1
TERUS BELAJAR
BERJALAN BERSAMA SEBAGAI GEREJA
HUT 34 Sinode GKI – 28 Agustus 2022 (Pk. 08.15) - Start video 12 menit awal live streaming (Pk. 08.20) - Lonceng 1x & penyalaan lilin
(Pk. 08.27) - Live Feed ke R. Kebaktian (Pk. 08.30) - Lonceng 3x
BERHIMPUN
AJAKAN BERIBADAH
Pnt Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik, bahwasanya untuk selamanya kasih setia-Nya!
Umat Kami rindu merayakan kasih setia-Nya, yang hadir di setiap musim kehidupan.
Pnt Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya!
Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
Umat Kami rindu merayakan karya keselamatan-Nya, yang menghadirkan dan menyatukan gereja.
Pnt Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Umat Kami rindu merayakan kehadiran-Nya, dalam hati yang merendah dan menyembah.
PROSESI
(Berdiri)2 KJ 17:1-3 – Tuhan Allah Hadir
Syair: Gott ist gegenwertig, Gerhard Tersteegen, 1729. Terjemahan: Yamuger, 1983. Lagu: Bremen (Joachim Neander?), 1680
(Prosesi masuk dilangsungkan di sini) 2. Tuhan Allah hadir, Yang dimuliakan
dalam sorga siang-malam.
“Suci, suci, suci” untuk selamanya dinyanyikan malak sorga.
Ya Allah, t’rimalah
pujian jemaat beserta malaikat.
3. Kami menanggalkan hasrat sia-sia, keinginan manusia;
jiwa-raga kami, hidup seluruhnya, Tuhan, Kaulah yang empunya.
Dikaulah, Yang Esa,
patut dimuliakan seberhana alam.
3
VOTUM & SALAM
(Berdiri)PF Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Umat (menyanyikan) Amin
Melodi: Juswantori Ichwan 2021
PF Tuhan beserta saudara!
Umat dan beserta saudara juga!
PF Umat dipersilakan duduk
KATA PEMBUKA
(Duduk)Diawali dengan Penayangan Video Klip Sapaan Pastoral HUT 34 GKI dari BPMS GKI (2-3 menit). Setelah penayangan video tersebut, Pnt menyambut dengan perkataan:
Pnt. Di hari yang penuh syukur ini, kita rayakan dan hayati karya Tuhan dalam perjalanan bersama sebagai GKI sepanjang 34 tahun.
Sungguh alangkah baik dan indahnya,
jika kita semua tetap berjalan bersama dengan rukun sebagai gereja yang membawa misi Kerajaan Allah di tengah dunia ini.
4
NYANYIAN
Mazmur 133 – Sungguh Alangkah Baiknya
Syair: Juswantori Ichwan, menurut Mazmur 133. Musik: Juswan
Bait 1 (Umat)
5 Bait 2 (Umat)
PENGAKUAN DOSA
(duduk)Pnt. Sungguh, betapa baiknya hidup bersama dengan rukun!
Perbedaan yang kerap membuat kita bertengkar dapat diubah menjadi harmoni yang sedap didengar.
6 Lantas, bagaimana dengan GKI?
Saat kita mensyukuri 34 tahun penyatuan GKI,
sudahkah penyatuan ini menghasilkan harmoni yang indah?
Sudahkah kita sebagai umat GKI
juga menjadi pribadi yang mencintai kerukunan dalam kehidupan bersama?
Marilah kita merenungkannya di dalam doa.
(jeda sejenak)
Pnt. Ya Allah Sang Sumber Cinta,
melalui kehidupan anak-Mu Yesus Kristus, Engkau meninggalkan teladan bagi kami
untuk membina kehidupan yang rukun di bumi.
Namun oleh karena dosa,
kadang sikap kami menciderai kehidupan bersama:
pada saat kami merasa diri sendiri
lebih baik dan utama dibanding orang lain, sehingga merendahkan sesama
karena mereka berbeda.
Kadang kami enggan untuk berjalan bersama, karena merasa lebih bebas ketika berjalan sendiri;
karena komitmen untuk berjalan bersama
kami anggap memperlambat gerak perjalanan kami, atau menghambat keinginan pribadi.
Ya Tuhan, ampuni dan kasihanilah kami!
Umat (menyanyikan) KJ 42 – Tuhan Kasihani
Syair: Kyrie eleison. Lagu: Liturgi Ortodoks (Rusia)
7 Pnt. Ya Kristus Sang Kepala Gereja,
melalui karya Roh Kudus yang mempersatukan, Engkau memanggil kami sebagai gereja
untuk mengasihi sesama dan seluruh ciptaan-Mu.
Namun oleh karena dosa,
kadang kami mengabaikan misi Kerajaan Allah ini.
Saat Engkau memanggil kami untuk bersolidaritas, dengan menyambut setiap orang ke dalam rumah-Mu, kami enggan menerima mereka yang tersisih
karena menganggap mereka akan mencemari kekudusan gereja.
Saat Engkau memanggil kami merawat bumi dan segala ciptaan-Mu,
kadang kami lupa bahwa mereka pun bagian dari perjalanan hidup kami.
Kami menyepelekan aksi-aksi penyelamatan lingkungan, menutup mata pada isu kerusakan iklim,
dan mengganggap itu semua bukan urusan gereja.
Ya Tuhan, ampuni dan kasihanilah kami!
Umat (menyanyikan) KJ 42 – Tuhan Kasihani
Syair: Kyrie eleison. Lagu: Liturgi Ortodoks (Rusia)
8 Pnt. Pulihkanlah kami ya Bapa,
satukanlah kami di dalam Kristus.
Kiranya Roh Kudus membimbing kami
untuk terus belajar berjalan bersama sebagai gereja, dalam mengerjakan misi Kerajaan Allah bagi dunia ini.
Umat Amin.
BERITA ANUGERAH
(Berdiri)PF Setiap kita yang merendahkan diri di hadapan Tuhan, pati diberi anugerah pengampunan
dan diberi anugerah untuk hidup dalam persatuan.
Tuhan Yesus berfirman di dalam Yohanes 17:22-23:
"Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu,
agar dunia tahu,
bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku."
9 PF Di dalam Kristus engkau telah diampuni!
Umat Di dalam Kristus engkau pun telah diampuni!
PF Damai Kristus bagimu!
Umat Damai Kristus bagimu juga!
NYANYIAN
NKB 191 – Dalam Roh Yesus Kristus
Syair dan lagu: They’ll Know We Are Christians by Our Love / We Are One in the Spirit; Peter Scholtes, Terjemahan: H. A. Pandopo, Hak Cipta: F. E. L. Publication
Laki-Laki Kita jalan bersama bergandengan erat, Perempuan kita jalan bersama bergandengan erat, Bersama menyiarkan berita bahwa Tuhan dekat.
Biar dunia tahu bahwa kita murid-Nya dalam kasih tubuh Kristus yang esa.
10 PF, Pnt., SL Kita bahu-membahu melayani terus,
Umat kita bahu-membahu melayani terus,
Bersama kita saling membela dalam kasih kudus.
Biar dunia tahu bahwa kita murid-Nya dalam kasih tubuh Kristus yang esa.
Bersama Puji Bapa sorgawi, Pemberi kurnia!
Puji Bapa sorgawi, Pemberi kurnia!
Puji Roh, Pemersatu dalam kasih baka!
Biar dunia tahu bahwa kita murid-Nya dalam kasih tubuh Kristus yang esa.
PELAYANAN FIRMAN
DOA EPIKLESE
PF Umat dipersilakan duduk, mari kita berdoa...
(Pelayan Firman memimpin doa epiklese)
BACAAN PERTAMA
Lektor Bacaan pertama dari Amsal 25:6-7 yang akan dibacakan secara berbalasan.
Lektor Jangan berlagak di hadapan raja,
Umat atau berdiri di tempat para pembesar.
Lektor Karena lebih baik orang berkata kepadamu:
"Naiklah ke mari,"
Umat dari pada engkau direndahkan di hadapan orang mulia.
Lektor Demikianlah sabda Tuhan!
Umat Syukur kepada Allah!
11
ANTAR BACAAN
Mazmur 112
Syair: Juswantori Ichwan menurut Mazmur 112. Melodi: Juswantori Ichwan.
12
13
BACAAN KEDUA
Lektor Dalam semangat untuk belajar berjalan bersama, dengarlah nasihat dalam Ibrani 13:1-8, 15-16.
Demikian bunyi nasihat itu:
(lektor membacakan Ibrani 13:1-8, 15-16)
Demikianlah sabda Tuhan!
Umat Syukur kepada Allah!
BACAAN INJIL
(Berdiri)PF Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Lukas 14:1, 7-14
(Pelayan Firman membacakan Lukas 14:1, 7-14)
Demikianlah Injil Yesus Kristus. Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.
Umat (menyanyikan) Haleluya
Tradisional Gereja do = a
14
KHOTBAH
(Duduk)Terus Belajar Berjalan Bersama sebagai Gereja
PENGAKUAN IMAN
(Berdiri)Penatua Marilah kita bersama dengan umat Allah di masa lalu, masa kini, dan masa depan, mengingat janji baptisan kita dengan mengikrarkan Konfesi GKI 2014.
Umat Dalam persekutuan kasih yang akrab
serta anugerah penciptaan, pemeliharaan, penyelamatan, dan pembaruan oleh Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, kami sebagai Gereja Kristen Indonesia
hidup dan berkarya di tengah kekayaan dan kepelbagaian warisan sejarah, budaya, dan lingkungan alam Indonesia.
Kami percaya kepada Allah,
yang dipanggil Bapa oleh Yesus Kristus, yang di dalam kasih dan kuasa-Nya menciptakan semesta alam,
yang memelihara dan mengelola dengan baik
15 lingkungan alam, seperti pemilik taman,
yang merawat dan menjaga anak-anak-Nya, seperti ibu atau bapa,
yang mengundang dan memanggil kami untuk berperanserta
dalam pekerjaan-pekerjaan-Nya yang baik.
Kami percaya kepada Yesus Kristus,
Anak Allah yang dikandung oleh Roh Kudus dan dilahirkan dari rahim perawan Maria, yang diutus untuk menegakkan Kerajaan Allah bagi seluruh ciptaan,
yang mengampuni orang berdosa serta memanggilnya bertobat,
mengasihi semua orang tanpa diskriminasi, menegakkan keadilan dan perdamaian tanpa kekerasan,
memberkati setiap pribadi, keluarga, dan anak-anak,
memberdayakan orang miskin, memulihkan orang sakit, membebaskan orang tertindas,
menjadi sahabat bagi orang yang diasingkan yang menyelamatkan dunia
dengan menempuh jalan penderitaan hingga mati di kayu salib dan pada hari yang ketiga dibangkitkan dari kematian, agar kami bebas dari kuasa dosa dan maut,
16 menyatakan kasih yang melenyapkan
ketakutan dan melampaui kejahatan, serta beroleh kebangkitan
dan hidup yang abadi,
yang naik ke surga, agar kami memberitakan Injil-Nya kepada segala makhluk,
yang akan datang kembali untuk menghakimi dan membarui segala sesuatu,
agar kami mampu merayakan kehidupan dan menyambut kematian di dunia ini dalam iman, pengharapan dan kasih.
Kami percaya kepada Roh Kudus,
Sumber kehidupan yang menolong kami untuk mengaku percaya
bahwa Yesus adalah Tuhan
dan untuk menghidupi firman Allah, Sumber karunia yang menghimpun kami sebagai satu Gereja yang kudus,
am, dan rasuli,
Sumber kekuatan yang melibatkan kami dalam misi Kerajaan Allah.
