HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil
4.2 Analisis Tabel Tunggal
4.2.3 Variabel (Y) : Prestasi Belajar
Tabel 4.24
Pernah Bermain Game Online Saat Jam Pelajaran Sekolah
Pernah
Tabel 4.24 menunjukkan bahwa responden yang tidak pernah bermain game online pada saat jam pelajaran sekolah berjumlah 45 orang dengan persentase 69,2%. Responden yang pernah bermain game online pada saat jam pelajaran sekolah berjumlah 13 orang dengan persentase 20,0%. Responden yang sering bermain game online pada saat jam pelajaran sekolah berjumlah 7 orang dengan persentase 10,8% dan tidak ada responden yang sangat sering bermain game online pada saat jam pelajaran sekolah.
Dari uraian di atas mayoritas responden tidak pernah bermain game online pada saat jam pelajaran sekolah yang berjumlah 45 orang dengan persentase 69,2%. Tapi responden yang menjawab pernah dan sering bermain game online jumlah nya tidak sedikit yaitu 20 orang dari 65 orang menjawab pernah dan sering bermain game pada saat jam pelajaran sekolah.
Tabel 4.25
Waktu Belajar Terganggu karena Terlalu Asyik Bermain Game
Waktu Belajar Terganggu karena Terlalu Asyik Bermain
Game
Frekuensi Persen
Tidak pernah Pernah Sering Sangat sering
39 22 4 -
60.0 33.8 6.2
-
Total 65 100
Sumber: FC.22/P.25
Responden yang tidak pernah terganggu waktu belajarnya berjumlah 39 orang dengan persentase 60,0%. Responden yang pernah terganggu waktu belajarnya berjumlah 22 orang dengan persentase 33,8%. Responden yang sering terganggu waktu belajarnya karena terlalu asyik bermain game online berjumlah 4 orang dengan persentase 6,2 % dan tidak ada responden yang waktu belajarnya sangat sering terganggu karena terlalu asyik bermain game.
Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa mayoritas responden tidak pernah terganggu jadwal belajarnya yang berjumlah 39 orang dengan persentase 60,0%. Akan tetapi responden yang pernah dan sering terganggu jadwal belajarnya berjumlah 26 orang dengan persentase 40 % dari 65 responden.
Tabel 4.26
Memikirkan Game yang Belum Diselesaikan Saat Jam Belajar Di Sekolah
Memikirkan
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang tidak pernah memikirkan game yang belum diselesaikannya pada saat jam belajar di sekolah berjumlah 38 orang dengan persentase 58,5%. Responden yang pernah memikirkan game yang belum diselesaikannya pada saat jam belajar di sekolah berjumlah berjumlah 20 orang dengan persentase 30,8%. Responden yang sering memikirkan game yang belum diselesaikannya pada saat jam belajar di sekolah berjumlah 7 orang dengan persentase 10,8% dan tidak ada responden yang sangat sering memikirkan game yang belum diselesaikannya pada saat jam belajar di sekolah. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa mayoritas responden tidak pernah memikirkan game yang belum diselesaikannya di sekolah, yang berjumlah 38 orang dengan persentase 58,5%.
Tabel 4.27
Lebih Tertarik untuk Menyelesaikan Game Daripada Tugas Sekolah
Lebih Tertarik untuk Menyelesaikan Game Daripada Tugas Sekolah
Frekuensi Persen
Tidak setuju Ragu-ragu
Setuju Sangat setuju
33 19 13 -
50.8 29.2 20.0
-
Total 65 100
Sumber: FC.24/27
Berdasarkan tabel 4.27 dapat kita simpulkan bahwa mayoritas dari responden dalam penelitian ini tidak setuju jika harus menyelesaikan game dari pada mengerjakan tugas sekolah terlebih dahulu, dimana pada tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang menjawab tidak setuju berjumlah 33 orang dengan persentase 50,8%. Responden yang menjawab ragu-ragu berjumlah 19 orang dengan persentase 29,2%. Responden yang menjawab setuju berjumlah 13 orang dengan persentase 20,0% dan tidak ada responden yang menjawab sangat setuju.
Tabel 4.28
Memahami Mata Pelajaran yang Diberikan Guru Di Sekolah
Memahami Mata Pelajaran yang Diberikan
Guru Di Sekolah
Frekuensi Persen
Tidak paham Paham Cukup paham Sangat paham
6 29 22 8
9.2 44.6 33.8 12.3
Total 65 100
Sumber: FC.25/P.28
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang menjawab tidak paham berjumlah 6 orang dengan persentase 9,2%. Responden yang menjawab paham berjumlah 29 orang dengan persentase 44,6%. Responden yang cukup paham dengan mata berjumlah 22 orang dengan persentase 33,8% dan responden yang menjawab sangat paham berjumlah 8 orang dengan persentase 12,3% dan
Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini paham dengan mata pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah yang berjumlah 29 orang dengan persentase 44,6%.
