EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015.

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR

AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS

BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 MEDAN

TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

SKRIPSI

Dinyatakan Telah Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh

NUR AISYAH HARAHAP

NIM 208311090

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala

karunia dan rahmat-Nya yang telah diberikan kepada penulis, sehingga dengan

ridha-Nya penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Efektivitas Model

Pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Kemampuan Menulis

Teks Berita pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Medan Tahun Pembelajaran

2014/2015”, sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana

Pendidikan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

Penulis menyadari selama menyelesaikan Skripsi ini banyak mengalami

berbagai hambatan dan kesulitan dikarenakan keterbatasan kemampuan dan

pengalaman penulis dalam menulis Skripsi. Penulis juga menyadari tidak akan

dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik dan tepat waktu tanpa bimbingan,

saran, motivasi dan bantuan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis

mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas

Negeri Medan.

3. Drs. Syamsul Arif, M.Pd., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

4. S. Fahmi Dalimunthe, S.Sos., M.I.Kom., Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra

Indonesia.

5. Fitriani Lubis, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan

Sastra Indonesia dan Dosen Pembimbing Skripsi.

6. Prof. Dr. Rosmawaty, M.Pd., Dosen Pembimbing Akademik.

7. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen serta Staf Pegawai Admisnitrasi Jurusan Bahasa

dan Sastra Indonesia.

8. Kepala Sekolah, Pegawai Tata Usaha, dan Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII

SMP Negeri 6 Medan.

9. Ayahanda Asman Harahap dan Ibunda Almh. Lamsani Siregar yang telah

(7)

doa yang selalu menyertai penulis hingga terselesaikannya perkuliahan dan

skripsi ini.

10.Abangda Irfan Harahap, Kakanda Siti Herlina Harahap, Bou Delismawati

Harahap, dan seluruh keluarga besar yang selalu memberikan dukungan, doa

dan semangat.

11.Andri Syaputra Pohan yang selalu menemani hari-hari penulis mengerjakan

skripsi ini, dan selalu memberikan dukungan, doa dan semangat.

12.Teman-teman seperjuangan Siti Ferisa, Khairunnisa, Akhmad Husein, Koko

Irwanda, yang selalu memberi support dan masukan kepada penulis dalam

menyelesaikan skripsi.

Kiranya seluruh perhatian, kebaikan dan bantuan yang telah diberikan

kepada penulis mendapat balasan rahmat, hidayah dan limpahan rezeki di dunia

dan akhirat. Penulis telah berupaya dengan semaksimal mungkin dalam

penyelesaian Skripsi ini, namun penulis menyadari masih banyak terdapat

kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa, karena itu penulis sangat

berterimakasih untuk setiap kritik dan saran yang diberikan demi kesempurnaan

Skripsi ini. Kiranya Skripsi ini dapat bermanfaat dalam memperkaya khasanah

berpikir bagi pembaca. Amin.

Medan, Juli 2015 Penulis,

(8)

ABSTRAK

Nur Aisyah Harahap, NIM. 208311090. Efektivitas Model Pembelajaran

Student Facilitator and Explaining terhadap Kemampuan Menulis Teks

Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Medan Tahun Pembelajaran 2014/2015. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan, 2015.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran student facilitator and explaining dalam menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015.

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 7 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 210 siswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan masing-masing kelas berjumlah 30 siswa. Sampel penelitian ditentukan secara acak kelas (random sampling).

Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes essay dalam bentuk penugasan menulis teks berita. Teknik analisis data menggunakan uji beda atau uji-t pada taraf α = 0,05.

Hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan menulis teks berita siswa kelas eksperimen setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining diperoleh rata-rata nilai sebesar 86,13 dengan standar deviasi sebesar 9,11 dan hasil uji normalitas diperoleh nilai Lhitung < Ltabel yaitu

0,0734 < 0,1610 (normal). Sedangkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas kontrol setelah diajarkan menggunakan model demonstration diperoleh rata-rata nilai sebesar 79,33 dengan standar deviasi sebesar 9,18 dan hasil uji normalitas diperoleh nilai Lhitung < Ltabel yaitu 0,1050 < 0,1610 (normal). Hasil uji

homogenitas data kedua kelas diperoleh nilai Fhitung < Ftabel yaitu 1,02 < 1,85

(homogen). Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t, diperoleh thitung > ttabel

yaitu 2,83 > 1,67 sehingga Ho ditolak atau terima Ha. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran student facilitator and explaining efektif digunakan terhadap kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015.

(9)

DAFTAR ISI

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL, DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 8

A. Kerangka Teoritis ... 8

1. Pengertian Model Pembelajaran ... 8

2. Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining ... 9

3. Langkah-Langkah Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining ... 10

4. Kelebihan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining ... 11

5. Kekurangan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining ... 11

6. Model Pembelajaran Demonstration ... 12

7. Langkah-langkah Model Pembelajaran Demontration ... 12

8. Kebaikan Model Demontration ... 13

9. Kelemahan Model Demontration ... 13

(10)

11.Indikator Penilaian Kemampuan Menulis Teks Berita ... 18

K. Pengujian Persyaratan Analisis ... 33

1. Uji Normalitas Data ... 33

2. Uji Homogenitas Data ... 33

L. Pengujian Hipotesis ... 35

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 36

A. Hasil Penelitian ... 36

1. Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas Eksperimen .. 36

2. Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas Kontrol... 39

3. Uji Persyaratan Analisis Data ... 43

a. Uji Normalitas Data ... 43

b. Uji Homogenitas Data ... 47

4. Pengujian Hipotesis ... 48

(11)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 52

A. Simpulan ... 52

B. Saran ... 52

(12)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel. 3.1 Populasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 MedanTahun Ajaran

2014/2015 ... 24

Tabel. 3.2 Desain Penelitian ... 26

Tabel. 3.3 Langkah-Langkah Pembelajaran Pada Kelas Eksperimen ... 27

Tabel. 3.4 Langkah-Langkah Pembelajaran Pada Kelas Kontrol ... 29

Tabel. 3.5 Aspek Penilaian Menulis Berita ... 30

Tabel. 3.6 Kategori Penilaian ... 31

Tabel. 4.1 Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas Eksperimen ... 36

Tabel. 4.2 Kategori Kemampuan Siswa Kelas Eksperimen dalam Menulis Teks Berita ... 38

Tabel. 4.3 Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas Kontrol ... 39

Tabel. 4.4 Kategori Kemampuan Siswa Kelas Kontrol dalam Menulis Teks Berita ... 42

Tabel. 4.5 Ringkasan Hasil Uji Normalitas Data Siswa Kelas Eksperimen .... 45

(13)

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 4.1 Data Kemampuan Siswa Kelas Eksperimen (Model SFAE)

dalam Menulis Teks Berita ... 39

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ... 56

Lampiran 2. Lembar Teks Berita Siswa ... 61

Lampiran 3. Data Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas

Eksperimen ... 62

(15)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Bahasa memegang peranan penting di dalam kehidupan. Hal ini haruslah

disadari dengan benar khususnya bagi guru bahasa Indonesia. Di dalam tugasnya

sehari-hari, guru bahasa Indonesia harus memahami benar-benar bahwa tujuan

akhir pengajaran bahasa Indonesia adalah agar siswa terampil berbahasa. Terdapat

empat aspek keterampilan dalam berbahasa antara lain keterampilan menyimak,

keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis.

Keterampilan atau kemampuan menulis merupakan kemampuan yang

sangat penting untuk dikuasi siswa, karena melalui kemampuan ini siswa akan

terlatih berfikir secara kritis. Kemampuan berfikir siswa ini dapat disalurkan

dalam berbagai bentuk tulisan, salah satunya adalah teks berita. Kemampuan

menulis teks berita penting untuk dikuasi oleh siswa, sebab melalui keterampilan

menulis berita siswa diharapkan mampu meyampaikan fakta, kabar,

pemberitahuan, ide maupun gagasan kepada orang lain melalui teks berita.

Perkembangan Bahasa dan Sastra Indonesia sesuai Kurikulum Tingkat

Satuan Pendidikan oleh pemerintah, menghendaki terwujudnya suasana yang

menarik agar siswa dapat mengembangkan potensi dirinya, salah satu

pembelajaran yang dapat mengembangkan potensi siswa adalah menulis teks

berita.

Menulis teks berita bukanlah sebuah kerangka ilmu yang bisa

diceramahkan begitu saja. Karakteristiknya sebagai sebuah kemampuan

(16)

2

Rendahnya kemampuan menulis teks berita siswa, disebabkan pola pembelajaran

yang monoton, sehingga siswa bosan untuk mengikuti pelajaran. Guru perlu

menggunakan alat bantu atau media yang baik, sebagai alat untuk menyampaikan

materi agar proses belajar-mengajar tidak monoton sehingga siswa lebih kreatif.

Dalam kegiatan menulis, penulis haruslah terampil memanfaatkan struktur bahasa

dan kosakata. Kemampuan menulis ini tidak akan datang secara otomatis

melainkan harus melalui latihan.

Berdasarkan jurnal penelitian Liana Diastiti, dengan judul penelitian

Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita Berbantuan Peta Konsep Kelas

VIII SMP Negeri 20 Padang”, dijelaskan bahwa kemampuan siswa dalam menulis

teks berita masih belum mencapai standar kriteria ketuntasan minimal (KKM)

atau belum tuntas belajar dengan nilai rata-rata belajar adalah 70. Sedangkan

KKM yang ditetapkan sekolah tersebut adalah 75.

Demikian halnya berdasarkan hasil observasi awal di SMP Negeri 6

Medan, peneliti menemukan masih banyak siswa kelas VIII yang belum mampu

menulis teks berita dengan baik dan benar. Hal ini terlihat dari masih banyaknya

siswa yang belum mencapai KKM pada pembelajaran menulis teks berita,

penguasaan kosakata yang minim dan masih banyak kesalahan, penggunaan kata

yang berulang-ulang dan tidak sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD),

kelengkapan isi tulisan atau berita yang belum mengandung unsur 5W+1H, serta

penggunaan tanda baca yang masih terdapat beberapa kesalahan. Selain itu,

berdasarkan hasil pengamatan peneliti, menemukan bahwa proses pembelajaran

menulis yang dilakukan guru di dalam kelas masih bersifat konvensional dengan

(17)

3

demonstrasi yang dilakukan guru juga kurang efektif, di mana guru hanya

memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses atau situasi

tanpa melibatkan siswa dalam demonstrasi serta siswa lebih banyak diam dan

pasif memperhatikan apa yang diperagakan guru sehingga hasilnya juga kurang

maksimal.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka seorang guru dalam menjalankan

profesinya sebagai tenaga pendidik, harus memiliki strategi agar siswa dapat

belajar secara efektif dan efisien sehingga tercapai tujuan yang diinginkan. Guru

perlu memiliki pengetahuan tentang pendekatan dan teknik-teknik mengajar yang

baik sehingga kegiatan belajar yang efektif dan efisiean dapat berlangsung sesuai

dengan tujuan yang diharapkan (Sagala, 2005:5). Salah satu usaha yang tidak

pernah guru tinggalkan adalah bagaimana memahami kedudukan model sebagai

salah satu komponen yang ikut ambil bagian pada keberhasilan kegiatan belajar

mengajar. Untuk mengatasi problematika dalam pelaksanaan pembelajaran, tentu

diperlukan model-model pembelajaran yang dipandang mampu mengatasi

kesulitan guru dalam melaksanakan tugas mengajar dan juga kesulitan belajar

peserta didik, agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar sesuai

dengan hasil yang diinginkan.

Melihat dan mengamati fakta yang terjadi di dunia pendidikan sekarang

ini, sudah sepantasnya jika peneliti selaku calon pendidik untuk memikirkan

inovasi baru untuk lebih meningkatkan inovasi dan kreativitas siswa, terutama

dalam pembelajaran menulis teks berita. Menulis teks berita diperlukan sebuah

penggunan strategi atau model pembelajaran yang baik, untuk meningkatkan

(18)

4

dapat menyakini kebenarannya sesuai dengan fakta atau data-data yang disajikan.

Agar tujuan tersebut tercapai, dibutuhkan model yang mampu mengoptimalkan

pembelajaran menulis teks berita di sekolah.

Pemilihan model dilakukan setelah peneliti mencari berbagai model

pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita di

sekolah. Peneliti memilih model pembelajaran student facilitator and explaining

karena model ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dalam pembelajaran

menulis teks berita. Dengan menggunakan model student facilitator and

explaining guru mampu meyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Model

pembelajaran student facilitator and explaining, memberikan kesempatan kepada

siswa untuk menjelaskan pembelajaran yang sedang berlangsung dan

meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. Oleh karena itu, peneliti

mencoba sebuah model pembelajaran student facilitator and explaining dalam

pembelajaran menulis teks berita.

Sehubungan dengan uraian di atas, maka peneliti termotivasi untuk

melakukan penelitian dengan judul “Efektivitas Model Pembelajaran Student

Facilitator and Explaining Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Pada

Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Medan Tahun Ajaran 2014/2015”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diidentifikasi beberapa

permasalahan terkait proses pembelajaran menulis teks berita, antara lain:

(19)

5

2. Masih banyak siswa yang kesulitan menuangkan ide, gagasan, dan pikiran

dalam menulis teks berita.

3. Pembelajaran yang dilakukan selama ini masih bersifat konvensional

4. Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis berita

cenderung hanya menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan latihan.

5. Demonstrasi yang dilakukan guru masih belum melibatkan siswa secara

aktif dalam belajar serta kurang mampu membangkitkan motivasi siswa

dalam menulis.

C. Batasan Masalah

Agar masalah yang diteliti tidak luas, maka perlu adanya pembatasan.

Berdasarkan indentifikasi masalah yang telah disebutkan sebelumnya, maka

penelitian ini dibatasi pada efektivitas model pembelajaran student facilitator and

explaining terhadap kemampuan menulis teks berita.

D. Rumusan Masalah

Sesuai dengan uraian di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah

sebagai berikut:

1. Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015 dengan menggunakan model

pembelajaran student facilitator and explaining?

2. Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015 dengan menggunakan model

(20)

6

3. Apakah model pembelajaran student facilitator and explaining efektif

digunakan terhadap kemampuan menulis teks berita siswa VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015?

E. Tujuan Penelitian

Sejalan dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan dilakukannya

penelitian ini, antara lain:

1. Untuk mengetahui kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015 menggunakan model

pembelajaran student facilitator and explaining.

2. Untuk mengetahui kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015 menggunakan model

demonstration.

3. Untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran student facilitator and

explaining dalam menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6

Medan tahun ajaran 2014/2015.

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara

teoritis maupun secara praktis.

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan tambahan pengetahuan dalam

teori pembelajaran bahasa Indonesia sehingga pembelajaran jadi lebih

aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

(21)

7 a. Bagi Guru

Hasil penelitian ini, diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan

kreatifitas guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar,

khususnya dalam pembelajaran menulis teks berita.

b. Bagi Peneliti

Hasil penelitian ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan

pengalaman dalam pembelajaran menulis, khususnya menulis teks

berita dengan mengimplementasikan penggunaan model pembelajaran

student facilitator and explaining

c. Bagi Siswa.

Hasil penelitian ini, diharapkan dapat membantu dan meningkatkan

motivasi serta kreativitas dalam mengungkapkan ide dan penggunaan

(22)

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan

Berdasarkan hasil temuan penelitian dan pengujian hipotesis diperoleh

beberapa simpulan sebagai berikut:

1. Kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Medan

tahun ajaran 2014/2015 setelah diajarkan dengan menggunakan model

pembelajaran student facilitator and explaining diperoleh rata-rata nilai

sebesar 86,13 dengan perolehan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 60

serta standar deviasi sebesar 9,11.

2. Kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Medan

tahun ajaran 2014/2015 setelah diajarkan dengan menggunakan model

demonstration diperoleh rata-rata nilai sebesar 79,33 dengan perolehan

nilai tertinggi 96 dan nilai terendah 56 serta standar deviasi sebesar 9,18.

3. Model pembelajaran student facilitator and explaining efektif digunakan

terhadap kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP

Negeri 6 Medan tahun ajaran 2014/2015. Hal ini dibuktikan dari pengujian

hipotesis di mana nilai thitung > ttabel yaitu 2,83 > 1,67.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan simpulan di atas, maka diajukan beberapa

saran sebagai berikut:

1. Kepada guru khususnya guru bahasa dan sastra Indonesia, diharapkan agar

(23)

melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas.

Guru juga disarankan untuk menggunakan model pembelajaran student

facilitator and explaining termasuk dalam pembelajaran menulis teks

berita.

2. Penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining pada

pembelajaran menulis bukanlah hal yang mudah, karena itu diharapkan

kepada guru untuk dapat menguasai dengan benar langkah-langkah model

pembelajaran student facilitator and explaining sehingga memberikan efek

atau dampak yang positif terhadap hasil belajar siswa maupun kemampuan

siswa dalam menulis teks berita.

3. Kepada peneliti selanjutnya, agar dapat melakukan penelitian dengan topik

yang sama tentang efektivitas model pembelajaran student facilitator and

explaining sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa

termasuk dalam menulis teks berita. Hal ini penting dilakukan agar

diperoleh hasil penelitian yang lebih menyeluruh sehingga dapat

bermanfaat sebagai penyeimbang teori maupun sebagai reformasi terhadap

dunia pendidikan khususnya dalam penggunaan model pembelajaran yang

(24)

DAFTAR PUSTAKA

Abbas, Saleh. 2006. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif di SD. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004: Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP, Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Depdiknas. 2008. Kamus Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Istarani. 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan: Media Persada.

Komaidi, Didik, dkk. 2011. Menulis Kreatif. Yogyakarta: Sabda Media.

Kreitner, R. 2007. Kemampuan Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat

Robbins, S. 2008. Organizational Behavior. New Jersey: Prentice Hall.

Slamet. 2008. Dasar-Dasar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.

Soelaiman. 2007. Manajemen Kinerja; Langkah Efektif untuk Membangun, Mengendalikan dan Evaluasi Kerja. Jakarta: Intermedia Personalia Utama.

Sudijono, Anas. 2006. Pengantar Statistik Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

Sudjana. 2001. Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production.

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumadiria, A.S. Haris. 2008. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature: Panduan Praktis Jurnalis Professional. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutikno. 2009. Macam-Macam Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

(25)

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Yunus, Syarifuddin. 2010. Jurnalistik Terapan. Bandung: Ghalia Indonesia.

Daftar Jurnal :

Figur

Gambar 4.1 Data Kemampuan Siswa Kelas Eksperimen (Model SFAE) dalam Menulis Teks Berita  .........................................................

Gambar 4.1

Data Kemampuan Siswa Kelas Eksperimen (Model SFAE) dalam Menulis Teks Berita ......................................................... p.13

Referensi

Memperbarui...