• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau 2021"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SANGGAU

No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Kabupaten Sanggau 2021

• Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau pada tahun 2021 mencapai 66,20; meningkat 0,43 poin (0,65 persen) dibandingkan capaian tahun sebelumnya (65,77).

• Selama 2010-2021, IPM Kabupaten Sanggau rata-rata meningkat sebesar 0,81 persen.

(2)

2

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021 BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

IPM Kabupaten Sanggau 2021

◼ Peningkatan IPM 2021 terjadi pada dimensi pengetahuan dan standar hidup layak, sedangkan dimensi umur Panjang dan hidup sehat tidak terjadi peningkatan.

◼ Pada dimensi pendidikan, pada tahun 2021 penduduk berusia 7 tahun memiliki harapan lama sekolah (dapat menjalani pendidikan formal) selama 11,59 tahun, atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat kelas 2 SMA. Angka ini meningkat 0,02 tahun dibanding tahun 2020 yang mencapai 11,57 tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,24 tahun menjadi 7,39 tahun pada tahun 2021.

◼ Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,42 tahun, angka ini tidak berubah dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

◼ Pada dimensi standar hidup layak, pada tahun 2021 pengeluaran per kapita yang disesuaikan Kabupaten Sanggau sebesar 8,33 juta rupiah per tahun. Nilai ini meningkat sekitar 0,08 juta rupiah dari tahun sebelumnya.

(3)

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021

3

BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

1. Perkembangan IPM Kabupaten Sanggau Tahun 2010-2021

Pembangunan manusia di Kabupaten Sanggau terus mengalami kemajuan. Selama 2010-2021, IPM Kabupaten Sanggau rata-rata meningkat sebesar 0,81 persen per tahun dari 60,57 pada tahun 2010 menjadi 66,20 pada tahun 2021. Setelah mengalami perlambatan pada tahun 2020 karena Pandemi COVID-19, peningkatan IPM Kabupaten Sanggau sudah kembali membaik pada tahun 2021 seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi yang berpengaruh positif terhadap indikator pengeluaran riil per kapita (yang disesuaikan).

2. Perkembangan Dimensi Pembentuk IPM Kabupaten Sanggau Tahun 2010–

2021

Capaian IPM tahun 2021 yang meningkat 0,43 poin dibandingkan tahun 2020 didukung oleh peningkatan dimensi pengetahuan dan standar hidup layak. Hal ini berbeda dengan tahun 2020 yang mengalami perlambatan akibat penurunan pengeluaran per kapita yang disesuaikan. Perubahan IPM selama satu dekade terlihat dari Gambar 1 berikut, sedangkan perubahan komponen penyusunnya dapat terlihat dari Tabel 1.

Gambar 1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau menurut Komponen, 2010-2021 60,57

60,96 61,39 61,72 62,06

63,05

63,90

64,61

65,15 65,67 65,77

66,20

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

(4)

4

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021 BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

Tabel 1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau menurut Komponen, 2010-2021

Komponen 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)

UHH (Umur Harapan Hidup saat Lahir) (Tahun)

70,21 70,23 70,25 70,27 70,28 70,58 70,67 70,75 71,05 71,35 71,42 71,42

HLS (Harapan Lama Sekolah) (Tahun)

9,85 10,02 10,20 10,38 10,60 10,67 11,05 11,53 11,54 11,56 11,57 11,59

RLS (Rata- rata Lama Sekolah) (Tahun)

6,16 6,24 6,31 6,35 6,37 6,74 6,92 6,93 6,94 6,95 7,15 7,39

PPP (Pengeluaran per Kapita yang disesuaikan) (Ribu Rupiah)

7.183 7.241 7.326 7.368 7.411 7.622 7.729 7.828 8.126 8.410 8.245 8.328

IPM 60,57 60,96 61,39 61,72 62,06 63,05 63,90 64,61 65,15 65,67 65,77 66,20

2.1 Dimensi Umur Panjang dan Hidup Sehat

Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama periode 2010 hingga 2021, UHH telah meningkat sebesar 1,21 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,16 persen per tahun. Rata-rata pertumbuhan Kabupaten Sanggau lebih lambat dari rata- rata pertumbuhan Kalimantan Barat yang sebesar 0,22 persen per tahun. Pada tahun 2010, Umur Harapan Hidup saat lahir di Kabupaten Sanggau adalah 70,21 tahun, dan pada tahun 2021 mencapai 71,42 tahun.

