Jurnal Tekno lnsentif Kopwil4, Volume 6, No. 2, oktober 2012 I55N:1907-4964, halaman
9
s.d. 17PENGEMBANGAI\ INKI]]BATOR
BAYI
DAN SISTEM PEMANTAUAN
REMOTE
Oleh:
Abstrak
-
Salah satu hal penting yang harus mendapatkan perhatian pada kasus buy, yung lahir prematur adalah kondisi lingkungan yang selain bersih, suplai oksigen yang cukup dan bersih, serta tempsratff ruang yang kondusif agar tetap qyaman dan aman. Untuk mengkodisikan temperatur lingkungan bayi prematur agar berada pada rentang temperatur yang dipersyaratkan maka umumnya digunakan Inkubator Bayi. Untuk membuat lingkungan yang nyiunan bagi bayi prematur, maka temperaturdi
dalam inkubator disesuaikan secara perlahan, misalrya temperatw awaldi
lingkungan sekitar adalah 30-31oC, maka inkubator tersebut diafirr temperatumya menjadi 33-34"C. Panas pada inkubatorini
berasal dari heater yang diletakkan di bawah inkubator, yang kemudian dialirkanke
atas menggunakanfan.
Temperawtdi
dalam inkubator tersebut akan tetap bertahan sesuai dengan setting awal karena proses peilganlralmya bekerja secara otomatis. Pada penelitian ini ditakukan pengembangan desain berupa penambahan pemantauan kelembaban ruang iflkubator bayi, juga dilengkapi dengan pengindraan saat bayi kencing. Selain itu yang lebih penting dalam pengembanganini
adalah adanya penambahan pemantauan inkubaiorbayi
menggunakan media transmiii ni,ttabel untuk dapat seoala kontinyu dipantau oleh perawat/petugas kesehatan yang berada padaflraflg yang
berbeda dengan ruang penempatan inkubator. Metodeyang
digunakan adalah meiode perancangan dan implementasi. Perancangall dan pembuatan alat dapat direalisasikan yang dibulctikan dari hasil pengujian alat,di
mana tempsratur dan kelembaban udara pada inkubator tersebut dapai dipantau sacararemore
modern radio frekuensi YS-1O20UB melalui media trausmisi nirkabel, dan ditampitkan padaLCD karaker
l6x2
dan
sebua/nbwzer
sebagai indikator suara yang memberi tahu perawitlpetogas kesehatanjika
bayi tersebut kencing. Pengujian jarak jangkau pemancar bisa mencapai sekitar 4OO m, ymg berarti dapat disimpulkan bahwa alatini
dengan jarak jangfuau sinyal rzdio 400 m sudah jauh dari cukup, karena jarak antara ruang perawat dengan ruang inlorbator bay, yaog lazim diterapkan pada rumah sakit/puskesmas kurang dari 100 m.Kata Kunci:
inkubator bayi, temperatur, pemantauan retnoteAbstrAct
- One important thing to get attention to the case of babies born prematurely is a net addition to environrnental conditions, adequate oxigm supply and clean, room temperature which is alsa canducive to a comfortable and saJe. To condition the ambient ternperoture ofpremature infants that are at the required temperature range is generally used Infant Incubator. To creale a comfofiable environmentfttr prernature babies, tlten the ternperature inside the incubator adjusted slowly,For
example, theifiitial
temperatu/e in the aeigltbarlraod is3A-3fC,
the incsbator'revtpevstare $ss set to be 33-34'C. Tke hea! comesJiorfi the incubalor heater placed under the ineubator, which then flowed inta the use offan. The temperalure inside the tnanbatorwill
remain according to tlte initial setting.for the process af seUing it works automatical$t.In
this research the design development oJ'additional monitoring of inJ'ant incubators hunidity charnber, also equipped with sensing when the bafu urinate.
In
additionit
is rrure important in this development is the addition oJ"a
baby incubator monitoring usinga
wireless transmission medium.to
be
continuousfit monitored by a nurse/
health worker who is in adffirent
room with incubator placement space. Design and manufaclure of tools can be realized as evidenced from the results af testing tools, where te*rpelature and humidity in the incabator ean be monitored remotely using a radio frequency modem YS'1020U8 via wireless tyansrnission *tedia, a*d di.splayei an al6x2
characte,' LCD and a buwer ssund indicatars*ho
told the nurse/
health worker iJ' the baby is urinating. Testing range oJ'the transnitter can reach about 4001.
Pendahuluan
Salah satu kesulitanlkelepotan
bagi
para petugas kesehatan atau perawat yang berada jauh atau tidak berada dalam ruang yang sama dengan inkubatorbayi
di
saat melakukan pemantauall kondisi ruang inkubatorbayi
adalah keharusanbolak
balik dari
ruaugansentral
ke
ruang perarratan/inkubator bayi.Untuk itulah
maka
dilakukan penelitiatrlanjutan berupa
pengembangan prototipe inkubatorbal
denganjudul
'?engembanganInkubator
Bayi dan
Sistem
Pemantauan Remote." Dengan pengembanganini
diharapkan dapat lebih memudahkan para petugas kesehatanatau
perawat dalam
melakukan pemaxtauansscar
remoteinkubator
bayi
melalui
ruang koutrol/ruang sentral perawat/petugas kesehatan. Pemantauandilakukan
menggunakan media transmisi nirkabel.Alat
tersebut dikernbangkan dari desain sebelumnya yang telah dimuat pada Prosiding Teknoksentif
2006 Kopertis Wilayah4.
Tujuan
penelitianini
adalah melakukan perancangan dau mengimplomentasikan sisteminkubator
bayi
yang
dapat dipantau
socara remote melalui media transmisi nirkabel. Hasil tancangan yang dihatapkan adalah menghasilkan desain prototipe inkubator bayi dan pemantauan secara drkabel.2.
Dasar
Teori
dnn Rancangan Sistem
2.1. Inkubator Bayi
Dalam prose$
persalinan"
bayi
yang dilahirkau dengan bobot yang rendah disebut denganbayi
prematur.Ketika
masih
dalam kandungan,bayi
prematurhidup
dalam perut ibunya dengan temperaturyaog
sama dengan ternperahr tubuh ibunya {36-37"C).Ketika baru
dilahirkan,
bay
prematurbelum
dapat
menyesuaikandiri
terhadap ternperatur di luar linglungan perut ibunya. Oleh sebabitu bayi
prematur harus dibantu untuk menyesuaikandiri
terhadap liogkungannya yang baru dengan meletakkannya ke dalam inkubator. Inkubatorbayi
menururkan temperafiu secara perlahan sehingga dapat membuatbayi
mera.Eanyaman.
Bayi prernatur ndalah fuayi lahir hidup yang
dilahirkan sebelum
3T
minggu,
sehinggapanjang, berat, sistem
petnafasan,
sistemsirkulasi,
dan
lain
sebagainyamasih
kurang sempuma seperti layaknya bayi nomal, sehingga$smua perawatan harus dilakukan terhadap bayi
di
dalam inkubator. Inkubatorbayi
merupakansebuah
kotak
yang
dirancang
unhrk mempertahankantemperatw internal
yang konstan dengan menggunakantermostat.
Bayi prematur rnernpunyai kesulitan mempertahankan temperafir tubuh yang tetap dan mudah terjadi perubahan.Untuk membuat lingkungan yang nyamall
bagi
bal
prsmaflr,
suhudi
dalam
inkubatordiatur
secara perlahan.Misalnya,
temperatur awal di lingkungan sekitar adalah 30-3loC, maka inkubator tersebut diatur temperatumya meqjadi 33-34'C.2.2. Ranmngau $istem
Peranoangan
merupakan
tahap
yang terpentingdari
keseluruhan proses pernbuatanalat.
Perancangansistem inkubator
bayi itli
terbagi dalamtiga
hagianyaifa
porancargar modul sensor temporatur dan kelembaban, modul sensor basah, sertamodul
penerima, seporti terlihat pada Gambar 2.,Diagram blok sistem, Gambar
2.
ini
dapatdijelaskan,
serta
penempatrm komponennya sebagai berikut:a. Milrokontroler
(transmitter)
betfirngsi sebagai pengontrol ADC, masukan set point temperaturatas,
temperaturbawah
dari keypatl, dan juga berfirngsi sebagai p€rantara dalam pengiriman datayang diambil
dariADC
menuju YS-1020U8, serta
sebagai pengontrol relay pemwas dan kipas.b.
Empat sensor LM35DZ berfungsi mengubah besaran tempetatur menjadi besaran listrik, yang nantinya hasil rata-ratadari
LM35DZakan
ditampilkanke
LCD
pengirim
dan penerima.c.
SensorSHTll
berfirngsi mengubah besaran kelembaban menjadi besaranlistrik
dandi
tampilkan ke LCD pengirim dao penerima.
d.