Kemuliaan bagi Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang dan selama-lamanya. Amin.
DOA SYAFAAT
(Duduk)17
PELAYANAN PERSEMBAHAN
PENGANTAR PERSEMBAHAN
Penatua Mari kita bersyukur kepada Tuhan yang telah menyatukan kita. Mazmur 97:11-12 menyatakan:
Terang sudah terbit bagi orang benar,
dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati,
Bersukacitalah karena TUHAN hari orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.
Saudara dapat mengirimkan persembahan melalui nomor rekening GKI Nurdin yang tertera pada layar atau yang juga dimuat di dalam Warta Jemaat online.
Persembahan juga dapat dimasukkan ke dalam amplop dan diserahkan langsung ke gereja, setiap hari Sabtu pukul 08.00 – 16.00.
Bagi yang berada di ruang ibadah ini, QR code terdapat di depan bangku masing-masing. Jika diperlukan, saudara juga dapat memasukkan amplop persembahan ke kotak yang terdapat di pintu keluar setelah ibadah selesai.
NYANYIAN
PKJ 265 : 1 & 2 – Bukan Karena Upahmu
Syair dan lagu: Godlief Soumokil, 1988
18
19
DOA PERSEMBAHAN
(Berdiri)Pnt. Umat diundang berdiri, Mari kita berdoa (jeda sejenak)
Hanya ungkapan syukur
yang dapat kami nyatakan kepada-Mu.
Engkau menyelamatkan dan mempersatukan kami, bukan karena hasil usaha kami,
bukan karena perbuatan baik kami, tapi karena anugerah-Mu
yang terus nyata dalam kehidupan kami.
Rasa syukur inilah yang mendorong kami membawa persembahan kepada-Mu.
Kuduskanlah persembahan ini
agar melaluinya gereja dapat terus berjalan bersama mengabarkan kabar baik bagi dunia
dan menyalurkan berkat bagi semua ciptaan.
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa dan bersyukur:
Amin.
20
PENGUTUSAN
PF Mari satukan langkah
dan rendahkan hati satu sama lain.
Jadilah gereja yang terus memperjuangkan kasih Allah dengan mau belajar berjalan bersama
dalam komtimen untuk terus berderap satu!
NYANYIAN UMAT
NKB 230 : 1 - Berderaplah Satu
Syair dan lagu: H. Abdi Widhyadi
1. Berderaplah satu, pertegap langkahmu!
Junjunglah panggilanNya, perjuangkan kasihNya!
Bergandengan erat, rintanganmu berat,
‘tuk masyhurkan beritakan perdamaian kekal.
Kristus adalah Kepala G’rejaNya,
RohNya pun tetap membimbing umatNya.
Berbarislah utuh, bersatulah teguh, hai seluruh Gereja Kristen Indonesia!
PENGUTUSAN
(berdiri)PF Arahkanlah hatimu kepada Tuhan!
Umat Kami mengarahkan hati kami kepada Tuhan PF Jadilah saksi Kristus!
Umat Syukur kepada Allah!
PF Terpujilah Tuhan!
Umat kini dan selamanya.
21
BERKAT
(berdiri)PF TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
Umat (menyanyikan) Haleluya, Amin
NYANYIAN PROSESI
NKB 230 : 2 - Berderaplah Satu
(Prosesi keluar dilangsungkan di sini) 2. Majulah serentak dengan langkah tegap
dan berdoa, berkarya dalam hidup semesta!
Dengan iman teguh, kerahkan dayamu, kebenaran wujudkan demi sesamamu!
Kristus adalah Kepala G’rejaNya,
RohNya pun tetap membimbing umatNya.
Berbarislah utuh, bersatulah teguh, hai seluruh Gereja Kristen Indonesia!
Penutup Ibadah telah selesai, umat dipersilakan duduk dan bersaat teduh. Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.