• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISA SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMES"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA SISTEM INFORMASI PELAYANAN

PEMESANAN TIKET TOUR PT DWIDAYA WORLD WIDE

LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK

Diajukan Untuk Memenuhi Mata Kuliah Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Pada Program Diploma III

Disusun Oleh

KELAS 12.4B.06

BINA SARANA INFORMATIKA

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

2016

1. Windi Aulia 12144893

2. Elfa Illahiya 12143776

(2)

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberi Rahmat dan Karunia-Nya sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP) ini dengan baik. Kuliah Kerja Praktek (KKP) ini diajukan untuk memenuhi salah satu mata kuliah Analisan dan Perancangan Sistem Informasi pada program Diploma III (D3) AMIK BSI Kalimalang. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan hasil penelitian, dari beberapa sumber literature yang mengandung penulisan ini.

Kami menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP) ini tidak akan terwujud dan selesai tepat waktu, maka dalam kesempatan ini izinkanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. Bapak Ir. Naba Aji Notoseputroselaku Direktur AMIK BSI.

2. Ahmad Sinun sebagai dosen mata kuliah analisa dan perancangan sistem informasi 3. Pak Kelvin selaku staff karyawan

4. Orang tua tercinta yang selalu mendukung dan terus-menerus memberikan doa.

5. serta rekan-rekan yang ikut memberikan bantuan dalam pembuatan laporan kuliah kerja praktek ini.

Serta semua pihak yang pada kesempatan ini yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan laporan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan laporan ini, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik dari seluruh pihak untuk kemajuan dan kelengkapan penyusunan laporan ini. Akhir kata, penulis berharap semoga Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP) ini dapat bermanfaat bagi penulis khusunya dan pembaca pada umumnya.

Jakarta, 14 April 2016

(3)

DAFTAR ISI

2.3 Peralatan Pendukung (Tools System)...15

2.3.1 Kamus Data...17

2.3.2 Notasi pada Kamus Data ...18

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN 3.1 Umum...20

3.2 Tinjauan Perusahaan...20

3.2.1 Sejarah Perusahaan...20

3.2.2 Struktur Organisasi dan Fungsi...21

(4)

3.4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan...30

3.5 Kamus Data Sistem Berjalan...33

3.5.1 Kamus Data Dokume Masukan...33

3.5.2 Kamus Data Dokumen Keluaran...33

3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan...34

3.6.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan...34

3.6.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran...34

3.6.3 Spesifikasi File ...35

3.6.4 Struktur Kode...35

3.6.5 Spesifikasi Program...36

3.7 Permasalahan...37

3.8 Pemecahan Masalah...37

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan...38

4.2 Saran...38

DAFTAR PUSTAKA...39

(5)

DAFTAR SIMBOL

A. Simbol Diagram Alir Data atau Data Flow Diagram

(6)

Gambar III.1 Struktur Organisasi...22

Gambar III.2 Diagram Konteks Sistem Berjalan...30

Gambar III.3 Diagram Nol Sistem Berjalan...31

Gambar III.4 Diagram Detail Sistem Berjalan...32

(7)

Tabel II.1 Notasi Tipe Data...18 Tabel II.2 Struktur Data...19

(8)

Lampiran A.1 Form Pemesanan...41 Lampiran A.2 Bukti Pembayaran...42

(9)

PENDAHULUAN

1.1 Umum

Informasi merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas kehidupan. Masa era globalisasi banyak sekali orang yang memanfaatkan jasa transportasi. Baik melalui darat, laut maupun udara. Khusunya yang akan dibahas adalah jalur transportasi udara, jalur transportasi melalui udara dinilai lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu, biaya, dan tenaga. Jika ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat secara manual, calon penumpang terlebih dahulu melakukan pemesanan tiket pesawat udara ke pusat pembelian tiket sesuai dengan maskapai penerbangan yang ingin dipilih. Dengan adanya kemajuan teknologi melalui internet penumpang dapat dengan mudah memsan tiket pesawat, dan memiliki banyak manfaat yang bisa diperoleh perusahaan diantaranya adalah berupa informasi dari satu pihak dengan pihak lain, informasi yang tidak terbatas pada suatu tempat maupun ruangan dan informasi perusahaan dapat dengan mudah bisa diakses dari manapun diseluruh penjuru dunia.

