• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi Website PT. Manajemen Qolbu Telivisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aplikasi Website PT. Manajemen Qolbu Telivisi"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

(1)

KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk Memenuhi

Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek

Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

ANGGI FITRIANI

10106123

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA |

BANDUNG

(2)
(3)

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN

KATA PENGANTAR ………..….

DAFTAR ISI……….……….

DAFTAR TABEL ………..

DAFTAR GAMBAR………

DAFTAR LAMPIRAN………..

BAB I PENDAHULUAN……….

1.1 Latar Belakang Masalah………..

1.2 Perumusan Masalah………..

1.3 Maksud dan Tujuan………..

1.3.1 Maksud………

1.3.2 Tujuan………

1.4 Batasan Masalah………..

1.5 Metode Peneletian………..

1.5.1 Teknik Pengumpulan Data………. i

iii

iii

xiii

xvi

1

1

1

2

2

2

2

4

(4)

1.5.2 Teknik Pengembangan Sistem………

1.6 Sistematika Penulisan………... BAB II TINJAUAN PUSTAKA...

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek... 2.1.1 Sejarah Instansi... 2.1.2 Logo Instansi... 2.1.3 Badan Hukumn Instansi...

2.1.4 Struktur Organisasi dan Job Description...12

BAB III PEMBAHASAN...

3.1 Jadwal Kerja Praktek...

3.2 Cara / Teknik Kerja Praktek...

3.3 Data Hasil Kerja Praktek...

3.3.1 Analisis Masalah...

3.3.2 Analisis Sistem...

3.3.2.1 Analisis Non Fungsional...

3.3.2.1.1 Analisis Pengguna...

3.3.2.1.2 Analisi Perangkat keras...

(5)

3.3.3 Analisis Fungsional ...

3.3.3.1 Use Case...

3.3.3.1.1 Home...

3.3.3.1.1.1 Skenario...

3.3.3.1.1.2 Dinamika Objek...

3.3.3.1.2 Acara ...

3.3.3.1.2.1 Skenario...

3.3.3.1.2.2 Dinamika Objek ...

3.3.3.1.3 Profile...

3.3.3.1.3.1 Skenario...

3.3.3.1.3.2 Dinamika Objek...

3.3.3.1.4 Berita...

3.3.3.1.4.1 Skenario...

3.3.3.1.4.2 Dinamika Objek...

3.3.3.1.5 Agenda...

3.3.3.1.5.1 Skenario...

3.3.3.1.5.2 Dinamika Objek... 33

34

34

34

35

36

36

37

37

37

38

39

39

40

41

41

(6)

3.3.3.1.6 Pengolahan Data Agenda...

3.3.3.1.6.1 Skenario...

3.3.3.1.6.2 Dinamika Objek...

3.3.3.1.7 Pengolahan Data Berita...

3.3.3.1.7.1 Skenario...

3.3.3.1.7.2 Dinamika Objek...

3.3.3.2 Class Diagram ...

3.3.4 Perancangan Struktur Menu...

3.3.4.1 Struktur Menu Admin...

3.3.4.2 Struktur Menu Utama...

3.3.5 Perancangan Antar Muka...

3.3.5.1 Perancangan Antar Muka Aplikasi...

3.3.5.1.1 Perancangan Antar Muka Halaman Utama (index)...

3.3.5.1.2 Perancangan Antarmuka Halaman Review...

3.3.5.1.3 Perancangan Antarmuka Halaman Jadwal Acara...

3.3.5.1..4 Perancangan Antarmuka Halaman Profil...

3.3.5.1.5 Perancangan Antarmuka Halaman Berita... 43

43

44

45

45

46

47

48

48

49

49

49

50

50

51

51

(7)

3.3.5.1.6 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Politik...

3.3.5.1.7 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Ekonomi...

3.3.5.1.8 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Olahraga...

3.3.5.1.9 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Nasional...

3.3.5.1.10 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Lingkungan....

3.3.5.1.11 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Seni Hiburan...

3.3.5.1.12 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Teknologi...

3.3.5.1.13 Perancangan Antarmuka Halaman Agenda...

3.3.5.1.14 Perancangan Antarmuka Halaman Utama Admin...

3.3.5.1.15 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Agenda...

3.3.5.1.16 Perancangan Antarmuka Halaman Login Admin...

3.3.5.1.17 Perancangan Antarmuka Halaman Tambah Agenda...

3.3.5.1.18 Perancangan Antarmuka Halaman Form Edit Agenda...

3.3.5.1.19 Perancangan Antarmuka Halaman Hapus Agenda...

3.3.5.1.20 Perancangan Antarmuka Halaman Tambah Berita...

3.3.5.1.21 Perancangan Antarmuka Halaman Form Edit Berita...

3.3.5.1.22 Perancangan Antarmuka Halaman Form Hapus Agenda.. 52

53

53

54

54

55

55

56

56

57

57

58

58

59

59

60

(8)

3.3.5.1.23 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Berita...

3.3.5.1.24 Perancangan Antarmuka Halaman Hapus Berita...

3.3.5.1.25 Perancangan Antarmuka Halaman Form Hapus Berita..

3.3.5.1.26 Perancangan Antarmuka Halaman Pesan Otorisasi...

3.3.5.1.27 Perancangan Antarmuka Halaman Penambahan Agenda Gagal...

3.3.5.1.27 Perancangan Antarmuka Halaman Pesan Gagal Login..

3.3.5.1.28 Perancangan Antarmuka Halaman Penambahan Agenda

Berhasil...

3.3.5.1.29 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Agenda Berhasil

3.3.5.1.30 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Agenda Gagal....

3.3.5.1.31 Perancangan Antarmuka Halaman Hapus Agenda Gagal..

3.3.5.1.32 Perancangan Antarmuka Halaman Penambahan Berita Gagal...

3.3.5.1.33 Perancangan Antarmuka Halaman Hapus Agenda

Berhasil...

3.3.5.1.34 Perancangan Antarmuka Halaman Penambahan Berita Berhasil...

61

61

62

62

63

63

64

64

65

65

66

66

(9)

3.3.5.1.35 Perancangan Antarmuka Halaman Pengeditan Berita Berhasil...

3.3.5.1.36 Perancangan Antarmuka Halaman Pengeditan Berita Gagal...

3.3.5.1.37 Perancangan Antarmuka Halaman Penghapusan Berita Gagal...

3.3.5.1.38 Perancangan Antarmuka Pesan Data Agenda Hapus tidak Ditemukan...

3.3.5.1.39 Perancangan Antarmuka Halaman Penghapusan Berita Berhasil...

3.3.5.1.40 Perancangan Antarmuka Halaman Data Agenda Edit tidak Ditemukan...

3.3.5.1.41 Perancangan Antarmuka Pesan Data Berita Edit tidak Ditemukan...

3.3.5.1.42 Perancangan Antarmuka Pesan Data Berita Hapus tidak Ditemukan...

3.3.6 Jaringan Semantik...

3.3.6.1 Jaringan Semantik Menu Utama...

3.3.6.2 Jaringan Semantik Admin... 67

68

68

69

69

70

70

71

72

72

(10)

3.1 Implementasi dan Pengujian...

3.5.1 Aplikasi Website PT.Manajemen Qolbu Televisi...

3.5.1.1 Screenshot Halaman Utama...

3.5.1.1.1 Screenshot Email...

3.5.1.1.2 Screenshot Halaman Forum...

3.5.1.1.3 Screenshot halaman review...

3.5.1.1.4 Screenshot Halaman Jadwal Acara...

3.5.1.1.5 Screenshot Halaman Profil...

3.5.1.1.6 Screenshot Halaman Berita...

3.5.1.1.6.1 Screenshot Halaman Berita Ekonomi...

3.5.1.1.6.2 Screenshot Halaman Berita Politik...

3.5.1.1.6.3 Screenshot Halaman Berita Olahraga...

3.5.1.1.6.4 Screenshot Halaman Berita Nasional...

3.5.1.1.6.5 Screenshot Halaman Berita Lingkungan...

3.5.1.1.6.6 Screenshot Halaman Berita Seni Hiburan...

3.5.1.1.6.7 Screenshot Halaman Berita Teknologi...

3.5.1.1 Screenshot Halaman Utama Admin... 74

74

74

74

75

75

76

76

77

77

77

78

78

79

79

80

(11)

3.5.1.2 Screenshot Halaman Utama Admin Setelah Login...

3.5.1.3 Screenshot Halaman Tambah Agenda...

3.5.1.4 Screenshot Halaman Edit Agenda...

3.5.1.5 Screenshot Halaman Form Edit Agenda...

3.5.1.6 Screenshot Halaman Hapus Agenda...

3.5.1.7 Screenshot Halaman Form Hapus Agenda...

3.5.1.8 Screenshot Halaman Tambah Berita...

3.5.1.9 Screenshot Halaman Edit Berita...

3.5.1.10 Screenshot Halaman Form Edit Berita...

3.5.1.11 Screenshot Halaman Hapus Berita...

3.5.1.12 Screenshot Halaman Form Hapus Berita...

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ...

