• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

F. Variabel Penelitian

Variabel independen (variabel bebas) adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahanya atau timbulnya variabel dependen (variabel terikat) (Sugiyono, 2016:96). Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah promosi penjualan, harga, dan word of mouth.

b. Variabel dependen

Variabel dependen (variabel terikat) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2016:39). Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian.

Tabel III.1

Definisi Operasional Variabel

No Variabel Indikator Pernyataan

1 Definisi teoritis Promosi Penjualan

Menurut Kotler dan Armstrong (2017:496) promosi penjualan adalah sebuah insentif jangka pendek yang berguna untuk meningkatkan pembelian atau penjualan produk atau jasa.

Definisi operasional Promosi Penjualan adalah sebuah insentif jangka pendek yang digunakan oleh Tokopedia untuk menarik konsumen agar mau melakukan pembelian di Tokopedia.

Menurut Kotler dan Keller (2006:272) terdapat beberapa indikator dari promosi penjualan yaitu ; a. Frekuensi Promosi yaitu

jumlah promosi penjualan yang dilakukan dalam suatu waktu melalui media promosi penjualan.

b. Kualitas promosi yaitu tolak ukur seberapa baik promosi penjualan dilakukan. Contohnya kualitas isi, media apa yang digunakan, dan lainya. c. Waktu Promosi yaitu

lamanya waktu yang

• Saya merasa tokopedia memberikan promosi pada waktu tertentu dan melalui berbagai media. • Saya merasa tokopedia

memiliki promosi yang sangat menarik dengan kualitas yang baik.

• Saya merasa promosi yang diberikan oleh tokopedia memiliki durasi atau rentang waktu yang panjang.

• Saya merasa tokopedia sering memberikan promosi.

• Saya merasa tokopedia melakukan promosi sesuai

dilakukan untuk promosi penjualan oleh perusahaan. d. Kuantitas promosi yaitu nilai atau jumlah promosi penjualan yang diberikan kepada konsumen

e. Ketepatan waktu atau kesesuaian sasaran yaitu waktu yang tepat untuk melakukan atau memberikan promosi penjualan.

dengan waktu tertentu, misalnya saat ada hari raya, weekend atau saat ada tanggal cantik.

2. Definisi teoritis Harga Menurut Kotler dan Keller (2009:345) adalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa.

Definisi operasional Harga adalah jumlah nilai yang diberikan oleh konsumen Tokopedia sesuai dengan apa yang didapatkan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa.

Menurut Kotler dan Armstrong (2016:314) harga memiliki beberapa indikator yaitu ;

a. Keterjangkauan harga produk yaitu konsumen dapat menjangkau harga yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Produk memiliki beberapa jenis dalam sautu merek dan harganya pun berbeda – beda mulai dari yang rendah hingga tinggi. b. Kesesuaian harga dengan

kualitas produk Harga sering dijadikan sebagai indikator dari kualitas. Banyak orang berasumsi bahwa semakin tinggi harga maka semakin baik kualitas yang diberikan dari suatu produk atau jasa. c. Kesesuaian harga dengan manfaat dan layanan yaitu Konsumen akan

• Harga yang diberikan oleh tokopedia terjangkau • Harga yang diberikan oleh

tokopedia bervariasi sesuai dengan kualitas produknya

• Harga yang diberikan tokopedia terhadap produknya sesuai dengan manfaatnya.

• Harga yang diberikan tokopedia sesuai dengan daya beli konsumen.

memutuskan untuk membeli suatu produk setelah mereka tahu bahwa manfaat yang diberikan dari produk tersebut sebanding dengan apa yang sudah dikeluarkan olehnya. Konsumen akan menganggap suatu harga mahal jika ia tidak memperoleh manfaat sesuai dengan apa yang dikeluarkanya.

d. Kesesuaian harga dengan kemampuan yaitu Murah mahalnya harga selain ditentukan oleh manfaat apa yang diperoleh konsumen, juga ditentukan oleh kemampuan dari konsumen itu sendiri, jika harganya tinggi tetapi konsumen itu mampu untuk membeli pasti akan membelinya. Hal seperti ini sering disebut sebagai daya beli konsumen.