Dua
b:uahRelay
masing-masing berfungsisebagai
media
pengantarpanas
kedalam inlarbator, dan pembuang panasdari
dalam inkubatcrr.e.
Keypad berfimgsi sebagai masukan set pointtemperatur
atas
dan
temperatur
bawah inkubator, serta sebagai sistem peugaman inkubator.f.
Buzzer berfimgsi
ssbagaiindikator
suara ketika bayi buang air.YS-t020UB
bertungsipemancar
(transmitter)(receiver)
data
melalui berfrekuensi tinggi.sebagai
moduldan
penerima gelombang radio11
Mikrokontroler
(receive)
berfungsi sebagai perantara antara data yang diterima dariYS-I020UB untuk ditampilkan hasilnya ke LCD.
\/
[image:3.598.107.506.58.728.2]lffi
ir
Gambar 2. Diagram blok sistem
$r&ti8w:
*t,$q4l
$Ar(rsffi
*flxififfil
s*daip6{t lrJ{d,84*
ntdt**6*
rA?{r|lg'Ct}
,*ffiJ
lEr&Iil
H*
il83
sb{ $E' rtdGEts4
rffi{f}ffi#
,$*
*!*
',{r
qfip
4l&
[image:3.598.146.484.426.707.2]Mikrokontroler
ATmega8535Blok mikrokontroler ATmega8535, Gambar
3.,
berfungsi
sebagaialat untuk
memproses masukan yang berasal dali sensor SHT I I , sensorLM3lDZ
serta dari keypad untuk masukan nilai setpoint
suhu atasdan suhu
bawah. Selain sebagai alat proses, mikrokonunler tersebut juga pengontrolrelay
dan displayyang
digunakan sebagai keluaran informasi dari perubahan suhu didalam inkubator yang nantinya akan dikirim ke mikrokontroler penerima. Berikutini
rangkaiandari
blok
sistem minimum
mikrokontroler ATmega8535.ADC
inter:nal ATmega8535
berflmgsisebagai peagkonversi
oulput
sensor LM35DZdari
analogke
digital,
dalam
alat
ini
ADCbekeria
dalam modesingle
convet'tion yailiu pengguna ha:us mengaklifkan setiapkali
ADC akan mulai konversi.Sensor Temperatur
LM35DZ
Sensor
LM35DZ
ini
bekerja berdasarkail perubahan tegangan atau atus dengan sensitivitas yang sangatbaik.
IC
ini
mempunyai finieritas yang baik terhadap perubahan suhu. Kemampuanuntuk
mengkonversisuhu
terhadap tegangan dengan keluarair 10 mV/lOC.Dalam sistem
ini,
menggunakan4
sensorLM35DZ.
Penggunaanpin
Yout
pada
kakiLM3lDZ,
dihubungkan dengarr PortA.0-PortA.3 [image:4.598.309.495.85.186.2]pada Mikrokontroler,
pin +Vs
dihubungkan dengarr+5
VDC,
daapia
GND
dihubungka* denganground.
Pada Garnbar4.
ditunjukkan skematik LM35DZ.Gambar 4. Skematik sensor LM35DZ.
.lensar Kelembaban SHTI 1
Sensor
SHTII
digunakan untuk membacanilai
kelembabandi
dalam inkubator. Keluaran dari SHT11 sudah berupa sinyal digital sehinggauntuk
mengaksesnya diperlukan pemrogramandan
tidak
diperlukan pengkondisisinyal
atau ADC.Penggunaan
pin
SHT1 1 pada inkubator ini, Gambar 5., ialahpin
Data SHT1I
dihuburgkanke
pofi
PD.5
mikrokontroler,
piz
Clock dihubungkanke port
PD.4 miktokontroler,pin
Vcc
dihubungkanke +5
VDC,
danpin
GND dilrubungkan pada gro u n d.Gambar 5. Skernatik sensor SHTI
I
Sensor Brsah
Rangkaian sensor basah
terdki
dari probe elektroda, dan transistor 2N3904(NPN)
yang bekerjaaktif
high
'l'.
sensor basahprule
eleklroda dibagi dua bagian, salah satu proDe dihubugkan denganVcc
5 Yalt
darL prtsbeberikutnya
dihubungkanke
basis
transistor, kemudiankaki
emiter dihubungkan ke ground, sedangkankaki
kolektor
dihubungkan dengan kaki buzzer (-) dan kaki buzzer (+1 tlihubungkan dengan tegangan 12V.
