• Tidak ada hasil yang ditemukan

Okra

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Okra"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Presiding Penelitian SPeSIA

Presiding Penelitian SPeSIA 20152015 FarmasiFarmasi

Uji Aktivitas

Uji Aktivitas

Hipoglikemik 

Hipoglikemik 

Ekstrak

Ekstrak

Etanol Daun Okra

Etanol Daun Okra

(Abelmoschus Esculentus

(Abelmoschus Esculentus

(L.)

(L.)

Moench) pada Mencit antan

Moench) pada Mencit antan

!alur

!alur

"#iss

"#iss

$e

$e

%ster

%ster

dengan Metode

dengan Metode

&oleransi

&oleransi

!lukosa

!lukosa

Oral

Oral

'

'

U. Mita Desthia

U. Mita Desthia ))Umi *uniamiUmi *uniami ++,atu -hoesrina,atu -hoesrina

'Program Studi Farmasi FMIPA, Universitas Islam Bandung. l. !amansari "o.#

'Program Studi Farmasi FMIPA, Universitas Islam Bandung. l. !amansari "o.#

 Bandung $%##

 Bandung $%##

email/

email/ 11 ura0mitadesthia1gmail.comura0mitadesthia1gmail.com (( 22u0uniami1gmail.comu0uniami1gmail.com ((

+

+raratutu

 2

 2choesrina10ahoo.comchoesrina10ahoo.com

A%strak

A%strak &anaman okra merupakan %ahan alam 0ang secara empiris digunakan untuk pengo%atan&anaman okra merupakan %ahan alam 0ang secara empiris digunakan untuk pengo%atan Dia%etes Mellitus. 3enelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik dari ekstrak daun. Dia%etes Mellitus. 3enelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik dari ekstrak daun. &elah diuji aktivitas hipoglikemik ekstrak daun dengan metode toleransi glukosa pada mencit jantan &elah diuji aktivitas hipoglikemik ekstrak daun dengan metode toleransi glukosa pada mencit jantan galur

galur s#iss #e%ss#iss #e%ster 0ang diinduksi glukosater 0ang diinduksi glukosa '45'45 mgmg667g %%. 3enelitian terdiri dari 8 kelompok 0aitu7g %%. 3enelitian terdiri dari 8 kelompok 0aitu kelompok kontrol negati9

kelompok kontrol negati9(:)(:)(( positi9 (3) ekstrak daun 87 mg67 g %%  positi9 (3) ekstrak daun 87 mg67 g %% (;) dan met9orm(;) dan met9ormin in '+ mg'+ mg667 g7 g

 %%

 %% (3em%anding). <adar (3em%anding). <adar glukosa glukosa darah diukur darah diukur setiap setiap +7 +7 menit menit selamaselama jam  jam setelah setelah pem%erian glukosapem%erian glukosa mengg

menggunakaunakan alan alat test tes gukosagukosa.. Data dianalisis Data dianalisis dengan A:A=A dengan A:A=A dan &uke0 H"D. Hasil dan &uke0 H"D. Hasil penelitianpenelitian

menunjukkan ekstrak uji dapat %ere9ek menurunkan kadar glukosa darah namun tidak le%ih %aik jika menunjukkan ekstrak uji dapat %ere9ek menurunkan kadar glukosa darah namun tidak le%ih %aik jika di%andingkan dengan kelompok pem%anding.

di%andingkan dengan kelompok pem%anding. <ata kunci/

<ata kunci/ Abelmoschus Abelmoschus

esculentus

esculentus

(L.)(L.) Moench. induksi glukosa met9ormin dia%etes.Moench. induksi glukosa met9ormin dia%etes.

A.

A.

