• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) SHORT-TERM LOANS (continued)

Dalam dokumen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (Halaman 96-102)

3 SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) SHORT-TERM LOANS (continued)

Perusahaan The Company

Pada tanggal 10 September 2004, Perusahaan memperoleh pinjaman fasilitas modal kerja dari

PT Bank DBS Indonesia (DBS) sebesar

Rp200.000.000.000. Pinjaman tersebut jatuh tempo pada tanggal 9 September 2005 dan telah diperpanjang sampai satu tahun berikutnya dan telah jatuh tempo tanggal 9 September 2006. Pada

tanggal 23 September 2005, Perusahaan

memperoleh tambahan fasilitas sebesar

Rp70.000.000.000, yang juga telah jatuh tempo pada tanggal 9 September 2006. Pada tanggal 7 Mei 2007, Perusahaan mengadakan perjanjian pinjaman bersama-sama dengan WISEL, Entitas Anak tidak langsung, dengan DBS untuk memperpanjang periode pinjaman Perusahaan sampai dengan tanggal 9 September 2008 dan penyediaan fasilitas pinjaman dari DBS untuk WISEL. Pada perjanjian pinjaman ini, fasilitas pinjaman untuk WISEL dijamin dengan piutang usaha dan persediaan PT Indotruck Utama (ITU) (Catatan 5 dan 6). Pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan tanggal 9 September 2011. Saldo pinjaman sejumlah Rp270.000.000.000 telah dilunasi pada tanggal 8 Juli 2011, namun fasilitas pinjaman ini tetap tersedia sampai dengan 9 September 2012 dan diperpanjang sampai 9 November 2012. Pada tanggal 31 Desember 2012, fasilitas ini sudah berakhir.

On September 10, 2004, the Company obtained working capital loan facility from PT Bank DBS Indonesia (DBS) amounting to Rp200,000,000,000. The loan matured on September 9, 2005 and was extended for another year and matured on September 9, 2006. On September 23, 2005, the Company obtained an additional facility amounting to Rp70,000,000,000, which also matured on September 9, 2006. On May 7, 2007, the Company entered into loan agreement together with WISEL, an indirect Subsidiary, with DBS to extend the

period of the Company’s loan until September 9,

2008 and availment of the loan facilities from DBS for WISEL. In these loan agreements, loan facility to WISEL was collateralized by PT Indotruck Utama

(ITU’s) accounts receivable trade and inventories

(Notes 5 and 6). These loans have been extended until September 9, 2011. The outstanding loan balance amounting to Rp270,000,000,000 was fully paid on July 8, 2011, however the loan facility is still available until September 9, 2012 and has been extended until November 9, 2012. As of December 31, 2012, this facility has been closed.

Pada tanggal 12 Desember 2012,

DBS memberikan tambahan plafond atas fasilitas pinjaman bersama antara Perusahaan, WISEL, WIP, GMM, NA, IBAR, dan IPN yaitu untuk fasilitas

uncommitted import letter of credit dari

AS$40,000,000 menjadi AS$45,000,000 namun hanya tersedia untuk GMM, WIP, dan WISEL.

On December 12, 2012, DBS granted additional limit of joint credit facility between the Company, WISEL, WIP, GMM, NA, IBAR, and IPN for uncommitted import letter of credit facility from US$40,000,000 to US$45,000,000, but available for the GMM, WIP, and WISEL only.

Pada tanggal 29 November 2007, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman tetap dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (CIMB Niaga) sebesar Rp210.000.000.000 yang digunakan untuk pembayaran pinjaman (refinancing) kepada PT Bank Mega Tbk., pada tahun 2007 dan untuk modal kerja.

On November 29, 2007, the Company obtained fixed loan facility from PT Bank CIMB Niaga Tbk. (CIMB Niaga) amounting to Rp210,000,000,000 which was used for payment of loans (refinancing) to PT Bank Mega Tbk., in 2007 and working capital.

Selanjutnya pada tanggal 20 Agustus 2008, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas pinjaman tetap dari CIMB Niaga sebesar Rp4.000.000.000 dan fasilitas rekening koran sebesar Rp30.000.000.000. Pinjaman tetap jatuh tempo pada tanggal 20 Agustus 2010 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 20 Agustus 2011, sedangkan rekening koran akan jatuh tempo pada tanggal 28 Februari 2012.

Furthermore, on August 20, 2008, the Company obtained additional fixed loan from CIMB Niaga amounting to Rp4,000,000,000 and overdraft facility amounting to Rp30,000,000,000. Fixed loan will due on August 20, 2010 and has been extended until August 20, 2011, while overdraft due on February 28, 2012.

