• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT KAGEO IGAR JAYA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Keuangan Konsolidasian

Untuk Periode yang Berakhir

30 Juni 2010 dan 2009

(2)

ASET ASET LANCAR

Kas dan Setara Kas Investasi Jangka Pendek Piutang Usaha

Pihak Hubungan Istimewa Pihak Ketiga

(Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 1.450.599.414 dan Rp 1.421.404.401 per 30 Juni 2010 dan 2009)

Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga Persediaan - Bersih

Pajak Dibayar di Muka

Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka Jumlah Aset Lancar

ASET TIDAK LANCAR Aset Pajak Tangguhan Aset Tetap

(Setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 146.637.431.149 dan Rp 138.963.142.373 per 30 Juni 2010 dan 2009)

Goodwill - Bersih

Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa - Balik Aset Tetap - Bersih Tagihan Restitusi Pajak Penghasilan Jumlah Aset Tidak Lancar JUMLAH ASET

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

53.284.593.728 58.857.792.417 2.361.579.722 1.223.458.107 142.515.432 315.587.922.568 339.892.252.522 Rp 1.845.645.428 26.172.072.447 60.713.183.702 9.936.189.667 2009 2010 Rp 53.308.607.337 44.785.737.737 47.931.619.544 974.436.531 15.373.975.257 393.435.451 1.007.085.363 1.164.359.913 291.960.632.978 2.b, 11 2.n, 8.a 2.n 90.378.263.165 10.000.000.000 74.336.637.379 2.166.182.202 46.003.532.187 55.742.716.928 67.716.156.367 1.045.991.170 35.403.819.870 256.730.130.151 Catatan 2.c, 2.d, 3 2.e, 4, 13 2.c,2.f, 5, 13 2.s, 26 2.f, 6 2.g, 2.o, 7, 13 2.h, 9 2.j, 12 2.i, 2.j, 2.o, 10, 13 2.n, 8.b

(3)

KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN LANCAR Hutang Bank Hutang Usaha Hutang Lain-lain Hutang Pajak

Biaya yang Masih Harus Dibayar

Bagian Pinjaman Jangka Panjang yang Jatuh Tempo Dalam Waktu Satu Tahun

Sewa Pembiayaan Jumlah Kewajiban Lancar KEWAJIBAN TIDAK LANCAR

Kewajiban Pajak Tangguhan Pinjaman Jangka Panjang

Sewa Pembiayaan

Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja Jumlah Kewajiban Tidak Lancar

JUMLAH KEWAJIBAN HAK MINORITAS EKUITAS

Modal Saham - nilai nominal Rp 50 per saham Modal Dasar - 1.750.000.000 saham Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

-1.050.000.000 saham Tambahan Modal Disetor

Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali

Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Kerugian Belum Direalisasi dari Efek Tersedia

untuk Dijual

Modal Saham yang Diperoleh Kembali - 77.795.500 saham dan 35.513.500 saham per 30 Juni 2010 dan 2009 Saldo Laba

Ditentukan Penggunaannya Belum Ditentukan Penggunaannya Jumlah Ekuitas

JUMLAH KEWAJIBAN, HAK MINORITAS DAN EKUITAS

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

4.783.040.165 Rp 2010 3.894.335.523 32.520.368 3.474.412.768 Rp 47.801.813.664 2009 240.402.969 52.500.000.000 3.923.402.473 3.636.047.023 4.976.763.586 13.063.549.734 14.500.000.000 147.817.270.970 15 2.423.262.082 Catatan 13 2.c, 14 37.869.961.484 7.357.893.079 46.650.800.684 175.000.000 75.016.223.441 1.818.569.823 2.065.978.489 216.159.046.521 173.403.976.532 339.892.252.522 62.260.392.777 2.j, 16 19 75.931.392.337 10.196.586.792 13.670.999.560 2.n 167.213.096 11.234.343.071 (2.385.340) (4.827.711.700) 35.954.019.460 29.357.108 63.781.880.370 52.500.000.000 315.587.922.568 (3.589.202.418) 193.920.898.443 4.454.205.176 2.m, 17 2.e, 4 2.j, 16 2.b, 22 28 29.357.108 (4.827.711.700) 2.b, 21 2.b, 18 (7.187.553.908) 175.000.000 2.p, 20 2.n, 8.c

(4)

Catatan

PENJUALAN BERSIH BEBAN POKOK PENJUALAN LABA KOTOR

BEBAN USAHA Penjualan

Umum dan Administrasi Penelitian dan Pengembangan Jumlah Beban Usaha LABA USAHA

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Penghasilan Bunga

Keuntungan Penjualan Aset Tetap Keuntungan Kurs Mata Uang Asing

Amortisasi Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa - Balik Aset Tetap

Beban Bunga dan Keuangan Lain-lain - Bersih

Penghasilan Lain-lain - Bersih LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN LABA SEBELUM HAK MINORITAS HAK MINORITAS

LABA BERSIH

LABA PER SAHAM DASAR Laba Bersih

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

3.023.865.989 4.949.303.430 (5.206.341.391) (915.445.844) (103.556.082) 459.109.142 2.162.587.796 20.749.964.872 478.888.092 215.588.231 284.672.671.748 2.097.964.403 300.835.490 5.229.757.339 10.305.124.189 7.692.930.124 28.443.830.774 246.921.130.791 7.197.502.919 2.n 205.972.017.839 2009 Rp Rp 322.742.429 25.177.835.698 8,86 15.543.623.481 (6.543.242.080) 9.000.381.401 15.800.661.442 12.643.169.332 4.734.650.977 234.415.848.613 (6.198.686.796) 2.q, 27 (5.968.906.400) (60.500.425) 2.i, 10 13.010.242.502 19.208.929.298 2.j, 2.k, 12 2.b, 18 (450.652.932) 2.c 37.751.540.957 2.l, 24 2.l, 25.b 2.l, 25.a 2.l, 25.c 17.803.462.598 19.948.078.359 299.486.842 2.864.571.359 2.l, 2.s, 23, 26 2010 13,36

(5)

( 2. 91 6. 61 3. 50 0) P T K A G E O I G A R J A Y A T b k D A N A N A K P E R U S A H A A N L A P O R A N P E R U B A H A N E K U IT A S K O N S O L ID A S IA N U n tu k P e ri o d e ya n g B er ak h ir p ad a 30 J u n i 2 01 0 d an 2 00 9 (D al am R u p ia h P en u h T id ak D ia u d it ) 21 19 9 .0 00 .3 81 .4 01 1 41 .8 87 .8 70 .9 70 ( 24 7. 40 8. 66 6) 28 D it en tu ka n 2 .0 65 .9 78 .4 89 D iv id en 5 2. 50 0. 00 0. 00 0 S al d o p er 3 1 D es em b er 2 00 9 R p K em b al i Li ha t C at at an a ta s La po ra n K eu an ga n K on so lid as ia n ya ng m er up ak an 17 5. 00 0. 00 0 - 2 47 .4 08 .6 66 1 63 .5 57 .7 56 .1 96 17 5. 00 0. 00 0 2 9. 35 7. 10 8 - (7 3. 48 4. 84 0) 1 .8 18 .5 69 .8 23 ( 4. 82 7. 71 1. 70 0) 5 2. 50 0. 00 0. 00 0 - y an g D ip er o le h ba gi an y an g tid ak te rp is ah ka n da ri L ap or an in i 1 73 .4 03 .9 76 .5 32 13 .0 10 .2 42 .5 02 P en g g u n aa n n ya 2 9. 35 7. 10 8 ( 4. 82 7. 71 1. 70 0) ( 1. 21 5. 29 0. 98 3) ( 5. 97 2. 26 2. 92 5) ( 2. 99 7. 49 6. 56 1) ( 7. 18 7. 55 3. 90 8) S ep en g en d al i 1 47 .8 17 .2 70 .9 70 B el u m D it en tu ka n R p R p ( 4. 82 7. 71 1. 70 0) 2 9. 35 7. 10 8 ( 67 1. 50 3) C at at an R es tr u kt u ri sa si E n ti ta s T ra n sa ks i T am b ah an M o d al D is et o r M o d al S ah am T er se d ia D iju al d ar i E fe k B el u m R p D ir ea lis as i S el is ih N ila i M o d al D is et o r R p R p R p J u 1 .7 45 .0 84 .9 83 ( 1. 71 3. 83 7) S el is ih T ra n sa ks i P er u b ah an E ku it as A n ak P er u sa h aa n S al d o L ab a R p K er u g ia n P en g g u n aa n n ya S al d o p er 3 0 Ju n i 2 00 9 D iv id en S al d o p er 3 1 D es em b er 2 00 8 2. p, 2 0 La ba b er si h D an a C ad an ga n - - 2. p, 2 0 - 28 28 - 17 5. 00 0. 00 0 d ar i I nv es ta si J an gk a P en de k P em be lia n K em ba li S ah am 5 2. 50 0. 00 0. 00 0 5 2. 50 0. 00 0. 00 0 19 ( 3. 58 9. 20 2. 41 8) 17 5. 00 0. 00 0 - K er ug ia n ya ng B el um D ire al is as i S al d o p er 3 0 Ju n i 2 01 0 D an a C ad an ga n P em be lia n K em ba li S ah am ( 4. 82 7. 71 1. 70 0) 1 .8 18 .5 69 .8 23 La ba b er si h ( 3. 58 9. 20 2. 41 8) 2 9. 35 7. 10 8 ( 2. 38 5. 34 0) 28 7 3. 48 4. 84 0 20 -

