• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I laporan Dinas Provinsi Pekanbaru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB I laporan Dinas Provinsi Pekanbaru"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dewasa ini kebutuhan untuk memperoleh ilmu pengetahuan informasi sangat

meningkat dan semua ini dikarenakan oleh persaingan manusia atau kelompok /

instansi yang sangat ketat demi kemajuan usahanya, sehingga hal ini berdampak

terhadap beban setiap mahasiswa karena mereka dituntut untuk mampu menggali

informasi dari berbagai sumber, baik secara Administratif manajerial mau pun di

dalam dunia Pendidikan.

Kegiatan Praktik Kerja Nyata ( PKN). Melatih keterampilan dan mental

seseorang mahasiswa di lapangan, pengawasan dan pengadilan, terhadap

kebijakan - kebijakan pemerintah yang selalu dipolitisir serta terkesan tidak peduli

dengan kondisi real di masyarakat. Mahasiswa seharusnya tetap mempertahankan

rasa dan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah kehidupan bangsa

dan bernegara.

Praktik kerja Nyata merupakan salah satu kegiatan menyelesaikan program

Diploma III, Jurusan Manajemen Kepariwisataan, Program Studi Manajemen

Perencanaan & Pemasaran Pariwisata, yang bertujuan untuk memberikan

kesempatan untuk dapat mengukur potensi keilmuan yang dituntut selama ini

dengan realitas kerja yang terjadi di lapangan.

(2)

1.2 Tujuan Praktik Kerja Nyata

1.2.1 Tujuan Formal

Penulisan laporan Praktik Kerja Nyata diajukan sebagai salah satu

persyaratan akademis, bagi mahasiswa mahasiswi Akademi

Pariwisata Medan yang telah melaksanakan Praktik kerja nyata

pada semester lima, untuk menyelesaikan program Diploma III,

Jurusan Manajemen Kepariwisataan, Program Studi Manajemen

Perencanaan & Pemasaran Pariwisata.

1.2.2 Tujuan Operasional

Adapun tujuan operasional dari penulisan laporan Praktik Kerja

Nyata yang dilaksanakan penulis selama jangka waktu 5 (lima)

bulan terhitung pada tanggal 19 Agustus 2013 sampai 20 Januari

2014 di Bidang Umum, Taman Budaya Provinsi Riau Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau adalah sebagai berikut:

a. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melebur

dilapangan dan dunia kerja menuangkan ilmu yang telah

didapatkannya selamaini di bangku perkuliahan.

b. Menempah kreatifitas mahasiswa dalam penulisan yang

objektif dan ilmiah.

c. Sebagai pertanggung jawaban mahasiswa yang telah

melaksanakan tugas Praktik kerja nyata (PKN) yang

(3)

d. Melatih penulis dalam ketelitian, kesabaran dalam

menangani suatu pekerjaannya

e. Membekali siswa dengan pengalaman-pengalaman dalam

industri kerja, sebagai persiapan guna menyesuaikan diri

dengan dunia kerja dan masyarakat setelah menyelesaikan

pendidikan.

1.3 Manfaat Penulisan PKN

a. Pemahaman baru mahasiswa terhadap dunia kerja.

b. Mendapatkan ilmu baru serta pengalaman baru dalam melaksanakan

perkerjaan.

c. Mengetahui semua objek wisata yang ada diRiau serta potensi-potensi

Riau itu sendiri

d. Memahami tentang kinerja di Dinas Kebudayaan dan pariwisata Taman

Budaya

e. Memperluas pandangan dan wawasan mahasiswa terhadap jenis - jenis

pekerjaan yang ada di bidang bersangkutan.

f. Memberikan kesempatan untuk melatih diri dalam menghadapi individu

lain di lingkungan kerja. Baik berinteraksi dengan konsumen, rekan kerja,

atau atasan.

1.4 Ucapan Terima kasih kepada pegawai dan staf Taman Budaya Provinsi Riau

a. Bapak O.K Pulsiamitra, SE selaku Kepala Taman Budaya Provinsi Riau b. Bapak Bero. S.s. Sn selaku Fungsional Taman Budaya Provinsi Riau c. Ibu Fatimah Suhaida. S. sos selaku Tata Usaha Taman Budaya Provinsi

(4)

d. Ibu Fitrianti selaku Pengolaan dan bangan Pengembangan Taman Budaya

Provinsi Riau

e. Bapak R.Dandun Wibawa. S. Sos selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau f. Bapak H. Aziz Fikri, S.sn. M.si selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau g. Bapak Tengku Hairi selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau

h. Bapak Nur Azmi selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau i. Bapak Gusyanto selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau j. Bapak Afiarahman selaku Staf aman Budaya Provinsi Riau k. Bapak Lukman Hakim selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau l. Ibu Hannah selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau

m. Ibu Desty Nurulrita Putri selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau n. Bapak Dermawan selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau

o. Bapak Aidil Wiratama selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau p. Bapak Aries Rinaldi selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau

q. Bapak Abdul Rahman Sidik selaku Staf Taman Budaya Provinsi Riau

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1 Tempat pelaksanaan Praktik kerja Nyata (PKN)

Tempat pelaksanaan Praktik kerja Nyata adalah Dinas Kebudayaan Dan

Pariwisata Provinsi Riau. Tepatnya di Taman Budaya Provinsi Riau bidang umum

(Tata Usaha).

2.2 Bagian / Unit kerja Tempat Praktik kerja Nyata

Dalam pelaksanaan Praktik kerja Nyata ini penulis ditempatkan di

bagianDinas Kebudayaan Dan Pariwisata Taman Budaya Provinsi Riau.

