PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV YANG DIAJAR DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DI SD NEGERI 064978 MEDAN.

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV YANG DIAJAR DENGAN

PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL

DI SD NEGERI 064978 MEDAN

TESIS

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Magister Pendidikan pada

Program Studi Pendidikan Dasar

Oleh:

NAHRUN NAJIB SIREGAR

NIM. 8146182030

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. atas rahmat dan karunia-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan tesis yang berjudul “Perbedaan Hasil Belajar Matematika dan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV yang diajar dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Pembelajaran Konvensional di SD Negeri 064978 Medan”. Penulisan tesis ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Master Pendidikan pada Prodi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Medan.

Penulisan tesis ini tidak terlepas dari hambatan-hambatan yang dihadapi, namun tesis ini dapat terselesaikan dengan usaha peneliti dan bantuan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. selaku Rektor Unimed yang telah memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan perkuliahan. 2. Bapak Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. selaku Direktur PPs Unimed.

3. Ibu Prof. Dr. Anita Yus, M.Pd. selaku Ketua Prodi S2 Pendidikan Dasar, dan bapak Dr. Daulat Saragi, M.Hum. selaku Sekretaris Prodi S2 Pendidikan Dasar.

4. Bapak Prof. Dr. Edi Syahputra, M.Pd dan Prof. Dr. Sumarno, M.Pd. selaku dosen pembimbing tesis yang telah membimbing, memberikan ilmu, dan memotivasi dalam penyelesaian tesis.

5. Bapak Dr. Edy Surya, M.Si., bapak Dr. Deny Setiawan, M.Si., bapak Dr. Albadi Sinulingga. M.Pd selaku dosen narasumber/penguji tesis yang telah memberikan saran untuk penyempurnaan tesis ini.

6. Bapak/Ibu dosen Prodi Pendidikan Dasar yang telah memberikan ilmu, motivasi dan saran yang bermanfaat selama perkuliahan berlangsung.

(6)

8. Ibu Hj. Hermayanti Pulungan. S.Pd. selaku Kepala SDN 064978 Medan dan Ibu Sartika Sari Siregar S.Pd. selaku guru kelas IV yang telah memberikan izin penelitian.

9. Yang tercinta Ayahanda Drs. H. Abu Bakar Adenan Siregar. M.A Ibunda Hj. Ratna Dwita Hasibuan yang telah memberikan semangat dan bantuan secara riil maupun materiil, memberikan ilmu yang bermanfaat dunia akhirat, serta tidak hentinya memberikan doa untuk keberhasilan dan kebahagiaan peneliti. 10. Kakak, Abang, dan Adik tersayang yaitu Lailatunnur Kamalia Siregar M.Pd,

Ahmad Parwis Siregar, dan Amar Zaki Siregar, yang senantiasa menemani suka duka, memberikan bantuan, saran, motivasi, serta selalu mendoakan peneliti.

11. Teman-teman seperjuangan kelas B.2 Eksekutif 2014 dan konsentrasi Matematika, khususnya teman-teman yang telah membantu penelitian yaitu Maisarah M.Pd, Raysyah Putri Sitanggang M.Pd, Lia Sa’adah, Abdi Imanuel Ginting M.Pd, Rosida Aini M.Pd, Rizki Nur Jehan M.Pd, Saut Mardame Simamora M.Pd, Ermansyah Lubis M.Pd dan teman-teman yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

12. Sahabat Karib Afandi Indra Sani S.Hi, Iwanda S.E, Harly Zulkhairi S.H, Syafwant Kembaren, senantiasa menemani, membantu, memotivasi, memberikan doa serta dukungan kepada peneliti.

“Tiada Gading yang Tak Retak” kiranya pepatah tersebut dapat mengungkapkan bahwa penulisan tesis masih jauh dari kesempurnaan.Oleh karena itu, penelitin harapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan tesis ini.Semoga tesis ini bermanfaat bagi semua pihak.

