• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biodata. : Nanang Sofrianto Nim : TTL : Koto Baru, 27 Agustus 1997

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Biodata. : Nanang Sofrianto Nim : TTL : Koto Baru, 27 Agustus 1997"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Nama : Nanang Sofrianto

Nim : 15301600018

TTL : Koto Baru, 27 Agustus 1997 Jenis Kelamin : Laki-Laki

Jurusan : Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas : Ushuluddin Adab dan Dakwah Tahun Masuk : 2015

Tahun keluar : 2020

Judul Skripsi : Pemanfaatan Instagram Oleh Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Nama orang tua

Ayah : M. Anas

Ibu : Aras Darti

Anak Ke : 5

Alamat : Jorong Koto-Koto Baru, Nagari Koto Baru, Kecematan Koto Baru, kab. Dharmasraya

Riwayat pendidikan : 1. Tamatan SD Negeri 06 Koto Baru 2. Tamatan MTsN Koto Baru

3. Tamatan MAN Negeri Koto Baru Motto : Break No Limit

No HP : 0813-7455-8422

Email : [email protected]

(6)

Alhamdulillah... dengan ridha-Mu ya Allah...

SKRIPSI

“Tugas Akhir Untuk Seorang Mahasiswa Yang Akan Menjadi Sarjana”

Menelan rasa kecewa, menelan putus asa

Memacu diri dengan gairah, agar tercapai semua rencana Hadiah untuk orang tua tercinta, melalui sebuah karya Walupun tak seberapa, tapi mempunyai banyak makna Suatu amanah kini telah selesai, sebuah langkah telah usai Setelah gelar ini ku capai, menandai perjalanan baruku akan dimulai

“Tiada cinta yang paling suci selain kasih sayang orang tua”

Doamu hadirkan keridhaan untukku, tetuahmu tuntun jalanku Pelukmu berkahi hidupku, diantara perjuangan dan tetesan doa malammu Dengan kerendahan hati yang tulus, bersama keridhaan yang Allah berikan

Untukku

Kupersembahhkan karya ini untuk:

Ayahanda tercinta M. Anas dan Ibunda tercinta Aras Darti Serta seluruh anggota keluarga yang telah sangat berpengaruh dalam

menyelesaikan skripsi ini

Terima kasih atas segala keluh kesah, habisnya fisik dan materi yang kalian berikan

Melalui karya ini semoga dapat mengobati sedikit beban kalian selama ini

(7)

“Haiii guys, kalian memang sahabat yang istimewa”

Semoga persahabatan kita menjadi persaudaraan yang abadi selamanya Diki, Sandi, Bayu, Uncu, Busri, Rivo, Caam, Deby, Erika, Riski Sinaga, dan kawan-kawan KPI BP 15, kepada kalian yang mengenal saya, terima kasih.

Cuma bisa terbalaskan lewat kata-kata “Terima Kasih” untuk suka dan duka,

Motivasi dan semangat yang tiada hentinya kalian berikan

“Untukmu”

Primadona Ayani

Terima kasih atas motivasi, semangat serta dukungan Yang kau berikan selama ini

Hingga akhirnya karya ini dapat kuselesaikan Dan Semoga kau menjadi yang terbaik dan terakhir

Dan terima kasih untuk seluruh teman-teman komunikasi dan penyiaran islam angkatan 2015 dan seluruh keluarga jurusan komunikasi dan

penyiaran islam serta fakultas ushuluddin adab dan dakwah

Melalui karya kecil ini mewakili terima kasihku pada kalian semua

(8)

i

IAIN Batusangkar ”. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Negri Batusangkar.

Pokok permasalahan pada penelitian adalah instagram merupakan media sosial yang paling populer dan banyak diminati akhir-akhir ini, fenomena media sosial khususnya instagram menjadikan kehidupan sangat efektif dan mudah dijangkau, karna memang dengan diiringi zaman dan teknologi yang semakin maju membuat masyarakat lebih mudah dalam berbagai hal, Situasi ini dimanfaatkan oleh khalayak dan juga mahasiswa sebagai golongan terpelajar yang haus dengan informasi atau ilmu pengetahuan, selain itu penyajian informasi didalam media sosial dapat dijangkau secara luas, di mana saja kapan saja. Penelitian di sini membahas tentang untuk apa instagram dimanfaatkan oleh mahasiswa KPI untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan latar belakang Mahasiswa KPI IAIN Batusangkar. Objek dalam penelitian adalah pemanfaatan instagram oleh mahasiswa dengan mengambil 22 narasumber dari mahasiswa KPI IAIN Batusangkar.

Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dan demi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang dibutuhkan.

Pemanfaatan instagram oleh mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran IAIN Batusangkar ditemukan bahwasanya mahasiswa KPI sangat dekat dengan instagram, dan menjadikan instagram sebagai media sosial mereka yang sering mereka gunakan, sebab Instagram merupakan media yang memberi kemudahan cara berbagi secara online foto-foto, vidio dan juga layanan jaringan sosial. Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam menggunakan instagram untuk ilmu pengetahuan dan hiburan, kuliner, fashion, olahraga serta beberapa dari mereka menggunakan instagram untuk mencari konten dakwah. Pemanfaatan instagram oleh mahasiswa KPI IAIN Batusangkar dilakukan untuk mengakses informasi dan hal lainnya yang membuat mereka merasa puas atas apa yang telah mereka akses di dalam instagram

Hasil penelitian dapat ditemukan bahwa terdapat 2 orang informan yang mengakses konten olahraga, selanjutnya terdapat 6 informan yang mengakses konten dakwah, 5 orang mengakses konten yang berisi ilmu pengetahuan, selanjutnya 1 orang mengakses kuliner, 5 orang dengan mengakses hiburan, dan 3 orang mengakses fashion.

Kata Kunci: Pemanfaatan, Instagram, Mahasiswa KPI

(9)

ii

Alhamdulillah segala puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah Swt.

yang melimpahkan rahmat dan karunia kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini. Shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad Saw.

Selaku penutup segala Nabi dan Rasul yang diutus dengan sebaik-baik agama, sebagai rahmat untuk seluruh manusia, sebagai personifikasi yang utuh dari ajaran Islam dan sebagai tumpuan harapan pemberi cahaya syari’at di akhirat kelak.

Penulisan skripsi ini adalah untuk melengkapi syarat-syarat dan tugas untuk mencapai gelar Sarjana Sosial pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam dan Negeri (IAIN) Batusangkar.

Selanjutnya, dalam penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bimbingan, bantuan, serta motivasi, dari berbagai pihak, baik moril maupun materil yang penulis terima. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ucapkan terimakasih kepada ayahanda tercinta M. Anas, Ibunda Aras Darti, dan Andri Yenti, Andri Yeni, Ade Candra, Ali Imran, dan Annisah Uljannah (kakak dan adik penulis) yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan serta semangat kepada penulis untuk dapat menyelesaikan skripsi ini.

Selain itu, pada kesempatan ini penulis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. H. Kasmuri, MA, selaku Rektor IAIN Batusangkar.

2. Bapak Drs. Adripen, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah serta selaku Penguji I.

3. Bapak Zulkifli, S.Ag., MHI, selaku Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

4. Bapak Dr. Ardimen, M.Pd., Kons selaku Pembimbing I.

5. Bapak Dr. Adripen, M.Pd, selaku Penguji I

6. Ibu Oktri Permata Lani, S.I.Kom., M.I.Kom, selaku Penguji II

(10)
(11)

iv

HALAMAN JUDUL

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI PERSETUJUAN PEMBIMBING PENGESAHAN TIM PENGUJI BIODATA

PERSEMBAHAN

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vi

BABI PENDAHULUAN A. LatarBelakangMasalah ... 1

B. FokusPenelitian ... 7

C. Sub Fokus Penelitian ... 7

D. TujuanPenelitian ... 7

E. ManfaatdanLuaranPenelitian ... 7

F. DefenisiIstilah ... 8

BABII KAJIANTEORI A. Pemanfaatan... 9

B. Instagram ... 10

C. Media sosial ... 22

D. Teori uses and gratification ... 25

E. Kajian penelitian yang relevan ... 31

(12)

v

C. Instrumen Penelitian ... 34

D. Sumber Data ... 34

E. Teknik Pengumpulan Data ... 35

F. Teknik Analisa Data ... 37

G. Teknik Penjamin Keabsahan Data ... 38

BABIV HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN

A.

