PENGARUH UKURAN DEWAN KOMISARIS, KOMISARIS INDEPENDEN, UKURAN KOMITE AUDIT , KEPEMILIKAN SAHAM PUBLIK DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Teks penuh

(1)

PENGARUH UKURAN DEWAN KOMISARIS, KOMISARIS INDEPENDEN, UKURAN KOMITE AUDIT , KEPEMILIKAN SAHAM PUBLIK DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE

SOCIAL RESPONSIBILITY

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai

Derajad sarjana Ekonomi

oleh:

TRI NITA OPANI 201210170311287

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala petunjuk, rahmat, hidayah, dan kesempatan sehingga skripsi yang berjudul “Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Ukuran Komite Audit, Kepemilikan Saham publik, dan Kepemilikan Asing Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility” ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun untuk memenuhi serta melengkapi syarat memperoleh gelar kesarjanaan pada Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Malang.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarganya dan sahabatnya yang selalu membantu beliau dalam menegakkan Dinullah di muka bumi ini. Penelitian ini sangat penting dilakukan karena untuk membuktikan pengaruh ukuran dewan komisaris, komisaris independen, ukuran komite audit, kepemilikan saham publik, dan kepemilikan asing terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility.

Penulisan skripsi ini dapat terselesaikan berkat bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak berikut:

1. Bapak Drs. Fauzan, Mpd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Bapak Dr. H. Nazzaruddin Malik, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Ibu Dra. Siti Zubaidah, MM., Ak., CA selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Bapak Dr. Ihyaul Ulum, SE, MSi., Ak.,CA selaku Dosen pembimbing 1 yang telah rela meluangkan waktuya untuk mengoreksi serta memberikan petunjuk yang sangat bermanfaat guna penyusunan skripsi ini.

(7)

6. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang telah memberikan berbagai ilmu pengetahuan selama penulis duduk di bangku kuliah.

7. Kedua Orang Tua Saya tercinta, Bapak Surianto dan Ibu Midarti, yang telah berjuang demi kelangsungan kuliah saya dan selalu memberikan Do’a dan limpahan kasih sayangnya.

8. Kakakku tercinta Meiliasari dan Aprisinta yang sudah memotivasi dalam mengerjakan skirpsi ini.

9. Pakde, Bude, Makwo, Nunin dan Ciknan yang terus mendukung saya selama perkuliahan dan selalu memberikan Do’a dan limpahan kasih sayangnya.

10.Inga Pipit, Uni Puput, Dedeg Rini yang terus memotivasi dan mendukung saya selama perkuliahan dan selalu memberikan Do’a dan limpahan kasih sayangnya

11.Semua temen-temenku di Akuntansi F angkatan 2012, serta teman-teman seperjuangan (Rizky Dewinda Amalia, Denok Ayu Putri W, Novi Wulandari, Effi Karlina Sari, dll) yang membangkitkan motivasi saya untuk terus berjuang.

12.Sahabatku Rizky Dewinda Amalia yang terus mendukung saya, membantu, dan memotivasi saya untuk terus berjuang dalam terselesaikannnya skripsi ini.

13.Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu yang telah banyak membantu terselesaikannya Skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan untuk pengembangan penelitian selanjutnya.

Akhirnya segala amal baik yang telah mereka berikan kepada penulis semoga mendapat balasan dari Allah SWT. dan penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang, 18 Maret 2016

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

SURAT PERNYATAAN ... iii

ABSTRAK ... iv

KARTU KENDALI KONSULTASI ... vi

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR... xiv

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... xvii

BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang ... 1

B.Rumusan Masalah ... 5

C.Batasan Masalah ... 5

D.Tujuan Penelitian. ... 5

E. Manfaat penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.Tinjauan Penelitian Terdahulu ... 7

B.Tinjauan Pustaka ... 11

1. Teori dalam pelaksanaan CSR ... 11

2. Teori Triple Bottom Line ... 13

3. Teori Agensi ... 15

(9)

