III KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
5.4 Pembahasa Hasil Penelitian .1 Hasil Tes .1 Hasil Tes
5.4.2 Hasil Pengamatan
5.4.3.2 Wawancara terhadap Siswa
Hasil wawancara penggunaan model elaborasi pada pembelajaran memahami struktur pembentuk dan lapis makna puisi Indonesia modern kepada siswa adalah sebagai berikut:
Berdasarkan pada data tabel 5.10 dapat dinyatakan bahwa 87% siswa menyatakan pembelajaran memahami puisi lebih mudah termasuk kategori sangat tinggi, dan 13% siswa menyatakan tetap sulit memahami puisi termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.11 dapat dinyatakan bahwa 91% respon siswa terhadap pemahaman puisi meningkat termasuk kategori sangat tinggi dan 9% respon siswa menyatakan tetap tidak ada peningkatan termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.12 dapat dinyatakan bahwa siswa yang menyatakan cara mengajar pemahaman puisi model elaborasi yang dilakukan menambah senang untuk membaca dan mempelajari puisi lebih dalam sebanyak 91% siswa termasuk kategori sangat tinggi, sedangkan siswa yang menyatakan tidak menambah senang sebanyak 9% termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.13 dapat dinyatakan bahwa 100% siswa menyatakan memahami puisi bermanfaat termasuk ke dalam kategori sangat tinggi.
Berdasarkan pada data tabel 5.14 dapat dinyatakan bahwa 78% siswa menyatakan model mengajar yang dilaksanakan menarik termasuk kategori tinggi, dan 22% siswa menyatakan tidak menarik termasuk kategori rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.15 dapat dinyatakan bahwa 100% siswa menyatakan pembelajaran memahami puisi menyenangkan termasuk kategori sangat tinggi.
Berdasarkan pada data tabel 5.16 dapat dinyatakan bahwa 16% siswa menyatakan model mengajar yang dilaksanakan membuat jenuh termasuk kategori sangat rendah, dan 84% siswa menyatakan tidak jenuh termasuk ke dalam kategori sangat tinggi.
Berdasarkan pada data tabel 5.17 dapat dinyatakan bahwa 84% siswa menyatakan model mengajar bervariasi termasuk kategori sangat tinggi, dan 16% siswa menyatakan monoton termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.18 dapat dinyatakan bahwa 87% siswa menyatakan model pembelajaran elaborasi dapat meningkatkan minat siswa untuk lebih giat membaca dan mempelajari puisi termasuk kategori sangat tinggi, dan 13% siswa menyatakan tidak meningkatkan minat termasuk kedalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.19 dapat dinyatakan bahwa 94% siswa menyatakan model elaborasi dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mempelajari puisi lebih dalam termasuk kategori sangat tinggi, dan 6% siswa menyatakan tidak meningkatkan motivasi termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.20 dapat dinyatakan bahwa 100% siswa menyatakan guru memberikan kebebasan dalam memahami puisi termasuk ke dalam kategori sangat tinggi.
Berdasarkan pada data tabel 5.21 dapat dinyatakan bahwa 91% siswa menyatakan guru sering memberi pertanyaan yang memancing untuk lebih cepat memahami puisi termasuk kategori sangat tinggi, dan 9% siswa menyatakan jarang termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.22 dapat dinyatakan bahwa 97% siswa menyatakan model elaborasi dapat melatih siswa berpikir kritis serta peka terhadap situasi dan keadaan lingkungan termasuk kategori sangat tinggi, dan 3% siswa menyatakan tidak dapat melatih berpikir kritis serta peka terhadap situasi dan keadaan lingkungan termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.23 dapat dinyatakan bahwa 94% siswa menyatakan model elaborasi dapat menumbuhkan kerjasama tim dan toleransi termasuk kategori sangat tinggi, dan 6% siswa menyatakan tidak dapat menumbuhkan termasuk ke dalam kategori sangat rendah.
Berdasarkan pada data tabel 5.24 dapat dinyatakan bahwa 100% siswa menyatakan model pembelajaran elaborasi dapat menumbuhkan akhlak mulia termasuk kategori sangat tinggi.
Merujuk pada data hasil wawancara dalam tabel dan deskripsi pembahasan tabel penggunaan model elaborasi pada pembelajaran memahami struktur pembentuk dan lapis makna puisi Indonesia modern kepada siswa dapat disimpulkan bahwa siswa merasa senang, menambah minat dan motivasi untuk mempelajari puisi lebih dalam.
DAFTAR PUSTAKA
Aftarudin, Pesu. 1990. Pengantar Apresiasi Puisi. Bandung; Angkasa
Ali, Muhammad. 1987. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Alisjahbana, Sutan Takdir. 2008. Tebaran Mega. Jakarta: Dian Rakyat.