3endahuluan

3endahuluan

Dia%etes Mellitus

Dia%etes Mellitus (DM) (DM) merupakan merupakan suatu suatu pen0akit 0ang pen0akit 0ang %erhu%ungan %erhu%ungan dengandengan

kadar

kadar gula gula darah darah tidak tidak normal didalam tu%uh sehingga menim%ulkan normal didalam tu%uh sehingga menim%ulkan hiperglikemia hiperglikemia 0ang0ang

dapat

dapat mempengaruhi mempengaruhi kekentalan kekentalan darah ddarah dan an mempersulit mempersulit aliran aliran darah darah (sirkulasi (sirkulasi darahdarah

tidak

tidak normal) ($HO 77>/ 5). normal) ($HO 77>/ 5). $HO memprediksi $HO memprediksi kenaikan jumkenaikan jumlah lah pen0andang pen0andang DM diDM di

?ndonesia

?ndonesia dari @8 dari @8 juta pada tahun juta pada tahun 777 menjadi 777 menjadi sekitar '+ sekitar '+ juta pada tahun juta pada tahun 7+7.7+7.

Laporan hasil ,iset <esehatan

Laporan hasil ,iset <esehatan Dasar (,iskesdas) Dasar (,iskesdas) tahun 77 tahun 77 oleh oleh DepartemenDepartemen

<esehatan

<esehatan menunjukkan menunjukkan %ah#a prevalensi %ah#a prevalensi DM DM di di <ota <ota ur%an ?ndonesia untuk usia ur%an ?ndonesia untuk usia diatasdiatas

'5

'5 tahun se%esar tahun se%esar 57B (3erkeni 57B (3erkeni 7''/ ').7''/ ').

"alah satu

"alah satu terapi tradterapi tradisional isional 0ang 0ang %an0ak %an0ak digunakan digunakan oleh oleh mas0arakat mas0arakat di di ?ndonesia?ndonesia

adalah terapi her%al. "alah satu

adalah terapi her%al. "alah satu jenis tanaman jenis tanaman 0ang dapat 0ang dapat menurunkan menurunkan kadar gula kadar gula darahdarah

(%ersi9at

(%ersi9at hipoglikemik) hipoglikemik) adalah adalah OkraOkra

(Abelmoschus esculentus

(Abelmoschus esculentus

(L.)(L.) Moench) (Uraku A.Moench) (Uraku A.

et al.,

et al.,

7'' 7'' /5@8 "u%rahman0an /5@8 "u%rahman0an !.=!.=

et al.,

et al.,

7''/ 7''/ ' :ilesh ' :ilesh 

et al.,

et al.,

7'/@@ ?ndah7'/@@ ?ndah

M.A. 7''/>+).

M.A. 7''/>+).

<andu

<andungan ngan kimia kimia dari dari okra okra diantadiantaran0ran0a a adalaadalah >h >57B oselu57B oselulosa losa dan '5dan '587B87B

hemiselulosa

hemiselulosa (:ilesh (:ilesh ainain

et al.,

et al.,

77>/@). Dari kandung77>/@). Dari kandungan an kimia terse%ut 0ang kimia terse%ut 0ang memilikimemiliki

e9ek

e9ek antidia%etes antidia%etes adalah csclulosa adalah csclulosa dan dan hemiselulosa. hemiselulosa. <edua <edua komponen komponen terse%utterse%ut

termasuk dalam golongan serat atau

termasuk dalam golongan serat atau

dietar

dietar

iber.

iber.

"ecara kim"ecara kimia#i ia#i serat mserat merupakanerupakan

kar%ohidrat

kar%ohidrat 0ang 0ang %erupa polisakarida %erupa polisakarida seperti selulosa hemiselulosa seperti selulosa hemiselulosa dan dan pektin serta spektin serta seraterat

nonkar%ohidrat

nonkar%ohidrat diantaran0a diantaran0a adalah seperti adalah seperti lignin gum lignin gum dan dan musilago musilago ($inamo($inamo

'44

'44 /88). "erat /88). "erat dapat menurunkan dapat menurunkan kadar kolesterol kadar kolesterol total dan total dan LDLLDL

()o* +esit )iid-

()o* +esit )iid-

dandan

menurunkan

menurunkan respon resporespon respon hiperglikemn hiperglikemik ik (menekan kenaikkan (menekan kenaikkan gula gula darah darah sesudahsesudah

makan) (;araas '44+).

makan) (;araas '44+).