PT Dwidaya World Wide merupakan perusahaan agen perjalanan yang bergerak dibidang biro perjalanan meliputi tiket pesawat udara baik domestik dalam maupun internasional, kapal pesiar, menyewakan mobil baik buat dalam kota maupun luar kota, juga menyelenggarakan pemandu wisata atau guilding and tour conducting, serta pengurusan dokumen perjalanan yang sesuai dengan peraturan berlaku. Cabang PT Dwidaya World Wide beralamat di Mall Casablanca Jln. Casablanca no. 88, Jakarta Selatan.

Salah satu aktivitasnya adalah menyediakan sistem informasi pemesanan tiket tour, tiket pesawat, tiket pemesanan hotel yang sudah terperinci dan terorganisir dengan baik, agar dalam melakukan peningkatan kegiatan perusahaan bisa terus berkembang secara memuaskan. Jasa Tour and Travel adalah salah satu bidang usaha yang dikembangkan oleh PT Dwidaya World Wide merupakan jasa yang bergerak dibidang transportasi. Jasa di era globalisasi saat ini, sangat diperlukan oleh berbagai kalangan masyarakat yang ingin membutuhkan sarana transportasi cepat, aman dam nyaman.

(10)

Adapun maksud penulisan Kuliah Kerja Praktek ini adalah :

1. Melakukan penelitian mengenai cara prosedur untuk pemesanan tiket pada PT Dwidaya World Wide.

2. Pengguna jasa transportasi udara bisa lebih efisien dan efektif dari segi waktu, biaya dan tenaga.

Sedangkan tujuan dalam penulisan laporan kkp ini adalah untuk memenuhi mata kuliah analisa dan perancangan sistem informasi pada semester IV (empat).

1.3 Metode Penelitian

Metode penelitian merupakan langkah penting dalam penyusunan laporan kkp khususnya, untuk memperoleh data sesuai dengan materi yang sedang dibahas dan kebenaran yang menunjang penelitian ini. Maka peneliti menggunakan data sebagaia berikut, yaitu :

1. Metode Observasi

Dalam penyusunan laporan, penulis melakukan observasi secara langsung untuk melihat bagaimana proses pemesanan yang dilakukan pelanggan dan mengetahui bagaimana cara proses detail yang berkaitan dengan proses pembelian dan melakukan penjualan tiket.

2. Metode Wawancara

Untuk mendapatkan informasi secara lengkap penulis melakukan wawancara dengan staff karyawan dan melakukan tanya jawab. Tujuannya yakni untuk mengetahui situasi dan kondisi yang ada secara umum, sebagai bahan untuk melakukan penelitian dan pengumpulan data selengkap mungkin.

3. Metode Study Pustaka

Metode pengumpulan data dan informasi dengan cara mengumpulkan data secara langsung ke perusahaan.

(11)

Dalam penulisan laporan kkp ini, penulis membahas tentang analisa sistem pemesanan tiket tour pada Dwidayatour. Agar laporan kkp ini mencapai sasaran, maka ruang lingkup pembahasan meliputi proses pemesanan tiket, proses pembayaran.

1.5 Sistematika Penulisan

Untuk mengetahui secara ringkas permasalahan dalam penulisan laporan Kuliah Kerja Praktek ini, dengan harapan agar penelitian apat dilakukan secara sistematis dan efisien. Sistematika penulisan bertujuan untuk mempermudah pembaca menelusuri dan mudah memahami laporan Kuliah Kerja Praktek, sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan ini menjelaskan tentang latar belakang secara umum, maksud dan tujuan ruang lingkup, dan sistematika secara keseluruhan.

BAB II LANDASAN TEORI

Pada bab ini penulis menjelaskan tentang konsep dasar sistem dan peralatan pendukung (tools sistem).

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

Pada bab ini penulis membahas mengenai hal yang bersifat umum, tinjauan perusahaan dengan menguraikan sejarah perusahaan dan struktur organisasi beserta fungsi, prosedur sistem berjalan, diagram alir data (DAD) sistem berjalan, kamus data sistem berjalan, spesifikasi sistem berjalan memiliki sub spesifikasi bentuk masukan dan keluaran, spesifikasi file, struktur kode, spesifikasi program, bab ini juga menguraikan tentang permasalahan dan pemecahan masalah.

(12)

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

Ada banyak pendapat tentang pengertian dan definisi sistem yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian dan definisi sistem menurut beberapa ahli:

1. Menurut Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.

2. Menurut Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.

3. Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.

4. Menurut Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan atau energi dan atau barang.

5. Menurut Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.

Dengan mengacu pada beberapa definisi sistem diatas dapat diartikan bahwa sistem adalah sekumpulan komponen dan elemen yang mempunyau tujuan bersama dan memiliki unsur keterkaitan dalam menghasilkan sebuah informasi.