(6)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Kas dari Pelanggan

Pembayaran Kas kepada Pemasok dan Karyawan Penerimaan Bunga

Penerimaan Restitusi Pajak

Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan Pembayaran Pajak Penghasilan

Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Hasil Penjualan Aset Tetap Perolehan Aset Tetap

Pencairan Investasi Jangka Pendek Penempatan Investasi Jangka Pendek

Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan Hutang Bank Pembayaran Hutang Bank Pembayaran Dividen Perusahaan

Pembayaran Dividen Anak Perusahaan kepada Pemegang Saham Minoritas

Pembayaran Hutang Sewa Pembiayaan Pembelian Kembali Saham

Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan KENAIKAN KAS DAN SETARA KAS

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE

DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE

Kas dan Setara Kas terdiri dari: Kas

Bank

Deposito Berjangka Jumlah

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

240.112.792.361 19.367.602.415 3 5.757.370.905 (7.973.604.963) 55.742.716.928 (19.816.253.868) (7.737.862.000) 56.508.812.609 (994.223.693) 90.378.263.165 (153.532.370) 78.945.268 24.845.375.362 2009 Rp 3.917.663.966 (1.215.290.983) Catatan 292.160.464.172 2010 9.230.121.096 5.829.156.916 (9.657.898.854) (31.343.641.106) (1.102.500.000) (1.219.253.770) 296.349.062 248.142.069 (192.732.785) 55.742.716.928 (3.589.202.418) 51.944.968 80.900.000.000 90.378.263.165 49.617.210.950 15.094.449.963 (2.871.852.743) Rp 75.231.868.234 36.296.169.245 2.495.832.016 12.171.009.690 1.411.021.159 22.602.685.108 (9.539.135.374) (230.380.702.389) 3.023.865.989 313.220.753 (915.445.844) 899.457.629 (267.012.147.168) 2.864.571.360 (16.802.246.901) 19.559.736.436 (6.751.594.598) (450.652.932)

(7)

1. Umum

1.a. Latar Belakang

Sultan Agung Km. 28,5 Bekasi.

1.b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

Presiden Komisaris merangkap

Komisaris Independen : Nina Gunawan H.Soekaryo

Komisaris : Erik Ridwan Santoso Erik Ridwan Santoso

Sri Kusumijati Sri Kusumijati

Presiden Direktur : Budi Dharma Wreksoatmodjo Budi Dharma Wreksoatmodjo

Direktur : Hadi Tanumiharja Hadi Tanumiharja

Purnosulianto Kuntoro Wisaksono Nurtanio

Rp 114 juta.

889 dan 881 karyawan.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta

Perusahaan memulai kegiatan komersial pada tahun 1977. Saat ini, Perusahaan bergerak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia

Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.473, tanggal 1 Agustus 1978 Tambahan No.61

2009 AHU-0043092.AH.01.09 Tahun 2009 tanggal 15 Juli 2009.

dengan Surat Keputusannya No.Y.A.5/215/9 tanggal 27 Juni 1978, serta diumumkan dalam

susunan anggota direksi dan dewan komisaris Perusahaan. Akta perubahan ini telah disetujui PT Kageo Igar Jaya Tbk. ("Perusahaan") d/h PT Igar Jaya Tbk didirikan di Republik Indonesia

No.98 tanggal 13 Mei 2009 dari notaris Dr Irawan Soerodjo, SH. Msi., tentang perubahan

farmasi, makanan dan kosmetika, dan kegiatan investasi pada perusahaan lain.

berdasarkan akta No.195 tanggal 30 Oktober 1975 dari Mohamad Said Tadjoedin, S.H.,

dalam bidang industri offset, printing, folding carton, composite cans dan pengemasan

Pada 30 Juni 2010 dan 2009, Perusahaan dan anak perusahaan memiliki masing-masing plastik, tabung-tabung suntik dan tempat kosmetika) yang digunakan untuk keperluan industri

Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut: terutama bergerak dalam bidang industri wadah dan kemasan dari bahan plastik (seperti botol

2010

dan dewan direksi Perusahaan berupa gaji dan tunjangan masing-masing sebesar Rp 88 juta dan

flexographic untuk industri obat-obatan dan makanan.

Perusahaan berdomisili di Bekasi, kantor pusat dan pabrik Perusahaan terletak di jalan Raya

Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan

(8)

1.c. Struktur Anak Perusahaan perusahaan sebagai berikut:

Anak Perusahaan

PT Avesta Continental Pack (ACP)

Jawa Barat PT Indogravure (Indogravure)*

*Anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung melalui ACP

1.d. Pencatatan Saham Perusahaan

Penawaran umum perdana dan pencatatan sebagian saham Perusahaan

Bursa Efek Jakarta Bursa Efek Surabaya

Pencatatan saham tambahan Perusahaan Bursa Efek Jakarta

Bursa Efek Surabaya Pembagian dividen saham

Bursa Efek Jakarta Bursa Efek Surabaya Pembagian saham bonus

Bursa Efek Jakarta Bursa Efek Surabaya Penawaran umum terbatas

Bursa Efek Jakarta Bursa Efek Surabaya

Pemecahan saham dari nilai nominal Rp 1.000 per saham menjadi Rp 50 per saham (stock split)

dicatat di Bursa Efek Indonesia.

16 Agustus 1999 24 Agustus 1993

12 Juli 1995 1,750,000

Pada 30 Juni 2010 dan 2009, seluruh saham Perusahaan atau sebesar 1.050.000.000 saham Usaha

Kegiatan

2009

Bekasi,

Ringkasan pencatatan saham Perusahaan yang diterbitkan sejak tanggal penawaran umum Tangerang,

perdana saham sampai dengan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut: 39.00 152,416,946 (Rp 000) 21 September 1992 5,250,000 29 Oktober 1990 1976 Banten 5 Nopember 1990 69,530,931 Utama 150,915,623 Komersial 69,527,865 Kemasan % 2010

Perusahaan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50% saham anak

(Rp 000) Jumlah Aset 76.47 7 Juli 1995 Persentase Tanggal 24 Nopember 1993 1 Desember 1993 23 Agustus 1993 7,000,000 19 Mei 1992 Kemasan 1985 35,000,000 Jumlah Saham 3,500,000 (*) 1,050,000,000

(*) Jumlah ini termasuk 77.795.500 saham yang dibeli kembali

Domisili Tahun

Operasi Kepemilikan

(9)

2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi

2.a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

2.b. Prinsip-prinsip Konsolidasi

pendapatan anak perusahaan yang bersangkutan.

keuangan konsolidasian.

2.c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi

pengukuran lain seperti yang diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun

perolehan (historical cost), kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan

untuk laporan arus kas.

Keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, Peraturan Badan Pengawas yang berlaku umum di Indonesia, yang antara lain adalah Pernyataan Standar Akuntansi

Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan

tersebut. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan metode akrual kecuali Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya

tanggal akuisisi. Selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset

method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

dan kewajiban yang dapat diidentifikasi diakui sebagai goodwill dan diamortisasi dengan

30 Juni 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 9.083 dan Rp 10.225 untuk 1 USD.

dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing

dikonversi kedalam Rupiah dengan kurs rata-rata wesel ekspor Bank Indonesia pada

Perubahan atas transaksi ekuitas anak perusahaan disajikan sebagai bagian Ekuitas dalam menggunakan metode garis lurus selama 20 tahun. Manajemen berkeyakinan bahwa periode

Bagian proporsional dari pemegang saham minoritas atas aset bersih dan laba bersih anak

Penyajian laporan keuangan konsolidasian dilakukan berdasakan konsep satuan usaha (entity

amortisasi 20 tahun tersebut adalah wajar dengan pertimbangan pertumbuhan dan potensi

Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun-akun dari Perusahaan dan anak perusahaan

Pada saat akuisisi, aset dan kewajiban anak perusahaan diukur sebesar nilai wajarnya pada sebagai satu kesatuan.

Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct

dikonsolidasikan telah dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha sebagaimana yang disajikan dalam Catatan 1.b.

Mata uang yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian ini adalah mata uang Rupiah.

akun "Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan" pada neraca konsolidasian.

Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi

concept). Seluruh akun, transaksi dan laba yang signifikan antar perusahaan yang Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Industri Manufaktur yang ditetapkan oleh Badan

(10)

2.d. Kas dan Setara Kas

2.e. Investasi Jangka Pendek

Deposito berjangka

Investasi Efek Hutang Tersedia untuk Dijual

Unit Penyertaan Reksadana

saat realisasi.

2.f. Penyisihan Piutang Ragu-ragu

manajemen berkeyakinan penuh bahwa piutang tersebut tidak dapat ditagih.

2.g. Persediaan dan Penyisihan Persediaan

2.h. Biaya Dibayar di Muka

(straight-line method).

2.i. Aset Tetap - Pemilikan Langsung

sebagai berikut:

Bangunan dan Prasarana Mesin, Instalasi dan Peralatan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Kendaraan

tersedia untuk dijual menjadi investasi efek diperdagangkan, laba atau rugi yang belum kurang pada saat penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas kewajiban dan pinjaman

Penyisihan persediaan usang dan tidak lancar ditentukan berdasarkan hasil penelaahan

terhadap keadaan persediaan pada akhir periode.

sebagai penghasilan atau beban pada saat realisasi. Pemindahan kelompok investasi efek

direalisasi dicatat sebagai komponen ekuitas dan diakui sebagai penghasilan atau beban pada

2 - 8 20

(straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan. Taksiran masa manfaat ekonomis untuk masing-masing aset tetap adalah lainnya.

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau

Tahun

rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak (moving average method).

Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai manfaat dengan menggunakan metode garis lurus

dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus Penyisihan piutang ragu-ragu ditentukan berdasarkan hasil penelaahan mendalam terhadap

Aset tetap, setelah pengakuan awal, dipertanggungjawabkan dengan menggunakan model biaya kondisi masing-masing debitur pada akhir periode. Saldo piutang dihapuskan melalui penyisihan direalisasi akibat kenaikan (penurunan) nilai wajar dicatat sebagai komponen ekuitas dan diakui sejak tanggal penempatan disajikan sebesar nilai nominal.

2 - 5

Investasi efek hutang tersedia untuk dijual disajikan sebesar nilai wajar. Laba dan rugi belum

Unit penyertaan reksadana disajikan sebesar nilai aset bersih. Keuntungan atau kerugian belum

Persediaan dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih piutang ragu-ragu yang bersangkutan atau langsung dihapuskan dari akun tersebut pada saat

4 - 20

direalisasi pada tanggal pemindahan diakui sebagai penghasilan pada saat tertentu.

(11)

2.j. Sewa

seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.

penyusutan aset sewaan adalah konsisten dengan aset tetap yang dimiliki sendiri.

2.k. Biaya Ditangguhkan

2.l. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Beban diakui sesuai manfaatnya pada periode yang bersangkutan (accrual basis).

2.m. Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Kerja

memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi.

kewajiban, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan metode projected unit credit.

Kewajiban dan beban diukur dengan menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula Penjualan diakui pada saat barang diserahkan dan hak kepemilikan berpindah ke pelanggan Suatu sewa dikelompokkan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewa atau yang dijual, nilai perolehan dan akumulasi penyusutan aset tersebut dikeluarkan dari pencatatannya sebagai aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diperhitungkan

tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. dalam laporan laba rugi konsolidasian periode yang bersangkutan.

Laba atau rugi yang terjadi akibat transaksi penjualan dan jual dan sewa - balik yang merupakan

Biaya yang terjadi sehubungan dengan pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan sewa pembiayaan ditangguhkan dan diamortisasi selama masa sewa. Rugi yang belum

Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja telah diamortisasi sepanjang umur hukum hak atas tanah. Biaya ditangguhkan lainnya diamortisasi

kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan perusahaan. Dalam perhitungan

dikeluarkan lessee ditambahkan ke dalam jumlah yang diakui sebagai aset. Kebijakan

digunakan tingkat suku bunga pinjaman inkremental lessee. Biaya langsung awal yang

diamortisasi disajikan pada akun "Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa - Balik kondisi aset secara signifikan dikapitalisasi. Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan

Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing akun aset

tingkat suku bunga implisit dalam sewa, jika dapat ditentukan dengan praktis, jika tidak, diskonto yang digunakan dalam perhitungan nilai kini dari pembayaran sewa minimum adalah

ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi. Aset Tetap - Bersih".

Imbalan pasca kerja diakui sebesar jumlah yang diukur dengan menggunakan dasar diskonto selama masa manfaat masing-masing biaya.

Pada awal masa sewa, lessee mengakui sewa pembiayaan sebagai aset dan kewajiban dalam

biaya-biaya tersebut. Sedangkan biaya-biaya yang berjumlah signifikan dan meningkatkan

neraca sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Penilaian ditentukan pada awal kontrak. Tingkat dikelompokkan sebagai sewa operasi jika sewa tersebut tidak mengalihkan secara substansial Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung ke laporan laba rugi saat terjadinya

(12)

a. b.

2.n. Pajak Penghasilan

2.o. Penurunan Nilai Aset

2.p. Modal Saham yang Diperoleh Kembali

disetor.

2.q. Laba Per Saham Dasar

2.r. Informasi Segmen

segmen sekunder.

2.s. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Hubungan Istimewa

2.t. Penggunaan Estimasi

Seluruh perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan kewajiban dengan dasar

menyediakan pesangon bagi karyawan yang menerima penawaran pengunduran diri secara Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika, dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:

Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak hubungan istimewa baik yang dilakukan dengan

mendatang mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut. sukarela.

memberhentikan seorang atau sekelompok karyawan sebelum tanggal pensiun normal; atau

mempertimbangkan pula efek lain yang diterbitkan bagi semua efek berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif yang beredar sepanjang periode pelaporan.

dari penjualan modal saham diperoleh kembali di masa yang akan datang atas biaya perolehan Tarif pajak yang berlaku atau yang secara substansial telah berlaku digunakan dalam menentukan

jika mengajukan banding pada saat keputusan atas banding tersebut telah ditetapkan.

Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak untuk periode yang bersangkutan, yang dihitung

Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, sesuai dengan definisi dalam PSAK No. 7 "Pengungkapan Pihak-pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa".

besarnya jumlah pajak penghasilan tangguhan.

mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan, atau Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika

pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban (liability).

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum

melekat dalam penetapan estimasi, maka jumlah sesungguhnya yang akan dilaporkan di masa yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Karena adanya ketidakpastian yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang

saham yang beredar selama periode yang bersangkutan. Laba per saham dilusian

Informasi segmen disajikan menurut pengelompokan (segmen) jenis produk sebagai bentuk Modal saham yang diperoleh kembali dicatat sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai

pelaporan segmen primer dan segmen jenis daerah pemasaran sebagai bentuk pelaporan

atau tidak dengan syarat dan kondisi normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.

dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi, Jumlah aset yang dapat diperoleh kembali seharusnya diestimasi pada saat kejadian-kejadian

pengurang modal saham di bagian ekuitas dalam neraca konsolidasian. Selisih lebih penerimaan konsolidasian sesuai dengan ketentuan PSAK No. 48 tentang "Penurunan Nilai Aset".

atau perubahan-perubahan keadaan mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak

mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah atau sebaliknya akan diperhitungkan sebagai penambah atau pengurang akun tambahan modal

(13)

3. Kas dan Setara Kas

Kas Rupiah

US Dolar (2010: USD 15,818.33; 2009: USD 19,461.58) Sub-jumlah

Bank Rupiah

PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Permata Tbk

PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Commonwealth

US Dolar

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

(2010: USD 268,448.38; 2009: USD 11,998.01) PT Bank OCBC NISP Tbk

(2010: USD 24,685.45; 2009: USD 49,673.26) PT Bank Commonwealth

(2010: USD 4,622.13; 2009: USD 20,898.72) PT Bank Pan Indonesia Tbk

(2010: USD 1,985.08; 2009: USD 36,537.99) PT Bank Central Asia Tbk

(2010: USD 1,872.55; 2009: USD 1,954.01) Sub-jumlah

Deposito Berjangka Rupiah

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk

PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Commonwealth PT Bank Bukopin Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Permata Tbk

PT Bank Internasional Indonesia Tbk Sub-jumlah

Jumlah

Tingkat Bunga Deposito Berjangka Rupiah

Periode Jatuh Tempo Deposito

sebesar Rp 2.500.000.000 dan Rp 1.950.000.000 masing-masing pada 30 juni 2010 dan 2009. Saldo bank dan deposito berjangka pada 30 Juni 2010 dan 2009 merupakan saldo kepada pihak ketiga.

