• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)

M ET ODE SEJ ARAH

(2)

PERTEMUAN PERTAMA

PERTEMUAN PERTAMA

(3)

Art i Se ja ra h

• Subje k t if

Se ja ra h Se ba ga i K isa h

Obje k t if

(4)

Peristiwa

Peristiwa

 EinmaligEinmalig

Hanya sekali terjadi, Tidak dapat Hanya sekali terjadi, Tidak dapat diulang

diulang

 UnikUnik

Tidak Terjadi ditempat lain Tidak Terjadi ditempat lain

 Terjadi begitu saja tidak dipengaruhi Terjadi begitu saja tidak dipengaruhi oleh subjektivitas seseorang

(5)

Kisah

Kisah

••

Dapat diulang di tempat lainDapat diulang di tempat lain

••

Dapat diulang di waktu lainDapat diulang di waktu lain

••

Dipengaruhi oleh Subjektivitas Dipengaruhi oleh Subjektivitas pengkisah
(6)

Menyusun Kisah

Menyusun Kisah

Memerlukan : Memerlukan :

1.

1. SumberSumber--Sumber SejarahSumber Sejarah

2.

2. Ilmu BantuIlmu Bantu

3.

3. ImajinasiImajinasi

4.

(7)

PERTEMUAN KEDUA

(8)

JENIS

JENIS--JENIS SUM BER SEJARAHJENIS SUM BER SEJARAH

Sumber Lisan

Sumber Lisan

Sumber Tert ul is (dokumen)

Sumber Tert ul is (dokumen)

Sumber Kebendaan (art ef ak)

Sumber Kebendaan (art ef ak)

(9)

SUMBER LI SAN

 Tradisi Lisan

(10)

T ra disi Lisa n

• K isa h ya ng disa m pa ik a n da ri m ulut k e m ulut

Se c a ra horisont a l : da la m sa t u ge ne ra si

Se c a ra ve rt ik a l : da ri sa t u ge ne ra si k e ge ne ra si

(11)

Sejarah Lisan

Sejarah Lisan

 Kisah yang disampaikan oleh pelaku Kisah yang disampaikan oleh pelaku peristiwa

peristiwa

 Kisah yang disampaikan oleh saksi Kisah yang disampaikan oleh saksi peristiwa

peristiwa

 Sejarah lisan pasti disampaikan oleh Sejarah lisan pasti disampaikan oleh orang yang sejaman

(12)

SUMBE R TE RTULIS

 Ter cet ak

Buku, maj alah, kor an, leaf let , dll.

 Noncet ak

Sur at ber har ga,

(13)

ARTEFAK

Benda-benda sisa per ist iwa seper t i: 1. Alat -alat r umah

t angga,

(14)

PERTEMUAN KETI GA

PERTEMUAN KETI GA

PERTEMUAN KETI GA

PERTEMUAN KETI GA

(15)

Klasif ikasi

Sumber

• Sumber Pr imer

(16)

Sumber Primer

Sumber Primer

• Sumber yang dihasilkan oleh pelaku, atau saksi yang melihat dengan matakepalanya sendiri, atau dengan alat lain yang hadir

dalam peristiwa

• Sumber primer dihasilkan oleh orang yang sejaman.

(17)

Sum be r PRI M ER se c a ra fisik Sum be r PRI M ER se c a ra fisik t ida k ha rus ASLI

t ida k ha rus ASLI

Yang harus ASLI adalah Yang harus ASLI adalah

informasinya informasinya

Sumber ASLI adalah Sumber ASLI adalah

sumber yang tidak pernah sumber yang tidak pernah berubah

(18)

Sumber Sekunder

Sumber yang dihasilkan oleh orang yang bukan pelaku atau saksi, atau dengan kata lain

(19)

Tujuan Penggunaan Sumber

Sekunder

(20)

Pertemuan Keempat

Pertemuan Keempat

(21)

FAKTA

FAKTA

dan FAKTA SEJARAH

dan FAKTA SEJARAH

Fakta Fakta

1.

