• Tidak ada hasil yang ditemukan

Market Preview. kemarin terutama ditopang kenaikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Market Preview. kemarin terutama ditopang kenaikan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Ekonom: BI akan tahan suku bunga acuan 4,75%.



Anak usaha GIAA bersiap melepas 20% saham di bursa.



Laba BRI Agro tumbuh 27,97%.



IATA Jadwalkan private placement Februari ini.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

HSG  pada  perdagangan  awal 

pekan  kemarin  berhasil  melanjut‐

kan  penguatannya  seiring  tren  bull‐

ish pasar saham global dan kawasan 

Asia kemarin. IHSG berhasil tutup di 

atas  5400  yakni  di  5409,556  atau 

menguat  37,887  poin  (0,7%).  Ini 

merupakan  posisi  penutupan  IHSG 

tertinggi  sejak  perdagangan  11  No‐

vember  2016  lalu.  Penguatan  IHSG 

kemarin  terutama  ditopang  kenai‐

kan  saham  perbankan  seperti  BBCA 

dan  saham  infrastruktur  dan  jasa 

pendukungnya.  Nilai  transaksi  di 

Pasar  Reguler  kemarin  mencapai 

Rp6,78  triliun  dan  pemodal  asing 

mencatatkan 

pembelian 

bersih 

Rp512,68  miliar.  Kenaikan  harga 

sejumlah  komoditas  logam  seperti 

nikel  dan  putusan  Menkeu  tentang 

tarif bea keluar atas ekspor produk hasil pengolahan mineral logam sebesar 0%‐

7,5% berdasarkan kemajuan fisik pembangunan failitas pemurnian (PMK No.13/

PMK.010/2017)  turut  memicu  aksi  beli  atas  sejumlah  saham  emiten  tambang 

seperti INCO dan MEDC.  

 

Sementara  bursa  saham  global  tadi  malam  melanjutkan  tren  bullish. 

Indeks  saham  di  zona  Euro,  Eurostoxx,  menguat  1%  di  3305,23.  Di  Wall  Street, 

indeks  DJIA  dan  S&P  mencatatkan  level  tertinggi  baru  di  20412,16  dan  2328,25 

masing‐masing  menguat  0,7%  dan  0,5%.  Indeks  Nasdaq  menguat  0,5%  di 

5763,96.  Tren  bullish  dipicu  rencana  Trump  mengeluarkan  kebijakan  pemoton‐

gan pajak korporasi yang berpotensi mengangkat pertumbuhan ekonomi negara 

adidaya tersebut dan mendorong The Fed mempercepat kenaikan tingkat bunga 

FFR. Kondisi ini mengangkat dolar AS ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir 

terhadap  sejumlah  mata  uang  utama  dunia.  Harga  komoditas  tembaga  dan 

logam lainnya yang kembali menguat turut menopang aksi beli atas saham mate‐

rial.  Harga  copper  di  London  tadi  malam  naik  0,65%  di  USD6126,75/MT,  harga 

nikel  naik  0,35%  di  USD10682,50/MT,  dan  harga  timah  naik  1,9%  di 

USD19802,50/MT.  Sedangkan  harga  minyak  mentah  di  AS  tadi  malam  koreksi 

1,8% di USD52,90/barel.  

 

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi 

cenderung menguat. Pasar saham global dan kawasan yang bergerak bullish dan 

kenaikan  sejumlah  harga  komoditas  logam  akan  menopang  pergerakan  IHSG. 

Aksi  beli  selektif  juga  akan  digerakkan  oleh  sejumlah  sentimen  individual  teru‐

tama terkait rilis laba 2016 sejumlah emiten sektoral. IHSG diperkirakan bergerak 

dengan support di 5380 dan resisten di 5430.         

