concent untuk menandakan bahwa anda memang bersedia untuk mengikuti tes ini dan jangan lupa untuk tanda tangan dibawahnya ya. Oke, jika sudah selesai boleh diletakkan dipaling bawah kursi teman-teman inform consentnya.

2. Pre-Test

Sekarang, saya meminta teman-teman untuk membuka lembar jawaban, ada lembar jawaban diatas meja kalian. Nah, saya meminta teman-teman untuk mengisi identitas kalian terlebih dahulu seperti: nama, usia, dan seluruh data yang tertera disana. Oh iya, jika sudah mari kita perhatikan ke bagian slide yang ada didepan teman-teman. Jadi, slide ini akan memandu anda untuk

menjawab tes yang telah tersedia. Oke, nah… jadi… disini Anda akan melihat dua buah gambar tiga dimensi pada masing-masing soal. Tugas Anda adalah menentukan apakah gambar kedua merupakan hasil rotasi (perputaran) dari gambar pertama atau bukan. Pada lembar jawaban yang telah disediakan, berilah tanda silang pada kolom:

BENAR: Bila gambar kedua adalah hasil rotasi dari gambar pertama SALAH: Bila gambar kedua BUKAN hasil rotasi dari gambar pertama Cara menjawab:

No. BENAR SALAH

1. X

Jika Anda ingin mengganti jawaban, coretlah dengan dua garis sejajar pada jawaban yang telah dibuat, lalu berikan tanda silang pada jawaban yang Anda anggap paling sesuai.

No. BENAR SALAH

1. X (harap dicoret) X

2. Kelompok Eksperimen (Pemberian Treatment / Perlakuan)

Oke untuk teman-teman semua yang sudah mengerjakan tes, saya akan memberikan kalian sebatang cokelat untuk kalian makan tentunya sekarang.

Jadi, saya akan membagikan kepada kalian satu persatu dan saya minta untuk kalian menghabiskannya sekarang dan bisa dipastikan bahwa cokelat ini tidak berbahaya untuk kalian. Jadi, diharapkan kalian dapat menghabiskan cokelat ini dan jangan lupa untuk kembali kedalam ruangan ini setelah 2 jam kemudian.

Terima kasih.

3. Kelompok Kontrol (Non-Treatment / Tidak Ada Perlakuan)

Oke untuk teman-teman yang sudah selesai mengerjakan tes, kalian boleh keluar dari ruangan. Tapi, 2 jam setelah sekarang ini… kalian saya minta untuk kembali kedalam ruangan. Terima kasih.

4. Post-Test

Terima kasih karena teman-teman semua sudah kembali hadir kedalam ruangan ini, dan tes akan segera kita mulai kembali. Sekarang, saya meminta teman-teman untuk membuka lembar jawaban, ada lembar jawaban diatas meja kalian. Nah, saya meminta teman-teman untuk mengisi identitas kalian terlebih dahulu seperti: nama, usia, dan seluruh data yang tertera disana. Oh iya, jika sudah mari kita perhatikan ke bagian slide yang ada didepan teman-teman. Jadi, slide ini akan memandu anda untuk menjawab tes yang telah tersedia.

Oke, nah… jadi… disini Anda akan melihat dua buah gambar tiga dimensi pada masing-masing soal. Tugas Anda adalah menentukan apakah gambar kedua merupakan hasil rotasi (perputaran) dari gambar pertama atau bukan. Pada lembar jawaban yang telah disediakan, berilah tanda silang pada kolom:

BENAR: Bila gambar kedua adalah hasil rotasi dari gambar pertama SALAH: Bila gambar kedua BUKAN hasil rotasi dari gambar pertama Cara menjawab:

No. BENAR SALAH

1. X

Jika Anda ingin mengganti jawaban, coretlah dengan dua garis sejajar pada jawaban yang telah dibuat, lalu berikan tanda silang pada jawaban yang Anda anggap paling sesuai.

No. BENAR SALAH

1. X (harap dicoret) X

Oke baik, waktunya sudah selesai… boleh kalian periksa terlebih dahulu kelengkapan berkas kalian dan kalau sudah lengkap boleh dikumpulkan didepan.

Oke, jika sudah dikumpulkan semua… Baik, tes kita sudah selesai dan saya mengucapkan terima kasih kepada kalian semua karena sudah meluangkan waktunya untuk mengikuti tes ini dan hati-hati dijalan untuk yang mau pulang dan sampai jumpa kembali di lain waktu dan tempat yang berbeda. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Lokasi, Waktu pelaksanaan, & Partisipan Eksperimen

Lokasi : Ruang C.3.5. / Gedung C, lantai III Fakultas Psikologi USU.