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Pada tanggal 23 Juni 2010, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit dari CIMB Niaga berupa pinjaman rekening koran II sebesar Rp20.000.000.000 dan pinjaman transaksi khusus sebesar Rp80.000.000.000. Kedua fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 28 Februari 2011.

On June 23, 2010, the Company obtained additional credit facilities from CIMB Niaga for overdraft facility II amounting to Rp20,000,000,000 and special transaction loan amounting to Rp80,000,000,000. These facilities matured on February 28, 2011.

Pada tanggal 22 Desember 2010, Perusahaan dan CIMB Niaga setuju untuk mengalokasikan seluruh

pinjaman rekening koran II sebesar

Rp20.000.000.000 ke dalam rekening koran I, sehingga jumlah fasilitas maksimum rekening koran I menjadi sebesar Rp50.000.000.000. Selain itu, Perusahaan memperoleh tambahan plafond fasilitas pinjaman transaksi khusus menjadi sebesar Rp180.000.000.000, serta menambah fasilitas CC Lines dan Trust Receipt masing- masing sebesar AS$10.000.000, dan fasilitas Transaksi Valuta Asing sebesar AS$2.000.000. Semua fasilitas ini jatuh tempo pada 28 Februari 2012 dan diperpanjang sampai dengan 28 Februari 2013.

On December 22, 2010, the Company and CIMB Niaga agreed to allocate all overdraft II amounting to Rp20,000,000,000 to overdraft I, therefore total

maximum facility for overdraft I became

Rp50,000,000,000. Moreover, the Company

obtained additional limit for special transaction loan totalling Rp180,000,000,000, and also obtained additional credit facility for CC Lines and Trust

Receipt amounting to US$10,000,000,

respectively, and for Foreign Exchange facility amounting to US$2,000,000. All these facilities matured on February 28, 2012 and was extended until February 28, 2013.

Pada tanggal 12 Maret 2012, Perusahaan dan CIMB Niaga setuju untuk:

1) Menghapus fasilitas rekening koran sebesar Rp50.000.000.000 dan fasilitas pinjaman transaksi khusus sebesar Rp180.000.000.000 karena telah dilunasi seluruhnya.

2) Menambah plafond fasilitas pinjaman tetap menjadi sebesar Rp300.000.000.000.

3) Memperpanjang fasilitas pinjaman tetap yang semula jatuh tempo tanggal 28 Februari 2012, diperpanjang hingga 28 Februari 2013.

On March 12, 2012, the Company and CIMB Niaga agreed to:

1) Terminate overdraft facility amounting to Rp50,000,000,000 and special transaction loan amounting to Rp180,000,000,000 as it has been fully paid.

2) Increase limit for fixed loan facility up to Rp300,000,000,000.

3) Extend the maturity period of fixed loan facility from February 28, 2012 to February 28, 2013.

Pada tanggal 28 Februari 2013, Perusahaan telah melunasi seluruh utangnya. Dengan demikian, CIMB Niaga melepaskan seluruh jaminannya (Catatan 9).

On February 28, 2013, the Company has fully paid its loan. Therefore, CIMB Niaga released all the collaterals (Note 9).

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Entitas Anak Subsidiaries

Rincian utang jangka pendek Entitas Anak adalah sebagai berikut:

The details of the Subsidiaries’ short-term loan are as follows:

Modal Kerja Working Capital

A. PT Indomobil Trada Nasional A. PT Indomobil Trada Nasional

ITN memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp140.000.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2013 dan diperpanjang sampai 14 Maret 2014.

ITN obtained loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Total maximum facility amounted to Rp140,000,000,000. This facility matured on March 15, 2013 and has been extended until March 14, 2014.

B. PT Indosentosa Trada B. PT Indosentosa Trada

IST memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp55.000.000.000 dan pada 5 April 2013, IST memperoleh tambahan fasilitas menjadi Rp94.000.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 12 Juni 2013 dan diperpanjang sampai 11 Juni 2014.

IST obtained loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Total maximum facility amounted to Rp55,000,000,000 and on April 5, 2013, IST obtained additional facility becoming Rp94,000,000,000. This facility was matured on June 12, 2013 and has been extended until June 11, 2014.

C. PT Wahana Wirawan C. PT Wahana Wirawan

a. Pada tanggal 13 Oktober 2011, WW memperoleh tambahan fasilitas dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebesar Rp145.000.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 27 Maret 2013 dan telah dilunasi serta diakhiri pada tanggal yang sama.

a. On October 13, 2011, WW obtained additional facility from PT Bank Mandiri

(Persero) amounted to

Rp145,000,000,000. This facility matured on March 27, 2013 and has been fully paid and ended on the same date.

b. Pada tanggal 20 Desember 2012, WW menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. dengan maksimum fasilitas sebesar Rp2.000.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 20 Desember 2013.

b. As of December 20, 2012, WW signed Working Capital Loan agreement from PT Bank Negara Indonesia (Persero) with

maximum facility amounting

Rp2,000,000,000,000 that will mature on December 20, 2013.

c. Pada tanggal 18 Maret 2013, WW menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan PT Bank Mizuho Indonesia dengan maksimum fasilitas sebesar Rp175.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 14 Maret 2014.

c. As of March 18, 2013, WW signed Working Capital Loan agreement from PT Bank Mizuho Indonesia with maximum facility amounting Rp175,000,000,000 that will mature on March 14, 2014.

D. PT Indotruck Utama D. PT Indotruck Utama

ITU memperoleh fasilitas pinjaman dari CIMB Bank Berhad, Cabang Singapura. Jumlah fasilitas maksimum sebesar AS$7.500.000 untuk fasilitas modal kerja. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 17 Oktober 2012 dan diperpanjang sampai 17 Oktober 2013.

ITU obtained loan facility from CIMB Bank Berhad, Singapura Branch. Total maximum facility amounted to US$7,500,000 for working capital facility. This facility matured on October 17, 2012 and has been extended until October 17, 2013.

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Modal Kerja (lanjutan) Working Capital (continued)

E. PT Indomobil Finance Indonesia E. PT Indomobil Finance Indonesia

a. IMFI memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Pan Indonesia Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp300.000.000.000 yang dapat ditarik dalam Dolar Amerika Serikat atau Rupiah. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 22 Mei 2013 dan telah diperpanjang sampai 22 Maret 2014.

a. IMFI obtained facility from PT Bank Pan Indonesia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp300,000,000,000 which can be drawn in United States Dollar or Rupiah. This facility matured on May 22, 2013 and has been extended up to March 22, 2014.

b. Pada tanggal 31 Desember 2012, IMFI memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp125.000.000.000 untuk fasilitas modal kerja yang dapat ditarik dalam Dolar Amerika Serikat atau Rupiah. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada 19 Mei 2013 dan telah diperpanjang sampai dengan 8 Mei 2014.

b. As of December 31, 2012, IMFI obtained facility from PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp125,000,000,000 for working capital facility that can be used either in US Dollar or Rupiah. This facility matured on May 19, 2013 and has been extended until May 8, 2014.

c. IMFI memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Resona Perdania. Jumlah fasilitas maksimum sebesar AS$1.000.000 yang dapat ditarik dalam Dolar Amerika Serikat atau Rupiah. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 11 Maret 2014.

c. IMFI obtained loan facility from PT Bank Resona Perdania. Total maximum facility amounted to US$1,000,000 which can be drawn either in US Dollar or Rupiah. This facility will mature on March 11, 2014.

d. IMFI memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Permata Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp20.000.000.000 yang dapat ditarik dalam Dolar Amerika Serikat atau Rupiah. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 27 September 2012 dan diperpanjang sampai 27 Agustus 2013.

d. IMFI obtained loan facility from PT Bank Permata Tbk. Total maximum facility amounted to Rp20,000,000,000 which can be drawn either in US Dollar or in Rupiah. This facility matured on September 27, 2012 and was extended until August 27, 2013.

e. IMFI memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank International Indonesia Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp150.000.000.000 yang dapat ditarik dalam Dolar Amerika Serikat atau Rupiah. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 27 Mei 2013 dan diperpanjang sampai 27 Mei 2014.

e. IMFI obtained facility from PT Bank International Indonesia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp150,000,000,000 which can be used either in US Dollar or in Rupiah. This facility matured on May 27, 2013 and has been extended until May 27, 2014.

F. PT CSM Corporatama F. PT CSM Corporatama

a. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp200.000.000.000. Fasilitas ini akan

jatuh tempo pada tanggal

9 September 2013.

a. CSM obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp200,000,000,000. This facility will mature September 9, 2013.

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Modal Kerja (lanjutan) Working Capital (continued)

F. PT CSM Corporatama (lanjutan) F. PT CSM Corporatama (continued)

b. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp15.000.000.000. Fasilitas ini akan

jatuh tempo pada tanggal

13 Februari 2014.

b. CSM obtained loan facility from PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total

maximum facility amounted to

Rp15,000,000,000. This facility will

mature February 13, 2014.

