Universitas Muhammadiyah Malang
Arsip Berita
www.umm.ac.id
Bupati Malang Dukung Pembangunan Rumah Sakit UMM
Tanggal: 2011-03-10
Rektor UMM, Muhadjir Effendi beramah tamah dengan Bupati Malang, Rendra Kresna seusai menandatangi Mou
Perwujudan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi dibuktikan Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) dengan gencarnya program pendidikan, penelitian dan pengabdian yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu implementasinya, UMM banyak menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Selasa (8/03), rektor Dr. Muhadjir Effendy, MAP kembali menandatangani nota kerjasama dengan Bupati Malang, Rendra Kresna tentang pembangunan daerah di kantor Bupati Malang.
Pada kesempatan tersebut, selain dengan rektor UMM, Bupati juga menandatangi kerjasama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kepanjen, Adi Sutanto, SH dan kepala puslitbang Holtikultura Kementrian Pertanian Dr, Ir Yusdar Hilman, MSi.
Kerjasama yang disepakati meliputi beberapa hal, seperti halnya dengan UMM sebagai mitra kerjasama dalam membangun daerah, hal itu sangat membantu dalam pencapain otonomi daerah. Sedangkan dengan Kejari berupa kegiatan bantuan dan pertimbangan hukum. Kemudian, dengan Puslitbang Holtikultura untuk lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama secara sinergis untuk menggali potensi holtikultura di daerah kabupaten Malang yang belum optimal.
Rendra Kresna yang didampingi wakilnya, Ahmad Subhan, mengatakan kerjasama dengan UMM sebenarnya sudah lama terjalin. Beberapa di antaranya, pengembangan teknologi pengasapan ikan di pelabuhan Sendang Biru yang ikut meningkatkan volume ekspor kabupeten Malang. Demikian juga pada pengembangan bioetanol di kawasan Gunung Kawi, berhasil memberdayakan masyarakat di sana.
“Saya ini alumni UMM, jadi saya juga muridnya pak Muhadjir. Maka jika UMM menjalin kerjasama dengan Pemkab Malang tentu ini hubungan antara guru dan murid yang sangat baik,” kata Bupati.
Sebelumnya, dalam sambutannya, Muhadjir menyatakan sebagian besar kampus UMM secara geografis terletak pada wilayah kabupaten Malang. Maka, secara otomatis UMM memiliki tanggung jawab untuk ikut memajukan daerah kabupaten. “Tanpa dimintapun, ada dan tidaknya kesepakatan ini UMM memiliki tanggung jawab moral ikut memajukan kabupaten Malang. Ini akan berjalan baik jika kerjasama dilakukan dengan tulus dan tidak sekedar formalitas saja,” ujarnya.
Merujuk dengan komitmen dikeluarkan provinsi Jawa Timur, UMM berharap kebijakan yang dikeluarkan pun dapat mendukung pertumbuhan yang propoor. Terutama pada masyarakat petani dan nelayan harus lebih diberdayakan lagi. Saat ini, UMM tengah mengembangakan teknologi yang mengolah ketela menjadi bioetanol di daerah gunung Kawi. “Ide dari kampus dibarengi dengan kerjasama yang baik dari pemkab,” tambah Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir sebagai salah satu anggota Dewan Riset Daerah Jatim, menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara berkembang tidak mungkin memberi santunan kepada kaum miskin seperti di negara maju. Maka, cara
terbaiknya adalah masyarakat perlu dibekali dengan dua hal yaitu pendidikan dan kesehatan agar mereka bisa berjuang sendiri keluar dari kemiskinan.
Untuk itu, kata Muhadjir, dua hal itu menjadi fokus perhatian UMM. Saat ini, UMM sedang Rumah Sakit Pendidikan yang juga berada di wilayah kabupaten Malang. Sebagai rumah sakit pendidikan, tersebut nantinya tidak akan berorintasi pada profit, tetapi lebih pada riset dan pengembangan dan pelayanan yang berkualitas. “Mohon dukungan dan doa Bapak Bupati, agar Rumah Sakit ini segera selesai dibangun dan beroperasi untuk melayani masyarakat,” katanya.
Untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UMM, bupati menyambut baik. Dia berjanji akan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kedepannya. “Apabila ada kendala silahkan langsung telpon saya, agar bisa segera ditindaklanjuti oleh SKPD terkait,” jelas Rendra.
Selanjutnya, Rendra berharap kerjasama yang dilakukan dengan berbagai pihak ini membawa perubahan yang lebih baik untuk masyrakat. Menjadi momen penting untuk mewujudkan komitmen bersama, dalam rangka mengembangkan pola kemitraan dan kerjasma dalam bidang pembangunan daerah. “Sehingga kedepannya pengabdian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk masyarakat Malang,” ungkap Bupati menambahkan. (rwp/nas)