Hasil Temuan ... 40

B.

Pembahasan ... 56

BABV PENUTUP

A.

Kesimpulan ... 60

B.

Saran ... 61

DAFTAR PUSTAKA

(13)

vi

Gambar 2. 2………26

Gambar 2. 3………28

Gambar 2. 4………29

Gambar 2. 5………30

Gambar 2. 6………30

Gambar 2. 7………31

Gambar 2. 8………31

Gambar 2. 9………32

Gambar 4. 10………..62

(14)

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini membuat semua bidang kehidupan manusia lebih mudah, sebuah teknologi pada umumnya diciptakan untuk membuat hidup manusia lebih efisien baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Seiring arus globalisasi dengan tuntunan kebutuhan penukaran informasi yang cepat melalui media sosial yang ada pada saat ini.Media sosial merupakan sebuah media online yang digunakan oleh pengguna melalui aplikasi yang berbasis internet dapat digunakan seperti berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan konten berupa video, blog, wiki, dan forum jejaring sosial, yang disokong oleh teknologi multimedia yang canggih.Pada saat ini, jejaring sosial merupakan media sosial yang paling banyak digunakan dan tumbuh pesat diantara yang lainnya (Mulyati, 2014: 25).

Menurut Departemen Agama RI dalam Suharto (2017: 237) mengatakan media sosial adalah sebuah medi online, dengan penggunanya dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog jejaring sosial, forum dan dunia virtual. Blog dan jejaring sosial merupakan bentuk dari media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat seluruh dunia

Media sosial atau bisa disebut juga sebagai media komunikasi

dapat digunakan dengan peralatan komunikasi berupa hand phone, laptop,

tablet, dan lain-lain. Media komunikasi ini hampir dimiliki oleh orang

pada era globalisasi, media-media komunikasi tersebut memudahkan

audience atau masyarakat dalam berinteraksi dengan orang jarak jauh,

diantara media sosial atau media komunikasi yang banyak digunakansaat

ini adalah facebook, twiter, line, whatshap, instagram dan media lainnya.

(15)

Pada suatu sisi kemunculan media sosial telah menguntungkan banyak orang, dimanapun dan kapanpun orang bisa menggunakannya dan bahkan bisa melihat informasi di pelosok negri dengan tidak memakan waktu.Media sosial memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan media konvensional yang bersifat lebih lama, diantara kelebihan media sosial adalah yang pertama, cepat, ringkas, padat, dan sederhana.Di dalam media sosial dengan system tracking yang tersedia, pengguna dapat menggunakan, mengendalikan dan mengukur efektifitas informasi yang muncul, sedangkan media konvensional masih membutuhkan waktu yang lama (Mulyati, 2014: 31-32).

Salah satu media sosial diatas,instagram menjadi salah satu media yang dapat digunakan untuk mengakses pesan-pesan, informasiberupa fotoatau gambar, dan vidio. Instagram merupakan media yang memberi kemudahan cara berbagi secara onlinefoto-foto, vidio dan juga layanan jaringan sosial yang bisa digunakan oleh pengguna untuk mengambil dan membagi ke teman mereka (Budiargo, 2015: 48). Dikutip dari situs resmi www.instagram.com, instagram didirikan oleh Kevin SystromCEO dan pendiri instagram, sebuah komunitas dengan lebih dari 600 juta orang yang menangkap dan berbagi momen dunia dalam layanan ini,yang bertanggung jawab atas keseluruhan visi dan strategi perusahaan serta operasi sehari-hari.

Instagram berasal dari dua kata “Insta” dan “Gram” insta yang

berasal dari kata instan yang artinya instagram menampilkan foto-foto

secara cepat layaknya kamera paraloid di dalam tampilannya. Sedangkan

Gram berasal dari kata “Telegram” yang berarti memiliki cara kerja untuk

mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat, sehingga

instagram mengacu pada pengertian Insta Telegram. Begitu pula dengan

instaram yang dapat mengubah foto-foto dengan menggunakan jaringan

internet, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan

cepat. (Putri, 2013: 14).

(16)

Instagram ialah sebuah aplikasi dari hand phone yang khusus untuk media sosial yang merupakan salah satu media sosial digital yang fungsi nya hampir sama dengan twiter namun perbedaannya teretak pada pengambilan foto atau tempat berbagi informasi terhadap penggunanya (Atmoko, 2012: 10).

Instagram sebagai media sosial berbasis teknologi yang sering dimanfaatkan oleh khalayak dalam keseharian mereka, masing-masing dari mereka memiliki tingkat kepuasan dan motif yang berbeda dalam penggunaan instagram sebagai media sosial. Dengan demikian muncul istilah Uses and Gratification Theory, teori tentang kepuasan dan penggunaan media. Dalam pendekatan kegunaan dan kepuasan mengasumsikan bahwa satu hal yang penting yaitu suatu individu yang menggunakan media dengan berbagai macam dan tujuan yang berbeda, pada tataran yang lebih luas pendekatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial atau media massa memegang kendali (Severn J, 2008: 364).

Khalayak atau masyarakat yang menggunakan media sosial, berarti tidak melihat apa yang dilakukan media terhadap mereka dengan kata lain media mempengaruhi khalayak dengan akses yang tersedia di media sosial. Khalayak tidak pasif atau tidak menerima begitu saja yang tersedia di media sosial, tetapi khalayak harus selektif dan aktif dalam berbagai informasi yang mereka dapatkan dari media sosial, sehingga khalayak mendapatkan kepuasaan dan motif tersendiri dalam penggunaan media.Pengguna media bergantung pada kepuasan, kebutuhan keinginan motif yang dirasakan oleh khalayak prospektif hampir setua penelitian media itu sendiri.Khalayak sering kali terbentuk berdasarkan kesamaan kebutuhan, kepentingan, dan selera individu (McQuail, 2011: 173). Media sosial atau media massa tidaklah memberikan informasi kepada khalayak melainkan media menyediakan informasi yang berbeda-beda.

Sebagai media sosial, instagram tidak luput dari pandangan

khalayak yang menggunakannya, dengan mencari informasi, dan

(17)

mengakses apa yang mereka ingin dapatkan di dalam instagram. Berbagai informasi yang tersedia di dalam instagram seperti, pengetahuan, olahraga, kesenian dan salah satu nya adalah dakwah, khalayak bebas mencari informasi apa yang mereka butuhkan dan inginkan dan menimbulkan kepuasaan tersendiri dalam penggunaan media yang sesuai dengan salah satu teori komunikasi yaitu Uses and Gratification Theory.

Didalam instagram sendiri tidak sedikit juga konten-konten negatif yangdiakses oleh para pengguna seperti melihat foto-foto dan vidio yang berkonten negatif dan lain sebagainya, jika pengguna lebih cendrung kearah negatif maka dalam penggunaan instagram tidaklah baik dan efektif, namun di instagramjugatersedia konten-konten yang bermuatan pendidikan dan ilmu pengetahuan serta konten yang bermuatan dakwah.

Dakwah yang dimaksud disini ialah dimana para da’i menguplaoad foto- foto dan vidio dakwah mereka ke instagram.

Melihat maraknya pengguna instagram belakang ini, instagram sendiri menjadi media yang diminati masyarakat dalam kehidupan meraka.Fenomena inilah yang dimanfaatkan khalayak dalam menjadi sarana komunikasi, serta mengakses berbagai konten yang ada di instagram.

Media sosial instagram merupakan bentuk saran komunikasi terkini dan menyediakan berbagai informasi, instagram di era kontemporer sekarang ini merupakan sesuatu yang sangat membantu dalam segala hal, istilah kontemporer dalam KamusBesarBahasaIndonesiaberartipadawaktu atau masayang sama ataupadamasakini(Sugono,2008: 805).