49,617,210,950 122,679,652 19,979,698 5,000,000,000 1,300,000,000 700,000,000 30,600,000,000 11,310,586,300 373,600,938 Rp 198,994,687 163,146,513 1 bulan 1 bulan

berbagai bank kepada PT Asuransi Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa (Catatan 25) dengan nilai pertanggungan Perusahaan dan anak perusahaan, telah mengasuransikan pengiriman uang dari/ke kantor Perusahaan ke/dari

6,75% - 8,75% 55,742,716,928 8,0% - 11,0% 90,378,263,165 5,829,156,916 213,689,412 396,477,809 1,084,404,054 296,349,062 461,864,832 664,985,197 2009 380,540,565 149,380,505 8,500,000,000 80,900,000,000 16,968,316 Rp 3,747,469,177 143,677,852 248,142,069 104,464,217 97,354,375 2010 18,030,472 17,008,371 224,217,922 84,833,779 118,916,456 1,030,975,108 19,600,000,000 9,000,000,000 1,118,531 1,597,350,506 12,500,000,000 32,006,624,650 25,338,866 41,982,807 2,438,316,672 1,158,092,726 9,230,121,096 507,909,128

(14)

4. Investasi Jangka Pendek

Deposito Berjangka PT Bank CIMB Niaga Tbk Efek Tersedia Dijual

Obligasi

Biaya Perolehan Kerugian Belum Direalisasi Nilai Wajar

Jumlah

kustodian PT Bank Permata Tbk.

sebesar 7% pada tahun 2010 dan berkisar antara 10% - 11,5% pada tahun 2009.

5. Piutang Usaha

Berdasarkan Pelanggan:

Pihak hubungan istimewa (Catatan 26) Pihak ketiga:

PT Kimia Farma Tbk

PT Rama Emerald Multi Corporation PT Phapros PT Dexa Medika PT Sanbe Farma PT Mecosin Indonesia PT Erritapharma PT Arnotts Indonesia PT Indofarma (Persero) Tbk PT Mayora Indah Tbk PT Bernofarm PT Pertiwi Agung PT Novapharin PT Kaldu Sari Nabati PT Forisa Nusapersada PT Phyto Kemo Agung Farma PT Mega Sari Makmur PT Sinde Budi Sentosa

Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar ) Jumlah

Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu

Bersih Jumlah 5,952,311,200 46,003,532,187

Pada tanggal 30 Juni 2009, kerugian belum direalisasi dari efek tersedia dijual adalah sebesar Rp 2.385.340.

Rp Rp

deposito dengan jangka waktu 1 bulan pada periode 2010 dan 6 bulan pada periode 2009 dengan tingkat bunga per tahun

35,403,819,870 (2,385,340) 6,014,114,660 2,105,096,809 2,185,582,281 1,997,657,046 5,247,939,308 1,440,266,900 1,181,185,505 1,615,009,185 272,813,373 1,718,652,348 826,006,500 2,113,869,509 2,319,160,712 1,739,923,700 1,591,881,336 67,716,156,367 2,296,563,940 45,466,902,230 2009 69,137,560,768 40,292,971,124 (1,421,404,401) 10,000,000,000 26,172,072,447 10,000,000,000 2010 2009 20,157,957,787 Rp Rp 6,016,500,000 2010

Obligasi merupakan Obligasi Medco Energi I Tahun 2004 dan Indofood Sukses Makmur III Tahun 2004 yang disimpan pada

120,340,169,566 103,119,976,237 2,153,728,500 2,126,339,680 2,521,601,000 1,152,987,068 1,500,955,500 549,450,000 1,478,068,400 1,168,458,500 1,012,770,000 1,582,916,500 1,236,757,500 1,064,089,600 1,064,058,770 1,406,306,000 586,531,200 914,028,737 75,787,236,793 3,041,957,600

Pada 30 Juni 2010 dan 2009, deposito berjangka masing-masing sebesar Rp 10.000.000.000 dan Rp 20.157.957.787 dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 13). Deposito berjangka merupakan

74,336,637,379

(1,450,599,414)

(15)

Rincian umur piutang yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:

Belum jatuh tempo Sudah jatuh tempo

Lebih 1 bulan sampai 3 bulan Lebih 3 bulan sampai 6 bulan

Jumlah

Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu

Bersih

Saldo piutang usaha pada 30 Juni 2010 dan 2009 berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

Rupiah

US Dollar (2010: USD 118,431.71; 2009: USD 436,623.39) Jumlah

Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu

Bersih

Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu:

Saldo awal periode

Penambahan Saldo akhir periode

6. Piutang Lain-lain

Piutang lain-lain - pihak ketiga terdiri dari:

Piutang Karyawan Piutang Koperasi Karyawan

Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 150 juta)

2,166,182,202

1,045,991,170 Manajemen berpendapat bahwa tidak perlu pembentukan penyisihan piutang ragu-ragu untuk piutang lain-lain karena seluruh saldo piutang lain-lain pada 30 Juni 2010 dan 2009 dapat tertagih seluruhnya.

2010 2009 Rp Rp 120,715,053,752 2010 Rp 2010 584,124,000 Rp 2009 Rp 250,000,000 1,348,716,948 1,075,715,228 2010 494,437,734 1,421,404,401

yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut.

1,450,599,414 121,790,768,980 1,116,643,555 Rp (1,450,599,414) 301,553,436 104,541,380,638

Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutup kerugian 120,340,169,566 1,450,599,414 Rp 100,076,906,478 (1,421,404,401) 103,119,976,237 121,790,768,980

jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank Commonwealth (Catatan 13). 120,340,169,566 90,717,638,545 3,919,549,061 27,153,581,374 2009 (1,450,599,414) 2009 2,069,890,558 (1,421,404,401) Rp 64,063,066,445 233,341,254 104,541,380,638 38,408,423,635 4,464,474,160

Piutang usaha pada tanggal 30 Juni 2010 digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank 103,119,976,237 304,760,846 2010 2009

(16)

7. Persediaan

Barang Jadi Barang dalam Proses Bahan Baku dan Kemasan Jumlah

Dikurangi: Penyisihan Persediaan Usang

Bersih

kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

lancar.

8. Perpajakan

a. Pajak Dibayar di Muka

Pajak Pertambahan Nilai Jumlah

b. Tagihan Restitusi Pajak Penghasilan

Rincian dari tagihan restitusi pajak penghasilan pada 30 Juni 2010 dan 2009 sebagai berikut:

Tahun Fiskal Jumlah 2,361,579,722 -2010 2009 39,548,609,601

Perusahaan dan anak perusahaan telah mengasuransikan seluruh persediaan kepada PT Asuransi 2010

Persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk (Catatan 13). 53,308,607,337 393,435,451 Rp Rp 974,436,531 393,435,451 2009 34,106,006,483 Rp (920,591,782) 2009 Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa (Catatan 26), terhadap segala risiko dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 8.500.000.000 dan USD 10.527.124 untuk tahun yang berakhir pada

2010 Rp

31 Desember 2010. Manajemen berpendapat jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutup

Manajemen Perusahaan dan anak perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan untuk persediaan telah cukup untuk menutup kerugian dan keusangan yang mungkin timbul dari persediaan yang tidak

54,229,199,119 60,713,183,702 13,977,367,016 Rp 6,145,825,620 Rp 12,738,765,337 8,425,808,764 60,713,183,702 974,436,531 2009 2,361,579,722 2008

