• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan ajar sekolah minggu: Ester menyelamatkan Israel

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan ajar sekolah minggu: Ester menyelamatkan Israel"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

Ester menyelamatkan Israel

Oleh Victor Christianto,1 email: [email protected]

Bahan ajar sekolah minggu: minggu ke 3, 21 sept 2014 Teks: Ester 5:1-9

1. Fokus

Kerapkali perempuan diperlakukan kurang adil dalam masyarakat, bahkan kadang juga di dalam gereja. Dalam tradisi jawa ada pepatah yang mengatakan bahwa perempuan adalah “konco wingking” alias teman di belakang (dapur). Namun dalam kisah Ester ini anak-anak akan belajar bahwa perempuan juga dapat berperan penting dalam menyelamatkan sebuah bangsa yang besar, yaitu umat Israel yang sedang dalam pembuangan.

2. Tujuan

a. Mengajak anak-anak untuk menghargai peran perempuan terutama ibunya dalam keluarga

b. Mengajak anak-anak untuk bernisiatif dan bertindak jika menjumpai masalah ketidakadilan dalam masyarakat

3. Penjelasan bahan:

a. Pada jaman dahulu, raja memiliki kekuasaan yang sangat besar bahkan nyaris tanpa kontrol, sehingga akan sangat berbahaya jika disalahgunakan, misalnya untuk memunahkan suatu bangsa yang tidak bersalah.

b. Sebagai umat Kristen, anak-anak diajak untuk berperan aktif jika terdapat ketidakadilan dalam masyarakat, tentunya dengan melibatkan orangtua dan para guru. Perlu belajar melatih kepekaan dan kepedulian.

4. Bahan untuk kelas besar (4-6 SD) dan kelas tengah (1-3 sd)

a. Bacalah teks Ester 5:1-9 secara bergantian

b. Pendahuluan: tanyakan kepada anak-anak, apa sikap mereka jika

mendengar berita tentang anak-anak di pedalaman Papua yang tidak dapat bersekolah karena tidak ada guru? Ajaklah anak-anak untuk

mendiskusikan jawaban-jawaban yang diberikan.

c. Ilustrasi: seorang guru perempuan menyediakan diri untuk dikirim mengajar di salah satu sekolah dasar di Papua. Sebelumnya ia

mempersiapkan diri dengan baik termasuk mencari gereja sponsor untuk membiayai perjalanan ke lokasi sekolah.

d. Mordekhai berusaha membujuk Ester agar mau berbuat sesuatu untuk mencegah pembantaian orang Yahudi di seluruh kerajaan. Meskipun awalnya Ester enggan, namun kemudian ia mau bertindak dengan cara menghadap raja, sekalipun itu berresiko hukuman mati. Sebelum ia

1

(2)

2

menghadap raja, Ester minta semua orang Yahudi untuk berpuasa dan mendoakan dia.

e. Pelajaran dari teks:

i. Adik-adik mesti belajar memiliki hati yang penuh dengan belaskasihan dan kepedulian terhadap ketidakadilan dalam masyarakat. Dalam ayat Mat. 9:13; 12:7 Yesus menyampaikan tafsiranNya terhadap Kitab Suci: “Yang Kukehendaki adalah belaskasihan dan bukan persembahan.” Jadi seandainya adik-adik sedang berangkat ke sekolah minggu, lalu di tengah jalan

menjumpai orang miskin. Dalam kantong ada uang 10rb rupiah yang rencananya untuk persembahan, maka mana yang lebih baik: memberikan semuanya untuk persembahan atau memberikannya kepada orang miskin tersebut?

ii. Setelah memiliki kepedulian, maka langkah selanjutnya adalah KriLangKun menurut Prof. Yohanes Surya. Kri artinya dalam kondisi kritis pasti ada jalan keluar. Lang artinya mulai melangkah. Kun artinya terus melangkah dengan tekun sampai Tuhan

membuka jalan keluar. Jika kita terus maju bersama Tuhan, maka akhirnya alam semesta akan mendukung tercapainya tujuan kita (itulah yang disebut Mestakung).

iii. Demikian juga dengan Ester, setelah ia membulatkan tekadnya, ia berpuasa beberapa hari, lalu mulai melangkah. Akhirnya raja (alam semesta) mendukung rencananya. Perlu dicatat bahwa pada jaman dahulu perempuan kerap tidak diperhitungkan, tapi Ester dengan cerdik dapat menyelamatkan sebuah bangsa yang besar.

f. Penerapan:

i. Hendaknya adik-adik belajar menghargai dan berterimakasih kepada ibu dan guru-guru perempuan termasuk para guru sekolah minggu yang telah mendidik dengan sabar.

ii. Hendaknya anak-anak laki belajar memperlakukan teman-teman dan saudara perempuan dengan sopan

iii. Hendaknya adik-adik belajar untuk memiliki kepekaan, kepedulian dan belaskasihan terhadap ketidakadilan dan penderitaan sesama. iv. Hendaknya kita yakin untuk berjalan dengan iman sampai Tuhan

membukakan jalan keluar.

g. Tutuplah dengan pertanyaan: apakah adik-adik melihat adanya

ketidakadilan di sekolah atau di dekat rumah? Apa yang bisa dilakukan? h. Saran lagu penutup: kutahu Tuhan pasti buka jalan.

5. Bahan untuk kelas kecil (1-5 thn)

a. Tidak perlu membacakan teks Ester 5:1-9

b. Ceritakanlah bagaimana akal Ester untuk menyelamatkan bangsanya. c. Pertanyaan: maukah adik-adik berterimakasih kepada ibu dan para guru? d. Ajak anak-anak menyanyi: kutahu Tuhan pasti buka jalan.

Referensi

Dokumen terkait

Tetapi kenyataannya ada beberapa masalah keterampilan sosial yang ditemukan diantaranya adalah anak kurang percaya diri dalam memberikan argumentasi, anak kurang

4.5 Kelayakan Citra Perempuan dalam Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer sebagai Bahan Ajar Sastra Indonesia di SMA ..... Kisi Pengembangan Ancangan

permukaan suatu daerah tertentu mengenai keadaan sekolah serta hubungannya dengan jumlah anak usia sekolah, perkembangan.. pemukiman penduduk, social ekonomi dan lingkungan

Judul skripsi : Peran Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar Dalam Pendampingan Anak Korban Kekerasan

sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. Menerima,

Berbangsa, dan bernegara. Orang tua dan keluarga berperan penting dalam membentuk perilaku anak sesuai dengan norma agama, anak diajarkan dan ditanamkan nilai- nilai

Melalui pendidikan sosial finansial, diharapkan terjadi penguatan karakter dan kemampuan literasi dasar sejak dini dalam diri tiap generasi atau anak bangsa. Dengan demikian,