• Tidak ada hasil yang ditemukan

USBN SEJARAHPEMBAHASAN

Dalam dokumen USBN sejarah (Halaman 30-39)

Masa nirleka  sering dikaitkan dengan masa praaksara. Nirleka berasal dari ka-ta ”nir ” yang berarti tidak/ka-tanpa dan ”leka” yang berarti tulisan. Dapat disim-pulkan, masa nirleka  berarti masa keti-ka manusia tidak atau belum mengenal tulisan.

2. Jawaban: B Pembahasan:

Masa arkeozoikum terjadi sekira 4,5 – 2,5 miliar tahun lalu. Arkeozoikum arti-nya masa kehidupan purba. Masa arke-ozoikum (arkean) merupakan awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi proto-kontinen.

3. Jawaban: E Pembahasan:

Homo erectus  atau Pithecanthropus erectus merupakan jenis manusia purba yang memiliki daerah persebaran paling luas di Indonesia. Oleh karena itu, jum-lah fragmen fosil yang ditemukan lebih banyak dibanding Meganthropus palae-ojavanicus  dan Pithecanthropus mojo-kertensis. Fosil Pithecanthropus erectus pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di daerah Ke-dungbrubus, Trinil, dan Ngawi.

4. Jawaban: A Pembahasan:

Kapak genggam merupakan alat batu yang sering digunakan oleh manusia purba jenis Homo erectus. Alat ini bentuk seperti kapak, tetapi belum ber-tangkai dan digunakan dengan cara di-genggam. Kapak genggam berfungsi un-tuk mengorek umbi-umbian, memo-tong, dan menguliti daging. Alat ini dite-mukan banyak di daerah Pacitan, se-panjang Pegunungan Sewu, dan pantai selatan Jawa Timur

5. Jawaban: A Pembahasan:

Masyarakat pada perundagian sudah mengenal sistem pembagian kerja ber-dasarkan kemampuan tiap-tiap indivi-du. Golongan undagi, khususnya go-longan yang ahli dalam pembuatan lo-gam memiliki kedudukan terpandang dalam masyarakat. Mereka memiliki ke-mampuan yang tidak bisa dikuasai oleh semua orang.

6. Jawaban: E Pembahasan:

Pada zaman megalitikum manusia pur-ba mulai mengenal kepercayaan ani-misme dan dinaani-misme. Mereka memu- ja roh nenek moyang yang bersemayam di tempat-tempat tertentu. Sebagai simbol pemujaan, manusia mendirikan bangunan pemujaan dari batu besar, seperti menhir, arca batu, dan punden berundak.

02

PAKET

USBN SEJARAH

PEMBAHASAN

7. Jawaban: A Pembahasan:

Kegiatan perdagangan pada masa kuno merupakan media utama masuknya agama Islam ke Indonesia. Dalam kegi-atan perdagangan tersebut, pedagang dari Arab dan Gujarat akan menetap di suatu wilayah dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut terjadi karena kegiatan perdagangan pada masa kuno sangat bergantung pada angin monsun.

8. Jawaban: B Pembahasan:

Kebudayaan India memengaruhi sistem sosial kemasyarakatan di Indonesia. Masyarakat mulai mengenal sistem kas-ta, struktur kekuasaan, dan politik pe-merintahan. Kasta dalam agama Hindu dibagi menjadi empat, yaitu brahmana, kesatria, waisya, dan sudra.

9. Jawaban: A Pembahasan:

J.L. Moens menjelaskan bahwa telah terjadi penaklukan yang dilakukan go-longan prajurit India terhadap wilayah di Indonesia. Akan tetapi, hal tersebut dibantah oleh van Leur. Dasar pendapat van Leur adalah di Indonesia tidak ter-dapat prasasti yang menjelaskan ten-tang proses penaklukan kerajaan India terhadap wilayah Indonesia.

