1 1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan suatu instansi maupun organisasi baik swasta maupun negeri. Teknologi informasi, termasuk website, memainkan peranan penting dalam suatu instansi sebagai media informasi, dan teknologi informasi juga dapat membantu meningkatakan efisiensi dan efektivitas proses kolektifitas instansi.
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri merupakan salah satu lembaga instansi pemerintahan di bawah Departemen Pendidikan yang bergerak di bidang Mesin dan Teknik Industri.
Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.
Informasi-informasi kegiatan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri dapat diinformasikan kepada masyarakat melalui sebuah website. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri juga telah memiliki sebuah website yang dalam hal ini masih memiliki tampilan yang kurang sempurna dan fitur yang ditampilkan masih sederhana, oleh karena itu diperlukan sebuah pembangunan untuk menyempurnakan tampilan beserta informasi website Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri tersebut agar dapat diakses secara cepat, tepat, efisien, dan bisa menarik perhatian masyarakat.
1.2 Perumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah dipaparkan diatas maka dapat dirumuskan permasalahannya yaitu :
2.Website tersebut sulit di akses atau lambat, sehingga user atau admin terganggu dengan keadaan tersebut.
3.Kurangnya interaksi antara user dengan pengelola website.
1.3 Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka kami akan membangun website di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri.
1.3.2 Tujuan
Adapun tujuan dari pembangunan website tersebut ialah:
1. Agar tampilan lebih menarik atau interaktif, sehingga system yang telah di bangun akan lebih mudah dipahami, menarik untuk dilihat dan berjalan dengan lebih baik untuk digunakan.
3. Adanya interaksi antara user dan pengelola website sehingga mengefektifkan dan efisien untuk pengguna dalam melihat informasi tentang lembaga atau instansi yang akan dilihat informasinya, dan laporan laporan dibuat secara komputerisasi sehingga dapat lebih memudahkan dalam penambahan dan perubahan data.
1.4 Batasan Masalah
Website ini hanya menampilkan informasi-informasi tentang kegiatan dan aktifitas Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri. sehingga bisa digunakan dan diakses oleh masyarakat, dan tentunya nanti masyarakat dapat memberikan masukan berupa saran dan kritik yang telah tersedia pada Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri.
Pengembangan website ini yaitu menambah fitur untuk komunikasi interaktif dengan masyarakat serta pengguna website tersebut.
1.5 Metode Penelitian
Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan cara :
1. Pengumpulan data dan Analisis : perancangan menggunakan metodologi beraliran data dan dengan cara melakukan diskusi mengenai program yang bersangkutan dalam wacana utama website yang terdahulu dan feedback dengan admin sebagai pengelola website Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri untuk mengetahui pembuatan website yang dibuat dan seputar pengolahan database yang telah di buat atau yang akan direncakanan.
2. Studi literatur : dengan cara meninjau daftar pustaka yang terdapat pada bahan website mentah projek terdahulu dan meninjau query dari databse untuk dapat memberikan gambaran abstraks projek yang akan dibuat. 3. Observasi : yaitu pengamatan langsung dengan menilik kebutuhan apa saja
yang akan dibuat pada website yang akan di rekontruksi mengenai program terbaru dan update fasilitas apa saja yang terbaru terdapat pada PPPPTK BMTI.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika yang digunakan dalam pelaporan kerja praktek ini adalah : BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini membahas tentang latar belakang Masalah, Perumusan Masalah, maksud dan tujuan, batasan masalah, metode penelitian, dan sistematika pelaporan kerja praktek.
BAB II TINJUAN PUSTAKA
BAB III PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang analisis kebutuhan dan pembangunan website Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri.
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
8 2.1 Profil Tempat Kerja Praktek
2.1.1 Sejarah Instansi
Pada Pelita I (1969/1970 s.d 1974/1975), Pemerintah Republik Indonesia menempatkan pembangunan pendidikan teknologi sebagai bagian integral REPELITA mengisi kebutuhan terhadap tenaga kerja teknik. Sebelum Pelita I dimulai Direktur Pendidikan Teknologi, Kolonel Amir Gondokusuma, telah melakukan analisis kebutuhan, analisis jabatan, hingga analisis kemampuan,yang kemudian dijabarkan dalam bentuk Kurikulum STM Pembangunan.
Sejalan dengan perkembangan yang semakin intensif pembangunan pendidikan teknik, antara lain dengan penambahan BLPT menjadi sembilan atas bantuan World Bank dan rehabilitasi 27 STM atas bantuan pinjaman dari Pemerintah Belanda maka dirasakan perlunya pelembagaan proyek-proyek penataran guru teknik. Melalui bantuan tenaga ahli dari Australia Mr. Ian Scoot tahun 1972-1973, dan Mr. Ken Sharp tahun 1974-1975, dirumuskan suatu bentuk kelembagaan, yang waktu itu disebut TTUC (Tehnical Teacher Upgrading Centre).
Sejak tahun 1975/1976 kegiatan-kegiatan penataran telah dimulai dioperasikan secara melembaga oleh TTUC dalam status keproyekan.Pengakuan terhadap fungsi dan peranan pendidikan teknologi sebagai bagian integral program pembanguan nasional (REPELITA) mulai diperoleh pada masa jabatan Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan, Drs. Soenaryo, M.Sc. tahun 1972-1979 yang pada saat itu juga sistem pendidikan menengah kejuruan dirumuskan secara konsepsional.
Direktur Dikmenjur Ir. Hadiwaratama M.Sc (1981-1983), telah berupaya melakukan penyempurnaan peran TTUC menjadi "Pusat Pengembangan Pendidikan Teknologi" yang selanjutnya dikenal dikenal juga dengan sebutan Technical Education Development Centre (TEDC).Adanya program penataran guru STM dalam bentuk Program Diploma III Guru Teknologi (bulan Juli 1982) dan dengan misi "menciptakan guru STM menjadi guru profesional" sebagai bagian dari upaya memantapkan organisasi dan manajemen, PPPG Teknologi Bandung juga dituntut untuk menyajikan program dan manajemen yang berkualitas profesional. Pada tahun 1986, kampus PPPG Teknologi Bandung dipindahkan dari Jalan Dr. Rum Bandung ke Cimahi, dalam kerangka mengembangkan fungsi sebagai Pusat Pengembangan Pendidikan Teknologi.
Peranan dan fungsi PPPG Teknologi Bandung makin diakui keberadaanya, baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional dan untuk lebih meningkatkan peran dan fungsinya sebagai lembaga pendidikan di tanah air, maka pada tahun 2007, Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Bandung sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 8 Tahun 2007 namanya menjadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) bidang Mesin dan Teknik Industri.
