Wejangan di Dunia Maya
01
Jadilah penghuni surga atau neraka, orang merugi ialah yang dito lak di keduanya, orang beruntung ialah mereka yang tidak ditempat kan di keduanya, melainkan bersama Ridho Nya
02
Iblis benci pada orang yang mendekat Tuhan tapi membencinya juga pada mereka yang mendekat nya namun membenci Tuhan 03
Berbuat terang, hingga Ibu mu tersenyum Bapak tertawa 04
Alam memperlakukan dirimu sebagaimana kau memperlakukan nya. Begitulah wanita begitulah Tuhan
05
Bagaimana kau bisa membenci gelap, sedang melalui gelap, terbit terangmu. Bagaimana kau melupa alam sedang melalui nya kau mengenal Tuhan mu
06
Iblis tiada di Nusantara, karena bangsa ku bangsa Cinta yang tidak pernah menghendaki melainkan kerukunan cinta, saatnya merukun saatnya bercinta
07
Seorang manusia utama tidak pernah mengingin kuasa, hingga kuasa itu sendiri yang meratap ingin melebur bersama nya
08
Iblis tidak pernah ada hingga terbit rasa kuasa mu,. “Mengapa kau mengadakan Iblis?” seolah Tuhan bertanya pada mu
09
Kau tidak bisa menggoda manusia yang telah ketitipan amanah Ku. Dan amanah Ku, Aku berikan pada mereka yang telah ketitipan amanah mu, dan amanah mu kau berikan pada mereka yang tiada menghendaki Kuasa Ku, dan hanya yang mengenal mu yang tiada menghendaki Kuasa Ku, begitu Kata Tuhan
10
Iblis memantau manusia yang tiada pernah ingin menjadi tandingan Kuasa Tuhan, lalu Iblis menyerah serta memuji hati yang bersih dari rasa kuasa, “kau lah hamba Nya” – kata Iblis sambil membuka hijab diri nya. Kau tersentak, lalu Iblis tertawa, alam tersenyum
11
Kau tidak akan pernah kenal dirimu hingga kau kenal alam, kau tidak akan pernah kenal alam hingga alam rela dikenal mu
12
Jadilah manusia yang tiada berhutang pada alam serta manusia, disaat kepulangan mu. Yang hidup memberi, yang mati menerima. Keluarlah dari mati mu, saatnya hidup saatnya memberi
13
Iblis tidak sujud kecuali kepada dirinya sendiri. Kau pun tidak mau sujud kecuali pada diri mu sendiri. Lalu apa beda mu dengan Iblis? 14
Iblis kagum pada manusia yang tau rahasia diri nya, yang bahkan ia sendiri tidak mengetahui nya. Lalu sujudlah iblis pada rahasia nya sendiri
15
Jadilah warga alam yang baik, yang memuja-dipuja nya hingga alam berkata “Aku rela kau ada dalam rahim ku, biarlah Aku mengan dung mu melahirkan serta membela mu dihadapan Nya”
16
Saat kau dibenarkan kiri mu maka benarlah kanan mu, maka jadilah diri mu sebagai manusia seutuh mu
17
Jadikan perbuatan mu selalu mampu menghidupkan alam, hingga alam rela mati saat kepergian mu. Aku adalah Doa mu, Kau adalah Doa ku
18
Yang mati dikubur, yang hidup bangkit kepada Nya. Mati tidak selalu wafat, kubur bukan berarti makam
19
Mereka yang menghendaki surga akan menjauhi nya, mereka yang menghendaki neraka selalu menikmati surga nya
20
Tuhan tidak pernah menanya mu tentang perbuatan mu. Dia mena nya Ibu mu, alam mu, Kuasa Nya tentang perbuatan mu selama di rahim nya adakah kau pernah menganiaya Kuasa Nya?