Pinjaman Berulang Time Revolving Loan

A. PT Indotruck Utama A. PT Indotruck Utama

a. ITU memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

AS$16.000.000 dengan memotong

plafond Fasilitas Letter of Credit (Catatan

12 – Sight Letter of Credit dan Trust

Receipt butir B.b). Fasilitas ini akan jatuh

tempo pada tanggal 9 September 2014.

a. ITU obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total facility amounted to US$16,000,000 by using the credit limit of Letter of Credit Facility (Note 12 - Sight Letter of Credit and Trust Receipt point

B.b). This facility will mature on

September 9, 2014.

b. ITU memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank ICB Bumiputera Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

AS$3.000.000. Perjanjian ini telah diubah dengan addendum tanggal 6 Oktober 2011, dimana fasilitas maksimum menjadi sebesar AS$8.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada 8 Oktober 2012 dan diperpanjang sampai 8 Oktober 2013.

b. ITU obtained loan facility from PT Bank

ICB Bumiputera Tbk. Total maximum facility amounted to US$3,000,000. This agreement has been amended by addendum dated October 6, 2011, wherein the maximum facility became US$8,000,000. This facility matured on October 8, 2012 and extended until October 8, 2013.

c. ITU memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank UOB Indonesia. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

AS$7.000.000 untuk pinjaman berulang. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 29 September 2012 dan diperpanjang sampai 29 Juli 2013.

c. ITU obtained loan facility from PT Bank UOB Indonesia. Total maximum facility amounted to US$7,000,000 for revolving loan. This facility matured on September 29, 2012 and has been extended until July 29, 2013.

B. PT Wahana Inti Selaras B. PT Wahana Inti Selaras

WISEL memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp100.000.000.000 untuk pinjaman berulang. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 9 September 2013.

WISEL obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp100,000,000,000 for revolving loan. This facility will mature on September 9, 2013.

C. PT Indobuana Autoraya C. PT Indobuana Autoraya

IBAR memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp60.000.000.000 untuk pinjaman berulang. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 9 September 2013.

IBAR obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp60,000,000,000 for revolving loan. This facility has matured and was extended until September 9, 2013.

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Pinjaman Berulang (lanjutan) Time Revolving Loan (continued)

D. PT National Assembler D. PT National Assembler

NA memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas

maksimum sebesar Rp23.000.000.000.

Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 13 Februari 2012 dan sudah dilunasi.

NA obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp23,000,000,000. This facility matured on February 13, 2012 and has been settled.

E. PT Indomobil Prima Niaga E. PT Indomobil Prima Niaga

IPN memperoleh fasilitas pinjaman gabungan dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas

gabungan maksimum sebesar

Rp90.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 9 September 2013.

c. IPN obtained combined loan facility from PT

Bank DBS Indonesia. Total maximum

combined facility amounted to

Rp90,000,000,000. These facilities will mature on September 9, 2013 .

IPN memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp200.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 2 November 2013.

IPN obtained loan facility from PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp200,000,000,000. This facility will mature on November 2, 2013.

F. PT Prima Sarana Gemilang F. PT Prima Sarana Gemilang

PSG memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp20.000.000.000 dan AS$10.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 16 Mei 2013 dan diperpanjang sampai 9 September 2014.

PSG obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp20,000,000,000 and US$10,000,000. These facilities matured on May 16, 2013 and has been extended until September 9, 2014.

G. PT Central Sole Agency G. PT Central Sole Agency

CSA memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Jumlah fasilitas

maksimum sebesar Rp75.000.000.000.

Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 6 Juni 2013 dan diperpanjang sementara sampai dengan 6 September 2013.

CSA obtained loan facility from PT Bank Central Asia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp75,000,000,000. This facility was matured on June 6, 2013 and has been temporary extended until September 6, 2013.

H. PT Wahana Wirawan H. PT Wahana Wirawan

a. WW memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank DBS Indonesia. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp300.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 9 September 2014.

a. WW obtained loan facility from PT Bank DBS Indonesia. Total maximum facility amounted to Rp300,000,000,000. This facility will mature on September 9, 2014.

b. WW memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp30.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Oktober 2013. Per 30 Juni 2013, fasiltias ini belum digunakan.

b. WW obtained loan facility from PT Bank

Nusantara Parahyangan Tbk. Total

maximum facility amounted to

Rp30,000,000,000. This facility will

mature on October 31, 2013. As of June 30, 2013, this facility has not been used.

12. UTANG JANGKA PENDEK (lanjutan) 12. SHORT-TERM LOANS (continued)

Dalam dokumen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (Halaman 96-102)