Susunan Organisasi Kantor Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Riau 1. Kepala Dinas

H. SAID SYARIFUDDIN, SE, MP 2. Sekretaris

Drs. A. HAMID, M.Si a. Sub bagian bina program:

SONDA MONALISA

b. Sub bagian umum dan kepegawaian: WIEDAYATI

(5)

DHARMARIAWAN

3. Bagian NBBS Dra.DEWI.R . A a. Seksi nilai budaya:

NINING SUSIANA b. Seksi bahasa:

Drs. HONDARIZAL, M.Si c. Seksi kesenian:

4. Bidang sejarah dan kepurbakalaan Dra. DARLIANA

a. Seksi pengkajian: ACHMAD AL AZHARI

b. Seksi penggalian dan inventarisasi: T. MUHASLIDA

c. Seksi perlindungan peninggalan sejarah dan purbakala: 5. Bidang pengembangan kebudayaan:

HELMIWATY KADIR

a. Seksi pembinaan kebudayaan: H. SULKIFLI

b. Seksi sarana dan prasaranakebudayaan: Dra.Hj. IRBANITA

c. Seksi kerjasama kebudayaan: YUSPANIDAR

6. Bidang bina wisata: YULISMA

a. Seksi pariwisata: Hj. KARTINAWATI b. Seksi usaha pariwisata:

R. INDRA SUHAIRI

c. Seksi pemberdayaan masyarakat: MAURIDUS SHAFFA

7. Bidang pemasaran pariwisata NASRIJAL

a. Seksi pengembangan pasar: M. ERY SANDY

b. Seksi sarana promosi: T. NUZILAWATI c. Seksi promosi:

SRI SUHARTINI, SH 8. Museum daerah

(6)

EDDY YULISMAN

b. Seksi pengelolaan dan pengembangan: Drs. RUHUT SIRINGORINGO

9. Taman budaya: O.K PULSIAMITRA a. Seksi tata usaha:

FATIMAH SUHAIDA

b. Seksi pengelolaan dan pengembangan: FITRIATI

2.3 Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau.

KEPALA DINAS

H. SAID SYARIFUDDIN, SE, MP

KEPALA DINAS

H. SAID SYARIFUDDIN, SE, MP Sub bagian bina program SONDA MONALISA Sub bagian bina program SONDA MONALISA KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKRETARIS

Drs. A. HAMID, M.Si

SEKRETARIS

Drs. A. HAMID, M.Si

Sub bagian keuangan dan perlengkapan DHARMARIAWA N Sub bagian keuangan dan perlengkapan DHARMARIAWA N Sub bagian umum dan kepegawaian WIEDAYATI Sub bagian umum dan kepegawaian WIEDAYATI Bidang jabatan fungsional

Dra. DEWI. R . A

Bidang jabatan fungsional

Dra. DEWI. R . A

Bidang sejarah dan kepurbakalaan Dra. DARLIANA Bidang sejarah dan kepurbakalaan Dra. DARLIANA Bidang pemasaran pariwisata NASRIJAL Bidang pemasaran pariwisata NASRIJAL Bidang pengembangan kebudayaan HELMIWATY KADIR Bidang pengembangan kebudayaan HELMIWATY KADIR Bidang bina wisata YULISMA Bidang bina wisata YULISMA Seksi nilai budaya NINING SUSIANA Seksi nilai budaya NINING SUSIANA Seksi bahasa Drs. HONDARIZAL, M.Si Seksi bahasa Drs. HONDARIZAL, M.Si Seksi kesenian Seksi kesenian Seksi pengkajian ACHMAD AL AZHARI Seksi pengkajian ACHMAD AL AZHARI

Seksi pengalian dan inventarisasi

T. MUHASLIDA Seksi pengalian dan inventarisasi T. MUHASLIDA Seksi perlindungan peninggalan sepur Seksi perlindungan peninggalan sepur Seksi pariwisata Hj. KARTINAWA TI Seksi pariwisata Hj. KARTINAWA TI Seksi pembanguna n pasar M. ERY SANDY Seksi pembanguna n pasar M. ERY SANDY Seksi pembina kebudayaan H. SULKIFLI Seksi pembina kebudayaan H. SULKIFLI Seksi saranadan prasarana kebudayaan Dra. Hj. IRBANITA Seksi saranadan prasarana kebudayaan Dra. Hj. IRBANITA Seksi sarana promosi T.NUZILAWATI Seksi sarana promosi T.NUZILAWATI Seksi usaha pariwisata R. INDRA SUHAIRI Seksi usaha pariwisata R. INDRA SUHAIRI Seksi promosi SRI SUHARTINI, SH Seksi promosi SRI SUHARTINI, SH Seksi pemberdayaan masyarakat MAURIDUS SHAFFA Seksi pemberdayaan masyarakat MAURIDUS SHAFFA Seksi kerjasama kebudayaan YUSPANIDA R Seksi kerjasama kebudayaan YUSPANIDA R Museum daerah YOSERIZAL ZEN Museum daerah YOSERIZAL ZEN Taman budaya PULSIAMITRA Taman budaya PULSIAMITRA Seksi tata usaha EDDY YULISMAN Seksi tata usaha EDDY YULISMAN Seksi pengelolaan dan pengembangan

Drs. RUHUT SIRINGORINGO

Seksi pengelolaan dan pengembangan

Drs. RUHUT SIRINGORINGO Seksi tata usaha FATIMAH SUHAIDA Seksi tata usaha FATIMAH SUHAIDA

Seksi pengelolaan dan pengembangan

FITRIATI

Seksi pengelolaan dan pengembangan

(7)

2.4 Deskriftif umum tentang ruang lingkup tempat Praktik kerja Nyata 3 Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau

Diawali dari sistem pemerintahan NKRI pada saat sebelum bergulirnya

repormasi, ketika itu system pemerintahan dipegang penuh/ mempunyai

kekuasaan adalah pemerintah pusat (senralistic) dimana segala urusan

pemerintah daerah diatur oleh pemerintah pusat baik keuangan maupun

kebijakan daerah, dan pada saat itu pemerintah provinsi riau bernama

pemerintah daerah tingkat 1 Riau, dan pemerintah bernama kanwil

departemen pos dan telekomunikasi provinsi riau.

Pada tahun 1997 bergulir repormasi, pada saat itu dengan dikeluarkannya

UU No.32 tentang otonomi daerah dimana daerah diberikan hak penuh untuk

mengurusi rumah tangganya sendiri, maka ada sebagian asset pemerintah

(8)

dinas pariwisata daerah tingkat 1 Riau, Deparpostel dan Dinas Pendidikan

dan Kebudayaan.