Dengan demikian semakin terbukanya peluang PPPPTK Bidang Mesin dan Teknik Industri melakukan program pengembangan sebagai salah satu sub sistem yang sangat vital dalam pembangunan pendidikan di Indonesia.
VISI PPPPTK BMTI BANDUNG
Terwujudnya profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan teknologi, sains, kejuruan (formal dan non formal) yang bermartabat dan berwawasan global.
MISI PPPPTK BMTI BANDUNG
1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri Bandung,
3. Melakukan pengkajian dan pengembangan pendidikan bidang teknologi, sains, dan kejuruan,
4. Melaksanakan layanan informasi hasil pengkajian dan pengembangan, dan 5. Memberdayakan jenjang dan akses dalam dan luar negeri.
2.1.2 Logo Instansi
Gambar 2.1 Logo Instansi
2.1.3 Badan Hukum Instansi
1. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0205/O/1978, dan 2. Surat Keputusan Mendikbud Nomor 0529/O/1990.
2.1.4 Struktur Organisasi dan Job Description 2.1.4.1 Struktur Organisasi
2.1.4.2 Job Description a. Kepala
Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik, mempunyai tugas dalam membina dan memberikan pemahaman dalam mengembangkan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Bidang Mesin dan Teknik Industri.
b. Wakil Manajemen Mutu (WMM)
Wakil Manajemen Mutu (WMM) mempunyai tugas Memastikan proses-proses yang dibutuhkan dalam Sistem Manajemen Mutu ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara. Merencanakan dan memantau program Audit Mutu Internal. Mengidentifikasikan dan mengelola program-program untuk perbaikan Sistem Manajemen Mutu. Melaporkan kepada Kepala Sekolah performansi Sistem Manajemen Mutu dan peluang untuk melakukan perbaikan.
c. Bagian Umum
1. Subbag Keuangan mempunyai tugas dalam Perencanaan dan SAI, Gaji dan Pajak, Administrasi dan Pertanggungjawaban, Kebendaharawanan (Pengeluaran, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)) .
3. Subbag Tata Usaha dan Rumah Tangga mempunyai tugas pada Tata Usaha yaitu menangani Persuratan, kerasipan, dan keprotokolan, Humas dan Publikasi, perpustakaan, lab dan bengkel. Pada Kerumahtanggaan mempunyai tugas yaitu menangani Asrama, Keamanan, Transportasi, Kebersihan dan Pertamanan. Pada bagian Logsitik mempunyai tugas yaitu menangani Pengadaan, Invertaris, gudang dan Fasilitas penunjang Lembaga.
4. Koperasi mempunyai peran dalam membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya, berperan serta secara aktif dalam upaya memeprtinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat, memperkokoh perkeonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahana perekonomian nasional dengan Koperasi sebagai sokogurunya, berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perkeonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
d. Bidang Program dan Informasi
1. Seksi data dan Informasi mempunyai tugas dalam menangani S I M dan Infrastruktur.
e. Bidang Fasilitas Peningkatan Kompetensi
1. Seksi Penyelenggaaan bertugas dalam Persiapan Penyelenggaraan Tingkom, Penyelenggaraan Tingkom, Pelaporan Penyelenggaraan dan Lembaga.
2. Seksi Evaluasi bertugas pada Evaluasi Tingkom, Pemantauan Tingkom, Sekretariat T U K.
3. API (Afiliasi Produksi & Industri) adalah satu organisasi intern di PPPPTK Bidang Mesin dan Teknik Industri Bandung yang dibentuk dalam rangka mengembangkan model Income Generating Activity (IGA). Pada stage pertama digunakan pendekatan pengembangan wawasan keintrausahaan dalam bentuk kegiatan Unit Produksi.
f. Kelompok Jabatan Fungsional
Koordinator Jabatan Fungsional terdiri dari beberapa departemen yaitu : a.Departemen Teknik Bangunan
Departemen ini terdiri dari tiga jurusan yaitu: 1. Konstruksi Bangunan.
Departemen ini juga telah diakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi sebagai Badan Sertifikasi Keterampilan (BSK) Institusi Diklat yaitu Badan Penyelenggaraan Sertifikasi yang independen dan mandiri, yang dibentuk oleh Institusi Diklat guna menyelenggarakan pengujian keterampilan kerja untuk proses sertifikasi keterampilan kerja dalam bidang bangunan, arsitektur dan tata lingkungan.
b.Departemen Elektronika dan Informatika
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak terlepas dari dukungan perkembangan Teknologi Elektronika. Dampak dari perkembangan tersebut adalah terbukanya lapangan kerja baru termasuk lahirnya spesialisasi teknologi informasi di hampir seluruh jenjang dan jenis pendidikan, termasuk di PPPPTK BMTI Bandung.
Disamping itu departemen ini menyediakan jasa layanan bagi masyarakat umum, industri, dan lembaga dalam bidang-bidang perbaikan/perawatan, perencanaan, pembuatan dan pemasangan sistem elektronika komunikasi, elektronika industri dan instrumentasi.
Terdapat pula Lab Komputer sebagai sarana yang tidak terpisahkan dari bidang kemampuan Teknologi Komputer. Bidang ini selalu siap membantu anda dalam menguasai software komputer baik Program Aplikasi dan Desain Program. Sedangkan Lab Komputer Hardware dengan fasilitas lengkap akan membantu anda menguasai Maintenance PC dan sistem jaringan komputer bersertifikat Internasional (Cisco Networking Academy Program).
c. Departemen Ketenagalistrikkan
Kemajuan perkembangan pembangunan di semua aspek kehidupan, telah memicu juga perkembangan dibidang sumber daya khususnya tenaga listrik. Oleh karena itu, Departemen Ketenagalistrikan ini, memberikan solusi dan ilmu terhadap sumber daya, khususnya sumber daya manusia, supaya dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan pembangunan negara.
d. Departemen Mesin
Sistem ini dirancang khusus bagi industri maupun bagi perorangan yang ingin berkembang sehingga dapat dipelajari secara mandiri. Pola pembelajaran dilakukan secara "learned centred" atau berfokus pada peserta belajar. Dengan demikian peserta dapat belajar menurut kemampuan masing-masing tanpa tergantung pada peserta lain.
Departemen ini dikepalai oleh seorang Kepala Departemen dibantu oleh dua orang Wakil Kepala Departemen Bidang Diklat dan Non-diklat. Departemen ini terdiri dari jurusan Rancang Bangun dan Kontrol, Las dan Fabrikasi Logam serta Mesin Produksi. Dalam operasionalnya mempunyai keahlian Pemesinan, Pengelasan, Metalurgi, Teknik Pembentukan dan Pengecoran, Pemeliharaan dan Perbaikan, Mekatronik, Pengukuran dan Pengujian.
f. Departemen Pendidikan Umum dan Sains
Departemen ini berkiprah dalam upaya memenuhi tuntutan kebutuhan terhadap peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dalam berbagai bidang kemampuan, seperti:
a. Bahasa Inggris Teknik
b. Pengembangan Kurikulum dan Metodologi Pengajaran Teknik
c. Perancangan dan Pembuatan Bahan Ajar untuk kebutuhan pendidikan pelatihan kejuruan dan umum
d. Penelitian Terapan e. Skills Audit
f. Analisis Kebutuhan Pelatihan
g. Talent Scouting bagi calon kepala sekolah
Terhadap perkembangan karir, Departemen ini juga telah berhasil mengembangkan sistem penelusuran calon pemimpin SMK melalui Talent Scouting dan pengembangan manajemen untuk level supervisor.
g. Unit Manajemen dan Teknik Industri
Departemen ini mempunyai fungsi terhadap kemajuan dalam bidang manajemen dan teknik industri yang berperan besar terhadap perkembangan industri negara. Dengan itu, diharapkan dapat memberikan suatu solusi dan ilmu tentunya kepada bangsa kita supaya dalam pengembangannya memberikan pengaruh besar terhadap negara.
STAF
2.2 Landasan Teori
2.2.1 Konsep Dasar Sistem
Pengertian sistem menurut Jogiyanto H.M yang dalam bukunya menyatakan : “Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih
komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.“ [4] Sistem dapat didefinisikan juga sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau sub-sistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem adalah kumpulan dari bagian apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.
Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa didalam sistem terdiri dari sistem-sistem bagian (subsistem). Masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem yang lebih kecil lagi. Subsistem ini saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan (terintegrasi) sehingga tujuan sistem tersebut dapat tercapai.
2.2.2 Pengertian Dasar Sistem
Suatu sistem pada dasarnya merupakan suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lain dan prosedur-prosedur yang berkaitan yang melaksanakan dan mempermudah pelaksanaan kegiatan utama dari suatu organisasi. Menurut Jogiyanto “Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur -prosedur yang saling berhubungan, nerkumpul, bersama-sama untuk melakukan
Sistem itu sendiri mempunyai tujuan yang sama untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat ada yang menyebut mencapai suatu tujuan (goal)
dan ada yang menyebutkan untuk mencapai sasaran (object). Jadi dapat disimpulkan pengertian sistem adalah kumpulan dari berbagai macam elemen yang berbeda namun mempunyai tujuan yang sama untuk mencapai sasaran atau objek.
Beberapa ciri dari sistem yaitu sebagai berikut : 1. Mengarah Pada Tujuan
Cara kerja sistem ini adalah merangkai dan mengkoordinasikan fakta- fakta untuk mencapai tujuan dengan menggunakan aturan-aturan tertentu.
2. Merupakan Suatu Keseluruhan
Sistem merupakan suatu keseluruhan yang bulat dan utuh, dimana tujuan masing-masing dari bagian yang membentuk sistem akan saling menunjang dan mencapai tujuan dari sistem secara keseluruhan, dan ini berarti bahwa pencapaian tujuan dari salah satu bagian tidak dapat dilakukan dengan mengabaikan pencapaian tujuan dengan bagian yang lainnya.
3. Adanya Keterbatasan
4. Adanya Proses Transformasi
Suatu sistem mempunyai atau melakukan proses transformasi kegiatan yang mengubah suatu input atau masukan menjadi suatu output untuk mencapai suatu tujuan.
5. Saling Berkaitan
Sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berkaitan satu elemen dengan elemen yang lain.
2.2.3 Bentuk Umum Sistem
Bentuk umun dari suatu sistem terdiri atas masukan (input), proses dan keluaran (output), dalam bentuk umum sistem ini bisa melakukan satu atau lebih masukan yang akan diproses dan menghasilkan keluaran sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.
2.2.4 Karakteristik Sistem
Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu dapat dilihat dari gambar dibawah berikut :
Gambar 2.4 Karakteristik Sistem
Berikut keterangan dari gambar di atas : 1. Komponen Sistem (Components)
2. Batas Sistem (Boundary)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu
kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
3. Lingkungan Luar Sistem (Environment)
Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan meupakan energi dari sistem dan harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
4. Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini
memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (output) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem yang lainnya dengan melalui
5. Masukan (input)
Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).Maintenance input adalah energi yang
dimasukkan supaya sistem tersebut beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
6. Keluaran (Output)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
7. Pengolahan (Process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.
8. Sasaran (Objective) atau Tujuan (Goal)
2.2.5 Analisis Sistem
Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai “penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan,
kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan
kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.” Analisis dan Desain : Jogiyanto [4]
2.2.6 Alat-alat Pemodelan Sistem
Pemodelan sistem merupakan hal yang penting bagi kelangsungan sistem itu sendiri. Pemodelan sistem adalah suatu upaya untuk menjaga efektifitas sistem dalam memenuhi kebutuhan pengguna sistem. Pemodelan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang sudah ada.
Alat-alat yang digunakan dalam pemodelan sistem antara lain adalah: 1. Diagram Konteks.
2. Entity Relationship Diagram (ERD) 3. Data Flow Diagram (DFD).
2.2.7 Diagram Konteks
Diagram konteks menggambarkan aplikasi dalam satu lingkaran dan hubungan dengan entitas luar. Dimana lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan proses dalam aplikasi. Dalam penggambaran ini, sistem dianggap sebagai sebuah objek yang tidak dijelaskan secara rinci, karena yang ditekankan adalah interaksi sistem dengan lingkungan yang mengaksesnya.
2.2.8 ERD (Entity Relationship Diagram)
Entity Relationship Diagram adalah salah satu model atau teknik pendekatan yang dapat menyatakan atau mengambarkan hubungan antara entity di dalam sebuah sistem di mana sebuah hubungan tersebut dinyatakan sebagai one to one, one to many, many to one dan many to many.
