• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Transkrip Rekaman Iklan Kampanye Partai Politik di Televisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "A. Transkrip Rekaman Iklan Kampanye Partai Politik di Televisi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

A. Transkrip Rekaman Iklan Kampanye Partai Politik di Televisi

Format Penulisan Hasil Transkrip:

1) Iklan Partai Hanura ‘krisis’ ...Nama partai 9 Februari 2009 ...Titimangsa perekaman iklan kampanye 2009, krisis di depan mata. ...Teks iklan

“Kenapa harus takut?”

TEKS IKLAN

1) Iklan Partai Hanura ‘krisis’

9 Februari 2009

MVO: 2009, krisis di depan mata.

“Kenapa harus takut?” begitulah kata Wiranto.

Beragam krisis telah menempanya menjadi sosok yang tangguh, tak tergoda kekuasaan, menomorsatukan kedaulatan.

Wiranto : ABRI mengajak semua pihak agar bersikap tenang.

MVO: Kini hati nuraninya kembali terpanggil.

Wiranto : Ayo, bekerja dengan hati bersama partai Hanura!

Lagu: Hanura untuk rakyat

2) Iklan Partai PPRN ‘orang yang berani’

4 April 2009

MVO: Jika Anda ingin perubahan, pilih partai nomor 4.

Jika Anda ingin kemandirian ekonomi, pilih partai nomor 4.

Jika Anda adalah orang yang berani, pilih partai nomor 4.

Pilih partai nomor 4, PPRN, karena PPRN adalah partai pilihan orang-orang yang berani mendorong perubahan untuk kemandirian ekonomi, dan kedaulatan politik.

Partai Peduli Rakyat Nasional, pilihan orang yang berani melakukan perubahan.

Keterangan:

MVO : suara laki-laki FVO : suara perempuan

SUPER (super imposed): yaitu huruf, tulisan, atau gambar grafis yang dimunculkan atau dicetak di atas gambar untuk melengkapi atau memperjelas pesan.

(2)

3) Iklan Partai Gerindra ‘stimulus’

3 April 2009 Prabowo Subianto:

Saya Prabowo Subianto, dengan gagasan dari partai Gerindra.

Ketika sebagian orang Indonesia kehilangan lapangan kerja, pemerintah

mengumumkan stimulus 71,3 trilyun rupiah, tapi siapa yang mendapat uangnya.

43 trilyun adalah keringanan pajak bagi orang kaya.

2 ½ trilyun untuk menurunkan bea impor masuk.

10,6 trilyun untuk perusahaan besar.

Kurang dari 1 persen yang ditujukan bagi para petani.

Bayangkan jika modal 71 trilyun itu untuk petani kecil, nelayan, buruh, dan pedagang pasar tradisional.

Lebih baik menanam ladang 7 juta hektar.

Jutaan bahan bakar untuk kapal nelayan.

Menciptakan 42 juta lapangan kerja baru.

Itulah stimulus bagi rakyat.

Sebuah gagasan dari partai yang membawa perubahan, Gerindra.

4) Iklan PKPI ‘jujur’

17 Maret 2009

Pengamen : Jujur itu bukan cuma bicara apa adanya.

Anak punk : Jujur itu nggak ngeliat penampilan.

Supir taksi : Jujur itu mengembalikan apa yang bukan miliknya.

Penjual kain : Jujur itu apa adanya, tidak dilebihkan-lebihkan dan tidak dikurang-kurangkan.

Anak SMA : Jujur itu kalau suka ya diomongin. Iya kan, yang?

: Jujur itu kata dan perbuatan harus sesuai.

Pegawai salon : Jujur itu tidak malu mengakui kesalahan.

Prof. Ir. Meutia Hatta Swasono (Ketua PKPI) : Hanya dengan kejujuran kita bisa mengatasi masalah bangsa ini.

MVO: PKPI Indonesia bersama satu tujuan membangun Indonesia.

Contreng nomor tujuh!

5) Iklan PKS ‘track record’

26 Februari 2009

FVO: Pemilu itu penting, ibarat obat bagi bangsa kita yang sakit-sakitan, makanya kita harus pilih orang dan partai yang benar-benar bagus.

Caranya paling gampang lihat track recordnya.