4.1 Kesimpulan ...

4.2 Saran ...

DAFTAR PUSTAKA ... 81

81

82

82

83

83

84

84

85

85

86

87

87

87

(12)

1

1.1Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tidak dipungkiri lagi

memaksa setiap perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk

menjadi perusahaan yang berbasis teknologi. Berbagai sarana teknologi kini

dipakai untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

Hampir setiap perusahaan kini memiliki website tersendiri sebagai sarana

untuk promosi dan memfasilitasi para pelanggannya. Untuk itu, sebuah

perusahaan yang belum memiliki website dianggap kehilangan sebuah peluang

besar untuk mempromosikan dirinya di kalangan pengguna internet yang

jumlahnya mencapai jutaan pengguna.

Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibuatlah sebuah website di sebuah

instansi bernama PT. Manajemen Qolbu Televisi, dimana website ini akan

menampilkan seluruh informasi tentang MQTV sekaligus jadwal acara maupun

berita-berita yang sedang up to date.

Katakunci : internet, website,.mqtv.

1.2Perumusan Masalah

Berdasarkan hasil penelitian, permasalahan yang dapat diuraikan adalah

sebagai berikut :

(13)

2. Sebuah perusahaan yang belum memiliki website dianggap kehilangan sebuah

peluang besar untuk mempromosikan dirinya.

3. Perlunya sarana menampilkan informasi yaitu sebuah website..

Mengacu kepada permasalahan di atas, maka dapat dirumuskan perumusan

masalah adalah bagaimana membangun Aplikasi Website PT. Manajemen

Qolbu Televisi.

Katakunci : internet, website,mqtv.

1.3Maksud dan Tujuan

1.3.1 Maksud

Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun Aplikasi Website PT.

Manajemen Qolbu Televisi..

1.3.2 Tujuan

Tujuan dari penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut :

a. Memberikan informasi tentang profil MQTV, berita serta agenda kegiatan

MQTV.

b. Mengolah data berita dan agenda.

1.4Batasan Masalah

Terdapat beberapa batasan permasalahan yang dapat dirumuskan agar

penulisan laporan kerja ini lebih terarah dan mengacu kepada tujuan utama.

Batasan permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :

(14)

Sistem ini digunakan oleh bagian yang menangani IT sebagai admin

untuk menangani pengolahan data.

2. prosedure

Aplikasi website ini berfungsi untuk mengolah data dan

menampilkan informasi perihal MQTV.

3. Data yang diolah:

a.Data agenda

b.Data berita

4. Infomasi yang dihasilkan diantaranya:

a.Informasi data agenda, yaitu agenda kegiatan di MQTV.

b.Informasi data berita, yaitu berita yang telah diliput dan dirangkum

oleh MQTV.

5. Perangkat lunak

Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah :

a.Database menggunakan MYSQL 5.1.

b.Perograman PHP menggunakan Macromedia Dreamweaver 8.0

6. Perangkat keras

Perangkat keras yang digunakan adalah

a.PC dengan spesifikasi yaitu minimal Pentium IV 2 GHz, hardisk

40Gb, memori 256 Mb.

b.Printer untuk mencetak laporan.

7. Jaringan

(15)

b. Kecepatan koneksi data baik intenet maupun intranet 64 Mbps.

1.5Metode Penelitian

1.5.1Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dapat diperoleh secara langsung dari objek

penelitian dan referensi-referensi yang telah diperoleh. Cara-cara yang

mendukung untuk mendapatkan data adalah sebagai berikut:

1. Observasi

Observasi adalah pengumpulan data yang diperoleh secara langsung

di PT. Manajemen Qolbu Televisi.

2. Wawancara

Wawancara adalah pengumpulan data dengan cara melakukan tanya

jawab langsung kepada direktur operasional PT. Manajemen Qolbu

Televisi.

3. StudiLiteratur

Studi literatur (library research) adalah mengumpulkan data melalui

buku-buku, situs internet, dan catatan kuliah yang erat kaitannya

dengan tema dari pembuatan proposal.

1.5.2 Teknik Pengembangan Sistem

Teknik analisis data dalam pembuatan perangkat lunak menggunakan

paradigma perangkat lunak secara waterfall seperti tercantum pada gambar 1.1,

(16)

a. System / Information Engineering

Merupakan bagian dari sistem yang terbesar dalam pengerjaan suatu

proyek, dimulai dengan menetapkan berbagai kebutuhan dari semua

elemen yang diperlukan sistem dan mengalokasikannya kedalam

pembentukan perangkat lunak.

b. Analisis

Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan

proyek pembuatan perangkat lunak.

c. Design

Tahap penerjemahan dari data yang dianalisis kedalam bentuk yang mudah

dimengerti oleh user.

d. Coding

Tahap penerjemahan data atau pemecahan masalah yang telah dirancang

kedalam bahasa pemrograman tertentu.

e. Pengujian

Merupakan tahap pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun.

f. Maintenance

Tahap akhir dimana suatu perangkat lunak yang sudah selesai dapat

mengalami perubahan–perubahan atau penambahan sesuai dengan

(17)

Gambar 1.1 Ilustrasi Teknik Waterfall

1.6Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan kerja praktek ini dibagi menjadi beberapa bab

dengan pokok pembahasan. Sistematika secara umum adalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah,

maksud dan tujuan, batasan masalah, metode penelitian, teknik pengembangan

sistem dan sistematika penulisan.

BAB II RUANG LINGKUP PT. MANAJEMEN QOLBU TELEVISI

INDONESIA

Pada bab ini akan dibahas mengenai profil, sejarah, logo, badan hokum,

struktur organisasi dan job description, visi, komitmen, dan prinsip tempat

(18)

BAB III PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dibaha mengenai jadwal kerja praktek, cara/teknik kerja

praktek, data hasil kerja praktek, analisis sistem, perancangan sistem, instalasi

sistem, implementasi dan pengujian sistem.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini terdiri dari kesimpulan dan saran yang berisikan keimpulan dari

(19)

8 2.1 Profil Tempat Kerja Praktek

2.1.1 Sejarah Instansi

MQTV merupakan singkatan dari Manajemen Qolbu Televisi. Berdiri pada

bulan Juni 2002 di lingkungan Pesantren Daarut Tauhiid Bandung yang beralamat

di Jl. Pak Gatot IV No. 55 Bandung. Pada awal berdirinya, MQTV merupakan

sebuah lembaga pendokumentasian ceramah-ceramahnya KH. Abdullah

Gymnastiar (Aa Gym) yang mengusung tema tentang konsep-konsep Manajemen

Qolbu. Seiring dengan semakin banyaknya undangan ceramah Aa Gym untuk

stasiun televisi, maka terbentuklah MQTV sebagai sebuah Rumah Produksi

(Production House). Pada awal pendiriannya MQTV mempunyai tenaga

berjumlah 10 orang.