(13)

Menurut Edhy Sutanta (2003 : 4-6) Suatu sistem mempunyai karakteristik sebagai berikut: 1. Mempunyai Komponen atau komponen sistem (components)

Komponen sistem adalah segala sesuatu yang menjadi bagian penyusun sistem. Komponen dapat berupa benda nyata ataupun abstrak. Komponen sistem disebut juga sebagai subsistem, dapat berupa orang, benda, hal atau kejadian yang terlibat dalam sistem.

2. Mempunyai batas/batas sistem (boundary)

Batas sistem diperlukan untuk membedakan satu sistem dengan sistem yang lain. Tanpa adanya batas sistem, maka sangat sulit untuk menjelaskan suatu sistem. Batas sistem akan memberikan scope tinjauan terhadap sistem.

3. Mempunyai lingkungan (environments)

Lingkungan sistem adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan sistem dapat menguntungkan ataupun merugikan. Umumnya, lingkungan yang menguntungkan akan selalu dipertahankan untuk menjaga keberlangsungan sistem. Sedangkan lingkungan sistem yang merugikan akan diupayakan agar mempunyai pengaruh seminimal mungkin, bahkan jika mungkin ditiadakan. 4. Mempunyai penghubung/antar muka (interface) antar komponen

Penghubung/antar muka (interface)

Merupakan komponen sistem, yaitu segala sesuatu yang bertugas menjembatani hubungan antar komponen dalam sistem. Penghubung/antar muka merupakan sarana yang memungkinkan setiap komponen saling berinteraksi dan berkomunikasi dalam rangka menjalankan fungsi masing-masing komponen. 5. Mempunyai masukan (input)

Masukan merupakan komponen sistem, yaitu segala sesuatu yang perlu dimasukkan kedalam sistem sebagai bahan yang akan diolah lebih lanjut untuk menghasilkan keluaran yang berguna.

6. Mempunyai pengolahan (processing)

(14)

menerima masukan, mengolah masukan, dan menampilkan hasil olahan sesuai dengan kebutuhan para pemakai.

7. Mempunyai keluaran (output)

Keluaran merupakan komponen sistem yang berupa berbagai macam bentuk keluaran yang dihasilkan oleh komponen pengolahan.

8. Mempunyai sasaran (objectives) dan tujuan (goal)

Setiap komponen dalam sistem perlu dijaga agar saling bekerja sama dengan harapan agar mampu mencapai sasaran dan tujuan sistem. Sasaran berbeda dengan tujuan. Sasaran sistemadalah apa yang ingin dicapai oleh sistem untuk jangka waktu yang relatif pendek. Sedangkan tujuan merupakan kondisi/ hasil akhir yang ingin dicapai oleh sistem untuk jangka waktu yang panjang. Dalam hal ini, tahapan merupakan hasil pada setiap tahapan tertentu yang mendukung upaya pencapaian tujuan.

9. Mempunyai Kendali (control)

Bagian kendali mempunyai peranan utama dalam menjaga atas proses dalam sistem dapat berlangsung secara normal sesuai dengan batasan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kendali dapat berupa validasi masukan, validasi proses, maupun validasi keluaran yang dapat dirancang dandikembangkan secara terprogram.

10. Mempunyai umpan balik (feed back)

Umpan balik diperlukan oleh bagian kendali (control) sistem untuk mengecek terjadinya penyimpangan proses dalam sistem dalam sistem dan mengembalikannya ke dalam kondisi normal.

2.2.1 Konsep Dasar Informasi

1. Menurut Darmawan (2012:2), “Informasi adalah sejumlah data yang sudah diolah atau proses melalui prosedur pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya, keterpakaiannnya sesuai dengan kebutuhan”.

(15)

memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan.

Berdasarkan kedua definisi di atas, maka dapat disimpulkan informasi adalah data yang sudah diolah untuk menguji kebenarannya sehingga bermanfaat bagi pengguna dalam mengambil keputusan.

2.3 Peralatan Pendukung (Tools System)

Peralatan pendukung merupakan alat yang digunakan untuk menggambar logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, ataupun diagram-diagram yang menunjukan secara tepat arti dan fungsinya. Fungsi dari peralatan pendukung (tool system)

adalah untuk menjelaskan kepada user bagaimana fungsi dari informasi dapat bekerja dengan suatu bentuk logika model dan phsycal model.