Kehidupan pada zaman sekarang ini tidak hanya harus

disampaikan hanya sebatas pada kehidupan nyata saja, dengan

kemunculan media memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan hal

lainnya , karna media akan tersebar luas dan akan mudah diakses kapan

saja. Menggunakan teknologi media sosial terkini dapat membantu dan

mengefesienkan waktu dan dalam masyarakat secara luas dan dapat

menjangkau seluruh lapisan masyarakat seperti instagram.Instagram juga

(18)

memberikan informasi kepada penggunanya dan dapat meningkatan kreatifitasnya, karna didalam instagram terdapat fitur dan beberapa item untuk dalam berkreasi, mendapatkan informasi serta mengatahui apapun yang sedang hangat terjadi.Maka pemanfaatan instagram oleh mahasiswa disini berarti upaya menggunakan atau memakai media sosial instagram sebagai alat untuk menyalurkan pesan, mendatkan informasi, pengetahuan dan hal lainnya yang bermanfaat.

Dengan fenomena media sosial khususnya instagram menjadikan kehidupan sangat efektif dan mudah dijangkau, karna memang dengan diiringi zaman dan teknologi yang semakin maju membuat masyarakat lebih mudah dalam berbagai hal.Situasi ini dimanfaatkan oleh khalayak dan juga mahasiswa sebagai golongan terpelajar yang haus dengan informasi atau ilmu pengetahuan, selain itu penyajian informasi didalam media sosial dapat dijangkau secaara luas, di mana saja kapan saja.

Media sosial yang sangat akrab dengan kehidupan khalayak khususnya mahasiswa yang hampir masing-masing dari mereka mempunyai media teknologi seperti android untuk mengakses nya.Sangat wajar pada zaman teknologi dan modern sekarang ini media sosial menjadi konsumsi rutin bagi mahasiswa dan khalayak luas, di karenakan kebutuhan informasi yang cepat dan tidak ingin tertinggal dengan berita yang baru atau up date.Situasi ini juga di manfaatkan oleh mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkar dalam menggunakan instagram sebagai media sosial mereka.

Penggunaan instagram oleh mahasiswa jurusan Komunikasi dan

Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkar sudah

menjadi fenomena yang tidak bisa dihindarkan lagi, karna hampir semua

mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam mempunyai akun

instagram pada android mereka.Penggunaan instagram bagi mahasiswa

hampir rata-rata hanya sekedar mengunggah foto atau vidio atau

mengakses konten-konten selain yang tersedia dalam instagram, yang

(19)

berarti mahasiswa sangat dekat instagram sebagai salah satu media sosial mereka.

Observasi yang penulis lakukan pada bulan februari 2019 lalu di gedung Fakultas Ushulludin Adab dan Dakwah IAIN Batunsangkar, dimana mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islamadalah pengguna aktif instagram, mahasiswa menggunakan instagram hanya untuk mengikuti trend atau gaya zaman kini, dan sebagian lagi untuk mengakses informasi yang Update dan terbaru tentang keadaan dunia saat ini, dan untuk melihat foto maupun video yang ada di instagram.

“mengakses kontenberupa ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan yang mereka akses di instagram beragam, dimulai dari tentang fotografi, produk kreatif, info beasiswa, dunia politik serta informasi tentang bahan perkuliahan, informasi tersedia di instagram sangat banyak, bahkan mahasiswa bisa memilih mana informasi yang valid dan tidak serta juga bisa memilih informasi yang mereka butuhkan dan sesuai dengan keinginan di dalam instagram terdapat banyak sekali ilmu pengetahuan yang tersedia, dimulai dari inovasi, dunia fotografi serta informasi tentang penemuan yang sedang berkembang saat ini. Alasan mereka untuk memanfaatkan instagram untuk ilmu pengetahuan adalah, karena instagram merupakan salah satu media sosial yang multifungsi dalam menyajikan informasi, informasi yang tersedia tidak hanya satu informasi saja, melainkan berbagai informasi menarik lainnya serta ilmu pengetahuan yang memang sedang berkembang, dan agar kita tidak tertinggal oleh zaman”( Melati, 17/12/2019: 14:20).

Menurut hasil wawancara peneliti dengan salah satu mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, yang menggunakan instagram hanya sebatas mencari vidio dan kejadian yang viral atau yang terbaru dan mengikuti yang lagi trend dan membuat dia tidak tertinggal atau tidak Up Date ( RF, wawancara pra-riset, 10 April 2019).

Sebagai mahasiswa yang mempelajari tentangmedia massa dan

dakwah, bagaimana mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam

Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkardalam menggunakan

instagram yang sebaik-baiknya sebagai mediainformasi, hiburan, dakwah

atau yang lainnya, sehingga dalam pemanfaatan instagram oleh mahasiswa

memang benar-benar di manfaatkan sesuai dengan fungsinya.

(20)

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk meneliti dan membahas hal ini yang dituangkan dalam bentuk penelitian dengan judul: “Pemanfaatan instagram oleh mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran IslamIAIN Batusangkar”.

B. Fokus Penelitian

Supaya lebih terarahnya pembahasan dalam penelitian ini, maka penulis perlu membatasi permasalahannya “Pemanfaatan instagram oleh mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran IslamIAIN Batusangkar”.

C. Sub FokusPeneltian

Berdasarkan latar belakang diatas, maka terdapat beberapa permasalahan yang diidentifikasi masalah antara lain:

1. Bagaimana pemanfaatan instagram oleh mahasiswa KPI IAIN Batusangkar.

2. Untuk apa instagram tersebut dimanfaatkan oleh mahasiswa KPI IAIN Batusangkar.

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu:

1. Untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan instagramoleh mahasiswa KPI IAIN Batusangkar.

2. Untuk mengetahui bentuk pemanfaatan instagram oleh mahasiswa KPI IAIN Batusangkar.

E. Manfaat dan luaran penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaatkepada berbagai pihak, baik penulis maupun pembaca pada umumnya, atau mereka yang membutuhkan pengetahuan tentang ini, adapun manfaat dari penelitian ini adalah:

1. Manfaat Teoritis

Secara teoritis, penelitian ini bermanfaat untuk mengembangkan

teori-teori yang berhubungan denganpemanfaatan instagram oleh

mahasiswa KPI.

(21)

2. Manfaat Praktis

a. Bagi penulis, untuk menambah pengetahuan dan memperoleh wawasan terkait dengan masalah yang penulis angkat.

b. Bagi mahasiswa Komunikasi Pemyiaran Islam untuk memahami berbagai hal dalam pemanfaatan Instagram.

c. Bagi pembaca, untuk mengetahui berbagai permasalahan dan solusi dalam hal Pemanfaatan Instagram.

F. Defenisi Istilah

Untuk menghindari adanya kesalahan dalam pemahaman mengenai judul judul proposal ini maka perlu dijelaskan istilah-istilah berikut:

1. Menurut Atmoko (2010: 10) instagram adalah sebuah aplkasi dari handphone yang khusus untuk media sosial yang merupakan salah satu dari media digital yang mempunyai fungsi yang hampir sama dengan media sosial twiter, namun perbedaanya terletak pada pengambilan foto dalam bentuk atau tempat untuk berbagi informasi terhadap penggnanya.

2. Pemanfaatan Instagram, pemanfaatan instatgram yang peneliti maksud

disini adalah bagaimana mahasiswa KPI memanfaatkan instagram

untuk mengakses konten-konten dakwah untuk di sebarluaskan

kepada khalayak.

(22)

BAB II KAJIAN TEORI

A. Pemanfaatan

Pemanfaatan berasal dari kata dasar manfaat yang berarti guna atau bisa diartikan berfaedah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Pemanfaatan adalah kata imbuhan yang berasal dari kata dasar ‘manfaat secara harfiah “manfaat” ialah guna, faedah, sedangkan pemanfaatan adalah proses, cara, atau perbuatan manusia (KBBI,

710-711)

. Menurut Poerdawaminta Pemanfaatan adalah suatu kegiatan, proses, cara atau perbuatan menjadikan suatu yang ada menjadi bermanfaat. Istilah pemanfaatan berasal dari kata dasar manfaat yang berarti faedah, yang mendapat imbuhan pe-an yang berarti proses atau perubahan memanfaatkan (Poerdawaminta, 2002: 125).

