Universitas Muhammadiyah Malang
Arsip Berita www.umm.ac.id
Rektor Lantik Fungsionaris Mahasiswa Tanggal: 2012-10-20
Rektor UMM, Dr Muhadjie Effendy, MAP berjabat tangan dengan fungsionaris baru BEMU di basement Dome UMM
Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Muhadjie Effendy, MAP melantik Pengurus Lembaga Intra Universitas masa bakti 2012-2013, Kamis (18/10) di ruang teater UMM Dome. Disaksikan para pembantu rektor, kepala biro, para dekan dan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), para fungsionaris mengucapkan janji pelantikan dengan khidmat.
Seluruh fungsional mahasiswa yang dilantik adalah Senat Mahasiswa Universitas (SEMU), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Jumlah fungsionaris tahun ini mencapai sekitar 250 mahasiswa.
Surat Keputusan (SK) Rektor dibacakan oleh PR III, Dr. Diah Karmiyati, Psi di hadapan seluruh mahasiswa yang dilantik mengenai pemberhentian pengurus periode 2011-2012 dan pengangkatan pengurus periode 2012-2013. PR III mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang telah habis masa baktinya dan memohon dukungan untuk periode yang akan dating.
Rektor berpesan, seluruh pengurus yang telah dilantik dapat melaksanakan semua tanggung jawab sesuai dengan amanah. Selain itu Muhadjir juga memberikan motivasi pada perwakilan pengurus yang telah dilantik.
“Satu tahun adalah waktu yang pendek. Oleh karena itu selalu buatlah kegiatan yang berguna dan sesuai dengan amanah,” ucap rektor.
Muhadjir menambahkan menjadi aktivis mahasiswa akan melatih mental pemimpin dan belajar mengambil kepurtusan yang tepat. Sebab, ketika menjadi aktivis maka akan banyak sekali pilihan kegiatan, misalnya apakah ikut rapat atau memilih pacaran. Maka seorang fungsionaris mestinya tak ragu memilih mengurus organisasi daripada pacaran.
“Naluri kepemimpinan dipupuk sejak dini. Dan organisasi dapat memupuk rasa kepemimpinan,” tutur Muhadjir. Seorang pemimpin juga tidak boleh memiliki rasa keraguan. Dengan menjadi pengurus, hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk melatih kepemimpinan. organisasi juga dapat dijadikan ajang pelatihan jiwa kepemimpinan karena setiap hari akan dihadapkan pada pilihan-pilihan yang berat. Mahasiswa adalah contoh untuk melakukan suatu perubahan yang bersifat positif dan dapat menjadi harapan bangsa karena mahasiswa merupakan agent of change.
UMM, kata rektor, juga dibangun oleh orang-orang yang sejak dulu ikut andil dalam gerakan kemahasiswaan. Mimpi para pendahulu agar UMM maju direspi betul oleh para aktivis sehingga penghayatan terhadap sejarah UMM snagat bagus. “ Apa yang dicapai UMM saat ini adalah wujud impian UMM yang terdahulu,” terangnya.
Pengalaman menjadi aktivis juga menajamkan kepekaan terhadap strategi yang
Universitas Muhammadiyah Malang
Arsip Berita www.umm.ac.id
dipilih. Sebagai mantan aktivis mahasiswa dan mantan wartawan, Muhadjir merasa sering mengambil keputusan yang strategis berdasarkan ketajaman pengalaman itu. Misalnya, dalam mengembangkan sumber daya manusia di UMM, pilihan memperkuat determinasi akademik tidak hanya dengan menyekolahkan ke doctoral tetapi juga penguatan kualitas dosen.
“Nyatanya kualitas dosen UMM saat ini, walau banyak yang belum doctor tetapi kualifikasinya bisa lebih bagus daripada doctor. Apalagi jika nanti mereka menjadi doktor,” kata rektor. Secara alami, dosen UMM akan terus bertambah doktornya dan tentu bertambah kualitasnya.
Kepada fungsionaris, Muhadjir berpesan agar seluruh dapat melaksanakan program yang kegiatannya diadakan secara rutin. Seperti membuat event nasioanal maupun internasional. (riz/mal)