A. Tahapan DAD

1. Diagram Konteks

Diagram ini di buat untuk menggambarkan sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut untuk menggambarkan system secara manual umum atau global dari keseluruhan yang ada.

2. Diagram Nol

Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahapan proses yang ada didalam diagram konteks yang penjabaran secara terperinci.

3. Diagram Detail

Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data diatas secara lebih mendetail lagi dari tahapan proses yang ada di dalam diagram nol.

B. Aturan Main DAD

1. Di dalam diagram alir DAD tidak boleh menghubungkan antara external entity dengan external entity lainnya secara langsung.

2. Di dalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan data store yang satu dengan lainnya secara langsung.

(16)

C. Cara Pembuatan DAD

1. Mulai dari umum sampai dengan detail (top- down analisis ). 2. Jabarkan peroses sedetail mungkin.

3. Pelihara konsistensi antar proses. 4. Berikan label yang bermakna.

D. Istilah dan Simbol yang Digunakan dalam DAD

1. Kesatuan Luar (External Entity)

External entity mewakili entitas external yang berkomunikasi dengan sistem yang dikembangkan. External entity merupakan kesatuan di lingkungan sistem yang dapat berupa manusia, organisasi, atau sistem lainnnya yang berada dilingkungan luar sistem yang akan memberikan input atau output dari sistem. Biasannya external entity ini dikenal dengan nama entitas sumber atau tujuan. External entity dapat juga berupa departemen, defisi, atau sistem diluar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang dikembangkan.

2. Proses (Process)

Menggambarkan proses pengolahan atau trasformasi data. Proses disebut juga fungsi atau informasi. Komponen proses yang menggambarkan bagian dari system yang mentranformasikan input ke output atau dapat dikatakan bahwa komponen proses menggambarkan transformasi suatu input atau lebih menjadi output.

3. Arus Data (Data Flow)

Suatu data flow atau arus data dapat dipresentasikan dengan anak panah yang menunjukan arah menuju keadaan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan unuk menerangkan perpindahan data atau juga informasi dari suatu bagian system kebagian lainnya. Arus data disimbolkan dengan panah.

4. Simpanan Data (Data Store)

(17)

2.3.1 Kamus Data

Kamus data berfungsi sebagai suatu katalog yang menjelaskan lebih detail tentang DAD ysng mencangkup proses, data flow, dan data store. Macam-macam atribut kamus data yaitu:

A. Nama Arus Data

Hal ini harus terdapat dalam kamus data, sehingga mereka yang membaca DAD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data dalam DAD dapat mudah mencari di kamus data.

B. Arus Data

Arus data menunjukan dari mana data mengalir dan kemana data akan menuju. Keterangan arus data ini harus perlu dicatat di kamus data agar memudahkan mencari arus data didalam DAD.

C. Tipe Data

Tipe data perlu dicatat dalam kamus data, karena dapat digunakan untuk mengkelompokkan kamus data kedalam kegunaannya sewaktu perancangan sistem.

D. Struktur Data

Struktur data menunjukan arus data yang dicatat. Pada kamus data terdiri dari item-item atau elemen-elemen data.

E. Penjelasan

Untuk lebih memperjelas tentang makna dari arus data yang dicatat di kamus data, maka baga penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.

F. Volume

Menunjukan banyaknya arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu. G. Periode

(18)

H. Alias

Alias atau nama lain dari data yang harus dituliskan. Alias perlu dituliskan karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen yang satu dengan yang lain.

2.3.2 Notasi pada Kamus Data

Terdiri dari 2 macam, yaitu :

A. Notasi Tipe Data

Notasi tipe data untuk membuat spesifikasi formasi input maupun output suatu data notasi yang umum digunakan antara lain adalah :

Tabel II.1

Z Angka nol yang ditampilkan spasi kosong

. Pemisah ribuan

, Pemisah pecahan

- Tanda penghubung

/ Pembago

B. Notasi Struktur Data

Notasi yang digunakan untuk membuat spesifik elemen data. Dimana notasi yang digunakan adalah sebagai berikut :

(19)

{} Iterasi (perulangan proses)

[] Pilihan salah satu pilihan yang ada | Pemisah pilihan didalam tanda[] * Keterangan atau catatan

@ Field kunci

BAB III

ANALISA SISTEM BERJALAN

3.1 Umum

(20)

sulit diatur, sangat diperlukannya peran sistem dalam sebuah perusahaan. Dengan sistem penjualan tiket PT Dwidaya World Wide diharapkan penjualan dan pendataan bisa dilakukan dengan cepat dan efisien. sasaran, serta pengalaman wisata yang tak ternilai dengan implementasi praktis industry terbaik.

 Membantu praktisi bisnis kami dalam membuka dan memperluas

pandangan global terhadap dunia dengan membantu mengembangkan potensi secara professional maupun personal.

 Memberikan timbal balik investasi terbaik kepada pemegang saham dan mitra bisnis.

3.2.2 SEJARAH PERUSAHAAN

Berdiri sejak 19 Juli 1967, PT Dwidaya World Wide dipercaya sebagai salah satu travel agent terbesar di Indonesia. Dibawah nama brand Dwidayatour, memiliki lebih dari 80 cabang yang terbesar di kota-kota besar seluruh Indonesia. Setiap tahunnya beberapa penghargaan bergengsi berhasil didapatkan oleh Dwidayatour, diantaranya adalah Top Travel Agent oleh beberapa maskapai penerbangan terkemuka dunia seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific, Qatar Airways, KLM Royal Dutch, Garuda Indonesia, Eva Air, Lufthansa German Airlines, dan masih banyak lagi.

(21)

Perusahaan menerapkan manajemen yang dituangkan didalam bentuk struktur organisasi. Merupakan sebagai kumpulan sarana yang penting dalam menjalankan fungsi. Struktur organisasi sebagai suatu pola yang mempunyai hubungan antara kedudukan dan peranan dalam suatu kerjasama.

Berikut ini merupakan struktur organisasi PT Dwidaya World Wide, struktur organisasi fungsional dimana pembagian tugas masing – masing bagian dalam perusahaan adalah sebagai berikut :

(22)

1. Chairman

Merupakan pemilik dari PT Dwidaya World Wide.  Secretary

Menjalankan fungsi sebagai pembantu dari tugas – tugas chairman yang bertanggung jawab langsung kepada chairman.

2. CEO

Menjalankan bisnis perusahaan seperti sales, marketing dan perorganisasian perusahaan.

Secretary

Menjalankan fungsi sebagai pembantu dari tugas – tugas CEO yang bertanggung jawab langsung kepada CEO.

Internal Auditor

Melakukan audit terhadap perusahaan tersebut.

3. Managing Director

Menjalankan fungsi pada bagian opersional perusahaan diluar keuangan.

Secretary

Menjalankan fungsi sebagai pembantu dari tugas – tugas Managing Director yang bertanggung jawab langsung kepada Managing Director.

4. Ticketing Manager

Menjalankan fungsi pada pengaturan penjualan tiket.

(23)

Membantu Ticketing Manager dalam pengaturan penjualan tiket tersebut.

Team Leader

Membantu Ticketing Supervisor dalam menjalankan tugas serta menjadi pimpinan beberapa staf.

Ticketing staff

Bertugas dalam memasarkan tiket, serta membantu tugas dari Team Leader.

5. Branch Manager

Menjalankan fungsi sebagai pimpinan dari cabang – cabang yang ada.

Ticketing staff

Menjalankan fungsi sebagai penjual tiket pada cabang – cabang.

Tour staff

Membantu tugas Branch Manager dalam memasarkan tour pada cabang – cabang.

Cashier

Menjalankan fungsi sebagai tempat untuk pembayaran tiap penjualan tiket.

6. Dir. of Marketing and Quality Control

Menjalankan fungsi sebagai control terhadap sales manager.

Promotion & Graphic Design

(24)

Corporate TM Sales Supervisor

Menjalankan fungsi untuk menangani perusahaan – perusahaan yang mau berkerjasama.

Corporate TM Sales Executive

Menjalankan fungsi sebagai pembantu Corporate TM Sales Supervisor dalam mencari perusahaan untuk bekerjasama.

7. MCE Manager

Menjalankan fungsi untuk menangani tour insentif.

MCE Staff

Menjalankan fungsi membantu MCE Manager dalam mencari pelanggan untuk tour insentif tersebut.

8. Tour Manager

Menjalankan fungsi untuk segala macam hal yang berhubungan dengan tour.

Tour Coordinator Australia & Asia

Menjalankan fungsi untuk menangani tour untuk bagian Australia dan Asia.

Tour Coordinator America, Europe and Africa

Menjalankan fungsi untuk menangani tour untuk bagian America, Europe dan Africa.

Tour Coordinator China

Menjalankan fungsi untuk menangani tour untuk bagian China.

Tour Supervisor Domestic Tour

(25)

Op. Supervisor Hotel Products

Menjalankan fungsi sebagai bagian yang berhubungan dengan hotel – hotel yang akan dilakukan kerjasama dalam suatu perjalanan tour.

Hotel Staff

Menjalankan fungsi untuk membantu Op. Supervisor Hotel Products dalam mencari hotel maupun dalam melakukan kerjasama.

9. HRD Manager

Menjalankan fungsi untuk menangani pada bagian personalia perusahaan.

Personal Supervisor

Menjalankan fungsi untuk membantu HRD Manager untuk menangani bagian personalia.

10. Travel Doc. Supervisor

Menjalankan fungsi untuk menangani bagian dokumen tour pada perusahaan.

Travel Doc. Staff

Menjalankan fungsi untuk membantu Travel Doc. Supervisor dalam menangani dokumen tersebut.

CEO langsung membawahi Chief Accounting, Finance Manager, EDP Supervisor. Dan GA & Purchasing dilihat pada berikut ini :

1. Chief Accounting

Menjalankan fungsi sebagai pimpinan dari bagian accounting.

(26)

Menjalankan fungsi untuk membantu Chief Accounting dalam melakukan control pada bagian acconting.

Acc Supervisor

Menjalankan fungsi untuk membantu Chief Accounting dan menjadi pimpinan dari Refund & CN Controller dan Accounting Staff.

Refund & CN Controller

Menjalankan fungsi untuk pengembalian uang bila ada pelanggan yang membatalkan perjalanannya.

Accounting Staff

Menjalanakan fungsi untuk accounting pada perusahaan.

2. Finance Manager

Menjalankan fungsi sebagai pimpinan untuk bagian keuangan perusahaan.

Payment Controller

Menjalankan fungsi untuk membantu Finance Manager dalam kontrol terhadap pembayaran.

Cashiers

Menjalankan fungsi untuk menangani bagian pembayaran pada bagian keuangan.

3. EDP Supervisor

Menjalankan fungsi sebagai pimpinan pada divisi TI perusahaan.

(27)

Menjalankan fungsi untuk menangani dalam pembelian barang – barang bagi perusahaan.

GA Staff

Menjalankan fungsi untuk membantu GA & Purchasing dalam melakukan pembelian barang – barang bagi perusahaan.

3.3 Prosedur Sistem Berjalan

Analisa prosedur merupakan menganalisa kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh pihak PT Dwidaya World Wide dalam melakukan proses sistem informasi, pelayanan pemesanan tiket tour yang sedang berjalan. Prosedur atau tahapan-tahapan dari analisa proses sistem pelayan an pemesanan tiket yang sedang berjalan, sebagai berikut :

A. Prosedur Pendaftaran

Bagi pelanggan yang ingin pesan tiket bisa melalui kantor cabang "Dwidayatour" terdekat. Bagian ticketing akan mencatat pesanan pelanggan di Reservation Form For (RFF), selanjutnya RFF yang sudah diisi akan dimasukkan ke file pesanan dan dimasukkan juga ke arsip pesanan. Bagi pelanggan baru akan diminta data-datanya lalu dimasukkan ke dalam file pelanggan, sedangkan pelanggan yang sudah pernah memesan akan di buka datanya kembali dari file pelanggan. Lalu bagian ticketing akan memverifikasikan data pesanan pelanggan.

B. Prosedur Biaya

(28)

tidak dilakukan sesuai prosedur, peserta tersebut dianggap telah melakukan pembatalan dan akan dikenakan biaya pembatalan sesuai dengan ketentuan berlaku.

C. Prosedur Cetak Tiket

Pada proses ini, cetak tiket dilakukan dengan melihat data pemesanan melalui arsip pemesanan via website dan melihat data penerbangan melalui arsip penerbangan. Selanjutnya tiket akan diberikan kebagian kasir. bagian kasir akan membuat invoice berdasarkan tiket yang sudah dicetak untuk menyesuaikan total harga yang tertera ditiket. Setelah bagian kasir menerima pembayaran dari pemesan, maka bagian kasir akan memberikan tiket dan invoice sebagai bukti pembayaran tiket kepada pemesan. Data invoice akan disimpan kedalam arsip pembayaran untuk dijadikan sebagai data pembayaran, tiket akan disimpan kedalam arsip tiket.

