• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daur hidup tumbuhan lumut. b) Reproduksi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Daur hidup tumbuhan lumut. b) Reproduksi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Ciri-ciri, Reproduksi, dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri-ciri, Reproduksi, dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan Lumut (Bryophyta) merupakan tumbuhan yang relatif kecil, tubuhnya hanya Tumbuhan Lumut (Bryophyta) merupakan tumbuhan yang relatif kecil, tubuhnya hanya  beberapa milimeter saja, bahkan ada yang tingginy

 beberapa milimeter saja, bahkan ada yang tingginya hanya beberapa milimeter saja. Hampira hanya beberapa milimeter saja. Hampir semua jenis tumbuhan lumut sudah merupakan tumbuhan darat (terrestrial), walaupun

semua jenis tumbuhan lumut sudah merupakan tumbuhan darat (terrestrial), walaupun kebanyakan dari tumbuhan ini masih menyukai tempat - tempat yang basah.

kebanyakan dari tumbuhan ini masih menyukai tempat - tempat yang basah.

Pada tumbuhan lumut kita mengenal adanya pergiliran keturunan (metagenesis), yaitu antara Pada tumbuhan lumut kita mengenal adanya pergiliran keturunan (metagenesis), yaitu antara keturunan yang bersifat haploid biasa

keturunan yang bersifat haploid biasa disebut keturunan gametofit (tumbuhan yangdisebut keturunan gametofit (tumbuhan yang menghasilkan gamet), sedangkan yang diploid disebut sporofit (tumbuhan yang menghasilkan gamet), sedangkan yang diploid disebut sporofit (tumbuhan yang menghasilkan spora).

menghasilkan spora).

a) Ciri - ciri tubuh a) Ciri - ciri tubuh

Ciri - ciri tubuh lumut sebagai berikut : Ciri - ciri tubuh lumut sebagai berikut :

Sel - sel penyusun tubuhnya telah memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa.Sel - sel penyusun tubuhnya telah memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa.

Daun lumut umumnya setebal satu lapis sel, kecuali ibu tulang daun, lebih dari satuDaun lumut umumnya setebal satu lapis sel, kecuali ibu tulang daun, lebih dari satu lapis sel. Sel - sel

lapis sel. Sel - sel daun kecil, sempit, panjang, dan mengandung kloroplas yangdaun kecil, sempit, panjang, dan mengandung kloroplas yang tersusun seperti jala. Di antaranya terdapat sel - sel mati yang besar - besar dengan tersusun seperti jala. Di antaranya terdapat sel - sel mati yang besar - besar dengan  penebalan dinding dalamny

 penebalan dinding dalamnya berbentuk spiral. Sel - sel yang mati ini berguna sebagaia berbentuk spiral. Sel - sel yang mati ini berguna sebagai tempat persediaan air dan cadangan makanan.

tempat persediaan air dan cadangan makanan.

Pada tumbuhan lumut hanya terdapat pertumbuhan memanjang dan tidak aPada tumbuhan lumut hanya terdapat pertumbuhan memanjang dan tidak a dada  pertumbuhan membesar. Pada ujung

 pertumbuhan membesar. Pada ujung batang terdapat titk tumbuh dengan sebuah batang terdapat titk tumbuh dengan sebuah selsel  pemula di puncaknya.

 pemula di puncaknya. Sel pemula itu biasanya berbentuk bidan empat (tetrader =Sel pemula itu biasanya berbentuk bidan empat (tetrader = kerucut terbalik) dan membentuk sel - sel baru ke

kerucut terbalik) dan membentuk sel - sel baru ke tiga arah menurut sisinya. Ukurantiga arah menurut sisinya. Ukuran lumut yang terbatas mungkin disebabkan tidak adanya

lumut yang terbatas mungkin disebabkan tidak adanya sel berdinding sekunder yangsel berdinding sekunder yang  berfungsi sebagai jaringan penyoko

 berfungsi sebagai jaringan penyokong seperti pada tumbuhan berpembung seperti pada tumbuhan berpembuluh.luh.

Rizoid tampak seperti rambut atau benang - benang. Berfungsi sebagai akar untukRizoid tampak seperti rambut atau benang - benang. Berfungsi sebagai akar untuk melekat pada tempat tumbuhnya dan menyerap air serta garam

melekat pada tempat tumbuhnya dan menyerap air serta garam - garam mineral- garam mineral (makanan). Rizoid terdiri dari satu deret s

(makanan). Rizoid terdiri dari satu deret sel yang memanjang kadang - kadang denganel yang memanjang kadang - kadang dengan sekat yang tidak sempurna.

sekat yang tidak sempurna.

Struktur sporofit (sporangium) tubuh lumut terdiri atas:Struktur sporofit (sporangium) tubuh lumut terdiri atas:

1. vaginula, yaitu kaki yang diselubungi sisa

1. vaginula, yaitu kaki yang diselubungi sisa dinding arkegonium.dinding arkegonium.

2. seta atau tangkai.

2. seta atau tangkai.

