• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknologi dan Aplikasi Elektromagnetik ~materi9b

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Teknologi dan Aplikasi Elektromagnetik ~materi9b"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

GELOMBANG

ELEKTROMAGNETIK

Ramadoni Syahputra

(2)

Persamaan gelombang

 dan,

(3)

 Impedansi intrinsik

(4)

 Gambar 9.1. (a) Gelombang medan listrik,

(5)

GERAK GELOMBANG DALAM

DIELEKTRIK SEMPURNA

 Mediumnya isotropik dan serbasama, dan persamaan gelombangnya ialah

 ∇2Es = –ω2µε Es

(6)

 Kita ambil atenuasi eksponensial dengan menganggap

 Ex = Ex0 e–αz cos (ωt – βz)

 Bentuk notasi eksponensial kompleks yang setaranya ialah

(7)

Umumnya kita sering manggabungkan α dan

β dalam bentuk tetapan penjalaran kompleks γ (gama).

 γ = α + jβ

 sehingga kita dapat menuliskan

(8)

 Kita dapatkan:

 γ2 Ex0 e–γz = –ω2µε Ex0 e–γz

 Sehingga kita perlukan

 γ2 = –ω2µε

(9)

Jadi,

 Di sini kita telah memilih akar yang menghasilkan dalam arah z positif.

 Jadi,

(10)

 kecepatan fase

Untuk gelombang datar serbasama yang menjalar dalam dielektrik sempurna,

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Jurusan Teknik Elektro FT UMY.. Dalam sistem koordinat Kartesian, terdapat tiga sumbu koordinat yaitu sumbu x, y, dan z. Suatu titik koordinat A memenuhi pasangan

 Menggunakan energi 30 % lebih kecil daripada kereta berkecepatan tinggi saat berjalan dengan kecepatan yang sama (sepertiga kali lebih kuat dengan konsumsi energi yang sama).

Fluks elektrik di antara dua bola sepusat konsentris yang bermuatan.

Jika toroidal mempunyai lilitan yang renggang pertautan fluksnya tidak lagi sama dengan perkalian fluks pada kedudukan jejari rata-rata dengan banyaknya

Arah gaya Lorentz yang dialami sebuah partikel bermuatan q yang bergerak dalam sebuah medan magnet adalah tegak lurus dengan arah kuat medan magnet dan arah dari kecepatan

Proses dalam fase 1 dan fase 2 dapat diringkas dalam langkah-langkah sebagai berikut : Guru menyajikan contoh positif dan negatif, Siswa menguji contoh-contoh dan

“Optimal Distribution Network Reconfiguration with Penetration of Distributed Energy Resources”, Proceeding of 2014 1st International Conference on Information Technology,

Kita tinjau terlebih dahulu komponen x, di mana percepatannya bernilai nol artinya kecepatan pada arah x konstan di setiap titik, misalkan pada waktu t = 0, partikel berada pada titik