LANGGANAN: RP.100.000,- | ECERAN:
RP.5000,-Perekat Rakyat Sulteng
VERIFIKASI ADMINISTRASI & FAKTUAL No.376/DP-Terverifikasi/K/VI/2019
Tanggal 13 Juni 2019
12 HALAMAN |
KAMIS, 23 JULI 2020
► Baca IDUL ADHA... Hal. 7
Selain itu, Ilman juga diduga menjual sisa seng bantuan pembangunan ruang kelas darurat
ke-pada sa-lah se-orang o k
-Diduga Korupsi Dana Bos,
Kepsek SMPN 19 Palu Didemo Guru
SULTENG RAYA - Bank Mandiri ingin mendorong terciptanya generasi kre-atif bangsa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan ikut membantu agenda Pemulihan Ekonomi Nasi-onal dari dampak pandemi Covid-19.
Terkait hal itu, Bank Man-diri dan anak perusahaann-ya, Mandiri Capital Indo-nesia (MCI) memberikan pelatihan mengenai digital entrepreneurship secara virtual kepada sekitar 1.000 peserta dari kalangan maha-siswa, calon mahamaha-siswa, dan masyarakat umum, Rabu (22/7/2020).
Menurut Regional CEO Bank Mandiri wilayah Su-lawesi & Maluku Angga Erlangga Hanafie, diskusi virtual bertema
“Memban-gun Digital Entrepreneur-ship di Era New Normal” itu mengusung misi untuk mendorong semangat ge-nerasi muda menjadi lebih terbuka terhadap tek-nologi serta membuka wawasan mengenai peluang bisnis di du-nia digital.
“Bisnis digital sebagai hasil re-volusi industri 4.0 bertumbuh pesat di Indonesia. Hampir seluruh sistem Bisnis konvensional beralih ke cara digital. Hal ini menjadi perhatian selama pandemi Covid-19, dimana banyak pelaku UMKM di Indonesia terpaksa menghentikan usa-ha mereka. Oleh karena itu, bisnis digital menjadi solusi
Bank Mandiri
Tebar Virus Digital
Entrepreneurship
ke Generasi Muda
Makassar
SULTENG RAYA
- Guru dan Tenaga
Ta-tausaha SMPN 19 Palu melakukan aksi demo
di depan pintu masuk sekolah meminta
kepada Pemerintah Kota Palu
menco-pot jabatan Ilman Usman dari Kepala
SMPN 19 Palu, karena diduga
mela-kukan penyalahgunaan (korupsi) Dana
Operasional Sekolah (BOS) dan
mela-kukan pemalsuan tandatangan guru
dalam laporan pertanggungjawaban
selama 2 tahun anggaran (2018- 2019).
num guru di sekolah itu. Tidak hanya s a m p a i
d i s i t u ,
Ilman juga diduga me-lakukan pembohongan publik, mengungkapkan ke media jika pemadaman
listrik di sekolah itu aki-bat kesalahan teknis.
SULTENG RAYA -
Ke-pala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Palu, Ansyar Sutiadi,
me-nyayangkan adanya aksi demonstrasi yang dilakukan
Kadisdikbud Sayangkan
Adanya Aksi Demo
di SMPN 19 Palu
Bisnis
digital sebagai
hasil revolusi
industri 4.0
bertumbuh pesat di
Indone-sia. Hampir seluruh sistem
Bisnis konvensional beralih
ke cara digital. Hal ini
menjadi perhatian selama
pandemi Covid-19, dimana
banyak pelaku UMKM di
Indonesia terpaksa
meng-hentikan usaha mereka.
Oleh karena itu,
bisnis digital
menjadi solusi
bagi para
pe-laku UMKM
saat ini.
SULTENG RAYA— Perayaan Idul Adha merupakan manifestasi ketulusan berqurban se-bagai refleksi perjuangan Nabi Ibrahim bersama putranya Nabi Ismail RA.
"Sekaligus memaknai nilai-nilai spiritual dari
manasik haji," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sula-wesi Tengah, Prof KH Zainal Abidin, di Palu, Rabu (22/7), terkait Idul Adha 1441 Hijriyah atau 2020 Masehi.
Idul Adha
Momentum Hargai
Kebhinekaan Umat
FOTO: ILUSTRASI SULTENG RAYA - Bakal Calon (Balon) Bupati Poso dari jalur perseorangan, T Samsurimerasa kecewa atas ki-nerja jajaran KPU Poso, terutama pihak PPS saat melakukan verifikasi faktual (verfak) dukun-gan KTP jalur perseo-rangan.
Seperti diketahui, Ba-lon Bupati Poso, T Sam-suri yang berpasangan dengan Tony Sowolino maju Pilkada Poso mela-lui jalur perseorangan. Wakil Bupati Poso dua
Balon Bupati Perseorangan
Ragukan Independensi
Jajaran KPU Poso
► Baca BALON BUPATI... Hal. 7
T Samsuri
SULTENG RAYA- Ra-tusan masa yang menama-kan diri Aliansi Masyara-kat Peduli Parigi Moutong (Ampibi) melakukan aksi unjukrasa di kantor DPRD Parigi Moutong (Parmout), Rabu (22/7/2020). Para pengunjuk rasa tersebut menuntut Bupati Parmout, Samsurizal Tombolotutu mundur dari jabatannya karena dinilai telah melang-gar sumpah jabatan dan melakukan penyalagunaan
kewenangan.
Juru bicara Ampibi, Fadli Arifin Aziz mengatakan, Bupati Parmout, Samsu-rizal Tombolotutu sudah cukup bukti melakukan pelanggaran. Salah satu-nya adalah lahan di pantai Mosing yang di desa Si-nei Kecamatan Tinombo Selatan yang merupakan lahan pribadi Samsurizal Tombolotutu berdasarkan surat kepemilikan dari per-tanahan. Pelanggaran yang
dilakukan Samsurizal kata Fadli adalah banyaknya anggaran daerah maupun desa sudah digelontorkan untuk pembangunan sarana yang ada di pantai Mosing. Hal itu katanya merupakan pelanggaran terhadap Un-dang-Undang.