10. Jawaban: C Pembahasan:

I-Tsing menyatakan bahwa pada abad VII Masehi, Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat agama Buddha di Asia. Perkembangan agama Buddha di Sriwi- jaya dapat disejajarkan dengan India dan Cina. Oleh karena itu, I-Tsing me-nyarankan agar biksu-biksu terlebih da-hulu belajar agama Buddha di Sriwijaya sebelum ke India.

11. Jawaban: C Pembahasan:

Dalam bukunya yang berjudul L’ arabie et Les Indes Neerlandaises, Snouck Hur-gronje menjelaskan bahwa teori Guja-rat didasarkan pada peranan orang-orang Gujarat yang telah membuka hu-bungan dagang dengan masyarakat In-donesia sebelum pedagang Arab. Pen-dapat Snouck Hurgronje didukung oleh J. Pijnapel, W.F. Stutterheim, dan Sucip-to WirjosuparSucip-to. Menurut J. Pijnapel, penyebaran Islam di Indonesia tidak langsung dilakukan orang Arab, tetapi dilakukan oleh pedagang Gujarat yang telah memeluk Islam dan berdagang ke Indonesia.

12. Jawaban: C Pembahasan:

Kerajaan Samudera Pasai sudah memili-ki sistem perdagangan yang maju. Un-tuk memperlancar kegiatan perdagang-an, Kerajaan Samudera Pasai memper-kenalkan mata uang emas yang disebut dirham. Mata uang dirham pertama kali dicetak pada masa pemerintahan Sul-tan Muhammad (1297

 –

1326). Mata uang ini terbuat dari 70% emas murni dengan berat 0,60 gram, berdiameter 10 mm, dan mutu 17 karat.

13. Jawaban: E Pembahasan:

Sepeninggal Raden Patah, Demak di-pimpin oleh Pati Unus. Ia sangat terins-pirasi oleh Gajah Mada untuk menjadi-kan Demak sebagai kerajaan maritim terbesar di Indonesia seperti Majapahit. Oleh karena itu, Pati Unus membangun Angkatan Laut yang kuat. Dengan Ang-katan Laut tersebut Pati Unus pernah menyerang Malaka yang dikuasai oleh Portugis. Penyerangan itu dilakukan ka-rena keberadaan Portugis di Malaka te-lah merugikan perdagangan Demak se-cara umum. Jadi jawaban yang tepat di-tunjukkan oleh nomor 3), 4), dan 5).

14. Jawaban: C Pembahasan:

Untuk melemahkan Kerajaan Banten, VOC mengadu domba Sultan Ageng Tir-tayasa dan Sultan Haji. Dengan bantuan VOC, Sultan Haji dapat memenangi pe-rang saudara di Kerajaan Banten. Akan tetapi, kemenangan Sultan Haji terse-but merupakan awal kemunduran Kera- jaan Banten. Kondisi ini disebabkan Banten berada di bawah pengawasan VOC.

15. Jawaban: B Pembahasan:

Dalam menyebarkan agama Islam para wali menyesuaikan beberapa nilai dan tradisi lama terhadap ajaran Islam agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Penyesuaian dengan nilai dan tradisi la-ma tersebut menunjukkan bahwa Islam disebarkan dengan cara damai dan pe-nuh toleransi. Berbagai penyesuaian ni-lai dan tradisi yang dilakukan oleh para wali telah mendorong proses islamisasi di Indonesia berkembang pesat.

16. Jawaban: C Pembahasan:

Pada tahun 1596 Belanda berhasil men-capai Banten di bawah pimpinan Corne-lis de Houtman. Pada tahun 1598 rom-bongan Belanda tiba untuk kedua kali-nya di Banten dipimpin oleh Jacob van Neck. Dalam rombongan ini, Jacob van Neck dibantu oleh van Heemskerck dan van Waerwijk.

