PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
PROGRAM PRIORITAS MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN C
5. Urusan Penataan Ruang
Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan a.
1) Program Penerapan Kaidah Good Governance Dalam Penyelenggaraan Urusan Penataan Ruang
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pameran ketataruangan, seperti Pembuatan Materi Pameran, Pameran di PRJ, Pameran Hari Tata Ruang, Pameran Pelayanan Publik Sedunia.
Peningkatan media informasi dan publikasi penataan ruang melalui pembuatan materi, pembangunan, operasional, penambahan materi dan pemeliharaan Jakarta City Planning Galery.
Pengelolaan, pengembangan, dan pemeliharaan website www.tatakota-jakartaku.net.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Pameran ketataruangan di berbagai event.
Operasional dan pemeliharaan Jakarta City Planning Gallery.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-99
2) Program Sinkronisasi Kebijakan Pembiayaan, Kelembagaan DanRegulasi Penataan Ruang
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Penyusunan:
Revisi Rencana Rinci Tata Ruang Wilayah Kecamatan, Peraturan Zonasi (Zoning Text), dan Zoning Code.
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Selatan; serta Rencana Teknik Ruang Kota (RTRK) Kawasan Kota Tua.
Peraturan Insentif dan Disinsentif Pemanfaatan Ruang Kota.
Panduan Rancang Kota (UDGL) untuk Kawasan Kota Tua pada zona Fatahillah dan Kawasan Kota Tua pada Zona Sunda Kelapa; Transit Oriented Development (TOD) Terhadap Struktur Pemanfaatan Ruang Kota pada Koridor Pengembangan Transportasi (Dukuh Atas, Lebak Bulus, Harmoni); Sentra Primer Baru Timur; Kawasan Cikini; Koridor Kanal Banjir Timur (KBT); dan Pengembangan Kawasan Koridor Mass Rapid
Transit (MRT).
Masterplan Koridor KBT; Masterplan Ruang Reklame; dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Marunda.
Rapergub Pelaksanaan Perda tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung.
Pelaksanaan Sosialisasi draft RDTR serta diseminasi dan publikasi draft RDTR.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-100
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Sosialisasi draft RDTR Kecamatan dan Penyempurnaan penyusunan Peraturan Zonasi.
Implementasi Peraturan Zonasi dalam Pelayanan Perizinan.
Penyusunan
UDGL Kawasan Situ Babakan, UDGL Kawasan Terminal Pulo Gebang, UDGL Koridor MRT Dukuh Atas-Kampung Bandan, UDGL Pengembangan KES Marunda, dan Revisi UDGL Kawasan Muara Angke. Peraturan Gubernur tentang Pedoman teknis
Penyusunan UDGL dan kawasan vertikal terpadu dan kompak.
Master Plan Pola Penyebaran SPBU dan SPBG di Wilayah DKI Jakarta; Finalisasi Masterplan KEK Marunda, Masterplan TOD Manggarai, Evaluasi dan Revisi Masterplan Kawasan Gelora Bung Karno Senayan.
3) Program Peningkatan Pelayanan Ketatakotaan
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Perencanaan dan Pembuatan trace halte, pedestrian, park and ride, depo dan lokasi SPBG untuk Busway Koridor 1 s/d 10, Keterangan Rencana Kota (KRK) dan (Tata Letak Bangunan) TLB Halte Bus serta JPO, infrastruktur, jalan sejajar rel kereta api Tanjung Priok – Kota, jalan untuk aksesibilitas ke Sentra Primer Timur, jalur MRT dari Lebak Bulus sampai Dukuh Atas dan Dukuh Atas sampai Kota/Kampung Bandan.
Peningkatan:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-101
penerapan standar sertifikasi ISO 9001:2000 di 5 Suku Dinas Tata Ruang (DTR) dan 15 Seksi Kecamatan DTR; serta ISO9001:2008 di 18 Seksi Kecamatan DTR.
Pelayanan perijinan kepada masyarakat melalui penerapan standar sertifikasi ISO 9001:2000 di Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), 5 Suku Dinas P2B, dan 20Seksi Kecamatan P2B.