Waktu : Gelombang Pertama: Kamis, 19 April 2018 : Gelombang Kedua: Jum’at, 20 April 2018 : Gelombang Ketiga: Sabtu, 21 April 2018

Partisipan : Sebanyak 25 orang partisipan yang akan terbagi menjadi 3 gelombang, yaitu gelombang pertama, gelombang kedua, dan gelombang ketiga.

Partisipan disetiap gelombangnya akan terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Jadwal Pelaksanaan Eksperimen

1. Pelaksanaan Pre-Test Kelompok Eksperimen & Kelompok Kontrol Jadwal pelaksanaan Pre-Test untuk Kelompok Eksperimen & Kelompok Kontrol

Tujuan: Mengetahui tingkat kemampuan spasial (rotasi mental) partisipan penelitian dari kelompok eksperimen & kelompok kontrol sebelum adanya treatmen pemberian makan cokelat.

Fasilitator untuk kelompok eksperimen & kelompok kontrol: Muhammad Firman Akbar, S. Psi & Fariz Hafizhan.

Hari/Tanggal Waktu Kegiatan Keterangan Peralatan &

Instrumen

10 menit Pembukaan Pengenalan &

memberikan

untuk kegiatan selanjutnya

2. Pelaksanaan Pemberian Treatmen

Jadwal pelaksanaan Pemberian Treatment / Perlakuan untuk Kelompok Eksperimen

Tujuan: Ingin mengetahui apakah ada perbedaan hasil skor tes kemampuan spasial (rotasi mental) pada kedua kelompok psikologi eksperimen, yaitu yang diberikan perlakuan berupa makan cokelat sebelum memulai tes kemampuan spasial (rotasi mental) dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan sebelum memulai tes kemampuan spasial (rotasi mental).

Fasilitator kelompok eksperimen: Muhammad Firman Akbar, S. Psi & Fariz Hafizhan.

Hari/Tanggal Waktu Kegiatan Keterangan Peralatan &

Instrumen

seperti

3. Pelaksanaan Post-Test untuk Kelompok Eksperimen & Kelompok Kontrol

Jadwal pelaksanaan Post-Tes untuk Kelompok Eksperimen & Kelompok Kontrol

Tujuan: Untuk melihat perbedaan hasil dari skor pre-test dan hasil skor dari post-test setelah adanya pemberian treatmen yang sudah diberikan kepada kelompok eksperimen, apakah ada perbedaannya atau tidak antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dan apakah hasil skor dari kelompok eksperimen akan lebih baik jika dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Fasilitator kelompok eksperimen: Muhammad Firman Akbar, S. Psi & Fariz Hafizhan

Hari/Tanggal Waktu Kegiatan Keterangan Peralatan &

10 menit Pembukaan Pengenalan &

memberikan

26. Diakses pada tanggal 24 Februari 2018, Diakses dari https://pdfs.semanticscholar.org/975e/88816ab23c5930ed2e55dfd6de407b376 c16.pdf.

2. Gardner, H. (2011). Frames of Mind; The Theory of Multiple Intelligences (Second ed.). Park Avenue South, New York: Basic Books.

3. Maier, P. H. (1996). Spatial Geometry And Spatial Ability - How To Make Solid Geometry Solid? . 69-81.

4. Mohler, J. L. (2008). A Review of Spatial Ability Research, 72, 19-30.

5. Yilmaz, H. B. (2009). On the development and measurement of spatial ability.

International Electronic Journal of Elementary Education, 1, 83-96.

6. Wilson , P. K., & Hurst, W. J. (2015). Chocolate and Health: Chemistry, Nutrition and Therapy. Cambridge, UK: The Royal Society of Chemistry . 7. Staff, U. (28 September 2017). Chocolate Benefits for Your Brain: Improves

Memory and Mood. Diakses pada tanggal 28 November 2017, Diakses dari https://universityhealthnews.com/daily/memory/2-chocolate-benefits-for-your-brain-improves-memory-and-mood/

8. Wibawa, J., & Rahmawati, E. (2014). Pengaruh Latihan Permainan Tetris Tiga Dimensi Terhadap Kemampuan Rotasi Mental Perempuan. Skripsi.

Tidak Diterbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

LAMPIRAN 2

HASIL UJI RELIABILITAS ALAT UKUR JOHAN’S MENTAL

Dokumen terkait