Entity Relationship Diagram memiliki komponen-komponen utama, yaitu: 1. Entitas (Entity)
Entitas adalah sebuah barang atau objek yang dapat dibedakan dari objek lain. Entitas direpresentasikan dengan empat persegi panjang. 2. Atribut (Attribute)
Atribut adalah properti deskriptif yang dimiliki oleh setiap anggota dari himpunan entitas. Atribut direpresentasikan dengan bentuk elips. 3. Relasi (Relationship)
Relasi adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan
4. Kardinalitas (Cardinality)
Kardinalitas adalah angka yang menunjukkan banyaknya kemunculan suatu objek terkait dengan kemunculan objek lainnya pada suatu relasi. Jenis-jenis kardinalitas yaitu sebagai berikut :
2.2.9 DFD (Data Flow Diagram)
Data Flow Diagram adalah diagram sistem yang menggambarkan cara kerja aplikasi secara logic. Mulai dari tingkat paling tinggi sampai dengan tingkat paling rendah. Pada perancangan ini terdiri dari perancangan awal (preliminary design) dan perancangan rinci (detailed design) sesuai dengan tahap-tahap rekayasa perangkat lunak. Adapun penjelasan dari perancangan awal adalah perancangan sistem yang menggambarkan tentang hubungan antara sistem dengan lingkungan luar sistem.
Hubungan ini dapat digambarkan dengan menggunakan diagram konteks. Sedangkan perancangan rinci adalah perancangan sistem yang menggambarkan tentang proses yang terjadi pada sistem serta arus data yang mengalir antar proses. DFD merupakan alat yang digunakan pada metode pengembangan sistem yang terstruktur, DFD ini menggambarkan arus data di dalam sistem yang terstruktur dan jelas serta merupakan dokumentasi sistem yang baik.
2.2.10 Kamus Data (Data Dictionary)
Dengan adanya kamus data, didapat definisi-definisi dari bentuk-bentuk yang tidak dimengerti dalam DFD yaitu aliran data, file, proses dan elemen-elemen data. Arus data pada DFD bersifat global, hanyaditujukan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari arus data, secara lebih lengkap dapat dilihat di kamus data.
Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data dapat mendefinisikan data yang mengalir pada sistem dengan lengkap. Kamus data dapat digunakan pada tahap analisa dan perancangan sistem. Pada tahap perancangan sistem, kamus data digunakan untuk merancang masukan, merancang laporan-laporan dan database. Dengan adanya kamus data, didapat definisi-definisi dari bentuk-bentuk yang tidak dimengerti dalam DFD yaitu aliran data, file, proses dan elemen-elemen data. Arus data pada DFD bersifat global, hanyaditujukan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari arus data, secara lebih lengkap dapat dilihat di kamus data.
2.3 Database
2.3.1 Struktur Database
Integrasi logis file dapat dicapai secara eksplisit atau secara implisit. 1. Hubungan Eksplisit
Inverted index dan link field menetapkan hubungan eksplisit antara data yang terintegrasi secara logis dalam file yang sama. Index dan field ada
secara fisik dan harus disatukan ke dalam file saat dibuat. 2. Hubungan Implisit
Hubungan implisit adalah hubungan yang dinyatakan secara tidak langsung dari catatan data yang telah ada.
2.3.2 Operasi Dasar Database
1. Pembuatan database baru (creat database) yaitu menciptakan database baru.
2. Penghapusan database (drop database) yaitu penghapusan suatu database.
3. Pembuatan file/tabel baru ke dalam suatu databse yaitu penambahan file/tabel ke dalam database.
4. Penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel disebuah database (insert).
2.3.3 Menggunakan Database
Pemakai database dapat berupa orang atau program aplikasi. Orang biasanya menggunakan database dari terminal dan mengambil data dan informasi dengan menggunakan query laguage. Query adalah permintaan informasi dari database dan query laguage adalah bahasa khusus yang user friendly yang memungkinkan komputer dapat menjawab query.
2.3.4 Siklus Pengolahan Data
Suatu proses pengolahan data terdiri dari tiga tahapan dasar yang disebut dengan siklus pengolahan data (data processing cycle) yaitu input, processing dan
output.
1. Input, tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer lewat alat input (input device).
2. Process, tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing data), yang dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage.
2.4 Internet
2.4.1 Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
Gambar 2.5 Internet
2.4.1.1 Pengertian Internet
Internet dan sejarahnya tidak terlepas dari terbentuknya sebuah jaringan komputer yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), yaitu dengan mendomonstrasikan perpaduan antara Hardware dan Software dengan komputer berbasis UNIX, Komunikasi jarak jauh dapat dilakukan tanpa ada batasan yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
2.5 Website
Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun pemilik.
2.6 Wamp Server
Wamp adalah sebuah aplikasi yang dapat menjadikan komputer kita menjadi sebuah server. Wamp singkatan dari Windows, Apache, MySQL, dan PHP. Wamp server merupakan suatau kemudahan alternatif dalam penginstalan dan sederhana dalam melakukan konfigurasi di banding dengan pilihan yang lain.Kegunaan wamp server ini untuk membuat jaringan local sendiri dalam artian kita dapat membuat website secara offline untuk masa coba-coba di komputer sendiri. Jadi fungsi dari wamp server itu sendiri merupakan server website kita untuk cara memakainya. Mengapa harus menjadi server ? Karena dalam hal ini komputer yang akan kita pakai harus memberikan pelayanan untuk pengaksesan web, untuk itu komputer kita harus menjadi server.
Dengan di tempatkannya file file pendukung website di komputer kita kita tidak perlu buka masuk internet, sehingga hal ini mengurangi presentasi waktu dan biaya, yang kalo di lakukan langsung di jaringan internet akan memakan waktu yang lama juga untuk uploadnya (edit file file websitenya seperti html, php atau asp).
2.7 Windows
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka berbasis grafik GUI (Graphical User Interface). Sistem operasi windows ini sangat lengkap dengan aplikasi programnya jauh lebih andal bila dibandingkan dengan sistem operasi windows sebelumnya. Beberapa sistem operasi windows yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft antara lain:
1. Microsoft windows 3.1
Sedangkan dalam pemakaiannya system operasi windows memerlukan perangkat Hardware (perangkat keras) yang lebih tinggi kepastiannya. Misalnya: Memory, Harddisk dan sebagainya.
2.8 Web Server
Web server merupakan server internet yang mampu melayani koneksi transfer data dalam protocol HTTP. Web server merupakan hal yang terpenting dari server di internet dibandingkan server lainnya seperti e-mail server, ftp server ataupun news server. Hal ini di sebabkan web server telah dirancang untuk dapat melayani beragam jenis data, dari text sampai grafis 3 dimensi. Kemampuan ini telah menyebabkan berbagai institusi seperti universitas maupun perusahaan dapat menerima kehadirannya dan juga sekaligus menggunakannya sebagai sarana di internet.
2.9 Apache
Apache adalah web server yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Linux, Microsoft Windows, serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.
Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.
Bagaimana Apache ditemukan?, Pada awal mulanya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape (sekarang dikenal sebagai Sun Java System Web Server). Sejak April 1996 Apache menjadi server web terpopuler di internet. Pada Mei 1999, Apache digunakan di 57% dari semua web server di dunia.