5. Jenis – jenis Tanggung Jawab perusahaan ... 16

6. Ukuran dewan Komisaris ... 16

7. Komisaris Independen ... 19

8. Ukuran Komite Audit ... 19

9. Kepemilikan Saham Publik ... 20

10. Kepemilikan Asing... 21

C.Kerangka pikir ... 22

D.Pengembangan Hipotesis ... 23

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.Jenis Penelitian ... 28

B.Variabel dan definisi operasional variabel penelitian ... 28

C.Populasi dan Sampel ... 31

1. Populasi ... 31

2. Sampel ... 31

D. Instrumen Penelitian ... 32

E. Jenis dan Sumber data ... 32

F. Teknik Perolehan Data ... 33

G. Teknik Analisis Data ... 33

1. Uji Statistik Deskriptif ... 33

2. Uji Asumsi Klasik ... 33

3. Regresi Linier Berganda ... 36

4. Pengujian Hipotesis ... 37

BAB IV HASIL PENELITIAN A.Gambaran Umum Objek Penelitian ... 39

(10)

1. Annual Report ... 41

2. Deskripsi Variabel Penelitian ... 41

C.Analisa Data ... 56

1. Uji Statistik Deskriptif ... 56

2. Uji Asumsi Klasik ... 57

1) Uji Normalitas ... 57

2) Uji Multikoloniearitas ... 59

3) Uji Heteroskedastisitas ... 60

4) Uji Autokorelasi ... 62

3. Analisis Regresi Linier Berganda ... 62

4. Hasil Uji Hipotesis ... 65

1) Uji Koefisien Determinasi ... 65

2) Uji Signifikan Simultan (Uji F) ... 66

3) Uji Parsial (Uji t)... 67

D.Pembahasan ... 69

BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan ... 77

B. Keterbatasan penelitian ... 78

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Daftar perusahaan yang menjadi sampel penelitian Lampiran 2 : Indeks Pengungkapan CSR

Lampiran 3 : Variabel Ukuran Dewan Komisaris Lampiran 4 : Variabel Komisaris Independen Lampiran 5 : Variabel Ukuran Komite Audit Lampiran 6 : Variabel Kepemilikan Saham Publik Lampiran 7 : Variabel Kepemilikan Asing

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Azheri, Busyra. 2012. Corporate Social Responsibility Dari Voluntray Menjadi Mandatory. Penerbit PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Badjuri, Achmad.2011. "Faktor - Faktor Fundamental, Mekanisme Corporate Governance, Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Manufaktur dan Sumber Daya Alam di Indonesia Corporate Governance Mechanism, Fundamental Factors, Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure Of A Natural Resource And Manufactur Company In Indonesian". Dinamika Keuangan dan Perbankan Vol. 3 No. 1. pp. 38-54.

Budiman, A.N. 2015."Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan". Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana 1. No. 1. pp. 14-31.

Cahyaningsih., Martina V.Y., 2011. "Pengaruh mekanisme corporate governance dan karakteristik perusahaan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial". jurnal siasat bisnis. vol. 15 no. 2. pp. 171-188.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Dipenogoro. Semarang.

Hariyanti, A.I. dan Mayasari V., 2015."Pengaruh Earnings Management Dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Serta Implikasinya Terhadap Return Saham". jurnal akuntansi dan keuangan Vol. 2 No. 1. pp. 14– 30.

http://id.kalbe.co.id/TentangKami/TataKelolaPerusahaan/KomiteAudit.aspx. January, 15, 2016

(13)

Martua, P.R. dan Nasir M. 2013. "Analisis Pengaruh Struktur Corporate Governance Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure", Journal Of Accounting. Vol. 2 No. 4. pp. 1-15

Mujiyati, dan Achyani F. 2014. "Pengaruh Corporate Governance Terhadap Praktek Pelaporan Corporate Social Responsibility Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia". Seminar Nasional dan Call for Paper. pp.167-174.

Nugroho, N.M. dan Yulianto A. 2015. "Pengaruh Profitabilitas dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Pengungkapan CSR perusahaan", Acccounting Analysis Journal: Vol4 no 1: 4

Nur, Marzully dan Denis Priantinah. 2012. "Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsbility di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Berkategori High Profile yang Listing di Bursa Efek Indonesia)". Jurnal Nominal. Vol. 1 No. 1

Rahmawati. 2010. "Pengaruh Ukuran Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, dan Umur Perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia". Jurnal Akuntansi Manajemen. Vol. 21. No. 3.