Pelanggaran lainnya lan-jut Fadli adalah Keputusan Pengadilan Negeri Parigi yang memutusakan
Bu-RATUSAN MASSA melakukan aksi unjukrasa menuntut Bupati Parmout, Samsurizal Tombolotutu mundur dari jabatannya di DPRD Parmout, Rabu (22/7/2020). FOTO: ASLAN LAEHO
Massa Ampibi Tuntut
Bupati Samsurizal Mundur
GURU dan tenaga tatausaha SMPN 19 Palu, saat melakukan aksi demo di depan pintu masuk seko-lah meminta kepada Pemerintah Kota Palu men-copot jabatan Ilman Usman dari Kepala SMPN 19 Palu, Rabu (22/7/2020).FOTO: AMILUDDIN
► Baca TUNTUT... Hal. 7 ► Baca BANK MANDIRI... Hal. 7
► Baca KADISDIKBUD... Hal. 7 ► Baca KORUPSI... Hal. 7
Ansyar Sutiadi
Cv. Risky Pratama
Menerima Carteran /
Perorangan Rental Car
Tujuan Palu Ke Luwuk,
Toli-Toli, Gorontalo, Manado,
Morowali, Makassar, Kendari.
Contact Person
0813-3333-9550/ 0823-4586-9955
Jl. Kelinci – Depan Penginapan/
Guest House Paradise
warta sulteng
2
KAMIS, 23 JULI 2020
SULTENG RAYA
ORENNA
L
TRAVEL AGENT & EXPEDITIONUntuk yang berlangganan rental MOBIL LORENNA akan mendapatkan FREE MINERAL WATER & SNACK 7x Keberangkatan Palu-Tolis gratis 1 tiket Toko Sempurna Baru
Jl. Syarif Mansur No.111 Tolitoli Telp/WA: 0812 3333 2318 Cabang Palu: Jl. Juanda No. 78 Telp: 0813 4124 2003 WA : 0852 3255 2003
Kepuasan & Kenyamanan Anda Prioritas Utama Kami
BPKB HILANG
Telah hilang BPKB Atas Nama : ANTIKA RUSDIANA No.POLISI : DN 2175 IZ Merk/Type : Yamaha, BGG A/T No.Rangka : MH3SG3910JK014097 No.Mesin: G3H4E-0014385 No. BPKB : 007575326S1TUKANG
AHLI GIGI
EXPRESS
H. Sudirman H. Abd. Rahman
* Pasang Gigi Satu Set * Cuci Gigi (Scaling) * Tambal Gigi Hitam Jadi Putih * Format Gigi & Ratakan * Gigi Rusak Tanpa Cabut Boleh Pasang * Sambung Gigi Patah * Service Gigi/Lem Gigi * Tambal Gigi Leser Jl. Tombolotutu No. 60 Kav.7
(Samping kanan Apotik DIFHAS dekat lampu merah) Kota Palu Buka CABANG
Jl. Sungai Lariang N0.40 Palu Barat
Contak Person
0852 4987 2786 (0451) 4768081
SULTENG RAYA - Satu-an Reserse Kriminal (Satres-krim) Polres Palu menerima sebanyak 36 laporan kasus pencurian sejak awal Juli 2020. Dari laporan itu, pe-tugas berhasil menangkap enam tersangka.
Hal itu disampaikan Kapolres Palu, AKBP H Moch Sholeh saat merilis pelaku kasus pencurian di wilayah hukumnya, Rabu (22/7/2020).
Kapolres menyebutkan, dari lima tersangka yang ditangkap, dua diantaranya residivis dan sudah beraksi di 17 tempat kejadian per-kara (TKP).
“Kami terima LP itu sam-pai 36 laporan, yakni 15 laporan kasus pencurian, 13 kasus curanmor dan 8 kasus curas atau begal,” sebut Kapolres.
Lanjutnya, kelima ter-sangka yang ditangkap masing-masing, inisial MA (17), DR (19), Nl (19), IN (31), WD dan SL. Polisi men-yita dua unit Handphone dan tiga unit sepeda motor hasil curian.
“Senjata tajam jenis parang yang biasa digu-nakan tersangka untuk menakut-nakuti dan me-lukai korbannya juga kami amankan,” kata Kapolres Moch Sholeh.
Kapolres mengimbau, ke-pada masyarakat agar ber-hati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari. Karena kasus pencurian dengan kekerasan atau be-gal, sering terjadi di malam hari. “Juga menghindari jalan sepi dan tidak ber-kendara sendirian," imbau-nya. */YAT
AWAL JULI 2020
Polisi Tangkap
Enam Pelaku
Pencurian di Palu
KAPOLRES PALU, AKBP Moch Sholeh saat memperlihatkan tersangka kasus pencurian, Rabu (22/7/2020). FOTO: HUMAS POLRES PALU
SULTENG RAYA - Ke-jaksaan Tinggi (Kejati) Su-lawesi Tengah (Sulteng) berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp2 miliar dari kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam kurun waktu 2019 hingga 2020 saat ini.
Hal itu disampaikan Wa-kil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulteng, Sapta Subrata saat konferensi pers dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 ta-hun 2020, di ruang press room Kejati setempat, Rabu (22/7/2020).
Sapta juga mengklaim, pihaknya berhasil memu-lihkan keuangan negara sebesar Rp1,57 miliar.
Sapta menyebutkan, jum-lah perkara korupsi yang di-tangani dalam kurun waktu Juni 2019 sampai Juli 2020, terdiri dari proses
penye-Kejati Sulteng Selamatkan
Rp2 Miliar Hasil Korupsi
lidikan sebanyak 15 kasus, penyidikan 19 kasus, penun-tutan 30 kasus dan eksekusi 24 kasus.
Sementara, jumlah per-kara tindak pidana umum (Pidum), sebanyak 1.291 kasus, terdiri dari 924 kasus
di tahun 2020 dan 367 kasus di tahun 2019.
“Yang sudah diselesaikan sebanyak 951 kasus, sisa 340 kasus. Jumlah kasus tindak pidana ini paling banyak narkotika,” ujar mantan Koordinator Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pi-dana Khusus, Kejaksaan Agung RI itu.
Lanjutnya, untuk jumlah berkas perkara Surat Pem-beritahuan Dimulainya Pen-yidikan (SPDP) sebanyak 1.203 kasus, masing-masing 213 kasus di tahun 2019 dan 990 kasus di 2020.
“Dari total kasus ini, yang telah diselesaikan sebanyak 825 kasus dan masih tersisa 378 kasus,” sebutnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan anggaran 2019 untuk recou-fusing Covid-19 sejumlah Rp332 miliar. */YAT
SAPTA SUBRATA
SULTENG RAYA -
Demi melanjutkan pro-gram kerja pembangunan, Bupati Morowali Utara (Morut), Moh Asrar Abd Samad menegaskan, siap maju dalam pilkada ta-hun ini.
“Saya telah siap berta-rung di Pemelihan Kepala Daerah (Pilkada) bulan September 2020 yang akan datang,” kata Bupati Morut, Moh. Asrar Abd Sa-mad kepada Sulteng Raya melalui telepon selulernya, Rabu (22/7/2020).