17. Jawaban: A Pembahasan:

Pada awal pembentukannya VOC di-pimpin oleh pengurus pusat yang yang dikenal dengan sebutan Heeren Zeven-tien. Pada tahun 1610 Heeren Zeventien menunjuk seorang gubernur jenderal yang memiliki tugas mengendalikan ke-kuasaan di wilayah keke-kuasaan VOC. Gu-bernur Jenderal pertama VOC adalah

Pieter Both. Sebagai gubernur jenderal pertama, Pieter Both berusaha menata kelembagaan VOC sebaik-baiknya.

18. Jawaban: A Pembahasan:

Setelah berhasil memaksa Belanda me-nyerah pada tahun 1811, Inggris segera menjadikan Indonesia sebagai bagian  jajahannya. Gubernur Jenderal EIC (East India Company ) di India, Lord Minto, menunjuk Thomas Stamford Raffles se-bagai gubernur di Indonesia. Tugas uta-ma Raffles di Indonesia adalah menga-tur pemerintahan serta meningkatkan perdagangan dan keuangan.

19. Jawaban: E Pembahasan:

Beberapa ketentuan yang diatur dalam  Agrarische Wet  sebagai berikut.

a. Tanah di Hindia Belanda dibagi menjadi dua, yaitu tanah milik pri-bumi berupa persawahan, kebun, dan ladang; serta tanah pemerintah (tanah-tanah hutan yang tidak ter-masuk tanah pribumi).

b. Pemerintah mengeluarkan surat bukti kepemilikan tanah.

c. Pihak swasta dapat menyewa ta-nah, baik tanah pemerintah mau-pun tanah penduduk pribumi. Ta-nah pemerintah dapat disewa sam-pai 75 tahun, sedangkan tanah pen-duduk dapat disewa hingga 30 ta-hun.

20.Jawaban: A Pembahasan:

Sultan Iskandar Muda memiliki cita-cita menyatukan Sumatra Utara dan Malaka menjadi wilayah Aceh. Akan tetapi, usa-ha ini tidak berjalan lancar karena Por-tugis berhasil menduduki Malaka. Aki-batnya, Sultan Iskandar Muda melaku-kan penyerangan terhadap Portugis un-tuk mengusirnya dari Malaka. Akan

te-tapi, Portugis pergi dari Malaka setelah kedatangan VOC pada tahun 1641.

21. Jawaban: B Pembahasan:

Pada tahun 1827 Belanda mulai mene-rapkan taktik benteng stelsel untuk menghadapi perlawanan Pangeran Di-ponegoro. Belanda mendirikan benteng di setiap daerah yang berhasil direbut dari pasukan Diponegoro. Berkat taktik benteng stelsel, Belanda berhasil mem-persempit ruang gerak pasukan Dipone-goro. Satu per satu daerah pertahanan Diponegoro jatuh ke tangan Belanda.

22. Jawaban: D Pembahasan:

Untuk memadamkan perlawanan Pa-ngeran Antasari, Belanda mendatang-kan pasumendatang-kan dari Jawa. Pasumendatang-kan ini diki-rim ke pedalaman untuk mematahkan perlawanan Pangeran Antasari. Akan tetapi, Belanda kesulitan dalam meng-hadapi perlawanan tersebut karena Pa-ngeran Antasari menggunakan siasat perang gerilya.

23. Jawaban: B Pembahasan:

Awal abad XX menandai dimulainya ma-sa pergerakan nasional di Indonesia. Se-lama masa pergerakan nasional perla-wanan rakyat terhadap Belanda dilaku-kan melalui organisasi modern yang ter-atur. Upaya mencapai kemerdekaan di-lakukan dengan cara-cara modern se-perti menulis di media massa, memim-pin pemogokan buruh/pegawai, mengi-rim wakil-wakil di dewan rakyat (Volks-raad ), dan menggalang dukungan poli-tik dari dunia luar.

24. Jawaban: A Pembahasan:

Dampak pelaksanaan Politik Etis paling besar dirasakan di bidang pendidikan. Untuk mendukung pelaksanaan

pendi-dikan di Indonesia, pada tahun 1900 pe-merintah kolonial Belanda menunjuk J.H. Abendanon sebagai Direktur Pendi-dikan di Indonesia. J.H. Abendanon dan istrinya berusaha menyelenggarakan pendidikan demi mendorong kesadaran golongan muda di Indonesia atas nasib bangsanya.