Memasuki tahun 2003, dengan perkembangannya MQTV sebagai Rumah

Produksi, Sumber Daya Manusia yang terlibat menjadi 45 orang, 5 orang

Manajemen, 23 orang tenaga Animator, dan 18 orang sebagai staff Administrasi

dan Produksi, sehingga selama tahun 2003 Brand MQTV semakin dikenal di

(20)

Pada tahun 2004, Alhamdulillah MQTV sudah menjadi sebuah Perseroan

Terbatas (PT). Dengan demikian diharapkan MQTV menjadi Perusahaan

Broadcast yang Profesional.

Tahun 2005, Program-program MQTV telah banyak mengisi acara dihampir

seluruh televisi nasional.

Pertengahan Tahun 2006, tepatnya pada tanggal 23 Juli 2006, MQTV telah

menjadi sebuah stasiun penyiaran untuk lokal, khususnya Bandung Raya, dengan

mulai mengadakan siaran percobaan. Pada tanggal 27 Agustus 2006, MQTV

mengadakan Launching sebagai Stasiun Penyiaran Lokal MQTV.Dengan

kekuatan 105 orang terus bersiaran sampai tahun 2007. Memasuki tahun 2008

MQTV mengalami pasang surut, sehingga kekuatan SDM tinggal 14 orang, tetapi

sampai 2009 MQTV masih bersiaran dengan baik.

2.1.2 Logo Instansi

Logo Berwarna untuk Cetakan dan Super impose Televisi

Logo Berwarna tanpa tagline

(21)

Gambar 2.1 Logo Perseroan PT.MQTV Bandung

Warna Biru, melambangkan kesejukan, persahabatan, perdamaian sehingga

diharapkan MQTV ini menjadi pembawa kebenaran yang akan menyejukan

masyarakat khususnya masyarakat Indonesia.

Huruf MQTV kokoh dan Italic, mengartikan bahwa MQTV ini mempunyai visi

dan misi yang kuat dalam menyampaikan kebenaran namun dengan strategi yang

tepat dengan menghadirkan program yang mengangkat syriat dan nilai-nilai Islam

yang mengusung nilai universal dan sederhana.

Dibawah huruf MQTV ada slogan Sahabat Penyejuk Hati, Memberikan

kejelasan bahwa MQTV hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai sahabat

penyejuk hati dimana kalau sudah menjadi sehabat MQTV akan menjadi tempat

saling memberi dan menerima kebaikan dan kesejukan.

Huruf Q biru bening , merupakan akumulasi berjuta sinar yang menggumpal

membentuk huruf Q memeberikan arti bahwa MQTV ini akan mencetak biru

prestasi di dunia sebagai pembawa dan penyampai risalah Rosulullah SAW. Dan

mencerminkan perusahaan yang berjiwa dinamis, profesional dan semangat

kebersamaan.

2.1.3 Badan Hukum Instansi

(22)

Nomor 7 tanggal 19 November 2002 Notaris Siti Mardiyah Mubarik, SH.

Dengan SK Menkeh dan HAM RI No.C-659. HT. 03.02.Th.2000.

Nomor Surat Keterangan Domicili Perusahaan

Nomor 06/DP/III/2004

Nomor Pengusaha Wajib Pajak (NPWP)

Nomor 02.244.398.0-428.000

Nomor Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PPKP)

Nomor PEM-040/WPJ.09/KP.0103/2004

Hari dan Tanggal Pendirian Persroan Terbatas

Hari Selasa, Sembilanbelas Nopember tahun duaribu dua (19-11-2002)

Para Pendiri

Haji Abdullah Gymnastiar yang lahir tanggal 29 Januari 1962 bertempat

tinggal di Jl. Gegerkalong Girang No 30 D kelurahan Isola kecamatan Sukasari

atas nama Pribadi dan atas nama PT. Manajemen Qolbu selaku Presiden direktur.

Nama dan Tempat

PT. Manajemen Qolbu Television dengan alamat Jln. Gegerkalong Girang

(23)

2.1.4 Struktur Organisasi dan Job Description

Gambar 2.2 Sruktur Organisasi Perseroan PT.MQTV Bandung

Rapat Umum Pemegang Saham

(RUPS)

Badan Komisaris

Presiden Komisaris

Direktur

Manajer

Departermen

Kauangan dan SDM Manajer

Departemen

Marketing

Manajer

Departemen Operasional

Staf

Programming

Producer

Transmitter

MCR

Staf

Skretaris

Akunting

Kasir

Administrasi & Staf

Account Executive

Promotor

Administrasi &Traffic

(24)

Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut perseroan adalah badan hukum

yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaba dengan modal

dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang

ditetapkan dalam Undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.

Organ Perseroan

Organ Perseroan adalah Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, dan

Komisaris.

Rapat Umum Pemegang Saham

Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disebut RUPS adalah organ

perseroan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam perseroan dan memegang

segala wewenang yang tidak diserahkan kepada Direksi atau Komisaris.

Dewan Komisaris

Melakukan Pengawasan atas kebijakan Direksi dalam Memimpin dan

mengelola perusahaan untuk mengurangi resiko kerugian dan kesalahkelolaan.

Dan memberikan nasehat, masukan dan rekomendasi atas kebijakan Direksi agar

mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Komisaris

Komisaris adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan

secara umum dan atau khusus serta memberikan nasibat kepada Direksi dalam

(25)

perseroan yang mengatur dewan direksi dalam mengelola perseroan, mengawasi

dan mengendalikan garis Kebijakan yang telah ditetapkan dan dijalankan oleh

Dewan Direksi serta mewakili Dewan Komisaris dalam

mempertanggungjawabkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.

Direktur

Direktur adalah organ perseroan yang bertanggung jawab penuh atas

pengurusan perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan serta mewakili

perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan

Anggaran Dasar. Berfungsi untuk Memimpin dan mengendalikan persoalan sesuai

dengan garis Kebijaksnaan yang telah ditetapkan Dewan Komisaris dan

berdasarkan keputusan direksi serta mewakili direksi dalam

mempertanggungjawabkan kepada Komisaris dan Rapat Pemegang Saham.

Departemen

Departmen adalah sebuah bagian organisai di perusahaan PT. Manajemen

Qolbu Television yang mendukung penuh (Supporting) kelancaran di bisnis inti

yang dikelola perusahaan. Departemen ini hanya menangani satu bidang kegiatan

perusahaan. Dipimipin oleh seorang manajer departemen yang bertanggungjawab

secara langsung kepada Direktur Operasional.

Departemen Marketing

Departmen Marketing, adalah sebuah bagian perusahaan di perusahaan PT.

Manajemen Qolbu Television yang memfokuskan kegiatannya pada memasarkan

(26)

menjual hak siar atau pencarian iklan dan sponsorsip. Dipimpin oleh seorang

Manager.

Departemen Operasional

Departmen Teknik, Fasilitas dan General Affairs adalah sebuah bagian

perusahaan di perusahaan PT. Manajemen Qolbu Television yang memfokuskan

kegiatannya pada pengelolaan aspek teknis, Transmitter, IT (information

technology), Programming, produksi dan tekhnologi, Mengatur lalulintas fasilitas

broadcasting dan studio dan mengelola urusan umum perusahaan. Dipimpin oleh

seorang manajer

Departement Keuangan dan SDM

Department Keuangan, SDM dan Administrasi adalah sebuah bagian

perusahaan di perusahaan PT. Manajemen Qolbu Television yang memfokuskan

kegiatannya pada pengelolaan secara efektif dan efisien keuangan perusahaan

untuk mensupport kelancaran operasional keseluruhan perusahaan, mengelola

sumber daya Manusia yang berkualitas dan Mengelola administrasi perkantoran.

Dipimpin oleh seorang Manajer.

2.2 Landasan Teori

Saatnya mempunyai Televisi Islam dilihat dari penduduk Indonesia mayoritas

islam dan Televisi saat ini tidak benafaskan islam.