Tabel 4.29
Lupa Waktu Belajar karena Bermain Game Online
Lupa Waktu Belajar karena Bermain Game
Online
Frekuensi Persen
Tidak pernah Pernah Sering Sangat sering
30 28 7 -
46.2 43.1 10.8
-
Total 65 100
Sumber: FC.24/P.29
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang menjawab tidak pernah lupa waktu belajar berjumlah 30 orang dengan persentase 46,2%.
Responden yang menjawab pernah lupa waktu belajar ketika bermain game online berjumlah 28 orang dengan persentase 43,1%. Responden yang menjawab sering lupa berjumlah 7 orang dengan persentase 10,8% dan tidak ada responden yang menjawab sangat sering lupa waktu belajarnya karena bermain game online.
Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa 35 orang dengan persentase 53,9% dari 65 responden dalam penelitian ini pernah dan sering lupa waktu belajar ketika sedang bermain game. Hal ini tentu sudah pasti mengganggu jam belajar dan akan memperngaruhi prestasi belajarnya.
Tabel 4.30
Dapat Mengaplikasikan Materi Pelajaran yang Diberikan Guru Di Sekolah
Dapat Mengaplikasikan Materi Pelajaran yang Diberikan Guru Di Sekolah
Frekuensi Persen
Tidak bisa Bisa Cukup bisa Sangat bisa
12 35 14 4
18.4 53.8 21.5 6.2
Total 65 100
Sumber: FC.27/P.30
Dari tabel 4.30 menunjukkan bahwa responden yang menjawab tidak bisa berjumlah 12 orang dengan persentase 18,4%. Responden yang menjawab bisa mengaplikasikan materi yang diberikan guru di sekolah berjumlah 35 orang dengan persentase 53,8%. Responden yang cukup bisa berjumlah 14 orang dengan persentase 21,5% dan reponden yang sangat bisa mengaplikasikan materi yang diberikan guru di seklah berjumlah 4 orang dengan persentase 6,2%.
Dari uraian di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden bisa mengaplikasikan apa yang diberikan oleh guru di sekolah pada kehidupan sehari – hari mereka, yang berjumlah 35 orang dengan persentase 53.8%.
Tabel 4.31
Nilai Rata-Rata Rapor Kelas I Semester II
Nilai Rata-Rata Rapor Kelas I
Semester II
Frekuensi Persen
< 60-74 75-79 80-90
>90
6 32 24 3
9.2 49.3 36.9 4.6
Total 65 100
Sumber: FC.28/P.31
Responden yang nilai rapornya melewati standar yaitu nilai 75-79 berjumlah 32 orang dengan persentase 49,3%. Responden yang nilai rapornya < 60-74 berjumlah 6 orang dengan persentase 9,2%. Responden yang nilai rapornya 80-90 berjumlah 24 orang dengan persentase 36,9% dan responden yang nilai rapornya
> 90 berjumlah 3 orang dengan persentase 4,6%.
Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini memiliki rata-rata nilai rapor 75-79. Dari hasil wawancara yang sudah dilakukan oleh peneliti dengan pihak sekolah, nilai 75 merupakan standar tuntas hasil belajar seorang siswa. Dari tabel di atas kita lihat bahwa hanya 6 orang siswa dengan persentase 9,2% yang tidak tuntas hasil belajarnya. Dan rata-rata responden memilki prestasi beljar tuntas dan melampui dari hasil nilai rapor responden pada saat semester satu kelas dua.
Tabel 4.32
Nilai Rata-Rata Rapor Kelas II Semester I Nilai Rata-Rata
Rapor Kelas II Semester I
Frekuensi Persen
< 60-74 75-79 80-90
>90
6 30 27 2
9.2 46.2 41.5 3.1
Total 65 100
Sumber: FC.29/32
Nilai rata-rata rapornya lebih besar dari 90 dan dikatakan berprestasi berjumlah 2 orang dengan persentase 3,1%. Responden yang nilai rata-rata rapornya <60-74 berjumlah 6 orang dengan persentase 9,2%. Responden yang nilai rata-rata rapornya 75-79 berjumlah 30 orang dengan persentase 46,2%.