(17)

c. Hutang Pajak Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) - Final Pasal 21 Pasal 23 Pasal 26 Pasal 29

Pajak Pertambahan Nilai Jumlah

Laba Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi Konsolidasian Laba Anak Perusahaan Sebelum Pajak

Laba Perusahaan Sebelum Pajak

Beda Waktu Penyusutan Imbalan Kerja

Beda Tetap

Sumbangan dan Representasi Penghasilan Bunga

Penjualan Reksadana dan Obligasi Lain-lain

Laba Kena Pajak Sebelum Kompensasi Rugi Fiskal Rugi fiskal yang Dapat Dikompensasikan

Laba Kena Pajak

Taksiran Hutang Pajak Penghasilan - Pasal 29 Perusahaan

Anak perusahaan Jumlah

Dukurangi pajak penghasilan dibayar di muka Perusahaan

Anak perusahaan Jumlah

Taksiran Hutang Pajak Penghasilan Badan Perusahaan Anak Perusahaan Jumlah 5,424,183 5,005,479,023 4,132,533,307 5,968,906,400 5,206,341,391 3,742,052,874 3,701,378,865 382,431,075 398,978,974 3,359,621,799 3,302,399,891 (2,491,953,741) (2,979,781,414) (779,848,520) 723,332,949 1,248,117,656 (2,465,241,408) (3,537,801,454) 3,853,709,507 4,269,457,895 963,427,377 1,073,808,084 3,853,709,507 4,269,457,895 -5,595,617,966 6,559,141,693 Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasian, dan taksiran penghasilan kena pajak untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:

2010 2009 Rp Rp (19,582,217,732) (14,190,823,179) 25,177,835,698 20,749,964,872 3,031,379,787 Rp (103,848,620) 2010 2,226,853,526 414,506,060 827,181,569 833,611,596 2009 Rp 124,866,954 990,000 4,783,040,165 2,226,853,526 1,504,962,526 21,288,150 41,338,150 1,645,857,224 830,133,416 180,490,330 14,595,594 2,423,262,082 11,129,145 106,245,304 185,079,411 1,504,962,526 580,996,302 674,829,110 200,000

(18)

9. Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka

Uang Muka Pembelian Bahan Baku Program Dana Pensiun

Asuransi

Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 juta) Jumlah

10. Aset Tetap

Harga Perolehan Pemilikan Langsung

Tanah

Bangunan dan Prasarana Mesin, Instalasi dan Peralatan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Kendaraan

Aset Sewa Pembiayaan Mesin dan Peralatan Jumlah

Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung

Bangunan dan Prasarana Mesin, Instalasi dan Peralatan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Kendaraan

Aset Sewa Pembiayaan Mesin dan Peralatan Jumlah Nilai Buku 8,500,000,000 7,402,388,559 103,091,929,382 (561,852,123) 9,936,189,667 Reklasifikasi 71,239,830 962,477,978 15,373,975,257 15,647,585,525 43,055,554 7,456,284,960 Saldo Akhir Saldo Awal 1,652,310,117 Rp Rp Rp / Koreksi 778,402,098 Rp Penambahan Pengurangan 2,499,630,117 Rp 280,886,500 604,411,782 143,338,946 1,926,311,064 9,219,013,092 5,235,791,331 25,825,772,836 513,836,364 4,181,895,726 7,296,956,545 102,617,693,194 193,654,099,303 6,751,594,598 191,423,168,886 136,092,219,992 6,675,176,728 16,830,265,525 270,538,745 5,303,856,762 23,460,686,320 8,500,000,000 6,271,297,349 1,177,199,091 -Rp 2010 1,182,680,000 513,836,364 847,320,000 44,785,737,737 3,145,807,415 (561,852,123) (8,708,552,248) 8,945,040,325 6,934,660,076 27,752,083,900 4,865,293,913 3,525,735,395 236,488,077 3,940,530,279 146,637,431,149 386,318,514 7,242,276,032 143,897,537,519 2,921,323,613 49,756,561,784 12,907,970,116 2009 Rp 1,616,363,213 1,474,371,175 2010 32,676,265,390 126,012,347,778

(19)

Harga Perolehan Pemilikan Langsung TanahTanah

Bangunan dan PrasaranaBangunan dan Prasarana Mesin, instalasi dan peralatanMesin, Instalasi dan Peralatan Peralatan dan perabot kantorPeralatan dan Perlengkapan Kantor KendaraanKendaraan

Aset Sewa Pembiayaan Mesin dan peralatanMesin dan Peralatan

Jumlah

Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung Bangunan dan prasaranaBangunan dan Prasarana Mesin, instalasi dan peralatanMesin, Instalasi dan Peralatan Peralatan dan perabot kantorPeralatan dan Perlengkapan Kantor KendaraanKendaraan

Aset Sewa Pembiayaan Mesin dan peralatanMesin dan Peralatan

Jumlah Nilai Buku

Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:

Beban Pabrikasi

Beban Umum dan Administrasi Jumlah

Penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

Harga Jual Nilai buku

Keuntungan Penjualan Aset Tetap

diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

Reklasifikasi Pengurangan

Perusahaan dan anak perusahaan memiliki beberapa bidang tanah di Bekasi dengan Hak Guna Rp 2,499,630,117 Rp 8,500,000,000 808,790,207 485,465,385 22,456,739,064 192,247,736,101 485,465,385 921,054,957 6,988,578,732

Aset tetap pada 30 Juni 2010 digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank Internasional 322,742,429 100,039,945,851 5,278,482,813 2009 / Koreksi 21,799,652,652 980,411,234 112,264,750 Rp -6,879,398,294 135,166,203,101 16,745,765,525 Saldo Akhir 5,538,749,414 7,242,276,032 478,888,092 2009 344,339,757 138,963,142,373

Bangunan atau "HGB" berjangka waktu 20 - 30 tahun, yang akan berakhir pada tahun 2018. Manajemen 680,492,063 8,500,000,000 Rp Rp 255,337,326 53,284,593,728 1,712,500,049 2010 1,219,253,770 191,464,071,903 Rp 135,018,220,565 16,654,905,525 90,860,000 6,991,663,044 -Saldo Awal Rp 147,982,536 2,499,630,117 Penambahan 5,757,370,905 519,512,518 7,001,134,008 Rp 899,457,629 576,715,200 6,722,763,514 2010 6,320,641,945 232,075,007 24,683,368,327 Rp 2009

berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah 132,306,348,122 7,001,134,008 59,157,723,781 1,712,500,049 6,589,543,939 5,395,676,838 23,285,438,746 112,264,750 1,630,004,588 95,323,188,550 4,716,757,301 399,034,793

jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank Commonwealth (Catatan 13).

(20)

kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai aset tetap.

11. Goodwill

Goodwill Amortisasi

Saldo Awal

Amortisasi Periode Berjalan Bersih

12. Kerugian Ditangguhkan atas Transaksi Jual dan Sewa Balik Aset Tetap - Bersih

Nilai Tercatat Aset Tetap Harga Jual

Kerugian Ditangguhkan Amortisasi

Saldo Awal

Amortisasi Periode Berjalan Bersih

13. Hutang Bank

PT Bank OCBC NISP Tbk

PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk

Jumlah (3,321,561,427) (3,105,188,683) 1,007,085,363 1,223,458,107 2010

PT Asuransi Mitra Maparya, pihak hubungan istimewa, terhadap risiko kerugian kebakaran,

2010 6,275,405,063 Rp 4,328,646,790 Rp Rp 6,788,144,671 2,680,442,036 14,500,000,000 (26,633,139,500) 2009 kebanjiran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar USD 24.688.000,

29,313,581,536

(26,633,139,500)

Pada 30 Juni 2010, aset tetap dengan kepemilikan langsung telah diasuransikan kepada

29,313,581,536 4,328,646,790 (3,213,375,052) (2,997,002,308) (108,186,375) (108,186,375) Rp EUR 215.000 dan Rp 27.416.740.000. 2009 Rp

Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan

Berdasarkan penelaahan aset tetap secara individual pada akhir periode, manajemen berpendapat

2010 8,000,000,000 2,680,442,036 103,556,082 142,515,432 Rp 2,537,926,604 13,063,549,734 60,500,425 2,680,442,036 2009 2,434,370,522 6,500,000,000 2,619,941,611

(21)

Avesta Continental Pack (ACP), anak perusahaan PT Bank CIMB Niaga Tbk (Niaga)

a. Fasilitas Pinjaman Tetap 1

tahun 2009 (Catatan 4).