Pada November 2005 persentase ini naik menjadi 71%. (sumber: Netcraft Web Server Survey, November 2005). Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995 yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya (patch). Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut
sebuah server yang memiliki banyak patch (“a patchy” server). Tetapi pada
halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk
2.10 MySQL
MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak dipakai.
Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para pengunjungnya.
2.11 PHP
PHP berawal dari skrip Perl/CGI yang dibuat oleh seorang pengembang perangkat lunak bernama Rasmus Lerdorf untuk menghitung jumlah pengunjung homepage-nya. Karena banyaknya pengunjung yang meminta skrip tersebut, Lerdorf akhirnya membagi-bagikan skrip buatannya yang diberi nama Personal Home Page (PHP).
1. Server-side scripting. Ini merupakan jenis penggunaan yang paling banyak dilakukan pengguna PHP. Untuk menggunakannya, dibutuhkan tiga hal: PHP parser, aplikasi web server yang terkoneksi dengan instalasi PhP, dan aplikasi web browser.
2. Command line scripting. Pada penggunaan PHP jenis ini hanya dibutuhkan PHP parser.
3. Pembuatan aplikasi berbasis desktop. Pada penggunaan PHP jenis ini, dibutuhkan ekstensi tambahan PHP-GTK. PHP memiliki empat kelebihan utama yang menarik minat banyak pengguna. Kelebihan utama PHP tersebut diringkas dalam 4P berikut:
1. Practicality. PHP dibuat dengan menitikberatkan pada kepraktisan. Hasilnya, PHP adalah bahasa pemrograman minimalis, dilihat dari segi kebutuhan pengguna dan kebutuhan sintaks.
2. Power. PHP memiliki banyak kemampuan, mulai dari kemampuan untuk terhubung dengan basis data, membuat halaman web dinamis, membuat dan memanipulasi berkas gambar, Flash dan PDF, berkomunikasi dengan bermacam protokol seperti IMAP dan POP3, dan masih banyak lagi. 3. Possibility. PHP dapat menyediakan lebih dari satu solusi untuk suatu
masalah.
45 BAB III PEMBAHASAN
3.1 Analisis Permasalahan
Dengan semakin pesatnya perkembangan internet, website dinilai sangat efektif dan membantu dalam memberikan informasi-informasi dan layanan milik suatu instansi baik itu negeri maupun swasta yang dapat digunakan oleh para pengguna yang mengaksesnya.
Dalam bagian analisis ini akan bertujuan untuk menghasilkan sebuah website yang menarik, dapat diakses dengan cepat, dan dapat berinteraksi antar user dengan pengelola websitenya yang nantinya diharapkan dapat membantu dalam memberikan informasi-informasi layanan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri kepada para kalangan pengguna yang mengakses dan membutuhkan layanan ini.
3.2 Analisis Sistem yang Sedang Berjalan
Analisis sistem ditujukan untuk menganalisis sistem yang sedang berjalan, sehingga dapat dipahami keadaan sistem yang ada, analisis ini biasanya menggunakan diagram alir dokumen.
3.2.1 Kebutuhan Proses Eksternal
Dari perangkat lunak dibagi menjadi dua bagian yaitu kebutuhan proses eksternal admin dan kebutuhan proses eksternal user. Kebutuhan proses eksternal admin dapat dilihat pada Tabel 3.1 sebagai berikut :
No. Nama Kebutuhan Fungsi
1 Login Admin Memberi ijin dan validasi admin untuk masuk ke dalam halaman administrator.
2 View Buku Tamu Melihat daftar buku tamu yang telah diisi oleh pengunjung website.
3 Logout Proses keluar dari layanan view buku tamu. 4 Hapus Buku Tamu Proses menghapus daftar buku tamu.
Tabel 3.1 Kebutuhan Proses Eksternal
No. Nama Kebutuhan Fungsi
1 Lihat Website Melihat informasi-informasi yang terdapat dalam website.
2 Isi Buku Tamu Mengisi form buku tamu yang terdapat dalam website.
Tabel 3.2 Kebutuhan Proses Eksternal User
3.2.2 Kebutuhan Perangkat keras
Komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat lunak memberikan instruksi-instruksi kepada perangkat keras untuk melakukan suatu tugas tertentu. Kebutuhan perangkat keras serta fungsinya untuk dalam pengembangan perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :
No. Nama Perangkat Keras Fungsi
1 Server Untuk memproses operasi disisi server.
3.2.3 Kebutuhan Perangkat Lunak
Perangkat lunak dan perangkat keras saling mendukung satu sama lain, perangkat keras hanya berfungsi jika diberikan instruksi-instruksi kepadanya, instruksi-instruksi inilah disebut dengan perangkat lunak.
Kebutuhan perangkat lunak yang akan dibangun serta fungsi dapat dilihat pada Tabel 3.4 sebagai berikut :
Nama Nama Perangkat Lunak Fungsi
Server
1. Web Server Untuk mengatur proses pengaksesan data dari client.
2. Database Server
Untuk mengatur pengolahan database disisi server.
Untuk menyimpan data disisi server.
Client 1. Web Browser Mengakses internet dan aplikasi. Tabel 3.4 Kebutuhan Perangkat Lunak
3.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras
Perangkat komputer yang digunakan adalah perangkat keras yang dapat mendukung perangkat lunak yang memiliki kemampuan atau tampilan grafis yang cukup baik untuk menjalankan perangkat lunak yang akan dibangun. Kebutuhan perangkat keras disisi server dan disisi client yang minimal digunakan.
Nama Nama Perangkat Lunak Fungsi
1 Server
1. Processor minimal Pentium III 2. Memori minimal 128 Mb
1. Prosesor minimal Pentium III 2. Memory minimal 64 Mb
Tabel 3.5 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Keras
3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak
Kebutuhan Perangkat Lunak disisi server dan disisi client yang minimal digunakan untuk implementasi. Perangkat Lunak yang akan dibangun adalah sebagai berikut :
Nama Nama Nama Perangkat Lunak
1 Server
1. Apache version 2.2.4 2. Php version 5.2.0
3. Web Browser seperti : IE, Mozilla firefox, opera dan lain-lain.
4. MySQL version 5.0.18
3.5 Analisis Sistem
Analisis sistem merupakan prosedur penjelasan tentang sistem yang sedang berjalan sekarang yaitu prosedur yang berjalan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Mesin dan Teknik Industri.