D. Prosedur Pembatalan dan Biaya

 Peserta yang berniat membatalkan keikutsertaan harus mengisi Formulir Pembatalan atau menyampaikan pembatalannya secara tertulis kepada PT Dwidaya World Wide

 Pembatalan yang dilakukan oleh peserta tur karena sesuatu dan lain hal, akan dikenakan biaya pembatalan sebagai berikut :

Setelah deposit s/d 22 hari sebelum tanggal keberangkatan : senilai deposit yang telah ditentukan.

21 s/d 15 hari sebelum tanggal keberangkatan : 30% dari biaya tur 14 s/d 8 hari sebelum tanggal keberangkatan : 40% dari biaya tur 7 s/d 4 hari sebelum tanggal keberangkatan : 50% dari biaya tur

Kurang dari 4 hari sebelum tanggal keberangkatan : 100% dari biaya tur.

 Pengembalian dana akan memakan waktu sekitar dua (2) sampai (3) bulan untuk memproses pengembalian dana tiket pesawat.

(29)

 Biaya pembatalan diatas juga dapat dikenakan kepada peserta yang atas kehendak sendiri, pindah ke jenis tour lain ataupun tanggal keberangkatan lain.

 Disamping biaya pembatalan, peserta wajib membayar biaya proses pengurusan visa yang telah dilakukan.

 Khusus untuk pembatalan akibat visa ditolak, peserta wajib membayar biaya pengurusan visa serta biaya pembatalan tour sesuai yang dikenakan oleh pihak airlines/hotel/supplier lainnya.

E. Prosedur Laporan

Untuk sistem informasi penjualan tiket, laporan yang dibuat meliputi laporan penjualan berdasarkan file transaksi penjualan, laporan keuangan berdasarkan file jurnal, detail jurnal yang kemudia diberikan kepada manager.

3.4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan

Dari hasil analisa yang dilakukan pada PT Dwidaya World Wide, dapat diketahui bentuk sistem secara garis besar yang sedang berjalan di dalam perusahaan tersebut. Bentuk secara garis besarnya dapat dilihat dibawah ini, sebagau berikut:

f

Info Bayar, Info Data Customer, Tiket

Tanda Terima Proses Refund

(30)
(31)

b

Tanda Terima Proses Refund Copy

Tanda Terima Refund Info Tanda Info Form Refund

Info Hasil Refund

Gambar III. 4

(32)

3.5 Kamus Data Sistem Berjalan

3.5.1 Kamus Data Dokumen Masukan

A. Form Pemesanan

Nama Arus Data : Info Reservasi

Alias : Info Reservasi

Bentuk Data : Lembaran Kertas

Arus Data : Proses 1.0 Pemesan

Penjelasan : Sebagai bukti pemesanan tiket

Periode : Setiap kali terjadi pemesanan

Volume : Harian

Struktur Data :

 Header : logo + keterangan

 Isi : no + nama peserta sesuai paspor + keterangan + nama tour/ tour code + tanggal keberangkatan + harga tour + reservasi diterima oleh + dari

cabang/agent + keterangan + tanggal + tanda tangan.

3.5.2 Kamus Data Dokumen Keluaran

A. Form Pembayaran

Nama : Faktur Pembayaran

Dekripsi : Berisi Informasi Pembayaran ke Konsumen

Sumber : 2.0 transaksi pembayaran

Tujuan : Konsumen

Jenis aliran data : Laporan

Nama Struktur Data : Informasi Pembayaran

Volume : Harian

Struktur Data :

(33)

 Identitas perusahaan : alamat + no telpon + faximile + email + website  Isi : pembayaran diterima dari + jumlah uang + untuk pembayaran kode

cabang dank ode booking + media pembayaran + total uang

 Footer : untuk pembayaran destinasi tour + bagian kasir + bagian accounting

3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan

Yang dimaksud dengan spesifikasi sistem berjalan adalah rincian bentuk dokumen yang digunakan didalam proses penjualan tiket. Bentuk dokumen itu sendiri digolongkan dalam dua bagian yaitu dokumen masukan dan dokumen keluaran.

3.6.1. Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan

Spesifikasi dokumen masukan adalah langķah awal dalam melakukan pemrosesan data. Data-data yang terdapat didalam dokumen masukan adalah sebagai berikut : A. Nama Dokumen Masukan : Form Pemesanan Tiket

Fungsi : Untuk mengisi data pelanggan

Sumber : Bagian Administrasi

Tujuan : Petugas

Media : Kertas

Frekuensi : Setiap Melakukan Pemesanan

Bentuk : Lampiran A.1

3.6.2. Spesifikasi Dokumen Keluaran

Spesifikasi dokumen keluaran adalah dokumen atau data yang dibuat melalui hasil pemrosesan data masukan dan bentuknya dapat berupa hardcopy atau soft copy seperti tampilan dari layar program.