Saldo pinjaman ini pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 adalah nihil dan Rp 5.000.000.000.

b. Fasilitas Pinjaman Tetap 2

sejumlah Rp 10.000.000.000 dan Rp 15.000.000.000 pada tahun 2010 dan 2009 (Catatan 4).

saldo pinjaman ini sebesar Rp 1.500.000.000.

PT Bank Commonwealth (BC)

a. Fasilitas Overdraft

b. Fasilitas Demand Loan

c. Fasilitas Letter of Credit (LC)

(Catatan 5) dan jaminan dari Perusahaan.

Merupakan fasilitas kredit Demand Loan yang merupakan pinjaman jangka pendek dengan

mesin sebesar Rp 50.181.550.000 (Catatan 10), piutang usaha sebesar Rp 30.000.000.000

Credit dengan batas kredit USD 1.500.000 yang akan telah tempo pada 30 April 2010 dan tidak jatuh tempo pada 29 Oktober 2010. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar bunga deposito berjangka. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka atas nama Berdasarkan perjanjian kredit No.020/FAT/JKT/07 tanggal 25 Januari 2007, yang telah mengalami perubahan dengan perjanjian perubahan ke-5 tanggal 24 April 2009, ACP memperoleh fasilitas kredit dari Niaga yaitu:

Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 5.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada

Pada tanggal 30 Juni 2010, tidak ada saldo atas pinjaman ini dan pada tanggal 30 Juni 2009,

Fasilitas ini dijamin dengan sertifikat-sertifikat HGB atas nama ACP sebesar Rp 24.800.000.000 dan batas kredit Rp 5.000.000.000 dengan tingkat bunga tahunan sebesar 12% yang telah jatuh tempo kredit Rp 5.000.000.000 dengan tingkat bunga tahunan sebesar 12% yang telah jatuh tempo pada

Merupakan fasilitas kredit overdraft yang merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas

deposito berjangka atas nama Perusahaan (sebagai pemegang saham mayoritas) masing-masing

29 April 2008 dari Notaris K Anriz Nazaruddim Halim SH, ACP memperoleh fasilitas kredit dari BC Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit sebesar Rp 15.000.000.000 yang akan

sebesar 1,25% di atas tingkat bunga deposito berjangka. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan

Berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas Letter of Credit Impor No.312 dan No.313 tanggal

29 April 2009. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar 1,5% di atas tingkat

Perusahaan (sebagai pemegang saham mayoritas) sejumlah Rp 5.157.957.787 pada

Pinjaman ini sudah dilunasi dan tidak diperpanjang lagi sesuai dengan perjanjian tanggal 27 Oktober 2009.

30 April 2010 dan tidak diperpanjang lagi

Merupakan fasilitas kredit Letter of Credit Impor dalam bentuk Sight dan/atau Usance Letter of

yaitu:

diperpanjang lagi.

(22)

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)

a. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (Fasilitas PRK)

b. Fasilitas Pinjaman Promes Berulang (Fasilitas PPB)

c. Fasilitas Letter of Credit (Fasilitas L/C)

Indogravure, anak perusahaan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)

a. Fasilitas Demand Loan (DL)

bunga per tahun sebesar tingkat suku bunga BI + 3% + liquidity premium 2%.

Rp 6.500.000.000 dan Rp 8.000.000.000.

b. Fasilitas Rekening Koran (R/K)

bunga per tahun sebesar tingkat suku bunga BI + 3% + liquidity premium 2%.

Rp 288.144.671 dan nihil.

melakukan penggabungan usaha; mengubah jenis usaha; dan menerima pinjaman.

Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar USD 2.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal

.

Fasilitas ini dijamin dengan sertifikat-sertifikat HGB atas nama ACP sebesar Rp 24.800.000.000 dan Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 27 Mei 2010 dari Notaris Safira Hayati, SH, ACP memperoleh fasilitas kredit dari BII yaitu:

tingkat bunga sebesar 10,25 % per tahun.

Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 10.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada

bunga sebesar 10,25 % per tahun.

tanggal 27 Mei 2011. Pinjaman ini digunakan untuk menunjang modal kerja dan dikenakan

mesin sebesar Rp 50.000.000.000 (Catatan 10), piutang usaha sebesar Rp 30.000.000.000 (Catatan 5)

27 Mei 2011.

Saldo pinjaman ini pada tanggal 30 Juni 2010 adalah sebesar rp 6.275.405.063.

tanggal 27 Mei 2011. Pinjaman ini digunakan untuk menunjang modal kerja dan dikenakan tingkat

Indogravure memperoleh beberapa fasilitas kredit dari NISP berdasarkan akta perjanjian kredit No. 14 tanggal 14 Agustus 2000 yang diaktakan oleh Notaris Hendra Karyadi S.H. Fasilitas kredit tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan perubahan keempatbelas terhadap Merupakan pinjaman dengan plafon sebesar Rp 40.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada

Indogravure (d/h Sri Arum Sunarto) yang terletak di Jl. Pahlawan No. 8 Desa Rempoa, Ciputat,

ijin dahulu dari NISP untuk:

.

Tanggerang (Banten); seluruh mesin dan peralatan anak perusahaan, piutang usaha sebesar Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit Rp 12.000.000.000 yang akan jatuh

Pinjaman tersebut dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 0039 atas nama

Rp 13.000.000.000 dan persediaan sebesar Rp 9.000.000.000 (Catatan 5, 6 dan 10).

Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, fasilitas yang digunakan masing-masing sebesar Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, fasilitas kredit yang digunakan masing-masing sebesar

Merupakan pinjaman jangka pendek dengan plafon sebesar Rp 2.000.000.000 yang akan jatuh perjanjian fasilitas kredit No. 42 tanggal 28 April 2009. Fasilitas kredit yang diberikan terdiri dari:

.

Berdasarkan perjanjian, Indogravure terikat dengan pembatasan tertentu, antara lain harus mendapat tempo 28 Maret 2011. Pinjaman ini digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan tingkat tempo 28 Maret 2011. Pinjaman ini digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan tingkat

(23)

14. Hutang Usaha

a. Berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:

Pihak ketiga PT Wira Mustika PT Alumindo Light Metal PT Bersaudara Inti Corporation PT Inkote Indonesia

PT Toyo Ink PT Rajamas Wiratama PT Mulya Adhi Paramita PT Perdana Inkote PT Inamulti Pack

Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 milyar) Jumlah

b. Berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

Belum jatuh tempo Sudah jatuh tempo

Lebih 1 bulan sampai 3 bulan Lebih 3 bulan sampai 6 bulan Jumlah

c. Berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

Rupiah Mata Uang Asing

US Dollar (2010: USD 1,919,985.93 ; 2009: USD 2,309,448.65) Jumlah

Tidak diperlukan jaminan atas hutang usaha yang diperoleh Perusahaan dan anak perusahaan.

15. Hutang Lain-lain

Dividen

Uang Muka Pelanggan

Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 juta) Jumlah 900,584,029 20,727,433,002 2010 20,430,729,266 3,910,675,991 37,869,961,484 12,339,907,012 Rp 37,869,961,484 87,395,538 35,954,019,460 2009 37,869,961,484 569,178,520 2,630,715,749 3,031,303,906 1,691,730,248 1,150,053,436 2010 3,419,070,395 1,529,888,233 5,741,400,280 1,172,338,379 Rp 2010 4,454,205,176 47,591,923 2009 35,954,019,460 19,338,817,914 1,287,526,026 23,614,112,448 2,172,616,659 35,954,019,460 Rp 16,567,609,623 994,062,491 2,459,403,980 1,562,311,864 423,233,565 1,919,335,506 35,954,019,460 2009 Rp 165,503,566 4,976,763,586 647,614,464 1,322,322,100 1,685,834,156 1,457,969,199 17,439,232,218 1,004,319,324 17,055,132,944 Rp 2009 Rp Rp 2010 Rp 16,628,559,919

(24)

16. Hutang Sewa Pembiayaan

30 Juni 2010 dan 2009, adalah sebagai berikut:

Jatuh Tempo pada Tahun

Jumlah Pembayaran Minimum Bagian Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun Jumlah

17. Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja Program Pensiun

2008, dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:

Usia Pensiun Normal : 55 tahun

Tabel Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia (TMI) 99

Estimasi Kenaikan Gaji Dimasa Datang : 5% per tahun

Tingkat Diskonto : 11% per tahun (2008:12% per tahun)

Tingkat Cacat : 0,1% TMI 99

Tingkat Pengunduran Diri : 0,3% per tahun

Tingkat Pensiun Dipercepat : 0,3% per tahun

Metode :Projected Unit Credit

Program Manfaat Karyawan

memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.

tingkat bunga 12% per tahun untuk 3 bulan pertama dan selanjutnya sebesar ORIF Cost of Fund +

Pembayaran minimum sewa guna usaha berdasarkan perjanjian sewa guna usaha pada tanggal

pensiun. Anak perusahaan memberikan imbalan pasti tanpa pendanaan untuk karyawan yang 240,402,969

1,25% (direview setiap empat bulanan).