25. Jawaban: C Pembahasan:

Douwes Dekker merupakan salah satu tokoh Indische Partij  yang menyerukan bahwa usaha golongan pribumi untuk mencapai tujuan pergerakan nasional tidak akan maksimal jika hanya berju-ang sendiri tanpa bantuan golongan la-in. Oleh karena itu, Douwes Dekker me-ngingatkan pentingnya semangat kerja sama antargolongan agar tujuan perge-rakan nasional segera terwujud.

26. Jawaban: B Pembahasan:

Pembentukan PNI tidak bisa dilepaskan dari peranan Soekarno. Pada tahun 1926 Soekarno mendirikan organisasi  Algemeene Studie Club  di Bandung. Pembentukan  Algemeene Studie Club terinspirasi dari Indonesische Studie Club  yang didirikan dr. Soetomo. Orga-nisasi Algemeene Studie Club kemudian berkembang menjadi Partai Nasional In-donesia (PNI) yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927.

27. Jawaban: D Pembahasan:

Gambar pada soal adalah peristiwa Ka-pitulasi Kalijati yang dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 1942. Kapitulasi Kalijati merupakan proses penyerahan tanpa syarat Belanda kepada Jepang. Sejak sa-at itu Indonesia di bawah pendudukan pemerintahan militer Jepang.

28. Jawaban: B Pembahasan:

Pada awalnya, sidang kedua BPUPKI yang berlangsung pada 10-16 Juli 1945 diagendakan untuk membahas tentang wilayah negara, rancangan Undang-Un-dang Dasar, usaha pembela tanah air, serta masalah ekonomi dan keuangan negara. Namun agenda rapat difokus-kan untuk membahas Rancangan Un-dang-Undang Dasar Indonesia.

29. Jawaban: D Pembahasan:

Dalam sidang BPUPKI yang dilaksanakan tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 dibahas ten-tang perumusan dasar negara. Terdapat tiga orang yang menyampaikan idenya tentang dasar negara, yaitu Moh. Ya-min, Ir. Soekarno, dan dr. Soepomo. Dr. Soepomo mengusulkan bahwa dasar negara Indonesia harus meliputi nilai persatuan, kekeluargaan, keseimbang-an lahir batin, dkeseimbang-an keadilkeseimbang-an rakyat.

30. Jawaban: B Pembahasan:

Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai pengganti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang belum terbentuk. Fungsi pun KNIP sama dengan DPR, yai-tu sebagai lembaga perlemen dan lem-baga perwakilan rakyat. KNIP dibentuk di tingkat pusat, sedangkan di tingkat daerah fungsi KNIP dijalankan oleh Ko-mite Nasional Indonesia Daerah (KNID).

31. Jawaban: E Pembahasan:

Ciri paling menonjol dari sistem presi-densial adalah adanya pertanggungja-waban kabinet kepada presiden. Dalam perkembangan ketatanegaraan Indone-sia, sistem kabinet presidensial yang tercantum dalam UUD 1945 ini tidak se-lalu digunakan. Misalnya, pada bulan Agustus 1945

 –

Desember 1948

berlang-sung dua kali kabinet presidensial dan empat kali kabinet parlementer.

32. Jawaban: D Pembahasan:

Kebijakan diplomasi beras terlaksana pada tahun 1946 atas inisiatif dari per-dana menteri Sutan Sjahrir. Pada saat itu, India sedang dilanda bencana kela-paran, sementara itu Indonesia justru mengalami surplus beras. Oleh karena itu, muncul inisiatif untuk mengirim bantuan beras ke India. Bantuan beras tersebut tentunya mengandung muatan politis. Sebagai negara yang baru ber-diri, Indonesia membutuhkan rekan yang mengakui keberadaan Indonesia dan sebagai hasilnya, India menjadi ne-gara Asia yang aktif memperjuangkan kepentingan Indonesia di forum inter-nasional.

