MANAJEMEN
(DI PUSKESMAS)
Antara
Science & Art
Pengertian dan Pentingnya
Manajemen
•
Manajemen berasal dari kata
to
manage
artinya mengatur.
•
Pengaturan dilakukan melalui
proses dan diatur
berdasarkan urutan fungsi
manajemen
untuk mewujudkan
•
Apa yang diatur?
–
Semua unsur
manajemen yang
terdiri dari :
men,
•
Kenapa harus diatur?
–
Agar 6M lebih berdaya guna, berhasil
•
Siapa yang mengatur?
–
Seorang pemimpin dengan wewenang
kepemimpinannya melalui instruksi atau
persuasi sehingga 6M dan semua proses
manajemen
tertuju pada tujuan
•
Kapan mengaturnya?
–
Setiap saat, sehingga
tidak lagi kelihatan ada
•
Bagaimana mengaturnya?
–
Melalui proses dari urutan fungsi
manajeman yaitu
planning,
organizing, directing, budgeting,
implementing, controling,
•
Dimana harus diatur?
–
Dalam suatu organisasi, karena
organisasi merupakan wadah/tempat
untuk mengatur 6M dan semua aktivitas
proses manajemen dalam rangka
Mengapa Manajemen itu Penting?
•
Beban kerja di org merupakan
pekerjaan berat sehingga tidak
dapat dikerjakan sendiri, maka
diperlukan pembagian
Sisi lain “MANAJEMEN” yang jarang
diperhatikan dan dipelajari oleh seorang
manager ??
Art
to manage….. ?
MANAJEMEN
SISI “
SICIENCE” (hard skill)
1.
TATARAN PHILOSOFIS
2.
TATARAN KONSEPTUAL
3.
TATARAN TEKNIS OPERASIONAL
SISI “
ART” (soft skill)
4. SENI BICARA
ketika Kita mengubah
sudut pandang
dalam melihat sesuatu,
“ilmu bicara”
(
keahlian bicara yang baik.. Penting buat
manajer
)
(
retorika modern
,
public speaking, speech
communication, oral communication, effective
speaking, persuasive speech, etc)
Sejarah membuktikan :
“setiap gerakan besar perubahan didunia,
dimulai dan dikembangkan
oleh ahli bicara,
1.
Kepandaian berbicara yang baik
(kemampuan berbicara bisa merupakan bakat, tapi kepandaian bicara yang baik memerlukan pengetahuan dan latihan)
2. Kita sering memperhatikan cara dan bentuk pakaian yang kita kenakan agar kelihatan baik dan pantas…..
Kita sering lupa memperhatikan cara dan bentuk pembicaraan yang kita ucapkan supaya
kedengaran baik dan pantas
3.Bicara bisa mengungkapkan apakah
anda
terpelajar atau kurang ajar… ………. ..dihormati atau layak untuk dibenci
Empat jenis BICARA DIDEPAN UMUM
1. Impromtu,
…. dadakan di suatu pertemuan atau pesta,
kita dimohon untuk : bicara /pidato /sambutan
/ceramah /presentasi /arahan, dll
2. Manuskrip,
…. dengan naskah. Dibacakan dari awal sampai
akhir.
3. Memoriter,
… pesan ditulis kata demi kata, lalu diingat
kata demi kata, lalu dilatih . Sehingga memungkinkan
ungkapan kata yang tepat, bahasa yang teliti, gerak isyarat
yang dramatis, yang dintegrasikan dengan uraian.
TUJUAN bicara “
retorika modern”
1. INPORMATIF
(
oral report, oral intruction, informatif
lecturres
)
2. PERSUATIF
(
khalayak yang tak sadar, khalayak yang
apatis, khalayak yang ragu, khalayak yang bermusuhan,
khalayak yang bersemangat
)
Tujuan RKREATIF
• Exaggeration : melebihkan sesuatu secara tdk proporsional.. (contoh
cara berhenti merokok)
• Parodi : lagu, prosa, puisi yang serius ditiru untuk melucu
• Ironi : menggunakan kata2 yang bertentangan dengan makna
harfiahnya
• Burlesque : tehnik humor dng memperlakukan yang serius secara
seenaknya. (contoh 9 keanehan pesawat terbang)
• Perilaku aneh para tokoh : paling sering dilakukan oleh para
KAPUSKESMAS
• Perilaku orang asing :
• Belokan mendadak : kejutan bicara serius tapi diakhir berkata
sebaliknya (contoh kuliah di S3)
• Puns : teknik mempermainkan kata2 yang mempunyai makna ganda.
Sumber topik
1. Pengalaman pribadi;
2. Hobby dan keterampilan;
3. Pengalaman pekerjaan;
4.
Profesi;
5. Pelajaran sekolah atau kuliah;
6. Pendapat atau gagasan pribadi;
7. Peristiwa hangat dan pembicaraan
publik;
8. Masalah universal dan abadi;
9.