S1 5380  S2 5350  R1 5430  R2 5450   

Index Last Chg % DJIA  20412.16  142.79   0.70   S&P 500  2328.25  12.15   0.52   FTSE 100  7278.92  20.17   0.28   CAC 40  4888.19  59.87   1.24   DAX  11774.43  107.46   0.92   NIKKEI 225  19452.84  73.91   0.38   HANGSENG  23710.98  136.00   0.58   STI  3111.63  11.24   0.36   SHENZHEN  1964.75  14.43   0.74   SHANGHAI  3216.84  20.14   0.63   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  53.03  (0.89)  (1.65)  CPO (RM/M.T)  3036.00  (62.00)  (2.00)  Gold (USD/T.oz)  1277.10  44.80   3.64   Nikel (USD/M.T  10430.00  0.00   0.00   Timah (USD/M.T)  19245.00  0.00   0.00   Coal (USD/M.T)  78.45  (0.35)  (0.44)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13323.00  10.00   0.08   USD/EUR  1.060  (0.00)  (0.19)  JPY/USD  113.62  (0.19)  (0.16)  IDR/SGD  9406.69  4.09   0.04   IDR/AUD  10252.60  2.60   0.03   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  29.32  3906  (0.08)  (0.27) 

Top Gainers IDR % Chg

NAGA  168  34.40   43  INDX  180  34.30   46  AGRO‐W  700  28.40   155 

DGIK  150  28.20   33  TKIM‐W  150  25.00   30 

Top Losers IDR % Chg

SONA  1,840  (24.90)  (610) 

CANI  560  (24.30)  (180) 

DPNS  362  (11.30)  (46) 

ICON  436  (11.00)  (54) 

GEMS  2,550  (10.80)  (310) 

Top Value IDR % (miliar) MYRX  133  (7.00)  662 B 

BBCA  15,525  3.50   615 B  BIPI  152  (2.60)  555 B  BUMI  410  (3.80)  502 B  SRIL  304  6.30   478 B  Top Volume IDR % (juta)

MYRX  133  (7.00)  4,763.310  ELTY  90  2.30   4,495.928  BEKS  62  6.90   4,113.705  BIPI  152  (2.60)  3,489.386  ENRG  74  (1.30)  2,190.183  IHSG 5,409.56 Change 37.89 Change (%) 0.71 Change (%/ytd) 2.13

Total Value (IDR triliun) 8.520

Total Volume (miliar saham) 22.434

Net Foreign Buy (IDR miliar) 513.000

(2)

News Update

2



Ekonom: BI akan tahan suku bunga acuan 4,75%.

Bank Indonesia (BI) diprediksi akan menahan suku bunga

acuan 7-Day Reverse Repo Rate pada level 4,75 % dalam Rapat Dewan Gubernur pekan ini. "Langkah itu diambil

karena derasnya tekanan inflasi dan gejolak dari ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar

keuangan domestik, kata Ekonom DBS Bank Gundy Cahyadi. Ia menuturkan BI juga tidak dalam kebutuhan

mendesak untuk melonggarkan suku bunga acuan pada pekan ini karena Bank Sentral lebih memilih untuk

menunggu proses pemulihan pertumbuhan investasi swasta, sebagai hasil dari penurunan suku bunga di pasar

finansial. "Tidak ada alasan bagi BI untuk menyetir sikapnya dari kebijakan saat ini," ujar Gundy. Gundy menilai

tekanan inflasi yang menguat drastis pada Januari 2017 sebesar 0,97 % (month to month/mtm) telah memaksa BI

untuk tidak mengubah kebijakan moneternya. Gundy bahkan memperkirakan inflasi tahunan akan menyentuh 4 %

di pertengahan tahun 2017, dibanding Januari 2017 yang masih 3,49 % (year on year/yoy). "BI kemungkinan akan

mencermati risiko inflasi ke depannya. Lebih lanjut, ketidakpastian masih dominan di global, dan BI akan sangat

mencermati lintasan kenaikan dari suku bunga acuan The Fed," ujar dia. BI juga, ujar dia, akan mencermati kenaikan

konsumsi ekonomi termasuk swasta dari permintaan kredit perbankan. Bank Sentral dijadwalkan akan melakukan

Rapat Dewan Gubernur pada 16 Februari 2017. (Kontan)



Anak usaha GIAA bersiap melepas 20% saham di bursa.