ACP, anak perusahaan, menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk seluruh karyawan tetapnya. Program ini memberikan imbalan pasca kerja berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan 240,402,969

(167,213,096)

leaseback) dengan PT Orix Indonesia Finance untuk jangka waktu 3 tahun (Catatan 10) dengan

Pada tahun 2007 ACP, anak perusahaan, mengadakan transaksi jual dan sewa - balik (sale and

masa kerja karyawan.

dasar pensiun.

laporannya pada tanggal 15 Pebruari 2010 dan 5 Pebruari 2009 masing-masing pada tahun 2009 dan Asumsi utama yang digunakan oleh PT Pointera Aktuarial Strategis, aktuaris independen, dalam No. Kep.316/KM.17/1997.

izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 2 Juni 1997 dalam Surat Keputusannya

Pendanaan Dana Pensiun berasal dari kontribusi ACP yaitu sebesar 6,5% dari penghasilan Program ini dikelola oleh Dana Pensiun Avesta Continental Pack (DPACP), yang telah memperoleh

2009 32,520,368 167,213,096 407,616,065 2010 Rp

Perusahaan dan anak perusahaan mengakui kewajiban atas kekurangan antara imbalan pasca kerja Rp

berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan imbalan pasti yang tersedia dalam program dana (32,520,368) 32,520,368 2009 2010

(25)

2008, dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:

Usia Pensiun Normal : 55 tahun

Tabel Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia 99

Estimasi Kenaikan Gaji Dimasa Datang : 5% - 6,5%

Tingkat Diskonto : 12% per tahun

Tingkat Cacat : 0,1% Tabel Mortalita 99

Tingkat Pengunduran Diri : 0,3 - 0,5% per tahun

Tingkat Pensiun Dipercepat : 0,3 - 0,5% per tahun

Metode :Projected Unit Credit

18. Hak Minoritas

Hak minoritas atas aset bersih anak perusahaan adalah sebagai berikut:

Anak Perusahaan

PT Avesta Continental Pack PT Indogravure

Jumlah

Hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan pada laporan laba rugi konsolidasian terdiri dari:

Anak Perusahaan

PT Avesta Continental Pack PT Indogravure

Jumlah

19. Modal Saham

Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009 yaitu:

Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk. Purnosulianto (Direktur)

Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%) Sub Jumlah

Modal Saham yang Diperoleh Kembali Jumlah

2009

Kepemilikan %

Asumsi utama yang digunakan oleh PT Pointera Aktuarial Strategis, aktuaris independen, dalam

1,050,000,000 2010 2010 Rp Modal Saham 6,198,686,796 5,461,895,183 27,393,343,356 Rp Rp 30 Juni 2010

Jumlah Saham Jumlah

18,000 Persentase 15,482,282,000 48,610,225,000 100.00 972,204,500 77,795,500 - 3,889,775,000 52,500,000,000 100.00 47,801,813,664 19,257,457,328 46,650,800,684 Rp 6,543,242,080 1,081,346,897 2,570,517,287 28,846,850,206

laporannya pada tanggal 15 Pebruari 2010 dan 5 Pebruari 2009 masing-masing pada tahun 2009 dan

309,645,640 68.15 31.85 662,558,500 360 18,954,963,458 Rp 2009 3,628,169,509 0.00 33,127,925,000

(26)

Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk. Purnosulianto (Direktur)

Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%) Sub Jumlah

Modal Saham yang Diperoleh Kembali Jumlah

20. Modal Saham yang Diperoleh Kembali

tanggal 31 Desember 2009.

21. Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali

sebesar (Rp 4.827.711.700).

22. Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan

timbulnya Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan sebesar Rp 29.357.108.

23. Penjualan Bersih

Alumunium foil Kemasan kotak karton Jumlah

2009 adalah 34,21% dan 32,75% (Catatan 26).

Rp 35.928.743.438 dan Rp 25.884.514.378 pada periode 30 Juni 2010 dan 2009. 2010

Rp 244,818,747,158

Penjualan bersih kepada pihak hubungan istimewa masing-masing untuk periode 30 Juni 2010 dan Rp

284,672,671,748

Jumlah Saham Persentase

32,605,113,147 2009 234,415,848,613 201,810,735,466

ACP, anak perusahaan, yang dilakukan Perusahaan dari PT Kalbe Farma Tbk. pada tahun 1997

Akun ini berasal dari tambahan modal disetor pada laporan keuangan Indogravure yang merupakan

modal sumbangan sebesar Rp 75.257.215. Tambahan modal disetor tersebut menyebabkan

39,853,924,590 16,856,582,000 % Rp 0.02 Jumlah 33.72 225,360 100.00

Ketua Bapepam-LK No. Kep 401/BL/2008 tanggal 9 Oktober 2008 perihal Pembelian Kembali Saham Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berpotensi Krisis.

50,084,500 -662,558,500 Kepemilikan 66.26 33,127,925,000

Berdasarkan surat manajemen kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan

Akun ini merupakan selisih nilai transaksi entitas sepengendali yang berasal dari akuisisi saham 11,268,000

Penjualan kepada PT Bintang Toedjoe melebihi 10% dari jumlah penjualan masing-masing sebesar 30 Juni 2009

Modal Saham

sebanyak 68.576.000 saham dengan nilai perolehan sejumlah Rp 5.972.262.925 sampai dengan 337,131,640 1,050,000,000 52,500,000,000 49,995,775,000 2,504,225,000 999,915,500 100.00

(Bapepam-LK) tanggal 27 Januari 2009, Perusahaan akan melakukan pembelian kembali saham Perusahaan. Transaksi ini sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK No.XI.B.3 Lampiran Keputusan

Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 9.219.500 saham dengan nilai perolehan sejumlah Rp 1.215.290.983 untuk periode 30 Juni 2010 dan

(27)

24. Beban Pokok Penjualan

Bahan Baku Digunakan Tenaga Kerja Langsung Beban Pabrikasi Jumlah Beban Produksi Persediaan Barang dalam Proses

Awal Periode Akhir Periode Beban Pokok Produksi Persediaan Barang Jadi

Awal Periode Akhir Periode

Jumlah Beban Pokok Penjualan

dan 2009 merupakan pembelian bahan baku kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

PT Alumindo Light Metal Industry Tbk Sumisho Paper Co. Ltd

Jumlah

25. Beban Usaha a. Beban Penjualan

Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan Iklan, Pameran dan Promosi

Ongkos angkut Perjalanan Biaya Sewa

Listrik, Air dan Telepon

Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) Jumlah 14,701,555,868 Rp 25,982,305,517 339,238,368 124,033,663 641,238,016 25,970,318,235 26,332,226,412 37,774,832,010 11,716,973,621 201,201,303,471 Rp 247,127,726,384 2,901,211,897 20,690,600,510 Rp 2,140,527,243 47,878,450 2009 (8,425,808,764) 867,574,749 2010 (13,977,367,016) 245,341,095,975 64,107,058,422 51,952,623,752 331,675,000 15,557,401,832 2010 246,921,130,791

Pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian bersih untuk periode 30 Juni 2010 4,359,195,211 16,558,290,576 24,739,669,210 434,664,307 205,829,766,598 (6,145,825,620) 2009 205,972,017,839 204,492,468,328 (12,738,765,337) 165,809,147,093 2,590,764,207 14,218,314,848 114,726,681 624,152,793 463,307,710 7,197,502,919 4,734,650,977 2009 Rp Rp Rp 2010 311,160,812

(28)

b. Beban Umum dan Administrasi

Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan Pemeliharaan dan Perbaikan

Beban Pensiun Penyusutan (Catatan 9)