3.5.1 Flow Map Flowmap Login
User Admin
Flowmap Buku Tamu
User Admin
Gambar 3.8 Flow Map Buku Tamu
3.6 Pembangunan Website
3.6.2 Kamus Data ERD Admin = {nip, nama}
User = {id_user, nama} Jadwal diklat = {no, nama}
Kontak = {no_kontak, alamat, nama} Departemen = {no_departemen, nama} YM status = {id_ym, password} Polling = {kd_polling}
Majalah & Jurnal = [nama} Site map = {no, nama}
Pemanggilan diklat = {no, nama} Struktur organisasi = {no, nama} Buku tamu = {id_tamu, nama, email} Program. Diklat = {no, nama}
3.6.3 Diagram Konteks
3.6.3.1 DFD Level 1 Data Admin
Pada DFD level 1 ini terdapat beberapa proses utama yang diolah oleh Admin.
3.6.3.2 DFD Level 2 Buku Tamu
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Buku Tamu dan Isi Buku Tamu.
Gambar 3.12 DFD Level 2 Buku Tamu
3.6.3.3 DFD Level 2 Departemen
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Departemen dan Lihat Departemen.
3.6.3.4 DFD Level 2 Jadwal Diklat
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Jadwal Diklat dan Lihat Jadwal Diklat.
Gambar 3.14 DFD Level 2 Jadwal Diklat
3.6.3.5 DFD Level 2 Kontak
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Kontak dan Lihat Kontak.
3.6.3.6 DFD Level 2 Program Diklat
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Program Diklat dan Lihat Program Diklat.
Gambar 3.16 DFD Level 2 Program Diklat
3.6.3.7 DFD Level 2 Pemanggilan Diklat
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Pemanggilan Diklat dan Lihat Pemanggilan Diklat.
3.6.3.8 DFD Level 2 Polling
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Polling dan Isi Polling.
Gambar 3.18 DFD Level 2 Polling
3.6.3.9 DFD Level 2 Struktur Organisasi
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Struktur Organisasi dan Lihat Struktur Organisasi.
3.6.3.10 DFD Level 2 Katalog Diklat
Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Katalog Diklat dan Lihat Katalog Diklat.
Gambar 3.20 DFD Level 2 Katalog Diklat
3.6.3.11 DFD Level 3 Pengolahan Data Admin
Proses ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data admin yang telah diinput seperti tambah admin, edit admin, hapus admin.
3.6.3.12 DFD Level 3 Pengolahan Data Majalah & Jurnal
Proses ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data majalah & jurnal yang telah diinput seperti tambah majalah & jurnal, edit majalah & jurnal, dan hapus.
3.6.3.13 DFD Level 3 Pengolahan Data Sitemap
Proses ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data sitemap yang telah diinput seperti tambah sitemap, edit sitemap, dan hapus.
3.7 Spesifikasi Proses
Spesifikasi proses digunakan untuk menggambarkan proses model aliran yang terdapat pada DFD. Spesifikasi proses dari gambaran DFD diatas akan dijelaskan pada tabel dibawah ini :
No. Proses Keterangan
1. No.Proses 1
Nama Login
Source Admin
Input Data Login Admin
Output Info Login Valid
Destination Admin password admin dan melalukan verifikasi data admin.
2. No.Proses 2.1
Nama Hapus Buku Tamu
Source Admin
Input Data Buku Tamu
Output Data Buku Tamu yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data buku tamu yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
semua data tidak ada yang kosong
3. No.Proses 2.2
Nama Isi Buku Tamu
Source Admin, User
Input Data Buku Tamu
Output Data Buku Tamu yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di buku tamu. 2. User dapat mengisi buku tamu yang
No. Proses Keterangan
4. No.Proses 3.1
Nama Tambah Admin
Source Admin
Input Tambah Data Admin
Output Info Admin yang telah ditambah
Destination Admin
Logika Proses 1. Admin memilih menu tambah admin untuk memunculkan form tambah admin.
2. Admin mengisi form tambah admin kemudian klik tombol simpan.
3. Apabila data tidak kosong maka data admin baru akan disimpan di dalam database.
4. Apabila data ada yang kosong maka akan ada informasi data tidak boleh kosong dan admin harus mengisi data yang kosong tersebut.
5. No.Proses 3.2
Nama Edit Admin
Source Admin
Input Edit Data Admin
Output Info Admin yang telah diubah
Destination Admin
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol edit pada data yang akan diubah.
a. Admin mengisi data admin yang ingin diubah kemudian klik tombol edit b. Apabila ada data yang diubah dan dan
semua data tidak ada yang kosong maka sistem akan menyimpan perubahan data.
c. Apabila tidak ada data yang diubah dan ada data yang kosong maka data
Output Info data Admin dihapus
Destination Admin
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data adminyang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
No. Proses Keterangan
7. No.Proses 5.1
Nama Hapus Departemen
Source Admin
Input Data Departemen
Output Info Departemen yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data departemen yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
semua data tidak ada yang kosong
8. No.Proses 5.2
Nama Lihat Departemen
Source Admin, User
Input Data Departemen
Output Data Buku Tamu yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di departemen. 2. User dapat melihat departemen yang
dikelola oleh admin.
9. No.Proses 6.1
Nama Hapus Jadwal Diklat
Source Admin
Input Data jadwal diklat
Output Info Jadwal Diklat yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data jadwal diklat yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
semua data tidak ada yang kosong
10. No.Proses 6.2
Nama Lihat Jadwal Diklat
Source Admin, User
Input Data Jadwal Diklat
Output Data Admin yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di jadwal diklat. 2. User dapat melihat jadwal diklat yang
No. Proses Keterangan
11. No.Proses 7.1
Nama Hapus Kontak
Source Admin
Input Data Kontak
Output Info Kontak yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data kontak yang ingin di hapus kemudian klik tombol hapus.
3. Apabila ada data yang di hapus dan dan semua data tidak ada yang kosong
12. No.Proses 7.2
Nama Lihat Kontak
Source Admin, User
Input Data Kontak
Output Data Kontak yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di data kontak. 2. User dapat melihat kontak yang dikelola
oleh admin.
13. No.Proses 10.1
Nama Hapus Program Diklat
Source Admin
Input Data Program Diklat
Output Info Program Diklat yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Program Diklat yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
semua data tidak ada yang kosong
14. No.Proses 10.2
Nama Lihat Program Diklat
Source Admin, User
Input Data Program Diklat
Output Data Admin yang diisi
No. Proses Keterangan
15. No.Proses 11.1
Nama Hapus Pemanggilan diklat
Source Admin
Input Data Pemanggilan diklat
Output Info Pemanggilan diklat yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Pemanggilan diklat yang ingin di hapus kemudian klik tombol hapus.
3. Apabila ada data yang di hapus dan dan semua data tidak ada yang kosong
16. No.Proses 11.2
Nama Lihat Pemanggilan diklat
Source Admin, User
Input Data Pemanggilan diklat
Output Data Pemanggilan diklat yang diisi
Destination Admin, User
Output Info Polling yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Polling yang ingin di hapus kemudian klik tombol hapus.