Asrar menegaskan, pem-bangunan yang sudah ada sekarang ini masih butuh kelanjutannya, karena ma-sih banyak insfrastruktur-insfrastruktur yang perlu dibangun demi untuk ke-butuhan masyarakat Morut. “Apabila masyarakat mendukung dan mem-percayai saya lagi untuk terpilih nantinya menjadi Bupati Morut periode 2020-2024, saya telah menyusun
progres-progres kerja saya ke depan utamanya me-ningkatkan pembangunan yang merata yaitu pem-bangunan jalan sampai ke pelosok desa, memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masya-rakat dan meningkatkan mutu pendidikan itu yang utama,” jelas Bupati.
Menurut Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Morut itu, walaupun satu kursi di DPRD Morut, namun dirinya mengaku telah me-lakukan upaya konsolidasi
dengan partai lain yang memungkinkan terjadinya koalisi.
“Mengenai partai pen-gusung untuk saya maju di Pilkada 2020 ini, semuanya sudah aman tinggal hanya memantapkan saja, semua-nya sudah beres. Untuk itu, saya menghimbau kepada para tim relawan agar be-kerja dengan setulus hati, untuk mempercayakan kepada masyarakat bahwa kita tulus untuk mem-bangun Morut ini, karena tujuan utama kita kerja, kerja dan kerja demi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mense-jahterakan warga Morut,” katanya.
Bupati juga mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat Morut, untuk saling bergandengan tan-gan dan bekerja-sama demi kelanjutan pembangunan di Morut yang kita cintai ini agar berjalan lebih baik lagi ke depan. MAN
Moh Asrar Siap Maju
di Pilkada Morut
SULTENG RAYA - Ra-tusan mahasiswa yang tergabung dalam Alian-si MahaAlian-siswa Morowali Menuntut (AM3), mengge-lar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Morowali, Selasa (21/7/2020).
Koordinator lapangan, Amrin menyampaikan jumlah tuntutan untuk se-gera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali, yakni meninjau kembali syarat bantuan beasiswa, perbai-kan pembangunan asrama mahasiswa Morowali yang berada di empat kota yaitu Yogyakarta, Makassar, Palu dan Kendari.
Selain itu, juga meminta Bupati memperhatikan kon-disi kampus PSDKU Uni-versitas Tadulako (Untad II Morowali).
Dikatakan Amrin, Mo-rowali saat ini merupakan salah satu kabupaten yang terkenal tidak hanya di level nasional, tetapi juga inter-nasional dengan kekayaan sumber daya alam yang memiliki kualitas terbaik nomor 1 di Asia Tenggara, yang menunjang pertum-buhan ekonomi Kabupaten Morowali menjadi yang ter-tinggi di Provinsi Sulawesi Tengah, sebesar 14 persen tahun 2017.
Dengan hadirnya sektor pertambangan dan indus-tri, memberi pengaruh se-cara makro ekonomi dengan kontribusi kedua sektor akan membuat pertumbu-han ekonomi yang selalu tinggi dari tahun ke tahun, sehingga menjadi salah satu indikator yang akan mengubah status daerah
tertinggal menjadi daerah maju sesuai dengan Per-pres nomor 131 tahun 2015 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2015 sam-pai tahun 2019.
“Hasil sumber daya alam yang luar biasa, namun harus diimbangi dengan sumber daya manusia, lewat pendidikan generasi Moro-wali, karena pendidikan me-rupakan salah satu hal yang paling fundamental baik da-lam kehidupan masyarakat maupun bagi pembangunan suatu negara,” ujar Amrin.
Amrin mengatakan, be-berapa waktu lalu, Pemda Morowali mengeluarkan peraturan bupati atau Per-bup tentang bantuan biaya pendidikan kurang mampu dan berprestasi, namun oleh Pemda dibutuhkan keleng-kapan berkas yang tidak
Bupati Morowali Diminta Perhatikan Pendidikan
sedikit dan terbilang mem-beratkan, belum lagi dengan bantuan biaya prestasi yang mensyaratkan standar IPK yang sangat tinggi yaitu 3,50. Sementara, beasiswa kampus tidak melakukan hal serupa dalam penja-ringan beasiswa berprestasi. “Permasalahan lain yang juga menjadi tuntutan ada-lah fasilitas penunjang
ma-hasiswa Morowali yang berada di luar daerah, an-tara lain bangunan asrama Mahasiswi Morowali yang berada di empat Kota se-perti Palu, Kendari, Makas-sar dan Jogjakarta, yang dianggal tak mendapatkan perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Morowali ka-rena tidak pernah menda-patkan bantuan renovasi
dari Pemerintah Kabupaten Morowali,” jelasnya.
Usai berorasi, aparat ke-polisian kemudian berne-gosiasi dengan massa aksi agar bersedia masuk da-lam ruangan kantor Bupati untuk bertemu langsung Bupati Morowali. Dari hasil pertemuan, ada tiga hal yang menjadi kesepakatan, yakni syarat IPK berprestasi
yang sebelumnya 3,50 turun menjadi 3,00.
Selanjutnya, asrama ma-hasiswa diharapkan agar mahasiswa mengajukan proposal dan tahun 2021 akan diakomodir, serta Pe-merintah Kabupaten Moro-wali secepatnya akan men-galokasikan lahan Kampus PDSKU Universitas Tadu-lako di Morowali. BMG Moh Asrar Abd Samad
warta pendidikan
SULTENG RAYA
KAMIS, 23 JULI 2020
3
Nurmawati
Dengan menggutamakan penggunaan dua bahasa yakni Inggris dan Indonesia, GGS Palu siap mencetak peserta didik yang mampu berkompetisi di tingkat nasional bahkan sampai Internasional.
“Tahun depan kami akan membuka sekolah (GGS) dengan mengintregasikan Kurikulum Nasional dan Nasional Plus dan penekanan lingkungan belajar secara internasional dalam kegiatan belajar sehari-hari, ” kata
Segera Hadir di Palu GGS Tingkat SD dan SMP
SULTENG RAYA-
Dalam waktu dekat, di Kota Palu akan segera hadir
Golden Gate School (GGS) tingkat SD dan SMP. GGS sendiri
merupakan sekolah nasional yang berbasis bahasa inggris
pertama dikota Palu beralamat di Jalan Setia Budi No 67
C kota Palu.
Manajer Golden Gate Palu, Nurmawati S.Pd.,M.Pd., kepada Sulteng Raya Selasa (21/7/2020)
Bukan hanya itu, Ia mengatakan GGS juga menerapkan metode kombinasi (Blended Learning) kedalam sistem pengajarannya, sehingga suasana pembelajaran di dalam kelas menjadi lebih asik dan menyenangkan.