Rencana PT Garuda Indonesia Tbk melepas saham salah

satu anak usahanya mendekati kenyataan. Pilihan jatuh pada PT Garuda Maintenance Facility (GMF), yang bakal

segera menggelar initial public offering (IPO). Saat ini pemegang saham GIAA tengah meminta perseroan untuk

melakukan berbagai upaya demi memperkuat fundamental GMF, agar aksi penjualan saham perdana sukses. "Kami

harap bisa melepas sampai 20% saham, tapi ini masih menunggu aspirasi pemegang saham" kata Direktur Utama

GIAA Arif Wibowo. Yang jelas, perusahaan pelat merah ini berharap GMF dapat menggelar IPO di tahun ini. Apalagi,

pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sedang mengkilap. "Diharapkan tahun ini karena milestone terbaik untuk

kami, tahun ini atau paling lambat tahun depan" tambah Arif. Walau sudah berencana melepas saham hingga 20%,

tapi GIAA belum menyebut berapa dana yang bakal didapat GMF dari aksi korporasi tersebut. Yang jelas, dana hasil

IPO tersebut bakal digunakan GMF untuk melakukan pertumbuhan non organik, seperti membentuk joint venture

atau mengakuisisi beberapa bengkel alias repair station lain di wilayah lain. Pertumbuhan non organik diperlukan

karena pasar GMF tidak hanya di kawasan regional saja, melainkan juga global. Untuk wilayah global, GMF sudah

biasa melakukan perawatan-perawatan di berbagai negara, terutama untuk teknologi pesawat yang tersebar di

Afrika. Selain menyiapkan GMF IPO tahun ini, GIAA juga berupaya meningkatkan kinerjanya. Rencananya, tahun ini

perusahaan BUMN ini bakal meningkatkan rasio available seat kilometer (ASK) sebesar 8,7%. GIAA juga mendorong

traffic naik hingga6,5%. (Kontan)



Laba BRI Agro tumbuh 27,97%.

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) mencetak kinerja apik di

tahun 2016. Laba bersih anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ini tumbuh 27,97% menjadi Rp 103 miliar,

dari akhir tahun 2015 yang sebesar Rp 80,49 miliar. Dalam laporan keuangan BRI Agro yang diunggah di situs Bursa

Efek Indonesia, Senin (13/2), terungkap pendapatan bunga emiten bersandi saham AGRO ini naik 22,68% menjadi

965,08 miliar, dari sebelumnya Rp 786,71 miliar. Adapun laba operasional BRI Agro akhir tahun lalu, meningkat

34,30% menjadi Rp 128,51 miliar. Tahun ini, BRI Agro bersama BRI Life, akan mendapat gelontoran dana segar dari

BRI dengan total anggaran Rp 2 triliun. Ini merupakan salah satu cara untuk menopang status BRI Agro, naik kelas

masuk jajaran bank BUKU III di tahun 2018 mendatang. (Kontan)



IATA Jadwalkan private placement Februari ini.

PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) bakal

melakukan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (Non-HMETD) di

pertengahan Februari yang akan datang. "Perseroan bermaksud untuk menerbitkan sebanyak 320 juta saham baru

dengan nilai 50 per saham," tulis perusahaan dalam keterbukaan yang ada di Bursa Efek. Penambahan modal

tersebut dilakukan oleh emiten dengan harga pelaksanaan Rp 52 per saham. Sebagai gambaran, Perdagangan IATA

hari ini ditutup dengan pelemahan 5,36% menjadi Rp 53 per saham. Perseroan akan melakukan penambahan

modal per 21 Februari 2017. Sementara itu perseroan juga akan memberitahukan hasil pelakasanaannya per 23

Februari yang akan datang. Nah, aksi korporasi ini sesuai dengan restu Rapat Umum Pemegang Saham yang

dilakukan 28 April 2016 yang lalu. Dalam pemberitaan sebelumnya dinyatakan bahwa seluruh dana hasil

penambahan modal tanpa HMETD setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk modal kerja. (Kontan)

Selasa, 14 Februari 2017

(3)

Stock Picks

3

AKRA 6600‐6900. Setelah lima sesi perdagangan dilanda koreksi, kemarin harga saham PT AKR Korporindo 

Tbk (AKRA) berhasil rebound tutup di Rp6650. Support dari Rp6450 bergeser ke Rp6600 dengan target pen‐

guatan akan kembali menguji resisten di Rp6900 hingga Rp7000. Dari pendekatan candlestick pattern, per‐

gerakan harganya kemarin membentuk pola bullish reversal dengan terbentuknya long white candle sete‐

lah downtrend channel. Pergerakan harga sahamnya akan dipengaruhi pergerakan harga  minyak mentah 

dunia dan fluktuasi nilai tukar dolar AS. Dari sisi kinerja, hingga kuartal tiga tahun 2016 lalu (3Q16), pen‐

jualan  dan  pendapatan  perseroan  turun  27%  mencapai  Rp10,95  triliun  dibandingkan  periode  yang  sama 

