Pedoman Tatalaksana Pneumonia Balita

86  69 

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)

Figur

GAMBAR DAN LAMPIRA
GAMBAR DAN LAMPIRA . View in document p.6
Grafik 1.1 . Penyebab Kematian Balita (Survei Mortalitas 2005)
Grafik 1 1 Penyebab Kematian Balita Survei Mortalitas 2005 . View in document p.10
Grafik 1.2. Angka Kesakitan Pneumonia Balita tahun 1991-2004
Grafik 1 2 Angka Kesakitan Pneumonia Balita tahun 1991 2004 . View in document p.10
Gambar 1.1. Anatomi Saluran Pernapasan
Gambar 1 1 Anatomi Saluran Pernapasan . View in document p.11
Tabel 2.1 . Batas Napas Cepat Sesuai Golongan Umur
Tabel 2 1 Batas Napas Cepat Sesuai Golongan Umur . View in document p.18
Gambar 2.1 . Tarikan Oinding Dada Bagian Bawah Ke Oalam
Gambar 2 1 Tarikan Oinding Dada Bagian Bawah Ke Oalam . View in document p.19
gambaran rambut yang tipis
gambaran rambut yang tipis . View in document p.21
Tabel klasifikasi mempunyai 3 (tiga) kolom: merah, kuning, hijau. Warna kolom menunjukkan derajat keparahan penyakit serta tindakan maupun pengobatan yang diperlukan
Tabel klasifikasi mempunyai 3 tiga kolom merah kuning hijau Warna kolom menunjukkan derajat keparahan penyakit serta tindakan maupun pengobatan yang diperlukan. View in document p.22
Gambar 3.1. Stempel Program P2  ISPA 
Gambar 3 1 Stempel Program P2 ISPA . View in document p.27
Tabel 5.1. Pemberian Antibiotik Oral
Tabel 5 1 Pemberian Antibiotik Oral . View in document p.40
Tabel 5.2. Pemberian Parasetamol
Tabel 5 2 Pemberian Parasetamol . View in document p.41
Tabel 5.3. Oosis Parasetamol
Tabel 5 3 Oosis Parasetamol . View in document p.41
Tabel 5.4.  Wheezing Episode Pertama 
Tabel 5 4 Wheezing Episode Pertama . View in document p.43
Tabel  5.5.  Wheezing Berulang (Asma) 
Tabel 5 5 Wheezing Berulang Asma . View in document p.43
dibandingkan memakai mouthpiece. Gambar 5.1.Alat Spacer Dan Sungkup Wajah
Gambar 5 1 Alat Spacer Dan Sungkup Wajah . View in document p.44
Tabel 5.7. Adrenalin Sub kutan
Tabel 5 7 Adrenalin Sub kutan . View in document p.45
Tabel 5.9. Antibiotik Oral Pra Rujukan Untuk Kelompok Umur < 2 Bulan
Tabel 5 9 Antibiotik Oral Pra Rujukan Untuk Kelompok Umur 2 Bulan . View in document p.45
Tabel  5.10.  Mencegah Agar Gula Darah Tidak Turun 
Tabel 5 10 Mencegah Agar Gula Darah Tidak Turun . View in document p.46
Gambar 5.2. Contoh Surat Rujukan 
Gambar 5 2 Contoh Surat Rujukan . View in document p.47
Tabel 5.12. Antibiotik Intramuskular Untuk Kelompok Umur <2 Bulan
Tabel 5 12 Antibiotik Intramuskular Untuk Kelompok Umur 2 Bulan . View in document p.49
Gambar 5.3. Selang Hidung
Gambar 5 3 Selang Hidung . View in document p.49
Gambar 5.4. Oksigen Konsentrator
Gambar 5 4 Oksigen Konsentrator . View in document p.50
Gambar 6.1 . Contoh Label  Obat 
Gambar 6 1 Contoh Label Obat . View in document p.53
Tabel di adalah satas menunjukkan kasus ya ng ditemukan tidak selalu 16 orang, akan tetapi bervariasi yang kemungkinan di pengaruhi oleh cuaca (wa ktu) dan fa ktor risiko yang ada (tempat)
Tabel di adalah satas menunjukkan kasus ya ng ditemukan tidak selalu 16 orang akan tetapi bervariasi yang kemungkinan di pengaruhi oleh cuaca wa ktu dan fa ktor risiko yang ada tempat . View in document p.65
Grafik PWS ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­ Puskesmas Labuhan tahun 2007 ________________
Grafik PWS Puskesmas Labuhan tahun 2007 . View in document p.66

Referensi

Memperbarui...