33. Jawaban: C Pembahasan:

Sejak kedatangan Sekutu pada bulan Oktober 1945, kondisi keamanan di Ja-karta menjadi tidak kondusif. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap peme-rintahan Republik Indonesia yang baru berjalan singkat. Oleh karena itu, mun-cul usulan untuk memindahkaan ibu ko-ta Republik Indonesia keluar Jakarko-ta. Setelah melalui perundingan dan persetujuan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, pada tanggal 4 Januari 1946 Ibu Kota Republik Indonesia dipindah ke Yogyakarta.

34. Jawaban: B Pembahasan:

Pada tanggal 29 September 1945, Seku-tu datang di Jakarta. Adapun Seku-tugas dari pasukan Sekutu di Indonesia sebagai berikut.

1) Menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang.

2) Membebaskan para tawanan pe-rang dan interniran Sekutu.

3) Melucuti dan mengumpulkan ten-tara Jepang untuk kemudian dipu-langkan.

4) Menegakkan dan mempertahankan keadaan damai untuk kemudian di-serahkan kepada pemerintah sipil. Jadi, pilihan yang tepat ditunjukkan oleh pernyataan nomor 1) dan 3).

35. Jawaban: A Pembahasan:

Pertempuran Ambarawa berawal dari kedatangan tentara Sekutu di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945 di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Bethel. Se-mula kedatangan tersebut disambut ba-ik oleh rakyat Semarang. Akan tetapi, keadaan mulai berubah ketika masyarakat Semarang mengetahui bahwa tentara NICA ikut membonceng tentara Sekutu. Selain itu, tentara NICA secara sepihak membebaskan para interniran Belanda di Magelang serta mempersenjatai mereka. Kejadian tersebut menimbulkan kemarahan dari pejuang Indonesia.

36. Jawaban: D Pembahasan:

Setelah Agresi Militer II Belanda, PBB mengambil langkah tegas untuk menye-lesaikan konfik antara Republik Indone-sia dan Belanda. Pada tanggal 25 Maret 1949 UNCI mengirimkan undangan ke-pada pihak Republik Indonesia dan Be-landa untuk kembali mengadakan pe-rundingan di bawah pengawasan PBB. Pada awalnya, Moh. Hatta sempat me-nyampaikan pada pihak UNCI bahwa pemerintah Republik Indonesia secara resmi menolak untuk hadir dalam pe-rundingan tersebut selama kekuasaan pemerintah Republik Indonesia di Yog-yakarta belum dipulihkan.

37. Jawaban: D Pembahasan:

Pada tanggal 18 September 1948 para tokoh PKI di Madiun mengumumkan terbentuknya Pemerintah Front Nasio-nal bagi Keresidenan Madiun. Selanjut-nya, pada tanggal 19 September 1948 Presiden Soekarno melalui siaran radio menyerukan kepada seluruh rakyat In-donesia untuk memilih Muso dengan PKI-nya atau Soekarno

 –

Hatta. Peristiwa inilah yang memicu terjadinya Madiun  Affairs.

38. Jawaban: B Pembahasan:

Salah satu hasil perundingan Renville adalah penarikan pasukan TNI dari wila-yah garis demarkasi van Mook. Oleh ka-rena itu, pasukan divisi Siliwangi harus keluar dari daerah kantong gerilya yang berada di Jawa Barat. Penarikan terse-but ditentang oleh Kartosuwirjo, man-tan pemimpin laskar Hizbullah, Kartosu-wirjo beranggapan dengan ditariknya pasukan TNI, wilayah Jawa Barat dise-rahkan ke tangan Belanda. Oleh karena itu, Kartosuwirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia.