2015 sebesar Rp15,03 triliun. Laba kotor turun 10% menjadi Rp1,47 triliun dengan marjin kotor naik men‐

jadi 13,46% dari 10,90% (3Q15). Laba usaha turun 4,78% menjadi Rp1,03 triliun dengan marjin usaha naik 

menjadi  9,45%  dari  7,23%.  Di  bottom  line,  laba  bersih  turun  6%  menjadi  Rp793,19  miliar  dengan  marjin 

bersih 7,24% naik dari 5,62% periode yang sama 2015. Tahun lalu penjualan dan pendapatan diperkirakan 

mencapai  Rp14,24  triliun  turun  28%  dibandingkan  2015  sebesar  Rp19,76  triliun.  Sedangkan  laba  bersih 

2016 diperkirakan bisa mencapai Rp996,66 miliar atau turun 3,58% dibandingkan 2015 sebesar Rp1,03 tril‐

iun.  Tahun  ini  perseroan  menargetkan  marjin  bersih  bisa  mencapai  di  atas  8%  dengan  fokus  menggarap 

pendapatan dari bisnis distribusi BBM dan bahan kimia dasar. Menggeliatnya industri pertambangan me‐

masuki paruh kedua tahun lalu diperkirakan akan berlanjut tahun ini seiring proyeksi harga komoditasnya 

yang  diperkirakan  akan  cenderung  menguat.  Sedangkan  dari  bisnis  BBM  ritel,  pendapatan  juga  terlihat 

meningkat sepanjang 2016 lalu terutama produk bensin dengan kadar oktan 92. Kontribusi penjualan BBM 

ritel mencapai 12% dari bisnis distribusi BBM perseroan. Tahun ini kontribusi dari bisnis BBM ritel akan di‐

naikan menjadi 15%. Kemudian pertumbuhan pendapatan perseroan tahun  ini juga akan dikontribusikan 

dari peningkatan penjualan lahan industri kawasan Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) di Gresik, 

Jawa  Timur.  Target  penjualan  lahan  tahun  ini  40  ha  atau  bisa  mencapai  nilai  Rp170,4  miliar.  Tahun  ini 

diperkirakan penjualan dan pendapatan bisa tumbuh sekitar 14% atau mencapai Rp16,23 triliun. Sedang‐

kan  proyeksi  laba  bersih  tahun  ini  dengan  marjin  8%  mencapai  Rp1,29  triliun  atau  tumbuh  30,28%.  EPS 

proyeksi tahun ini diperkirakan mencapai Rp325,42. Target harga sahamnya tahun ini berpeluang ditran‐

saksikan dengan PE 25x atau mencapai Rp8135. Maintain Buy, SL 6350  

 

 

(4)

4

Stock Picks

ADHI  2080‐2260. 

Harga saham emiten jasa konstruksi, PT Adhi Karya Tbk (ADHI), kemarin berhasil technical rebound 

tutup di Rp2140, menembus kembali level Rp2100. Posisi harganya, secara technical, sudah berada di area oversold, 

menopang rebound harga sahamnya kemarin. Pola pergerakan harganya kemarin membentuk sinyal bullish reversal 

setelah terbentuk long white candle didahului doji star setelah downtrend channel. Level support saat ini bergeser ke 

Rp2080.  Tahun  ini  emiten  jasa  konstruksi  berpeluang  tumbuh  lebih  baik  ketimbang  tahun  lalu  dengan  dukungan 

lancarnya  sejumlah  proyek  infrastruktur  yang  sempat  tertunda  tahun  lalu.  Salah  satu  proyek  infrastruktur  tersebut 

adalah  LRT  Jabodetabek  yang  digarap  ADHI.  Untuk  keperluan  pendanaannya,  selain  hasil  right  issue  tahun  lalu, 

perseroan  tahun  ini  akan  menerbitkan  obligasi  korporasi  dengan  target  dana  Rp2  triliun.  Kebutuhan  dana  tahap  I 

proyek tersebut tahun ini mencapai Rp7 triliun. Sebanyak Rp5 triliun dari kebutuhan tersebut berasal dari konsorsium 

perbankan  dan  APBN.  Perseroan  menargetkan  akhir  tahun  ini  progres  pembangunan  tersebut  mencapai  35%‐40%. 