Ratnasari, Yunita. 2011. "Pengaruh Corporate Governance Terhadap Luas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di dalam Sustainability Report". Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro

Rustriarini. 2011. "Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility". Jurnal akuntansi dan bisnis. Vol. 1.

(14)

Setyarini, Y. dan Paramitha M. 2011. "Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Corporate Social Responsibility". jurnal kewirausahaan. Vol. 5 No.2.

Solihin, i. 2010. corporate social responsibility. Edisi Satu. Salembaempat. Jakarta.

Suliyanto. 2011. Ekonometrika Terapan Teori & Aplikasi Dengan SPSS. Edisi Satu. CV Andi Offset. Yogyakarta

Sunyoto, D. 2013. Metodologi Penelitian Akuntansi. Edisi Satu. PT Refika Aditama. Bandung.

Sutedi, A. 2012. Good Corporate Governance. Edisi Satu. Paragonatama Jaya. Jakarta.

Terzaghi. 2012. "Pengaruh Earning Management dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia". Jurnal Ekonomi dan Informasi Akuntansi Vol. 2 No. 1. pp.60.

Ulum, I. 2011. Klinik Skripsi; Jurus-Jurus Jitu Menyusun Skripsi dan PKM Malang.

Untung, B. H. 2010 . Corporate Social responsibility. Edisi kedua. Sinar Grafika. Jakarta.

Wijaya. 2012. "Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia'. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi. Vol. 1 No. 1. pp. 27.

(15)

1 BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Menurut laporan world bank dalam Sutedi (2012), pada tahun 1999

penyebab terjadinya krisis ekonomi di asia timur dikarenakan oleh

kegagalan dalam penerapan corporate governance yang berasal dari sistem

kerangka hukum yang lemah, standar akuntansi dan standar auditing yang

tidak konsisten, pengawasan board of director yang tidak efektif, praktik

perbankan yang buruk dan kurangnya mempertimbangkan hak pemegang

saham minoritas. Dalam kajiannya, bank pembangunan asia membuat

kesimpulan bahwa sistem corporate governance yang buruk dalam

perekonomian merupakan penyebab timbulnya krisis ekonomi yang

menimpa negara-negara ASEAN. Praktik-praktik corporate governance

yang kurang baik ditandai dari ciri-ciri dewan direksi yang tidak efektif,

kontrol internal yang lemah, audit yang buruk, kurangnya disclosure yang

seimbang serta kurangnya penegakan hukum. Sebaiknya budaya Good

Corporate Governance memang harus dimasyarakatkan. Praktik – praktik

perusahaan yang tercela sering berkaitan dengan masalah korupsi, kolusi,

dan nepotisme (KKN). Salah satu contohnya pada kasus bank bali yang

tidak jelas penyelesaian masalahnya. Sementara itu banyak pengusaha atau

direksi yang belum memahami dan sengaja melanggar prinsip – prinsip

corporate governance. Salah satu penyebab krisis di asia adalah runtuhnya

perekonomian indonesia yang disebabkan oleh tidak adanya good corporate

(16)

2

Corporate governance yang dikemukakan oleh OECD

(Organization for economic cooperation and development) dalam Solihin

(2010) corporate governance merupakan suatu sistem untuk mengarahkan

dan mengendalikan perusahaan. struktur corporate governance menetapkan

distribusi hak dan kewajiban di antara berbagai pihak yang terlibat dalam

suatu korporasi seperti dewan direksi, para manajer, para pemegang saham,

dan pemangku kepentingan lainnya. Secara konseptual, akuntansi CSR

dapat diartikan sebagai berikut : “suatu proses pengukuran, pencatatan,

pelaporan, dan pengungkapan informasi terkait dampak sosial dan

lingkungan dari tindakan-tindakan ekonomi perusahaan terhadap

kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat atau yang menjadi

stakeholder perusahaan. ”Dua dimensi utama dalam akuntansi csr. Pertama,

melaporkan dan mengungkapkan costs dan benefits dari aktivitas ekonomi

perusahaan yang secara langsung berdampak terhadap profitabilitas

bottom-line (laba). Kedua, melaporkan costs dan benefits dari aktifitas ekonomi

perusahaan yang berdampak langsung terhadap individu, masyarakat, dan

lingkungan (Lako 2011).