3. Apabila ada data yang di hapus dan dan semua data tidak ada yang kosong
18. No.Proses 12.2
Nama Isi Polling
Source Admin, User
Input Data Polling
Output Data Polling yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di data Polling 2. User dapat mengisi Polling yang dikelola
No. Proses Keterangan
19. No.Proses 13.1
Nama Hapus Struktur Organisasi
Source Admin
Input Data Struktur Organisasi
Output Info Struktur Organisasi yang dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Struktur Organisasi yang ingin di hapus kemudian klik tombol hapus.
3. Apabila ada data yang di hapus dan dan semua data tidak ada yang kosong
20. No.Proses 13.2
Nama Lihat Struktur Organisasi
Source Admin, User
Input Data Struktur Organisasi
Output Data Struktur Organisasi yang diisi
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Setelah login admin dapat mengisi / menginputkan data baru di data Struktur Organisasi
2. User dapat melihat Struktur Organisasi yang dikelola oleh admin.
21. No.Proses 14.1
Nama Hapus Katalog Diklat
Source Admin
Input Data Katalog Diklat
Output Info Katalog Diklat yang dihapus
Destination Admin, User semua data tidak ada yang kosong
22 No.Proses 14.2
Nama Isi Polling
Source Admin, User
Input Data Katalog Diklat
Output Data Katalog Diklat yang diisi
No. Proses Keterangan
23. No.Proses 8.1
Nama Tambah Majalah & Jurnal
Source Admin
Input Tambah Data Majalah & Jurnal
Output Info Majalah & Jurnal yang telah ditambah
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin memilih menu tambah Majalah & Jurnal untuk memunculkan form tambah Majalah & Jurnal.
2. Admin mengisi form tambah Majalah & Jurnal kemudian klik tombol simpan. 3. Apabila data tidak kosong maka data
Majalah & Jurnal baru akan disimpan di dalam database.
4. Apabila data ada yang kosong maka akan ada informasi data tidak boleh kosong dan admin harus mengisi data yang kosong tersebut.
24. No.Proses 8.2
Nama Edit Majalah & Jurnal
Source Admin
Input Edit Data Majalah & Jurnal
Output Info Majalah & Jurnal yang telah diubah
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol edit pada data yang akan diubah.
a. Admin mengisi data Majalah & Jurnal yang ingin diubah kemudian klik tombol edit.
b. Apabila ada data yang diubah dan dan semua data tidak ada yang kosong maka sistem akan menyimpan perubahan data.
c. Apabila tidak ada data yang diubah dan ada data yang kosong maka data gagal diubah.
25. No.Proses 8.3
Nama Hapus Majalah & Jurnal
Source Admin
Input Data Majalah & Jurnal
Output Info data Majalah & Jurnal dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Majalah & Jurnal yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
No. Proses Keterangan
26. No.Proses 9.1
Nama Tambah Site Map
Source Admin
Input Tambah Data Site Map
Output Info Site Map yang telah ditambah
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin memilih menu tambah Site Map untuk memunculkan form tambah
Site Map.
2. Admin mengisi form tambah Site Map kemudian klik tombol simpan.
3. Apabila data tidak kosong maka data Site Map baru akan disimpan di dalam database.
4. Apabila data ada yang kosong maka akan ada informasi data tidak boleh kosong dan admin harus mengisi data yang kosong
Output Info Site Map yang telah diubah
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol edit pada data yang akan diubah.
a. Admin mengisi data Site Map yang ingin diubah kemudian klik tombol edit.
b. Apabila ada data yang diubah dan dan semua data tidak ada yang kosong maka sistem akan menyimpan perubahan data.
c. Apabila tidak ada data yang diubah dan ada data yang kosong maka data
Output Info data Site Map dihapus
Destination Admin, User
Logika Proses 1. Admin mengklik tombol hapus pada data yang akan dihapus.
2. Admin mengisi data Site Map yang ingin dihapus kemudian klik tombol hapus. 3. Apabila ada data yang di hapus dan dan
3.8 Perancangan Menu
Untuk memudahkan pengguna menggunakan website ini, dirancanglah struktur menu yang berbentuk hirarki. Bentuk ini digunakan agar alur kerja website tidak berbeda jauh dengan pada saat menggunakan manual sehingga pengguna dapat beradaptasi dengan cepat. Struktur menu dirancang dalam gambar seperti di bawah ini.
3.8.1 Perancangan Antar Muka
3.8.1.1 Halaman Utama Website / Home (P0-1)
Gambar 3.24 Halaman Utama Website/Home (P0-1)
3.8.1.2 Halaman Form Profile (A0-1)
3.8.1.3 Halaman Form Departemen (A0-2)
Gambar 3.26 Halaman Form Departemen (A0-2)
3.8.1.4 Halaman Form Organisasi (A0-3)
3.8.1.5 Halaman Form Kerjasama (A0-4)
Gambar 3.28 Halaman Form Kerjasama (A0-4)
3.8.1.6 Halaman Form Login (B0-1)
3.8.1.7 Halaman Form Jadwal Diklat (B0-2)
Gambar 3.30 Halaman Jadwal Diklat (B0-2)
3.8.1.8 Halaman Form Katalog Diklat (B0-3)
3.8.1.9 Halaman Form Program Diklat (B0-4)
Gambar 3.32 Halaman Program Diklat (B0-4)
3.8.1.10 Halaman Form Site Map (B0-5)
3.8.1.11 Halaman Form Buku Tamu (B0-6)
Gambar 3.34 Halaman Buku Tamu (B0-6)
3.8.1.12 Halaman Form Kontak (B0-7)
3.10 Implementasi
Dalam bagian ini akan digambarkan secara keseluruhan berupa tampilan website dari halaman utama sampai ke halaman lain, seperti informasi profile, informasi layanan dan jasa sampai layanan berita-berita update.