Tahun  lalu  target  perolehan  kontrak  baru  mencapai  Rp17,9  triliun,  atau  lebih  rendah  dari  target  awal  tahun  Rp25 

triliun.  Hingga  3Q16  pendapatan  usaha  tumbuh  5%  mencapai  Rp5,69  triliun  dibandingkan  periode  yang  sama  2015 

sebesar  Rp5,41  triliun.  Laba  bersih  turun  16,14%  mencapai  Rp115,18  miliar  dibandingkan  Rp137,36  miliar  periode 

yang  sama  tahun  2015.  Perseroan  memperkirakan  pendapatan  usaha  2016  lalu  hanya  mencapai  Rp11,5  triliun  di 

bawah  perkiraan  kami  sebelumnya  Rp13,11  triliun.  Ini  mencerminkan  kenaikan  22,5%  dari  pencapaian  2015  lalu  di 

Rp9,39  triliun.  Sedangkan  laba  bersih  2016  diperkirakan  hanya  Rp301,9  miliar  atau  lebih  rendah  dari  proyeksi  kami 

sebelumnya Rp642,19 miliar. Angka laba ini turun 34,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp463,68 miliar. Perkiraan 

laba  bersih  tersebut  di  bawah  perkiraan  awal  tahun  2016  sebesar  Rp750  miliar.  EPS  2016  lalu  diperkirakan  hanya 

Rp84,83/saham Tahun ini perseroan menargetkan kontrak baru Rp44 triliun terdiri dari proyek LRT Rp23 triliun dan 

proyek Non‐LRT Rp21 triliun. Perseroan menargetkan pendapatan usaha tahun ini Rp14,31 triliun atau naik 24,3% dari 

perkiraan tahun lalu sebesar Rp11,5 triliun. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp500 miliar atau 

tumbuh 65,6% dari perkiraan tahun lalu sebesar Rp301,9 miliar. EPS tahun ini diperkirakan mencapai Rp140,5. Pada 

harga  saat  ini  di  Rp2080,  harga  sahamnya  ditransaksikan  dengan  PE  14,8x  (E/17).  Harga  sahamnya  diperkirakan 

berpeluang ditransaksikan dengan PE 18x (E/17) atau mencapai Rp2530. Maintain Buy, SL 1900       

Selasa, 14 Februari 2017

Saham Pilihan

ASII 7900-8300 TB, SL 7850

BBRI 11900-12200 TB, SL 11800

BBTN 1925-2020 Buy, SL 1880

UNTR 22600-24000 TB, SL 21000

JSMR 4600-4900 TB, SL 4500

INCO 2750-2850 Buy, SL 2600

MEDC 1920-2100 TB, SL 1790

(5)

5

Stock Picks

TINS  1050‐1120. 

Harga saham emiten logam PT Timah Tbk (TINS) kemarin berhasil melanjutkan rebound 

terbatas ditutup di Rp1070. Saat ini support d kisaran Rp1020 hingga Rp1050 dengan target resisten jangka 

pendek  di  Rp1120  hingga  Rp1150.  Pergerakan  positif  harga  sahamnya  ditopang  pergerakan  harga 

komoditasnya. Stabilnya perekonomian China dan pulihnya perekonomian AS menopang pergerakan harga 

komoditas  logam  termasuk  logam  timah  dunia  yang  saat  ini  di  USD19725/MT  naik  1,4%  kemarin  di 

perdagangan pasar Asia. Saat ini pasar juga tengah menanti rilis laba 2016 perseroan. Harga sahamnya saat 

ini relatif murah dengan peluang pembalikan arah. Kenaikan harga timah dunia sepanjang 2016 lalu telah 

berdampak  positif  bagi  perbaikan  kinerja  perseroan.  Ini  sudah  tercermin  hingga  kuartal  tiga  tahun  2016 

lalu.  Sebagaimana  terlihat  dari  laba  bersih  hingga  3Q16  tumbuh  384%  mencapai  Rp50,65  miliar 

dibandingkan  periode  yang  sama  tahun  2015  sebesar  Rp10,47  miliar.  Sedangkan  pendapatan  usaha 

sepanjang Jan‐Sep 2016 mencapai Rp4,68 triliun turun 9% dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar 