3 Definisi teoritis Word of Mouth

Menurut Kotler dan Keller (2016:645) adalah komunikasi yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang digunakan untuk

Menurut Sernorvirtz (2012:19) ada 5 indikator word of mouth yaitu ; a. Talkers yaitu Talkers atau

pembicara merupakan elemen yang pertama dan paling utama. Pembicara dapat berasal dari siapa

• Saya mendapat rekomendasi dan informasi tentang tokopedia dari teman/orang terdekat. • Saya pernah membicarakan mengenai tokopedia tentang

memberikan rekomendasi produk yang telah digunakanya

Definisi operasional Word of Mouth adalah komunikasi yang dilakukan oleh konsumen Tokopedia untuk memberikan rekomendasi produk yang telah digunakanya.

saja, baik teman, keluarga, maupun orang lain.

b. Topics yaitu Topics merupakan apa yang menjadi bahan pembicaraan, word of mouth dapat terjadi karena ada hal atau topik yang dibicarakan oleh individu dengan individu lainya atau kelompok mengenai produk atau jasa, contohnya seperti, kualitas produk yang diberikan, keunggulan atau kelebihan produk, harga, dan lainya.

c. Tools yaitu Merupakan alat yang digunakan guna membantu agar isi pesan dari yang ingin disampaikan dapat berjalan dengan baik. Misalnya seperti website produk olahraga.

d. Taking part yaitu Taking part merupakan partisipasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk menanggapi atau memberikan respon mengenai pertanyaan – pertanyaan seputar produk yang ditawarkan. e. Tracking yaitu

Merupakan pengawasan yang dilakukan perusahaan terhadap

keunggulan, kelemahan, dan informasi lain dengan teman / orang terdekat. • Saya melihat tokopedia

melalui aplikasi resmi dan websitenya yang ditunjukan oleh teman / orang terdekat.

• Saya sering mendengar bahwa tokopedia bekerja sama dengan ovo untuk metode pembayaran dan bekerja sama dengan gojek/grab untuk pengantaran barang. • Saya sering melihat

kolom ulasan atau review serta rating produk sebelum membelinya di tokopedia

dampak dari pemasaran melalui word of mouth. Perusahaan akan melihat hasil atau dampak tersebut melalui kotak saran atau kolom ulasan yang isinya mengenai informasi baik yang positif maupun negatif. 4 Definisi teoritis

Keputusan pembelian Menurut Tjiptono (2014:21) keputusan pembelian adalah sebuah keyakinan konsumen untuk memutuskan suatu pembelian, yang kemudian akan melakukan pembelian ulang serta memberikan rekomendasi kepada orang lain untuk membelinya.

Definisi operasional Keputusan Pembelian adalah sebuah keyakinan konsumen Tokopedia untuk melakukan suatu pembelian produk/jasa di Tokopedia.

Menurut Kotler dan Keller (2009:212) ada 3 indikator keputusan pembelian yaitu;

a. Kemantapan pada sebuah produk yaitu dalam melakukan pembelian, konsumen akan memilih salah satu dari beberapa alternatif yang ada. Pilihan tersebut didasarkan pada kualitas, mutu, harga yang terjangkau, dan faktor lain yang memantapkan keinginan konsumen untuk membeli produk apakah produk tersebut benar-benar ingin digunakan.

b. Memberikan

rekomendasi kepada orang lain yaitu dalam melakukan pembelian, jika konsumen mendapat manfaat yang sesuai dengan sebuah produk, mereka pasti akan merekomendasikan produk tersebut dengan orang lain.

• Saya akan memilih tokopedia untuk membeli suatu produk secara online.

• Saya akan melakukan pembelian ulang di tokopedia.

• Saya akan merekomendasikan tokopedia kepada teman/ orang terdekat.

2. Skala Pengukuran

Pada penelitian ini, penulis menggunakan skala pengukuran likert (likert scale). Menurut Sugiyono (2016:92) skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabbarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk Menyusun item-item instrument yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Jawaban setiap instrument yang menggunakan skala likert memiliki gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif yaitu ;

Tabel III.2 Skala Likert Keterangan Skor Sangat setuju (SS) 5 Setuju (S) 4 Netral (N) 3 Tidak Setuju (TS) 2

Sangat Tidak Setuju (STS) 1 c. Melakukan pembelian

ulang yaitu kepuasan konsumen dalam menggunakan sebuah produk akan menyebabkan konsumen melakukan pembelian ulang produk tersebut.

G. Sumber Data

Dokumen terkait