Peralatan dan Perlengkapan Kantor Honorarium Profesional

Listrik, Air dan Telepon Perjalanan

Biaya Sewa

Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) Jumlah

c. Beban Penelitian dan Pengembangan

Pengembangan Pasar dan Produk

Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 10 juta) Jumlah

26. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa a. Piutang Usaha PT Bintang Toedjoe PT Dankos Farma PT Kalbe Farma Tbk. PT Sanghiang Perkasa PT Hexpharm Jaya Laboratories PT Saka Farma Laboratories PT Finusol Prima Farma International Lainnya Jumlah 154,302,300 89,396,430 247,187,069 124,375,000 860,790,544 146,026,780 11.21 35,403,819,870 46,003,532,187 3,012,238,019 1.42 0.95 400,078,849 265,898,414 0.02 0.08 13.54 300,835,490 215,588,231 201,055,878 277,179,757 138,670,000 274,281,406 135,099,504 7,692,930,124 2009 10,305,124,189 Rp 2010 Rp 364,468,160 4,603,294,716 234,366,397 0.13 694,974,036 Persentase Terhadap 519,512,518 398,423,480 328,077,655 Rp 2009 Rp 21,937,468,172 % 30 Juni 2010 4.66 Rp 30 Juni 2009 30 Juni 2010 8,811,616,502 8,721,746,905 Jumah Aset 2.79 0.48 2.57 0.72 Rp 6.45 0.38 4,643,057,807 80,488,727

Transaksi dengan pihak hubungan istimewa terdiri dari piutang usaha, piutang lain-lain,

penjualan. 2010 680,492,063 1,288,205,528 4,830,928,353 2.10 % 6,679,306,259 1.97 2,454,730,461 14,711,371,983 1,525,566,270 6,620,764,400 30 Juni 2009 26,554,084 2,597,417,372 694,986,351 35,619,023 56,285,433 0.01 0.02 55,527,486

(29)

Penjualan Hubungan Istimewa PT Bintang Toedjoe

PT Dankos Farma PT Kalbe Farma Tbk. PT Sanghiang Perkasa PT Hexpharm Jaya Laboratories PT Saka Farma Laboratories PT Finusol Prima Farma International Jumlah

b. Sifat Hubungan Istimewa

PT Kalbe Farma Tbk. Pemegang Saham Penjualan Barang Jadi

PT Bintang Toedjoe Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi

PT Dankos Farma Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi

PT Hexpharm Jaya Laboratories Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi PT Sanghiang Perkasa Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi

PT Dankos Farma Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi

PT Finusol Prima Farma International Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi PT Saka Farma Laboratories Tergabung dalam Grup Kalbe Penjualan Barang Jadi PT Asuransi Mitra Maparya Tergabung dalam Grup Kalbe Asuransi

27. Laba per Saham

Jumlah saham

untuk periode 2010 dan 2009 masing-masing sebanyak 973.557.833 dan 1.015.643.167 saham.

Laba per Saham Dasar

Laba per saham adalah sebagai berikut:

Laba Bersih (Rupiah Penuh)

Jumlah Saham Biasa Beredar (Lembar) Awal Periode

Pembelian Kembali Modal Saham Januari Pebruari Maret April Mei Juni Jumlah Rata-rata tertimbang

Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh)

19,020,580,295 (11,507,000) Rp 30 Juni 2010 Persentase Terhadap

Hubungan Dengan Perusahaan

4,100,490,538 21,326,115,742 6,322,764,891 7.49 12,812,508,786 7,599,324,738 35,928,743,438 97,382,707,902 76,800,780,442 (1,601,000) 1,637,305,690 Rp 13,010,242,502 0.58 4.50 1.75 315,276,475 13.36 1,007,665,245 334,689,060 981,424,000 1,050,000,000 (3,812,000) 0.13 2010

Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar (penyebut) untuk tujuan perhitungan laba per saham Pihak Hubungan Istimewa

0.12

Perhitungan laba per saham dalam Rupiah penuh adalah sebagai berikut:

34.21 9,000,381,401 Rp 748,000 (22,744,000) 21,244,709,219 2.22 2009 Sifat Saldo Akun/Transaksi

32.75

0.43 9.06

3.24

Rp

Jumlah Penjualan Bersih % 30 Juni 2009 30 Juni 2010 7.10 30 Juni 2009 25,884,514,378 % 16,648,799,849 6.68 12.62 11.04 1,015,634,167 972,204,500 (4,301,500) 8.86 973,557,833 999,915,500 (12,769,500) (3,317,000)

(30)

28. Dividen Tunai dan Cadangan Umum 29. Informasi Segmen a. Segmen Primer Pendapatan Eksternal Antar Segmen Jumlah Pendapatan Bersih

Hasil Segmen Beban Usaha

Keuntungan Penjualan Aset Tetap Penghasilan Bunga

Beban Bunga dan Keuangan

Keuntungan (Kerugian) Kurs Mata Uang Asing Lain-lain

Laba Anak Perusahaan Laba sebelum Pajak Penghasilan Beban Pajak Penghasilan Hak minoritas Laba bersih Aset dan Kewajiban Aset Segmen

Aset yang Tidak Dapat Dialokasi Jumlah Aset

Kewajiban Segmen

Kewajiban Segmen yang Tidak Dapat Dialokasi Jumlah Kewajiban 19,654,341,982 (5,005,479,023) (3,628,169,509) 32,879,008,415 Alumunium foil 75,931,392,337

Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 163 tanggal 24 Mei 2010 oleh

372,617,618 - 2,864,571,359 (450,652,932) (17,803,462,599) (62,385,213) 205,838,807,949 2,037,463,978 8,355,774,769 13,879,268,485 (8,355,774,769) (963,427,377) 75,931,392,337 339,892,252,522 13,010,242,502 339,892,252,522

Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 97 tanggal 13 Mei 2009 oleh

Kemasan Kotak

perolehan laba tahun 2008 atau Rp 3 per saham dan menetapkan cadangan umum sebesar Rp 73.484.840.

Rp 247.408.666.

Notaris DR Irawan Soerodjo, SH, MS disetujui membagikan dividen sebesar Rp 2.997.496.561 dari

(438,306,966) (12,345,966) 136,227,273 Rp 342,660,819 (2,820,192,968) 20,322,867,387 220,204,844,729 2,491,953,741 (14,983,269,631) Rp Karton 244,877,739,933 39,866,430,190 244,818,747,158 58,992,775 12,505,600

Segmen ini menjadi dasar pelaporan informasi segmen primer Perusahaan dan anak perusahaan.

39,853,924,590

Rp Rp

Notaris DR Irawan Soerodjo, SH, MS disetujui membagikan dividen sebesar Rp 2.916.613.500 dari

2010

Untuk tujuan pelaporan manajemen, saat ini Perusahaan dan anak perusahaan dibagi

dalam 2 kelompok utama kegiatan usaha, kemasan alumunium foil dan kemasan kotak karton.

Konsolidasi Eliminasi 37,751,540,958 (71,498,375) (71,498,375) 284,672,671,748 284,672,671,748 299,486,842 25,177,835,698 (5,968,906,400) (8,355,774,769) -(86,151,400,156) (6,198,686,796) (2,570,517,287) 478,888,092 (13,488,208) 662,373,755 11,020,693,450 1,375,090,223 312,975,050 55,670,910,163

perolehan laba tahun 2009 atau Rp 3 per saham dan menetapkan cadangan umum sebesar

4,872,532,543 12,915,841,108

Gambar

Tabel Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia (TMI) 99
Tabel Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia 99

Referensi

Dokumen terkait

Lebih jauh tindak lokusi adalah tindak tutur yang relatif paling mudah untuk diidentifikasi, cenderung dapat dilakukan tanpa menyertakan konteks tuturan yang tercakup

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH

Namun, Rentang kecepatan rata-rata yang dicapai pada siklus cold transient pengujian ini adalah antara 32 km/j samapai dengan 42 km/j, yang tidak berbeda secara siknifikan

Disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.. Disusun Oleh

Apakah ukuran perusahaan, likuiditas, dan leverage secara bersama- sama berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan wajib (mandatory disclosure) laporan keuangan tahunan

Menurut Otoritas Jasa Keuangan, pengertian Lembaga keuangan Mikro adalah lembaga keuangan yang khusus didirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan

KI ini dikembangkan menjadi Kompetensi Dasar, sedangkan dalam proses pembelajaran menggunakan KI 3 dan KI 4, akan tetapi KI 1 dan KI 2 harus ditetapkan motto kurikulum

8 Hubungan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hubungan antara pengetahuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN