Sekuriti vs Invasi
Privacy
Fakultas Ilmu Komputer - TI
Security
Tujuan awal dibangunnya internet adalah
untuk keperluan militer (ARPANET)
Internet digunakan & dikembangkan
untuk tujuan kolaborasi dunia akademi
yang serba terbuka (DARPA Internet)
Pemanfaatan di bidang bisnis
menjadikan terjadinya pergeseran model
(e-Commerce)
Kebutuhan akan sekuriti mulai
Security (1)
Perusahaan yang menganggap remeh
sekuriti mengalami kerugian
Iklan/layanan sekuriti mulai bermunculan
Security (Gollmann, 1999)
Computer security deals with the
prevention and detection of unauthorized
actions by users of a computer system
Keamanan komputer berkaitan dengan
pencegahan
dan
deteksi tindakan yang
tidak sah
oleh pengguna dari sebuah
sistem komputer.
Perlindungan Data
Terkait perlindungan data, pada masalah sekuriti dapat dikategorikan sbb:
Confidentiality, yang akan berkaitan dengan pencegahan akan pengaksesan terjadap
informasi yang dilakukan oleh pihak yang tak berhak.
Integrity, yang akan berkaitan dengan
pencegahan akan modifikasi informasi yang dilakukan oleh pihak yang tak berhak.
Availability, pencegahan akan penguasaan
Privacy vs Secrecy
Confidentiality
berkaitan dengan
privacy
(data personal) dan
secrecy
(kerahasiaan).
Privacy
lebih berkaitan dengan data
pribadi, sedang
secrecy
terhadap
data yang dimiliki oleh suatu
organisasi.
Privacy masuk dalam 4 isu etika era
Isu Etika Era Informasi
4 isu etika era informasi meliputi:
Privacy (kerahasiaan)
Privacy (kerahasiaan)
Privacy
berhubungan dengan informasi
dari atau mengenai seseorang (personal)
Informasi seperti apa yang boleh dibuka
kepada orang lain, dalam syarat atau
kondisi apa, serta apa yang dapat
disembunyikan dari orang lain
Ada 2 hal yg berpengaruh dalam
privacy
,
meliputi: Perkembangan TI dan
Sekuriti vs Invasi Privacy?
Pekerjaan Anda: database administrator di ISP. Anda bertugas mengamati trafik pengguna.
Data: log web akses
Konservatif:
Anda dipercayai menjaga informasi sensitif para
pengguna ISP. Jangan lukai
kepercayaan itu.
Liberal:
Tugas Anda untuk menjaga
keamanan. Jika pengguna
mengakses situs ilegal, perusahaan Anda akan beresiko.
Kesimpulan:
Tipis! Cek perjanjian dengan customer, apakah Anda legal melakukannya. Demi keseimbangan antara sekuriti dan privacy.
Kesimpulan:
Study Case 2 - Privacy
Anda adalah DBA di sebuah backup data
center. Perusahaan Anda memberikan back up dan layanan data yang berlebihan untuk
beberapa bisnis yang berbeda. Tugas Anda adalah sederhana hanya untuk back up data dan memastikan data replication technology
bekerja dengan tepat.
Study Case 2 - Privacy
Konservatif
Privasi adalah hal
yang sangat penting oleh klien. Mereka mempercayakan Anda dengan data sensitif mereka dan tidak mengharapkan Anda untuk
mengintai
Liberal
Pekerjaan seorang
administrator di lokasi
back up adalah untuk memverifikasi integritas data, yang akan meminta Anda untuk meninjau
data dari waktu ke waktu. Tidak ada yang salah
dengan meninjau data. Namun, jika Anda
Study Case 2 - Privacy
SUMMARY
Sebagai administrator kembali dan
replikasi layanan, meninjau data yang
dipercayakan kepada Anda harus
dilakukan bila diperlukan sebagai bagian
dari fungsi pekerjaan Anda. Meninjau
data untuk keperluan usil sebaiknya tidak
dilakukan; namun, tidak ada aturan
Study Case 3 - Privacy
Pekerjaan
: database administrator. Anda
menjaga integritas & konsistensi data.
Data
: data pegawai bersama gajinya
Problem
: Anda menemukan variasi gaji
yang berbeda, tetapi menurut Anda tidak
sesuai dengan pekerjaan dan prestasi.
Konservatif:
Keputusan ttg gaji
bukan tanggung-jawab Anda. Anda tercaya
sebagai DBA, jangan lukai kepercayaan bos Anda.
Liberal:
Teman adalah teman. Mereka berhak tahu bahwa mereka
dirugikan. Tetapi
beritahu teman Anda, bahwa jangan telan pil itu, sehingga Anda
dapat memberitahu
mereka untuk informasi di masa depan.
Kesimpulan:
DBA memiliki akses yang detail terhadap kredit card, gaji, dll. Dalam beberapa kasus tidak ada peraturan khusus dari perusahaan, ini semua tergantung kepada etika profesional Anda.
Kesimpulan:
Accuracy (kebenaran)
Siapa yang bertanggung-jawab
kepada:
Autentikasi, ketepatan, dan
keakuratan informasi?
Siapa yang harus menanggung
bila ada error di informasi dan
bagaimana kesalahan itu
berakibat kepada sistem secara
keseluruhan?
Data Tanpa Integritas = Data
Terkontaminasi
Memberbaiki data dengan pembersihan tidak sulit. Tapi mahal.
Perlu specialist.
DBA harus menjadi penjaga pintu gerbang;
database hanya berharga untuk organisasi jika
Ubah data untuk tujuan marketing
Problem:
Anda mendapat tugas
memasukkan data dan menggambar
grafik untuk laporan keuangan. Bos
Anda meminta untuk menghapus
tampilan yang rendah, karena akan
Konservatif
Mengubah data
keuangan bisa membuat Anda menjadi akan
kesulitan. Menolak untuk menghapus angka rendah dan
jelaskan bahwa Anda tidak ingin
menempatkan diri pada risiko hukum.
Liberal
Dalam masalah ini, jika
bos Anda ingin menghapus seluruh bagian data dari laporan itu adalah hak prerogatif nya. Hanya pastikan bahwa itu tidak membuat laporan yang tidak akurat. Terserah dia untuk membatasi hasil
laporan tersebut. Hati-hati untuk tidak menjelajah ke area mengubah atau
RINGKASAN
Sayangnya hal ini sering terjadi. Tidak
melaporkan sesi data tertentu lebih baik daripada merubah data. Perlu diingat
hukum dan etika pribadi Anda sendiri ketika membuat keputusan untuk memformat
data keuangan atau pemasaran
Masalah ini bisa berujung pada hukum dan
Property
(kepemilikan)
Siapa pemilik informasi? Siapa
channel atau bagaimana
Property
Sebuah informasi mungkin memerlukan harga yang tinggi untuk memproduksinya.
Sekali diproduksi secara digital, maka ia
mudah direproduksi dan didistribusikan, tanpa merusak produk aslinya.