(3)

Contohnya PKS.

Menolak seluruh uang suap, gak pernah terlibat satu pun kasus korupsi, apalagi skandal DPR.

Bersih, kan? (suara: tepuk tangan) Ketawa

Siapa pun kita, mau Jawa, Sunda, Aceh, Bugis, Dayak, Tionghoa, Papua, Padang, Banjar, merah, kuning, hijau, biru.

Pilih caleg-caleg PKS untuk DPR lebih baik!

6) Iklan PAN ‘artis’

16 Maret 2009

Wanda Hamidah : Masa depan ada di tangan kita Eko Patrio : bukan di tangan orang lain

Mandra : bukan di tangan para pembuat janji.

Ikang Fauzi : Saatnya kita bangkitkan kekuatan sendiri, Adrian Maulana : saatnya ciptakan perubahan,

Mandra : karena kita mampu, (semua) : karena kita mampu.

Raslina Rasyidin : Untuk perubahan, Wanda Hamidah : pilih PAN

Mayla Fayza : nomor sembilan!

Derry Drajat : Untuk Indonesia baru, Adrian Maulana : pilih PAN nomor sembilan!

: Pilih PAN!

Derry Drajat : Pilih PAN!

Wanda, Derry, Ikang : Pilih PAN

Mandra : nomor sembilan 3x!

Sutrisno Bachir (Ketua PAN) : Kita mampu untuk Indonesia baru.

(semua) : Apa?

Sutrisno Bachir (Ketua PAN) : Pilih PAN nomor sembilan!

7) Iklan Partai Golkar ’swasembada beras’

26 Januari 2009

MVO: Sampai 2007 kita masih harus impor beras.

Tahun 2008 Partai Golkar di DPR dan di pemerintahan berhasil mewujudkan swasembada beras.

Tahun ini kita akan ekspor beras.

Lagu: Maju bersama Golkar

2 Petani : Untuk hari esok yang lebih baik.

Yusuf Kalla (Ketua Umum Partai Golkar) : Terus dukung kami untuk

memajukan kesejahteraan bangsa!

MVO: Maju Bersama Golkar!

(4)

8) Iklan PPP ‘assalamu’alaikum’

Maret 2009

Lagu: Di bawah kibaran bendera warna hijau berlambang Ka’bah.

1: Assalamu’alaikum.

2: Wa’alaikumsalam.

1: Tanpa persatuan tidak ada pembangunan.

2: Pembangunan bukan karena kami oleh kami, 3: bukan karena mereka oleh mereka,

4: tapi karena kita oleh kita.

(semua) : Untuk Indonesia.

Keterangan: 1, 2, 3, dan 4 adalah tokoh-tokoh PPP 9) Iklan PDIP ‘kontrak politik’

2 April 2009

SUPER : Kemiskinan masih 35 juta

Pemulung sampah : Masih seperti ini, tambah susah.

SUPER : Pengangguran masih jutaan Pencari kerja : Cari kerja tambah susah.

SUPER : Sembako masih tak terjangkau Ibu rumah tangga : Sembako tambah mahal.

FVO: Ayo, kita lakukan perubahan!

PDI Perjuangan satu-satunya partai yang berani kontrak politik mengubah nasib rakyat dengan memperjuangkan sembako murah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Rakyat : Jadi, jangan lupa contreng PDI Perjuangan nomor dua delapan!

10) Iklan Partai Demokrat ‘swasembada beras’

5 Maret 2009

SUPER : Pidato Kenegaraan Presiden RI (15 Agustus 2008)

SBY : Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Pada tahun ini, kita kembali mencapai swasembada beras.

Ini adalah untuk pertama kalinya, sejak masa orde baru.

Produksi beras nasional lebih tinggi daripada konsumsi beras kita.

Petani A : Penghasilan kami membaik.

Petani B : Siapa dulu presidennya?

Petani A dan B : SBY

MVO: Partai Demokrat terus mendukung kebijakan pemerintahan presiden SBY yang berhasil mewujudkan swasembada beras.

Pilih Partai Demokrat nomor 31!

Mari kita dukung terus!

Lanjutkan!