Gambar 2. Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) Kabupaten Sanggau, 2010-2021 70,21 70,23 70,25 70,27 70,28

70,58 70,67 70,75

71,05

71,35 71,42 71,42

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

(5)

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021

5

BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

2.2. Dimensi Pengetahuan

Dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas. Kedua indikator ini terus meningkat dari tahun ke tahun, meski sejak tahun 2018 HLS Kabupaten Sanggau mengalami perlambatan.

Selama periode 2010 hingga 2021, HLS Kabupaten Sanggau rata-rata meningkat 1,49 persen per tahun, sementara RLS meningkat 1,67 persen per tahun.

Gambar 3. Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kabupaten Sanggau, 2010-2021

2.3. Dimensi Standar Hidup Layak

Dimensi yang mewakili kualitas hidup manusia adalah standar hidup layak yang direpresentasikan oleh pengeluaran per kapita (atas dasar harga konstan 2012) yang disesuaikan. Pada tahun 2021, pengeluaran per kapita yang disesuaikan masyarakat Kabupaten Sanggau mencapai Rp 8,33 juta per tahun. Angka ini meningkat sebesar 1,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengeluaran rill per kapita sudah membaik dibandingkan tahun 2020, meskipun belum lebih baik dibandingkan tahun 2019 (sebelum covid-19).

Gambar 4. Pengeluaran per Kapita yang disesuaikan (PPP), 2010-2021 (Juta Rupiah)

9,85 10,02 10,2 10,38 10,6 10,67 11,05 11,53 11,54 11,56 11,57 11,59

6,16 6,24 6,31 6,35 6,37 6,74 6,92 6,93 6,94 6,95 7,15 7,39

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

HLS RLS

7,18 7,24 7,33 7,37 7,41 7,62 7,73 7,83

8,13

8,41 8,25 8,33

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

(6)

6

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021 BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

Pencapaian Pembangunan Manusia se-Kalimantan Barat

Peningkatan IPM Tahun 2021 terjadi di seluruh kabupaten/kota. Tahun 2021 IPM Kabupaten Sanggau ada di peringkat ke-9. Dari sisi perbandingan antar Kabupaten, tidak terjadi perubahan yang signifikan dalam kategori capaian dan peringkat di masing-masing Kabupaten. Urutan IPM terendah masih ditempati oleh Kabupaten Kayong Utara (62,90), sedangkan urutan teratas masih ditempati oleh Kota Pontianak (79,93).

Jumlah Kabupaten/Kota dengan status capaian pembangunan manusia yang “tinggi”

(70 ≤ IPM < 80) pada tahun 2021 adalah sebanyak 2 yaitu Kota Pontianak dan Kota Singkawang, dengan status “sedang” (capaian 60 ≤ IPM < 70) adalah 12 Kabupaten, dan dengan status “rendah” (IPM < 60) sudah tidak ada lagi.

Gambar 5. IPM Kalimantan Barat menurut Kabupaten/Kota dan Status Pembangunan Manusia, 2021

62,90 64,93

65,75 65,87 66,03 66,20 66,21 66,93 67,10 67,43 68,04 68,16

72,11 79,93

Kayong Utara Sekadau Kapuas Hulu Melawi Mempawah Sanggau Landak Sintang Sambas Ketapang Bengkayang Kubu Raya Kota Singkawang Kota Pontianak

Kalimantan Barat (67,90)

(7)

7

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SANGGAU

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau Tahun 2021 BRS No. 04/12/6105/Th. I, 30 Desember 2021

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

20

60,57 60,96 61,39 61,72 62,06 63,05

63,90 64,61 65,15 65,67 65,77 66,20

2 0 1 0 2 0 1 1 2 0 1 2 2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 2 0 2 0 2 0 2 1

• Pembangunan manusia Kabupaten Sanggau berstatus SEDANG.