Pengertian pemanfaatan di atas dapat diartikan sebagai suatu upaya menggunakan sesuatu untuk mendapatkan kegunaan baik secara langsung maupun tidak langsung.Menggunakan instagram berarti memanfaatkan instagram sebagai kegaitan yang dilakukan oleh suatu individu atau sekelompok orang yang mencari infromasi atau kebutuhan yang mereka perlukan, media sosial memiliki informasi yang khalayak butuhkan dan memiliki kebebasan dalam menggunakannya atau memanfaatkannya.

Instagram sebagai salah satu media sosial yang merupakan bagian dari internet sebagai media komunikasi yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. Selain itu internet merupakan media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, FTP, dan www (Word Wide Web – jaringan situs web) para pengguna internet dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Internet juga termasuk ke dalam media untuk mencari informasi atau data, perkmbangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang paling penting

9

(23)

dan akurat manfaat komunitas internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia.

Komunikasi interaktif internet memungkinkan terciptanya komunikasi yang cepat antara seorang pengguna dengan pengguna lainnya tanpa mengenal batas ruang dan waktu, selain hal tersebut internet juga dapat menghemat biaya komunikasi yang dikeluarkan. Aplikasi pada internet yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi adalah sebagai berikut: e-mail, video, conferencing, internet relay, dan internet phone.Dengan hal demikianseorang pengguna ataupun mahasiswa dapat dengan mudah belajar dimanapun dan kapanpun dengan mengakses insternet tersebut.

Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat peneliti simpulkan bahwa pemanfaatan merupakan yakni suatu penghadapan yang semata- mata menunjukan kegiatan menerima.Penghadapan tersebut pada umumnya mengarah pada perolehan atau pemakaian yang hal-hal yang berguna baik di pergunakan secara langsung maupun tidak langsung agar dapat bermanfaat.

B. Instagram

1. Pengertian Instagram

Instagram merupakan media yang memberikan kemudahan cara berbagi secara online oleh foto-foto, vidio dan juga layanan jejaringan sosial yang dapat digunakan pengguna untuk mengambil dan membagi ke teman meraka (Budiargo, 2015: 48). Dikutip dari situs resmi www.instagram.com instagram didirikan oleh Kevin Systrom, ia adalah CEO atau pendiri dari instagram, sebuah komunitas yang lebih dari 600 juta orang yang menangkap dan berbagi momen dunia dalam layanan ini, dia bertanggung jawab atas keseluruhan visi dan strategi perusahaan serta operasi sehari-hari.

Pengertian instagram berasal dari keseluruhan pengertian fungsi pada aplikasi ini. Instagram terdiri dari dua kata “insta” dan “gram”.

Kata “insta” berasal dari kata “instan” yang berarti instagram

(24)

menampilkan foto-foto secara instan layaknya kamera paraloid di dalam tampilannya. Sedangkan “gram” berasal dari kata “telegram” yang berarti memiliki cara kerja untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat.

Menurut Bambang Dwi Atmoko, instagram adalah sebuah aplikasi dari handphone yang khusuh media sosial yang merupakan salah satu dari media digital yang mempunyai fungsi hampir sama dengan media sosial twiter, namun perbedaan nya terletak pada pengambilan foto dalam bentuk atau tempat untuk berbagi informasi terhadap penggunanya (Atmoko, 2012: 10).

2. Sejarah Instagram

Instagram didirikan pada tahun 2010 dimana kalimat pembuka atau kalimat yang terkenal dari instagram yaitu welcome to instagram yang ditulis oleh Kevin Systrom dan temannya Mike Krieger diblog resminya pada 6 Oktober 2010, yang menandai lahirnya aplikasi photo revolusioner instagram. Di startup yang didirikannya ini Kevin Systrom dan Mike bekeraja keras untuk membangun layanan jaringan sosial yang berbasis fotografi sesuai dengan keinginan mereka. Steve Jobs pendiri (Apple), Bill Gattes pendiri (Microsoft), Mark Zuckerberg pendiri (Facebook), Matt mullenweg pendiri (Wordpress), google dan sebagainya adalah inivator teknologi kelas dunia yang telah mengembangkan produk revolusioner sejak usai muda (Atmoko, 2012:

10).

Instagram resmi lahir dan dirilis untuk platform IOS (operasi sistem milik aple) pada tanggal 6 Oktober 2010, sebanyak 25 ribu pengguna berhasil terjaring untuk mendaftar dihari pertama. Pada tanggal Oktober 2010 pengguna mencapai 100 ribu, pada tanggal 21 Desember 2010 instagram mencapai 1 juta pengguna.

Pertumbuhan pesat instagram terlihat pula pada review yang diberikan pengguna mendapatkan 1 juta rating bagus Google Play.

Instagram saat itu menjadi salah satu aplikasi yang mencapai satu juta

(25)

peringkat dan berhasil menduduki peringkat kelima. Pada tanggal 9 April 2012 diumumkan instagram telah diambil alih oleh perusahaan facebook dengan nilai hampir 1 miliar dollar dalam bentuk tunai dan saham. Tawaran ini datang dengan kebijakan untuk tetap membiarkan instagram di kelola secara mandiri.

Pada 11 mei 2016 instagram memperkenalkan versi 10.10.0 dengan ikon baru dan tentunya desain dan tampilan baru. Terinpirasi dari ikon sebelumnya, ikon baru lebih berwarna yaitu kamera sederhana dan pelangin hidup dalam bentuk gradien. Dengan ikon dan tampilan baru ini instagram semakin banyak disukai oleh pengguna dan tetap menggunakan instagram dan tidak akan menghapusnya.

Gambar 2.1

Perubahan logo pada instagram

Sumber: http://tekno.kompas.com diakses pada hari Rabu, tanggal 17-07-2019, pukul 13:21

3. Fitur-Fitur di Instagram

MenurutAtmoko Instagram merupakan sebuah aplikasi berbagi

foto yang menerapkan filter digital untk merubah tampilan efek foto,

dan membagi kan nya ke berbagai layanan jaringan sosial seperti

facebook dan twiter, dan termasuk milik instagram sendiri. Instagram

(26)

memiliki menu utama yang semuanya terletak pada bagian bawah tampilan instagram (Atmoko, 2012: 28), Diantara menu nya sebagai berikut:

a. Home page b. Explore c. News feed d. Profile e. Stories

Home page adalah adalah halaman utama yang menampilkan (time line) foto-foto atau vidio terbaru dari sesama pengguna yang telah diikuti (Atmoko, 2012: 28). Hal ini dilakukan dengan cara menggeser layar ke atas dan foto dan vidio terbaru pun akan muncul dari account yang diikuti oleh pengguna. Menu laiinya seperti explore berarti menurut (Atmoko, 2012: 28) adalah tampilan dari foto-foto ataupun vidio yang paling banyak disukai para pengguna instagram, foto dan vidio yang berasal dari artis terkenal, atau foto dan vidio yang berisikan kejadian yang sedang banyak diperbincangkan.

News feed merupakan fitur yang menampilkan notifikasi atau pemberitahuan tehadap berabagai aktifitas yang dilakukan oleh pengguna (Atmoko, 2012: 28). News Feed memiliki dua jenis tab yaitu

“following” merupakan menampilkan aktivitas terbaru pada pengguna tentang siapa saja akun yang telah ia ikuti dan “news” yang menampilkan notifikasi terbaru terhadap aktifitas pengguna instagram terhadap foto yang dibagikan. Pengertian menu lainnya seperti profile menurut (Atmoko, 2012: 28) adalah halaman yang dapat mengetahui secara detail inforamasi dari pengguna, baik itu profil milik akun pribadi maupun pengguna lainnya. Fitur ini menampilkan foto-foto dan vidio yang telah di upload, jumlah following dan followers.