“Sistem pembelajaran di dalam kelas nanti kita akan menerapkan blended learning yakni Online Digital Media, diskusi, Teacher’s Guidance, dan self study sehingga anak tidak merasa membosankan selama belajar dikelas, dengan metode pembelajaran tatap muka secara langsung dan Online juga,” katanya.
Lebih lanjut kata dia, Bagi pendaftar tercepat akan mendapatkan diskon sampai 50 persen, promo itu kata dia berlaku sampai akhir September 2020. “Kita juga berikan potongan harga 50 persen, untuk pendaftar tercepat,” ucapnya.JAN
SULTENG RAYA- Ke-pala SDN Palupi, Kartini Saleng.,S.Pd memastikan tidak memberikan banyak tugas kepada peserta didik, selama melaksanakan pem-belajaran Daring dan Luring dimasa Pandemi Saat ini.
Hal tersebut dilakukan, agar kesehatan para peserta didik tetap terjaga selama melaksanakan KBM dimasa pandemi. “Yang kita utama-kan adalah kesehatan mere-ka (peserta didik). Supaya imunnya tetap terjaga dan bisa terus melaksanakan KBM, Kita tidak memaksa-kan dengan memberimemaksa-kan tu-gas yang banyak,” katanya kepada Sulteng Raya Rabu (22/7/2020).
Meski demikian, kata kep-sek, KBM Daring maupun Luring tetap berjalan lancar, para peserta didik tetap antusias dalam mengikuti pembelajaran, terbukti kata kepsek meskipun hanya be-lajar di rumah mereka tetap kreatif.
“Alhamdulillah mere-ka tetap semangat belajar meskipun hanya dirumah saja, mereka membuat pra-karya yang begitu kreatif,” katanya.
Selain itu kata kepsek, untuk memudahkan para peserta didik baru dalam menerima pembelajaran, mereka dibagi dalam be-berapa kelompok dengan tingkatan dan kemampuan yang setara, agar KBM ber-jalan dengan lancar.
“Kami membagi mereka dalam beberapa kelompok, sesuai dengan kemampuan mereka, misalnya peserta didik yang sudah pandai mengeja kita gabungkan jadi satu, yang baru men-genal huruf kita jadikan dalam satu kelompok juga, yang sudah lancar membaca kita satukan juga sehingga pembelajarab jadi lebih
gam-pang,” ucap kepsek.JAN SALAH satu Peserta Didik SDN Palupi saat mengerjakan tugas KBM secara daring. FOTO: IST
SDN Palupi Pastikan Tidak Bebankan
Banyak Tugas kepada Peserta Didik
S U L T E N G R A Y A - SMPN 6 Palu menerima penghargaan sebagai se-kolah Adiwiyata tingkat Kota beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut dibe-rikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ridwan M Karim. Kepala SMPN 6 Palu, Arief mengatakan penghargaan tersebut me-rupakan penghargaan Adi-wiyata yang pertama kali diterima oleh SMPN 6.
“Alhamdulillah, ini me-mang yang pertama ka-linya SMPN 6 menerima penghargaan Adiwiyata. Tentunya kami sangat bangga bisa mewujudkan sekolah yang peduli ter-hadap lingkungan,” kata-nya kepada Sulteng Raya Rabu (22/7/2020).
Ia mengatakan, penghar-gaan tersebut merupakan
langkah awal untuk menu-ju ke tingkat provinsi. Ia juga mengatakan prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipa-si seluruh warga sekolah yang turut berperan dalam terwujudnya sekolah adi-wiyata di SMPN 6.
“Tentunya ini merupa-kan usaha kita bersama, dalam mewujudkan se-kolah yang berbudaya ling-kungan, warga sekolah harus memahami betul cara menjaga dan mencintai lingkungan sekolahnya, itu harus menjadi budaya,” katanya.
Saat ini kata dia, pihak-nya tengah membenahi sekolah lebih baik lagi, se-bagai upayah untuk menu-ju ke jenjang berikutnya, Ia juga optimis tahun depan, sekolahnya dapat meneri-ma penghargaan adiwiyata
tingkat provinsi.
“Insya Allah, kita upa-yahkan tahun depan sudah bisa ke tingkat provinsi, saya akan upayahkan jika masih memimpin di SMPN 6, karena bisa saja sebelum itu tercapai saya dipindah-kan, tapi selama saya masih di SMPN 6 saya optimis akan melanjutkan hingga ke tingkat provinsi,” kata kepsek.
Untuk itu kata kepsek, peran para warga sekolah diharapkan dapat mem-bawa SMPN 6 menuju se-kolah adiwiyata di tingkat provinsi bahkan ke tingkat nasional. “Perilaku cinta lingkungan itu harus men-jadi budaya kita semua warga sekolah, sehingga dengan itu saya optimis akan mampu mencapai penghargaan adiwiyata provinsi,” harap kepsek.JAN
KEPALA SMPN 6 Palu, Arief (Kanan) saat menerima penghargaan Adiwiyata Kota yang diserah-kan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ridwan M Karim (Kiri). Senin (20/7/2020). FOTO: IST
Perdana, SMPN 6 Palu
Terima Penghargaan
Adiwiyata Kota
SULTENG RAYA- Ma-jelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyata-kan mundur dari Program Organisasi Penggerak Ke-menterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendik-bud).
Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah, Kasiyar-no dalam surat pernyataan sikapnya menjelaskan be-berapa alasan kemunduran Muhammadiyah dari pro-gram tersebut.
Alasan pertama, Kasiyar-no mengatakan, Muhamma-diyah menilai kriteria pemi-lihan organisasi penggerak Kemendikbud tidak jelas. Tidak membedakan antara lembaga CSR dan lembaga yang sepatutnya mendapat bantuan dari pemerintah.
Selanjutnya, Muhamma-diyah merasa tidak sepa-tutnya diperbandingkan
dengan organisasi masya-rakat yang sebagian baru muncul beberapa tahun terakhir. “Muhammadiyah memiliki 30 ribu satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia. Per-syarikatan Muhammdiyah sudah banyak membantu pemerintah dalam menye-lenggarakan pendidikan sejak sebelum Indonesia merdeka,” kata Kasiyarno, Rabu (22/7/2020).
I a m e n a m b a h k a n , Muhammadiyah akan tetap berkomitmen mem-bantu pemerintah dalam meningkatkan pendidikan dengan berbagai pelatihan. Termasuk juga pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru melalui program-program yang dilaksanakan Muham-madiyah. “Sekalipun tanpa keikutsertaan kami dalam Program Organisasi Pengge-rak ini,” kata dia lagi.