Kilasan biografi;
Kriteria topik
1. Topik harus sesuai dengan latar belakang
pengetahuan, profesi, atau jabatan anda;
2. Topik harus menarik minat anda;
3. Topik harus menarik minat pendengar;
4. Topik harus sesuai dengan pengetahuan
pendengar;
5. Topik harus jelas ruang lingkup dan
pembatasannya;
Contoh
sumber topik : “ pengalaman pribadi “
a. Perjalanan;
b. Tempat yang pernah dikunjungi;
c. Kelompok anda;
d. Wawancara dengan tokoh/masyarakat;
e. Kejadian luar biasa;
f. Peristiwa lucu;
Contoh sumber topik :
“ peristiwa hangat atau pembicaraan publik “
tujuan pembicaraan
: “informatif dan rekreatif”
Densus 88 In action
TERORIS MEMBUNUHMU
Maksudnya
Kumaha
Emh..naha atuh make di acc….
ari jaka sembung bawa
golok mah !
Duka atuh !!
ieu akibat manajemen
Tanpa SENI …
LAKI-LAKI vs PEREMPUAN
aa..KAMU LAGI DIMANA ?
Aristoteles menyebut :
”ada tiga cara untuk mempengaruhi manusia”
1. Anda harus sanggup menunjukan kepada khalayak bahwa anda memiliki
pengetahuan yang luas, kepribadian yang terpercaya, dan status yang terhormat
(ethos);
2. Anda harus menyentuh hati, perasaan, emosi,, harapan, kebencian, dan kasih sayang khalayak (pathos atau emmotional appeals);
3. Anda harus meyakinkan khalayak dengan mengajukan bukti atau kelihatan sebagai bukti, disini anda menyentuh otaknya (logos)
Ditambah dengan silogisme (mayor, minor, dan kesimpulan) , tidak untuk
menghasilkan pembuktian ilmiah tapi untuk menimbulkan keyakinan khalayak pendengar.
contoh: semua manusia punya perasaan iba kpd orang yang menderita (mayor);
Anda adalah manusia (minor); jadi ketika saya ingin mempengaruhi anda untuk mengasihi orang2 yang menderita, saya akan berkata (sebagai kesimpulan):
“ Kasihanilah mereka,,, sebagai manusia,,, anda pasti
empat kata yang jarang diucapkan oleh
seorang manajer
1.Terimakasih
2.Permisi
3.Tolong
(meminta)
Renungan untuk
“MANAJER”
•
Mempunyai keterbatasan,
(pengetahuan,
kemampuan, pengalaman, biaya, dan
sumberdaya)
untuk mencapai VISI, MISI,
SASARAN, dan TUJUAN PUSKESMAS
TAPI
•
Mempunyai banyak persediaan
: senyuman,
ucapan terimakasih, tepukan, penghargaan,
permintaan maaf, dan pujian
yang tidak
•
Juga punya banyak kesempatan untuk
:
bekerja-sama,
saling menguatkan, saling mendukung, saling
menghormati, saling menghargai, saling mengerti,
saling memahami, saling mengisi, saling memberi,
saling menerima, saling berkontribusi, serta bertutur
kata yang baik dan pantas
SISI LAIN
•
Punya banyak persediaan waktu untuk :
mencari kesalahan, membenci,
memaki, mengumpat, menghukum, menstigma,
mendiskriminasi, menggeneralisasi, mengumbar emosi,
menggibah, memfitnah, berlaku sombong, tamak,
kita tidak akan bisa merubah orang lain
agar lebih baik dan bijak.
tapi ,
kita bisa belajar mengubah diri
sendiri untuk menjadi lebih baik dan
bijak .
MULAILAH DENGAN
BERSIKAP dan BERBICARA
yang baik
Salah satu Philosofi
Manager puskesmas
seperti manajer sepakbola
•
Untuk masing2 personil, beri mereka :
tugas, fungsi, tujuan,
strategi, taktik, tehnik, dan target yang harus dicapai,…..
BIMBING dan BERLATIHLAH BERSAMA MEREKA
•
Beri mereka garis batas yang jelas
(lapangan permainan dan
aturan permainan ),
•
Beri juga mereka
kebebasan untuk berkreasi dan berinovasi
sepanjang masih didalam lapangan permainan dan tidak
melanggar aturan,
•
jangan lupa siapkan strategi cadangan dan pemain cadangan
•
Setelah itu
anda HARUS keluar lapangan
,
haling ku aing.! nu kitu2 wae teu
becus!!!...
KAPUS
KTU
Sebagai MANAJER
“keahlian berbicara yang baik”
(soft skill)
melalui latihan :
speech communication, persuasive speech, oral communication, publick speaking, retorika modern,
atau effective speaking
Untuk menjadi “pembicara” yang baik,
Anda harus banyak mendengarkan, banyak
membaca, dan banyak berlatih.
…..bukan banyak bicara….
NDAN…. !!
GROUP KAPUS MULAI RAME NICH..! APA KITA GREBEG AJA ???
…hasil lidik di TKP,..