Di Indoensia ada 10 stasiun televisi swasta nasional dan 1 TVRI. Dari

(27)

dijumlahkan di Indonesia tayangan televisi itu sehari 240 jam siaran. Dari 240 jam

siaran di luar bulan Ramadhan hanya sekitar 1,5 jam siaran tiap stsiun yang

menyiarkan program televisi bernafaskan islam yaitu pada saat pukul 04.00-05.30.

Diluar jam tersebut hanya 20% berisi program mengandung informasi dan

pendidikan. Itupun di waktu-waktu bukan jam utama. Berarti 80% jam tayangan

di televisi berisi program yang belum menjungjung tinggi nilai-nilai moral dan

akhlak. Dari 80% program tersebut ditayangkan di jam-jam utama dimana 75%

penduduk Indonesia yang mayoritas muslim melek untuk menyaksikan tayangan

televisi. Misalnya pada hari sabtu pukul 20.00 di TVRI ada Film dan hampir di

semua televisi swasta menayangkan sinetron.

Dari kenyataan ini maka kebutuhan masyarakat akan tayangan program yang

mengandung nilai moral apalagi islami sangat dirindukan. Tapi kita masih

berbesar hati saat Bulan suci Ramadhan semua televisi berlomba menayangkan

program islami, itupun hanya jam-jam menjelang berbuka puasa dan makan sahur.

Pada waktu jam utama masih didominasi oleh tayangan reguler yang

mempertontonkan kemewahan, kemarahan dan mimpi-mimpi.

Rata-rata setiap orang di Indonesia menonton Televisi 2 jam sehari dan 80%

di jam-jam utama yakni pukul 20.00-22.00. Kalau dalam jam-jam teresebut tidak

cepat diberikan ruang untuk program edukasi, sehingga masyarakat tidak

mempunyai pilihan maka jangan harap tercipta masyarkat yang bermoral tangguh.

(28)

Kalau saja terjadi 10 tahun kedepan bangsa ini dibangun oleh orang-orang

semacam ini maka Indonesia akan semakin terpuruk.

Apa yang mesti kita lakukan dengan kenyataan seperti ini. Mari kita awali

dengan sesuatu yang kecil dan sederhana yakni niatkan dalam hati kita dunia

pertelevisian di Indonesia semuanya mengangkat nilai-nilai moral dan edukasi.

Kenapa harus semuanya. Karena kalau hanya 1 jam di ssebuah statsiun maka

daya pengaruhnya akan kurang terasa karena masyarakat masih punya pilihan

program lain. Yang paling tepatnya harus didukung dengan perangkat hukum dan

perundang-undangan yang mengatur pertelevisian supaya masyarakat Indonesia

menjadi masyarakat yang bermartabat.

Setelah niat bersama-sama, dilanjutkan dengan bagaimana kita dapat

menggantikan tayangan-tayangan tidak bermoral dengan yang bermoral. Hal ini

bisa dilakukan dengan dua cara. Yang pertama, mengajak pihak televisi dan

production house untuk membuat program yang bernilaikan islam tentu dengan

mengajak pula pihak sponsor atau pengiklan untuk memasang iklan di program

yang bernilai saja. Yang kedua, mari bersama-sama masyarakat untuk membiayai

program televisi yangbernilai. Artinya program dari masyarakat, oleh masyarakat

dan untuk masyarakat. Pihak Televisipun banyak yang mengikutinya karena

prinsip kebanyakan stasiun televisi adalah mendapatkan keuntungan semaksimal

mungkin dan manfaat yang sebaik mungkin

Diasumsikan bahwa walaupun saat ini kita mendirikan Televisi islami dengan

(29)

masyarakat sudah terbiasa dengan program-program biasa. Hal ini akan menjadi

pekerjaan yang tidak mudah bagi kta semua untuk melakukannya. Karena sesuatu

yang sudah mendarah daging. Tapi dengan demikian dengan istiqomah dan

bekerja keras akhirnya kita akan mampu menandinginya, asal dengan syarat

kreativitas program.

Gambaran Televisi Islam

Pertama sekali Televisi muncul di AS pada tahun 1907, Kemudian David

Sarnoof pada tahun 1938 memperkenalkan program TV di salah satu pameran di

New York . berbeda atau media cetak , suguhan acara TV mempunyai pengaruh

yang luar biasa . TV lebih menyakinkan , oleh karena Berwujud Gambar dan

suara ( audio – Visual ) dan mampu memberikan pengalaman nyata , menawarkan

Pengalaman baru kepada jutawan pemirsa untuk semua umur. Namun

perkembangan yang mungkin muncul di masa yang akan datang dalam beberapa

hal kiranya pelu diantisipasi karena dunia pertelevisian memiliki dinamika yang

lebih jauh cepat di bandingkan dengan media cetak atau suara .

Televisi Islam adalah televisi yang pola dan konsep programming-nya

berlandaskan nilai-nilai dan syariah islam. Di luar aspek program seperti

tekhnologi, sistem operasi dan stelite tidak berbeda dengan televisi pada

umumnya. Jadi yang dimaksud dengan televisi islam hanya dilihat dari aspek pola

programmingnya.

Kita sekarang bisa lihat Televisi sekarang walaupun ada yang menayangkan

(30)

belum bisa dikatakan televisi islam, karena hanya parsial waktu saja. Sering kita

saksikan sebuah televisi setelah menayangkan program islami langsung

menayangkan program yang bertolakbelakang. Hal ini karena mereka masih

memandang bahwa program tersebut bagian dari pola programming yang

dikembangkan. Jaid di Indonesia saat ini belum ada televisi teresterial yang

berpola programming islami.

Suatu televisi yang dikatakan televisi islam harus memenuhi kriteria sebagai

berikut: pertama, pola programmingnya mulai dari awal sampai akhir acara

betul-betul bernilaikan dan bernuansakan islam baik yang berhubungan dengan syariah,

muammalah, sejarah, tarbiyah maupun akhlak. Bukan hanya isi programnya

namun juga didukug dengan astistik dan grafis islami yakni visual yang tidak

keluar dari aturan agama islam.

Kedua, Iklan komersial yang ditayangkan di televisi mengikuti aturan yang

ada. Artinya tidak mengiklankan barang-barang haram, tidak mempertontonkan

aurat atau menjaga sekali nilai-nilai islami. Konsekuensi ini harus dilakukan

karena menyangkut idealisme, makanya akan menjadi perhitungan sekali jikalau

ada statsiun televisi yang mengatasnamakan islami. Harus siap dengan sedikitnya

pengiklan.

Ketiga, Sumber daya manusia yang terlibat harus mengikuti aturan syariah

islam juga karena pada dasarnya insan pertelevisian islam adalah sebagai insan

dakwah. Dengan demikian harus mencerminkan sesuatu yang disampaikan.

(31)

programnya mengajak untuk sopan dan santun namun karyawannya sombong.

Yakinlah bahwa setiap yang dilakukan akan kembali kepada dirinya.

Keempat, Pembiayaan harus mengiktui aturan syariah. Kenapa pembiayaan ini

penting karena televisi umumnya adalah lembaga bisnis yang pasti melibatkan

pendanaan. Ketika ada dana berarti butuh investasi baik dari internal maupun

perbankan. Khususnya dana pinjaman dari pihak perbankan harus syariah, karena

untuk saat ini dunia perbankan syariah sudah kondusif. Insyaallah Televisinyapun

mendapatkan keberkahan.

Aspek pembangunan Televisi

Televisi termasuk industri jasa yang cukup rumit, karena perpaduan antara

teknologi, seni dan bisnis. Apalagi kalau televisi islam berartii akan masuk faktor

idealisme dakwah. Dalam membangun televisi ada 5 aspek yang harus

diperhatikan.

Pada umumnya televisi dibagi tiga jenis dilihat dari jenis penyelenggaraannya.

Yang pertama Televisi Komunitas adalah televisi yang diselenggarakan oleh

sekelompok orang untuk menjangkau kelompok atau masyarakat tertentu pada

area yang terbatas. Yang kedua Televisi Publik adalah televisi yang

diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan publik atau masyarakat umum yang

bermotif bukan komersial tapi betul-betul untuk sosial dan memenuhi kebutuhan

masyarakat, biayanyapun disediakan oleh publik. Yang ketiga televisi komersial

(32)

motif bisnis, biasanya sumber pendapatannya dari iklan komersial atau

berlangganan.

Yang cukup rumit adalah penyelenggaraan televisi komersial. Kenapa

demikian karena banyak aspek yang diperhitungkan. Berikut ini adalah

aspek-aspeknya.

Pertama, aspek Legal dan perizinan. Untuk kondisi peraturan saat ini dunia

penyiaran kita dilandasi oleh undang-undang penyiaran No 32 tahun 2002. Dalam

undang-udang tersebut diatur segala hal yang bersngkutan dengan

penyelenggaraan penyiaran nasional. Undang-undang tersebut juga menyebutkan

bahwa izin frekuensi televisi akan dikeluarkan oleh komisi penyiaran Indonesia

dan diatur bahwa di Indonesia hanya ada televisi lokal yang membuat jaringan

ketika mau siaran secara nasional. Sedangkan TVRI akan dijadikan televisi

publik.

Kedua, aspek sumber daya manusia. Penting sekali aspek SDM ini, karena

merekalah yang menggerakan perusahaan dan penyiaran, sehingga harus

diperhatikan secara khusus. SDM penyiaran dapat dibagi lima bagian. SDM

bidang support tekhnik dan tekhnologi, SDM bidang Pemasaran, SDM bidang

produksi dan kreatifitas, SDM bidang support administrasi dan legal dan SDM

untuk level manajerial. Kesemua kriteria ini harus betul-betul profesional dan

terlatih karena bisa berpengaruh terhadap kinerja dan kualitas penyiaran.

Ketiga, aspek Produksi dan Teknik. Karena televisi ini termasuk media yang

(33)

dan harus didukung dengan SDM yang tangguh pula. Produksi bisa dibagi ke tiga

jenis produksi yaitu produksi berita, produksi drama, produksi non drama.

Masing-masing ini harus dimanaj dengan baik. Karena bila sistem produksi tidak

efektif dan efisien maka akan mengakibatkan pembengkakan biaya dan akhirnya

akan merugiakn perusahaan. Kalau aspek teknik bisa dibagi tiga bagian yakni

transmitter, peralatan produksi seperti kamera dan peralatan penyiaran.

Keempat, aspek Programming. Bagus dan jeleksanya sebuah televisi bisa

dilihat dari kualitas programnya. Televisi yang baik adalah televisi yang sudah

membuat segmentasi yang jelas dan fokus. Sedangkan di Indonesia hampir

semuanya masih menganut semua segmen diambil terutama segementasi jenis

program. Programming ini termasuk penampilan visualnya. Program televisi

dibagi kedalam tiga jenis yakni program drama, non drama dan berita. Biasanya

pihak televisi banyak membeli atau akuisisi program drama karena proses

produksinya yang rumit. Sedangkan program non drama dan berita diproduksi

sendiri. Khususnya berita berarti sudah masuk aspek jurnalisme dan tentunya

menganut kode etik jurnalisme yang berlaku di Indonesia.

Kelima, aspek Marketing. Hidup matinya televisi komersial adalah iklan. Jadi

sudah sewajarnya aspek marketing ini diperhatikan betul. Dalam industri media

Televisi jarang berhubungan langsung dengan pihak pengiklan namun biasanya

berhubungan dengan biro iklan karena merekalah yang melakukan placemnet dan

pembuatan iklannya. Ada 3 pola yang dikembangkan untuk menjual program

televisi terhadap pengiklan. Pertama sponsorship artinya setiap program

(34)

program televisi dipasang beberapa jenis iklan dan ketiga Blocking time artinya

seutuhnya program tersebut dibiayai dan disponsori oleh perusahaan tertentu,

biasanya tidak melibatkanperusahaan lain.

Kesiapan dana dan SDM

Aspek yang terpenting ketika mendirikan sebuah televisi adalah maslah dana.

Karena Televisi adalah sebuah lembaga bisnis maka diabagi dua jenis kebutuhan

dana. Yang pertama untuk investasi dan kedua modal kerja.

Kebutuhan dana investasi dibutuhkan disaat mendiirkan televisi seperti untuk

pengadaan transmitter, perlatan shooting, gedung penyiaran, gedung studio,

kantor, kendaraan dan infrastruktur lainnya. Sedangkan kebutuhan dana untuk

modal kerja adalah diperuntukan pembuatan program acara dan biaya SDM.

Yang tidak kalah penting adalah aspek SDM. Bisa jadi biaya untuk SDM ini

lebih besar dari biaya untuk investasi alat, kenapa demikian?. Bisa dua faktor.

Pertama SDM yang berkualifikasi bagus bidang broadcast sangat sedikit.

Makanya janagan heran bila kita sering menyaksikan SDM bedol desa, artiny

asering SDM pindah dari televisi satu ke televsisi lainnya. Kedua faktor

entertainment artinya seornag artis diberikan honor bukan karena untuk membayar

tenaga dan waktunya namun membayar kepopulerannya demi mengangkat rating

(35)

Kemasan dan konsep program televisi islam dan para artisnya

Kayanya harus dibedakan antara televisi islam, televisi islami dan acara

televisi islami. Televisi islam meruapakan televisi yang sudah mencerminkan

islam dan dalam pengoperasionalannya betul-betul mengikuti syariah islam.

Televisi islami merupakan televisi yang bernuansa islami artinya yang dibawa

atau diinternalisasikannya bukan islam dogmatis dan aksesoris. Namun

mengambil nilai-nilai luhur yang diajarkan islam. Sehingga dalam setiap acaranya

masih terlihat penampilan yang belum seutuhnya islam. Sedangkan acara televisi

islam adalah hanya bagian acara televisi aja yang bernuansa islami.

Konsep Televisi islam tentu harus menjungjung tinggi nilai-nilai kemuliaan

manusia. Bukan berati harus menampilkan yang bagus-bagus atau soleh-soleh saja

namun betul-betul setiap acara ada pelajaran yang bisa diambil dan bisa menjadi

ilmu dan motivasi perubahan diri. Dan untuk kemasan programnya dibuat

semenarik mungkin. Sangat kurang menarik apabila kita emnyuguhkan acara yang

monoton dan tidak kreatif. Tetap akan membuat format acara seprti film, sinetron,

talk show interaktif dan lain-lain.

Khusus untuk artis bagi televisi islami adalah insan yang harus terlibat

seutuhnya. Maksudnya adalah ketika seseornag terlibat dalam acara televisi harus

artis yang mempunyai komitmen pula dalam menyampaikan kebenaran dan

moral. Karena sering kita saksikan seornag artis ketika main film memerankan

tokoh baik tapi kehidupan sebenarnya di luar kurang terpuji sehingga masyarakat

(36)

pekerja seni namun mereka mempunyai beban moral yakni akan menjadi panutan

atau idola yang setiap tingkah lakunya akan ditiru.

Saat ini masyarakat sudah terbuai dengan tayangan Televisi seperti

sekarang, apa kira-kira langkah lompatannya.

Menjadi pekerjaan yang luar biasa beratnya untuk membangun masyarakat

saat ini, apalagi dihubungkan dengan tayangan Televisi yang masuk ke

rumah-rumah. Pengaruhnya sangat luar biasa. Ada 3 langkah yang perlu kita

kembangkan agar masyarakat semakin tertata kehidupannya.

Pertama, Kerjasama dengan televisi-televisi yang ada untuk membuat program

yang baik dan dapat menjadi tuntuna masyarakat. Dengan demikian harus

meyakinkan pihak televisi bahwa acara tersbut berkualitas dan banyak disenangi

oleh masyarakat sehingga akan banyak mengundang pengiklan. Insyaallah pihka

televisi akan senang bila masyarakat memberikan keyakinan seperti itu. Karena

hakekatnya pihak televisi akan menayangkan program yang disenangi pasar.

Kedua, Menggalang kekuatan publik. Mudah-mudahan kalau susah untuk

kompromi dengan televsisi yang ada kita harus bisa menggalang masyarakat

untuk mulai membangun kepekaan dan kepedulian terhadap generasi kita dengan

menabung sebagian dananya dan suatu saat kita akan mempunyai televisi yang

100% berpihak pada kepentingan masyarakat bukan kepentingan bisnis dan

(37)

Ketiga, Menghimbau pemerintah untuk semakin ketat mengatur peyiaran

indonesia, segera tegakan udnang-undang penyiaran no 32 tahun 2002 dan

undag-undang pendukungnya. Insyaallah kalau pemerintah bersama-sama membangun

pertelevisian berbasis moral akan segera tercipta di negara Indonesia yang tercinta

ini.

Keempat, Bangkitkan dunia usaha muslim yang mempunyai komitmen moral.

Jangan pernah kalah dengan keadaan sekarang. Kita harus optimis dengan

kekuatan ummat islam. Yakinlah para pengiklanpun akan mengikuti keinginan

masyarakat. Kalau saja masyarakat memboikot produk yang menampilakn

pornografi parti akan mengganti iklanya dengan yang sesuai dengan akar akhlak

muslim. Apalagi kalau gerakan wirausaha terus digalakan sehingga lahirlah

pengusaha-penguasah muslim profesioanl maka sudah ngak usah tunggu-tunggu

lagi dunia pertelevisian akan segera berubah mnjadi televisi yang menyejukan hati

kita semua.

Kecederungan masyarakat dengan adanya tayangan yang bernilai islam dan

contohnya.

Kecenderungan masyarakat terhadap tayangan yang islami sangat baik, ini

bisa kita lihat bulan Ramadhan ini semua televisi berlomba-lomba

memanjakanmasyarakat dengan tayangan yang islam. Berarti masyarakat kita

masih banyak yang menjalankan kewajibannya sebagai muslim dan pasti mereka

(38)

tidak hilang setelah ramadhan tapi justru akan semakin subur labi setelah

ramadhan.

Satu lagi fakta bahwa masyarakat kita senag denagn acara dakwah. Denagn

bagusnya rating acara-acara dakwah yang diwakili oleh KH. Abdullah Gymnastiar

dan Ust. Muhammad Arifin Ilham. Samapi acara Indahnya kebersamaan sudah

berlangsung dua tahun dengan rating rata-rata 4. Ini mencerminkan acara dakwah

yang dikemas baik dan menarik akan berdampak baik bagi pihak statsiundtelevisi

seperti penuhnya slot iklan.

MQTV sebagai solusi dan tanggapan masyarakat

Kita berusaha MQTV sebagai oase di tengah padang pasir. Dimana di

tengah-tengah kegersangan dunia pertelevisian kita akan acara islami kami hadir dengan

format acara islami yang dikemas dengan moderen, seni, menarik, sederhana dan

penuh semangat. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dengan acara-acara

kita. Hal ini pernah kita buktikan dengan mengadakan riset di masyarakat ternyata

99% masyarakat sangat senang dengan adanya program-program televisi yang

dibuat oleh MQTV.

Saat ini MQTV baru mampu memenuhi 8 jam per minggu yang ditayangkan

di bebrapa statsiun televisi nasional dan untuk Ramadhan sudah mencapai 15 jam

per minggu berarti kita baru memenuhi 10 % dari 10 jam prime time tiap hari.

Prestasi ini bagi kami sangat bangga,minimal banyak masyarakat yang bisa

berubah akhlaknya baik pribadi maupun keluarga dan tentunya akan mempunyai

(39)

Tayangan iklan dan selektivitasnya

Setiap kita bekerjasama dengan pihak televisi, diawal dibuat kesepakatan

setiap acara yang kita kerjasamakan tidak adan iklan minuman keras, rokok,

barang-barang atau lembaga tidak halal atau meragukan atau penuh kontroversi,

iklan yang mempertontonkan aurat dan iklan yang mengandung unsur pemojokan.

Tentu ini sebuah tantangan karena bila dijumlah iklan dengankoridor seperti

itu masih sedikit. Tapi kita harus mempertahankan ini, karena akan merusak nilai

dan isi program tersebut. Tapi pada kenyataannya ada saja yang keluar iklan yang

kurang baik. Hal ini terjadi karena biasanya kurang koordinasi pihak manajemen

dan bagian traffik, jadi bukan disengaja melanggar kesepakatan. Insyaallah pihak

Televisi juga sangat menghargai dan komit terhadap keinginan dan idalisme kita.

Optimisme dan langkah-langkah ke depan MQTV

Kita senantiasa optimis. Masa kita kalah dengan mereka yang habis-hbaisan

membela dan memperjuangkan sesuatu yang belum berniali. Kita sudah jelas

membela kebenaran dan islam, pasti Allah akan memberikanjalan selagi kita

menjadi ahli dzikir, ahli fikir dan ahli ikhtiar.

Dengan demikian MQTV mempunyai strategi kedepan khususnya 2005 ini

dengan:

(40)

• Membangun Brand MQTV di Indonesia dengan Berafiliasi dengan TVRI dan

TV swasta (memperbanyak sistem kerjasama profit sharing dan Blocking

Time) agar masyarakat dapat menikmati program kita seutuhnya.

• Membangun Televisi Internasional dengan Satelit, dengan mengefisienkan

biaya produksi yaitu dengan menayangkan program yang sudah ditayangkan

di TV Lokal atau TV Terresterial nasional.

• Membangun Televisi Praktis dengan Tekhnologi Internet dan sellular baik

GPRS, GSM maupun CDMA kerjasama dengan seluruh operator sellular

(Telkomsel, Satelindo,IM3, Esia, Mobile-8,Telkom Flexi, Exell).

• Membuat film layar lebar perdana untuk segmen anak muda sebagai awal

memunculkan brand MQ film.

• Membangun Brand MQAnimation untuk Divisi Animasi sebagai Produsen

Film dan Filler Animasi.

• Mengoptimalkan Produk-produk paska Produksi dalam bentuk Merchandising

(Buku, Komik, komik seluller, MMS, Cindramata,dll), sebagai penguat brand

(41)

30

3.1 Jadwal Kerja Praktek

Kerja praktek dilakukan di PT.Manajemen Qolbu Televisi mulai tanggal 18 Juni

2009 – 18 Juli 2009 sesuai jam kerja yang ada yaitu mulai pukul 09.00 – 16.00.

3.2 Cara/Teknik Kerja Praktek

Adapun cara pelaksanaan praktek di PT.Manajemen Qolbu Televisi adalah

sebagai berikut:

1. Mengajukan surat permohonan untuk melaksanakan kerja praktek di

PT.Manajemen Qolbu Televisi yang ditandatangani dan diketahui pihak

kampus.

2. Wawancara, pengajuan pertanyaan serta perundingan kesepakatan tatacara

dan aturan pelaksanaan kerja praktek dengan humas dan pembimbing kerja

praktek di PT.Manajemen Qolbu Televisi

3. Dari perundingan tersebut disepakati bahwa kerja praktek akan dilakukan

mulai tanggal 18 Juni 2009 – 18 Juli 2009.

4. Tugas yang diberikan dalam kerja praktek adalah perancangan website

PT.Manajemen Qolbu Televisi

5. Tugas dapat dibawa dan diselesaikan di rumah, namun laporan berkala

(42)

6. Setelah kerja praktek selesai, maka PT.Manajemen Qolbu Televisi akan

memberikan surat keterangan selesai kerja praktek.

3.3 Data Hasil Kerja Praktek

3.3.1 Analisis Masalah

Sesuai dengan hasil penelitian yang didapat, sebuah instansi memerlukan

media promosi untuk dan memfasilitasi para pelanggannya. Untuk itu, perusahaan

MQTV yang belum memiliki website dapat kehilangan sebuah peluang besar

untuk mempromosikan dirinya di kalangan pengguna internet

Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan sebuah sarana atau media

promosi yaitu website yang dapat menaggulangi permasalahan promosi tersebut.

3.3.2 Analisis Sistem

3.3.2.1Analisis Non Fungsional

Analisis kebutuhan non fungsional dilakukan untuk menghasilkan

spesifikasi kebutuhan non fungsional. Spesifikasi kebutuhan non fungsional

adalah spesifikasi yang rinci tentang hal-hal yang akan dilakukan sistem ketika

diimplementasikan. Analisis ini diperlukan untuk menentukan keluaran yang akan

dihasilkan sistem, masukan yang diperlukan sistem, lingkup proses yang

digunakan untuk mengolah masukan menjadi keluaran, volume data yang akan

ditangani sistem, jumlah pemakai serta kontrol terhadap sistem.

3.3.2.1.1 Analisis Pengguna

Aplikasi website ini digunakan oleh admin yang bertugas dalam

(43)

maupun berita MQTV. Selain itu pengguna lainnya adalah para pengakses internet

yang ingin mendapatkan informasi seputar MQTV.

Penggu na Tanggun g jawab Hak akses Tingkat Pendidika n Tingkat Keterampilan Pengalama n Jenis Pelatiha n Penggu na web

- - Apa saja

[image:43.612.104.521.166.493.2]

Mengerti cara penggunaan untuk web - - Admin Melakuk an maintena nce Tambah,e dit,dan hapus data Minimal D3 Mengerti dan dapat mengguna- kan aplikasi tersebut - Cara menggu nakan aplikasi

Tabel 3.1 Karakteristik Pengguna Aplikasi

3.3.2.1.2 Analisis Perangkat Keras

Aplikasi website ini membutuhkan beberapa perangkat keras seperti

komputer, dengan spesifikasi sebagai berikut :

a. Processor minimal Pentium IV 2 GHz

b. RAM minimal 256 Mb

c. VGA minimal 64 Mb

(44)

3.3.2.1.3 Analisis Perangkat Lunak

Perangkat lunak pembangun dari aplikasi ini adalah Macromedia

Dreamweaver 8 untuk pemrograman php webnya dan MYSQL 5.1 untuk

databasenya

3.3.3 Analisis Fungsional

Analisis kebutuhan fungsional dapat didefinisikan sebagai penggambaran,

perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang

terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Alat bantu yang

digunakan untuk menggambarkan sistem secara umum yang akan dibangun yaitu

use case, sequence diagram dan class diagram.. Untuk menjelaskan bagaimana

suatu masukan diproses pada sistem maka digunakan spesifikasi proses dan

(45)
[image:45.612.131.495.120.416.2]

3.3.3.1Use Case

Gambar 3.1 Use Case

3.3.3.1.1 Home

Fungsi ini menampilkan dua link yang akan mengarahkan pengguna (user) untuk

menuju ke Microsoft outlook dan forum Mq.

3.3.3.1.1.1Skenario

Identifikasi

Nomor 1

Nama Home

Tujuan Mengarahkan pengguna untuk mengiim email dan masuk forum mq

(46)

website forum mq

Tipe

Aktor User

Skenario Utama

Kondisi awal

User akan diberikan sebuah tampilan halaman utama

Aksi Aktor Aksi Database

Memilih link email kemudian akan diarahkan menuju Ms.Outlook

Memilih link forum maka akan diarahkan menuju website forum mq

Kondisi Akhir

User akan diarahkan untuk masuk ke Ms.Outlook dan website forum Mq

[image:46.612.134.462.399.611.2]

3.3.3.1.1.2 Dinamika Objek

(47)

3.3.3.1.2 Acara

Dalam proses ini user akan diberikan informasi untuk melihat review acara atau

memilih jadwal acara.

3.3.3.1.2.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 2

Nama Acara

Tujuan Mengarahkan user untuk mendapatkan informasi review dan jadwal

acara

Deskripsi Link review untuk mengarahkan kepada review acara dan link jadwal

acara untuk mengarahkan kepada jadwal acara

Tipe

Aktor User

Skenario Utama

Kondisi awal

User akan diberikan form halaman berisi link acara yaitu review dan jadwal acara

Aksi Aktor Aksi Database

User memilih menu review Database merespon kemudian

menampilkan halaman review ke form

User memilih menu jadwal acara Database merespon kemudian

menampilkan halaman jadwal acara ke form

Kondisi Akhir

(48)
[image:48.612.133.331.148.369.2]

3.3.3.1.2.2 Dinamika Objek

Gambar 3.3 Dinamika Objek Acara

3.3.3.1.3 Profile

Fungsi ini berfungsi untuk menamapilkan halaman profile.

3.3.3.1.3.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 3

Nama Profile

Tujuan Mengarahkan user untuk menampilkan profile

Deskripsi Link profile untuk mengarahkan user ke halaman profile

Tipe

Aktor User

(49)

Kondisi awal

User akan diberikan form halaman berisi link profile

Aksi Aktor Aksi Database

User memilih menu profile Database merespon kemudian

menampilkan halaman profile ke form

Kondisi Akhir

User mendapatkan halaman profile

3.3.3.1.3.2 Dinamika Objek

(50)

3.3.3.1.4 Berita

Fungsi ini untuk menampilkan berita, dimana dapat pula melihat berita dari luar,

karena mengambil link rss dari situs lain.

3.3.3.1.4.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 4

Nama Berita

Tujuan Mengarahkan user untuk menampilkan berita

Deskripsi Link berita untuk mengarahkan user ini ke halaman berita

Tipe

Aktor User

Skenario Utama

Kondisi awal

User akan diberikan form halaman berisi link berita

Aksi Aktor Aksi Database

User memilih menu berita Database merespon kemudian

menampilkan halaman berita ke form

User memilih berita politik, kemudian akan ditampilkan berita politik yang didapat dari rss politik

User memilih berita ekonomi, kemudian akan ditampilkan berita ekonomi yang didapat dari rss ekonomi

User memilih berita olahraga, kemudian akan ditampilkan berita olahraga yang didapat dari rss olahraga

User memilih berita nasional, kemudian akan ditampilkan berita nasional yang didapat dari rss nasional

(51)

lingkungan yang didapat dari rss lingkungan

User memilih berita seni hiburan, kemudian akan ditampilkan berita eni hiburan yang didapat dari rss seni hiburan

User memilih berita teknologi, kemudian akan ditampilkan berita teknologi yang didapat dari rss teknologi

Kondisi Akhir

User mendapatkan halaman berita yang dinginkan

3.3.3.1.4.2 Dinamika Objek

a. berita (mq) b. berita ekonomi

(52)

e. berita nasional f. berita lingkungan

g. berita seni hiburan h. berita teknologi

Gambar 3.5Dinamika Objek Berita

3.3.3.1.5 Agenda

Fungsi ini digunakan agar user dapat melihat agenda kegiatan dari MQTV.

3.3.3.1.5.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 5

Nama Agenda

Tujuan Mengarahkan user untuk menampilkan agenda

Deskripsi Link agenda untuk mengarahkan user ke halaman agenda

(53)

Aktor User

Skenario Utama

Kondisi awal

User akan diberikan form halaman berisi link agenda

Aksi Aktor Aksi Database

User memilih menu agenda Database merespon kemudian

menampilkan halaman agenda ke form

Kondisi Akhir

User mendapatkan halaman agenda yang dinginkan

3.3.3.1.5.2 Dinamika Objek

(54)

3.3.3.1.6 Pengolahan Data Agenda

Fungsi ini digunakan oleh admin untuk melakukan pengolahan data agenda.