''5 ''5

(2)
(3)

K el.

ata-rata gluk osa darah meocit (mg/dL) ±SD

T-30 TO T30 T60 T0 T!"0

 : @+ 87 C@ @@ @ 77± 4 +5 4+ 7 C4 4> '7' 77 C @ 47 77 ± 5 4 @> 77 C454

# @5>7 C44 4+@7 ± ' '' >'>7 C+8+5 587 ± 754 7'>7 ± +@5 '55>7 C+5>

D @8@7 C4+' 45@7 ± '>) 477 C8'(4+ +>7 ± +(7 '8>7D ± 4@4 '7@7 ± 5@7

(4)

118 u. Mita Desthiaetal.

Presiding Penelitian Si!itas A"ademi"a (#esehatan dan

"D $  p D 3em%anding &2+7 &o &+7 &>o &47 &'7

"tandar deviasi (simpangan %aku)

<ontrol negati9 0ang tidak di%eri perlakuan <ontrol positi9 0ang di%eri suspensi 3!A +B

<elompok uji 0ang di%eri suspensi ekstrak daun okra 8 mg67 g %% mencit <elompok pem%anding 0ang di%eri met9ormin l+mg67 g %% mencit

<adar glukosa darah puasa (sesaat se%elum pem%erian sediaan uji) <adar glukosa darah +7 menit setelah pem%erian sediaan uji <adar glukosa darah setelah +7 menit pem%eriaan glukosa <adar glukosa darah setelah >7 menit pem%eriaan glukosa <adar glukosa darah setelah 47 menit pem%eriaan glukosa <adar glukosa darah setelah '7 menit pern%eriaan glukosa

Dari &a%el

1

diatas dapat dilihat %ah#a pada

&+7

terjadi peningkatan kadar 

glukosa darah untuk setiap kelompok kecuali kontrol negati9. Hal ini menunjukkan

 %ah#a induksi glukosa '45 mg67 g %% mencit 0ang di%erikan secara oral telah %erhasil

(mencit mengalami hiperglikemik). <enaikan kadar glukosa darah pada

&+7

dan gra9ik 

ratarata kadar glukosa darah mencit dapat dilihat pada

!am%ar

F

%50 & %00

e'

250 & 200 0 ..lll/ :::s 150 ( .. ) ..

&

P*siti+ 

&

$egati+  l,-,/ 100 0A0emanding & s* 7 %0 2) %0 30 40 120 a"tu (menit)

&

Daun

!am%ar. ,atarata kadar glukosa darah mencit

;erdasarkan hasil analisis data pada &a%el

1

dengan menggunakan Anava H"D

&uke0 pada

&>o

 jika di%andingkan antara ekstrak uji daun dengan kontrol positi9 tidak 

terjadi per%edaan 0ang signi9ikan dengan nilai pro%a%ilitasn0a adalah (pG775) ini

menunjukkan %ah#a pada &

>7

untuk kelompok ekstrak uji %elum memiliki e9ek dalam

 penurunan kadar glukosa darah. :amun jika kelompok pem%anding (met9ormin)

di%andingkan dengan ekstrak uji dan kontrol positi9 terjadi per%edaan 0ang signi9ikan

(p775) hal ini %erarti %ah#a pada &

>7

 kelompok pem%anding sudah mem%erikan e9ek 

 penurunan kadar glukosa darah.

3ada

&47

dan

&')7(

terjadi per%edaan 0ang signi9ikan antara kontrol positi9 

dengan kelompok ekstrak daun dan pem%anding (met9ormin) hal ini men0atakan %ah#a

ekstrak daun dan pem%anding memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar glukosa

darah mencit. <emampuan ekstrak etanol daun dalam menurunkan kadar glukosa darah

diduga adalah karena okra mengandung serat khusus 0ang mem%antu untuk 

mensta%ilkan gula darah dengan mem%atasi tingkat pen0erapan gula di saluran usus

(:ilesh

 et.al.,

7'/

@@) dan mengurangi di9usi glukosa (<hatun

H et.al.,

7'7/

+4).