3. apofisis, yaitu ujung seta yang agak melebar yang merupakan peralihan antara set

3. apofisis, yaitu ujung seta yang agak melebar yang merupakan peralihan antara set a dengana dengan kotak spora.

kotak spora.

4. kaliptra atau tudung berasal dari dinding arkegonium sebelah atas menjadi tudung kotak 4. kaliptra atau tudung berasal dari dinding arkegonium sebelah atas menjadi tudung kotak spora.

spora.

5. kolumela, jaringan yang tidak ikut me

5. kolumela, jaringan yang tidak ikut mengambil bagian dalam pembentukan spora. Sporofitngambil bagian dalam pembentukan spora. Sporofit tumbuh pada gametofit yang hijau men

tumbuh pada gametofit yang hijau menyerupai daun. Sporofit memiliki kloroplas sehinggayerupai daun. Sporofit memiliki kloroplas sehingga dapat berfotosintesis, tetapi juga mendapatkan makanan dari gametofit tempatnya melekat.

dapat berfotosintesis, tetapi juga mendapatkan makanan dari gametofit tempatnya melekat.

Meiosis terjadi dalam kapsul matang pada sporofit, menghasilkan spora haploid. Spora lumut Meiosis terjadi dalam kapsul matang pada sporofit, menghasilkan spora haploid. Spora lumut terbungkus dinding khusus yang tahan terhadap perusakan alam. Spora

terbungkus dinding khusus yang tahan terhadap perusakan alam. Spora dapat bertahan lamadapat bertahan lama dalam keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan. Gametofit berbentuk seperti daun dalam keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan. Gametofit berbentuk seperti daun dandan

(2)

di bagian bawahnya terdapat rizoid sebagai ganti akar. Jika s porofit sedang tidak memproduksi spora, gametofit akan membentuk anteridium dan arkegonium untuk melakukan reproduksi seksual.

b) Reproduksi

Reproduksi lumut bergantian antara seksual dan aseksualnya. Reproduksi aseksualnya

dengan spora haploid yang dibentuk dalam sporofit, sedangkan reproduksi seksualnya dengan membentuk gamet - gamet. Baik gamet jantan maupun gamet betina yang dibentuk dalam gametofit. Ada 2 macam gametangium, yaitu

sebagai berikut.

1. Arkegonium adalah gametangium betina yang bentuknya sepe rti botol dengan bagian lebar yang disebut perut; bagian yang sempit disebut leher. Keduanya mempunyai dinding yang tersusun atas selapis sel. Di atas perut terdapat saluran leher dan satu sel induk yang besar; sel ini membelah menghasilkan sel telur.

2. Anteridium adalah gametangium jantan yang berbentuk bulat seperti gada. Dinding

anteridium terdiri dari selapis sel - sel yang mandul dan di dalamnya terdapat sejumlah besar sel induk spermatozoid - spermatozoid yang bentuknya seperti spiral pendek; sebagian besar terdiri dari inti dan bagian depannya terdapat

dua bulu cambuk. Reproduksi aseksual dan seksual berlangsung secara bergantian melalui suatu pergiliran keturunan yang disebut metagenesis. Metagenesis berlangsung seperti pada skema. Jika anteridium dan arkegonium terdapat dalam satu individu, tumbuhan lumut

disebut berumah satu (monoesis) dan jika dalam satu individu hanya terdapat anteridium atau arkegonium saja disebut berumah dua (diesis). Daur hidup tumbuhan lumut dapat

digambarkan sebagai mana tertera di bawah ini.

Daur hidup tumbuhan lumut

(3)

c) Klasifikasi

Ada beberapa ahli yang menggolongkan lumut menjadi 2 kelas yaitu lumut hati (hepaticeae) dan lumut daun (musci), tetapi hasil penelitian baru dibagi menjadi 3 (ti ga) kelas yaitu

Briofita atau Bryospida (lumut sejati), Hepaticeae atau Hepatcopsida (lumut hati) dan Hecerofita atau Anthocerotopsida (lumut tanduk). Berikut ini akan kita bahas kita secara singkat ketiga kelas ini.

(1) Briofita (lumut sejati / lumut daun)

Briofita merupakan lumut yang paling banyak dikenal. Hamparan lumut sering terdapat di tempat - tempat yang lembap. Siklus hidup briofita mengalami pergantian antara generasi haploid dan diploid. Sporofit pada umumnya kecil, berumur pendek dan tergantung pada gametofit. Contoh lumut sejati (Briofita) :

a. Pegonatum cirrhatum, batangnya kebanyakan bercabang, daunnya besar di bagian atas.

Tudung spora terdapat pada pucuk tumbuhan, tertutup oleh cal yptra berbulu tembik.

 b. Aerobryapsis longgissima, terdapat berangkai pada kulit atau daun tumbuhan. Tudung spora terletak pada cabang - cabangnya, bertangkai pendek dan calyptra berbulu. Banyak terdapat di hutan - hutan dan pegunungan, panjangnya mencapai 50 meter.

c. Mniodendrom divarikatum, lumut besar, tumbuh di atas tanah atau pada batang pohon di atas tanah.

d. Sphagnum (lumut gambut) hidup di pohon - pohon.