Penyediaan:
Peta Topografi Skala 1:1000; Bathimetri Pantai Utara Jakarta sampai kedalaman 10 meter; sistem database fasilitas pendidikan dan menara seluler; serta pembuatan Orthophoto dan 3D building;
Peralatan bongkar 1 set dan 3 jenis alat ukur pengawasan penyelenggaraan bangunan gedung.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Pembuatan sistem data base jaringan utilitas.
Kompilasi dan Verifikasi data hasil Updating peta dasar wilayah sebanyak 2.986 blad.
Pemasangan dan Pengukuran Pilar GPS. 4) Program Penataan dan Pengawasan Bangunan
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pembongkaran 7.998 bangunan yang melanggar ketentuan.
Penerbitan 66.336 berkas Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
Pengawasan:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-102
rendah, sedang, dan tinggi serta 350 unit bangunan dengan luas lebih dari 1500 m2.
Penggunaan dan kelayakan terhadap 606 bangunan.
Perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 400 bangunan pada lingkungan pemugaran.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Penertiban bangunan yang melanggar ketentuan di 5 (lima) wilayah kota administrasi.
Penertiban pelanggaran pemanfaatan bangunan.
5) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Penataan Ruang
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pengadaan:
Peralatan Ukur Distomer, GPS, dan Total Station, server dan software LIDAR.
Sarana penunjang teknologi informasi dan komunikasi.
Alat ukur pengawasan penyelenggaraan bangunan gedung. Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Pengadaan:
Software khusus GIS sebanyak 2 unit.
Alat kelengkapan kegiatan penertiban.
Penyusunan Rencana Induk Pengembangan TeknologiInformasi Tata Ruang.
Adapun hasil dari pelaksanaan program pada urusan penataan ruang adalah:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-103
Jakarta dengan adanya pameran, Jakarta City Planning
Gallery serta website www.tatakota-jakartaku.net.
Tersedianya landasan kebijakan penataan ruang dengan adanya RDTR dan Peraturan Zonasi untuk 44 kecamatan.
Meningkatnya kualitas penataan bangunan dengan dikeluarkannya 6 UDGL dan 3 Masterplan.
Meningkatnya perencanaan jaringan transportasi publik dan infrastruktur melalui penerbitan trase untuk jalur busway, jalur MRT, rel kereta api Tanjung Priok Kota dan trase infrastruktur lainnya seperti saluran.
Meningkatnya kualitas pelayanan ketataruangan dan perijinan kepada masyarakat melalui penerapan standar sertifikasi ISO 9001:2000 dan ISO 9001:2008 di 5 Suku Dinas DTR dan 33 Seksi Kecamatan DTR dari target 44 Seksi Kecamatan DTR, serta 5 Suku Dinas P2B dan 25 Seksi Kecamatan P2B dari target 44 Seksi Kecamatan P2B.
Meningkatnya kualitas perencanaan penataan ruang melalui penyediaan peta Topografi Skala 1 : 1000.
Meningkatnya:
Pengendalian dan pengawasan pembangunan terhadap 66.336 pemegang IMB.
Penertiban terhadap 7.998 bangunan yang melanggar ketentuan.
Pengawasan terhadap 3.090 bangunan gedung. Permasalahan dan Solusi
b.
Permasalahan yang ditemui dalam pelaksanaan urusan Penataan Ruang antara lain:
Penyusunan RDTR Kecamatan dan Peraturan Zonasi memerlukan acuan antara lain Perda RTRW DKI Jakarta
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-104
2030 yang baru disahkan pada Januari 2012. Karena itu penyusunan RDTR telah dilakukan secara paralel dengan penyusunan RTRW dengan koordinasi intensif untuk sinkronisasinya.
Dalam pelaksanaan penertiban dan pengawasan bangunan terkendala dengan keterbatasan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia terutama tenaga lapangan. Untuk itu dilakukan pengembangan SDM melalui pelatihan dan bimbingan teknis, serta menambahkan tenaga outsourcing untuk membantu pelaksanaan kegiatan penertiban dan pengawasan bangunan.