Program Organisasi Peng-gerak merupakan salah satu program Kemendikbud dalam peningkatan kualitas guru dan sumber daya ma-nusia di sektor pendidikan lainnya.
Dalam program ini, Ke-mendikbud akan melibatkan organisasi-organisasi masy-arakat maupun individu yang mempunyai kapasitas untuk meningkatkan ku-alitas para guru melalui berbagai pelatihan.
Kemendikbud mengalo-kasikan anggaran Rp 567 miliar per tahun untuk membiayai pelatihan atau kegiatan yang diselengga-rakan organisasi terpilih. Organisasi yang terpilih di-bagi kategori III yakni Gajah, Macan, dan Kijang. Untuk Gajah dialokasikan angga-ran sebesar maksimal Rp 20 miliar/tahun, Macan Rp 5 miliar per tahun, dan Kijang Rp 1 miliar per tahun.*/ENG
Muhammadiyah
Mundur dari Organisasi
Penggerak Kemendikbud
SULTENG RAYA-Komisi X DPR RI mempertanyakan masuknya Sampoerna Foun-dation dan Tanoto Founda-tion sebagai mitra Kemen-terian Pendidikan dan Ke-budayaan (Kemendikbud) dalam Program Organisasi Penggerak. Bahkan, dua entintas ini masuk dalam kategori Gajah yang bisa mendapatkan hibah hingga Rp 20 miliar per tahun.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, ada 156 ormas yang
dinyata-kan lolos verifi kasi dengan
183 proposal jenis kegiatan. Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation terma-suk dua dari 156 ormas yang lolos sebagai Organisasi Penggerak.
Mereka masuk Organisasi Penggerak dengan Kategori Gajah. “Dengan demiki-an Sampoerna Foundation maupun Tanoto Founda-tion masing-masing bisa mendapatkan anggaran hingga Rp 20 miliar untuk
Syaiful Huda
DPR Heran Sampoerna
dan Tanoto Dapat
Rp 20 M di Program Ini
menyelenggarakan pelati-han bagi para guru peng-gerak di lebih 100 sekolah,” kata Huda dalam pesan yang diterima Republika. co.id, Rabu (22/7/22020).
Politikus PKB ini merasa aneh ketika yayasan-ya-yasan dari perusahaan
rak-sasa bisa menerima angga-ran dari pemerintah untuk menyelenggarakan pela-tihan guru. Menurutnya, yayasan-yayasan tersebut didirikan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).
Harusnya, kata Huda, dengan semangat CSR me-reka mengalokasikan angga-ran dari internal perusahaan untuk membiayai kegiatan yang menjadi concern pe-rusahaan dalam memberda-yakan masyarakat.
“Lha ini mereka malah menerima dana atau angga-ran negara untuk membiayai aktivitas melatih para guru. Logikanya sebagai CSR, Ya-yasan-yayasan perusahaan tersebut bisa memberikan pelatihan guru dengan biaya mandiri,” ujar Huda mene-gaskan.
Huda mengakui, program organisasi penggerak bisa diikuti oleh siapapun yang memenuhi persyaratan.
Kendati demikian, kata dia, harus digarisbawahi bahwa program organisasi penggerak juga merupakan upaya untuk melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya yang bergerak di bidang pendidikan.
Huda menjelaskan se-mangat Program Organi-sasi Penggerak merupakan upaya untuk melibatkan entitas-entitas masyarakat yang bergerak di bidang Pendidikan dalam mening-katkan kapasitas tenaga pendidik di Indonesia.
Kemendikbud mengalo-kasikan anggaran Rp 567 miliar per tahun untuk membiayai pelatihan atau kegiatan yang diselengga-rakan organisasi terpilih. Organisasi yang terpilih di-bagi kategori III yakni Gajah, Macan, dan Kijang. Untuk Gajah dialokasikan angga-ran sebesar maksimal Rp 20 miliar/tahun, Macan Rp 5 miliar per tahun, dan Kijang Rp 1 miliar per tahun.ROL
TANAH LT 648 M2. SHM
1165/ MAAHAS.
KEL MAAHAS. KEC
LUWUK SELATAN. KAB
BANGGAI.
CP: 082346704216
DIJUAL
WARTA UMUM
4
KAMIS, 23 JULI 2020
SULTENG RAYA
AKAN DIJUAL
MOBIL NEW KIJANG LGQ DN 367 DY TAHUN 2003 MOTOR KAWASAKI NINJA BR, DT 663 EE TAHUN 2011 MOTOR KAWASAKI BR 200 A, KT 2161 OY TAHUN 2014 MOTOR YAMAHA V-IXION1 PA, DB 2100 FP TAHUN 2015 MOTOR SUZUKI SATRIA FU 150, DM 4024 AK TAHUN 2010
OLEH : PT. FINANSIAL MULTI FINANCE
Hub : 081257043172
DIJUAL
TANAH PEKARANGAN
SHM NO. 01397/DUYU, LUAS TANAH 130 M² SHM NO. 01398/ DUYU, LUAS TANAH 66 M2 SHM NO. 01399/ DUYU, LUAS TANAH 66 M2 SHM NO. 01400/ DUYU, LUAS TANAH 66 M2 SHM NO. 01401/ DUYU, LUAS TANAH 75 M2
LOKASI : SUNGAI MANONDA KEL. DUYU KOTA PALU
CP : 082237530356
AKAN DIJUAL
Motor Honda beat cw dn 4560 vc tahun 2020 Yamaha mio j cw dn 4921 ji tahun 2012
Honda Revo dn 6188 ib tahun 2016 Yamaha mio cw dn 4673 vf tahun 2010 Honda beat cw fi dn 2766 ng tahun 2013 Yamaha fi no series dn 3485 ia tahun 2026
Yamaha jupiter z dn 3052 jb tahun 2010 Honda new beat dn 3538 dp tahun 2014 Yamaha new mio soul gt dn 3539 nu tahun 2015
Honda new beat cbs dn 2660 nu tahun 2015 Honda beat cw dn 4810 vr tahun 2012 Yamaha mio cw dn 2948 yz tahun 2012
Oleh : PT. FINANSIAL MULTI FINANCE
CP.081257043172
1
PENGUMUMAN KEDUA
LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero)Tbk. Regional Retail Collection & Recovery X / Sulawesi & Maluku dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palu akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan, melalui internet e-Auction, dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) tanpa kehadiran peserta lelang terhadap barang jaminan debitur:
1.Sridewi
Sebidang tanah seluas 169 m2, berikut bangunan dan segala sesuatu yang melekat dan berdiri diatasnya
sesuai SHM No.167 /Kalangkangan atas nama Sridewi, terletak di Jalan Desa Kalangkangan No. 62, Kecamatan Galang, Kabupaten Buol Tolitoli (sekarang Kab. Totitoli) Propinsi Sulawesi Tengah. Limit Rp. 119,000,000.00 / Uang Jaminan Rp. 40,000,000.00
2.Jullyana S. Tadjab
Sebidang tanah seluas 320 m2, berikut bangunan dan segala sesuatu yang melekat dan berdiri diatasnya sesuai SHM No.1311/Bungin atas nama Jullyanna S Tadjab, terletak di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah.