Medan, 18 Juli 2016 Penulis

(7)

i

ABSTRAK

NAHRUN NAJIB SIREGAR. 8146182023. Perbedaan Hasil Belajar Matematika dan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV yang diajar dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Pendekatan Konvensional di SD Negeri 064978 Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang diajarkan dengan Pendekatan Matematik Realistik dan Pendekatan Konvensional di SD Negeri 064978 Medan; (2) hasil belajar Matematika siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah di SD Negeri 064978 Medan; dan (3) pola jawaban Matematika siswa yang menggunakan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) dan pendekatan konvensional. Penelitian berbentuk Quasi Experiment dengan desain faktorial 2x2. Instrumen yang digunakan yaitu angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat Perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang diajarkan dengan Pendekatan Matematik Realistik dan Pendekatan Konvensional; (2) Hasil belajar Matematika siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah di SD Negeri 064978 Medan; dan (3) Pola jawaban Matematika siswa kelompok PMR dan kelompok Konvensional dinyatakan tidak jelek karena distractor telah memenuhi syarat sebagai item tes.

(8)

ABSTRACT

NAHRUN NAJIB SIREGAR. 8146182030 The difference in results for Mathematics Learning and Student Motivation IV classes taught by Realistic Mathematics Approach and Conventional Approaches in SD Negeri 064978 Medan

This study aimed to analyze: (1). Differences in Mathematics learning outcomes of students who are taught by Mathematical Approach Realistic and Conventional Approaches in SD Negeri Medan 064978: (2) Mathematical learning outcomes of students who have high motivation to learn better than students with low learning motivation in primary school 064978 Medan; and (3) the pattern of answer Mathematics student using Realistic Mathematics Approach (PMR) and Conventional approaches. Quasi-shaped research Experiment with a 2x2 factorial design. The instruments used were questionnaires of learning motivation and achievement test. Analysis of data using analysis of variance.. The results showed that: (1) There is a difference of learning outcomes of students who are taught Mathematics with Mathematical Approach Realistic and Conventional Approaches; (2) Results of learning mathematical who have high motivation to learn better than students with low learning motivation in primary school 064978 Medan; and (3) The pattern of responses Mathematics student group and groups Conventional PMR otherwise not bad because the distractor has been qualified as a test item.

(9)

iii

2.1.1. Hakikat Pembelajaran ... 17

2.1.2. Motivasi Belajar ... 19

2.1.3. Hasil Belajar... 22

2.1.4. Hakikat Matematika ... 25

2.1.5. Pendekatan Matematika Realistik (PMR) ... 31

2.1.6. Pendekatan Konvensional ... 46

2.1.7. Teori Belajar Relevan ... 51

2.2. Penelitian Relevan ... 55

2.3. Kerangka Berpikir ... 57

2.4. Hipotesis Penelitian ... 61

BAB III. METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 62

3.2. Populasi dan Sampel Penelitian ... 62

3.3. Desain dan Metode Penelitian ... 62

3.4. Definisi Operasional dan Variabel Penelitian ... 63

3.5. Instrumen Pengumpulan Data ... 64

3.6. Prosedur Penelitian ... 69

(10)

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian ... 75

4.1.1. Pretes Hasil Belajar MM ... 75

4.1.2. Postes Hasil Belajar MM ... 78

4.1.3. Analisis Data Pretes dan Postes Hasil Belajar MM ... 79

4.1.4. Pengujian Hipotesis ... 82

4.1.5. Pola Jawaban ... 84

4.2. Pembahasan Hasil Penelitian ... 86

BAB V. SIMPULAN DAN SARAN 5.1. Simpulan ... 93

5.2. Saran ... 94

(11)

v

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1.1 : Peringkat Indonesia Menurut TIMSS ... 3

Tabel 1.2 : Nilai Matematika Siswa Kelas IV Semester I TP 2015/2016 ... 7

Tabel 2.1 : Implementasi PMR dalam Kegiatan Pembelajaran ... 42

Tabel 2.2 : Fase-fase (sintaks) PMR ... 43

Tabel 2.3 : Sintaks Pendekatan Konvensional ... 48

Tabel 2.4 : Perbedaan PMR dan Pendekatan Konvensional ... 50

Tabel 3.1 : Desain Penelitian Faktorial 2x2 ... 63

Tabel 3.7 : Keterkaitan Rumusan Masalah, Hipotesis, dan Uji Statistik ... 73

Tabel 4.1 : Data Pretes Hasil Belajar MM ... 76

Tabel 4.2 : Uji Normalitas Data Pretes ... 76

Tabel 4.3 : Uji Homogenitas Data Pretes ... 77

Tabel 4.4 : Data Postes Hasil Belajar MM ... 78

Tabel 4.5 : Pengelompokkan Nilai Hasil Belajar MM Siswa Berdasarkan Motivasi Belajar ... 80