Rp5,14  triliun.  Seiring  tren  kenaikan  harga  timah  dunia  marjin  bruto  perseroan  secara  kuartalan  terus 

meningkat hingga 3Q16. Marjin bruto sepanjang 9M16 12,63% naik dari periode yang sama 2015 sebesar 

9,87%  dan  sepanjang  paruh  pertama  2016  (1H16)  sebesar  9,98%.  Perseroan  sebelumnya  menargetkan 

pendapatan  2016 bisa  mencapai Rp9,2 triliun atau tumbuh 34% dibandingkan tahun sebelumnya Rp6,87 

triliun.  Namun  melihat  hingga  3Q16  baru  mencapai  Rp4,68  triliun,  maka  diperkirakan  pendapatan  usaha 

perseroan 2016 hanya mencapai Rp6,48 triliun atau turun 5,7% (yoy). Sebelumnya target laba bersih 2016 

bisa mencapai Rp673 miliar, namun seiring dengan turunnya proyeksi pendapatan usaha 2016 dan marjin 

bersih yang diperkirakan 2,4% maka laba bersih 2016 diperkirakan hanya mencapai Rp156,63 miliar atau 

tumbuh 54% dari periode yang sama tahun lalu Rp101,58 miliar. EPS 2016 diperkirakan Rp16 dari perkiraan 

sebelumnya Rp90,45 atau naik dari tahun 2015 sebesar Rp14. Sebelumnya dengan pendekatan nilai buku, 

harga saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,7x atau mencapai Rp1200. Trading Buy, 

SL 970       

Selasa, 14 Februari 2017

(6)

Stock View

6

Selasa, 14 Februari 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5409.56  5422.40  5435.23  5392.70  5375.84 

               PERKEBUNAN AALI  15625  15,833.33  16,041.67  15,508.33  15,391.67  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  380  388.00  396.00  372.00  364.00                LSIP  1570  1,596.67  1,623.33  1,556.67  1,543.33  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2040  2,055.00  2,070.00  2,010.00  1,980.00                SIMP  520  525.00  530.00  515.00  510.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  71  77.00  83.00  68.00  65.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1680  1,713.33  1,746.67  1,658.33  1,636.67  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  410  425.33  440.67  399.33  388.67                DEWA  87  91.00  95.00  84.00  81.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2020  2,043.33  2,066.67  2,003.33  1,986.67                ITMG  15025  15,308.33  15,591.67  14,883.33  14,741.67  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  11075  11,150.00  11,225.00  11,000.00  10,925.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  765  771.67  778.33  756.67  748.33               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  152  164.00  176.00  143.00  134.00               

ELSA  422  428.67  435.33  418.67  415.33  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  74  77.33  80.67  71.33  68.67               

ESSA  1900  1,916.67  1,933.33  1,866.67  1,833.33               

MEDC  2000  2,121.67  2,243.33  1,796.67  1,593.33               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  810  816.67  823.33  806.67  803.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2810  2,846.67  2,883.33  2,776.67  2,743.33  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  1070  1,093.33  1,116.67  1,053.33  1,036.67  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  15950  16,108.33  16,266.67  15,633.33  15,316.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  905  913.33  921.67  898.33  891.67  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9825  9,883.33  9,941.67  9,758.33  9,691.67  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  113  115.67  118.33  111.67  110.33                JPRS  142  143.33  144.67  141.33  140.67                KRAS  715  728.33  741.67  708.33  701.67                PAKAN TERNAK CPIN  3530  3,603.33  3,676.67  3,403.33  3,276.67                JPFA  1875  1,938.33  2,001.67  1,793.33  1,711.67  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8100  8,150.00  8,200.00  8,025.00  7,950.00  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1075  1,088.33  1,101.67  1,063.33  1,051.67               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8500  8,525.00  8,550.00  8,475.00  8,450.00                INDF  8000  8,050.00  8,100.00  7,950.00  7,900.00                MYOR  1825  1,835.00  1,845.00  1,810.00  1,795.00                ROTI  1555  1,578.33  1,601.67  1,533.33  1,511.67                GGRM  62000  62,508.34  63,016.67  61,458.34  60,916.67                INAF  2440  2,510.00  2,580.00  2,400.00  2,360.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2060  2,080.00  2,100.00  2,050.00  2,040.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1495  1,501.67  1,508.33  1,481.67  1,468.33               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  232  235.33  238.67  227.33  222.67                ASRI  392  397.33  402.67  387.33  382.67                BKSL  94  95.33  96.67  93.33  92.67                BSDE  1905  1,918.33  1,931.67  1,893.33  1,881.67  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1090  1,096.67  1,103.33  1,086.67  1,083.33                CTRA  1430  1,445.00  1,460.00  1,405.00  1,380.00                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  90  96.33  102.67  85.33  80.67                KIJA  296  297.33  298.67  293.33  290.67                MDLN  338  341.33  344.67  333.33  328.67  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2140  2,186.67  2,233.33  2,046.67  1,953.33  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  150  165.67  181.33  125.67  101.33                PTPP  3690  3,743.33  3,796.67  3,653.33  3,616.67  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  580  591.67  603.33  571.67  563.33                TOTL  820  826.67  833.33  806.67  793.33                WIKA  2520  2,540.00  2,560.00  2,490.00  2,460.00  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2870  2,893.33  2,916.67  2,833.33  2,796.67  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61 