Responden yang nilai rata-rata rapornya 80-90 berjumlah 27 orang dengan persentase 41,5% dan responden yang
Dari hasil uraian di atas dapat dilihat bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini tuntas hasil belajarnya dan hanya 6 orang responden dengan persentase 9,2% yang tidak tuntas hasil belajarnya.
Tabel 4.33
Absen Sekolah untuk Bermain Game Online
Absen Sekolah untuk Bermain Game Online
Frekuensi Persen
Tidak pernah Sekali Dua s/d tiga kali
Empat kali
39 13 8 5
60.0 20.0 12.3 7.7
Total 65 100
Sumber: FC.30/P.33
Berdasarkan tabel 4.33, responden yang tidak pernah absen sekolah untuk bermain game berjumlah 39 orang dengan persentase 60,0%. Responden yang sekali absen sekolah untuk bermain game berjumlah 13 orang dengan persentase 20,0%. Responden yang absen sekolah dua sampai dengan tiga kali untuk bermain game online berjumlah 8 orang dengan persentase 12,3% dan responden yang empat kali absen sekolah berjumlah 5 orang dengan persentase 7,7%.
Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa responden yang tidak pernah absen sekolah untuk bermain game memang lebih dominan yaitu 39 orang dari 65 orang dengan persentase 60,0%. Tapi jumlah responden yang pernah absen sekolah untuk bermain game online juga tidak bisa dibilang sedikit yaitu 26 orang dari 65 responden.
Tabel 4.34
Pernah Dipanggil Guru BK (Bimbingan Konseling)
Pernah Dipanggil Guru BK (Bimbingan
Konseling)
Frekuensi Persen
Tidak pernah dipanggil Pernah dipanggil
Sering dianggil Sangat sering
dipanggil
53 12 - -
81.5 18.5
- -
Total 65 100
Sumber: FC.31/P.34
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang tidak pernah dipanggil sebanyak 53 orang dengan persentase 81,5%. Responden yang pernah dipanggil oleh guru BK (Bimbingan Konseling) di sekolah sebanyak 12 orang dengan persentase 18.5%. Tidak ada responden yang menjawab sering dan sangat sering dipanggil oleh guru BK (Bimbingan Konseling).
Dari hasil analisis tersebut dapat kita simpulkan bahwa mayoritas dari reponden dalam penelitian ini tidak pernah dipanggil oleh guru BK (Bimbingan Konseling) yaitu sebanyak 53 orang yang tidak pernah dipanggil dari 65 responden dalam penelitian ini dengan persentase 81,5%.
Tabel 4.35
Pernah Mendapatkan Surat Panggilan Dari Sekolah
Pernah Mendapatkan Surat Panggilan
Dari Sekolah
Frekuensi Persen
Tidak pernah Pernah
Sering Sangat sering
53 12 - -
81.5 18.5
- -
Total 65 100
Sumber: FC.32/P.35
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang tidak pernah mendapat surat panggilan dari sekolah sebanyak 53 orang dengan persentase 81,5%. Responden yang pernah mendapat surat panggilan dari sekolah sebanyak 12 orang dengan persentase 18,5%. Tidak ada responden yang menjawab sering dan sangat sering mendapat surat panggilan dari sekolah.
Dari hasil analisis tersebut dapat dilihat bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini tidak pernah mendapat surat panggilan dari sekolah yaitu sebanyak 53 siswa dengan persentase 81,5%.
Tabel 4.36
Pernah Diskorsing Oleh Pihak Sekolah
Pernah Diskorsing Oleh
Pihak Sekolah
Frekuensi Persen
Tidak pernah Pernah
Sering Sangat sering
63 2
- -
96.6 3.4
- -
Total 65 100
Sumber: FC.33/P.36
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang tidak pernah diskorsing oleh pihak sekolah berjumlah 63 orang dengan persentase 96,9%.
responden yang pernah diskorsing oleh pihak sekolah berjumlah 2 orang dengan persentase 3,1%. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa mayoritas dari responden dalam penelitian ini tidak pernah diskorsing oleh pihak sekolah dengan persentase 96,9% yaitu 63 orang dari 65 responden dalam penelitian ini.
Tabel 4.37
Pernah Mengikuti Perlombaan Game Online Di Luar Sekolah
Pernah
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang pernah mengikuti perlombaan bermain game online sebanyak 22 orang dengan persentase 33,8%
dan responden yang tidak pernah mengikuti perlombaan game online berjumlah 43 orang dengan persentase 66,2%. Dari hasil analisis tersebut dapat kita lihat bahwa mayoritas dari reponden tidak pernah mengikuti perlombaan game online dan 22 orang dari 65 responden pernah mengikuti perlombaan game online.