Terakhir pengertian Stories Atmoko juga menjelaskan, Stories

adalah jendela yang menampilkan foto-foto dan vidio seperti fitur

(27)

home(Atmoko, 2012: 28). Namun stories dalam bentuk foto atau vidio ini memiliki batas waktu untuk ditampilkan, setiap stories yang dibuat oleh pengguna akan ditampilkan dalam waktu 24 jam dan akan terhapus dengan sendirinya setelah waktu habis. Fitur ini seperti menampilkan sekilas-sekilas momen yang indah bagi pengguna yang layak ditampilkan.Stories merupakan sebuah fitur yang hadir pada awal bulan Agustus 2016, dan langsung menarik perhatian para pengguna instagram.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim foto dan vidio yang menghilang setelah 24 jam pengiriman. Foto dan vidio yang dibagikan dalam instagram stories bersifat sementara dan tidak dapat dilihat setelah 24 jam, namun dapat disimpan secara manual oleh pengguna pribadi sebelum foto dan vidio menghilang. Konten yang dibagikan dalam instagram stories juga tidak akan muncul pada profil atau menu beranda, dan letak stories berada pada diatas instagram feed.

Gambar 2. 2

Menu Stories Pada Instagram

(28)

Sumber: Instagram diakses pada hari Rabu, tanggal 17-07-2019, pukul 13:30

Selain fitur diatas, menurut Atmoko, (2012: 28),ada beberapa fitur lain yang dapat membuat konten video atau foto yang diunggah ke instagram menjadi lebih menarik dan bermakna diantaranya seabagai berikut:

a. Captions b. Hashtag c. Lokasi d. Follow e. Like

Atmoko menjelaskan masing-masing pengertian dari fitur-fitur di atas, pertama pengertian dari captions yang merupakan keterangan untuk memperkuat karakter atau pesan yang akan disampaikan oleh pengguna tersebut Atmoko (2012: 28). Captions yang dibuat oleh pengguna instargam ketika sedang mengunggah konten foto atau vidio yang akan mereka posting, seperti kata-kata atau tulisan keterangan di foto atau vidio mereka. Sedangkan HashtagAtmoko (2012: 28) juga mengatakan yaitu simbol dari huruf tagar (#), fitur ini memudahkan pengguna untuk menemukan foto-foto dan video dari instagram yang telah ditentukan.

Pengertian lokasi Atmoko (2012: 28) juga menjelaskan bahwa lokasi pada fitur instagram adalah menampilkan dimana pengguna mengambil foto dan vidio yang mereka unggah di instagram. Menu lainnya seperti follow adalah followberarti ikut sedangkan followers berarti pengikut atau berteman dengan pengikut lain dengan meng-klik follow,

Atmoko juga menerangkan menu like adalah ikon dimana

pengguna dapat menyukai gambar atau vidio dari pengguna lain setiap

(29)

yang mereka postAtmoko (2012: 28).Simbol like diinstagram ini berbeda dengan simbol like dengan facebook yang seperti jempol, sedangkan di instagram seperti gambar love atau hati, menyukai atau like konten dilakukan dengan cara menekan tombol like dibagian bawah captions yang bersebelahan dengan komentar atau bisa dengan double tap pada konten yang disukai. Jumlah pengikut dan diikuti bisa dilihat di halaman profil pengguna instagram.

Gambar 2. 3 Ikon like Pada Instagram

Sumber: Instagram diakses pada hari Rabu, tanggal 17-07-2019,

pukul 13:30

(30)

Fitur-fitur di atas yang tersedia di instagram sangat membantu dan memudahkan pengguna, sebab masing-masing dari fitur di atas memiliki fungsi dan kegunaannya sendiri, seperti home page yang memudahkan pengguna menemukan vidio maupun foto dari account yang telah diikutinya, seperti mengikuti artis idolanya atau motivator yang disukainya.

4. Konten di Instagram

Konten instagram merupakan bagian yang ada di dalam instagram, instagram merupakan salah satu bagian dari media sosial, konten instagram merupakan informasi yang tersedia dengan bentuk foto maupun vidio yang tersedia di dalamnya dalam bentuk media elektronik, konten di instagram ditampilkan melalui menu pencarian atau terdapat di atas menu pencarian, konten di instagram merupakan terdiri dari berbagai informasi yang ada, berikut contoh dari konten yang ada di instagram:

Gambar 2. 4 Konten Dakwah

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020,

pukul 01:35

(31)

Gambar 2. 5 Konten Olahraga

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020, pukul 01:36

Gambar 2. 6

Konten Ilmu Pengetahuan

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020,

pukul 01:36

(32)

Gambar 2. 7 Konten Fashon

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020, pukul 01:36

Gambar 2. 8 Konten Kuliner

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020,

pukul 01:37

(33)

Gambar 2. 9 Konten Hiburan

Sumber: Instagram diakses pada hari Senin, tanggal 27-01-2020, pukul 01:38

5. Pembuatan Akun Instagram.

Dalam pembuatan akun instagram, terdapat beberapa pilihan dan langkah-langkah yaitu:

a. Instalasi

Instalasi atau pemasangan aplikasi merupakan langkah pertama yang

harus dilakukan, dengan mengunjungi playstore bagi pengguna

smartphone. Dengan cara mencari instagram di laman pencarian

kemudian dengan mengklik install atau pasang, dalam proses ini

instagram akan di unduh dan terpasang.

(34)

b. Registrasi

Registrasi atau pendaftaran sangat penting dalam menggunakan instagram, karna di registrasi sebuah akun yang merupakan identitas resmi sebagai pengguna, ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk registrasi, yaitu dengan cara menekan tombol Sign Up untuk melakukan registrasi setelah itu, melakukan pengisian data-data yang diperlukan. Tiga hal yang wajib diisi adalah Email, Username, dan Password. Selanjutnya mengatur gambar profil yang akan digunakan dengan mengambil foto yang ada di album atau mengmbil langsung dari kamera smartphone.

6. Isi Pesan Instagram

Instagram sendiri menjadi aplikasi media sosial yang dapat memberikan informasi yang sangat cepat dan terkini.Banyak informasi yang dibagikan oleh para pengguna tentang kejadian yang baru saja terjadi yang bisa kita dapatkan bahkan lebih dari informasi yang tayang di televisi (Atmoko 2012: 42).Hal tersebut karena para pengguna instagram memiliki dorongan untuk mengunggah informasi tersebut yang tersedia dalam bentuk foto maupun vidio, sehingga informasi tersebut mendapat respon dan menjadi bahan pembicaraan informatife di dunia maya.

Dengan keunikan instagram yang ada pada bingkai foto ataupun vidio inilah yang menarik pengguna untuk memposting di instagram.

Keunikan lainnya instagram ada pada durasi vidio yang diberikan oleh instagram yang hanya sebatas 60 detik saja, sehingga mejadi suatu tantangan bagi pengguna agar bisa mengemas pesannya dengan lebih baik karna batas waktu yang diberikan instagram.

Penggunaan fitur-fitur instagram saat ini sangat banyak dipakai

oleh para pengguna instagram khusunya para komunitas yang

menamakan diri mereka dengan VIDGRAM (Vidio Instagram).

(35)

Bisanya mereka menggunggah vidio-vidio pribadi mereka, informasi, komedi, fashion, dan apa yang sangat hangat diperbincangkan.

C. Media Sosial 1. Pengertian

media sosial adalah platform media yang memfokuskan pada eksistensi pengguna yang memfasilitasi mereka dalam beraktifitas maupun berkaloborasi, karena itu media sosial dapat dilihat sebagai fasilitator online yang menguatkan hubungan antara pengguna sekaligus sebagai ikatan sosial (Nasrullah 2017: 11). Media sosial juga merupakan perangkat lunak sosial alat untuk meningkatkan kemampuan pengguna untuk berbagi, bekerja sama diantara pengguna dan melakukan tindakan secara kolektif, yang semuanya berada di luar kerangka institusional maupun organisasi. Media sosial juga mengenai menjadi manusia biasa yang saling berbagi ide dan kerja sama, menciptakan kreasi, serta menemukan orang lain menjadi teman baik dan menjadi diri kita sendiri.

Pemanfaatan media sosial tidak dapat terlepas dari motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukannya. Secara teori terdapat beberapa motivasi yang mendorong seseorang untuk menggunakan media sosial seperti yang disebutkan oleh McQuail (2000) yang dikutip Ratu (2011) dalam Uma (2014: 9) sebagai berikut:

a. Faktor informasi; konsep hyperlink dan meme di internet memudahkan penggunanya dalam pencarian informasi. Melalui internet pengguna akan dihadapkan pada gelombang informasi yang sangat banyak dan diperlukan bagi orang yang pertama kali menggunakan internet untuk dapat difungsikan secara optimal.

b. Identitas personal; pengguna menggunakan media sosial dalam

rangka mengasosiasikan aktor media dengan karakter tertentu pada

dirinya sendiri.