Tabel 4.6 : Desain Faktorial Rata-rata 2x2 Anava ... 82

Tabel 4.7 : Data Faktor antar Subjek ... 82

Tabel 4.8 : Uji Homogenitas antar Kelompok ... 82

Tabel 4.9 : Hasil Uji Anava Dua Jalur ... 83

(12)

vi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 : Kegiatan Pembelajaran Secara Sistematik ... 24

Gambar 2.2 : Model Skematis Proses Matematisasi Konsep ... 36

Gambar 4.1 : Normalitas Pretes Hasil Belajar MM ... 77

Gambar 4.2 : Rata-rata Hasil Belajar MM ... 79

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Silabus ... 101

Lampiran 2a RPP Pendekatan Matematika Realistik ... 103

Lampiran 2b RPP Pendekatan Konvensional ... 109

Lampiran 3a Tes Hasil Belajar ... 115

Lampiran 3b Kunci Jawaban Tes Hasil Belajar ... 118

Lampiran 4 Lembar Aktivitas Siswa ... 120

Lampiran 5 Angket Motivasi ... 121

Lampiran 6 Hasil Uji Coba Instrumen... 124

Lampiran 7a Pretest Dan Postest Kelas PMR ... 126

Lampiran 7b Pretest Dan Psotest Kelas Konvensional... 127

Lampiran 7c Data Motivasi Belajar Siswa ... 128

Lampiran 7d Pola Jawaban Kelas PMR ... 129

Lampiran 7e Pola Jawaban Kelas Konvensional... 131

(14)

93

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

1.1. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dan pembahasan maka dapat diperoleh

beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Terdapat Perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang diajarkan dengan

Pendekatan Matematik Realistik dan Pendekatan Konvensional di SD Negeri

064978 Medan. Hal ini berdasarkan rata-rata hasil belajar MM siswa yang

diajarkan dengan PMR sebesar 74,22 sedangkan siswa yang diajarkan dengan

Pendekatan Konvensional sebesar 71,72.

2. Hasil belajar Matematika siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi lebih

baik dari siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah di SD Negeri

064978 Medan. Hal ini berdasarkan perolehan rata-rata skor hasil belajar.

Rata-rata hasil belajar MM siswa yang memiliki tingkat motivasi belajar

tinggi di Kelas PMR yaitu 84,00 sedangkan di kelas Konvensional yaitu

73,53. Rata-rata hasil belajar MM siswa yang memiliki tingkat motivasi

belajar rendah di Kelas PMR yaitu 69,77 sedangkan di kelas Konvensional

yaitu 69,67. Rata-rata hasil belajar MM siswa yang mempunyai motivasi

belajar tinggi pada kedua kelas yaitu 76,42 sedangkan siswa yang mempunyai

(15)

94

3. Pola jawaban Matematika siswa yang diajarkan menggunakan PMR dan

Konvensional dinyatakan tidak jelek karena distractor telah memenuhi syarat

sebagai item tes.

1.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan simpulan di atas, maka terdapat beberapa

saran yang perlu mendapat perhatian.Saran-saran tersebut yaitu:

1. Pada penerapan pendekatan Konvensional, sebaiknya guru ataupun peneliti

lainnya dapat menambahkan metode atau kegiatan pembelajaran yang lebih

variatif dan tidak hanya ceramah, seperti metode latihan, diskusi, dll. Guru atau

peneliti lainnya juga dapat menggunakan LKS yang mendukung pendekatan

Konvensional.

2. Pada penerapan PMR, sebaiknya guru ataupun peneliti lainnya menggunakan

alat peraga yang nyata, bukan hanya masalah kontekstual dalam bentuk cerita

atau gambar. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah siswa mendapatkan

informasi karena siswa lebih memahami hal yang konkret daripada yang

abstrak.

3. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor internal yang mempengaruhi

hasil belajar. Sebaiknya guru ataupun peneliti lainnya merancang kegiatan

belajar yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga siswa

semangat untuk belajar dan memperoleh hasil belajar yang tinggi.

4. Bagi peneliti lainnya yang akan meneliti pendekatan Konvensional, sebaiknya

(16)

95

dan media yang lengkap. Sedangkan peneliti lainnya yang akan meneliti PMR,

sebaiknya diterapkan oleh guru yang kreatif, guru yang mampu memberikan

beragam cara penyelesaian soal dan juga guru yang mampu mengatur waktu

pelaksanaan pembelajaran.