(2) Hepatofita (lumut hati)

Disebut lumut hati, karena bentuknya menyerupai hati. Tempat tumbuhnya pada tanah - tanah yang cukup basah. Lumut hati ada 2 macam yaitu lumut hati jantan dan betina, masing -

masing menghasilkan anteridium dan arkegonium. Dari anteridium ke luar sel kelamin ja ntan sedangkan dalam arkegonium terdapat sel telur.

Pembuahan berlangsung dengan bantuan air. Oleh karena itu tempat basah dan sedikit berair merupakan suatu tempat yang baik untuk tumbuhnya. Air hujan atau percikan air membantu  penyerbukan. Seperti halnya lumut daun, pada lumut hatipun terdapat pergiliran tutunan. Di

dalam sporangia terdapat sel yang berbentuk gulungan disebut elatera. Elatera akan terl epas saat kapsul terbuka, sehingga membantu memencarkan spora.

Lumut hati juga dapat melakukan reproduksi aseksual dengan seberkas sel yang disebut mangkok di permukaan gametofit. Contoh hepatofita adalah Marchantia polymorpha dan Porella.

(3) Anthocerofita (lumut tanduk)

Anthocerofita sering disebut lumut tanduk. Gametofitnya mirip dengan lumut hati,  perbedaannya terletak pada sporofitnya. Sporofit lumut tanduk mempunyai kapsul

memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit. Contoh lumut tanduk adalah Anthoceros laevis (lumut tanduk).

(4)

d) Manfaat Tumbuhan Lumut bagi Manusia

Tumbuhan lumut tidak berperan penting dalam kehidupan manusia, tetapi ada spesies tertentu yang dimanfaatkan oleh penduduk untuk mengobati sakit hati (hepatitis), yaitu Marchantia  polymorpha. Selain itu jenis - jenis lumut gambut dari genus Sphagnum dapat digunakan

sebagai pembalut atau pengganti kapas.

KLASIFIKASI

Lumut (Bryophyta) terbagi dalam tiga kelas yaitu:

1. Lumut Hati (Hepaticopsida)

Ciri-ciri:

a. Tubuh berupa talus yang terbagi menjadi beberapa lobus seperti bentuk hati hewan dan memiliki rhizoid.

 b. gametofitnya membentuk anteridium dan arkegonium yang berbentuk seperti payung.

c. Pertumbuhan sporofit terbatas karena tidak memiliki  jaringan meristematik.

d. Reproduksi aseksualnya dengan tunas, fragmentaasi maupun dengan gema atau kuncup (struktur seperti mangkok dipermukaan gametofit) dan reproduksi seksualnya dengan oogami.

Contoh Hepaticopsida: Marchantia polymorpha, Porella, Riccia nutans, Lunularia sp.

2. Lumut Tanduk (Anthoceratopsida)

a. Bentuk tubuh seperti talus, sporofit berupa kapsul memanjang, dan gametofit berupa talus yang lebar, tipis dengan tepi berlekuk.

 b. Rhizoid berada pada bagian ventral.

c. Selnya hanya mempunyai satu kloroplas.

Contoh Anthoceratopsida : Anthoceros laevis.

(5)

3. Lumut Daun/Musci (Bryopsida)

a. Bentuk menyerupai tumbuhan tingkat tinggi. Ada bagian seperti akar (rhizoid), batang, dan daunb.

 b. Reproduksi dengan spora dan membentuk gamet.

Contoh Bryopsida: Polytricum juniperinum, Furaria,

 Pogonatum cirratum, Aerobrycis longgisima, Sphagnum sp.

(Lumut gambut).

SIKLUS HIDUP BRYOPHYTA

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Kandungan klorofil TBM-2 kelapa sawit menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan pemupukan unsur Ca pada 15– 26 BST, hal ini sesuai dengan

Dengan memanfaatkan kembali limbah kayu sisa produksi menjadi produk baru, maka PT Kutai Timber Indonesia Probolinggo juga berkomitment dalam bentuk merecycle

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas anti jamur dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L) terhadap Candida albicans dan

A fenséges jegyében fogant ízléstörekvés tehát nemcsak saját útkeresését jellemezte, hanem ezt kívánta folyóiratában is uralomra juttatni, folytatván és

Berdasarkan kesimpulan dua penelitian tersebut telah menunjukan bahwa pengajian/halaqah/liqa’at memegang peranan yang sangat penting dalam proses rekrutmen kader dan

Form laporan penjualan per periode Form laporan penjualan per periode memberikan informasi kepada perusahaan, mengenai transaksi penjualan kepada customer yang telah

Bentuk asuransi keluarga syari'ah dilakukan menurut aturan- aturan sebagai berikut: (1) Peserta asuransi bebas memilih salah satu jenis atau produk asuransi keluarga yang ada,

Untuk mengetahui bahan makanan dan pelengkap yang digunakan pada hidangan Main Course?. Untuk mengetahui teknik pengolahan hidangan Main Course