Limit Rp. 516,000,000.00 / Uang Jaminan Rp. 172,000,000.00 3.lsfa'i
Sebidang tanah seluas 2.500 m2, berikut bangunan dan segala sesuatu yang melekat dan berdiri diatasnya sesuai SHM No.108/Tirta Kencana atas nama lsfa'i, terletak di Desa Tirta Kencana, Kecamatan Toili' (dahulu Batui), Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah.
Limit Rp. 449,000,000.00/ Uang Jaminan Rp. 150,000,000.00 4.Ruth Otto Biantong
Sebidang tanah seluas 315 m2, berikut bangunan dan segala sesuatu yang melekat dan berdiri diatasnya sesuai SHM No.410/Soho atas nama Otto Biantong, terletak di Jalan T. Sahuna, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah.
Limit Rp. 236,000,000.00 / Uang Jaminan Rp. 79,000,000.00 Deskripsi Persyaratan lelang :
1. Memiliki akun yang telah terdaftar dan terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Memilih objek lelang yang akan diikuti pada website di atas
3. Menyetor uang jaminan lelang melalui virtual account yang diperoleh melalui website di atas setelah memilih dan mengikuti objek lelang sebesar nominal uang jaminan yang disyaratkan 4. Uang jaminan sudah efektif diterima KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum
pelaksanaan lelang
5. Segala biaya yang timbul akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang 6. Lelang juga dapat diikuti dengan mengunduh aplikasi portal lelang Indonesia versi androit melalui
playstore pada smartphone degan nama lelang Indonesia aatau pada alamat website https://play.google.com/store/apps/detail?id=go.id.lelang
7. Syarat dan ketentuan serat tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas
2
Deskripsi Pelaksanaan Lelang
Cara Penawaran : Closed Bidding / tanpa kehadiran peserta lelang (dengan mengakses https://www.lelang.go.id), penawaran dapat dilakukan setelah pengumuman terbit
Pelaksanaan Lelang : Hari/tanggal : Kamis, 06 Agustus 2020
Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.00 WIB (Waktu Server a-auction) / 11.00 WITA
Tempat Pelaksanaan Lelang : Ruang Lelang KPKNL Palu, Jl. Moh. Yamin No. 55 Palu
Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran
Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga Lelang
Infromasi lebih lanjut : PT. Bank Mandiri (Persero)Tbk Regional Retail Collection &
Recovery X/Sulawesi & Maluku (0411) 3621425 atau 3621428, (081703728662 Sdr. Thomas Ferdi Leihutu dan 08114450889 Sdri. Musriani)
Palu, 23 Juli 2020
PT.BankMandiri (Persero) Tbk.
Regional Retail Collection & Recovery X/Sulawesi & Maluku
Ttd
Kurniawan Budi Susilo
Vice Preside
Saat ini GP Ansor Sulteng mengajak semua kadernya yang sudah memiliki usaha mikro untuk bersama-sama mengembangkan usaha-nya dengan memanfaatkan program KUR yang ada di daerah masing-masing.
Koordinator Program PW Ansor Sulteng, Putra Syah-reza mengatakan, ajakan tersebut berdasarkan hasil silaturahmi nasional seca-ra virtual belum lama ini yang dilakukan oleh se-luruh pimpinan GP Ansor
se-Indonesia dengan Men-teri Koordinator (Menko) Perekonomian Indonesia Airlanga Hartanto.
Dalam Silaturahmi itu, GP Ansor diminta untuk mengkonsolidasikan ka-dernya yang memiliki jiwa entrepreneur untuk dapat memanfaatkan dan men-gambil peran dalam upaya untuk menumbuhkembang-kan UMKM baru. “Pogram ini maksudnya adalah upa-ya Ansor melakukan pen-yaluran dana KUR untuk
KOORDINATOR Program PW Ansor Sulteng, Putra Syahreza , saat berada di salah satu usaha pertanian kader. FOTO: IST
DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI
Kader Ansor Sulteng Siap
Tumbuhkan 100 UMKM Baru
SULTENG RAYA-
Gerakan Pemuda (GP)
Ansor Sulawesi Tengah (Sulteng), sebagai
salah satu Organisasi Kemasyarakata
(Or-mas) Kepemudaan tengah berusaha
me-numbuh kembangkan kemandirian ekonomi
kadernya.
kadernya yang memiliki usaha, tujuannya menum-buhkan 100 UMKM baru yang berdaya dan kuat,”je-las Putra Syahreza, Rabu (22/7/2020).
Saat ini berdasarkan data yang sudah himpun GP
Ansor Sulteng, telah terca-tat sekitar 33 orang kader tersebar di Sulteng yang mengaku siap dan memili-ki usaha yang layak untuk dapat dikembangkan mel-alui program ini.
“Selanjutnya akan terus dilakukan pendataan hingga pekan depan, untuk men-gelola potensi kader, hara-pannya kita bisa mencapai 100 kader yang siap dan sanggup untuk berpartisipa-si dalam program ini,”kata Putra.
Lebih lanjut kata Putra, adapun jenis usaha yang diusulkan cukup berag-am, mulai dari peternakan dan budidaya, pertanian, usaha jasa, kuliner hingga industri kreatif. Sedangkan untuk platform anggaran menyesuaikan dengan ke-bijakan dari program KUR itu sendiri.
“Pak menteri sempat memberikan gambaran dalam silaturahmi nasional kemarin itu, kira-kira 25-50 juta. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang ada,”jelas Putra lagi.
Sementara itu, Ketua Wilyah GP Ansor Sul-teng Alamsyah Palenga, menyampaikan bahwa pro-gram Kemandirian Ekonomi Kader ini adalah Upaya PW GP Ansor Sulteng untuk melakukan Refocusing ke-bijakan Gerakan Pemuda Ansor Sulteng .
“Jika dalam dua tahun awal masa jabatan kami, fo-kus pada upaya konsolidasi dan pengembangan organi-sasi, maka dua tahun sisa masa jabatan kami ini, diti-tikberatkan pada kemandi-rian ekonomi kader, melalui program penyaluran KUR yang sudah dikordinasikan dengan Menko pekan lalu, bersama pimpinan pus-at,”jelas Alamsyah.