5. Apabila peneliti lain melakukan penelitian dengan pendekatan dan instrumen

yang sama namun sampel penelitiannya berbeda, maka kecenderungan

(17)

96

DAFTAR PUSTAKA

Abiet. 2010. Pendekatan pembelajaran Matematika realistik, (online), (http://www.Masbied.com, diakses 10 februari 2016).

Bloom, B.S. 1971. Handbook on Formative and Sumative Evaluation of

Student Learning. New York: Mc. Graw Hill Book Company

Blum, W. and Niss, M 1989. Mathematical Problem Solving, Modelling, Applications, and Link to Other Subjects – State, Trends and Issues in Mathemactics Instructions. In: W. Blum, M. Niss, and I. Huntley

(Eds.) Modelling, contexts. Chichester: Ellis Horwoord.

Chairul, A. 2010. 125 desain jendela. Yogyakarta: CV. Andi offset.

Cronbach, J.L. 1954. Educational Psychology. New York: Harcourt Book and Company.

Darhim. 2004. Pengaruh Pembelajaran Matematika Kontekstual terhadap Hasil Belajar dan sikap siswa Sekolah Dasar Kelas awal dalam

Matematika. Disertasi Doktor pada PPS UPI.

De Lange, J. 1996. Assesment: No Change Without Problems. The Netherlands: Frudenthal Institute.

Depdiknas. 2006. Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) Jakarta: Departemen pendidikan Nasional.

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineke Cipta.

Freudenthal, H. 1973. Mathematics as an Educational Task. Dordrecht: Reidel Publishing.

Gagne, R.M. 1977. The Conditions of Learning: Third Edition. New York: Holi, Rineharz and Winston.

Gravemeijer, K.P.E. 1994. Developing Realistic Mathematics Education.

Utrecht. The Netherlands: CD-b Press.

__________. 1997. Instructional design for reform in mathematics education. In: Beishuizen

Hadi, S. 2005. Pendidikan Matematika realistik dan implementasinya, Banjarmasin: Tulip

Haji, S. 2005. Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik terhadap

(18)

97

Hamalik, O. 2010. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hidayat, Kosadi. 2000. Seri Pengajaran Bahasa Indonesia I: Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Tanpa Kota: Putra Abardin.

Hilgrad, Ernest R. dan Bower, GH. 1975. Theories of Learning. New Delhi: Prentice-Hal of India.

Hudojo, H. 1990. Strategi mengajar belajar Matematika (Malang: IKIP Malang).

Jamaris, M. 2006. Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman

Kanak-kanak. Jakarta: Grasindo.

Johar, R. 2001. Konstruktivisme atau Realistik? Makalah disajikan dalam Seminar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. 2014. (Online), (http://litbang.kemdikbud.go.id/-internasional-timss, diakses 30 Agustus 2015).

__________. 2014. (Online), (http://litbang.kemdikbud.go.id/index.php/survei-internasional-pisa, diakses 30 Agustus 2015).

Kennedy, L.M, dan Tipps, S. 1994. Guiding’s Learning of Mathematics (7th ed.). California: Wadsworth.

Kingsley, H.L. dan Garry R., 1957. The Nature and Condition of Learning. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall Inc.

Knirk. F.G. dan Gustafson, K.L. 1986. Instructional Technology. A

Systematic Approach to Education. New York: Holt, Rinehart and

Winston.

Linda, W. 2013. Pendekatan Pembelajaran Konvensional, (Online), (http://lindawalnut01.blogspot.co.id/2013/04/pendekatan-pembelajaran-konvensional_15.html, diakses pada 8 Februari 2013).

Marpaung, Y. 2001. Pendekatan Realistik dan Sani dalam Pembelajaran

Matematika. Disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan

Matematika Realistik Indonesia di Universitas Sanata Dharma tanggal 14-15 November 2001.

Maslow A. H. 1967. Theory Of Metamotivation: The Biological Rooting of The Value –Life, J. Humanistic Psycology, 1967.

(19)

98

Nasution, S. 2010. Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Pramiyati., Made, Ni Luh. 2011. Meningkatkan Aktifitas dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V No. 3 Sading Melalui penerapan PMR dalam Pembelajaran Operasi Hitung Bilangan Bulat Tahun Pelajaran

2011/2012.(Tidak Diterbitkan) Denpasar: FKIP UNMAS.