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1505  1,515.00  1,525.00  1,495.00  1,485.00                JSMR  4790  4,836.67  4,883.33  4,736.67  4,683.33  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  3040  3,063.33  3,086.67  3,013.33  2,986.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6500  6,566.67  6,633.33  6,391.67  6,283.33                TLKM  3920  3,926.67  3,933.33  3,906.67  3,893.33  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  356  364.00  372.00  344.00  332.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  404  420.00  436.00  380.00  356.00                WINS  296  298.67  301.33  290.67  285.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  735  748.33  761.67  728.33  721.67                BANK BBCA  15525  15,666.67  15,808.33  15,366.67  15,208.33  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  620  625.00  630.00  615.00  610.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  6300  6,316.67  6,333.33  6,266.67  6,233.33  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  12075  12,133.33  12,191.67  12,008.33  11,941.67  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1960  1,981.67  2,003.33  1,921.67  1,883.33  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  4630  4,686.67  4,743.33  4,526.67  4,423.33  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2300  2,340.00  2,380.00  2,280.00  2,260.00  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  11450  11,558.33  11,666.67  11,383.33  11,316.67  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1070  1,101.67  1,133.33  1,031.67  993.33  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6650  6,716.67  6,783.33  6,541.67  6,433.33  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  328  329.33  330.67  325.33  322.67                UNTR  23325  23,450.00  23,575.00  23,150.00  22,975.00  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5800  6,058.33  6,316.67  5,458.33  5,116.67                RALS  1375  1,400.00  1,425.00  1,350.00  1,325.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1700  1,711.67  1,723.33  1,686.67  1,673.33               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  121  126.33  131.67  117.33  113.67               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta   

PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta   

MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950   

NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Pada sistem berbasis AMD K8 series (Athlon 64) terjadi pemotongan jalur data untuk memory, yaitu pemindahan memory controller pada chipset langsung ke dalam badan core

Distro  Linux  memang banyak pilihan,  namun  secara  umum  yang  sering  digunakan 

bahwa untuk kelancaran penyelenggaraan sistem pelayanan pengadaan secara elektronik dan fasilitasi pengadaan secara elektronik di lingkungan Kementerian Riset,

Pada ujung tertinggi skala resolusi, mesin cetak gambar berwarna dapat menghasilkan hasil cetak yang memiliki lebih dari 2.500 titik per inci dengan pilihan 16 juta

Minuman mahkota dewa dengan perlakuan perendam- an dan jenis pemanis madu penghambatan pembentukan peroksida (83,15 %) dan penghambatan MDA (67,1%) lebih tinggi dibandingkan

Menurut Philip Kotler (1997;36) Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja (hasil) suatu

Kelebihan dari website yang penulis buat ini dilengkapi dengan fasilitas tutorial bahasa isyarat untuk anak berkebutuhan khusus, khususnya Tunarungu, dan adanya konten

Tabel 3 juga menunjukkan bahwa dari semua jenis pestisida yang diujikan ternyata masih berada di bawah standar BMR untuk selada seperti yang direkomendasikan oleh