21
Menyaksikan ialah disaksikan, disaksikan ialah menyaksikan. Saat menjadi alam mu, munculah penyaksian mu disitulah penyaksian, itulah kesaksian
22
Berhati-hatilah dengan alam mu, karena dia lah saksi mu yang berdi ri dihadapan Nya menceritakan mu
23
Menikah adalah Perbuatan Ku, maka menikahlah. Kau wanita nya kau pria nya
24
Kenali empat dalam yang satu, maka sudah cukup bagi mu mengenal diri mu, Honocoroko Dotosowolo Podo Joyo nyo Mo go Botongo
25
Laut tenang tidak akan menghasilkan nakhoda yang baik, nakhoda tangguh lahir dari tengah laut yang bergelora
26
Saatnya Timur terbit ditengah Barat, saatnya kembali kepada Alam kepada Ibu kepada Cinta
27
Tuhan tidak pernah menyuruh hamba Nya melainkan untuk bercinta. Jika kau ingin menemukan Tuhan maka bercintalah. Dia ada ditengah cinta. Aku bercinta maka Aku ada
28
Dosa ialah Ketetapan Nya pada manusia, ada yang melahirkan nya, ada yang mengingkari nya maka selamatlah ia
29
Satu satu, Bapak panggil Ibu. Dua dua, Ibu masuk kamar. Tiga tiga, Bapak tutup pintu, satu dua tiga cuma diri aku
30
Ceritakan pada ku tentang wanita, aku akan tau seberapa kau kenal Tuhan
31
Menangkan restu alam restu wanita, hingga mereka berkata “kau adalah aku, aku adalah kau”
32
Menjauhlah dari mereka yang berkata kenal Tuhan, karena ia telah melecehkan Tuhan sebagai makhluk
33
Jangan pernah melupakan sejarah, dosa ialah sejarah mu. Dalam sadar dosa mu terbitlah Cahaya Nya, dalam tiada sadar dosa mu, tergelincir kau menjadi tandingan Nya
34
Jika kau merasa kotor, bersyukurlah, hanya bersih yang bisa rasa kan kotor
35
Alam ialah guru bagi murid nya, murid ialah alam bagi guru nya. Pengalaman menjadi guru hanya kepada murid nya, apakah kau mu rid nya?
36
Rezeki ialah Kuasa Ku, maka berlemah lah niscaya kau akan dicari rezeki
37
Kau menghendaki Ku, Aku dikehendaki mu, kau dikehendaki Ku, Aku menghendaki mu
38
Jika kau takut kehilangan, jangan pernah merasa memiliki. Jika kau takut kecewa, jangan pernah berkehendak. Jika kau tiada ingin kalah jangan pernah berlomba
39
Jangan pernah ingin menjadi nomer satu, karena nomer satu tiada tanpa mengada nya dua yang membenarkan nya
40
Jika Iblis berkata “Aku adalah pembohong”, kau percaya? 41
Berbahagialah mereka yang digoda baik oleh kiri nya maupun kanan nya. Itu lah manusia yang tengah menuju Nya
42
Jika kau bertanya “siapakah aku”, bacalah tulisan yang pernah kau tulis dalam kitab Nya, alam mu
43
Cinta dunia ialah kejahatan, kejahatan ialah cinta dunia. Menjauhlah dari pecinta dunia sekalipun mendekat mu berjubah berjalan diatas air
44
Puja pujilah alam mu, wanita mu, Ibu mu – diri mu. Tuhan ingin mendengar puji Nya melalui puji mu
45
Manusia hina membutuh pujian, manusia lemah membutuh kuasa. Manusia kaya tiada membutuh
46
Belajarlah supaya kau tetap bodoh, hanya yang sadar bodoh selalu tetap belajar
47
Tuhan membatas mu, batasmu mengada diri mu. Tiada yang kau kenal selain “batas” Nya
48
Manusia lemah saling menguatkan, manusia kuat saling melemah kan. Maka lemah lah, agar kau di kuat kan Nya – kuat lah maka kau akan dilemahkan Nya
49
You never know the meaning of live unless you know the meaning of love. Love is the secret of live, live is the secret of love
50