Quthb, A. M. S. 2005. Amal Shaleh Pengantar ke Surga dan Penyelamat dari Neraka. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Robbins, S. 2012. Prilaku oragnisasi edisi 12, jilid 1. Jakarta: UI-press.

Ruseffendi. 1988. Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya Dalam Pengajaran Matematika Dalam Meningkatkan Matematika CBSA. Bandung: Tarsito.

Sagala, S. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sakti, I., Puspasari, YM., Risdianto, E. Pengaruh Model Pembelajaran Langsung Melalui Media Animasi Berbasis Macromedia Flash Terhadap Minat Belajar dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa di SMA Plus Negeri 7 Kota Bengkulu. Jurnal Exacta. Vol 10, No. 1, Juni 2012. ISSN: 1412-3617.

Sani, R. A. 2014. Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: PT Bumi Aksara

Saragih, S., 2007. Mengembangkan Kemampuan Berfikir Logis dan Komunikasi Matematik Siswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Pendekatan Matematika Realistik, Disertase Doktor pada PPS UPI. : Tidak Diterbitkan

Sardiman, A.M. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Slettenhaar. 2000. ”Adapting Realistic Mathematics Education in the indonesian Context”. Dalam Majalah Ilmiah himpunan Matematika Indonesia (Prosiding Konprensi Nasional Matematika X ITB, 17-20 Juli 2000 streefland, L. 1991. Realistic mathematics Education in Primary School. Freudental Institute Utrecht.

Soedjadi, R. 1999. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Konstatasi

Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Jakarta: Dirjen

Dikti, Depdiknas.

(20)

99

__________. 2001 b. “Pembelajaran Matematika berjiwa RME (Suatu Pemikiran Rintisan Ke Arah Upaya Baru)”. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Realistics Mathematic Education (RME) di UNESA Surabaya, Juni 2001.

__________. 2001 c. “Pembelajaran Matematika Realistik (Pengenalan Awal dan Praktis)”. Makalah disapaikan kepada para guru SD/MI terpilih di Surabaya.

Sudijono, A. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudjana, 2013. Metoda Statiska. Taristo: Bandung.

Sukahar. 1992. Diagnosis kemampuan Menguasai Konsep dan Melakukan Operasi Hitung Mahasiswa FP MIPA IKIP Surabaya Angkatan 1991/1992. Surabaya: FPMIPA IKIP Surabaya.

Sumarmo, U. 2003. Pembelajaran Matematika untuk Mendukung elaksanaan

Kurikulum Berbasis Kompetensi. Makalah seminar. Disajikan pada

pelatihan guru Matematika di Jurusan Matematika ITB, April 2003

Suparno, P. 2008. Filsafat Konstruktivisme Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

Suriadi. 2006. Pembelajaran dengan Pendekatan Discovery yang Menekankan aspek Analogi untuk meningkatkan Pemahaman Matematika dan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa SMA (Studi Eksperimen di SMA Negeri Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara). Tesis UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Surya, E. 2013. Kurikulum dan Evaluasi Perencanaan Pembelajaran Matematika. Jurnal Tematik, Vol. 1, No. 6, April 2011, Hal. 326-337. Pendidikan Dasar PPs Universitas Negeri Medan. ISSN: 1979-0633.

Susanti, DS. 2012. Model Pembelajaran RME Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Konsep Pecahan Siswa Kelas IV SD

Negeri Krapyak 2 Tahun Pembelajaran 2011/2012. Surakarta

Skripsi Universitas Sebelas Maret. 2013. Tidak Diterbitkan.

Suwarsono, St. 2001. Beberapa Permasalahan yang Terkait dengan

Upaya Implementasi Pendidikan Matematika Realistik di Indonesia.

Disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan Matematika Realistik Indonesia di Universitas Sanata Dharma tanggal 14-15 November 2001.

Treffers, A. 1991. Realistic Mathematic Education in The Netherlands 1980-1990. In.I. Streefland (Ed). Realistic Mathematics Education

(21)

100

Turmudi. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer Bandung: JICA.

Uno, H.B. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Wilson, P.S. (Editor). 1993. Research Ideas For The Classroom. High

School Mathematics. New York: Macmillan Publishing Company.

Figur

Gambar 2.1 : Kegiatan Pembelajaran Secara Sistematik ...............................  24

Gambar 2.1 :

Kegiatan Pembelajaran Secara Sistematik ............................... 24 p.12

Referensi

Memperbarui...