• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Persediaan Obat Pada Apotik Dunia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Sistem Informasi Persediaan Obat Pada Apotik Dunia"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT

PADA APOTIK DUNIA

TUGAS AKHIR

LINDAWATY

052406183

DEPARTEMEN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT

PADA APOTIK DUNIA

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat memperoleh Ahli Madya

LINDAWATY

052406183

DEPARTEMEN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

PERSETUJUAN

Judul : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTIK DUNIA

Kategori : TUGAS AKHIR

Nama : LINDAWATY

Nomor Induk Mahasiswa : 052406183

Program Studi : D3 ILMU KOMPUTER Departemen : MATEMATIKA

Fakultas : MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Diluluskan di Medan, Juni 2008

Diketahui/Disetujui oleh

Departemen Matematika FMIPA USU Pembimbing Ketua,

Dr. Saib Suwilo, M.Sc Dra.Elly Rosmaini, M.Si

(4)

PERNYATAAN

SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTIK DUNIA

TUGAS AKHIR

Saya mengakui bahwa Tugas Akhir ini adalah hasil kerja saya sendiri, kecuali beberapa kutipan dan ringkasan yang masing-masing disebutkan sumbernya.

Medan, Juni 2008

(5)

PENGHARGAAN

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan limpahan dan karunia-Nya Tugas Akhir ini dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan.

(6)

ABSTRAK

(7)

DAFTAR ISI

2.2 Data dan Database Management System (DBMS) 12

2.2.1 Data 12

2.2.2 Database Management System (DBMS) 13

2.2.3 Komponen Utama DBMS 15

2.3 Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 16

2.3.1 Sekilas tentang Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 16

2.3.2 Struktur Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 17

(8)

4.4 Pengujian Sistem 48

4.5 Pemeliharaan Sistem 49

4.6 Tampilan 50

Bab 5 Kesimpulan dan Saran 53

5.1 Kesimpulan 53

5.2 Saran 53

Daftar Pustaka 55

(9)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1. Tabel Pembelian 31

Tabel 3.2. Tabel Kode Master 31

Tabel 3.3. Tabel Kode 32

(10)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Layar Interface Visual Basic 6.0 18

Gambar 2.2 Tampilan Menu Bar 19

Gambar 2.3 Tampilan Toolbar 19

Gambar 2.4 Tampilan Form 20

Gambar 2.5 Tampilan Properties Window 20 Gambar 2.6 Tampilan Form Layout Window 21

Gambar 2.7 Tampilan Toolbox 22

Gambar 2.8 Tampilan Project Window 22

Gambar 2.9 Tampilan Code Window 23

Gambar 2.10 Tampilan Immediate Window 23 Gambar 2.11 Topologi Pear to Pear 25 Gambar 2.12 Skema Rancangan Database Oracle 26 Gambar 2.13 Tampilan Home page Oracle 27 Gambar 2.14 Tampilan Halaman Administration 27

Gambar 2.15 Tampilan Halaman Access 28

Gambar 2.16 Tampilan Halaman Access Updated 28

Gambar 3.1 Tampilan Tabel Pembelian 33

Gambar 3.2 Tampilan Tabel Kode 33

Gambar 3.3 Tampilan Tabel Master 34

Gambar 3.4 Relasi Antar Tabel 35

Gambar 3.5 Diagram Konteks 36

Gambar 3.6 DFD Level 0 38

Gambar 3.7 DFD Level 1 40

Gambar 4.1 Tampilan Form Utama 50

Gambar 4.2 Tampilan Form Entry 50

Gambar 4.3 Tampilan Form Penjualan 51

Gambar 4.4 Tampilan Form Pembelian 52

(11)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Perkembangan sistem komputerisasi tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang hampir mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangan sistem komputerisasi, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dan manajemen data sangat diperlukan.

Dengan berbagai kelebihan dan kemudahan yang ditawarkannya tentu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dari suatu perusahaan. Salah satu kelebihan dari sistem komputerisasi ialah menghasilkan informasi secara relevan,tepat waktu dan akurat. Informasi yang dihasilkan tidak terlepas dari manajemen informasi yang baik dan mampu menjaga kelancaran kebutuhan informasi dalam sirkulasi data suatu sistem.

(12)

Membangun suatu sistem informasi memerlukan pemahaman yang baik dan jelas mengenai sistem yang akan digunakan baik dalam prosedur sistem, input, output maupun hal-hal yang mempengaruhi kinerja sistem baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Tempat penulis melakukan penelitian yaitu Apotik Dunia, sistem pengolahan data untuk menangani transaksi pembelian dan penjualan, mengontrol persediaan obat di gudang dan mendata para pelanggan masih menggunakan aplikasi perkantoran yang umum digunakan yaitu Microsoft Office. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang mampu meningkatkan kinerja sistem agar dapat memberikan hasil yang

maksimal serta dapat meningkatkan efiensi dan efektivitas kerja.

Berdasarkan uraian di atas bahwa sistem informasi sangat diperlukan dalam suatu perusahaan sehingga penulis melakukan penelitian dan menuangkannya dalam bentuk tugas akhir dengan judul “Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia”.

1.2. Identifikasi Masalah

Dalam membangun suatu sistem informasi perlu diperhatikan terlebih dahulu akar permasalahan yang timbul dalam sistem yang telah ada ataupun dari data-data yang akan dikumpulkan.

(13)

1. Kegiatan pengontrolan obat baik dalam persediaan, pembelian dan penjualan serta mengolah data pelanggan yang masih dikerjakan dengan aplikasi perkantoran yaitu Microsoft Office sehingga tidak dapat melihat secara rinci sisa obat sehingga tidak dapat diketahui persediaan obat minimum di gudang. 2. Laporan persediaan yang dihasilkan kurang terperinci sehingga menyulitkan

pihak manajemen dalam mengambil keputusan tentang persediaan obat.

Dari uraian di atas, maka yang menjadi masalah adalah bagaimana merancang suatu sistem informasi yang mampu mengolah data dengan cepat, tepat dan akurat sehingga mendukung kelancaran operasional dengan lebih terkomputerisasi.

1.3. Batasan Masalah

Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis mambatasi masalah hanya pada kegiatan persediaan obat , pembelian dan penjualan obat serta pengelolaan data pelanggan pada Apotik Dunia. Hal tesebut dilakukan agar pembahasan tidak menyimpang dari tujuannya serta keterbatasan waktu dan kemampuan penulis.

(14)

1.4. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah sistem informasi persediaan yang dirancang penulis dapat membantu dalam menyajikan laporan persediaan dengan cepat dan akurat sehingga dapat mencegah terjadinya penimbunan barang yang berlebihan di gudang maupun barang yang sudah habis tidak di order kembali.

Adapun tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah untuk merancang suatu sistem informasi persediaan obat yang lebih efektif dan efisien untuk dapat dipergunakan pada Apotik Dunia.

1.5. Metodologi Penelitian

Dalam penyusunan tugas akhir, penulis menggunakan beberapa metode dalam mengumpulkan data. Metode-metode tersebut adalah:

1. Field Research

Melakukan penelitian langsung ke lapangan yaitu di Apotik Dunia dan menganalisa secara langsung sistem yang ada serta data-data yang dibutuhkan dalam merancang sistem informasi tersebut.

2. Library Research

(15)

4. Menguji program yang telah dirancang dan melakukan perbaikan jika masih ditemukan kesalahan.

1.6. Sistematika Penulisan

Adapun tujuan pembuatan sistematika penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk lebih memudahkan penulis dalam menyelesaikan permasalahan yang dianalisis sehingga lebih terfokus dan terarah sekaligus memudahkan dalam penyajiannya ke dalam bentuk yang terstruktur.

Adapun sistematika penulisan Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut: BAB 1 : PENDAHULUAN

Dalam bab ini diuraikan tentang penjelasan umum dari

permasalahan yang dibahas sehubungan dengan penyusunan Tugas Akhir ini yang meliputi latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, maksud dan tujuan penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB 2 : LANDASAN TEORI

(16)

BAB 3 : PERANCANGAN SISTEM

Dalam bab ini diuraikan tentang perancangan system yang dimulai dengan analisa perancangan sistem, perancangan database, diagram alir data (DFD), dan algoritma program.

BAB 4 : IMPLEMENTASI SISTEM

Dalam bab ini diuraikan tentang defenisi implementasi sistem, tujuan implementasi sistem, komponen utama implementasi sistem, tampilan output program, pengujian dan pemeliharaan sistem.

BAB 5 : KESIMPULAN DAN SARAN

(17)

BAB 2

LANDASAN TEORI

2.1. Sistem dan Informasi

2.1.1 Sistem

Sistem merupakan serangkaian prosedur yang saling berhubungan dalam melaksanakan suatu pekerjaan tertentu. Sistem terdiri dari unsur yang dapat dikenal, saling melengkapi karena satu maksud, tujuan dan sasaran. Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa sub sistem dan sub sistem dapat pula terdiri dari beberapa sub sistem.

Ada beberapa defenisi mengenai sistem yaitu:

1. David (1985) mendefinisikan sistem sebagai bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa saran atau maksud.

2. Lucas (1989) mendefinisikan sistem sebagai suatu komponen atau variabel yang terorganisasi , saling tergantung satu dengan yang lainnya dan terpadu serta mempunyai sasaran.

(18)

4. Robert G.Murdick (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan bersama.

Jadi sistem dapat diartikan juga sebagai sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur.

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu , yaitu : 1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.

2. Batas Sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan.

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat bersifat merugikan sistem tersebut.

(19)

Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem lainnya membentuk satu kesatuan.

5. Masukan Sistem

Masukan adalah energi yang diimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6. Keluaran Sistem

Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain.

7. Pengolah Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem

Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan dari sistem dan keluaran yang akan dihasilkan dari sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran yang telah ditetapkannya.

2.1.2 Informasi

(20)

Pada dasarnya informasi merupakan hal yang sangat penting bagi berbagai pihak dalam perusahaan terutama bagi pihak manajemen perusahaaan di dalam pengambilan suatu keputusan yang dapat diperoleh dari suatu sistem yaitu processing system atau information generating system.

Defenisi umum mengartikan informasi sebagai data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berguna bagi pihak yang menerimanya dan bermanfaat di dalam pengambilan suatu keputusan pada saat ini maupun saat mendatang.

Menurut Davis (1999), informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang.

Menurut Mardick Et Al (1984) menyatakan informasi terdiri dari data yang telah diambil kembali, diolah atau digunakan untuk memberi dukungan keterangan bagi pengambilan kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.

(21)

Berdasarkan pengertian sistem dan informasi di atas, maka dapat disimpulkan pengertian dari sistem informasi yaitu sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan atau untuk pengendalian organisasi.

Menurut Joseph W.Wilkinson (2000), sistem informasi adalah suatu kerangka kerja dengan sumber daya (manusia dan komputer) dikoordinasikan untuk mengubah masukan (data) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.

2.1.3 Komponen Sistem Informasi

John Burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebutnya dengan istilah blok bangunan (building block), yaitu sebagai berikut:

1. Blok masukan (input block), inputnya berupa metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

(22)

3. Blok keluaran (output block), menghasilkan keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

4. Blok teknologi (technology block), digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5. Blok basis data (database block), merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

6. Blok kendali (controls block), untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

2.2. Data dan Database Management System (DBMS)

2.2.1 Data

Data berasal dari bahasa Latin yaitu “datum” yang berarti fakta, kenyataan, kejadian atau peristiwa. Jadi, data atau fakta adalah kenyataan dari suatu kejadian atau peristiwa. Menurut Murdick,dkk (1984) merumuskan bahwa :

(23)

Data merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan informasi. Himpunan data akan memiliki sifat yang unik, antara lain sebagai berikut:

1. Saling berkaitan (Interreted), data-data tersebut akan saling berkaitan/ terintegrasi dan tersimpan secara terorganisir di dalam suatu media penyimpanan.

2. Kebersamaan (Shared), data yang terintegrasi tersebut dapat diakses oleh berbagai macam pengguna / orang tetapi hanya satu yang dapat merubahnya yaitu Database Administrator (DBA). Sifat kebersamaan (Shared) dalam himpunan data tersebut akan membutuhkan perubahan berupa cara berfikir pengguna yang terbiasa dengan pola pemilikan data sendiri dan cara penanganan dan manajemen data dalam organisasi. Data bersama (Sharing Data) merupakan data yang dapat digunakan secara bersama oleh beberapa pemakai pada lokasi yang sama ataupun berbeda. Data bersama memiliki tiga tipe, yaitu:

1. Data bersama di antara unit fungsional

2. Data bersama pada berbagai tingkatan pengguna 3. Data bersama yang tersebar secara geografis

(24)

2.2.2 Database Management System (DBMS)

Database adalah sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasi data.

Database merupakan salah satu komponen utama dalam sistem informasi karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi pemakai. Penerapan database di dalam informasi disebut Database System. Sistem Database (Database System) adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang berhubungan satu dengan yang lainnya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Database Management System (DBMS) merupakan suatu alat komputer yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data yang bertujuan untuk menciptakan keadaan yang mudah dan efisien dalam pemakaian dan penyimpanan data. Adapun tujuan dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan data mencapai independensi data.

(25)

Database adalah kumpulan file-file yang saling berelasi. Relasi tersebut bisa ditunjukkan dengan kunci dari file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi.

Dalam satu file terdapat record-record yang sejenis, sama besar,sama bentuk merupakan satu kumpulan entri yang seragam. Satu record terdiri dari field-field yang saling berhubungan untuk menunjukkan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan direkam dalam satu record. Untuk menyebut isi dari field tersebut maka digunakan atribut atau merupakan judul dari satu kelompok entity tertentu. Entity adalah suatu objek yang nyata dan akan direkam.

Set program pengelola merupakan satu paket program yang dibuat agar memudahkan dan mengefesiensikan pemasukan atau perekaman informasi dan pengambilan atau pembacaan informasi ke dalam database.

2.2.3 Komponen Utama DBMS

Komponen utama DBMS dapat dibagi dalam 4 macam yaitu:

1. Perangkat keras, berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya seperti processor, memori dan harddisk.

(26)

3. Perangkat lunak, berkedudukan di antara basis data (data yang disimpan dalam harddisk) dan pengguna.

4. Pengguna, dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu: a. Pengguna akhir

b. Pemrogram aplikasi c. Administrator basis data

2.3. Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0

2.3.1 Sekilas tentang Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0

Visual Basic 6.0 berawal dari bahasa pemrograman BASIC (Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code). Microsoft Visual Basic pertama kali dikeluarkan pada tahun 1991 dengan nama “Thunder” yang merupakan development pertama yang berbasis visual yang dibuat oleh Microsoft untuk menandingi bahasa pemrograman lainnya, seperti bahasa pemrograman C,C++, dan bahasa pemrograman lainnya.

(27)

Pada tahun 1997 Microsoft mengeluarkan Visual Basic versi 5.0 yang memiliki kemampuan untuk menciptakan ActiveX Control yang mampu ditempatkan di internet dan membuat bahasa HTML lebih dinamis. Pada tahun 1998 Microsoft mengeluarkan Visual Basic versi 6.0 yang merupakan salah satu bahasa pemrograman aplikasi yang sangat dikenal di dunia.

Visual Basic versi 6.0 dapat digunakan dalam tiga edisi, yang setiap edisinya menunjukkan fasilitas dan kemampuannya, yaitu:

1. Edition Learning ( Standard Edition), yang berisi berbagai sarana dasar dari Visual Basic 6.0 untuk mengembangkan aplikasi.

2. Professional Edition, yang berisi tambahan sarana yang dibutuhkan oleh para programmer profesional, misalnya tambahan kontrol program, pemrograman internet, compiler untuk membuat file help dan sarana pengembangan database yang lebih baik.

3. Enterprise edition, yang memungkinkan profesional programmer untuk membuat aplikasi client-server yang dapat terhubung ke internet.

2.3.2 Struktur Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0

Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur. Struktur aplikasi Visual Basic terdiri dari:

(28)

program aplikasi dengan menempatkan kontrol-kontrol yang ada di bagian toolbox pada area form.

2. Toolbox, merupakan kotak perangkat yang berisi kumpulan tombol objek atau kontrol untuk mengatur desain dari aplikasi yang akan dibuat.

3. Properties, yaitu nilai atau karakter yang dimiliki oleh sabuah objek Visual Basic. Contoh : name, size,colour, position, text dan lain sebagainya. Property dapat diubah saat mendesain program atau run time ketika program dijalankan. 4. Method, yaitu suatu kumpulan perintah yang memiliki kegunaan yang hampir

sama dengan suatu fungsi atau prosedur, tetapi perintah tersebut sudah disediakan dalam suatu objek. Suatu method dapat dipanggil dengan cara menyebutkan nama objek dan diikuti dengan tanda titik dan nama methodnya. 5. Event, yaitu suatu kejadian yang akan diterima oleh suatu objek. Event yang

diterima oleh objek berfungsi untuk menjalankan kode program yang ada di dalam objek tersebut.

6. Code Window, merupakan suatu jendela yang digunakan untuk menuliskan kode program dari kontrol ytang telah dipasang pada jendela form dengan cara memilih terlebih dahulu kontrol tersebut pada kotak objek.

7. Module, berisi kode program atau prosedur yang dapat digunakan oleh program aplikasi dan juga merupakan kumpulan dari prosedur umum, deklarasi variabel dan defenisi konstanta yang digunakan di dalam aplikasi.

(29)

Gambar 2.1 Layar Interface Visual Basic 6. 0

Secara rinci, tampilan layar Visual Basic terdiri dari :

1. Menu bar, merupakan batang menu yang terletak di bawah title bar yang berfungsi untuk menampilkan pilihan menu atau perintah untuk mengoperasikan program Visual Basic. Menu bar digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project dan lain sebagainya.

Gambar 2.2 Tampilan Menu Bar

(30)

perintah dan mengendalikan tampilan seperti mengatur pemunculan jendela properties, project dan form layout.

Gambar 2.3 Tampilan Toolbar

3. Form, merupakan tempat untuk merancang user interface dari aplikasi. Form dapat disebut juga sebagai objek, yang befungsi sebagai latar belakang dari suatu program aplikasi. Pada waktu membuat program aplikasi yang baru, akan secara otomatis tersedia form yang baru dengan nama Form 1.

Gambar 2.4 Tampilan Form

(31)

properties window yang berada pada toolbar atau dengan cara mengklik kanan pada objek.

Gambar 2.5 Tampilan Properties Window

5. Form Layout Window, merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk mengatur posisi dari form pada form saat program dijalankan. Untuk memindahkan posisi form pada layar monitor dapat dilakukan melalui proses drag and drop.

(32)

6. Toolbox, yaitu sebuah jendela yang mengandung semua objek atau kontrol yang akan digunakan untuk membuat suatu program aplikasi. Toolbox dapat ditampilkan dengan menggunakan prosedur:

1. Klik tombol Toolbox di bagian Toolbar Standard. 2. Pilih perintah View-Toolbox.

Gambar 2.7 Tampilan Toolbox

(33)

Gambar 2.8 Tampilan Project Window

8. Code Window, yaitu jendela yang berisi kode program yang merupakan instruksi (perintah) untuk aplikasi Visual Basic.

Gambar 2.9 Tampilan Code Window

9. Immediate Window, merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk mencoba beberapa perintah dengan mengetikkan baris program dan dapat secara langsung dilihat hasilnya. Hal tersebut dilakukan untuk membantu proses pengujian suatu perintah sebelum dipasang di dalam program.

(34)

2.4. Oracle 10 XE

Oracle adalah sebuah DBMS untuk level menengah ke atas. Kelebihan Oracle dibanding dengan Access / SQL Server adalah :

1. Multi platform artinya bisa dijalankan di berbagai OS, misalnya Unix, Linux, Sun, OS/2, Apple, Windows.

2. Memiliki homepage / layanan berbasis web sehingga data dapat disebar / data dapat diakses secara remote / jarak jauh.

3. Memiliki software khusus kllien mulia versi 10 ke atas sehingga dengan menggunakan command line / SQL Plus di Oracle, sehingga kita bisa mengerjakan semua operasi SQL dari jarak jauh seolah-olah kita berada di localhost.

4. Hasil Query di layanan web service atau Application Express dapat diekspor ke dalam Excel.

(35)

Secara umum topologi jaringan komputer terbagi 4 : 1.Bus

2.Star 3.Ring

4.Pear to Pear 5.FDDI

Untuk tugas akhir ini, penulis menggunakan topologi Pear to Pear dapat digambarkan sebagai berikut.

IP : 192.168.01 IP : 192.168.02 Server Database

Oracle Client

Oracle

Start Database Stop

Database

Gambar 2.11 Topologi Pear to Pear

Terlihat dari dua komputer tersebut database Oracle berlokasi di alamat / IP : 192.168.02 , itu berarti tabel-tabel yang menjadi tugas akhir saya ini:

(36)

Semua tabel tersebut berada dalam sebuah database default yang bernama XE. singkatan dari Ekspress Edition.

Karena penulis menggunakan Oracle versi 10.0.2 XE. Tabel-tabel tersebut hanya bisa diakses dengan menggunakan user Id milik penulis yaitu :

User Id : Linda Password : a

Gambar skemanya sebagai berikut.

SYSTEM

LINDA

Tabel Kode Tabel Kartu Stok Tabel Kode Master Tabel Pembelian

Gambar 2.12 Skema Rancangan Database Oracle

Agar client bisa mengakses database server, penulis menggunakan media kabel bertipe Belden menggunakan port RG-45.

Sedangkan client untuk mengakses database server digunakan dengan 2 cara yaitu : 1. Berbasis web service yaitu dengan menggunakan browser internet seperti

(37)

terlebih dahulu diinstal di komputer client yaitu OracleXEClient. File ini cukup kecil hanya 29.5 MB.

Langkah-langkah menjalankan komputer client dengan menggunakan web service / application express yaitu:

1. Start database di database server

2. Di database server tersebut setting application express dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Jalankan application express (bukalah database home page). b. Loginlah dengan nama system(password:123).

Gambar 2.13 Tampilan home page Oracle

(38)

c.Kliklah administration

Gambar 2.14 Tampilan Halaman administration

d. Kliklah Manage HTTP Access.

(39)

Gambar 2.15 Tampilan Halaman Access

f. Klik apply changes.

Gambar 2.16 Tampilan Halaman Access Updated

(40)

BAB 3

PERANCANGAN SISTEM

3.1. Perancangan Sistem

Perancangan sistem merupakan salah satu unsur atau tahapan dari keseluruhan pembangunan sistem komputerisasi. Perancangan sistem untuk pengembangan sistem informasi biasanya memerlukan jangka waktu yang lebih lama daripada pemecahan masalah pada umumnya. Salah satu unsur pokok yang harus dipertimbangkan dalam pembangunan sistem komputerisasi yaitu masalah perangkat lunak, karena perangkat lunak yang digunakan haruslah sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan, disamping masalah perangkat itu sendiri.

Inti dari perancangan sistem adalah berusaha memandang seluruh pengolahan secara terpadu serta untuk menilai pilihan-pilihan dalam melaksanakan studi kelayakan.

(41)

b. Menentukan gambaran dari rancang bangun yang lengkap kepada pemakai komputer tersebut.

3.2. Perancangan Database

Dalam pembuatan suatu sistem yang baik diperlukan perancangan database yang baik. Database sebagai tempat penyimpanan data merupakan salah satu aspek penting yang akan menentukan mutu kerja data program yang dibuat.

Perancangan sebuah database berdasarkan bagaimana cara merancang dari sistematika proses dari sistem tersebut. Pada umumnya database telah disiapkan untuk menghasilkan sebuah laporan informasi tertentu yang dikehendaki.

Pada Sistem Informasi Persediaan Obat ini menggunakan software database Oracle 10 XE. Secara garis besar Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia menggunakan struktur database sebagai berikut:

a. Struktur Tabel Pembelian

Tabel 3.1. Table Pembelian

Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan

Tanggal Date 8 - Tgl Masuk Pembelian Nama_Per Varchar 30 - Nama Perusahaan

Jenis Varchar 30 - Jenis Obat

Nama Varchar 25 - Nama Obat

(42)

Harga Number 10 - Harga Pembelian

Banyak Number 8 - Banyak Obat

Diskon Number 5 - Jumlah Barang yang Dibeli

Total Number 20 - Total Pembelian

b. Struktur Tabel Master

Tabel 3.2. Tabel Master

Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan

Kode Varchar 10 - Kode untuk

Obat

Jenis Varchar 30 - Jenis Obat

Banyak Number 8 - Banyak Obat

c. Struktur Tabel Kode

Tabel 3.3. Tabel Kode

Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan

No Number 8 - No Kode

Kode Varchar 10 - Kode Untuk Obat

Jenis Varchar 30 - Jenis Obat

Tanggal Date 8 - Tanggal Masuk

Nama Varchar 25 - Nama Obat

No_Batch Varchar 35 - No Produk

(43)

Harga_Pokok Number 10 - Harga Penjualan

Harga Number 10 - Harga_Pembelian

Rata-Rata Number 8 - Rata-Rata Harga

Banyak Number 8 - Banyak Obat

Nama_Per Varchar 30 - Nama_Perusahaan Jumlah Number 8 - Total Banyak Obat

Total Number 20 - Total Pembelian

Laba Number 8 - Keuntungan Penjualan

d. Tabel Kartu Stok

Tabel 3.4. Tabel Kartu_Stok

Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan

Nama Varchar 25 - Nama Obat

Tanggal Date 8 - Tgl Masuk Pembelian

No_Batch Varchar 35 - No Produk

Exp_Date Date 8 - Tanggal Kaduwarsa

Masuk Number 10 - Jumlah Obat yang masuk Keluar Number 10 - Jumlah Obat yang keluar

Sisa Number 10 - Sisa Obat

(44)

Gambar 3.1 Tampilan tabel pembelian

2. Kode

(45)

3. Master

(46)

Hubungan antar Tabel

(47)

3.3. Diagram Konteks

Diagram konteks merupakan alat bantu dalam perancangan global bagi program aplikasi yang dibuat. Tujuannya adalah untuk mencerminkan keadaan sistem yang akan dibangun secara umum. Adapun diagram konteks untuk Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia adalah:

Laporan Pembelian Data Obat

Data Obat Laporan Stok Obat

Data Obat Laporan Penjualan

Gambar 3.5 Diagram Konteks PELANGGAN

Sistem Persediaan

Obat

Stok Obat PEMASOK

Berikut penjelasan mengenai diagram konteks di atas :

(48)

apakah obat tersebut masih ada atau sudah habis, setelah diperiksa maka bagian stok barang akan membuat laporan stok barang untuk dikirim ke sistem.

3.4. Diagram Alir Data (Data Flow Diagram)

Diagram Arus Data digunakan untuk menggambarkan aliran informasi dan proses data yang bergerak dari pemasukan data hingga keluaran. Keuntungan penggunaan DFD adalah memudahkan pemakai yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan atau dikembangkan. Berikut Data Flow Diagram dari Sistem Persediaan Obat pada Apotik Dunia.

DFD Level 0

(49)

Laporan Penjualan Data Obat yang terjual

Laporan Stok Obat

Laporan

Data Obat

Laporan Pembelian Data Obat yang dibeli

PEMBELIAN

PIMPINAN Sistem

Persediaan Obat Stok Obat

PENJUALAN

Gambar 3.6 DFD Level 0

DFD Level 1

(50)
(51)
(52)

3.5. Algoritma

Algoritma adalah langkah-langkah penyelesaian dari suatu permasalahan dengan menggunakan kalimat logika yang diterima dalam membuat program. Algoritma Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia adalah :

1. Algoritma Untuk Menampilkan Menu Utama Langkah 1 : Tampilkan Menu Utama, yang terdiri atas :

a. Entry b. Penjualan c. Pembelian d. About e. Help f. Keluar Langkah 2 : Selesai.

2. Algortima Untuk Menu Entry Langkah 1 : Tampilkan data Entry.

Langkah 2 : Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan.

Langkah 3 : Jika diklik Simpan maka data yang diinput akan masuk ke dalam tabel.

Langkah 4 : Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama.

Langkah 5 : Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan.

(53)

Langkah 7 : Jika diklik tombol Nama, maka akan mendaftarkan seluruh nama obat yang ada pada sistem.

Langkah 8 : Jika diklik tombol Tanggal Masuk, maka akan mendaftarkan seluruh tanggal masuk obat yang ada pada sistem.

Langkah 9 : Jika diklik tombol Jenis Barang, maka akan mendaftarkan seluruh jenis obat yang ada pada sistem.

Langkah 10 : Jika diklik tombol Expired Date, maka akan mendaftarkan seluruh expire date obat yang ada pada sistem.

Langkah 11 : Jika diklik tombol No_Batch, maka akan mendaftarkan seluruh no batch obat yang ada pada sistem.

Langkah 12 : Jika dipilih Cari maka akan menampilkan data dari obat yang dicari. Langkah 13 : Selesai.

3. Algoritma Untuk Menu Penjualan Langkah 1 : Tampilkan data Penjualan.

Langkah 2 : Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan.

Langkah 3 : Jika dipilih Cari maka akan menampilkan data dari obat yang dicari.

Langkah 4 :Jika diklik Refresh maka akan merefresh data entry secara keseluruhan.

Langkah 5 : Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan.

Langkah 6 : Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama.

(54)

Langkah 8 : Selesai.

4. Algoritma Untuk Menu Pembelian Langkah 1 : Tampilkan data Pembelian.

Langkah 2 : Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan.

Langkah 3 : Jika diklik Simpan maka data yang diinput akan masuk ke dalam tabel.

Langkah 4 : Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama.

Langkah 5 : Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan.

Langkah 6 : Jika diklik Refresh maka akan merefresh data entry secara keseluruhan.

Langkah 7 : Selesai.

5. Algoritma Untuk Menu About Langkah 1 : Tampilkan data About.

Langkah 2 : Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan. Langkah 3 : Jika diklik Menu, maka akan kembali ke tampilan Menu Utama.

Langkah 4 : Selesai.

6. Algoritma Untuk Menu Help Langkah 1 : Tampilkan data Help.

Langkah 2 : Jika diklik Scroll bar atas maka text akan diulang.

(55)

BAB 4

IMPLEMENTASI SISTEM

4.1 Defenisi Implementasi Sistem

Implementasi Sistem adalah langkah-langkah atau prosedur sistem yang dilakukan untuk menyelesaikan perancangan sistem yang telah disetujui seperti menguji, menginstal dan memulai menggunakan sistem yang baru atau sistem yang diperbaiki.

Pada tahap implementasi, terlebih dahulu dilakukan pengujian sistem. Setelah terlihat ada kesalahan yang ditemukan di dalam pengujian maka sistem tersebut akan diperbaiki dan pengujian sistem dilanjutkan ke tahap operasi yang nyata.

4.2Tujuan Implementasi Sistem

Tujuan Implementasi Sistem adalah :

1. Menyelesaikan desain sistem yang ada dalam dokumen desain sistem . 2. Menguji dan mendokumentasikan program dan prosedur sistem.

(56)

4. Memperhitungkan bahwa sistem memenuhi permintaan user yaitu dengan menguji sistem secara menyeluruh.

5. Memastikan bahwa konversi ke sistem baru berjalan dengan benar yaitu dengan membuat rencana, mengontrol dan melakukan instalasi sistem baru dengan benar.

Langkah-langkah dalam mengimplementasikan sistem adalah sebagai berikut : 1. Pemilihan dan pelatihan user.

2. Menyelesaikan desain sistem.

3. Pemilihan tempat dan instalasi software dan hardware.

4. Menulis, menguji dan mengontrol dan mendokumentasikan program. 5. Menyelesaikan manual pemakai.

6. Konversi sistem.

4.3 Komponen Utama Implementasi Sistem

Untuk mewujudkan sistem yang telah dirancang memerlukan beberapa sarana pendukung utama yaitu komponen-komponen yang berperan penting dalam menunjang sistem yang telah dirancang terhadap pengolahan data.

1. Hardware

(57)

1. Satu unit personal komputer. 2. Memori minimal 256 MB.

3. Harddisk sesuai dengan kebutuhan. 4. Printer, mouse, keyboard.

2. Software

Software (Perangkat Lunak) adalah susunan instruksi yang dibuat secara sistem dalam bentuk program agar dapat dilaksanakan oleh komputer. Untuk sistem ini diperlukan perangkat lunak yaitu:

1. Sistem Operasi Windows 98 atau versi yang lebih tinggi. 2. Aplikasi Oracle 10 XE.

3. Microsoft Visual Basic 6.0.

3. Brainware

Brainware merupakan faktor sumber daya manusia yang sangat diperlukan dalam mengolah sebuah program maupun menangani fasilitas komputer. Faktor brainware yang dibutuhkan yaitu :

1. Sistem analis yaitu orang yang bergerak dalam bidang pengembangan sistem yang akan membentuk dan membangun fasilitas desain sistem.

2. Programmer yaitu orang yang akan menyusun instruksi bagi komputer dan merancang antar muka pemakai (interface) pada program agar dapat digunakan oleh pemakai (user).

(58)

a. Pemrogram aplikasi yaitu programmer yang membuat aplikasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan para pemakai.

b. Pemrogram pemeliharaan yaitu programmer yang bertangg ng jawab dalam memelihara, memodifikasi, memperbaiki dan menjaga agar program dapat dipakai selama mungkin atau dalam kurun waktu yang lama.

c. Pemrogram sistem yaitu programmer yang membuat perangkat lunak sistem untuk mengontrol operasi perangkat keras komputer dan dapat menjalankan program aplikasi.

3. Personalia Operasi Komputer terdiri dari :

a. Operator komputer yaitu orang yang menangani pengolahan data, mulai dari mempersiapkan data, tampilan sampai dengan pengentrian data ke dalam komputer.

b. Manajer operasi komputer yaitu orang yang bertanggung jawab atas seluruh aktifitas pengoperasian komputer.

c. Personalia pemasukan data yaitu orang yang bertugas memasukkan data ke sistem komputer dan memastikan data yang masuk terjamin kebenarannya, akurat dan kelengkapannya.

d. Pustakawan sistem yaitu orang yang bertugas mengelola penyimpanan data pada peralatan perekam.

(59)

Tahap pengujian bertujuan untuk memastikan sistem yang telah dibuat sesuai dengan keinginan pemakai dan dapat digunakan oleh pemakai dan dioperasikan oleh operator sistem.

Beberapa tingkat pengujian sebelum mengimplementasikan sistem yaitu : a. Pengujian Bagian

Pengujian tingkat ini dilakukan pada setiap modul program untuk mengetahui bahwa setiap modul program tersebut telah memenuhi spesifikasinya.

b. Pengujian Integrasi

Pada tingkat ini akan diuji setiap kelompok logika modul program untuk mengetahui bahwa setiap kelompok tersebut sudah memenuhi spesifikasi logika.

c. Pengujian Sistem

Menguji sistem yang telah dibuat untuk memperhitungkan bahwa sistem baru tersebut telah memenuhi spesifikasinya.

d. Pengujian Penerimaan

Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua komponen dalam sistem baru dalam keadaan siap pakai.

e. Pengujian Operasi dan Pengujian Lingkungan Sistem

Sistem yang telah dibuat akan dicoba ke lingkungan yang sesungguhnya untuk memastikan bahwa semua peralatan sistem baru dapat berjalan dengan baik.

(60)

Sebuah kegiatan pengolahan data akan terus berlangsung dengan melibatkan sejumlah fungsi yang terlibat atau tidak terlibat, dengan pemanfaatan sistem tersebut secara maksimal sangat diperlukan. Kegiatan pengolahan data yang akan melibatkan penyelenggaraan data yang berkualitas baik dalam pengolahan atau menampilkan laporan tersebut sebagai sajian informasi.

Dengan demikian diperlukan adanya pemeliharaan sistem agar sistem tersebut dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan semaksimal mungkin.

Adapun tujuan dari pemeliharaan sistem adalah sebagai berikut :

1. Mencegah modifikasi sistem yang akan menyebabkan masalah-masalah yang lain.

2. Membuat modifikasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

3. Menyempurnakan proses penyusunan sistem dan proses pemeliharaan sistem dengan menganalisa informasi tentang modifikasi sistem.

4. Mengganti pemeliharaan sistem dengan survei sistem jika modifikasi yang diminta relatif besar.

5. Meminimalkan gangguan kontrol dari gangguan operasi yang disebabkan oleh pemeliharaan sistem.

(61)

Tampilan suatu program aplikasi sangat penting untuk pengguna aplikasi tersebut. bila tampilan suatu aplikasi menarik akan menambah nilai dari program tersebut.

Berikut tampilan output dari Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia : a.Tampilan Form Utama

Gambar 4.1 Tampilan Form Utama

(62)

Gambar 4.2 Tampilan Form Entry

c.Tampilan Form Penjualan

Gambar 4.3 Tampilan Form Penjualan

(63)

Gambar 4.4 Tampilan Form Pembelian

g.Tampilan Help

(64)

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Melalui pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu:

1. Informasi memegang peranan penting dalam perkembangan sistem komputerisasi.

2. Dalam kegiatan operasional, perusahaan maupun organisasi membutuhkan suatu sistem informasi yang dapat mengatur sistem persediaan barang sehingga proses produksi dan distribusi dapat berjalan dengan lancar.

3. Sistem Informasi sangat diperlukan dalam pengolahan data ke dalam bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi pemakainya untuk pengambilan keputusan pada masa kini maupun yang akan datang.

5.2 Saran

Saran yang dapat penulis kemukakan adalah sebagai berikut:

(65)
(66)

DAFTAR PUSTAKA

Hartano , Jogianto. 1999. Analisis & Disain. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kurniadi, Andi. 2000. Pemrograman Microsoft Visual Basic 6. Yogyakarta:Penerbit Andi.

Malik, Jaja Jamaludin. 2006. Animasi Form pada Visual Basic. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Imbar, Radiant Victor. 2006. Oracle&Asp. Bandung: Informatika Bandung.

(67)

L

A

M

P

I

R

A

(68)

LISTING PROGRAM

StatusBar1.Panels(1).Text = WeekdayName(Weekday(Date)) & ", " & Format(Date, "DD-MMM-YYYY")

xnama = "relasi.rtf"

'trelasi.LoadFile (App.Path & "\" & xnama) 'PANGGIL FILE *.RTF

'DESIGN RELASI TABEL MENGGUNAKAN WORD

'SIMPAN DENGAN *.RTF ' trelasi.Enabled = False

End Sub

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer) Cancel = 1

(69)

End Sub

Private Sub Timer1_Timer() Timer1.Enabled = True

StatusBar1.Panels(10).Text = Format(Time, "hh:mm:ss") End Sub

Private Sub Toolbar1_ButtonClick(ByVal Button As MSComctlLib.Button) Select Case Button.Key

Case "ENTRY":

Form1.Show vbModal 'MENGUNCI FORM DIBAWAHNYA rtabel1.Close

'rtabel2.Close

Case "PENJUALAN": PENJUALAN.Show vbModal rtabel1.Close

Case "PEMBELIAN": PEMBELIAN.Show vbModal 'rtabel2.Close

Case "ABOUT": ABOUT.Show vbModal Case "HELP": HELP.Show vbModal Case "KELUAR": End

(70)

rtabel1.Requery

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer) Cancel = 1

Private Sub tbanyak_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

(71)

tsub = Val(tjumlah) - (Val(tbanyak) * Val(tharga) * (Val(tdisc) / 100)) TOTAL = tsub + TOTAL

cash.SetFocus End If

End Sub

Private Sub xcari_KeyPress(KeyAscii As Integer) Dim RCARI As New ADODB.Recordset

'On Error GoTo SALAHSQL If KeyAscii = 13 Then

'Adodc1.RecordSource = "SELECT HARGA FROM KODE IN 'C:nyak\STOK-KASIR\UTAMA.MDB' ORDER BY HARGA ASC"

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer) Cancel = 1

End Sub

(72)

PEMBELIAN.Hide End Sub

Private Sub m_DateClick(ByVal DateClicked As Date) tgl = m.Value

End Sub

Private Sub simpan_Click()

Dim RSIMPAN As New ADODB.Recordset

SQL = "INSERT INTO KARTU_BELI_X VALUES ('" & Format(tgl,

"yyyy,mm,dd") & "','" & tper & "','" & tjenis & "','" & tnama & "','" & tbatch & "', '" & tharga & "','" & tbanyak & "','" & tdisc & "','" & total & "') "

'(NO,JENIS_BARANG,Tgl_masuk,nama,no_batch,exp_date,harga_pokok,harga,rata_ rata,banyak,asal,jumlah,total,laba)

'SQL = "INSERT INTO kode (NO,JENIS_BARANG,TGL_MASUK,NAMA) VALUES (2,'BOTOL','2008,09,25','SUSI')"

RSIMPAN.Open SQL, koneksi

Set DataGrid1.DataSource = RSIMPAN SQL1 = "SELECT * FROM kartu_beli_x" rtabel2.Open SQL1, koneksi

Set DataGrid1.DataSource = rtabel2 End Sub

Private Sub tdisc_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

total = Val(tharga) * Val(tbanyak) - (Val(tharga) * Val(tbanyak) * (Val(tdisc) / 100))

(73)

Frame1.Top = 200

Dim XKODE, JENIS, KATEGORI, XXKODE, kate As String Dim n, PPN, laba As Long

DataGrid1.AllowAddNew = False DataGrid1.AllowUpdate = True DataGrid1.AllowDelete = True DataGrid1.AllowArrows = True MonthView1.Visible = False 'On Error GoTo SALAH

If Adodc1.Recordset.RecordCount = 0 Then Exit Sub

Else

(74)

BYK = Adodc1.Recordset.RecordCount

CrystalReport1.WindowState = crptMaximized CrystalReport1.RetrieveDataFiles

CrystalReport1.Action = 1 End Sub

Private Sub Command2_Click() On Error GoTo SALAH

Calculator.Show Exit Sub

SALAH:

MsgBox "ADA KESALAHAN " & Err.Number & ": " & Err.Description End Sub

Private Sub DataGrid1_AfterColEdit(ByVal ColIndex As Integer) On Error GoTo SALAH

(75)

Adodc1.Recordset.Update vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

' MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA"

'DataGrid1.Columns(5) = UCase(DataGrid1.Columns(5))

'If Not (KeyAscii >= Asc("A") And KeyAscii <= Asc("Z") Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = vbKeySpace) Then ' MsgBox ("data wajib huruf besar ")

' KeyAscii = 0

(76)

'Exit Sub 'End If

DataGrid1.Columns(12) = DataGrid1.Columns(7) * DataGrid1.Columns(10) 'HARGA POKOK X BANYAK

(77)
(78)

MsgBox ("Data tidak ditemukan!, kode tersebut tidak ada !")

Private Sub DataGrid1_BeforeColEdit(ByVal ColIndex As Integer, ByVal KeyAscii As Integer, Cancel As Integer)

If DataGrid1.Col = 3 Then 'TANGGAL MASUK

Private Sub DataGrid1_BeforeDelete(Cancel As Integer) On Error GoTo SALAH

(79)

Set DBTOKO = OpenDatabase(App.Path & "\utama.mdb") DBTOKO.TableDefs.Delete (Adodc1.Recordset!nama) Exit Sub

SALAH:

MsgBox "ADA KESALAHAN :" & Err.Number & " : " & Err.Description Exit Sub

End Sub

Private Sub DataGrid1_Error(ByVal DataError As Integer, Response As Integer) On Error GoTo SALAH

Exit Sub SALAH:

MsgBox "ADA KESALAHAN :" & Err.Number & ": " & Err.Description End Sub

Private Sub DataGrid1_HeadClick(ByVal ColIndex As Integer) Dim RSORTIR As ADODB.Recordset

Set RSORTIR = Adodc1.Recordset

If RSORTIR.Sort <> DataGrid1.Columns(ColIndex).DataField & " ASC" Then RSORTIR.Sort = DataGrid1.Columns(ColIndex).DataField & " ASC" Else

RSORTIR.Sort = DataGrid1.Columns(ColIndex).DataField & " DESC" End If

End Sub

Private Sub DataGrid1_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = VK_ESCAPE Then

MonthView4.Visible = False

BYK = Adodc1.Recordset.RecordCount DataGrid1.Font.Strikethrough = False klikmenu = 0

(80)

Public Sub FORM_ERROR(DATAERR As Integer, Response As Integer) MsgBox DATAERR

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer) If klikmenu = 1 Then On Error GoTo SALAH If optkate.Value = True Then

'perhatian....untuk '" & List1 & "'"

Adodc1.RecordSource = "select * from kode WHERE JENIS_BARANG = '" & List1 & "'"

(81)

If opttgl.Value = True Then

Adodc1.RecordSource = "select * from kode WHERE tgl_masuk = # " & List1 & " # "

Adodc1.Refresh Exit Sub

End If

If optnama.Value = True Then

Adodc1.RecordSource = "select * from kode WHERE nama = '" & List1 & "'" Adodc1.Refresh

Exit Sub End If

If Optexp.Value = True Then

Adodc1.RecordSource = "select * from kode WHERE exp_date = # " & List1 & " # "

Adodc1.Refresh Exit Sub

End If

If optbatch.Value = True Then 'perhatian....untuk '" & List1 & "'"

Adodc1.RecordSource = "select * from kode WHERE no_batch = '" & List1 & "'" Adodc1.Refresh

Exit Sub End If SALAH:

MsgBox "ada kesalahan :" & Err.Number & " " & Err.Description Exit Sub

End Sub

Private Sub tasal_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

tjumlah.SetFocus End If

End Sub

(82)

End Sub

Private Sub tgl_GotFocus() MonthView1.Visible = True tgl.SetFocus

End Sub

Private Sub tgl_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Private Sub MaskEdBox2_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Private Sub MonthView1_DateClick(ByVal DateClicked As Date) tgl = MonthView1.SelStart

MonthView1.Visible = False tgl.SetFocus

End Sub

Private Sub MonthView2_DateClick(ByVal DateClicked As Date) DataGrid1.Columns(3) = MonthView2.SelStart

Exit Sub End Sub

Private Sub MonthView2_DateDblClick(ByVal DateDblClicked As Date) On Error Resume Next

DataGrid1.Col = 4

(83)

Private Sub MonthView3_DateClick(ByVal DateClicked As Date) texp = MonthView3.SelStart

MonthView3.Visible = False texp.SetFocus

End Sub

Private Sub MonthView4_DateClick(ByVal DateClicked As Date) DataGrid1.Columns(6) = MonthView4.SelStart

'DataGrid1.Col = 7 Exit Sub

End Sub

Private Sub MonthView4_DateDblClick(ByVal DateDblClicked As Date) On Error Resume Next

DataGrid1.Col = 7

Adodc1.Recordset.Update Exit Sub

Adodc1.RecordSource = "select * from KODE ORDER BY no_batch" Adodc1.Refresh

i = 0

Do While Not Adodc1.Recordset.EOF

List1.AddItem Adodc1.Recordset!No_batch Adodc1.Recordset.MoveNext

Adodc1.RecordSource = "select * from KODE ORDER BY exp_date" Adodc1.Refresh

i = 0

Do While Not Adodc1.Recordset.EOF

List1.AddItem Format(Adodc1.Recordset!exp_date, "dd-mmm-yyyy") Adodc1.Recordset.MoveNext

(84)

Loop

Adodc1.RecordSource = "select * from KODE ORDER BY JENIS_BARANG" Adodc1.Refresh

i = 0

Do While Not Adodc1.Recordset.EOF

List1.AddItem Adodc1.Recordset!JENIS_BARANG Adodc1.Recordset.MoveNext

Adodc1.RecordSource = "select * from KODE ORDER BY NAMA" Adodc1.Refresh

Do While Not Adodc1.Recordset.EOF ' sama(0) = Adodc1.Recordset!nama ' If sama(0) <> sama(1) Then

Adodc1.RecordSource = "select * from KODE ORDER BY TGL_MASUK" Adodc1.Refresh

i = 0

Do While Not Adodc1.Recordset.EOF

(85)

i = i + 1 Loop End Sub

Private Sub simpan_Click()

Dim RSIMPAN As New ADODB.Recordset XNO = Adodc1.Recordset.RecordCount + 1

SQL = "INSERT INTO KODE VALUES ('" & XNO & "','" & tjenis & "','" & Format(tgl, "yyyy,mm,dd") & "','" & tnama & "','" & tbatch & "', '" & Format(texp, "yyyy,mm,dd") & "','" & tharga_pokok & "','" & tharga_jual & "',1000,'" & tbanyak & "','" & tasal & "','" & tjumlah & "',10000) "

'(NO,JENIS_BARANG,Tgl_masuk,nama,no_batch,exp_date,harga_pokok,harga,rata_ rata,banyak,asal,jumlah,total,laba)

'SQL = "INSERT INTO kode (NO,JENIS_BARANG,TGL_MASUK,NAMA) VALUES (2,'BOTOL','2008,09,25','SUSI')"

RSIMPAN.Open SQL, koneksi

Set DataGrid1.DataSource = RSIMPAN rtabel.Requery 1000 and harga <= 10000"

i = i + 1

Case 3: SQL_BEBAS = "SELECT * FROM KODE WHERE NO_BATCH = '123' "

i = i + 1

Case 4: SQL_BEBAS = "SELECT exp_date FROM KODE WHERE HARGA <= 20000 order by exp_date"

i = i + 1

Case 5: SQL_BEBAS = "SELECT NAMA,NO_BATCH,EXP_DATE FROM KODE WHERE EXP_DATE < DATE()"

i = i + 1

Case 6: SQL_BEBAS = "SELECT NAMA,NO_BATCH,EXP_DATE FROM KODE WHERE EXP_DATE = DATE()+ 90" 'OBAT EXPIRED 3 BULAN LAGI i = i + 1

(86)

Case 8: SQL_BEBAS = "SELECT * FROM KODE WHERE

TANGGAL_MASUK = DATE()-14" 'OBAT MASUK 2 MINGGU LALU i = i + 1

Case 9: SQL_BEBAS = "SELECT * FROM KODE WHERE

TANGGAL_MASUK = DATE()-30" 'OBAT MASUK 1 BULAN LALU i = i + 1

Case 10: SQL_BEBAS = "SELECT * FROM KODE WHERE

TANGGAL_MASUK = DATE()-365" 'OBAT MASUK TAHUN LALU i = 1

End Select End Sub

Private Sub SQL_BEBAS_KeyPress(KeyAscii As Integer) 'Dim SQL1, SQL2, SQL3 As String

Set DBTOKO = OpenDatabase(App.Path & "\utama.mdb") On Error GoTo SALAHSQL

If KeyAscii = 13 Then KASIR\UTAMA.MDB' ORDER BY HARGA ASC"

If i = 6 Then

(87)

Private Sub sql_KeyPress(KeyAscii As Integer) Dim SQL1, SQL2, SQL3 As String

Set DBTOKO = OpenDatabase("C:\STOK\UTAMA.MDB") On Error GoTo SALAHSQL

SQL1 = UCase(SQL.Text) SQL2 = " FROM KODE IN"

SQL3 = "'C:\STOK\UTAMA.MDB'"

'SQL3 = "'C:\ANUGERAH\UTAMA.MDB' ORDER BY HARGA DESC" If Not (KeyAscii >= Asc("A") And KeyAscii <= Asc("Z") Or KeyAscii >= Asc("a") And KeyAscii <= Asc("z") Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = vbKeySpace Or KeyAscii = Asc(",") Or KeyAscii = Asc("*") Or KeyAscii = Asc("_")) Then

MsgBox "ISI DENGAN TEKS" BAN\UTAMA.MDB' ORDER BY HARGA DESC"

Adodc1.Refresh

MsgBox "SALAH STATEMEN SQL :" & " " & Err.Number & ", " & Err.Description End Sub

Private Sub tambah_Click() ' On Error GoTo SALAH tkod.SetFocus

(88)

DataGrid1.AllowAddNew = False DataGrid1.AllowUpdate = False DataGrid1.AllowDelete = False DataGrid1.AllowArrows = True simpan.Enabled = False

Private Sub Text10_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Private Sub tbatch_KeyPress(KeyAscii As Integer)

'If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = vbKeySpace Or KeyAscii = Asc(".") Or KeyAscii = Asc("-")) Then

(89)

Exit Sub

Private Sub tdisc_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",") Or KeyAscii = Asc(".")) Then MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA"

KeyAscii = 0

Private Sub Text11_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Text12.SetFocus End If

End Sub

Private Sub Text12_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

(90)

Else

Private Sub Text13_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA" KeyAscii = 0

Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

(91)

MsgBox "HARGA JUAL SALAH...ULANGI"

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer) 'KODE JENIS BARANG If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

(92)

End Sub

Private Sub Text3_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA" KeyAscii = 0

(93)

'buat tabel yang baru U KARTU STOK harga program + Rp. 1.000.000

Private Sub Text5_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

(94)

KeyAscii = 0

Private Sub Text6_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA" KeyAscii = 0

Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)

'If Not (KeyAscii >= Asc("A") And KeyAscii <= Asc("Z") Or KeyAscii =

(95)

' MsgBox ("DATA WAJIB HURUF BESAR ")

'Text8.Text = Format(Val(Text5.Text) * Val(Text6.Text), "#,###,###,###,###") simpan.Enabled = True

simpan.SetFocus End If

End Sub

Private Sub texp_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Private Sub tharga_jual_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

Private Sub tharga_pokok_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

tppn.SetFocus End If

End Sub

Private Sub tjenis_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

tgl.SetFocus End If

End Sub

(96)

If KeyAscii = 13 Then simpan.Enabled = True simpan.SetFocus End If

End Sub

Private Sub tkod_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",")) Then

MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA" KeyAscii = 0

Private Sub tlaba_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",") Or KeyAscii = Asc(".")) Then MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA"

(97)

If KeyAscii = 13 Then tbatch.SetFocus End If

End Sub

Private Sub tppn_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If Not (KeyAscii >= vbKey0 And KeyAscii <= vbKey9 Or KeyAscii = vbKeyBack Or KeyAscii = vbKeyReturn Or KeyAscii = Asc(",") Or KeyAscii = Asc(".")) Then MsgBox "MASUKKAN ANGKA SAJA"

KeyAscii = 0

If Adodc1.Recordset.RecordCount = 0 Then NJUAL = NJUAL + Val(Text2)

n = n + 1 Else

Adodc1.Recordset.MoveFirst Do Until Adodc1.Recordset.EOF

If Adodc1.Recordset!nama = Text4 Then

NJUAL = NJUAL + Adodc1.Recordset!harga n = n + 1

End If

Adodc1.Recordset.MoveNext Loop

(98)

Module :

Public koneksi As New ADODB.Connection Public rtabel As New ADODB.Recordset Public rtabel1 As New ADODB.Recordset Public rtabel2 As New ADODB.Recordset Public RCARI As New ADODB.Recordset Public SQL, SQL1, SQL2 As String

Sub Main()

rtabel1.CursorLocation = adUseClient rtabel2.CursorLocation = adUseClient

'koneksi.Open "Provider = Microsoft.jet.oledb.4.0;Data Source = " & App.Path & "\KANTOR.mdb"

koneksi.Open "Provider=OraOLEDB.Oracle.1;Password=a;User ID=LINDA;Data Source=acer:1521/XE"

If koneksi.State = 1 Then UTAMA.Show

End If End Sub

Public Sub Buat_tabel(urut, xtabel)

Set DBS = OpenDatabase(App.Path & "\utama.mdb") 'urut = Date + Time

urut = Format(Now(), "dd-mm-yyyy hh:mm:ss") Set td = DBS.CreateTableDef(urut)

With td

.Fields.Append .CreateField("no", dbLong, 7) .Fields.Append .CreateField("kode", dbText, 10) .Fields.Append .CreateField("nama", dbText, 50) .Fields.Append .CreateField("harga_pokok", dbDouble) .Fields.Append .CreateField("harga", dbDouble)

.Fields.Append .CreateField("banyak", dbDouble, 20) .Fields.Append .CreateField("diskon", dbDouble, 100) .Fields.Append .CreateField("jumlah", dbDouble, 20) .Fields.Append .CreateField("total", dbDouble, 20) .Fields.Append .CreateField("cash", dbDouble, 20) .Fields.Append .CreateField("kembali", dbDouble, 20) End With

DBS.TableDefs.Append td DBS.Close

End Sub

SURAT KETERANGAN TUGAS AKHIR

(99)

Yang bertanda tangan di bawah ini, menerangkan bahwa Mahasiswa Tugas Akhir program Diploma III Ilmu Komputer :

Nama : Lindawaty

Nim : 052406183

Prog. Studi : Ilmu Komputer

Judul T.A : Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia

Telah melaksanakan test program tugas akhir Mahasiswa tersebut diatas pada tanggal …31…/ …05.../ 2008

Dengan Hasil : Sukses / Gagal

Demikian diterangkan untuk digunakan melengkapi syarat pendaftaran Ujian Meja Hijau Tugas Akhir Mahasiswa bersangkutan di Jurusan Matematika FMIPA USU Medan.

Medan, 31 /05 / 2008

Dosen Pembimbing

Program D3 Ilmu Komputer

Dra. Elly Rosmaini, M.Si

Nip : 131459475

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(100)

Medan – 20155

KARTU BIMBINGAN TUGAS AKHIR MAHASISWA

Nama Mahasiswa : LINDAWATY

Nomor Induk Mahasiswa : 052406183

Judul Tugas Akhir : SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA

APOTIK DUNIA

Dosen Pembimbing I : Dra. Elly Rosmaini, M. Si

Tanggal Mulai Bimbingan : 25 Maret 2008

Tanggal Selesai Bimbingan : 2 Juni 2008

NO

1 25 Maret 2008 Proposal Tugas Akhir

2 2 Juni 2008 ACC Bab 1

Ketua Jurusan Matematika Pembimbing Utama/

Penanggung Jawab

Dr. Saib Suwilo, M. Sc Dra.Elly Rosmaini, M. Si

Gambar

Tabel 3.1. Tabel Pembelian  Tabel 3.2. Tabel Kode Master  Tabel 3.3. Tabel Kode  Tabel 3.4
Gambar 2.1 Layar Interface Visual Basic 6. 0
Gambar 2.4 Tampilan Form
Gambar 2.5 Tampilan Properties Window
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari sinilah penulis akan memanfaatkan komputer untuk membuat suatu sistem yang akan dikembangkan menjadi suatu program yang bermanfaat untuk orang banyak dengan

Tugas akhir yang berjudul “Sistem Informasi Persediaan Obat Pada Apotik Sekata Sarah Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0” ini dimaksudkan adalah sebagai salah satu syarat

Objek penelitian dalam sistem informasi penjualan ini akan diuraikan tentang sejarah singkat Apotik Bagas Waras yang beralamat di Perum Graha Muktitama No. Berbekal latar

Langkah selanjutnya jika jabatan anda adalah tata usaha, maka anda harus terlebih dahulu mengisi form data siswa dengan cara klik menu Master pada form

Proses pemesanan pada witel dilakukan dengan mengirimkan permintaan kepada ROC Telkom Regional V. Setelah ROC menerima permintaan, ROC menghitung terlebih

- Dalam jendela window Proses Daftar Pembayaran Penghasilan (DPP) PPNPN, klik tombol rekam kemudian pilih terlebih dahulu bulan dan jenis DPP yang akan dipilih, kemudian

jelaskan pada bab-bab terdahulu dan pembuatan Sistem Informasi Persediaan Obat Berbasis Web Pada Apotik Kimia Farma Ternate, maka dapat dimbil kesimpulan

Kebutuhan Fungsional Fungsi-fungsi yang dibutuhkan untuk mengelola persediaan obat model FIFO, diantarnya: Tabel 2 Kebutuhan Fungsional No Kode Keb Kebutuhan Fungsional 1 M-01