3.3.3.1.6.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 6

Nama Pengolahan data agenda

Tujuan Mengarahkan admin untuk melakukan pengolahan data agenda

Deskripsi Menu pengolahan data untuk melakukan pengolahan data agenda

Tipe

Aktor Admin

Skenario Utama

Kondisi awal

Admin akan diarahkan kepada halaman pengolahan data agenda

Aksi Aktor Aksi Database

Admin memasukan data admin Melakukan validasi apakah data

admin valid atau tidak

Admin menambahkan data Database menyimpan data

Admin mengedit data Database menyimpan data

Admin menghapus data

Kondisi Akhir

(55)
[image:55.612.132.396.136.593.2]

3.3.3.1.6.2 Dinamika Objek

(56)

3.3.3.1.7 Pengolahan Data Berita

Fungsi ini digunakan oleh admin untuk mengolah data berita

3.3.3.2.7.1 Skenario

Identifikasi

Nomor 7

Nama Pengolahan data berita

Tujuan Mengarahkan admin untuk melakukan pengolahan data berita

Deskripsi Menu pengolahan data untuk melakukan pengolahan data berita

Tipe

Aktor Admin

Skenario Utama

Kondisi awal

Admin akan diarahkan kepada halaman pengolahan data berita

Aksi Aktor Aksi Database

Admin memasukan data admin Melakukan validasi apakah data

admin valid atau tidak

Admin menambahkan data Database menyimpan data

Admin mengedit data Database menyimpan data

Admin menghapus data

Kondisi Akhir

(57)
[image:57.612.134.388.138.592.2]

3.3.3.1.7.2 Dinamika Objek

(58)

3.3.3.2 Class Diagram

(59)

3.3.4 Perancangan Struktur Menu

3.3.4.1 Struktur Menu Admin

Berikut ini adalah antar muka dari struktur menu admin :

Gambar 3.12 Antar Muka Struktur Menu Admin

Menu Utama

Data Agenda Data Berita

Tambah Agenda

Edit Agenda

Hapus Agenda

Tambah Agenda

Edit Agenda

(60)

3.3.4.2 Struktur Menu Utama

Berikut ini adalah antar muka dari struktur menu utama

[image:60.612.140.521.163.495.2]

Gambar 3.13 Antar Muka Struktur Menu utama

3.3.5 Perancangan Antar Muka

3.3.5.1 Perancangan Antar Muka Aplikasi

Interface atau antar muka merupakan tampilan dari suatu program

aplikasi yang berperan sebagai media komunikasi yang digunakan sebagai sarana

dialog antara program dengan user. Sistem yang akan dibangun diharapkan

Menu Utama

(Index)

Home

Email Forum

Acara Profile Berita Agenda

Review Jadwal

Acara

Politik Ekonomi Olahraga Nasional Lingkungan

(61)

menyediakan interface yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik user.

Perancangan interface untuk aplikasi website MQTV adalah sebagai berikut :

3.3.5.1.1 Perancangan Antar Muka Halaman Utama (index)

Gambar 3.14 Perancangan Antarmuka Halaman Utama

3.3.5.1.2 Perancangan Antarmuka Halaman Review

Gambar 3.15 Perancangan Antarmuka Halaman Review

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T7 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10 Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan

Nama Layar : T02

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10 Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan T01

Nama Layar : T01

(62)

3.3.5.1.3 Perancangan Antarmuka Halaman Jadwal Acara

Gambar 3.16Perancangan Antarmuka Halaman Jadwal Acara

3.3.5.1.4 Perancangan Antarmuka Halaman Profil

Gambar 3.17 Perancangan Antarmuka Halaman Profil

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs T04

Nama Layar : T04

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs T03

Nama Layar : T03

(63)

3.3.5.1.5 Perancangan Antarmuka Halaman Berita

Gambar 3.18 Perancangan Antarmuka Halaman Berita

3.3.5.1.6 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Politik

Gambar 3.19 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Politik

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs

T06

Nama Layar : T06

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10 Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan

T05

Nama Layar : T05

(64)

3.3.5.1.7 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Ekonomi

Gambar 3.20 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Ekonomi

3.3.5.1.8 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Olahraga

Gambar 3.21 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Olahraga

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10 Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan

T07

Nama Layar : T07

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12

Klik Agenda menuju T13

T08

Nama Layar : T08

(65)

3.3.5.1.9 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Nasional

Gambar 3.22 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Nasional

[image:65.612.188.459.158.366.2]

3.3.5.1.10 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Lingkungan

Gambar 3.23 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Lingkungan

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10 Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan

T10

Nama Layar : T10

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs partner perusahaan

T09

Nama Layar : T09

(66)
[image:66.612.184.449.441.643.2]

3.3.5.1.11 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Seni Hiburan

Gambar 3.24 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Seni Hiburan

3.3.5.1.12 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Teknologi

Gambar 3.25 Perancangan Antarmuka Halaman Berita Teknologi

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs T12

Nama Layar : T12

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs T11

Nama Layar : T11

(67)

3.3.5.1.13 Perancangan Antarmuka Halaman Agenda

Gambar 3.26 Perancangan Antarmuka Halaman Agenda

[image:67.612.182.451.160.361.2]

3.3.5.1.14 Perancangan Antarmuka Halaman Login Admin

Gambar 3.27 Perancangan Antarmuka Halaman Login Admin

Klik LOGIN untuk masuk ke halaman admin T14

Nama Layar : T14

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Email akan menuju Microsoft Outlook Klik Forum menuju forum MQ

Klik Home mennuju T01 Klik Review menuju T02 Klik Jadwal Acara menuju T03

Klik Profile menuju T04 Klik Berita menuju T05 Klik Politik menuju T06 Klik Ekonomi menuju T07 Klik Olahraga menuju T08 Klik Nasional menuju T09 Klik Lingkungan menuju T10

Klik Seni Hiburan menuju T11

Klik Teknologi menuju T12 Klik Agenda menuju T13 Klik Link Partner Perusahaan menuju situs

T13

Nama Layar : T13

(68)

3.3.5.1.15 Perancangan Antarmuka Halaman Utama Admin

Gambar 3.28 Perancangan Antarmuka Halaman Utama Admin

3.3.5.1.16 Perancangan Antarmuka Halaman Tambah Agenda

Gambar 3.29 Perancangan Antarmuka Halaman Tambah Agenda

Klik Menu Utama menuju T15

Klik Tambah Agenda menuju T16 Klik Edit Agenda menuju T17

Klik Hapus Agenda menuju T19 Klik Tambah Berita menuju T21 Klik Edit Berita menuju T22

Klik Hapus Berita menuju T24

Klik Logout untuk keluar

T16

Nama Layar : T16

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Menu Utama menuju T15

Klik Tambah Agenda menuju T16 Klik Edit Agenda menuju T17

Klik Hapus Agenda menuju T19

Klik Tambah Berita menuju T21

Klik Edit Berita menuju T22

Klik Hapus Berita menuju T24

Klik Logout untuk keluar dari halaman admin

T15

Nama Layar : T15

(69)

3.3.5.1.17 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Agenda

Gambar 3.30 Perancangan Antarmuka Halaman Edit Agenda

3.3.5.1.18 Perancangan Antarmuka Halaman Form Edit Agenda

Gambar 3.31 Perancangan Antarmuka Halaman Form Edit Agenda

Klik Menu Utama menuju T15

Klik Tambah Agenda menuju T16 Klik Edit Agenda menuju T17

Klik Hapus Agenda menuju T19

Klik Tambah Berita menuju T21

Klik Edit Berita menuju T22 Klik Hapus Berita menuju T24

Klik Logout untuk keluar dari halaman admin Klik Edit menuju M05 T18

Nama Layar : T18

Ukuran Layar : 1000 pixel x 601 pixel

Klik Menu Utama menuju T15 Klik Tambah Agenda menuju T16

Klik Edit Agenda menuju T17 Klik Hapus Agenda menuju T19

Klik Tambah Berita menuju T21

Klik Edit Berita menuju T22 Klik Hapus Berita menuju T24 Klik Logout untuk keluar dari halaman admin Klik Edit menuju T18/)/M15(data tidak ditemukan) T17

Nama Layar : T17

(70)

3.3.5.1.19 Perancangan Antarmuka Halaman Hapus Agenda

Gambar 3.32 Perancangan Antarmuka Hala

Gambar

Tabel 3.1 Karakteristik Pengguna Aplikasi
Gambar 3.1 Use Case
Gambar 3.2 Dinamika Objek Home
Gambar 3.3 Dinamika Objek Acara
+7

Referensi

Dokumen terkait