39. Jawaban: C Pembahasan:

Dukungan Amerika Serikat dalam pem-berontakan PRRI/Permesta tidak lepas dari situasi perang dingin pada saat itu. Amerika Serikat yang melihat perkem-bangan komunisme tumbuh pesat di In-donesia di bawah presiden Soekarno. Oleh karena itu, ketika muncul pembe-rontakan PRRI/Permesta di Sumatra dan Sulawesi, Amerika Serikat mendu-kungnya dengan menyediakan pasokan senjata bagi pemberontak PRRI/Per-mesta.

40.Jawaban: A Pembahasan:

Aksi pembunuhan terhadap para perwi-ra Angkatan Daperwi-rat dalam peristiwa G 30/S PKI pada tahun 1965 menimbulkan perasaan antikomunis. Sejak rezim Or-de Baru orang-orang yang dituduh terli-bat dalam peristiwa G 30 S/PKI dijatuhi hukuman mati dan dihukum penjara. Selanjutnya, PKI dibubarkan dan ajaran komunis dinyatakan dilarang disebar-kan di Indonesia.

41. Jawaban: B Pembahasan:

Sistem pemerintahan pada masa Demo-krasi Liberal berbeda dengan sistem pe-merintahan pada masa kini. Pada masa Demokrasi Liberal, presiden hanya ber-tugas sebagai kepala negara, bukan se-bagai kepala pemerintahan. Adapun ke-giatan pemerintahan dijalankan oleh perdana menteri yang bertanggung ja-wab kepada parlemen.

42. Jawaban: E Pembahasan:

Pada masa Demokrasi Liberal, bangsa Indonesia menganut sistem multipartai. Sistem ini mendapat dukungan dari Moh. Hatta. Menurut Moh. Hatta, sis-tem multipartai memudahkan bangsa Indonesia dalam meminta pertanggung- jawaban dari para pemimpin

perjuang-an.

43. Jawaban: C Pembahasan:

Keterangan pada soal menunjukkan as-pek-aspek yang berkaitan dengan kebi- jakan ekonomi nasionalisasiDe Javaas-che Bank . Perubahan status De Javas-che Bank   menjadi bank sentral dan bank sirkulasi diumumkan pada tanggal 15 Desember 1951 berdasarkan Un dang-Undang Nomor 24 Tahun 1951. Dengan langkah ini, pemerintah dapat membantu lapisan masyarakat bawah

memperoleh pinjaman modal. Pemerin-tah mengganti kerugian kepada para pemegang saham De Javaasche Bank 

sebesar 120% dari harga nominal saham dalam gulden.

44. Jawaban: E Pembahasan:

Pada masa Demokrasi Liberal, Kemen-terian Pengajaran, Pendidikan, dan Ke-budayaan menyusun rencana sepuluh tahun. Rencana tersebut diprioritaskan pada kewajiban belajar dan pemberan-tasan buta huruf. Langkah ini dilakukan demi merealisasikan pelaksanaan un-dang-undang mengenai pendidikan.

45. Jawaban: B Pembahasan:

Konstituante yang diharapkan mampu menyusun undang-undang dasar baru ternyata tidak mampu menjalankan tu-gasnya dengan baik. Kondisi ini menye-babkan munculnya berbagai gerakan dan petisi rakyat agar memberlakukan kembali UUD 1945. Presiden Soekarno pun mendukung gerakan dan petisi ini dengan menganjurkan agar Konstituan-te memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Akhirnya me-lalui Dekret Presiden 5 Juli 1959, UUD 1945 berlaku kembali dan Dewan Kon-stituante dibubarkan.

46. Jawaban: B Pembahasan:

Puncak konfrontasi antara Indonesia dan Belanda mengenai masalah Irian Barat adalah keluarnya Trikora pada tanggal 19 Desember 1961. Adapun tu- juan Trikora adalah menggerakkan rak-yat sebagai pendukung usaha pengem-balian Irian Barat.