Fungsi dari sensor basah adalahketika
bayi yang
beradadi
dalaminkubator
tersebut
buang
air
maka
akan mengenai kedua probe electroda yang disimpan [image:4.598.309.493.225.551.2] [image:4.598.122.253.457.549.2]di
bawah bayidar
menghasilkan suara melalui huzzer.Gambar 6. Rangkaian indikator buzzer. Hubungan sensor basah pada sistem ini sebagai tanda ketika bayi buang
air
kecil yang akan memberikan informasi kepada perawat. RelayPengkondisian
hidup
matinya
relayditentukan dengan besarnya
nilai
suhu aLas dan suhu bawah diinkubator yangdi-input
melalui keypad.Bila nilai
suhu dalam ir:kubator lebih besar atau lebihkecil
dari batas pengaturan selpoint
temperaturmaka
relay
akanmati
atau hidup.Fungsi
relay
pada inkubatorini
sebagai saklar otomatis pemanas dan pendingin. AdapunI I
I
**t6r
ri
:^
w^
hubungan relay pada alat ini untuk mengaktifkan heater dan kipas agar suhu inkubator tetap stabil. Relay yang digunakan pada alat
ini
sebanyak 3 [image:5.598.112.305.95.251.2] [image:5.598.328.529.216.357.2] [image:5.598.147.259.322.437.2]buah dan bekerja pada tegangan 5 Volt. Pin PD.7 digunakan untuk menggeral<kat driver relay.
Gambar 7. Driver urittk heater Rangkaian driver kipas sirkulasi dan kipas
buarg
sama dengan Gambar8.,
hanya saja melaluiport
PD.6 untuk kipas
sirkulasi, dan PD.3 untuk kipas buang.Cambar 8. Skematik Modern YS-1020U8 Radio Frekuensi YS-l020UB
Modem radio
ini
berfungsi untuk mengirimdan
menerima
data
digital
secara nirkabeldengan jarak
relatifjauh, yaifu
rentang jar-ak antata 100-800 meter Modemradio
fi'ekuensi yang digunakan dalam desain ini adalah tipeYS-1020U8.
Modemini
terdiri
dui
transtnitter sekaligus receiver untuk komunikasi data serialmultikanal nirkabel
yang
mendukung device TTL, RS232, dan RS485.Finr-fitur
modem YS-1020u8 antata lain:-
Frekuensi pembawa: 43945A1868M112.-
Antarmuka: RS232/RS485/TTL.'
Jumlahkanal: 8 kanal.-
B audrate:1200/240014800/9600/1 9200/38400 bps.-
Proses pergiriman data takterlihar.-
Modulasi:
Gausian
Frequency
ShiJt KeyinglGFSK-
Half
duplex:
wak[u
pergantian
antara mengilim dan menerima yaitu 10rrs.-
Konsunrsi dayarendah.-
Rendah BER (Bit error Rate).13
Sedangkn pin 4 dan 5 adalah pin Rx dan Tx
yang
dihu[ungkan
ke
PD.0
dan
PD.l
mikrokontroler. Keypad
Hubungan keypad dalam perancangan alat
ini
sebagaiinput
ke
mikrokontroler
yang berfungsi untuk memasukkan suanr besaran nilai yang dinginkan dan sebagai input nllai set poitt
dan
masukanpassword.
selain
ifu
dapa[ memerintahkansuatu aplikasi
agar
dapat diproses. Keypadini
dihubungkan keporl
PBO sampai PB6 milo'r:ksrrtroler ATmega8535.Gambar 9. Skemattk keypad. Tampilan LCD (Liquid Crysral Display)
Pada perancangan
alat
ini
menggunakan(,-CD)
Littuid
Crystal Display
yang
bertipe IHD162A yang merupakan piranti display yang mampu meuampilkan karakter 16 kolom dau 2 baris (16x2).Penggunaan
pin LCD
pada inkubatorini
ialahpin Vss, pin V0, pin RJW,pin DB.0 sampai pinDB3,
pin
A/Vee dihubungkan ke ground. Ptn Vdd danpin
K
dihubungkan ke tegangan DC 5volt.