• Pertumbuhan IPM 2021 sebesar 0,65 persen.

UMUR PANJANG

&

HIDUP SEHAT Indikator Umur Harapan Hidup saat Lahir

71,42

tahun

Bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan hidup hingga 71,42 tahun

STANDAR HIDUP LAYAK

• Indikator Pengeluaran Perkapita yang disesuaikan

8,33

Juta Rupiah per tahun

Biaya yang dikeluarkan seseorang untuk konsumsi pertahunnya yaitu sebesar 8,33 juta rupiah

PENGETAHUAN

• Indikator Harapan Lama Sekolah

11,59

tahun

Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang untuk mengenyam Pendidikan hingga kelas XII (SMA kelas 3)

• Indikator Rata-rata Lama Sekolah

7,39

tahun

Penduduk usia 25 tahun ke atas telah bersekolah hingga 7,39 tahun, atau telah menduduki jenjang Pendidikan hingga kelas VIII (SMP kelas 2)

IPM dibentuk oleh 3 dimensi

IPM Kabupaten Sanggau 2021

66,20

(8)

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Yanuar Lestariadi, S.Si, MM.

Statistisi Ahli Madya

Plt. Kepala BPS Kabupaten Sanggau (0564) 21844

[email protected]

Konten Berita Resmi Statistik dilindungi oleh Undang-Undang, hak cipta melekat pada Badan Pusat Statistik. Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi tulisan ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat Statistik.

Untuk layanan perpustakaan, penjualan data mikro, publikasi elektronik, publikasi cetakan, dan peta digital wilayah kerja statistik sesuai peraturan yang berlaku maupun konsultasi statistic dapat menghubungi Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di pst.bps.go.id

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SANGGAU

Jl. Sutan Syahrir No 52 A, Sanggau, 78512 Telp: (0564) 21844 Homepage: http://www.sanggaukab.bps.go.id

E-mail: [email protected]

Gambar

Gambar 1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau menurut Komponen, 2010-2021 60,5760,9661,3961,7262,0663,0563,9064,6165,1565,6765,77 66,20201020112012201320142015201620172018201920202021
Gambar 2. Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) Kabupaten Sanggau, 2010-2021 70,2170,2370,2570,2770,28
Gambar 4. Pengeluaran per Kapita yang disesuaikan (PPP), 2010-2021 (Juta Rupiah)
Gambar 5. IPM Kalimantan Barat menurut Kabupaten/Kota dan Status Pembangunan Manusia, 2021

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Undang-Undang No. 33 tahun 2004, yang dimaksud dengan Pendapatan Asli Daerah adalah: “pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 10 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sanggau Tahun 2014-2034, tujuan penataan ruang

Indikator yang digunakan di Indonesia dalam menghitung IPM adalah angka harapan hidup saat lahir, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita.. Selama

Pramesti dan Indrasetianingsih pada tahun 2019 menemukan bahwa persentase penduduk miskin, angka harapan sekolah , dan pengeluaran per kapita berpengaruh signifikan terhadap

Analisis Jalur Untuk Pengaruh Angka Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-Rata Lama Sekolah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Melalui Pengeluaran Riil Per Kapita

Disparitas/ketimpangan intra-dimensi dan intra-wilayah di dalam provinsi dapat menarik nilai IPM provinsi ke level yang rendah, dengan demikian menjaga “equlity” pembangunan di

Adapun melambatnya perkembangan tingkat capaian pada program pembangunan di bidang kesehatan ini pada tahun 2009 telah menjadikan kinerja bidang kesehatan di Kabupaten

Pengeluaran bidang pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia IPM Provinsi Riau, artinya pengeluaran bidang pendidikan dapat mendorong peningkatan