(5)

B. Data Responden

DATA RESPONDEN

IKLAN KAMPANYE PARTAI POLITIK PEMILU 2009

(6)

NO. L/P USIA

(TAHUN) PEKERJAAN PENDIDIKAN TERAKHIR

1 P 39 Ibu rumah tangga SMA

2 P 21 CPNS D3

3 P 22 Pegawai Swasta D3

4 P 22 Pegawai Swasta D3

5 P 23 Pegawai Swasta D3

6 P 22 Pegawai Swasta D3

7 L 47 Wiraswasta SMP

8 P 50 PNS D2

9 P 34 Ibu rumah tangga SMP/Tsanawiyah

10 P 22 Pegawai Swasta D3

11 P 28 Ibu rumah tangga SMP

12 P 55 Wiraswasta SD

13 L 25 Wiraswasta SMA

14 P 49 Wiraswasta S1

15 L 28 Wiraswasta S1

16 P 24 Mahasiswa SMA

17 L 56 Wiraswasta SD

18 P 23 Guru SMP honorer S1

19 L 23 Wiraswasta SMA

20 L 17 Pelajar SMP

21 P 22 Mahasiswa SMA

22 P 45 Ibu rumah tangga S1

23 L 49 PNS S1

24 P 20 Mahasiswa SMA

25 P 40 Ibu rumah tangga SMA

Keterangan:

IR : Ibu rumah tangga PS : Pegawai Swasta

WR : Wiraswasta PNS : Pegawai Negeri Sipil

MHS : Mahasiswa PEL : Pelajar

DAT A

L/P USIA

(TAHUN) PEKERJAAN PENDIDIKAN

TERAKHIR L P 17-

22

23 IR W R PS

P N S

M H S

P E L

S D

S M

P S M A

P T

JML 7 18 9 16 5 7 5 4 3 1 2 4 7 12

(7)

C. Profil Partai Politik yang Beriklan di Televisi

1. PARTAI HANURA

Lambang :

Sejarah pendirian partai

Partai Hanura dirintis oleh Wiranto bersama tokoh-tokoh nasional yang menggelar pertemuan di Jakarta pada tanggal 13-14 November 2006. Para tokoh tersebut diantaranya Yus Usman Sumanegara, Dr. Fuad Bawazier, Dr. Tuti Alawiyah AS., Jend. TNI (Purn) Fachrul Raz

Tujuan pendirian partai diantaranya

Menjawab kepedulian dan kecintaan yang mendalam terhadap nasib negara dan bangsa.

Menjamin kepastian masa depan bangsa Indonesia yang saat ini tidak jelas arahnya.

Azas, Ciri, dan Nilai Dasar Perjuangan Partai HANURA

1. Ketakwaan; dalam gerak langkahnya senantiasa mendasarkan pada nilai etika dan moralitas atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Kemandirian; pribadi yang bermartabat dengan mengutamakan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk keunggulan bangsa, tanpa harus bergantung pada pihak lain dan terbebas dari intervensi pihak asing.

3. Kebersamaan; selalu menjalin keharmonisan dari keberagaman etnis, suku, agama, bahasa, dan adat istiadat.

4. Kerakyatan; peka dan tanggap terhadap aspirasi, tuntutan, kondisi, dan harapan rakyat serta konsisten dalam memperjuangkannya.

5. Kesederhanaan; selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang bersahaja.

Pengurus DPP

Ketua Dewan Penasehat : DR. Bambang Wiratmadji Soeharto, MS.

Ketua Umum : Jendral TNI (Purn) H. Wiranto, SH.

Sekretaris Jendral : H. Yus Usman Sumanegara, SE. MM. MBA.

Bendahara Umum : Bambang Sudjagad, SE. MM.

Kantor DPP

DPP, Jl. Diponegoro No. 1 Menteng, Jakpus 021.31935334 Fax.021.3922054 Humas CP Bpk.Handoyo

Media Center, Jl. Blora No.23, Menteng,02131900922 SMS CENTER 08176426872

Email Webmaster : [email protected] http://www.hanura.com/

(8)

4. PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL Lambang :

Sejarah pendirian : Partai Peduli Rakyat Nasional adalah partai politik di Indonesia dengan basis pendukung nasionalis didirikan pada Tanggal 20 Januari 2006 dengan pendiri utama adalah RAJA SUTAN D.L.