Beberapa penelitian yang menguji pengaruh dan hubungan dari

kedua hal antara good corporate governance dan corporate social

responsiility. Salah satunya dilakukan oleh Hariyanti (2015) yang meneliti

perusahaan manufaktur yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia

berdasarkan Indonesian Capital Market Directory (ICMD) selama tahun

(17)

3

mengambil tiga karakteristik dari corporate governance yaitu, komposisi

dewan direktur independen, kepemilikan institusional dan komite audit,

yang diuji hubungannya dengan pengungkapan corporate social

responsibility. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa komposisi dewan

direktur independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap

pengungkapan Corporate Social Responsibility. kepemilikan institusional

berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan Corporate

Social Responsibility. komite audit berpengaruh negatif dan tidak signifikan

terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Peneliti

selanjutnya dilakukan oleh Mujiyati (2014) yang meneliti pada industri

perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia sebagai objek

penelitiannya. Dalam penelitiannya peneliti mengambil empat karakteristik

dari corporate governance yaitu ukuran dewan komisaris, ukuran komite

audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusi yang diuji

hubungannya dengan praktek pelaporan csr. Hasil penelitiannya

menunjukkan bahwa variabel ukuran dewan komisaris, ukuran komite

audit, dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan untuk

mengungkapkan praktik pelaporan CSR di industry perbankan Indonesia.

Sedangkan variabel kepemilikan institusional berpengaruh signifikan untuk

mengungkapkan praktik pelaporan CSR di industry perbankan Indonesia.

Kemudian peneliti selanjutnya dilakukan oleh Cahyaningsih (2011) yang

meneliti pada 52 perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia selama

(18)

4

mekanisme corporate governance yaitu variabel dewan komisaris

independen, kepemilikan institusional, leverage, price-to-book value, serta

size yang diuji hubungannya dengan pengungkapan tanggung jawab sosial.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa secara simultan variabel dewan

komisaris independen, kepemilikan institusional, leverage, price-to-book

value, serta size berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung

jawab sosial. Berdasarkan pengujian secara parsial menunjukkan hasil

bahwa dewan komisaris independen dan leverage berpengaruh negatif tidak

signifikan serta kepemilikan institusional dan size berpengaruh positif tidak

signifikan, sedangkan price-to-book-value berpengaruh positif signifikan

terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial.

Penelitian ini melakukan objek penelitian pada perusahaan BUMN

yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2013-2014. Penelitian ini

berusaha menyelidiki adanya pengaruh dari variabel corporate governance

seperti ukuran dewan komisaris, komisaris independen, ukuran komite

audit, kepemilikan saham publik, dan kepemilikan asing terhadap

(19)

5

B. Rumusan masalah

1. Apakah ukuran dewan komisaris berpengaruh terhadap pengungkapan

corporate social responsibility ?

2. Apakah komisaris independen berpengaruh terhadap pengungkapan

corporate social responsibility ?

3. Apakah ukuran komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan

corporate social responsibility ?

4. Apakah kepemilikan saham publik berpengaruh terhadap pengungkapan

corporate social responsibility ?

5. Apakah kepemilikan asing berpengaruh terhadap pengungkapan

corporate social responsibility ?

C. Batasan Masalah

Penelitian ini hanya membahas tentang pengaruh dari karakteristik good

corporate governance seperti ukuran dewan komisaris, komisaris independen,

ukuran komite audit, kepemilikan saham publik, dan kepemilikan asing terhadap

pengungkapan corporate social responsibility.

D. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik corporate governance

yang terdiri dari ukuran dewan komisaris, komisaris independen, ukuran komite

audit, kepemilikan saham publik, dan kepemilikan asing terhadap pengungkapan

(20)

6

E. Manfaat Penelitian

Manfaat Teoritis :

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan

teori di bidang akuntansi yang digunakan dalam menganalisis pengaruh

karakteristik GCG terhadap pengungkapan CSR. Terutama teori yang dapat

menjelaskan karakteristik good corporate governance dan corporate social

responsibility.

Manfaat Praktis :

Bagi akademisi, Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...