Melalui Perda Prov.Riau tahun 2003 terbentuklah Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Provinsi Riau. Dan pada tahun 2009 melalui Perda Prov. Riau No.

9 tahun 2009 tentang susunan organisasi tata kerja perangkat daerah provinsi

riau maka terbentuklah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau

[image:8.595.290.369.277.389.2]

sampai saat sekarang ini.

Gambar 1.1 : Logo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau, 2014

1. Visi Dan Misi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Riau.

Ada pun visi dan misi yang dimiliki oleh Dinas Kebudayaan Dan

Pariwisata Provinsi Riau. adalah sebagai berikut :

VISI

"TERWUJUDNYA PROVINSI RIAU SEBAGAI PUSAT

KEBUDAYAAN MELAYU, DIDUKUNG DENGAN

KEPARIWISATAAN YANG BERBASIS KERAKYATAN SERTA

BERWAWASAN LINGKUNGAN MASYARAKAT YANG AGAMIS

TAHUN 2020"

(9)

Visi dari Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Riau tersebut

dijabarkan dalam misi-misi sebagai berikut :

1. Pembinaan, pelestarian, dan pengembangan aset budaya untuk

mendukung pengembangan pariwisata di daerah Riau.

2. Pembinaan, pelestarian, dan pengembangan kesenian daerah sehingga

dapat meningkatkan atraksi wisata di Provinsi Riau.

3. Pengembangan museum daerah sebagai pusat pengembangan ilmu

pengetahuan dan informasi budaya, seni tradisi, serta benda cagar

budaya.

4. Pembinaan dan pengembangan potensi pariwisata sehingga layak

dijual kepada wisatawan.

1.5 Uraian tugas, bagian/ unit kerja tempat Praktik kerja Nyata

Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi riau mempunyai unit kerja

masing-masing adalah :

2.5.1 Kepala dinas

1. Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi riau mempunyai

tugas menyelenggarakan otonomi daerah, tugas desentralisasi, tugas

dekonsenralisasi dan tugas pembantuan di bidang kebudayaan dan

pariwisata, serta melaksanakan tugas-tugas lain diberikan gubernur. 2. Kepala dinas bekedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada

gubernur.

(10)

a. Melaksanakan perumusan kebijakan teknis bidang kebudayaan dan

pariwisata; melaksanakan penyelenggaraan urusan pemerintah dan

pelayanan umum bidang pendidikan;

b. Melaksanakan pembinaan dari pelaksana tugas bidang kebudayaan dan

pariwisata;

melaksanakan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh gubernur

sesuai dengan tugas dan fungsinya;

2.5.2 Sekretaris

1. Sekretaris mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan,

mengkoordinasikan dan megendalikan kegiatan administrasi umum,

kepegawaian, perlengkapan, keuangan, bina program, hubungan

masyarakat, hukum, organisasi, tatalaksana dan keamanan.

2. Sekretaris berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada

kepala dinas.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, sekretaris menyelenggarakan fungsi:

a. Melaksanakan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian; b. Melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan dan perlengkapan; c. Melaksanakan pengelolaan urusan rumah tangga dan humas,protocol; d. Melaksanakan koordinasi penyusunan program, anggaran dan

perundang - undangan;

e. Melaksanakan monitoring dan evaluasi organisasi dan tatalaksana dan

mengkoordinasikannya dengan biro hukum, organisasi dan tatalaksana; f. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas;

Sekretaris terdiri dari:

a. Sub bagian bina program;

b. Sub bagian umum dan kepegawaian; c. Sub bagian keuangan dan perlengkapan;

(11)

a. Menghimpun data menyiapkan bahan koordinasi penyusun

program;

b. Melaksanakan pengelolaan data; c. Melaksanakan pelaksanaan program;

d. Menyiapkan bahan penataan kelembagaan, ketatalaksanaan dan

perundang - undang;

e. Menghimpun data dan menyiapkan bahan penyusun program

anggaran;

f. Melaksanakan monitoring dan evaluasi; g. Melaksanakan penyusun laporan;

h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh sekretaris.

2. Kepala sub bagian umum dan kepegawaian mempunyai tugas:

a. Melaksanakan penerimaan, pendistribusian dan pengirim

surat-surat, penggandaan naskah - naskah dinas, kearsipan dan

perpustakaan dinas;

b. Melaksanakan tugas dibidang hubungan masyarakat;

c. Mempersiapkan seluruh rencana kebutuhan kepegawaian mulai

penempatan formasi, pengusulan dan jabatan, usulan pensiun,

peninjauan masa kerja, pemberian penghargaan, kenaikan pangkat,

DP-3, DUK, sumpah/ janji pegawai, gaji berkala, kesejahteraan,

mutasi dan memberhentian pegawai, diklat, ujian dinas, izin

belajar, pembinaan kepegawaian dan disiplin pegawai.

d. Menyusun standar kompetensi pegawai, tenaga teknis, tenaga

fungsional, analisis kerja, budaya kerja, hukum, organisasi,

ketatalaksanaan, keamanan dan tugas umum dan tata usaha

(12)

e. Melaksanakan kegiatan yang berhubung dengan hukum,

kelembagaan dan ketatalaksanaan dilingkungan dinas kebudayaan

dan pariwisata;

f. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh sekretaris.

3. Kepala sub bagian keuangan dan perlengkapan mempunyai tugas:

a. Melaksanakan pengelolaan keuangan termasuk pembayaran gaji

pegawai;

b. Melaksanakan pengadministrasian dan pembukuan keuangan; c. Menyusun laporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan

pengelolaan keuangan;

d. Melakukan penyusunan kebutuhan perlengkapan, pengadaan dan

perawatan, peralatan kantor, pengamanan, usulan penghapusan

asset dan menyusun laporan pertanggung jawaban atas barang

-barang investaris;

e. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh sekretaris.

2.5.3 Bidang nilai budaya bahasa dan seni

1. Kepala bidang nilai budaya, bahasa dan seni mempunyai tugas

menyelenggarakan pekerjaan dan kegiatan yang berkaitan dengan nilai

budaya dan seni.

2. Kepala bidang nilai budaya, bahasa dan seni berkedudukan dibawah

dan bertanggung jawab kepada kepala dinas.