SITORUS dengan 28 kepengurusan di tingkat propinsi dan 16 di tingkat kabupaten atau kota.

Asas : Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

Visi : Bebaskan Rakyat Dari Belenggu Penderitaan dan Ketidakadilan.

Misi :Yakni meningkatkan pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan bangsa dan meningkatkan taraf hidup rakyat untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. Berdasar rapat umum pada tanggal 27 November 2007 di Hotel Niagara Parapat Sumatera Utara dipilih

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat: SUTAN D.L. SITORUS Ketua Umum: AMELIA ACHMAD YANI

Sekretaris Jenderal : DR. H.V.T. ALBERT SIMANJUNTAK Bendahara Umum : HOTMAN SITORUS, SH

Kantor DPP

Alamat : Jl. Pahlawan Revolusi No.148 Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Telp : 021-86600284,86613922 Fax : 021-86600230

5. PARTAI GERAKAN RAKYAT INDONESIA RAYA (GERINDRA)

Lambang:

Sejarah :

Partai Gerakan Indonesia Raya adalah partai rakyat yang mendambakan Indonesia yang bangun jiwanya, dan bangun badannya. Partai Gerakan Indonesia Raya adalah partai rakyat yang bertekad memperjuangkan kemakmuran dan keadilan di segala bidang. Partai ini merupakan inisiatif Prabowo dan menjadi kendaraan politik Prabowo untuk mencalonkan diri sebagai Presiden RI.

Azas : Pancasila dan UUD 1945.

(9)

Jati Diri Partai : Kebangsaan, Kerakyatan, Religius, dan Keadilan Sosial.

Watak Partai : demokratis, merdeka, pantang menyerah, berpendirian,

dan terbuka.

Tujuan partai ini salah satunya adalah Berjuang memperoleh kekuasaan politik

secara konstitusional guna mewujudkan pemerintahan, sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Ketua Umum : Prof. Dr. Ir. SUHARDI , M.Sc Sekretaris Jenderal : AHMAD MUZANI

Bendahara Umum : T.A MULIATNA DJIWANDONO DPP PARTAI GERINDRA

Alamat : Jl. Brawijaya IX No. 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160

Telp : 021-72795478

Fax : 021-7395154 WEB : www.partaigerindra.or.id

7. PARTAI KEADILAN dan PERSATUAN INDONESIA

Lambang:

Sejarah:

Partai Keadilan Persatuan (PKP) adalah bentuk baru dari Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), yang dahulu dipimpin oleh Jenderal (Purn) Edi Sudrajat dan Hayono Isman sebagai Sekretaris Jenderal. PKP atau PKPI dideklarasikan di Jakarta tanggal 15 Desember 1999. PKPI bermula dengan dibentuknya Gerakan Keadilan dan Persatuan Bangsa (GKPB) pada tahun 1998 yang dikoordinasikan oleh Ir.

Siswono Yudhohusodo, Ir. Sarwono Kusumaatmadja, David Napitupulu dan Tatto S.

Pradjamanggala, SH Asas : Pancasila

Visi : terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang berkeadilan, bersatu dan berkesejahteraan sosial dengan menjunjung tinggi supremasi hukum.

Misi : mewujudkan masyarakat kewargaan (civil society) yang berkeadilan, bersatu, dan berkesejahteraan sosial, mewujudkan pemerintahaan yang

kuat, efektif, efisien, bersih, taat hukum dan berwibawa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta mampu bersaing dan dihormati dalam pergaulan dunia.

Pimpinan PKP adalah :

Ketua Umum: Meutia Hatta Swasono Sekjen : Semuel Samson

Kantor DPP

(10)

Alamat : Jl. Cilandak Raya KKO No. 32 Pasar Minggu

Jakarta Selatan

Telp : 021- 7807653/021-7807656

Fax : 021- 7807655/021-7807657 http://pkpi.org

8. PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS)

Lambang :

Sejarah :

Partai Keadilan Sejahtera (PK-Sejahtera) merupakan pelanjut perjuangan Partai Keadilan (PK) yang dalam pemilu 1999 lalu meraih 1,4 juta suara (7 kursi DPR, 26 kursi DPRD Propinsi dan 163 kursi DPRD Kota/Kabupaten).