(5)

3eouruoao r ata.rata k adar luk osa dara % (o6o) ± "D

< el. &>7 &47 &'7

 p '('8 C 7@ '(@8//// '7(5> +4> ± '57@

D '4(@7//// '7( > 8@(8+D//// '>'7 >87 ///&  ,& 

(6)

Presiding Penelitian Si!itas A"ademi"a (#esehatan dan !"0 I u. Mita Desthiaetal.

?ndah M A. (7'')

 /oglcemic Eects in 0esonse to Abelmoschus esculentus

!reatment1 A 0esearch Frame*or2 using S!34lnduced +iabetic 0ats.

?nternational ournal o9 ;ioscience ;iochemistr0 and ;ioin9ormatics =ol

?.

 :o. 1.

<hatun H M"t

et.al.

(7'7).

ln4vittro Stud o the Eects o 5iscous Soluble +ietar

 Fibers o Abelmoschus esculentus ) in )o*ering Intestinal 6lucose Absortion.

;angladesh 3harmaceutical ournal =ol '+. :o. . ?"": 7+7'8>7>.

 :ilesh .

et.al.

(7')

 A 0evie*

on1

 Abelmoschus esculentus.

3HA,MA-?A =ol I.

3erkumpulan Endokrinologi ?ndonesia (3erkeni). (7'').

 7onsensus Pengelolaan dan

 Pencegahan +iabetes Mellitus !ie  di Indonesia,

3erkumpulan Endokrinologi ?ndonesia akarta.

"u%rahman0an. !.=.

et.al.

(7'')

 Antidiabetic Activit o Abelmoschus esculentus  (ruit 

e8tract.

?nt. . O9 ,esearch in 3harmac0 and -hemistr0 =ol '(')/ '7.

Uraku A..

et.al.

(7'') &he E99ect O9

 Abelmoschus esculentus

Iruit on AL3 A"& and AL& o9 dia%etic Al%ino ,ats. . "ci. &echnol. =ol  (+).

$inamo I.!. ('44).

 7imia Pangan dan 6i9i.

-et. ke@. 3. &. !ramedia 3ustaka

Utama,

akarta.

$orld Health OrganiJation ($HO). (77>).

 +einition and diagnosis o diabetes

mellitus and intermediate

h',erglicaemia. $HO 3u%lishing !eneva.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji DMRT luas zona hambat (cm 2 ) aktivitas antibakteri ekstrak daun ungu dengan variasi pelarut, kontrol ampisilin, dan kontrol pelarut terhadap bakteri uji

Hasil ANAVA luas zona hambat ekstrak akuades daun jambu mawar berbanding kontrol positif (antibiotik) terhadap bakteri E.coli. Jumlah kuadrat (JK) Derajat Bebas (DB) Kuadrat

Jumlah daun tanaman bayam ( Amaranthus tricolor L.) ... Uji ANAVA jumlah daun tanaman minggu ke 1 ... Uji ANAVA Jumlah daun tanaman minggu ke 4 ... Berat kering total

Hal ini membuktikan ekstrak etanol kulit Manggis mempunyai efek antipiretik, sesuai dengan uji pasca anava adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif

Hasil Uji Statistik ANAVA Tunggal menggunakan program SPSS Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Sirsak ( Annona muricata L.) Terhadap Konfluen Sel Neuroglia Baby

Perbandingan antara kelompok gel ekstrak daun sukun 6,25%; gel ekstrak daun sukun 12,5% dan kontrol positif didapatkan nilai p&gt;0,05 yang berarti bahwa tidak terdapat

Dari data yang telah dianalisis dengan uji Anava One-Way dan dilanjutkan dengan uji Tukey, diperoleh hasil bahwa pada konsentrasi 1000 ppm ekstrak daun pinus

Hasil Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn.) Kelompok Kontrol Negatif Akuades, Kontrol Positif Natrium Diklofenak 2,25mg/kgBB dan Ekstrak