(36)

c. Faktor integratif dan interaksi sosial; internet telah berhasil selangkah meninggalkan media konvensional.

d. Faktor hiburan; orang banyak menggunakan media sosial dengan tujuan untuk memperoleh kesenangan dan hiburan

Media sosial sendiri didefenisikan sebagai media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah beradaptasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.Media di atas merupakan bentuk yang paling umum digunakan oleh masyarakat seluruh dunia, media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran konten atau informasi (Kaplan 2010: 59).

Media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial.

Sosial media menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Beberapa situs media sosial yang populer saat ini antara lain, instagram, facebook, twiter, blog, dan lainnya.

Pandangan lain mengenai penggunaaan new media disebutkan oleh McQuail dalam Raharjo dalam Uma (2014: 9-10) menguraikan penggunaan new media lebih kepada perbedaan antara pengguna media baru dengan media lama (konvensional), yaitu sebagai berikut:

1) Interactivity; diindikasikan oleh rasio respon atau inisiatif dari pengguna terhadap sumber pengirim pesan.

2) Social presence (sociability); dialami oleh pengguna new media, sense of personal contact dengan orang lain dapat diciptakan melalui sebuah penggunaan media sosial. Media ini dapat menjembatani perbedaan kerangka referensi, mengurangi ambiguitas, memberikan isyarat yang lebih peka dan personal.

3) Autonomy; pengguna dapat mengendalikan isi dan menggunakan

nya dan bersikap independen terhadap sumber.

(37)

4) Playfulness; digunakan untuk hiburan dan kenikmatan.

5) Privacy; diasosiasikan dengan penggunaan medium dan/atau isi yang dipilih.

6) Personalization; tingkatan dimana isi dan penggunaan media bersifat personal dan unik.

Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial itu sangat bermacam ragam, seperti: untuk mencari informasi, untuk privasi, untuk berinteraksi dengan orang lain serta untuk hiburan.

2. Cirri-Ciri Media Sosial

Makin maraknya situs media sosial yang muncul menguntungkan banyak orang dari belahan berbagai dunia untuk berinteraksi dengan mudah dan dengan pemakian yang hemat dan menguntungkan dibandingkan dengan menggunakan telepon. Dampak positif dari adanya media sosial adalah cepatnya dari penyebaran informasi yang ada, akan tetapi ada juga dampak negatif dari media sosial ini, yaitu berkurangnya interaksi secara personal atau tatap muka pada khalayak, serta persoalan etika dan hokum yang melanggar moral privasi. Ciri- ciri atau karekteristik dari media sosial adalah,

a. Jaringan b. Informasi c. Arsip d. Interaksi e. Simulasi sosial

f. Konten oleh pengguna g. Penyebaran

Media sosial yang terbangun dari struktur sosial yang terbentuk

dalam jaringan atau internet, karakteristik media sosial adalah membangun

jaringan insternet diantara penggunanya sehingga kehadiran media sosial

(38)

bisa terhubung secara makanisme, selanjutnya informasi yang menjadi hal yang penting dari media sosial karena di dalam media sosial terdapat aktifitas memproduksi konten hingga interaksi yang berdasarkan informasi. Arsip bagi pengguna media sosial merupakan sebuah karakter yang menjelaskan bahwa informasi telah tersimpan dan bisa diakses kapanpun dan dengan perangkat apapun.

Interaksi karakter dasar dari media sosial adalah terbentuknya jaringan antar pengguna.Fungsinya tidak sekedar memperluas hubungan pertemanan, maupun memperbanyak pengikut di internet. Bentuk sederhana yang terjadi di media sosial dapat berupa member komentar dan lain sebagainya. Simulasi sosial di dalam media sosial memiliki karakter sebagai berlangsungnya masyarakat di dunia virtual (maya), media sosial juga memilikii aturan dan etika bagi penggunanya. Interaksi yang terjadi di media sosial mampu mengambarkan realitas yang terjadi, akan tetapi interaksi yang terjadi adalah symbol simulasi yang terkadang berbeda sama sekali. Konten oleh pengguna juga menjadi karakteristik dalam media sosial, yang menunjukkan bahwa konten yang ada di media sosial sepenuhnya menjadi miliki oleh pengguna, hal ini menandakan bahwa khalayak tidak hanya mengkomsumsi konten mereka sendiri, akan tetapi masyarakat juga mengkomsumsi konten orang lain. Penyebaran adalah karaker lain dari media sosial, tidak hanya menghasilkan dan menyebarkan suatu konten, akan tetapi juga mengembangkan konten dari penggunya.

3. Pengaruh Media Sosial

Media sosial memiliki beberapa pengaruh. Berikut pengaruh media sosial dalam beberapa aspek seperti yang ditulis oleh Syaibani dalam Uma (2014: 10-11):

a. Individu

Pengguna media sosial akan mendapatkan pengaruh besar jika

menggunakannya dengan intensitas yang tinggi. Di satu sisi,

pengguna bisa mengekspresikan segala ide atau gagasan melalui

(39)

layanan-layanan yang dapat digunakan tanpa ada batasan.Namun, disisi lain, seorang bisa menjadi individualis jika menggunakan internet dengan intensitas yang tinggi tanpa bersosialisasi di dunia nyata.

b. Ekonomi

Media sosial menunjang perkembangan ekonomi melalui e commerce atau komersial elektronik.Media sosial sangat memungkinkan adanya ruang pemasaran dan marketing. Selain itu, akses mendapatkan material atau bahan pun akan lebih luas dan mudah. Namun, disisi lain internet juga mengubah gaya hidup masyarakat.

c. Politik

Internet telah memunculkan istilah baru yakni electronic democracy.Yang dimaksud dengan electronic democracy disini yaitunya dengan melalui internet kita bisa menyampaikan ide-ide dari para politikus dan ada ruang diskusi terbuka dari atas ke bawah atau sebaliknya.Sehingga bisa memberikan nilai demokratis.

d. Perubahan sosio-kultural

Media sosial telah merubah banyak dari bentuk komunikasi yang dilakukan manusia selama ini. Perkembangan teknologi telah banyak mempengaruhi cara masyarakat dalam berkomunikasi dan ini merupakan proses mutualisme yang menciptakan jaringan sosial. Perubahan pola komunikasi ini juga dapat mempengaruhi perubahan pada pola interaksi masyarakat yang beralih dari bentuk nyata (fisik) menjadi maya (digital).

Jadi dapat disimpulkan bahwa banyak sekali yang pengaruh-

pengaruh yang dialami seseorang dalam menggunakan media sosial,

dengan tingkat kecanduan yang tinggi, seperti: lebih bersifat individualis,

dan mempengaruhi pola interaksi dengan orang lain.

(40)

4. Bentuk atau Situs Media Sosial

Bentuk atau situs media sosial tersebut sangat banyak, tetapi disini hanya membahas yang terpopuler, yaitu instagram, facebook, twitter, dan blog.

Berikut uraian dari ketiga bentuk atau situs media sosial terpopuler:

a. Instagram

Instagram merupakan asal kata dari “insta” dan “telegram” insta berarti instan atau cepat sedangka telegram diambil dari telegram untuk menyampaikan pesan, maka instagram dapat diartikan sebagai penyampaian pesan dengan sangat cepat.

b. Facebook

Facebook yaitu suatu situs jejaring sosial yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk menjalin hubungan pertemanan dengan seluruh orang yang ada di belahan dunia untuk dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya dan facebook juga merupakan situs untuk bertukar informasi, berbagi foto, video, dan lainnya.

c. Twitter

Twitter merupakan salah satu jejaring sosial yang paling mudah digunakan, karena hanya memerlukan waktu yang singkat tetapi informasi yang disampaikan dapat langsung menyebar secara luas.

d. Blog

Blog adalah singkatan dari web + log, yaitu sejenis website pribadi yang dapat digunakan untuk menuliskan suatu informasi secara terus menerus dan mempublikasikannya.

5. Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Sosial

Media sosial yang akhir-akhir ini dekat dengan kehidupan sekarang

ini, dalam penggunaan media sosial menjadikan media sosial sebagai

kebutuhan primer. Dengan penggunaan media sosial yang salah

satunya adalah instagram, bukan hanya untuk sekedar untuk

(41)

komunikasi saja tetapi lebih dari itu, menurut (Rohmadi 2016: 2) media sosial memiliki banyak manfaat diantaranya:

a. Mendapatkan informasi b. Menjalin silaturahmi c. Kegiatan sosial d. Branding e. Promosi

Rohmadi (2016: 2) menjelaskan manfaat dari media sosial adalah, banyaknya informasi yang dapat diperoleh melalui media sosial, seperti informasi beasiswa, lowongan pekerjaan, info seputar agama maupun hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan orang, selain itu menjalin silatuhrami juga termasuk ke dalam manfaat dari media sosial itu sendiri, yang dilakukan dengan kita bermedia bisa komunikasi dengan kerabat meskipun kerabat kita terpisah dengan jarak yang jauh, atau menemukan teman baru di media sosial dan menjalin komunikasi dengan teman lama.

Pemanfaatan media sosial instagram diartikan bahwa mencari informasi yang tersedia di dalam instagram, karena instagram juga menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh khalayak, seperti informasi hiburan, dimana instagram menyediakan konten hiburan yang dimuat dibeberapa akun.Selain itu instagram sangat populer dan banyak diminati oleh masyarakat atau khalayak, karena instagram memiliki fitur-fitur yang menarik serta memiliki konten yang banyak tersedia.

Kegiatan sosial salah satu dari manfaat media sosial juga

dimudahkan pengguna dalam menggalang dana bantuan yang dapat

dilihat oleh orang lain dalam waktu yang singkat, sehingga dengan hal

ini semakin banyak pula orang yang tau dan akan membantu,

sedangkan dalam lingkungan pekerjaan memanfaatkan media sosial

sebagai Branding oleh suatu perusahaan untuk mengkomunikasikan

(42)

bran (merek) mereka ke media agar merek mereka terkenal, dalam perkembangan saat ini branding tidak hanya dilakukan oleh perusahaan saja tetapi juga dilakukan oleh perorangan. Dalam dunia pemasaran media sosial juga sangat bermanfaat dengan memudahkan orang mempromosikan produk atau jasa yang dimiliki.

D. Teori Uses and Gratification 1. Pengertian

Teori uses and gratifications adalah teori komunikasi tentang penggunaan media massa oleh khalayak yang merupakan teks atau gambar baik yang sembunyi maupun bergerak berupa tulisan atau vidio visual yang disiarkan dan mereka melakukan itu mendapatkan keuntungan berupa kepuasan.

Uses and gratifications untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Herbert Blumer dan Elihu Katz pada tahun 1974 dalam bukunya yang berjudul The Uses and Mass Communications Current Perspective On Gratification Research (Nurudin, 2007: 192). Uses and Gratifications Theory miliki Blumer dan Katz ini mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut.

Penelitiannya diarahkan kepada jawaban terhadap pernyataan “apa yang dilakukan media untuk khalayak (what do the media do to people?)”.

Rakhmat (2005) menilai ada kelebihan dan kekurangan teori ini.

Diantaranya:

1. Keuntungan:

a. Memberikan deskripsi dinamis tentang khalayak.

b. Anggota khalayak tidak sepenuhnya pasif.

c. Menjelaskan penggunaan media.

2. Kerugian:

a. Stimuli tidak diperhitungkan, hanya model penerimaan saja.

b. Terlalu melebih-lebihan rasionalitas dan keaktifan anggota

khalayak.

(43)

c. Menggunakan faktor-faktor mental (seperti motif mencari keterangan).

Denis McQuail menyebutkan ada dua hal dibalik kebangkitan pendekatan uses and gratifications, yaitu:

1. Adanya oposisi terhadap asumsi yang deterministik mengenai efek media, yang merupakan bagian dari dominannya peran individu yang dikenal dalam model komunikasi dua tahap.

2. Adanya keinginan untuk lepas dari perdebatan yang kering dan terasa steril mengenai penggunaan media massa yang hanya didasarkan atau selera individu (Santoso dan Setiansah, 2012: 106- 108).

Adapun kesimpulan dari teori use and gratifications yaitu dimana dalam penelitian ini peneliti melihat bagaimana tentang pemanfaatan instagram oleh mahasiswa KPI, baik dengan memanfaatkan konten dan mengaksesnyaserta menimbulkan efek kepuasaan setelah mereka mendapatkan apa yang ingin mereka cari di dalam instagram. Sebab tentang penggunaan media dan kepuasan dalam teori use and gratifications ini merupakan adanya efek dari penggunaan itu sendiri.

2. Kerangka Pemikiran

Dalam penlitian ini, penliti menggunakan konsep teori uses and

gratifications( teori Kepuasan dan Kegunaan). Ide dasar dari teori ini

adalah bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan

menggunakan media tersebut, dan menimbulkan sifat kepuasan setelah

menggunakan media tersebut (Nurudin, 2007: 192).Gambaran teori ini

media berkaitan dengan khalayak atau mahasiswa aktif ketika

memanfaatkan instagram.Uses and gratifications theory, yakni menliti

bagaimana mahasiswa memanfaatkan instagram dan mengakses konten

yang ada di dalam instagram,teori ini memberikan beberapa cara

pengelompokkan kebutuhan dalam pemanfaatan dan kepuasan.

(44)

Model Uses and gratifications theorydapa dilihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 2. 10

Logika teori Uses and Gratifications

Sumber:olahan peneliti (28 Januari 2020)

E. Kajian Penelitian yang Relevan

Ada beberapa penelitian yang relevan dengan penelitian ini:

1. Penelitian relevan pernah dilakukan oleh Ahmad Pakhri M Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negri Alauddin Makassar dengan judul “Penggunaan Vidgram Sebagai Trend Media Dakwah”.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan fitur VIDGRAM (Vidio di Instragram) sebagai trend media dakwah serta bagaimana dan apa saja kekurangan dari vidio instagram yang menampilkan vidio-vidio yang berisikan konten dakwah. Persamaan dari penelitian ini adalah terdapat dalam pedekatan penelitian kualitatif deskripstif.

2. Penelitian relevan yang dilakukan oleh M. Fahmi Abdul Ghoni Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negri Walisongo dengan judul “Pengguanaan Sebagai Media Dakwah” tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mahasiswa menggunakan dakwah Faktor

sosial psikologis menimbul kan (1)

Kebutuha n yang melahirka n (2)

Harapan- harapan terhadap media massa atau seumber lain mengarah pada (3-4)

Berbagai pada penghada pan media (5)

Menghasilkan gratifikasi kebuutuhan (6)

Konsenkuen

si lain yang

tidak di

inginkan (7)

(45)

sesuai dengan tipologi interaksi media dengan orang. Persaman dari penelitian ini adalah penelitian ini menggunakan penlitian kualitatif.

3. Penelitian relevan yang pernah dilakukan oleh Elsa Carinta Putri

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunkasi Universitas Islam Negri Syarif

Hidayatullah Jakarta dengan judul “Penggunaan Media Sosial Terhadap

Efektivitas Dakwah” tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui

ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media sosial terhadap

efektifitas dakwah. Persamaan dari penelitian ini adalah mengkaji

efektif atau tidaknya media sosial sebagai media dakwah.

(46)

BAB III

METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu ”penelitian yang dilakukan di suatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah-tengah masyarakat/mahasiswa”. Peneliti akan secara langsung melaksanakan penelitian di suatu kampus yang telah ditetapkan yaitu Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.

Metode penelitian yang digunakan adalah metodedeskriptif kualitatif. Kata kualitatif.Menurut Denzin dan Licoln (2009) dalam Noor, menyiratkan penekanan pada proses dan makna yang tidak dikaji secara ketat atau belum diukur dari sisi kuantitas, jumlah, intensitas, atau frekuensinya. Pendekatan kualitatif adalah “suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti menekankan sifat realitas yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti”(Noor, 2012: 33-34).