Asas : Islam

VISI : “SEBAGAI PARTAI DA’WAH PENEGAK KEADILAN DAN

KESEJAHTERAAN DALAM BINGKAI PERSATUAN UMMAT DAN BANGSA.”

MISI diantaranya:

1. Secara aktif melakukan komunikasi, silaturahim, kerjasama dan ishlah dengan berbagai unsur atau kalangan umat Islam untuk terwujudnya ukhuwah Islamiyah dan wihdatul- ummah, dan dengan berbagai komponen bangsa lainnya untuk memperkokoh kebersamaan dalam merealisir agenda reformasi.

2. Ikut memberikan kontribusi positif dalam menegakkan keadilan dan menolak kedhaliman khususnya terhadap negeri-negeri muslim yang tertindas

Susunan Pengurus Pusat PKS Periode 2005-2010 Ketua Majelis Syuro: K.H. Hilmi Aminuddin.

Presiden Partai: Ir. H. Tifatul Sembiring.

Sekretaris Jenderal : H.M.Anis Matta Lc.

Bendahara Umum : H. Mahfud Abdurrahman.

Badan Pemenangan Pemilu : H.M. Razikun, Ak, MS.

Ketua: DR. H. Surahman Hidayat Kantor DPP

Alamat : Jl. Mampang Prapatan Raya No.98 D, E, F Jakarta 12720

Telp : 021-7995425

Fax : 021-7995433 http:// pks.or.id

(11)

9. PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN)

Lambang:

Sejarah:

Kelahiran Partai Amanat Nasional (PAN) dibidani oleh Majelis Amanat Rakyat (MARA), salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, PPSK Muhamadiyah, dan Kelompok Tebet.PAN dideklarasasikan di Jakarta pada 23 Agustus, 1998 oleh 50 tokoh nasional, di antaranya Prof. Dr. H. Amien Rais, mantan Ketua umum Muhammadiyah, Goenawan Mohammad, Abdillah Toha, Dr. Rizal Ramli, Dr. Albert Hasibuan, Toety Heraty, Prof. Dr. Emil Salim, Drs. Faisal Basri MA, A.M. Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan lainnya.

Tujuan : menjunjung tinggi dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material dan spiritual. Cita-cita partai berakar pada

moral agama, kemanusiaan, dan kemajemukan Asas : Pancasila

Ketua Umum : Soetrisno Bachir Sekretaris Jenderal : Zulkifli Hasan Kantor DPP

Alamat : Rumah PAN Jl. Warung Buncit Raya No.17 Jakarta Selatan

Telp : 021-7975588

Fax : 021-7975632 http://www.pan.or.id/

23. PARTAI GOLONGAN KARYA

Lambang:

Sejarah :

Partai GOLKAR bermula dengan berdirinya Sekber GOLKAR di masa-masa akhir pemerintahan Presiden Soekarno, tepatnya 1964 oleh Angkatan Darat untuk menandingi pengaruh Partai Komunis Indonesia dalam kehidupan politik. Dalam perkembangannya, Sekber GOLKAR berubah wujud menjadi Golongan Karya yang menjadi salah satu organisasi peserta Pemilu. Lebih lengkap lihat disini

Asas : Pancasila

Visi : Partai Golkar berjuang demi terwujudnya Indonesia baru yang maju, modern, bersatu, damai, adil, dan makmur dengan masyarakat yang beriman dan bertakwa, berakhlak baik, menjunjung tinggi hak asasi manusia, cinta tanah air, demokratis, dan adil dalam tatanan masyarakat madani yang mandiri, terbuka, egaliter, berkesadaran

(12)

hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja dan semangat kekaryaan, serta disiplin yang tinggi.

Partai GOLKAR bertujuan :

a. Mempertahankan dan mengamalkan Pancasila serta menegakkan Undang-Undang Dasar 1945.

b. Mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar 1945.

c. Menciptakan masyarakat adil dan makmur, merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

d. Mewujudkan kedaulatan rakyat dalam rangka mengembangkan kehidupan demokrasi, yang menjunjung tinggi dan menghormati Kebenaran, Keadilan, Hukum, dan Hak Asasi Manusia.