Untuk melaksanakan tugasnya, bidang nilai budaya, bahasa dan seni menyelenggarakan fungsi:

a. Menyelenggarakan kegiatan penggalian dan pengembangan nilai

budaya daerah

b. Menyelenggarakan kegiatan kebahasaan.

c. Menyelenggarakan kegiatan penggalian dan pengembangan seni

daerah.

(13)

Kepala seksi nilai budaya mempunyai tugas menyelenggarakan pekerjaan dan kegiatan pelestarian, pengkajian, penggalian dan pengembangan nilai budaya di kabupaten/kota, nasional yang meliputi :

a. Pelestarian nilai budaya tradisional pada lembaga adat melayu riau. b. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan dan pelestarian nilai - nilai

budaya.

c. Penerapan pelaksanaan prosedur perawatan dan pengamatan asset serta

benda kesenian melayu riau (karya seni)

d. Mengadakan peningkatan apresiasi seni tradisional dan non tradisional

melayu riau.

e. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan kepala bidang.

2.5.4 Bidang sejarah dan kepurbakalaan

a. kepala bidang sejarah dan kepurbakalaan mempunyai tugas

menyelenggarakan pekerjaan dan kegiatan membuat kebijakan dan

standarisasi teknis dibidang sejarah kepurbakalaan.

b. Kepala bidang sejarah dan kepurbakalaan berkedudukan dibawah dan

bertanggung jawab kepala dinas.

Untuk melaksanakan tugasnya, bidang sejarah dan kepurbakalaan menyelenggarakan fungsinya:

a. Menyelenggarakan kegiatan penggalian sejarah daerah. b. Menyelenggarakan kegiatan kepurbakalaan.

c. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan atasan. d. Seksi pengkajian.

e. Seksi penggalian daan inventarisasi f. Seksi perlindungan

1. Kepala seksi pengkajian mempunyai tugas:

a. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian sejarah,

b. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian kepurbakalaan,

c. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh kepala

bidang.

(14)

a. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian sejarah.

b. Menyelenggarakan kegiatan pengkajian kepurbakalaan.

c. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh kepala

bidang.

3. Kepala seksi perlindungan peninggalan sejarah dan kepurbakalaan mempunyai tugas:

a. Menyelenggarakan kegiatan perlindungan sejarah.

b. Menyelenggarakan kegiatan perlindungan kepurbakalaan. c. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh atasan.

2.5.5 Bidang pengembangan kebudayaan

1. Kepala bidang pengembangan kebudayaan mempunyai tugas

merumuskan kebijakan mengembangkan kebudayaan daerah.

Melaksanakan program pengembang kebudayaan daerah, melakukan

pengkajian, untuk pengembangan kebudayaan daerah, melakukan

kerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan kabupaten/kota,

nasional, maupun luar negeri, dalam pengembangan kebudayaan

daerah dan melakukan monitoring dalam pengembangan kebudayaan

daerah.

2. Kepala bidang pengembangan kebudayaan berkedudukan dibawah dan

bertanggung jawab kepada kepala dinas.

Untuk melaksanakan tugas, bidang pengembangan kebudayaan menyelenggarakan fungsi :

a. Melaksanakan penelitian kebudayaan daerah; b. Melaksanakn penelitian kebudayaan daerah;

c. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan atasan.

Bidang pengembangan kebudayaan terdiri dari :

a. Seksi pembinaan kebudayaan

b. Seksi sarana dan prasarana kebudayaan; c. Seksi kerja sama kebudayaan.

(15)

a. Melakukan pembinaan swadaya seni budaya ( workshop seminar

pelatihan);

b. Melakukan tamu karya budaya

c. Menetapkan program pembinaan kesenian budaya daerah social

dengan visi dam misi provinsi kabupaten / kota; d. Melaksanakan pembinaan budaya daerah e. Menyusun rencana pembinaan budaya daerah; f. Pemberian penghargaan / anugrah budaya;

g. Melaksanakan tugas - tugas lain yang diberikan kepala bidang.

2. Kepala seksi sarana dan prasarana kebudayaan, mempunyai tugas:

a. Mekukan pengumpulan dan pengolahan data kebudayaan daerah; b. Merumuskan rencana penyediaan sarana dan prasarana

kebudayaan;

c. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait, budayawan,

seniman dan sejarawan;

d. Merumuskan rencana kegiatan usaha peningkatan SDM dibidang

seni budaya;

e. Merumuskan kebutuhan sarana dan prasarana penunjang

kebudayaan seperti balai;

f. Melakukan revitalisasi budaya, sarana dan prasarana, budaya

daerah;

g. Pemanfaatan peninggalan sejarah dan budaya penunjang

kepariwisataan daerah.

h. Melaksanakan peniggalan sejarah yang diberikan kepala dinas.

3. Kepala Seksi Kerjasama Kebudayaan mempunyai tugas:

a. Melaksanakan kerja sama pengembangan kebudayaan daerah b. Melaksanakan visi dan misi budaya daerah

c. Melakukan kebijakan budaya daerah pada kesenian yang bersifat

tradisional

d. Menyusun acuan kegiatan budaya daerah

e. Melakukan koordinasi pengembangan kebudayaan

f. Menyelenggarakan pagelaran kebudayaan daerah dalam dan luar

negeri

(16)

h. Melakukan bimbingan teknis dan pelatihan pemandu terpadu i. Melaksanakan kebijakan di bidang pasar budaya

j. Melaksanakan program kegiatan dan laporan kegiatan bidang k. Melaksanakan tugas-tugas lain yang di berikan kepala bidang.

2.5.6 Bidang Bina Wisata

1. Kepala bidang Bina Wisata mempunyai tugas menyelenggarakan

pekerjaan dan kegiatan yang berhubungan dengan Bina Wisata.

2. Kepala bidang Bina Wisata berkedudukan dan bertanggung jawab

kepada Kepala Dinas.