Pin
Rs
dihubungkan
pada
portC.T mikrokontroler. Pin Enable dihubungkan keport
C.6 mikrokotrtroler. Pin DB.4 sampaipin
DB.1 masing-masingdihubungkan
pada
portC.S sampu port C.2.Pengirim
A 18
/ Tampilkan kB LcD t
/
'sa,
sB:"
/
/
'Temp:"c
Hum:%' /
c
Call Sensr 21
Tampllkah suhu k6 LCD 22
,/
\zs
z'Temp
>=1
\
sA
.,'
Y
30
fekan
o
lnput SUHU Alas lnput SUHU Bawah
Tampllkan ke LCD "Proses Tekan
ff
"Batal Tekan {#f [image:6.598.100.519.55.740.2]Red EEPROM pessutord 1 & 2
15
Fenerima
"Konfuulgel"
"Rx
-LGB
Tatnpllkan I(6LCD
'Teri8qE[ll6:'ry
ti,rroulrily: 9t:
TBrlms Bats 'Chl6frtBr1!
'ehrguhtt?
"S.l$Humidliyf "eh.f HumHityf
YgY+1
T!fiipllkan Ctr $*tul |(a LOD
Tampflkan Chr lturnldltyl ke tCO
Lmpm{ah Ctir Humldrye ka LCD
Pada
alat
ini
digunakan2
buahLCD
l6x2
masing-masiug berfungsi sebagai
display
datasuhu
dan
kelambabandari
mikokonfroler pengirim dan penerima. Adapun hubungan LCD pada sistemini
sebagai media display informasi suhu dan kelemtraban inkubator ke perawat atau dotrter.Diagram
Alir
PengirimRaacangan
algoritrna
perangkat
lunakdiberikan
agar
mudah
menelusuri
ataumelakukan
coding.
Pada
Gambar
IL
diturjulCcan fi,ficarrgarr diagram
alir
pada sisi pengirim.Diagram
AIir
PenerimaPada Gambar 12. dinrnjukkan diagram alir di sisi penerima.
3
Hasil
dan Pembahasan
Pada bagian
ini
dibahas tealisasi dan hasil pengqjiau sistern- Realisasi sistem dilakukan dengan menggabungkan semua sub-modul hasil rancangan yang telah dibahasdi
atas. Pengujian dilalcukan berdasarkan prosedur baku, misalnyadilah*an
uji-coba
terhadap sub-modul. Baru sstclah semuaflrb-modd
sudah sesuai dengan yang diharapkan maka dilakukanlah interkoneksi antara sub-modul lainnya yang pada akhimya akan membentuk sistem yang lengkap.3.1
PengukuranTemperaturPada
Tabel
I
ditunjukkan beberapa hasil pengukuran $ensor temperatur LM3 5DZ.Dari
Tabelt
hasil pengukuran temperahr diperoleh nilai pengukuran yang cukupbaik. Alat pembanding yang digunakan adalah termometer air taksa. Pengujianini
menunjukkan temperatur dalam inkubator dapat terukur.3.2
Pengukuran KelembabanSensor
SHT
II
mempunyai keluaran data digital dan dikirimkan secara serial. Pada Tabel2.
ditunjukkan
beberapahasil
pengukuran kelembabanSHTII
yang dibandingkan dengan alat pembanding pengukur kelembabw digital.Tabel SHT1l
Pengujian
ini
memrnjukkan kelembaban dalam inkubator dapat terukur.3.3
PengujianTransmisiTemperatur (Outdoor)Dari
data-dalaTahel
3.
menunjukkan bahwa saat modem radio frekuensi YS-1020U8diuji
di ruang terbuka dan dalamjarak lebih 500 metsr, maka data yaug diterimaerror
dan.lidak
manerima data sama sekali.
Hal
itu
disebabkan karena pelemahan sinyal. Jangkauanini
sudah cukup dalampeaerapan.3.4
PenguJian
Transmisi
Temperatur (Indoor)Modem
radio
frekuensi
YS-1020U8 merupakanalat
yang berflrugsi mengirim dan menerima data digital. Berikut adalah tabel hasil pengujian pengiriman dan penerimaan data di numgan tertutup dari modem radio ftekuensi YS-1020I"18 ke LCD penerima.2. I{asi SIIT TI
/lrm
PFMNANNIN(]ALATUI{UR55% 55%
53 o/o 52Y"
50%
5t%
41% 46%
44 o/" 43 o/a
39% 38%
35 o/" 34 o/o
Tabel 3. Transmisi Data T
JARAI( PENGIRIM PENERIMA ItrTERANGAN +100 25"C 25"C Data Received + 200 25"C 25"C Data Received + 300 28'C 28"C Data Received + 400 29"C 29"C Data Received
+ 500 28'C 28'C Data Received
t
600 27"C TI Error+ 700 280C Data Lost
+ 800 25"C Data Lost
ahel 1. Hasil Pengukuran Output
Sensor LM3SDZ
("c)
AIat
Ukur
Pembanding TermometerAir
Rakra [image:8.598.90.286.476.631.2]Tabel 4. Transmisi )ata T
JAR,{K PENGIRIM PENERIMA KETERANGAI\
+100
26r
26r,
Data Received+ 200
24c
24"c Data Received+ 300
24c
24oc Data Received+ 400 25"c 25"c Data Received
+ 500 28oc"
s
Ervar+ 600 27"c Data Lost
+ 700
28'c
Data Lost+ 800 25"c Data Lost
Dari da&
hasil
pengujian
di
atas menunjukanbahwa
ruodemradio
frekuensiYS-l020UB
dapat menerima data dengan baik di ruang tefiutup yaitu padajarak
t
100-
400 meter. Padajarak
*
500 meter datayang diterimaerror (tidak
sesuai dengan data yang
dikirim),
dan padajarak
t600-800
meter
tidak
ada
datayang
diterima. Dikarenakan pelemahan sinyal dan zor'se.4. Kesimpulan
Tujuan
atau harapanyang
dikemukan pada pendahuluan dapat tercapaiyaitu
dengan berhasil melakukan rancangbangun inkubator
bayi
dandapat melakukan
pemantuan
s€€ara
nirkabelmelalui
ru,ang perawat/petugas kesehatan yang disimulasikan. Sistemyang
dibanguntelah
dapatbekerja
momantau/mengukur
temperatur
dan kelembaban. Sistem dapat menampilkan data-datatersebut
melalui
LCD
karakter
16rA
s€caranirkabel
dari
ruang inkubator
bayi
ke
ruang pemantau sentral. Jarak pantauan secara remate yang berhasildiukur
palingjauh
*500
m
{outdor)dan
+400 m {indo or). Dengan jarak jangkau sinyalradio
400m
sudahjauh dari
cukup, karenajarak
antara ruang perawat dengan ruang inkubator bayi yang lazim diterapkan pada rumah sakit/puskesmas kurang dari 100 m.5. Daftar
Pustaka
l.
Anonim,
CMO,SENS@Teclmonlogt
SHTll
Module,httpJ/www.sensirion.conc/en/0 1 _humidity_se
nsorsl02_humidity_sensor_sht 1 I
.html
diakses tanggal 10 Juli 201 1.t7
Anonim,
Datasheet
ATmega8535, http://www.atue1.com 2006, diakses 14 Juni 2009.Hafiono,
Jogiyanto.
1999.
Pengenalan Komputer. Yogyakarta:Aldi.
Iswanto, 2008. Design
dan
lruplementasiSistem
Eubed.ded
Milaokontrallev
ATMega8535
dengan Bahasa
Basie. Yogyakartq Gava MediaLamsani
M.
Komunikasi
Data,
Jilid l-9
(Online), Januari-2009
(http:l/b1og.rimbma3'a.na#20 1 1
/03/materi-komunikasidata-dan-komputer.htral, diakses tanggal 10 Januari 2012).
6.
Malvino,
2004.Prinsip-prirxip
Elektronika. Iakafial. Salemba.7. Yusuf
Ismail, 2009.
PengembanganIakubator
Bayi
BerbasiskanATmega 85j5,
(Tugas
Athir)
Universitas
KomputerIndonesia.
6.
Riwayat
Ilidup
Singknt
Ir.
Syahrul,
MT.
lahir
di
Makassar
1963,
menyelesaikanstud:i Sl
di
UniversitasHasanuddin-UNHAS
Makassartahun 1988 pada
bidangElektroteknik, kemudian
tahun1999
menyelesaikan
52
bidangElekfotekrrik
di
Institut
TsknologiBandung{TB
Bandung.Penulis menjadi staf dosen sejak tahrur 1991 dan saat
ini
adalah Pengajar Profesional Bidang Teknik Komputer berdasarkan Sertifikasi yang dikeluarkanoleh
DIKTI
Depdiknas.
Penulis
saat
ini
diperbantukan
pada
Universitas
Komputer lndonesia.Bidang yang ditekuni
adalah TeknikKontrol
Elekhonika-Aplikasi
finbedded
Systeru.Matakuliah
yang diajarkan antwa
lain:
SistemMikroprosesorAdikrokontroler,
AntarmukaKomputer,
Pemrograman
Bahasa
Rakitan, Organisasi&
Arsitektur Komputer.J.
4.
[image:9.598.334.532.75.334.2]