Ketua Penasehat : Surya Paloh

Ketua Umum : Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla Sekretaris Jendral : Letjen (Purn) Sumarsono Bendahara : Andi Achmad Dara

Kantor DPP

Alamat : Jl. Anggrek Nelly Murni XI A Slipi, Jakarta Barat

Telp/Fax : 021-5302222

Fax : 021-5303380 http://pusat.golkar.or.id/

24. PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP)

Lambang :

Sejarah:

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah sebuah partai politik di Indonesia dideklarasikan pada tanggal 5 Januari 1973, partai ini merupakan hasil gabungan dari empat partai keagamaan yaitu Partai Nadhatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Perti dan Parmusi. Ketua sementara saat itu adalah H.M.S Mintaredja SH. Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilihan Umum pertama pada masa Orde Baru tahun 1973. PPP didirikan oleh lima deklarator yang merupakan pimpinan empat Partai Islam peserta Pemilu 1971 dan seorang ketua kelompok persatuan pembangunan, semacam fraksi empat partai Islam di DPR.

Para deklarator itu adalah:

 KH Idham Chalid, Ketua Umum PB Nadhlatul Ulama;

 H.Mohammad Syafaat Mintaredja, SH, Ketua Umum Partai Muslimin Indonesia (Parmusi);

 Haji Anwar Tjokroaminoto, Ketua Umum PSII;

 Haji Rusli Halil, Ketua Umum Partai Islam Perti; dan

(13)

 Haji Mayskur, Ketua Kelompok Persatuan Pembangunan di Fraksi DPR.

ASAS:

PPP berasaskan Islam dan berlambangkan Ka’bah. Akan tetapi dalam perjalanannya, akibat tekanan politik kekuasaan Orde Baru, PPP pernah menanggalkan asas Islam dan menggunakan asas Negara Pancasila sesuai dengan sistem politik dan peraturan perundangan yang berlaku sejak tahun 1984

VISI PPP adalah “Terwujudnya masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT

dan negara Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, bermoral, demokratis, tegaknya supremasi hukum, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), serta menjunjung tinggi harkat-martabat kemanusiaan dan keadilan sosial yang berlandaskan kepada nilai-nilai keislaman”.

Misi PPP (Khidmat Perjuangan) diantaranya

1. PPP berkhidmat untuk berjuang dalam mewujudkan dan membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, meningkatkan mutu kehidupan beragama, mengembangkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim). Dengan demikian PPP mencegah berkembangnya faham-faham atheisme, komunisme/marxisme/leninisme, serta sekularisme, dan pendangkalan agama dalam kehidupan bangsa Indonesia.

2. PPP berkhidmat untuk memperjuangkan hak-hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia sesuai harkat dan martabatnya dengan memperhatikan nilai-nilai agama terutama nilai-nilai ajaran Islam, dengan mengembangkan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia). Dengan demikian PPP mencegah dan menentang berkembangnya neo-feodalisme, faham-faham yang melecehkan martabat manusia, proses dehumanisasi, diskriminasi, dan budaya kekerasan.

Ketua Umum : Suryadharma Ali Sekretaris Jendral : Irgan Chairul Mahfiz Kantor DPP

Alamat : Jl. Diponegoro No.60 Jakarta 10310

Telp/Fax : 021-31936338, 31926164 Fax : 021-3142558 http://www.ppp.or.id/

28. PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

Lambang:

Sejarah:

PDIP DideklarasikanJakarta 14 Pebruari 1999, Lahirnya PDI-P dapat dikaitkan dengan peristiwa 27 Juli 1996. Hasil dari peristiwa ini adalah tampilnya Megawati Soekarnoputri di kancah perpolitikan nasional. Walaupun sebelum peristiwa ini Megawati tercatat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia dan anggota Komisi I DPR, namun setelah peristiwa inilah, namanya dikenal diseluruh Indonesia. Setelah dibukanya kehidupan kepartaian politik oleh Presiden Habibie, untuk menyongsong Pemilu 1999, PDIP didirikan.