Lanjut Alamsyah, bukan hanya program ini saja yang tengah dikembangkan, ka-rena masih ada beberapa program lain kedepan yang tengah siapkan sebagai stra-tegi dan upaya GP Ansor Su-teng untuk pengembangan ekonomi kader, dan akan sampaikan ke masyarakat di waktu yang tepat.*/ENG
SULTENG RAYA- TNI Manunggal Membangun Desa atau yang lebih dikenal dengan TMMD merupakan persembahan TNI dalam ikut serta membangun masyara-kat Indonesia yang tangguh, dalam aspek peningkatan ekonomi warga dan juga pemerataan pembangunan di segala bidang.
Diketahui, dalam pelaksa-naan TNI Manunggal Mem-bangun Desa yang selalu me-miliki visi dan misi berbaur, menciptakan kebersamaan dan juga kemanunggalan ini tentunya sangat pas jika dikaitkan, karena setiap pe-laksanaan selalu mengguna-kan cara seperti itu.
Seperti halnya, menurut Sertu Anton, Selasa (21/7/20) mengatakan, dirinya lebih
suka kebersamaan daripa-da kesendirian, karena jika dengan bersama-sama akan dapat menghadapi segala sesuatu dengan mudah.
“Dengan cara kebersamaan ini pasti dapat selalu men-gatasi masalah-masalah yang ada dan tugas yang ada se-hingga dapat kita selesaikan semuanya dengan baik,” terangnya.
Sementara itu, Kayin juga memiliki pikiran yang sama dengan Sertu Anton. Dirinya lebih suka dengan kebers-amaan yang saat ini sudah terbina dengan baik. Bah-kan ia berharap kedepan, apa yang sudah dilakukan selama ini masih tetap terus dipertahankan sehingga akan tercipta keselarasan dalam bermasyarakat. */ENG
SERTO Anton bersama kawannya saat berdiskusi dengan warga mengenai program lanjutan TMMD di Desa Ngepoh. FOTO: IST
Sertu Anton : Lebih
Suka Kebersamaan
Dibanding Kesendirian
SULTENG RAYA-Desa Ngepoh, Kecamatan Tang-gunggunung, Kabupaten Tulungagung merupakan daerah pegunungan yang terletak di sebelah timur Kota Tulungagung dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dengan mengguna-kan kendaraan motor.
Daerah yang masih asri dengan ditumbuhi pepo-honan dan tanaman pangan, membuat udara di daerah Tanggunggunung terasa sejuk meskipun siang hari. Karena disamping daerah tersebut di tempat dataran
TAMPAK anggota Satgas TMMD dan warga berdiskusi di tengah hamparan sawah. FOTO: IST
Satgas TMMD Diskusi di Hamparan Sawah
sangat asyik jika digunakan untuk melepas lelah disaat melakukan istirahat setelah bekerja. Tentu hal tersebut akan menambah pikiran menjadi segar kembali.
Di saat tengah penger-jaan TNI Manunggal Mem-bangun Desa (TMMD) 108 Kodim 0807/Tulungagung ini, salah satunya, hampa-ran sawah dijadikan tempat istirahat oleh anggota satgas TMMD dan juga warga sam-bil bertukar pikiran
bagai-mana langkah selanjutnya yang akan dilakukan agar pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Tempat ini rasanya cu-kup mantap untuk dijadi-kan istirahat serta bertukar pikiran. Dengan udara yang segar dan juga kebersamaan dan canda tawa, tentu akan dapat mengurangi rasa lelah kami dalam bekerja tadi,” kata Sertu Anton, Selasa (21/7/20). */ENG
SULTENG RAYA-Ajaran agama yang menganjurkan menjaga ukhuwah Islamiyah bagi pemeluknya, adalah ajaran yang tidak berten-tangan dengan aturan dan norma yang ada di masyara-kat. Karena dengan menjaga ukhuwah Islamiyah akan tercipta kekeluargaan dan kebersamaan di masyarakat.
Sebagaimana dengan aja-ran agama yang lain men-ganjurkan untuk menjaga persaudaraan di masyarakat. Seperti halnya yang dilaku-kan oleh para anggota Satgas tinggi dan pegunungan,
udaranyapun masih terlihat perawan. Hamparan sawah yang masih terbentang luas,
SULTENG RAYA-Marni, warga Dusun Ngepoh, Desa Ngepoh Kecamatan Tang-gunggunung, memiliki cucu bernama Fitri, selalu digen-dongnya serta memperlihat-kan si bocah saat para satgas TMMD dan warga bekerja.
Dengan cara itu, ia berha-rap, memori pikiran bocah tersebut selalu mengingat
apa saja yang dikerjakan oleh para satgas TMMD dan warga desa sehingga di saat besar nanti ia selalu menge-nangnya.
“Nggih memang saben dinten kulo ajari ningali bapak-bapak tentara kalih warga nyambut damel supa-dos benjang pami sampun ageng saget ngertos makna
MARNI, warga Dusun Ngepoh, Desa Ngepoh Kecamatan Tang-gunggunung, saat menggendung cucunya. FOTO: IST
Marni Perkenalkan TNI ke Cucunya
TMMD puniko (Ya memang setiap hari saya ajari melihat bapak-bapak tentara sama warga bekerja agar kelak setelah dewasa dapat men-gerti makna TMMD ini ),” ucapnya.
Seolah mengerti dengan apa yang diucapkan sang nenek, Fitri bocah yang se-betulnya belum mengerti apa-apa ini terlihat nampak mengerti dengan apa yang diungkapkan sang nenek. Iapun tersenyum dan me-nampakkan gusinya yang memang gigi-gigi susunya belum tumbuh.
Sementara itu, Serka Ganang nampak tersenyum melihat si Bocah yang juga tersenyum sambil menam-pakkan gusinya itu.“Besok adik kalau sudah besar jadi-lah anak yang berguna bagi warga desa, nusa, bangsa dan agama. Apapun yang akan kamu lakukan semoga mendapatkan ridhlo oleh Allah,” sapa Serka Ganang. Selasa (21/7/2020). */ENG
SILATURRAHMI anggota Satgas TMMD ke masyarakat yang ada di sekitar lokasi kerja TMMD. FOTO: IST
Ukhuwah Islamiah
Terjaga di Lokasi TMMD
TMMD 108 Kodim 0807/ Tulungagung ini, setelah melaksanakan shalat berja-maan Isya di Masjid, mereka menyempatkan diri mengun-jungi rumah warga yang tak jauh dari Masjid.
Hal ini dilakukan agar terjalin persaudaraan dan juga keakraban antara TNI dengan warga.