Alisjahbana, Sutan Takdir. 1986. Kebangkitan Puisi Baru Indonesia Baru. Jakarta: Dian Rakyat
Alisjahbana, Sutan Takdir. 2009. Puisi Lama. Jakarta: Dian Rakyat. Alisjahbana, Sutan Takdir. 2010. Puisi Baru. Jakarta: Dian Rakyat.
Alwasilah, Chaedar. 2008. Filsafat Bahasa dan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Aminuddin. 1988. Semantik; Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru
Aminuddin. 1991. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Anwar, Chairil. 2010. Deru Campur Debu. Jakarta: Dian Rakyat.
Anwar, Moh. Wan. 2002. Sebelum Senja Selesai. Banten: Imaji dan FKIP Untirta Banten.
Arikunto, Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Atmazaki. 1990. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Angkasa Raya Bachri, Sutadji Calzoum. 2002. O Amuk Kapak. Jakarta: Horison.
Badrun, Ahmad. 1989. Teori Puisi. Jakarta: Depdikbud Dirjendikti
Baharuddin. 2009. Psikologi Pendidikan: Refleksi Teoritis terhadap Fenomena. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Cendrawati, C. S. 2000. l Kepribadian Kreatif dan Kemampuan Melakukan Elaborasi terhadap Konsep-konsep sistem reproduksi Anthophytha (Studi terhadap Mahasiswa Fakultas Pertanian PTN dan Beberapa Fakultas PTS). Tesis pada Program Studi IPA SPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan. Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta. Rineka Cipta Damono, Sapadji Djoko. 2003. Hujan Bulan Juni. Jakarta: Gramedia.
Djojosuroto, Kinayati dan M.L.A. Sumaryati. 2010. Prinsip-prinsip Dasar Penelitian Bahasa dan Sastra. Bandung: Nuansa
Fraenkel, Jack R. dan Wallen, Norman E. 2007. How to Design and Evaluate Research in Education. Mcgraw-Hill. Inc.
Furqon. 2004. Statistik Terapan untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Gani Syaifuddin. 2011. Surat Dari Matahari. Depok. Komodo Books. Hamzah, Amir. 1996. Buah Rindu. Jakarta: Dian Rakyat.
Handayani, Ruri. 2007. Penerapan Model Pembelajaran Pemecahan Masalah secara Kreatif dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Elaborasi Siswa. Skripsi pada Pendidikan Fisika Fakultas IPA UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
Hartinah, Sitti. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Refika Aditama Hartoko, Dick. 1992. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia
Hendrayani, Heni. 2011. Rumah Kupu-kupu Sepilihan Puisi 1999-2011. Bandung: Kelir.
Hidayat, Kosadi. 1990. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Binacipta.
Imron. D. Zawawi. 1999. Madura, Akulah Darahmu. Jakarta: Grasindo.
Isjoni. 2009. Menuju Masyarakat Belajar; Pendidikan dalam Arus Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Iskandarwassid dan Dadang Sunendar. 2009. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Remaja Rosda karya
Ismail, Taufik. 2005. Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia. Jakarta: Yayasan Ananda.
Ismail, Taufik. 2005. Tirani dan Benteng. Jakarta: Yayasan Indonesia. Jabbar, Hamid. 2005. Indonesiaku Sepilihan Sajak. Jakarta: Horison. Jabrohim. 1994. Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Joyce, Bruce dkk. 2009. Model-model Pengajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Kalidjernih, Freddy K. 2010. Penulisan Akdemik: Esai, Makalah, Artikel Jurnal
Ilmiah, Skripsi, Tesis, Disertasi. Bandung: Widya aksara Press
Koesoema, A. Doni. 2009. Pendidik Karakter di Zaman Keblinger. Jakarta: Grasindo.
Makmun, Abin Syamsuddin. 2002. Psikologi Kependidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Maulana, Soni Farid. 1996. Panorama Kegelapan 20 Puisi Pilihan 1987-1995. Bandung: Rekamedia Multiprakarsa.
Maulana, Soni Farid. 2004. Tepi Waktu Tepi Salju. Bandung: Kelir. Maulana, Soni Farid. 2006. Sehampar Kabut. Bandung: Ultimus.
Maulana, Soni Farid. 2007. Selintas Pintas Puisi Indonesia Jilid 1dan 2. Bandung: Grafindo.
Maulana, Soni Farid. 2008. Opera Malam. Bandung: Kiblat Buku Utama Maulana, Soni Farid. 2009. Peneguk Sunyi. Bandung: Kiblat Buku Utama Maulana, Soni Farid. 2010. Mengukir Hujan. Bandung: Ultimus.
Maulana, Soni Farid. 2011. Disekap Hujan Sepilihan Puisi 1986-2010. Bandung: Kelir
Mohamad, Goenawan. 2001. Sajak-sajak Lengkap 1961-2001. Jakarta: Metafor. Mujib, Abdul dan Jusuf Mudzakir. 2002. Nuansa-nuansa Psikologi Islam. Jakarta:
Raja Grafindo Persada.
Munir, Abdullah. 2010. Pendidikan Karakter; Membangun Karakter Anak Sejak dari Rumah. Yogyakarta: Pedagogi.
Mustaqim. 2004. Psikologi Pendidikan. Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo dan Pustaka Pelajar.
Nasution, S. 1995. Didaktik Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Nata, Abuddin. 2003. Manajemen Pendidikan; Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.
Nurgiyantoro, Burhan. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE
Pradopo, Rachmat Djoko. 2008. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2009. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Prasetyo, Bambang dan Lina Miftahul Jannah. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Priyatno, Duwi. 2009. 5 Jam Belajar Olah Data dengan SPSS 17. Yogyakarta: Andi Offset.
Purba, Antilan. 2010. Sastra Indonesia Kontemporer. Yogyakarta: Graha Ilmu Pusat Bahasa Depdiknas. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai
Pustaka
Pusbuk. 2008. Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia X. Jakarta: Depdiknas. Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ratna, Nyoman Kutha.2009. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ratna, Nyoman Kutha.2009. Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Rosidi, Ajip. 1986. Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia. Bandung. Binacipta
Rosidi, Ajip. 1988. Kapankah Kesusastraan Indonesia Lahir. Jakarta: Haji Masagung
Rosidi, Ajip. 1988. Kapankan Kesusastraan Indonesia Lahir. Jakarta: Haji Masagung.
Rosidi, Ajip. 1993. Ular dan Kabut Sajak-sajak 1970-1972. Jakarta: Pustaka Jaya. Rosidi, Ajip. 2006. Pantun Anak Ayam. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.
Rosidi, Ajip. 2008. Puisi Indonesia Modern. Jakarta: Pustaka Jaya. Rusman. 2010. Model-model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers
Rusyana, Yus. 1984. Bahasa dan Sastra Dalam Gamitan Pendidikan. Bandung: Diponegoro
Sarjono, Agus R. 2001. Sastra dalam Empat Orba. Yogyakarta: Bentang Budaya Sarjono. Agus R. 2011. Lumbung Perjumpaan. Depok: Komodo Books.
Siswanto. 2009. “Pendidikan yang Berkeadilan Sosial”, dalam Menuju Jati Diri Pendidikan yang Mengindonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Siswantoro. 2010. Metode Penelitian sastra: Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Situmorang, Sitor.1995. Dalam Sajak. Bandung: Dunia Pustaka Jaya. Slavin, Robert E. 2010. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media
Sudirman, Jenal. 2009. Komparasi Hasil Belajar Model Pembelajaran Elaborasi dengan Model Pembelajaran Konvensional pada Mata Pelajaran Pengaturan Sistem Refrigerasi dan Tata Udara. Skripsi pada Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suhardiman, Budi. 2005. Pembelajaran Apresiasi Cerita Pendek dengan Menggunkan Model Induktif yang Berbasis Pembelajaran Aktif. Tesis Magister PPs UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Suharto, G. 1988. Metodologi Penelitian dalam pendidikan bahasa; Suatu Pengantar. Jakarta: Dirjendikti Depdikbud
Suhendar, M. E. dan Pien Supinah. 1993. Sejarah dan Apreiasi Sastra Indonesia. Bandung: Pionir Jaya.
Sumadjo, Jakob dan Saini KM. 1988. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Sumartana, Anton de. 2011. Senandung Bandung Jilid 3. Depok: Swawedar69
Institute & ADS.
Suriasumantri. S. Jujun. 2005. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Suroso, Puji Santosa, Pardi Suratno. 2009. Kritik Sastra: Teori, metodologi, dan Aplikasi. Yogyakarta: Elmatera Publishing
Surya, Mohamad. 2004. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Suryabrata, Sumadi. 2010. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Suyanto. 2009. “Pendidikan Berlandaskan Keimanan di Tengan Pendidikan Sekuler di Indonesia”, dalam Menuju Jati Diri Pendidikan yang Mengindonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Syafrida, Ida. 2006. Kompetensi Berbahasa Indonesia Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
Syamsuddin dan Vismaia S. Damaianti. 2007. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syhabuddin. 2009. Evaluasi Pengajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia SPs UPI
Taqiyuddin. 2008. Pendidikan untuk Semua. Bandung: Mulia Press.
Tarigan, Henri Guntur. 1993. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa Teeuw. A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra; Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Dunia
Pustaka Jaya
Tim Edukatif. 2006. Kompeten Berbahasa Indonesia untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
Uno, Hamzah B. 2010. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
UPI. 2009. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Warsiman. 2009. Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Puisi Melalui Model Induktif di SMP Negeri Kabupaten Sidoarjo. Disertasi Doktor pada SPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
Wellek, Rene dan Austin Warren. 1995. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Wena, Made. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi