• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh faktor ekspose terhadap kontras resolusi CT Scan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh faktor ekspose terhadap kontras resolusi CT Scan"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Hotromasari Dabukke
  • Pengajar:
    • Drs. Herli Ginting, M.S
    • Martua Damanik, M.Si
    • Dr. Marhaposan Situmorang
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Fisika Medik
  • Topik: Pengaruh Faktor Ekspose Terhadap Kontras Resolusi CT Scan
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2015
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang pentingnya CT Scan dalam bidang kedokteran, terutama dalam mendiagnosa penyakit melalui kualitas citra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor ekspose, seperti tegangan tabung dan arus tabung, terhadap kontras resolusi citra CT Scan. Penelitian ini menekankan bahwa kontras resolusi yang baik sangat penting untuk membedakan jaringan lunak, yang dapat mempengaruhi akurasi diagnosis.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan penggunaan CT Scan dalam diagnosa medis dan pentingnya kualitas citra untuk mendeteksi kelainan seperti tumor dan pendarahan. Penelitian ini berfokus pada faktor ekspose yang mempengaruhi kontras resolusi, yang merupakan kemampuan membedakan antara jaringan lunak. Kualitas citra yang baik sangat penting untuk diagnosis yang akurat.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah menyatakan dua pertanyaan kunci: bagaimana pengaruh faktor ekspose terhadap jaringan lunak dalam kontras resolusi citra CT Scan, dan bagaimana hasil pengukuran kontras resolusi menggunakan densitometer. Pertanyaan ini menjadi fokus dalam penelitian untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara faktor-faktor tersebut.

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah ditetapkan untuk memperjelas fokus penelitian, yaitu hanya pada pengaruh faktor ekspose terhadap kontras resolusi citra CT Scan pada jaringan lunak. Ini penting untuk menghindari cakupan yang terlalu luas dan memastikan penelitian tetap terarah.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian adalah untuk menunjukkan perbedaan densitas organ yang sangat kecil dan untuk mengetahui pengaruh faktor ekspose terhadap kontras resolusi CT Scan. Ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi kualitas citra.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman tentang peranan faktor ekspose dalam penggunaan CT Scan dan memberikan pengetahuan tambahan yang berguna bagi praktisi medis dan akademisi di bidang radiologi.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini membahas teori-teori dan prinsip-prinsip yang berkaitan dengan CT Scan, termasuk komponen, prinsip kerja, dan kualitas gambar. Tinjauan pustaka memberikan dasar akademik yang kuat untuk penelitian ini dengan menjelaskan bagaimana berbagai faktor mempengaruhi kualitas citra CT Scan.

2.1 CT Scan

CT Scan adalah modalitas pencitraan diagnostik yang menggunakan sinar-X untuk menghasilkan citra penampang tubuh. Sejak penemuan awalnya, CT Scan telah berkembang pesat dan menjadi alat penting dalam mendiagnosa berbagai kondisi medis. Kualitas gambar sangat dipengaruhi oleh kontras resolusi, yang penting untuk membedakan jaringan lunak.

2.2 Komponen CT Scan

Komponen utama dalam CT Scan meliputi table, gantry, tabung sinar-X, collimator, detektor, dan komputer. Setiap komponen memiliki fungsi spesifik yang berkontribusi terhadap proses pencitraan. Misalnya, collimator mengontrol luas lapangan penyinaran, sementara detektor mengubah sinar-X menjadi sinyal listrik.

2.3 Prinsip Kerja CT Scan

Prinsip kerja CT Scan melibatkan penggunaan sinar-X yang menembus tubuh dan diterima oleh detektor. Proses ini menghasilkan citra berdasarkan perbedaan kepadatan jaringan. Gambar yang dihasilkan memiliki resolusi tinggi dan dapat memberikan informasi detail tentang struktur internal tubuh.

2.4 Kualitas Gambar Pada CT Scan

Kualitas gambar CT Scan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk spasial resolusi, kontras resolusi, dan noise. Kontras resolusi adalah kemampuan untuk membedakan objek dengan perbedaan densitas kecil, yang sangat penting dalam mendiagnosa kondisi medis.

2.5 Proses Pembentukan Gambar pada CT Scan

Proses pembentukan gambar terdiri dari akuisisi data, rekonstruksi citra, dan tampilan gambar. Setiap tahap memiliki peran penting dalam menghasilkan citra akhir yang berkualitas tinggi. Data yang diperoleh dari detektor diolah untuk menghasilkan gambar yang dapat dianalisis oleh dokter.

2.6 Densitas

Densitas adalah ukuran kerapatan suatu zat yang mempengaruhi bagaimana sinar-X berinteraksi dengan jaringan. Dalam CT Scan, densitas jaringan yang berbeda menghasilkan kontras yang bervariasi dalam gambar, yang penting untuk diagnosis akurat.

2.7 CT Number

CT Number adalah ukuran yang menggambarkan kepadatan relatif jaringan yang diukur dalam Hounsfield Units (HU). Nilai ini membantu dalam membedakan berbagai jenis jaringan dalam gambar CT Scan, dengan air sebagai referensi pada 0 HU.

2.8 Parameter pada CT Scan

Beberapa parameter penting dalam CT Scan termasuk slice thickness, faktor ekspose, dan field of view (FOV). Parameter ini mempengaruhi kualitas gambar dan harus diatur dengan cermat untuk mendapatkan hasil yang optimal.

2.9 Faktor Ekspose

Faktor ekspose mencakup tegangan tabung, arus tabung, dan waktu, yang semuanya berpengaruh terhadap kualitas citra. Penelitian ini berfokus pada bagaimana variasi dalam faktor-faktor ini dapat mempengaruhi kontras resolusi citra CT Scan.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian mencakup lokasi, alat dan bahan, serta prosedur yang digunakan untuk mengukur densitas citra CT Scan. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Pirngadi Medan dengan menggunakan peralatan CT Scan modern dan densitometer untuk analisis data.

3.1 Tempat Penelitian

Penelitian dilakukan di Radiologi Diagnostik Rumah Sakit Pirngadi Medan dan BPFK Medan. Lokasi ini dipilih karena memiliki fasilitas CT Scan yang lengkap dan memungkinkan pengambilan data yang akurat.

3.2 Alat Dan Bahan Penelitian

Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi CT-Scan 64 slice, monitor CT Scan, dry film CT-Scan, iluminator, dan densitometer. Setiap alat memiliki fungsi spesifik dalam proses pengukuran dan analisis citra.

3.3 Prosedur Pengukuran Densitometer Film CT Scan

Prosedur pengukuran melibatkan penggunaan densitometer untuk mengukur nilai densitas dari citra CT Scan yang dihasilkan. Pengukuran ini penting untuk menentukan kualitas citra dan kontras resolusi yang dicapai.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam tegangan dan arus tabung mempengaruhi kontras resolusi citra CT Scan. Diskusi mendalam tentang hasil ini penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dan mempengaruhi diagnosis.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya faktor ekspose dalam menentukan kontras resolusi citra CT Scan. Saran untuk penelitian lebih lanjut diberikan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang parameter lain yang dapat mempengaruhi kualitas citra.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan menegaskan bahwa faktor ekspose, seperti tegangan tabung dan arus tabung, memiliki pengaruh signifikan terhadap kontras resolusi citra CT Scan. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam penggunaan CT Scan untuk diagnosis.

5.2 Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya termasuk eksplorasi lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas citra, serta rekomendasi untuk praktik klinis dalam penggunaan CT Scan.

Referensi Dokumen

  • Computed Tomography ( Bushong, C, Stewart )
  • The Essential Phisics of Medical Imaging ( Bushberg, J. T. )

Gambar

Gambar 2.4. Proses Pembentukan Citra
Gambar 2.5. Efek transmisi sinar-X pada dua bahan yang berbeda
Gambar 2.6. Grafik variasi nilai koefisien attenuasi linier (μ) dari tulang, otot dan
Tabel 2.2. Nilai CT Pada Jaringan Yang Berbeda Penampakannya Pada
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada citra lung window dapat memperlihatkan paru – paru yang mempunyai nilai CT number yang negatif.WW dan WL dalam citra CT-Scan diatur pada TV monitor dengan

Penelitian ini terdiri dari dua analisis, yaitu analisis untuk mengetahui pengaruh variasi tiga parameter scan yaitu tegangan tabung, arus-waktu

Telah dilakukan suatu penelitian tentang analisis pengaruh slice thickness terhadap citra CT Scan dengan kasus sinus paranasal pengguna gigi palsu implan. Slice thickness yang

artefak yang ada pada citra ct scan Sinus Paranasal pengguna gigi

Perumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah menguji pengaruh perubahan faktor eksposi (tegangan, arus dan waktu) pada nilai CT Number dengan

Dari grafik pada gambar IV.5, nilai CTDIvol mengalami kenaikan secara linier seiring dengan kenaikan tegangan tabung sinar-X, semakin tinggi pemilihan tegangan

PENGARUH WINDOW LEVEL DAN WINDOW WIDTH PADA LUNG WINDOW DAN MEDIASTINUM WINDOW TERHADAP KUALITAS1. CITRA CT- SCAN

a b Gambar 3 Perbandingan keluaran CTDIvol dan dosis serap dari TLD-100 pada a Tegangan 120 kV b Tegangan 100 kV Gambar 4 Hubungan antara arus waktu dengan dan dosis efektif organ