1. Pengamatan Pengamatan

langsung langsung

2.

2. Kebenaran Kebenaran

bersifat pasti bersifat pasti

Fakta Sejarah Fakta Sejarah

1.

1. Studi kritis atas Studi kritis atas

sumber

sumber--sumbersumber

2.

2. Kebenaran bersifat Kebenaran bersifat

(22)

Proses Penentuan Fakta

Proses Penentuan Fakta

Sejarah

Sejarah

 Kumpul kan sumber sebanyakKumpul kan sumber sebanyak--banyaknyabanyaknya

 Lakukan penguj ian t erhadap SumberLakukan penguj ian t erhadap Sumber

 Pahami inf ormasi yang t ermuat di Pahami inf ormasi yang t ermuat di dal amnya

dal amnya

 Pil ah inf ormasi yang sal ing mendukungPil ah inf ormasi yang sal ing mendukung

(23)

Fakta Sejarah

Pernyataan Sejarawan yang merupakan kesimpulan dari studi

kritis atas sumber-sumber sejarah Fakta Sejarah bukan kenyataan atau realita, tetapi sesuatu yang

(24)

Pertemuan Kelima

Pertemuan Kelima

(25)

Macam

Macam--Macam

Macam

Subjektivitas

Subjektivitas

Pr ibadi

Pr ibadi

Kelom pok

Kelom pok

(26)

Pribadi

Pribadi

 Lat ar belak ang pendidik anLat ar belak ang pendidik an 

 Lat ar belak ang Daer ah dan Lat ar belak ang Daer ah dan

(27)

Kelompok dan Bangsa

Kelompok dan Bangsa

Afiliasi politik Afiliasi politik

(28)

Obj ekt ivit as

Obj ekt ivit as

 Dalam sejarah tidak pernah ada Dalam sejarah tidak pernah ada Objektivitas

Objektivitas

 Metode sejarah hanya menekan Metode sejarah hanya menekan subjektivitas

subjektivitas

 Objektivitas dalam sejarah adalah Objektivitas dalam sejarah adalah intersubjektif

(29)

Pertemuan Keenam

Pertemuan Keenam

(30)

Tentukan Topik Penelitian

Tentukan Topik Penelitian

Pilih topik sesuai dengan minat

Pilih topik sesuai dengan minat

(31)

Tahapan Penelitian

Tahapan Penelitian

Sejarah

Sejarah

 HeuristikHeuristik 

 KritikKritik

 I nterpretasiI nterpretasi 

(32)

H euristik

H euristik

Mencar i dan menemukan

Mencar i dan menemukan

(33)

Dim a na Sum be r dipe role h?

1. Perpust akaan

2. Lembaga Arsip

3. Museum

(34)

Perpustakaan

Perpustakaan

1.

1. Sumber CetakanSumber Cetakan

 BukuBuku--BukuBuku 

 Surat KabarSurat Kabar 

 SelebaranSelebaran

2.

2. Sumber ElektronikSumber Elektronik

 InternetInternet 

(35)

Buk u-Buk u

 Sumber Sekunder

 Teor i

 Unsur Pr imer

(36)

Surat Kabar

 Berita

 Opini

(37)

Tip Bekerja di Perpustakaan

Abaikan informasi yang tidak sesuai dengan topik penelitian

Catat informasi penting yang sesuai topik penelitian

Jika mengutip informasi, catat pula

(38)

Pertemuan Ketujuh

(39)

Jenis Arsip

Jenis Arsip

 SuratSurat--surat dinassurat dinas

 KontrakKontrak

 PiagamPiagam

 LaporanLaporan

 Lembaran negaraLembaran negara

 Peraturan / undangPeraturan / undang--undangundang

 Data kependudukanData kependudukan 

 Data pertanian dan perkebunanData pertanian dan perkebunan

(40)

Penelusuran Arsip

 Pilih jenis arsip yang diperlukan

(41)

Jalan Masuk Arsip Kolonial

Jalan Masuk Arsip Kolonial

 KlaperKlaper

 Staatblad (Lembaran Negara)Staatblad (Lembaran Negara)

 I ndex Nama Tokoh dan I ndex Nama Tokoh dan Perusahaan

(42)

M use um

M use um

 BendaBenda--benda peninggalan masa lampau benda peninggalan masa lampau sebagai bukti peristiwa

sebagai bukti peristiwa

 Patung dan ornamenPatung dan ornamen

 KeramikKeramik

 Etnografi dll.Etnografi dll.

 Karya sastra dan sejarahKarya sastra dan sejarah

 BabadBabad

 SeratSerat

(43)

Etnografi

Kayu berukir

naskah beraksara Batak, berbahasa Batak berisi

perhitungan waktu untuk menentukan hari baik untuk

(44)

Karya Sastra

Serat Purwakandha berisi tentang silsilah dari Nabi Adam

sampai Raja-Raja

Jawa, bagian terakhir berkisah tentang

pewayangan, Bathara Guru naik tahta di

Kahyangan, dan

(45)

Pe rt e m ua n K e de la pa n

Pe rt e m ua n K e de la pa n

(46)

Kritik adalah

Kritik adalah

Sebuah kegiatan pengujian secara Sebuah kegiatan pengujian secara kritis terhadap sumber

kritis terhadap sumber--sumber sejarah sumber sejarah yang telah ditemukan, untuk

yang telah ditemukan, untuk memperoleh otentisitas dan memperoleh otentisitas dan kredibilitas.

(47)

Kritik

Kritik

 Kr itik Ekster en :Kr itik Ekster en :

Pengujian sumber sejar ah untuk Pengujian sumber sejar ah untuk memper oleh otentisitas

memper oleh otentisitas

 Kr itik Inter en :Kr itik Inter en :

Pengujian sumber sejar ah untuk Pengujian sumber sejar ah untuk memper oleh kr edibilitas

(48)

K rit ik Ek st e re n

K rit ik Ek st e re n

 Carilah tanggal yang tertera, atau tanggal Carilah tanggal yang tertera, atau tanggal yang diperkirakan

yang diperkirakan

 Sesuaikan segala sesuatu yang tampak Sesuaikan segala sesuatu yang tampak dengan tanggal yang tertera atau

dengan tanggal yang tertera atau diperkirakan

diperkirakan

 Jika terdapat anakronisme, maka sumber Jika terdapat anakronisme, maka sumber tersebut dapat diabaikan

(49)

Kritik Interen Kritik Interen

 PahamiPahami inf or masiinf or masi yang yang t er muatt er muat dalam

dalam sumbersumber

 BandingkanBandingkan dengandengan inf or masiinf or masi yang yang t er muat

t er muat dalamdalam sumbersumber yang lainyang lain

 TemukanTemukan sumbersumber pendukungpendukung ((kor obor asikor obor asi))

 I nf or masiI nf or masi yang yang anakr onisanakr onis dapatdapat diabaikan

(50)

INT ERPRET ASI

INT ERPRET ASI

 Tent uk an fak t a sej ar ahTent uk an fak t a sej ar ah 

 Tent uk an salinghubungan ant ar Tent uk an salinghubungan ant ar fak t a

fak t a

 Kem bangk an im aj inasi secar a Kem bangk an im aj inasi secar a logis

logis

(51)

Salinghubungan Fakta Sejarah Salinghubungan Fakta Sejarah

 Hubungan yang bersifat kronologisHubungan yang bersifat kronologis

 Hubungan yang bersifat strukturalHubungan yang bersifat struktural

(52)

Imajinasi

Imajinasi

 I m aj inasi penulis fik si I m aj inasi penulis fik si

dik em bangk an secar a bebas dik em bangk an secar a bebas

 I m aj inasi penulis sej ar ah I m aj inasi penulis sej ar ah

dibat asi dan at au didasar i oleh dibat asi dan at au didasar i oleh fak t a sej ar ah y ang t elah

fak t a sej ar ah y ang t elah dit ent uk an

(53)

Pertemuan Kesepuluh

Pertemuan Kesepuluh

(54)

Pendekatan Pendekatan

 Gunakan Ilmu Bantu yang sesuai Gunakan Ilmu Bantu yang sesuai

dengan permasalahan yang hendak dengan permasalahan yang hendak dipecahkan

dipecahkan

 Pilih teori atau konsep yang sesuai Pilih teori atau konsep yang sesuai

(55)

Ilmu-Ilmu Bantu

 Ilmu-Ilmu Budaya

 Arkeologi

 Antrhopologi

 Dll.