(14)

Dalam Pemilu ini, PDI-P memperoleh peringkat pertama untuk suara DPR dengan memperoleh 151 kursi. Walaupun demikian, PDI-P gagal membawa Megawati ke kursi kepresidenan, karena kalah voting dalam Sidang Umum MPR 1999 dari Abdurrahman Wahid, dan oleh karenanya Megawati menduduki kursi wakil presiden. Setelah Abdurrahman Wahid turun dari jabatan presiden pada tahun 2001, PDI-P berhasil menempatkan Megawati ke kursi presiden.

Asas : Pancasila Visi :

1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945

2. Membangun masyarakat Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang demokratis, adil, dan makmur

Tujuan Umum Partai

1. Mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Membangun masyarakat Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang demokratis, adil, dan makmur

Ketua Umum : Megawati Soekarnoputri Sekretaris Jendral : Pramono Anung W Kantor DPP

Alamat : Jl. Lenteng Agung No.99 Jakarta Selatan

Telp : 021- 7806028

Fax : 021- 7814472 http://www.pdiperjuangan-jatim.org/ www.pdi-perjuangan.or.id

31. PARTAI DEMOKRAT Lambang:

Sejarah:

Partai Demokrat didirikan atas inisiatif saudara Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 9 September 2001. Terilhami dari kekalahan Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan Calon wakfl Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001, Pada tanggal 10 September 2001 jam 10.00 WIB Partai Demokrat didaftarkan ke Departemen Kehakiman dan HAM RI oleh saudara Vence Rumangkang, partai ini pertama kali mengikuti pemilu pada tahun 2004 dan memenangkan suara sebanyak 7,45%

(8.455.225) dari total suara dan mendapatkan kursi sebanyak 57 di DPR. Menjelang Pemilu 2004, popularitas partai ini cukup terdongkrak dengan naiknya popularitas Yudhoyono waktu itu. Bersama PKS, partai ini menjadi the rising star pada Pemilu kedua di era reformasi itu

Asas : Pancasila

Visi : Partai Demokrat bersama masyarakat luas berperan mewujudkan

(15)

keinginan luhur rakyat Indonesia agar mencapai pencerahan dalam kehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur, menjunjung tinggi semangat nasionalisme, humanisme dan internasionalisme, atas dasar ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam tatanan dunia baru yang damai, demokratis dan sejahtera

Misi diantaranya, Memperjuangkan tegaknya persamaan hak dan kewajiban

Warganegara tanpa membedakan ras, agama, suku dan golongan dalam rangka menciptakan masyarakat sipil (civil society) yang kuat, otonomi daerah yang luas serta terwujudnya representasi kedaulatan rakyat pada struktur lebaga perwakilan dan permusyawaratan.

Ketua Umum : Hadi Utomo, S.H., M.M.

Wakil Ketua Umum : Prof. DR. H. Ahmad Mubarok, M.A.

Sekretaris Jenderal : H. Marzuki Alie, S.E., M.M.

Bendahara Umum : H. Zainal Abidin Kantor DPP

Alamat : Jl. Pemuda No.712 Jakarta Timur 12130 Telp : 021-4755146

Fax : 021-4757975 http://www.demokrat.or.id/

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh gelombang infrasonik (8-12 Hz) terhadap viskositas darah mencit dapat dilakukan dengan melihat nilai signifikansi pada tabel, jika

Perusahaan pasangan usaha yang termasuk dalam kategori bermasalah atau wanprestasi, maka dilakukan tindakan penyehatan atau penyelamatan dan penyelesaian

Sebenarnya Samba disusun atas dua damon, yatu smbd dan nmbd. Smbd adalah daemon yang secara nyata menangani servis sharing file sistem dan printer untuk klien. Pada saat sebuah

Sebagaimana telah dikemukakan pada pembahasan terdahulu, maka ditarik beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut: Bentuk toleransi antarumat beragama Islam dan

Kriteria pengambilan keputusan dari hasil olah data model regresi adalah, apabila nilai probability value atau significant-t lebih kecil dari 5% maka dapat

Dalam melakukan kontekstualisasi kebijakan pengembangan koleksi Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta perlu melakukan komunikasi yang lebih masif guna membangun

1.5 Struktur Organisasi Karya Tulis Ilmiah

Penelitian Hukum , Bandung, PT Citra Aditya Bakti, h lm. Selanjutnya data diolah dan dianalisis secara kualitatif. Kekuatan Hukum Garansi Secara Lisan dalam Perjanjian