WikiLeaks adalah sebuah situs web organisasi yang saat ini bermakras di Stockholm, Swedia yang muncul sebagai website independen. WikiLeaks merupakan proyek dari Sunshine Press, yakni kelompok global independen yang mewadahi orang–orang berdedikasi tinggi dengan ide pers bebas. Jika dilihat dari markasnya, WikiLeaks berada di negara yang memang mendukung adanya kebebasan informasi dan kebebasan pers, yaitu Swedia.
Undang-undang Kebebasan Pers (Freedom of the Press Act) di Swedia merupakan satu dari empat bagian hukum dasar Swedia yang kerap disebut sebagai fundamental law. Tiga lainnya adalah undang Instrumen Pemerintahan (Instrument of Government Act), undang-undang Pergantian Raja (Act of Succession), dan undnag-undang-undang
33
80 Kebebasan Berekspresi (Law on Freedom of Expression). Dalam undang-undang Instrumen Pemerintahan pasal 2 disebutkan ketentuan yang menjabarkan kebebasan memperoleh informasi, yaitu ”Freedom of information: that is, the freedom to procure and receive information and otherwise acquaint with the utterance of others”. Akses publik terhadap informasi, termasuk akses terhadap dokumen resmi hanya dapat dibatasi apabila terkait dengan keamanan raja/ratu, suplai logistik di dalam negeri, keamanan dan keselamatan umum, integritas individual, privasi, serta
pencegahan dan penuntutan suatu kejahatan.34
Secara garis besar, jaminan akses publik terhadap dokumen resmi mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Hak publik untuk membaca dan mendapatkan dokumen resmi (official document).
2. Hak aparatur penyelenggara negara, termasuk aparatur pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi tentang apa yang ia ketahui kepada siapapun (freedom of expression of civil servant).
3. Hak aparatur penyelenggara negara untuk menyampaikan informasi atu dokumen kepada media massa.
4. Hak publik dan media massa untuk menghadiri persidangan (access to court hearings).
34
81 5. Hak publik dan media massa untuk hadir pada
pertemuan-pertemuan resmi parlemen (Swedish Parliament), Municipal Assembly, dan Country Council.35
Dengan berdasar pada orang-orang yang berdedikasi tinggi dengan ide pers bebas serta didukung dengan undang-undang negara tempat WikiLeaks bermarkas, bisa dikatakan bahwa WikiLeaks berada di Swedia atas dasar unsur kebebasan informasi itu sendiri, karena hukum negara Swedia adalah salah satu yang terbaik di dunia untuk melindungi pekerjaan para pejuang kebebasan berbicara. Menurt hukum Swedia, WikiLeaks tidak dapat dituntut, begitu pula orang-orang yang membocorkan informasinya.
Keberadaan WikiLeaks setidaknya bisa dilihat dari dua sisi. Pada satus sisi, di tengah arus-utama dunia jurnalisme yang didikte oleh kepentingan kapital dan aktivitas jurnalistik yang digerakkan oleh pasar, WikiLeaks menjanjikan apa yang mereka sebut sebagai “sebuah model baru jurnalisme”. Pengelolanya adalah para sukarelawan yang tidak dibayar dan mengaku tidak berpihak kepada suatu kekuatan modal atau politik. Memang sudah lama diyakini bahwa media independen bisa membantu pertumbuhan masyarakat sipil, suatu komponen penting dalam demokrasi. Mereka memandang media dunia kurang independen sehingga daya kritiknya tumpul terhadap pemerintah, korporasi, dan lembaga lain.
35
82 Mereka meyakini bahwa kondisi ini perlu diubah, disinilah WikiLeaks memiliki postur media radikal yang mengusung suara perlawanan.