Untuk melaksanakan tugas, kepada Bidang Bina Wisata menjalankan fungsinya:

a. Melaksanakan kebijakan nasional dan penetapan, kebijakan provinsi

mengenai pembinaan dan pembangunan kepariwisataan

b. Melakukan penyuluhan dan bimbingan yang menyangkut dengan

kepariwisataan

c. Melakukan pembinaan usaha dan penetapan pedoman, usaha

pariwisata skala provinsi

d. Melakukan pembinaan dan pengembangan desinasi dan Event,

pariwisata skala Provinsi

e. Fasilitasi pemberian Izin Usaha pariwisata skala Provinsi

f. Menyusun dan merencanakan rencana induk pengembangan pariwisata

(RIPP) Skala Provinsi

g. Melakukan penelitian dan pengkajian dan pengembangan destinasi

kepariwisataan

h. Fasilitas kerja sama pengembangan destinasi dan event pariwisata

skala Provinsi

i. Menyediakan dan peningkatan sarana dan prasarana kepariwisataan

skala provinsi.

j. Menyusun rencana program kegiatan dan laporan kegiatan bidang k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas

(17)

a. Seksi Pariwisata b. Seksi Usaha Pariwisata

c. Seksi Pemberdayaan Masyarakat

1. Kepala Seksi Pariwisata mempunyai tugas:

a. Melakukan kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan

destinasi kepariwisataan

b. Menyusun rencana program induk kegiatan pengembangan

pariwisata dan laporan kegiatan Seksi

c. Melaksanakan kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan dan

fasilitas destinasi skala Provinsi

d. Melaksanakan pembinaan, monitoring, dan Evaluasi e. Melaksanakan Tugas lain yang diberikan Kepala Bidang

2. Kepala Seksi Usaha Pariwisata mempunyai tugas:

a. Melakukan pembinaan usaha dan penetapan pedoman usaha

pariwisata skala Provinsi

b. Menyusun rencana program kegiatan dan laporan c. Fasilitas pemberian izin usaha pariwisata skala Provinsi

d. Merumuskan kebijakan bidang kemitraan, investasi dan vertifikasi

usaha pariwisata

e. Melaksanakan pembinaan, monitoring dan Evaluasi f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

3. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas:

a. Melaksanakan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan yang

menyangkut dengan kepariwisataan b. Melaksanakan kebijakan nasional

c. Menyusun rencana program kegiatan dan laporan kegiatan seksi d. Melaksanakan hubungan teknis dan evaluasi pemberdayaan,

potensi, masyarakat Bina Wisata

e. Melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepada bidang.

2.5.7 Bidang Pemasaran Pariwisata

1. Kepala Bidang pemasaran Pariwisata mempunyai tugas

menyelenggarakan pekerjaan dan kegiatan yang berhubungan dengan

(18)

2. Kepala bidang pemasaran pariwisata berkedudukan dibawah dan

bertanggung jawab kepada kepala dinas.

Untuk melaksanakan tugas, kepala bidang pemasaran pariwisata mempunyai tugas:

a. Melaksanakan analisa pasar untuk promosi dan pemasaran objek

wisata

b. Melakukan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi

pengembangan sistem dan pemasaran informasi pemasaran pariwisata c. Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pendukung

(stakeholders) pariwisata di bidang pariwisata informasi pasar dan

strategi pemasaran

d. Melakukan / mengikuti promosi, pameran, event, roadshow pariwisata

dalam maupun luar negeri

e. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program

pengembangan pemasaran pariwisata

f. Melakukan analisa pasar untuk promosi dan pemasaran objek wisata g. Melakukan statistik kepariwisataan

h. Melakukan bimbingan teknis dan pelatihan pemandu wisata terpadu i. Melakukan bimbingan teknis dan pelatihan di bidang promosi tujuan

wisata promosi cetak, elektronik, iklan, dokumentasi dan distrubusi,

informasi pasar serta strategi pemasaran

j. Melaksanakan kebijakan dibidang pengembangan pasar pariwisata k. Menyusun rencana program kegiatan dan laporan kegiatan bidang l. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas

Bidang Pemasaran Pariwisata terdiri dari :

a. Seksi pengembangan pasar b. Seksi sarana promosi c. Seksi promosi

(19)

a. Mengumpilkan dan mengolah data informasi pasar wisata dalam dan

luar negri dan pengembangan statistik kepariwisataan

b. Melakukan analisis pengembangan pasar wisata dalam dan luar negri c. Melakukan pemantauan pengembangan pasar.

d. Melakukan koordinasi kerjasama dengan lembaga pendukung dan

bidang informasi pasar serta strategi pemasaran skala provinsi,

nasional dan internasional

e. Menyusun rencana program kegiatan dan laporan kegiatan seksi f. Melaksanakan tugas yang diberikan kepala bidang

Kepala Seksi Sarana Promosi Mempunyai Tugas :

a. Melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana skala provinsi b. Menyiadakan sarana dan pelayanan informasi pariwisata

c. Melakukan bimbingan teknis dan pelatihan dibidang dokumentasi d. Menyusub rencana program kegiatann dan laporan kegiatan seksi e. Melaksanakan tugas tugas lain yang diberikan kepala bidang.

Kepala Seksi Promosi Mempunyai Tugas :

a. Menyediakan informasi pariwisata kepusat pelayanan informasi

pariwisata nasional

b. Melakukan atau memberikan layanan informasi kepariwisataan c. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan stakeholders dibidang

promosi pariwisata dalam maupun luar negri

d. Menyelenggarakan/mengikuti promosi, pameran, event, roadshow

pariwisata dalam maupun luar negri

e. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan promosi

pariwisata

f. Melakukan bimbingan teknis dan pelatihan dibidang promosi tujuan

(20)

2.5.8 Museum daerah

1. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pengumpulan, perawatan,

pengawetan dan pengkajian benda yang mempunyai nilai budaya dan

ilmiah

2. Mengkoordinasi dan melaksanakan bimbingan edukatif kultural dan

pengajian rekreatif benda yang mempunyai nilai budaya dan ilmiah 3. Mengkoordinasikan dan melaksanakan urusan ketatausahaan 4. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pelayanan masyarakat 5. Melaksakan tugas - tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas.