Penelitian ini dilaksanakan di Instititut Agama Islam Negeri Batusangkar, pada mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, mencari informasi yang kongkrit tentang bagaimana Pemanfaatan Instagram oleh mahasiswa KPIdi IAIN batusangkar. Setelah memperoleh informasi, penulis akan mendeskripsikannya ke dalam bentuk laporan secara tertulis yang didukung oleh berbagai macam dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini.

B. Latar dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di IAIN Batusangkar. Waktu penelitian pada bulan November 2019 sampai degan taggal 13 Januari 2029, melakukan wawancara awal pada tanggal 30 November 2019 dengan mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam.

33

(47)

C. Instrumen Penelitian

Adapun yang dimaksud instrumen penelitian disini yaitu alat yang dipakai dalam penelitian ini.Menurut Nasution dalam Sugiyono (2013:

223) menyatakan:

“Dalam penelitian kualitatif, tidak ada pilihan lain daripada menjadikan manusia sebagai instrumen penelitian utama.

Alasannya ialah bahwa, segala sesuatunya belum mempunyai bentuk yang pasti.Masalah, fokus penelitian, prosedur penelitian, hipotesis yang digunakan, bahkan hasil yang diharapkan, itu semuanya tidak dapat ditentukan secara pasti dan jelas sebelumnya.Segala sesuatu masih perlu dikembangkan sepanjang penelitian itu. Dalam keadaan yang serba tidak pasti dan tidak jelas itu, tidak ada pilihan lain dan hanya peneliti itu sendiri sebagai alat satu-satunya yang dapat mencapainya”.

Pemaparan di atas dapat diartikan bahwasanya instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri dan bisa dikatakan sebagai instrumen utama. Sebagai instrumen utama, peneliti akan melakukan pengumpulan data, pengecekan keabsahan data, dan analisis data. Dalam melakukan kegiatan tersebut, peneliti perlu dibantu dengan instrumen pendukung, seperti: field- notes, handy came, recorder, Adapun instrumen pendukung yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan handphone untuk merekam hasil wawancara, dan membuat dokumentasi saat pelaksanaan wawancara.

D. Sumber Data

Sumber data adalah individu yang menjadi objek penelitian dalam

memperoleh data yang berguna untuk penelitian, serta sumber data

merupakan tempat atau sumber informasi untuk menggali informasi

sebanyak mungkin, sesuai dengan fokus penelitian.(Sugiyono, 2007: 308-

309).Hal ini dapat di maknai bahwa, sumber data digunakan untuk

menggali informasi atau mengetahui bagaimana Penggunaan Instagaram

oleh Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di Institut Agama Islam

Negeri (IAIN) Batusangkar.Kemudian, yang menjadi subjek dalam

penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.

(48)

sumber sample yang peneliti ambil adalah 22 orang dari total 336 populasi yang terdiri dari 219 mahasiswa KPI konsentrasi Broadcasting dan 117 mahasiswa KPI konsentrasi Jurnalistik.

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif lebih menekankan pada jenis teknik observasi dan wawancara.

1) Observasi

Gall dkk (2003: 254) memandang observasi sebagai salah satu metode pengumpulan data dengan cara mengamati perilaku dan lingkungan (sosial dan atau material) individu yang sedang diamati. Gibson, R.L. & Mitchell. M.H (1995: 260) memandang observasi sebagai teknik yang bisa dimanfaatkan untuk memilah- milah derajat dalam membuat konklusi tentang orang lain, meskipun diakui bahwa penggunaan observasi juga perlu dilengkapi dengan metode lain dalam penilaian manusia (Anwar Sutoyo, 2009: 73).

Adapun observasi yang dilakukan untuk mengetahui untuk apa instagram digunakan oleh mahasiswa, yang memperoleh data darimahasiswa KPI IAIN Batusangkardilakukan melalui pengamatan secara langsung yaitu pengamatan yang dilakukan tanpa perantara terhadap objek yang di teliti dan menggunakan jenis observasi partisipan.

Observasi partisipan yaitu suatu periode interaksi sosial yang

intensif antara peneliti dan subjek dalam suatu lingkungan

tertentu.Dalam pelaksanaannya, observasi partisipan seringkali

digunakan bersama teknik wawancara, bahkan juga analisis

dokumen.Observasi partisipan memerlukan suatu kombinasi dan

wawancara informal. Ini penting sehingga pengamat tidak membuat

asumsi tentang makna mengenai apa yang mereka observasi tanpa

memasukkan persepsi-persepsi partisipan tentang perilaku mereka

sendiri.

(49)

2) Wawancara

wawancara adalah percakapan dengan tujuan. Tujuan wawancara antara lain untuk memperoleh bentukan-bentukan dan sekarang dari orang, peristiwa, kegiatan, organisasi perasaan, motivasi, perhatian (concern), dan cantuman lainnya; rekonstruks tentang cantuman- cantuman seperti itu sebagaimana dialami di masa lalu. Proyeksi- proyeksi dari cantuman seperti itu diharapkan akan dialami di masa mendatang verifikasi, perbaikan, dan pengembangan informasi (pengecekan anggota) (Lincoln & Guba dalam Ahmadi, 2014: 119- 120).

Dalam buku Ahmadi (2014: 121-127) ada tiga macam wawancara, yaitu:

1) Wawancara terstruktur, adalah model pilihan jika pewawancara mengetahui apa yang tidak diketahuinya dan oleh karenanya dapat membuat kerangka pertanyaan yang tepat untuk memperolehnya. Dalam wawancara ini, pertanyaan ada di tangan pewawancara dan respons terletak pada responden.

2) Wawancara tidak terstruktur, adalah sebuah model pilihan jika pewawancara tidak mengetahui tentang apa yang diketahuinya dan oleh karena itu harus berpedoman pada responden untuk menceritakan kepada mereka. Di dalam wawancara ini, pertanyaan-pertanyaan dan jawaban- jawabannya diberikan oleh responden.

3) Wawancara terbuka terstandar. Tujuan utama dari wawancara ini ialah untuk meminimalkan pengaruh wawancara dengan menanyakan pertanyaan yang sama kepada masing-masing responden. Lebih-lebih, wawancara harus sistematis dan perlunya bagi pertimbangan pewawancara juga membuat analisis data lebih mudah karena ini memungkinkan untuk menempatkan jawaban dari masing-masing responden pada pertanyaan yang sama secara cepat dan untuk mengorganisasi pertanyaan dan jawaban yang serupa.

Pada penelitian ini wawancara yang akan dilakukan dengan cara

bebas dan pertanyaan yang diajukan secara terstruktur kepada mahasiswa

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran IslamdiIAIN Batusangkar yang

berkaitan dengan bagaimana pemanfaatan instagram oleh mahasiswa KPI,

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil keseluruhan pengujian modul yang divalidasi oleh validator ahli desain, ahli model pembelajaran, ahli materi, ahli tafsir ayat Al-Qur’an, guru mata

Tujuan dari penelitian ini merancang dan membuat prototipe portable mikro hydro dengan menggunakan turbin tipe cross flow kemudian mengukur keluaran arus dan tegangan yang

Pada pengembangan aplikasi yang dilaksanakan secara outsourcing atau pada kegiatan pengadaan/pembelian paket software atau perangkat keras, Direktur TTKI membentuk Tim

Dalam penelitian ini uji t dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu kualitas pelayanan (K), harga (H) dan lokasi (L) secara parsial (sendiri- sendiri) terhadap

Sementara itu, kegiatan melaut pada komunitas nelayan di Kelurahan Malabro membentuk suatu pola hubangan patron-klien yang terjadi antara juragan dengan

Adik-adik, dengan berani memohon atau meminta kepada yang lain membuat kita bisa belajar menjadi rendah hati.. Demikian pula tadi saat teman-teman lain meminta

Radikal bebas ini ada yang berhasil mencapai ketinggian tempat bersemayamnya lapisan ozon sehingga begitu merasakan keberadaan ozon, langsung saja disambar sehingga molekul O 3

Bagi seseorang yang telah menyandang status narapidana tidak akan luput dari rasa cemas. Salah satu sumber penyebabnya adalah kecemasan sosial, dan kecemasan sulitnya