Manusia bijak ialah manusia cinta yang selalu memenangkan semua nya
51
Tuhan tidak butuh kuat yang menjadikan Nya lemah, tidak juga butuh lemah untuk menjadi kuat
52
Wanita tidak pernah perlihatkan rahasia nya kecuali pada diri nya. Saat wanita ingin perlihatkan rahasia nya maka ia meleburkan mu sebagai diri nya, begitupun Tuhan
53
Tuhan berkata KUN alam berkata FAYAKUN, maka bersandinglah Sabda Tuhan-Sabda alam, sebagai Sabda Cinta
54
Tuhan ada dalam ketiadaan makhluk, makhluk ada dalam ketiadaan Tuhan. Mereka yang mengadu pada Ibu akan didengar Nya, mereka yang mengadu pada Tuhan, selama nya Tuhan hanya mau mendengar Kuasa Nya
55
Temui Ibu mu dalam kodrat Cinta, temui Bapak mu dalam kodrat Benci mu, temui Tuhan dalam ketiadaan kodrat kedua nya
56
Alam ialah dunia bagi kemanusiaan, manusia ialah dunia bagi Ketuhanan. Hanya dalam Kemanusiaan, hidup Ketuhanan
57
Jika kau takut menghadang gelap, jangan pernah ingin menjadi cahaya
58
Bagaimana bisa naik tanpa kenal turun. Dalam turun terbitlah naik, dalam naik terbitlah turun
59
Bagaimana mampu berpisah jika tidak pernah bertemu. Hanya yang bertemu mampu berpisah. Kenali pisah sehingga bertemu
60
Mereka yang ingin kenal Tuhan tidak akan mengenal Nya. Mereka yang dikenal Ibu-Bapak nya, ialah yang dikenal Nya
61
Jadilah manusia yang tau dalam diam mu, serta diam dalam tau mu 62
Jika dunia hanya berisi kebaikan, maka tiada kebaikan. Jika dunia hanya ada diri mu, maka tiada diri mu. Lalu bagaimana kau ingin semua Cuma menjadi diri mu
63
Wanita tiada pernah salah hingga kau membenarkan nya 64
Yang lain menuju Awal, Aku menuju Akhir karena yang awal adalah yang akhir
65
Carilah Aku, jika kau telah temukan Aku maka Aku hancurkan kamu, biarlah Aku sendiri yang menyembah Nya
66
Tiada satu pun yang mampu mengukir langit, biarlah langit itu mengukir diri nya sendiri
67
Berpisah adalah kodrat, bertemu adalah sunah. Betapa banyak yang terpisah tidak bertemu. Dan yang bertemu tidak selalu harus bersama
68
Semaraknya dunia ini karena iblis sang penggoda. Seorang manu sia seutuhnya mampu membalik sang penggoda menjadi yang tergoda
69
Jika dalam hidupmu selalu dikelilingi oleh domba-domba, maka ya kinlah bahwa kau seorang rosul. Tidak akan rosul mengikuti kelaku an domba, dan selama nya domba tidak akan pernah menjadi rosul
70
Jika manusia harus menyembah Tuhan, maka biarlah aku menyem bah Ibu ku. Karena Ibu ialah Kuasa Nya dan selama nya Tuhan tidak akan pernah dikalahkan Kuasa Nya
71
Jangan sekali-kali menghindari godaan wanita, sudah kodrat nya wanita menggoda. Tapi hadapi godaan itu dengan tanggung jawab mu yang utuh sebagai pemimpin. Itulah laki-laki sejati, sejati nya laki laki
72
Jangan jadi wanita jika tak pandai menggoda, jangan jadi pria jika tak pandai memimpin
73
Tdk akan pernah berhenti wanita meleburkan mu, hingga dirimu adalah diri nya, dirinya adalah dirimu. Wanita berkata “one for one”, pria berkata “one for all, all for one”
74
Jika wanita enggan menjawab permohonan cinta mu, bukan karena ia membenci mu, melainkan ia takut diri mu tidak mampu melak sanakan amanah cinta nya, karena cinta adalah amanah. Begitulah wanita, begitulah Tuhan
75