47. Jawaban: D Pembahasan:

Pelaksanaan proyek mercusuar (manda-taris) pada masa Demokrasi Terpimpin

menyebabkan pembengkakan anggaran belanja negara. BUMN yang awalnya diharapkan menjadi penopang ekonomi negara justru mengalami stagnasi. Oleh karena itu, Presiden Soekarno mengelu-arkan Instruksi Presiden Nomor 018 Tahun 1964 dan Keputusan Presiden Nomor 360 Tahun 1964 yang berisi ke-tentuan-ketentuan mengenai perhim-punan dan penggunaan Dana Revolusi.

48. Jawaban: E Pembahasan:

Pada awal Orde Baru Indonesia menja-lin kerja sama dengan IMF. Kerja sama ini tidak lepas dari usaha pemerintah Orde Baru mengembalikan kepercayaan negara-negara asing. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan para investor asing bersedia menanamkan modal di Indonesia.

49. Jawaban: B Pembahasan:

Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) merupakan surat izin dari pe-merintah berkaitan dengan penerbitan media massa. Perusahaan pers yang ti-dak memiliki SIUPP titi-dak diizinkan me-nerbitkan, mencetak, atau mengedar-kan terbitan pers. Pencabutan SIUPP di-lakukan apabila media massa dianggap mengganggu stabilitas politik.

50. Jawaban: C Pembahasan:

Krisis moneter di kawasan Asia Tengga-ra sejak bulan Juli 1996 memengaruhi perkembangan perekonomian Indone-sia. Ternyata, ekonomi Indonesia tidak mampu menghadapi krisis global yang melanda dunia. Faktor yang paling me-mengaruhi ketidakmampuan Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi kare-na sistem ekonomi Indonesia didasar-kan pada utang.

B. Uraian

1. N.J. Krom berpendapat bahwa agama Hindu masuk di Nusantara dibawa ka-um pedagang, bahkan diduga ada peda-gang yang menetap karena menikah de-ngan orang Indonesia. Pendapat yang dikemukakan oleh N.J. Krom dikenal se-bagai teori waisya.

2. Heruristik merupakan salah satu tahap-an dalam penelititahap-an sejarah. Dalam ta-hap heurisik, seorang sejarawan akan mencari dan mengumpulkan berbagai sumber yang akan ia gunakan dalam penelitian. Dalam pencarian sumber tersebut, seorang sejarawan akan me-nemukan sumber yang terdiri atas sum-ber primer dan sumsum-ber sekunder.

3. Petisi Sutardjo dikemukakan oleh Sutar-djo Kartohadikusumo pada tanggal 1 Oktober 1936. Isi Petisi Sutardjo adalah permohonan agar diselenggarakan sua-tu musyawarah unsua-tuk mempertemukan wakil bangsa Indonesia dan Belanda yang setiap anggotanya mempunyai hak yang sama.

4. Kedudukan presiden berkaitan erat de-ngan sistem pemerintahan parlementer yang diterapkan pada masa Demokrasi Liberal. Pada Demokrasi Liberal, presi-den hanya berkedudukan sebagai kepa-la negara, bukan sebagai kepakepa-la peme-rintahan. Kegiatan pemerintahan dija-lankan oleh perdana menteri. Adapun perdana menteri dan kabinet bertang-gung jawab kepada parlemen (DPR). Pa-da masa sekarang, sistem pemerintah-an ypemerintah-ang berlaku adalah presidensial. Oleh karena itu, presiden tidak hanya berkedudukan sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai kepala pemerintah-an. Kabinet yang dibentuk bertanggung  jawab langsung kepada presiden, bukan

5. Krisis politik yang muncul menjelang berakhirnya Orde Baru merupakan aku-mulasi dari berbagai kebijakan politik pemerintah yang represif. Kebijakan yang represif tersebut dilakukan de-ngan dalih melaksanakan demokrasi Pancasila. Dalam pelaksanaannya, kebi- jakan politik pada masa Orde Baru me-nentang munculnya kritikan terhadap pemerintahan. Selain itu, maraknya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta dominasi ABRI dan Golkar dalam pemeritahan turut menjadi penyebab munculnya krisis politik.

USBN SEJARAH

Dalam dokumen USBN sejarah (Halaman 30-39)

Dokumen terkait