B. Nama Dokumen Keluaran : Tiket

Fungsi : Sebagai Alat validasi perjalanan Sumber : Bagian Administrasi

Tujuan : Pelanggan

Jumlah : 1 Lembar

Media : Komputer

(34)

Kode Wilayah

WALKK

Bentuk : Lampiran A.2

3.6.3. Spesifikasi File

Spesifikasi File Pembayaran

Nama file : File Transaksi Pembayaran

Fungsi file : Untuk data pembayaran

Tipe file : File transaksi pembayaran

Akses file : Online

Media : Personal Computer

Software : ABACUSS

3.6.4. Struktur Kode

Menurut Hartono struktur kode adalah bentuk struktur yang berfungsi untuk mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam computer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya.

A. Kode Wilayah Cabang Mall Casablanca PT Dwidaya World Wide

(35)

Nomor Booking Pelanggan

6398

Format :

Contoh Kode :

3.6.5. Spesifikasi Program

Spesifikasi mendefinisikan atau menentukan input, pemrosesan, dan output yang diperlukan. Bentuk bentuk HIPO dari Sistem Informasi Pemesanan PT Dwidaya World Wide adalah sebagai berikut:

9 9 9 9

(36)

Di social media facebook ada beberapa customer yang complain dan kecewa dengan pelayanan dan sistem management dwidayatour berikan, bermasalah mulai dari keputusan yg diambil satu pihak yaitu oleh pihak Dwidayatour dan keteledoran SDM nya, bonus album foto yang salah cetak, visa terlalu lama keluarnya sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama, koordinasi yang kurang antara cabang dan pusat.

3.8 Pemecahan Masalah

(37)

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada PT Dwidayatour World Wide dapat disimpulkan PT Dwidaya Tour World Wide telah dikenal sebagai salah satu tour & travel

terbaik. Dengan pengalaman jaringan yang luas, PT Dwidaya Tour World Wide mengembangkan usahanya dengan penjual paket tour yang menarik bagi pelanggan. Serta perencanaan tour yang sangat terkenal bagi para pelanggan. Pelayanan yang memadai sangat dijunjung tinggi oleh PT Dwidaya Tour World Wide, karena kepuasan pelanggan merupakan suatu nilai positif bagi perusahaan.

4.2 Saran

1. Sistem informasi yang menggunakan teknologi informasi yang menggunakan jaringan global dan aplikasi berbasis website.

(38)

Daftar Pustaka

 https://arifashkaf.wordpress.com/2015/10/14/pengertian-sistem-dan-contohnya-softskill/

 SLIDE BSI

 http://cumlaude4edu.blogspot.co.id/2014/04/struktur-kode.html

(39)
(40)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A.1

(41)

Gambar

Tabel II.2Notasi Struktur Data
Gambar III.1
Gambar III. 3
Gambar III. 4

Referensi

Dokumen terkait

Prosedur ini berlaku di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam proses Pelayanan Informasi, Dokumentasi Kegiatan serta Manajemen Pencitraan Lembaga di

Dengan peranan suatu sistem informasi dan teknologi informasi yang memadai, akan membantu perusahaan untuk mengembangkan dalam kegiatan pemasaran dan pelayanan jasa

Prosedur ini berlaku di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam proses Pelayanan Informasi, Dokumentasi Kegiatan serta Manajemen Pencitraan Lembaga di

Pada metode analisa perancangan sistem informasi untuk melakukan analisa terhadap prosedur yang berjalan penulis menggunakan alat bantu berupa UML (Unified Modeling

Pada bab ini tentang Hasil dan Pembahasan mengenai analisa prosedur kerja dari sistem informasi akademik berbasis sms gateway yang diusulkan, penyusunan tabel dengan relasi

Petu- gas pelayanan bertugas menerima berkas permohonan wajib pajak yang di-upload ke sistem dan melakukan input pendaftaran pajak daerah terhadap berkas permohonan yang

Setelah penulis melakukan penelitian, dan mengamati kegiatan yang berhubungan dengan objek penilitian, Analisa sistem yang dirancang pembuatan Peta informasi tentang

Penulis melakukan observasi di Apotek Kondang Waras untuk menganalisa kebutuhan sistem informasi yang berjalan. Analisa dilakukan agar sistem yang dirancang sesuai dengan