9 ASET LANCAR LAIN-LAIN
12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) SHORT-TERM DEBTS (continued)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (continued)
PGK memperoleh kredit modal kerja dari BCA, dengan pagu kredit sebesar Rp25.000.000.000. Tanggal jatuh tempo dari pinjaman ini sampai dengan tanggal 11 November 2014. Pinjaman ini dikenakan bunga dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar 10,50% pada tahun 2014 (2013: 10%).
PGK obtained a working capital credit facility from BCA with a maximum amount of Rp25,000,000,000. The maturity date of the loan is on November 11, 2014. The loan bore interest at the annual rate of 10.50% in 2013 (2013: 10%).
Pada tanggal 31 Maret 2014, saldo terutang dari fasilitas kredit ini sebesar Rp20.993.591.399 sedangkan pada tanggal 31 Desember 2013 Rp6.564.788.640
As of March 31, 2014, the outstanding loan from this facility amounted to Rp20,993,591,399, while as of December 31, 2013 Rp6,564,788,640, there was no outstanding loan balance from this credit facility.
Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan atas nama Perusahaan, tanah dan bangunan atas nama Budyanto Totong, satuan rumah susun atas nama Lily Suryana Setiawan, pihak-pihak berelasi, dan piutang usaha PGK minimal senilai Rp36.000.000.000 (Catatan 5 dan 10).
The loan was collateralized by the Company’s land and building, land and building of Budyanto Totong, shophouse of Lily Suryana Setiawan, related parties, and trade receivables of PGK with a minimum value of Rp36,000,000,000 (Notes 5 and 10).
PGK juga memperoleh fasilitas Letter of Credit (L/C) sebesar USD1.000.000 dari BCA. Fasilitas ini telah diperpanjang sampai dengan tanggal 11 November 2014. Pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 fasilitas tersebut belum digunakan.
PGK also obtained a Letter of Credit (L/C) facility amounting to USD1,000,000 from BCA. This facility has been extended to November 11, 2014. As of March 31, 2014 and December 31, 2013, the facility has not been used.
Berdasarkan perjanjian kredit dengan BCA, PGK diwajibkan untuk memenuhi rasio-rasio keuangan tertentu.
a. Current ratio (CR) minimal 1 kali
b. Interest Bearing Debt/Equity maksimal 2,00 kali
c. EBITDA/Interest minimal 2,00 kali.
Under the loan agreements with BCA, PGK must maintain certain financial ratios.
a. Current ratio (CR) at the minimum of 1 time b. Debt to Equity Ratio (DER) at the maximum of
2.00 times
c. EBITDA/Interest at the minimum of 2.00 times.
Pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013, SKDA dan PGK telah memenuhi seluruh ketentuan dan kewajiban di atas.
As of March 31, 2014 and December 31, 2013, SKDA and PGK have complied with all of the above convenants and requirements.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (continued)
Pada tanggal 4 Juli 2012, AAK memperoleh fasilitas bank garansi dan kredit modal kerja dari BCA dengan pagu kredit masing-masing sebesar USD1.000.000 dan Rp25.000.000.000. Kredit modal kerja dikenakan bunga dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar 9%. Fasilitas tersebut di atas tersedia sampai dengan tanggal 4 Juli 2014.
Pinjaman kredit modal kerja dijamin dengan tanah, bangunan, mesin dan peralatan pabrik dan persediaan milik SKDA, dan tanah, bangunan dan mesin dan peralatan pabrik milik AAK (Catatan 7 dan 10).
Pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 tidak ada saldo terutang dari fasilitas kredit ini.
On July 4, 2012, AAK obtained bank guarantee and working capital credit facilities from BCA with maximum amounts of USD1,000,000 and Rp25,000,000,000, respectively. The working capital loan bore interest at the annual rate of 9% in 2012. The facilities were available up to July 4, 2014.
The loan is collateralized by SKDA’s land, building, machineries and equipment and inventory, and AAK’s land, building and machineries and equipment (Notes 7 and 10).
As of March 31, 2014 and December 31, 2013, there was no outstanding loan balance from these credit facilities.
PT BCA Finance
Pada tanggal 22 Januari 2014, PGK memperoleh fasilitas kredit dari PT BCA Finance sebesar Rp107.800.000 yang digunakan untuk membiayai pembelian satu buah kendaraan sebesar Rp154.000.000. Pinjaman ini telah diangsur secara bulanan mulai tanggal 22 Februari 2014 sampai dengan tanggal 22 Februari 2015. Pinjaman tersebut dijamin dengan kendaraan yang dimiliki melalui utang tersebut (Catatan 10), pada tanggal 31 Maret 2014 saldo utang pembiayaan konsumen adalah sebesar Rp81.142.018
Pada tanggal 3 Mei 2013, PGK memperoleh fasilitas kredit dari PT BCA Finance sebesar Rp109.060.000 yang digunakan untuk membiayai pembelian satu buah kendaraan sebesar Rp155.800.000. Pinjaman ini diangsur secara bulanan sampai dengan tanggal 3 April 2014. Pinjaman tersebut dijamin dengan kendaraan yang dimiliki melalui utang tersebut (Catatan 11). pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013, saldo utang pembiayaan konsumen adalah sebesar Rp9.347.372 dan Rp37.042.235.
PT BCA Finance
On January 22, 2014, PGK obtained a loan from a credit facility from PT BCA Finance amounting to Rp107,800,000 which was used to finance the acquisition of two vehicles totaling Rp154,000,000. This loan is paid in monthly installments starting from February 22, 2014 until February 22, 2015. The loan was collateralized by the vehicles acquired from the proceeds of the loan (Note 10), as of 31 March, 2014 the consumer financing payable balance is Rp81,142,018.
On May 3, 2013, PGK obtained a loan from a credit facility from PT BCA Finance amounting to Rp109,060,000 which was used to finance the acquisition of a vehicle amounting to Rp155,800,000. This loan is paid in monthly installments until April 3, 2014. The loan is collateralized by the vehicle acquired from the proceeds of the loan (Note 11). as of 31 March, 2014 and December 31, 2013, the consumer financing payable balance is Rp9,347,372 and Rp37,042,235.
12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM DEBTS (continued)
PT BCA Finance (lanjutan) PT BCA Finance (continued)
Pada tanggal 18 Juli 2013, PGK memperoleh fasilitas kredit dari PT BCA Finance sebesar Rp113.050.000 yang digunakan untuk membiayai pembelian satu buah kendaraan sebesar Rp161.500.000. Pinjaman ini diangsur secara bulanan sampai dengan tanggal 18 Juni 2014. Pinjaman tersebut dijamin dengan kendaraan yang dimiliki melalui utang tersebut (Catatan 10). Pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013, saldo utang pembiayaan konsumen adalah sebesar Rp28.885.940 dan Rp57.227.879.
On July 18, 2013, PGK obtained a loan from a credit facility from PT BCA Finance amounting to Rp113,050,000 which was used to finance the acquisition of a vehicle amounting to Rp161,500,000. This loan is paid in monthly installments until June 18, 2014. The loan is collateralized by the vehicle acquired from the proceeds of the loan (Note 10). As of March 31, 2014 and December 31, 2013, the consumer financing payable balance is Rp28,885,940 and Rp57,227,879