WikiLeaks memperoleh prinsip-prinsip ini dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, terutama pasal 19 yang mengilhami karya para wartawan dan relawan mereka. Landasan itu menunjukkan bahwa setiap orang memiliki hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi, hak ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan dan untuk mencari, menerima serta meyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja tanpa batasan. Pada tahun-tahun menjelang pendirian WikiLeaks, mereka mengamati media publikasi di dunia kurang mandiri dan tak berani mengajukan pertanyaan-pertanyaan keras mengenai pemerintahan, perusahaan, dan institusi lainnya. WikiLeaks percaya bahwa semua itu sesugguhnya perlu dilakukan demi perubahan. Untuk itulah, mereka menawarkan sebuah jurnalisme model baru. Oleh karena mereka tidak termotivasi menciptakan laba, alih-alih mengikuti model persaingan tradisional dengan media lainnya. WikiLeaks bekerja sama dengan para
penerbit dan organisasi-organisasi media dari seluruh dunia.36
WikiLeaks merupakan proyek dari SunShine Press. Ia adalah grup global independen yang terdiri dari orang-orang yang telah lama berdedikasi terhadap gagasan pers bebas dan peningkatan transparansi dalam masyarakat. Kelompok ini terdiri atas para wartawan terpercaya, software programmer, network engineer, matematikawan, dan lain-lain.
36
83 Dalam sebuah pernyataan di situsnya sempat pula disebutkan bahwa mereka didukung oleh para pembangkang politik dari Cina. Pengelola intinya hanya beberapa orang saja, tetapi mereka melibatkan ribuan sukarelawan yang bekerja secara online dan rahasia di seluruh dunia salah satu anggotanya yang paling dikenal adalah Daniel Schmitt.
Daniel Schmitt merupakan wartawan yang membocorkan Pentagon Papers dan pernah menjadi juru bicara WikiLeaaks. Akibat perselisihannya dengan Julian Assange dan tidak tahan dengan gaya diktatorial Assange, Daniel keluar dari WikiLeaks dan membuka situs serupa yang bernama OpenLeaks. Sedangkan salah seorang aktivis, peretas, dan pengusaha asal Belanda yang bernama Rop Gonggrijp juga disebut-sebut sebagai orang WikiLeaks. Dia memberikan biaya awal sekitar sepuluh ribu euro bagi WikiLeaks. Dia menjaga agar semua orang tetap bekerja sesuai jadwal, dan menjamin agar dapur tetap terisi makanan
dan markas mereka tetap tertata.37
WikiLeaks telah menyatukan teknologi keamanan tercanggih dengan prinsip-srinsip dan etika jurnalisme. Seperti media lainnya yang melakukan jurnalisme investigatif, mereka menerima tetapi tidak meminta sumber-sumber informasi yang anonim. WikiLeaks menyediakan perlindungan maksimal bagi sumber-sumber mereka.
WikiLeaks percaya bahwa media dunia harus sebisa mungkin bekerja sama untuk membawa kisah-kisah itu ke pembaca internasional yang luas.
37
84 Sedangkan, padasisi lain, WikiLeaks sedang menyuguhkan fakta dan kebenaran yang datang terlambat atau tidak pada waktu, tempat yang tepat. Masyarakat disuguhi informasi yang sebagian besar berupa agenda-agenda penting berbagai pejabat, pemerintah, negara, dan perusahaan yang sifatnya rahasia. Dokumen-dokumen yang dihimpun tidak dibeberkan sekaligus, tetapi pelan-pelan, sedikit demi sedikit, sehingga bisa memancing sensasi di belahan dunia yang tidak terkait langsung dengannya sama halnya dengan apa yang mereka lakukan kepada Amerika Serikat, seperti pada tabel dibawah ini.
TABEL 1. DAFTAR PEMBOCORAN WIKILEAKS YANG DIKECAM OLEH AMERIKA SERIKAT
NO. TANGGAL DOKUMEN YANG
DIBOCORKAN TANGGAPAN AMERIKA SERIKAT 1. 2. 3. 16 September 2008 Februari 2009 5 April 2010 Gambar-gambar
screenshot e-mail mantan kandidat Wakil Presiden
Amerika Serikat dari
Partai Republik, Sarah Palin.
6.780 Laporan
Congressional Research Service (CRS). Laporan
mengenai isu-isu
kebijakan legislatif mulai
dari subsidi pertanian
hingga penjualan senjata.
Video rahasia militer
Amerika Serikat. Video pembantaian yang diambil dari helikopter Apache.
Sarah Palin meminta
pemerintah AS untuk
memburu Julian Assange
layaknya memburu pemimpin Al-Qaeda atau Taliban.