3.10.1 Halaman Utama Website/Home (P0-1)
3.10.2 Halaman Form Menu Profil
Gambar 3.39 Halaman Utama Profil
3.10.3 Halaman Form Visi Misi (A0-1)
3.10.4 Halaman Form Peran & Fungsi
Gambar 3.41 Halaman Form Peran & Fungsi 3.10.5 Halaman Form Sejarah
3.10.6 Halaman Form Produk – Bahan Ajar
Gambar 3.42 Halaman Form Produk – Bahan Ajar 3.10.7 Halaman Form Fasilitas
3.10.8 Halaman Form Lokasi
Gambar 3.44 Halaman Form Lokasi 3.10.9 Halaman Form Menu Departemen
3.10.10 Halaman Form Departemen Mesin (A0-2)
Gambar 3.46 Halaman Form Departemen Mesin (A0-2) 3.10.11 Halaman Form Departemen Mesin Konversi Energi
(Otomotif dan Pesawat Tenaga)
3.10.12 Halaman Form Departemen Manajemen dan Teknik Industri
Gambar 3.48 Halaman Form Departemen Manajemen dan Teknik Industri 3.10.13 Halaman Form Departemen Elektronika dan Informatika
3.10.14 Halaman Form Departemen Ketenagalistrikkan
Gambar 3.50 Halaman Form Departemen Ketenagalistrikkan 3.10.15 Halaman Form Departemen Teknik Bangunan
3.10.16 Halaman Form Departemen Pendidikan Umum dan Sains
Gambar 3.52 Halaman Form Departemen Pendidikan Umum dan Sains 3.10.17 Halaman Form Menu Organisasi
3.10.18 Halaman Form Struktur Organisasi (A0-3)
Gambar 3.54 Halaman Form Struktur Organisasi (A0-3) 3.10.19 Halaman Form Staf
3.10.20 Halaman Form Menu Kerjasama
Gambar 3.56 Halaman Form Departemen 3.10.21 Halaman Form Kerjasama API
3.10.22 Halaman Form Kemitraan (A0-4)
Gambar 3.58 Halaman Form Kemitraan (A0-4) 3.10.23 Halaman Form SBI
3.10.24 Halaman Form Login (B0-1)
Gambar 3.60 Halaman Login (B0-1)
3.10.25 Halaman Form Jadwal Diklat (B0-2)
3.10.26 Halaman Form Katalog diklat (B0-3)
Gambar 3.62 Halaman Katalog (B0-3)
3.10.27 Halaman Form Program diklat (B0-4)
3.10.28 Halaman Form Site Map (B0-5)
Gambar 3.64 Halaman Site Map (B0-5)
3.10.29 Halaman Form Buku Tamu (B0-6)
3.10.30 Halaman Form Kontak (B0-7)
KERJA PRAKTEK
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek
Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia
RIZKY ADI PURNAMA
10107555
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
iv
2.1.4 Struktur Organisasi dan Job Description ... 13
2.1.4.1 Struktur Organisasi ... 13
v
2.2.4 Karakteristik Sistem ... 25
2.2.5 Analisis Sistem ... 28
2.2.6 Alat-alat Pemodelan Sistem ... 28
2.2.7 Diagram Konteks ... 29
2.2.8 ERD (Entity Relationship Diagram) ... 29
2.2.9 DFD (Data Flow Diagram) ... 31
2.2.10 Kamus Data (Data Dictionary) ... 31
2.3 Database ... 32
2.3.1 Struktur Database ... 33
2.3.2 Operasi Dasar Database ... 33
2.3.3 Menggunakan Database ... 34
2.3.4 Siklus Pengolahan Data ... 34
2.4 Internet ... 35
2.4.1 Sejarah Internet ... 35
2.2.4.1 Pengertian Internet ... 37
vi
3.2.2 Kebutuhan Perangkat Keras ... 46
3.2.3 Kebutuhan Perangkat Lunak ... 47
3.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras ... 47
3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak ... 48
3.5 Analisis Sistem ... 49
3.5.1 Flow Map ... 49
3.6 Pembangunan Website ... 50
3.6.1 Entity Relationship Diagram (ERD) ... 51
3.6.2 Kamus Data ERD ... 52
3.6.3.7 DFD Level 2 Pemanggilan Diklat... 57
3.6.3.8 DFD Level 2 Polling ... 58
3.6.3.9 DFD Level 2 Struktur Organisasi ... 59
3.6.3.10 DFD Level 2 Katalog Diklat ... 59
3.6.3.11 DFD Level 3 Pengolahan Data Admin ... 59
vii
3.8.1.2 Halaman Form Profile (A0-1) ... 71
3.8.1.3 Halaman Form Departemen (A0-2) ... 72
3.8.1.4 Halaman Form Organisasi (A0-3) ... 72
3.8.1.5 Halaman Form Kerjasama (A0-4) ... 73
3.8.1.6 Halaman Form Login (B0-1) ... 74
3.8.1.7 Halaman Form Jadwal Diklat (B0-2) ... 74
3.8.1.8 Halaman Form Katalog Diklat (B0-3) ... 74
3.8.1.9 Halaman Form Program Diklat (B0-4) ... 75
3.8.1.10 Halaman Form Site Map (B0-5) ... 75
3.8.1.11 Halaman Form Buku Tamu (B0-6) ... 76
3.8.1.12 Halaman Form Kontak (B0-7) ... 76
3.9 Jaringan Simantik ... 77
3.10 Implementasi ... 78
3.10.1 Halaman Utama Website/Home (P0-1) ... 78
3.10.2 Halaman Form Menu Profil ... 79
3.10.9 Halaman Form Menu Departemen ... 82
3.10.10 Halaman Form Departemen Mesin (A0-2) ... 83
viii
3.10.14 Halaman Form Departemen Ketenagalistrikkan ... 85
3.10.15 Halaman Form Departemen Teknik Bangunan ... 85
3.10.16 Halaman Form Departemen Pendidikan Umum dan Sains ... 86
3.10.17 Halaman Form Menu Organisasi ... 86
3.10.18 Halaman Form Struktur Organisasi (A0-3) ... 87
3.10.19 Halaman Form Staf ... 87
3.10.20 Halaman Form Menu Kerjasama ... 88
3.10.21 Halaman Form Kerjasama API ... 88
3.10.22 Halaman Form Kemitraan (A0-4) ... 89
3.10.23 Halaman Form SBI ... 89
3.10.24 Halaman Form Login (B0-1) ... 90
3.10.25 Halaman Form Jadwal Diklat (B0-2) ... 90
3.10.26 Halaman Form Katalog diklat (B0-3) ... 91
3.10.27 Halaman Form Program diklat (B0-4) ... 91
xiv
96 dengan PHP, Gava Media
2. Herlambang, Ferry, 2006, Menggali Keajaiban Behaviors pada Dreamweaver 8, Elex Media Computindo
3. Pardosi, Mico, 2001, Bahasa Pemrogaman Internet JavaScript, Indah Surabaya
i
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kerja praktek yang berjudul “Pembangunan Website Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang
Mesin dan Teknik Industri, Bandung “.
Adapun maksud dari penulisan laporan kerja praktek ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan program studi Strata I Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan laporan kerja praktek ini, masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan mengingat kemampuan dan pengetahuan penulis mengenai masalah yang dibahas didalamnya masih terbatas.