Tidak semua puja puji berbalas cinta. Betapa banyak puji berbalas kutukan. Wanita hanya mau menerima puja puji dari yang ia kehen daki, begitulah wanita begitulah Tuhan
76
Jika seorang wanita – sang penguasa cinta -telah rela membuka hati menitipkan amanah cintanya padamu, maka apapun kekura ngan mu akan disempurnakan dengan cinta nya. Begitupun jika Tu han – Sang Maha Cinta – telah menitipkan Cinta Nya pada mu, apa pun kekuranganmu akan disempurnakan Cinta Nya
77
Jika seorang wanita telah menjadikan mu sebagai cinta nya, maka ia tidak ingin melihat harap mu selain diri nya. Maka begitupun jika Tuhan telah menyatukan Cinta Nya bersama mu, Dia akan memu tus semua harap mu dari manusia. Hanya Aku bukan yang lain 78
79
Tuhan selalu bersama yang lemah, jika kau ingin mencari Tuhan carilah Dia ditengah yang lemah. Begitupun jangan angkuh dihadapa yang lemah, karena kau akan berhadang Tuhan
80
Waspadalah dengan air mata wanita, karena mampu mendobrak pintu langit
81
Dalam setiap maju mu bersama nya rintangan, jika tidak ingin berhadang rintangan, jangan pernah maju
82
Guru yang baik adalah guru yang pandai membuat muridnya terang sang, murid yang baik adalah murid yang pandai membuat guru nya terangsang
83
Jika kau selalu hindari godaan wanita, kapan kau menjadi pemimpin Tidaklah seorang pemimpin, melainkan pernah tergelincir karena godaan wanita
84
Jika kau menari, biarlah langit mu yang menari, bumi akan mengiku ti nya. Mereka yang menari dengan bumi nya akan melahirkan tarian mati, selama nya langit hidup serta menghidupkan mu 85
Kebaikan tidak harus selalu menang melawan keburukan. Baik buruk ialah kodrat yang niscaya bagaikan pria wanita, menang kalah silih berganti
86
Jika bukan karena keburukan maka tidak dikenal kebaikan. Yang buruk berserak, yang baik terbit terang ditengah keburukan. Jangan membenci buruk, karena mereka lah yang menyebab mu menjadi pemimpin
87
Kodrat ilmu seperti wanita, raga nya bisa dimiliki dengan hartamu dengan kuasa mu tapi tidak dengan cinta nya – yang hanya ia berikan pada yang ia kehendaki. Begitupun ilmu
88
Ilmu ibarat wanita, tidak semua yang mencari mendapatkan nya, dan tidak semua yang mendapatkan nya akan menjadi manfaat bagi dirinya
89
Alam ialah Kuasa Ku, jika alam menolak mu, cukuplah alam sebagai saksi mu dihadapan Ku
90
Seperti wanita, kodrat rezeki beserta nya kekurangan kelebihan. Akui, syukuri serta wujudkan perbuatan terangmu bersama nya, niscaya rezeki lain akan memperebutkan mu menjadi pemimpin mereka
91
Terimalah diri ku apa ada ku, sebagaimana aku pun menerima diri mu apa adamu, begitu kata rezeki begitu kata wanita
92
Only the strong, the brave and the intelligent deserve to survive, and it’s You !! .. on your feet warrior
93
Rezeki mu turun dari langit diri mu ke langit bumi mu lalu melahir di nyata mu. Maka bersihkan saluran rezeki mu dari penghalang mere ka yaitu rasa kuasa mu. Bagai wanita, selama nya rezeki tidak mau di dua kan Kuasa Nya dengan kuasa mu
94
Dalam dunia cinta yang berlaku adalah kehendak. Jika wanita telah menghendaki mu dia akan melepaskan apapun yang mnjadi penghalang dirimu-dirinya untuk segera menyatukan dirinya-dirimu. Begitulah wanita, begitulah Tuhan
95
Lembut kasar hati manusia tercermin dari tatakrama nya terhadap alam, terhadap wanita.
96
Barangsiapa mampu menghidupkan dengan cinta nya, maka deng an cinta itu pula ia mampu membunuh. Begitulah alam, begitulah wanita
97
Mereka yang dikenal di langit, tidak dikenal di bumi. Mereka yang dikenal dibumi, tidak dikenal di langit. Ahli bumi sifatnya nyata -, ahli langit sifatnya sembunyi. Tidak ada yang mengetahui ahli langit kecuali yang sama-sama “sembunyi”.
98
Jika wanita memutuskan serahkan cinta nya kepada mu, ia meletak an nya diantara diri nya diri mu, kau tetap harus melangkah menjem put nya. Begitupun jika Tuhan memberikan pertolongan mu, kau tetap harus menjemput nya dengan upaya mu. Pertolongan Nya lah ir ditengah upaya mu
99
Hai raga, bukan Aku yang meninggalkan mu, tapi diri mu sendiri yang sudah tak mampu lagi menjaga amanah ku, begitu kata nyawa
100
Yang tersurat disebut Alam – yang tersirat disebut Ilmu. Ilmu serupa dengan wanita, raga nya terlihat pada semua, tapi rahasia nya hanya untuk yang dikehendaki nya
101
Bagaimana mampu berpisah tanpa bertemu, hanya yang bertemu mampu berpisah. Belajarlah berpisah agar bertemu
102
Negeri yang tentram ialah negeri yang penduduk nya pandai bercinta oleh cinta untuk cinta sebagai cinta
103
Hei pemuda pemudi Indonesia, Berapa jumlah mu? Jawab, Kami adalah satu ! – Bung Karno
104
Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri – Bung Karno
105
Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia - Bung Karno
Sistem Falsafah Sasahidan
Falsafah Sasahidan ialah ajaran serta ajakan yang mendasari perbuatan manusia harus terbit dari Asma yaitu “Ilmu Kehendak Kuasa” -yang semua nya berangkat dari alam oleh alam untuk alam – serta hasil nya yang manfaat nyata-nyata manfaat. Alam yang dimaksud ialah alam natura serta alam manusia, ditengah kedua nya ialah ilmu Nya sebagai rahasia tengah
Falsafah Sasahidan menggagas, manusia menjadikan diri nya melalui menjadi nya alam, karena nya semua manusia Nusantara dalam perbuatan nya harus mengutamakan alam ketimbang diri nya.sendiri. Perbuatan yang didasari atas niat mewujudkan diri sendiri ialah perbuatan yang rusak serta merusak atau kafir. Bangsa Nusantara, sebagai bangsa Nusa-Antara, yang berkedudu kan di Alam Tengah, maka falsafah yang mendasari perbuatan bangsa Nusantara haruslah falsafah Tengah. Tengah ialah hikmah, kebijaksanaan, kesatuan, kerukunan antara alam-manusia-Tuhan. Sejatinya falsafah Tengah ialah falsafah Cinta Nya
Manusia dijadikan alam, karena nya harus berterimakasih kepada alam. Tatakrama “Terimakasih” kepada alam sebagai basis terbit nya nilai kemanusiaan manusia menuju Ketuhanan. Manusia yang telah mendapat restu serta pengakuan alam atau hablum minal alam, restu manusia atau hablum minan Nas ialah manusia yang ber Peri Kemanusiaan serta layak mengupayakan restu Ketuhanan, atau hablum minaloh
Restu alam-restu manusia-restu Ketuhanan, ialah sejati nya ajaran Agama. Merk agama tidak menjamin pemenangan restu tsb. tetapi perbuatan terang nyata manfaat-manfaat nyata yang lahir melalui Asma yang berpijak dari alam oleh alam untuk alam, itu lah yang menjadi penentu restu Tuhan, selama nya Tuhan tidak ber merk Tuhan tidak ada, tetapi mengada ditengah alam. Zat Wujud Nya menggelar sebagai Ilmu-Kehendak-Kuasa
Kuasa Nya ialah alam ialah diri para malaikat terang-gelap Nya, Ilmu ialah diri Nya serta Kehendak ialah Manusia. Manusia yang ditugaskan mewujudkan Kehendak Tuhan yaitu “dikenal-mengenal” dan hanya manusia Rahmatan ‘Alam yang mampu mewujudkan Kehendak Nya melalui perbuatan Terang Nya. Manusia tidak disandarkan sebagai Kuasa Nya, karena itu manusia yang ada rasa kuasa, ingin serta berbuat kuasa menjadi musuh Alam, malaikat, Tuhan
Manusia Rahmatan ‘Alam ialah manusia yang telah memenangkan restu Alam-Manusia-Ketuhanan. Ini lah Trilogi Kemanusiaan ialah Triisula Wedha. Sang Zat itu sebagai “Ilmu-Kehendak-Kuasa” menyatu dalam Perbuatan. Maka Perbuatan manusia harus mampu mencerminkan Wujud Sang Zat melalui Ilmu Nya melalui Kehendak Nya melalui Kuasa Nya, karena manusia ialah manifestasi Diri Nya, Asma Nya yang sempurna
Maka perbuatan upaya memenangkan restu Alam-Manusia-Tuhan, itulah yang digelar sebagai Pancasila
Falsafah Sasahidan menggagas, setiap perbuatan manusia di awali Ilmu yang terbit dari alam. Alam yang dimaksud ialah alam natura, alam manusia. Lalu dengan Ilmu ia berusaha membuka Kehendak alam secara sukarela bukan doktrin atau intimidasi, melalui memberi suri tauladan ditengah alam sehingga alam membuka rela kehendak nya serta menitipkan amanah Kuasa nya. Ilmu telah memenangkan amanah Kuasa. Maka Ilmu-Kuasa-Kehendak ialah Asma sebagai syarat perbuatan manusia
Selanjutnya ia melahirkan Asma tersebut sebagai perbuatan ditengah alam bersama alam untuk alam, hasil nya berupa manfaat nyata-nyata manfaat. Begitulah ringkas sederhana nya aplikasi Falsafah Sasahidan, ialah falsafah Tengah, hikmah, kebijaksanaan, kebersamaan, kesatuan antara manusia-alam, serta Tuhan sebagai rahasia tersembunyi di kedua nya
Tentang Penulis
Sebagai anak bangsa yang cinta Tanah Air, Pustaka Harjuna juga sempat aktif di forum Budaya serta Supranatural salah satu komunitas dunia maya terbesar di Indonesia. Menulis lebih dari 10 (sepuluh) ebook yang disebarkan gratis, semua bercirikan spiritual Sebagai pecinta seni bela diri silat Cimande, baik Cimande Pajaja ran serta Cimande TTKDH, beliau juga sempat berkecimpung da lam pembinaan syiar budaya tersebut
Buku ini adalah karya pertama nya dalam bidang filsafat. Didukung secara ber-swadaya baik moril maupun materiil oleh pengurus Yayasan Pustaka Harjuna maka lahirlah risalah sederhana ini sebagai himbauan serta ajakan kerukunan kepada seluruh bangsa Yayasan Pustaka Harjuna, ber visi misi utama nya mewujudkan ke rukunan kesatuan bangsa atas nama kemanusiaan, cinta Tanah Air, tanpa ber pretensi memihak merk agama manapun
“Jika setiap manusia harus menyembah Tuhan, biarlah aku me nyembah Ibu ku, karena Ibu ku ialah Kuasa Nya dan selama nya Tu han selalu memenangkan Kuasa Nya” (Pustaka Harjuna)
Pustaka Harjuna, nama pena yang biasa digunakan selama ini dalam syiar keruku nan di dunia maya
Melakon sebagai guru Bahasa Inggris se jak tahun 1987, serta melahirkan produk Kursus Bahasa Inggris online sistem Full Conversation yang sudah berserakan men jadi sasaran pembajakan