Seorang pengacara menteri pertahanan AS yang memiliki
spesialisasi dalam
kasus-kasus intelijen, Mark Zaid, memberi tahu Reutres bahwa
akan sangat sulit bagi
pemerintah AS untuk
menuntut Assange di
Amerika Serikat atas apa yang dia lakukan.
Seorang prajurit bernama
Bradley Manning yang
dianggap sebagai pembocor video tersebut kini dipenjara
85 4. 5. 25 Juli 2010 22 Oktober 2010 91.000 Laporan yang meliput perang
Afghanistan dari tahun 2004 – 2010.
391. 832 Dokumen perang dan pendudukan di Irak dari 1 Januari 2004 – 31 Desember 2009.
di Kuwait.
Wakil Presiden AS, Joe
Biden menyebut pendiri
WikiLeaks sebagai teroris
teknologi tinggi. Dia
menyatakan: “Ini lebih mirip aksi teroris daripada kasus dokumen Pentagon. Coba perhatikan, orang ini telah
melakukan hal-hal yang
merusak serta membahayakan
kehidupan dan pekerjaan
orang di negara lain”.
Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengutuk WikiLeaks “Dalam istilah
yang paling keras atas
pengungkapan informasi oleh individu dan atau organisasi
yang menempatkan
kehidupan Amerika Serikat dalam bahaya dan mitra-mitranya serta masyarakat sipil dalam bahaya”.
Adapun komentar dari Juru
bicara Pentagon, Kolonel
Korps Marinir, Dave Lapan,
berkata: “Kami
menyayangkan WikiLeaks
telah mendorong individu
untuk melanggar hukum,
membocorkan
dokumen-dokumen rahasia, dan
kemudian dengan sombong
menyebarkan informasi
rahasia tersebut kepada dunia,
termasuk kepada
musuh-musuh kami. Kami tahu
organisasi teroris telah
menggali informasi dari
dokumen Afghanistan yang
bocor untuk digunakan
melawan kami, dan
86 Sumber: Haris Priyatna, op cit., hal. 53-78
WikiLeaks bukanlah organisasi media biasa, mereka lebih tepatnya digambarkan sebagai suatu pemberontakan media. Organisasi media nirlaba ini menyediakan cara yang inovatif, aman, dan anonim untuk membocorkan informasi penting. WikiLeaks mempublikasikan bahan asli bersamaan dengan berita-berita yang mereka tulis sehingga para pembaca dan sejarawan dapat melihat bukti kebenarannya. WikiLeaks bekerja atas dasar prinsip untuk mempertahankan kebebasan berpendapat dan publikasi media, memperbaiki catatan sejarah, dan mendukung hak-hak semua orang untuk menciptakan sejarah baru.
6. 28
November 2010
251.287 Kawat-kawat
diplomatik pemerintah AS yang tertanggal sejak 28 Desember 1966 hingga 28 Februari 2010.
empat kali lebih besar”.
Gedung Putih mengutuk
‘tindakan ceroboh dan
berbahaya’ WikiLeaks. Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs mengatakan: “Bocoran
ini dapat membahayakan
hubungan dengan pemerintah asing, dan jika substansi percakapan pribadi dicetak di halaman depan surat kabar di seluruh dunia, itu sangat berdampak tidak hanya bagi kepentingan kebijakan luar negeri AS, tetapi juga bagi sekutu dan teman-teman kami
di seluruh dunia.
Pengungkapan tersebut
memberikan risiko pada
diplomat, intelijen profesional kami, dan orang-orang di seluruh dunia yang datang ke
Amerika Serikat untuk
membantu mempromosikan demokrasi”.
87 Menerima dan tidak meminta dokumen baik
berbentuk elektronik maupun fisik yang diantarkan langsung atau melalui pos dengan sumber anonim. WikiLeaks memberikan instruksi prosedur
pengiriman melalui warnet, jaringan hotspot, dan bahkan melalui pos.
Jurnalis WikiLeaks menganalisis materi dokumen, melakukan verifikasi, dan menyusun berita berisi penjelasan informasi yang didapat dari dokumen tersebut.
Mempublikasikan berita dan materi asli. Materi asli ikut diunggah agar publik yakin dengan keaslian berita dan juga untuk memberi kesempatan jurnalis media lainnya untuk menganalisis dari sudut pandang yang berbeda.