Museum daerah terdiri dari:

a. Seksi tata usaha

b. Seksi pengelolaan dan pengembangan

Kepala seksi tata usaha mempunyai tugas yaitu:

a. Melaksanakan pengelolaan surat menyurat, urusan rumah tangga dan

kearsipan

b. Melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat berupa pelayanan

infomasi seni budaya

c. Melaksanakan pengelolaan perlengkapan dan peralatan kantor

d. Melaksanakan perawatan dan pemeliharaan dan keamanan lingkungan

serta peralatan teknis

e. Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh kepala UPT

Kepala seksi pengembangan dan pengelolaan museum

a. Melaksanakan pelayanan di bidang pengembangan di museum b. Melaksanakan perencanaan teknis dibidang pengembangan museum c. Melaksanakan monitoring dan evaluasi dibidang pengembangan

museum

d. Melaksanakan analisis dan pelaporan dibidang pengembangan

museum

(21)

2.5.9 Taman Budaya

Taman Budaya Riau yang merupakan unit pelaksana teknis dari Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, senantiasa berusaha memberikna

dukungan baik dalam hal sarana maupun pra sarana guna kemajuan Kebudayaan

di Provinsi Riau. Dengan fasilitas yang dimiliki Taman Budaya Riau saat ini, yang

antara lain seperti, Gedung Olah Seni, Rumah Tari, Teater dan Rupa serta wisma

seni, diharapkan Taman Budaya Riau mampu menampung para pelaku seni dan

budaya untuk beraktifitas dalam mencipta maupun mempergelarkan karya cipta

tersebut. Taman Budaya juga memberikan Inspirasi terhadap masyarakat untuk

membenah budaya yang ada di Provinsi Riau terutama masyarakat Pekanbaru.

Gambar 2.1 : Logo Taman Budaya Riau, 2014

Kantor Taman Budaya Provinsi Riau

Kantor Taman Budaya didirikan pada tahun 1983-1984, bagunan ini

sebagaimana Bagunan-bagunan lainnya di komplek Taman Budaya Provinsi Riau

(22)
[image:22.595.114.495.111.346.2]

Gambar 3.1 : Kantor Tama Budaya Riau, 2014

Ada pun fasilitas yang ada di Taman Budaya Provinsi Riau

1.Gedung Olah Seni

Gedung serbaguna ini adalh gedung pertama kali du bagun di komplek

Taman Budaya, tentunya bersifat umum bagunan gedung ini khusus Teater atau

Pameran atau sebagai gedung pertunjukan Musik. Luas bagunan ini 600 m2,

kapasitas penonton 400 orang, pentas prosenium, lampu 20.000 Watt. Gedung

(23)
[image:23.595.118.503.112.366.2]

Gambar 4.1 : Gedung Olah Seni, 2014

2.Rumah Rupa Pucuk Rebung

Pucuk Rebung adalah salah satu bentuk ragam hias yang paling terkenal di

Riau mengambarkan titik gerak menarik yang dinamis, namun perlu

kesederhanaan. Sanggar ini berarsitektur Melayu Kampar, bertiang-tiang hingga

bagian bawah, edung ini dapat digunakan sebagai sarana kegiatan seperti

mematung dan sebagainya. Digunakan untuk lukisan, muatnya memanjang 30

lukisan dalam ukuran 1 meteran.

Gedung ini terletak di belakang taman budaya pojok sebelah kanan,

Rumah Rupa Pucuk Rebung ini dimana tempat para kesenian kerajinan tangan

mengolah hasil karya nya sendiri, mengembangkan kreatifitas seniman-seniman

yang ada di Riau dan Memberikan Motivasi kepada bagi yang berbakat untuk

menjadikan Seni rupa kepada masyarakat Khusus nya bagi Siswa yang

(24)

3. Sangar Tari Umar Umayyah

Sangar di dirikan pada tahun 1983. Sanggar ini mengambil nama seorang

seniman Tari Tradisonal Melayu Riau. Dan godokan tangan nya, bangunan ini

seperi bagunan lainnya degan Arsitektur Tradisoanal Melayu dengan bahan utama

kayu. Luas bagunan ini 150 m2, di dalam nya terdapat dinding cermin sebagai

pelengkap tempat latihan tari. banyak tokoh- tokoh tari hasil Tari ini terletak di

belakang kantor Taman Budaya, sesuai dengan nama nya gedung ini di gunakan

untuk latihan tari, ada beberapa kelompok dan sanggar yang menggunakan

[image:24.595.116.508.364.667.2]

gedung tersebut.

(25)

4. Rumah Teater Ibrahim Sattah

Gedung ini didirikan pada tahun 1997, gedung ini di peruntukan bagi

serana pengolahan Sastra dan Teater. Gedung ini di gunakan tempat berdikusi, dan

latihan Teater. Beberapa grup menggunakan sanggar ini sebagai temopat latihan,

luas bagunan 150 m2. di para seniman Riau untuk menciptakan suatu karya dan

melatih kemampuan bagi yang minat bermain Teater dan mengekspolisasikan

hasil mereka agar banyak di minati oleh masyarkat untuk mengwujudkan sesosok

[image:25.595.113.489.335.606.2]

seniman yang bebakat di Riau.

(26)

5. Teater Terbuka Bustamam Halimi

Tempat ini sama saja degan gedung olah Seni , karena saja tempat ini lebih

kecil degan gedung olah seni, di gunakan untuk pementasan musik, tari, dan teater

tidak untuk seni rupa, karena tempat ini sangat terbuka, bahkan tempat ini banyak

di gunakan ketika ada pementasan dari luar yang mengisi acara tersebut, tetapi

gedung ini sangat dominan untuk teater di mana sekelompok Teater bebas untuk

[image:26.595.117.507.314.673.2]

brekspesi keena sangat terbuka.

(27)

6. Wisma Taman Budaya

Bagunan ini terletak di bagian belakang komplek Taman Budaya Provinsi

Riau, luas bagunan ini 360 m2 terdapat 15 kamar tidur, masing- masing dengan

[image:27.595.120.485.221.436.2]

empat tempat tidur, dapat menampung sekitar 60 orang perserta.

(28)

1. STRUKTUR ORGANISASI TAMAN BUDAYA PROVINSI RIAU

Staf - R.Dandun Wibawa. S. Sos

- H. Aziz Fikri, S.sn. M.si - Tengku Hairi

- Nur Azmi - Gusyanto - Afiarahman - Lukman Hakim - Hannah

- Desty Nurulrita Putri - Dermawan

- Aidil Wiratama - Aries Rinaldi

- Abdul Rahman Sidik

Sumber : Dokumen Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Riau, 2014

Kepala Taman Budaya Provinsi

Riau

O.K Pulsiamitra, S,E

Fungsional

Bero. S.s. Sn

Tata Usaha

Fatimah Suhaida. S.

sos

Pengolaan dan bangan Pengembangan

(29)

BAB III RUANG LINGKUP PRAKTIK KERJA NYATA

Praktik Kerja Nyata ini Dilaksanakan pada Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Provinsi Riau di Taman Budaya.

Dalam pelaksanaan Praktik kerja Nyata ini penulis ditempatkan di

bagian umum Taman Budaya Riau.Yang bekerja secara keseluruhan. Baik

untuk surat menyurat, panitia, dan lainnya.

Sebelum terlibat langsung dalam dunia kerja, seseorang harus

memiliki bekal ilmu pengetahuan dan keahlian dibidangnya masing –

masing. Begitu juga bagi setiap mahasiswa training. Penulis harus

memiliki bekal ilmu pengetahuan sebelum masuk dalam dunia kerja, yang

di peroleh penulis melalui bangku perkuliahan khususnya mengenai

perencanaan dan pemasaran pariwisata, sesuai dengan jurusan penulis

yaitu managemen perencanaan dan pemasaran pariwisata, Di antaranya

yaitu :

Tidak hanya itu dizaman globalisasi ini setiap individu yang akan

masuk dalam dunia kerja dituntut untuk memiliki keahlian dalam

menggunakan tekhnologi informasi, yaitu dalam mengoperasikan

komputer. Sebab dalam proses penyelesaian pekerjaan di masa ini selalu

menggunakan tekhnologi komputer dan jaringan internet. Keahlian yang

(30)

1. Menggunakan program Microsoft word dan Microsoft excel

dalam mengolah kata dan angka, seperti membuat

surat,membuat proposal, membuat table angka, jadwal

kegiatan, dan daftar hadir suatu kegiatan.

2. Menggunakan system jaringan internet, yang dibutuhkan ketika

suatu instansi atau perusahaan ingin mengirimkan surat atau

data kepada pihak lain di luar instansi melalui surat elektronik,

yaitu e-mail. Selain itu juga mempermudah pekerjaan dalam

mencari data melalui program pencarian data seperti google,

Mozilla, dan program pencarian data lainnya.

dengan ilmu dan keahlian yang dimiliki, penulis berusaha untuk

menerapkannya dilapangan. Dimana penulis berusaha membantu

pekerjaan rekan kerja dan melaksanakan tugas yang telah diberikan

dengan hasil yang baik. Tugas yang dikerjakan penulis selama

melaksanakan praktik kerja nyata pada bidang bina wisata, dinas

kebudayaan dan pariwisata provinsi riau yaitu :

a. Bulan pertama.

Penulis belajar untuk mengetahui dan mamahami jenis – jenis

pekerjaan yaitu menggunakan program Microsoft word dan

Microsoft excel dalam mengolah kata dan angka, seperti membuat

surat,membuat proposal, membuat table angka, jadwal kegiatan, dan

daftar hadir suatu kegiatan dan tugas – tugas yang ada pada bidang

bina wisata.Kemudian secara bertahap diberikan pekerjaan agar

(31)

b. Bulan kedua.

Penulis diberi tugas untuk mengcopy data mengirimkan surat melalui

email, dan berkomunikasi dengan pihak lain melalui media

elektronik yang memiliki kerja sama dengan Taman Budaya provinsi

Riau. Selain itu membuat surat perintah tugas, menyimpan data –

data penting. c. Bulan Ketiga

Penulis diberi tugas untuk membuat surat undangan, surat

permohonan narasumber, surat permohonan peserta untuk acara –

acara. Membuat tanda terima barang, Mencopy dan mengirim surat. d. Bulan keempat.

Penulis diberi tugas membantu mengerjakan laporan kegiatan yang

telah dilaksanakan, membantu rekan kerja dalam mengerjakan Event

of Calender. e. Bulan kelima

 Penulis diberi tugas membuat jadwal latihan di lingkungan

Taman Budaya, Pemakaian Gedung olah seni, membuat

Rekapitulasi Peserta Pekan Seni Islami 2013, Blanko Juri

(Rebana, Kompang, Nasyid, gazal), Blanko Pendaftaran, dan

Keputusan Juri.

 Pada bulan terakhir praktik kerja nyata ini, penulis diberi

tugas seperti bulan – bulan sebelumnya, sebab telah

memahami semua penyelesian jenis pekerjaan tersebut.

Selain itu penulis juga diberi kesempatan untuk ikut serta dalam pelaksanaan

beberapa kegiatan dalam Taman Budaya sebagai panitia. Acara dan kegiatan

(32)

1. Kegiatan Pekan Seni Islami 2013

Perkembangan seni musik tradisi Riau yang bernuansa islami di

masa sekarang mulai mengalami kemajuan. Namun perkembanganya

tidak merata dan belum maksimal didukung oleh semua lapisan

masyarakat, masih bersifat lokalitas etnis sehingga jenis musik-musik

yang berada bukan di wilayah ekstensitas-nya belum mendapat

prioritas. Salah satu diantaranya adalah musik gazal, kondisinya sangat

memprihatikan sekali. Jangankan dapat menyaksikan wujud

pertunjukkan orisinilnya, alunan musiknya pun jarang kita terdengar,

boleh dikatakan tidak ada, apalagi mendengar namanya, bahkan

mungkin tidak banyak yang tahu, terutama bagi para generasi muda.

Berbeda halnya dengan kompang, nasyid, rebana, syalawat,

qasidah, dan sejenisnya, kondisinya lebih beruntung jika dibandingkan

dengan gazal yang sama sekali volume pertunjukannya di Riau bisa

dihitung dengan jari dalam satu tahun. Sebut saja kompang, nasyid, dan

rebana dalam berbagai acara penyambutan, hiburan resepsi pernikahan

masih digunakan walaupun ditingkat RT dan RW.

Melihat kondisi demikian Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata

Provinsi melalui Taman Budaya Riau berupaya kembali menggelar

Pekan Seni Islami Tahun 2013” dengan menyeleggarakan lomba rebana, kompang, gazal, dan nasyid sebagai memotivasi para musisi

(33)

maupun grup atau kelompok musik islami (skill) dan mewarisi

kemampuan yang dimiliki kepada generasi muda.

Maksud dan Tujuan:

a. Melestarikan dan mengembangkan Kesenian Tradisi Riau yang

bernuansa Islami

b. Meningkatkan kemampuan kreatifitas para musisi Riau dalam

upaya mengolah dan mengembangkan musik islami

c. Mengangkat kembali musik islami Riau yang kurang berkembang,

d. Membangun sportivitas dan identitas karya para musisi Riau dalam

berkarya.

e. Turut memberikan kebijakan dan strategi dalam bidang pengkajian

seni musik islami dalam meningkatkan sumber daya manusia.

2. Mengikuti Pasar Seni yang diadakan setiap malam minggu

3. Mengikuti Pekan Seni Rakyat yang diadakan setiap satu bulan sekali

4. Menjadi panitia Galeri Seni Rupa dari ISI Yogyakarta tanggal 2 oktober

sampai 5 oktober bertempatan di Gedung Olah Seni, Taman Budaya Riau.

5 Menjadi panitia Galeri Nasional dari Jakarta di bulan November

(34)

Dalam konteks isi tugas penulis dalam perbulan di Taman Budaya Provinsi

Riau. Akan di perjelas dalam bentuk susunan Dilegasi tugas, Koordinasi tugas dan

Penyelesaian tugas yakni ;

3.1 Dilegasi Tugas

Ada pun Tugas yang diberikan oleh kepala Taman Budaya maupun

pegawai seksi pelayanan dan staf lainnya adalah :

1) Membuat surat laporan Kegiatan Parade Tari, Pasera dan Pendukungan

Pasar Seni

2) Menerima surat masuk

3) Membuat Surat Pamaren Seni rupa

4) Mengantar surat ke berbagai instansi terkait

3.2 Koordinasi Tugas

Pertama penulis diberikan pemahaman apa yang harus dilakukan di Taman

Budaya tentang kegiatan itu sendiri dan kerja-kerjan Tugas yang pertama

diberikan instruktur kepada penulis, agar di mana dari pemahaman tersebut

akan di agar dapat dilaksanakan degan baik, di Taman Budaya banyak

acara-acara yang dilakukan baik informal maupun nonformal seperti acara-acara-acara-acara

pasera( Pesta Seni Rakyat), Teater, Pendukungan Pasar Seni ,dan Seni Rupa,

kegiatan Pasera dan Pendukunan Pasar Seni dilakukan setiap malam Minggu,

di mana penulis berkerjasama dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

3.3 Penyelesaian Tugas

Adanya kerja sama penulis, instruktur dan pegawai Taman Budaya

Provinsi Riau, dan seksi pelayanan yang lainnya, penulis dapat melaksanakan

(35)

terima oleh dinas, lalu dinas cek alamat atau tujuannya. Lalu dimasuk ke buku

surat masuk. setelah itu, dimasuk kan kepala bagian Taman Budaya.

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang dapat diambil setelah penulis melaksanakan

Praktik Kerja Nyata (PKN) adalah :

Penulis dapat mengetahui bagaimana Lingkungan di Taman Budaya

Provinsi Riau beserta staff - staffnya, mengenal dunia kerja tempat

Pelaksanaan Praktik Kerja Nyata tersebut, mengenal struktur Organisasi

tempat pelaksaan Praktik Kerja Nyata, Mendorong mahasiswa agar mampu

mengembangkan atau mengemukakan pikiran dan pendapatnya serta mampu

menuangkannya dalam bentuk tulisan yang sistematis, logis, dan dengan

mengunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Meningkatkan kreatifitas

(36)

jawaban mahasiswa yang telah melaksanakan tugas Praktik kerja Nyata (PKN)

yang berkaitan dengan program keahliannya masing-masing.

4.2 Saran

1. Untuk menunjang pekerjaan yang maksimal tentunya harus didukung oleh

fasilitas dalam sebuah tempat kerja yang akan dilakukan. Komputer yang

lebih banyak dan lengkap serta segala fasilitas-fasilitas yang di perlukan

oleh seluruh pegawai dan mahasiswa PKN Taman Budaya Provinsi Riau. 2. Pada saat melakukan kegiatan di tempat Praktik Kerja Nyata (PKN)

pembimbing dapat membimbing mahasiswa PKN pada saat di lapangan

dengan baik dan memberikan motivasi kepada mahasiswa PKN, sehingga

membuat mahasiswa PKN merasa nyaman, semangat dan merasa

Gambar

Gambar 1.1 : Logo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau, 2014
Gambar 3.1 : Kantor Tama Budaya Riau, 2014
Gambar 4.1 : Gedung Olah Seni, 2014
Gambar 5.1 : Rumah Tari Umar Umayyah, 2014
+4

Referensi

Dokumen terkait

melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidange. (2) Kepala Seksi Pertambangan dan Geologi

Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada pasal 18 ayat (1), Seksi Pengamatan Penyakit dan Pengawasan Obat Hewan mempunyai fungsi:.  pelaksanaan penyusunan

(1) Seksi Pengembangan Usaha Ekonomi Desa dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang, mempunyai Tugas menyiapkan

(1) Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan,

Seksi bina organisasi tenaga kerja mempunyai tugas untuk membantu kepala bidang hubungan industrial dan syarat kerja dalam melaksanakan pengelolaan

Bidang Retribusi dan Pendaptan Lainnya mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pungutan retribusi, pendapatan lainnya dan

2) Seksi Pendayagunaan dan Pelestarian Mempunyai tugas melakukan perlindungan, pelestarian, pemanfaatan, mitigasi bencana, rehabilitasi, dan penangana pencemaran sumber

(9) Seksi Pemberdayaan Usaha Daerah dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim Penanaman Modal dalam melakukan