Ilmu-Ilmu Sosial

Sosiologi

Ekonomi

Psikologi

(56)

ARK EOLOGI

ARK EOLOGI

 PaleografiPaleografi

Cabang ilmu yang mempelajari tulisan Cabang ilmu yang mempelajari tulisan

kuno kuno

 IconografiIconografi

Cabang ilmu yang mempelajari icon Cabang ilmu yang mempelajari

(57)

Paleografi

Kalender Batak

terbuat dari sejenis buah labu botol,

berukir naskah untuk menentukan hari baik untuk

(58)

Pe rt e m ua n k e se be la s

Pe rt e m ua n k e se be la s

(59)

ANTRHOPOLOGI

ANTRHOPOLOGI

Sebagai contoh misalnya : Sebagai contoh misalnya :

Teori

Teori--teori kebudayaanteori kebudayaan

 EvolusiEvolusi

 DiffusiDiffusi

 FungsionalismeFungsionalisme

(60)

Sosiologi

Sosiologi

Sebagai contoh

Sebagai contoh

misalnya : misalnya :

 Teori konflikTeori konflik

 KataKata

 FisikFisik

 PerundinganPerundingan

(61)

Ekonomi Politik

Ekonomi Politik

 Struktur KekuasaanStruktur Kekuasaan

 Struktur I lmu PengetahuanStruktur I lmu Pengetahuan

 Struktur KeuanganStruktur Keuangan

 Struktur I ndustriStruktur I ndustri

(62)

Pertemuan Keduabelas

Pertemuan Keduabelas

(63)

Kerangka

Kerangka

 JudulJudul

 AbstrakAbstrak

 PengantarPengantar

 Daftar IsiDaftar Isi

 PendahuluanPendahuluan

 Isi (Hujah)Isi (Hujah)

 KesimpulanKesimpulan

 Daftar PustakaDaftar Pustaka

(64)

Teknik Penulisan

Teknik Penulisan

 Penulisan Judul dan Sub JudulPenulisan Judul dan Sub Judul

 Penulisan AngkaPenulisan Angka

 Menulis Kutipan LangsungMenulis Kutipan Langsung

 Menulis Kutipan tidak LangsungMenulis Kutipan tidak Langsung

 Menulis SumberMenulis Sumber

 Catatan tubuhCatatan tubuh

 Catatan kakiCatatan kaki

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2019 merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan

persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57, Menteri, direktur jenderal yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang zakat pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan

Agenda Clustering Requirement untuk clustering Tipe data dalam cluster analysis Interval-scale variable Binary variable Nominal variable Ordinal variable Ratio-scaled

Fungsi penting sebuah transistor adalah kemampuannya untuk menggunakan sinyal yang sangat kecil yang masuk dari satu terminal transistor tersebut untuk

yang diakibatkan oleh terhambatnya sintesis prostaglandin dapat mengganggu homeostasis sistem kardiovaskular sehingga pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular akan

Definisi lain Marketing communication adalah kegiatan pemasaran dengan menggunakan teknik-teknik komunikasi yang bertujuan untuk memberikan informasi pada orang banyak agar

Pada tanggal neraca, piutang atas penjualan tersebut dicatat sebagai bagian dari piutang usaha , yang meliputi 2,70% dan 4,42% dari jumlah aset masing-masing pada tanggal

Dari Evaluasi yang dilakukan juga menghasilkan Perkembangan peserta didik yang berbeda ketika masih menggunakan sisitem KTSP dibandingkan ketika sekolah sudah mulai