“Sebagai orang yang hidup bermasyarakat, tentunya kita harus menjaga silaturahmi dengan warga desa, agar hubungan dan rasa persau-daraan akan muncul dengan sendirinya, sehingga timbul keselarasan dalam hidup bermasyarakat,” kata Koptu Yudi, Selasa (21/7/20).
Sementara itu, Kasiran yang merupakan salah satu tokoh agama di Dusun Nge-poh tersebut sangat bers-yukur, karena para satgas TMMD masih memiliki jiwa kebersamaan dan selalu men-jaga hubungan baik dengan warga desa.
“Saya bangga dan bersyu-kur karena bapak-bapak TNI ternyata meskipun seharian beliau bekerja, namun tak meninggalkan silaturahmi dengan warga ini,” terang-nya. */ENG
dengan musik, diharapkan dapat membuat para pen-dengar lebih rileks dalam menerima informasi.
Ketiga, podcast dapat diedarkan dan dibagikan melalui berbagai platform. Bahkan banyak di antara-nya merupakan platform tidak berbayar atau gratis, termasuk aplikasi smart-phone dan media sosial. Hal itu kemudian dapat memiliki dampak sosial ketika siapa pun dapat mengadopsi ilmu yang didapat melalui siaran pod-cast untuk diaplikasikan di kehidupannya sehari-hari.
Topik terkait kehumasan yang dibahas melalui podcast diharapkan dapat menginspirasi bagi orang lain. Siapa pun dapat menyerapnya menjadi sebuah ilmu pengetahuan yang dapat diamalkan dan diterapkan karena mudah diakses kapan pun dan di mana pun.
Semakin banyaknya podcast kehumasan yang dibuat oleh institusi, lembaga, atau bahkan perseorangan saat ini membuktikan bahwa pod-cast bisa menjadi metode baru untuk mengenalkan, membahas lebih dalam, dan menilik sisi lain dari kegiatan kehumasan dan para praktisi humas.
*Penulis adalah Pranata Humas Ahli Pertama Ke-menterian Perdagangan
Dewan Pengurus Pusat Iprahumas Indonesia
2005. Podcasting menjadi metode produksi yang murah dengan pengarsipan audio global yang terus berkembang.
Podcast menawarkan banyak kemudahan terle-bih dalam hal audio, kita sebagai penikmat hanya tinggal mengunduh apa yang kita butuhkan melalui gadget yang kita punya. Namun, saat ini poadcast dapat langsung didengar melalui banyak aplikasi yang tersedia dan terhu-bung dengan smartphone kita seperti Spotify.
PR saat ini berfokus pada lima variabel umum: kepercayaan, kredibilitas, hubungan, reputasi, dan kepercayaan (Stacks, 2017). Arthur W. Page menam-bahkan, persepsi publik terhadap sebuah organisasi ditentukan dari apa yang dilakukannya dan dari apa yang dikatakannya. Peran PR semakin luas dan cara yang ditempuh pun semakin beragam. PR akan selalu dihadapkan pada kegiatan yang melibatkan lingkungan internal dan eksternal.
Podcast dapat mencip-takan beberapa peluang untuk membuat suatu jenis pekerjaan menjadi lebih humanis untuk dikonsumsi oleh publik, khususnya jenis-jenis pekerjaan yang terkait dengan pelayanan masyarakat (akademik maupun non akademik) (Kinkaid, Brain, dan Se-nanayake, 2019).
BERBICARA
tentang pod-cast, kita akan lebih fokus pada audio. Audio adalah media yang kuat dengan resonansi afektif, sehingga membuat kita dapat menangkap sebuah narasi pribadi yang intim. Audio juga mem-buat kita sebagai penden-gar bebas untuk menilai pembicara atau narasum-ber (McHugh, 2014).
Menurut Street (2014), sifat audio yang halus menimbulkan “partner-ship” antara imajinasi dan ingatan yang memung-kinkan pendengar sebagai individu merespons secara pribadi yang melibatkan pemikiran dan hati. Hal tersebut didukung Psiko-log Stanford University,
Anne Fernald (2007) yang mengatakan, bahwa suara adalah sentuhan di kejauhan.
Ketika kita akan ber-bicara atau menyampai-kan suatu pesan melalui audio, kita membutuhkan keterampilan jurnalistik, teknis, dan kreatif. Hal itu ditekankan oleh McHug (2014) yang kemudian menyebut cerita dalam bentuk audio sebagai audio storytelling. Melalui audio kita dapat memanfaatkan sifat universal emosi dan kekuatan afektif untuk menyampaikan emosi yang terkandung dalam cerita audio.
Audio storytelling ke-mudian digunakan untuk melakukan edukasi di dunia pendidikan melalui kemunculan podcast pada
OPINI
KAMIS, 23 JULI 2020
5
SULTENG RAYA
BKPM Butuh
Anggaran untuk
Kawal Relokasi
ENANTIAN relokasi perusahaan asing ke Indonesia akhirnya berbuah juga. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang men-gumumkan bahwa ada tujuh perusahaan asing siap berkiprah di negeri ini. Hal itu dikemukakan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Ka-wasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Bahkan, sebagian dari perusa-haan asing yang sudah berkomitmen beroperasi di Indonesia akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada bulan ini. Adapun nilai inves-tasi dari ketujuh perusahaan tersebut sebesar USD850 juta yang diperkirakan mampu menyerap 30.000 tenaga kerja. Pemerintah berharap jejak tujuh perusa-haan yang direlokasi dari China, Jepang, dan Korea Selatan dapat diikuti perusahaan asing lain yang lebih banyak lagi.
Dari sebanyak tujuh perusahaan asing tersebut langsung direlokasi ke KIT Batang sebanyak tiga perusahaan. Ada empat perusahaan disebar ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara. Berdasarkan daftar yang dipublikasikan Badan Koor-dinasi Penanaman Modal (BKPM) ketujuh perusahaan asing yang direlokasi adalah PT Meiloon Technology Indonesia relokasi dari Suzhou, China. PT Sagami Indonesia dan PT Kenda Rubber Indonesia relokasi dari Shenzen, China. PT CDS Asia relokasi dari Xia-men, China. PT Panasonic Manufacturing Indonesia relokasi dari China, PT Denso Indonesia relokasi dari Jepang, dan PT LG Electronics Indonesia relokasi dari Korea Selatan yang berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia.
Selain itu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga membeberkan bahwa masih ada 17 perusahaan asing yang siap merelokasi atau memindahkan pabrik ke Indonesia. Pihak BKPM menargetkan prosedur perizinan investasi puluhan perusahaan yang siap beroperasi di Indonesia itu selesai pada akhir tahun ini. Adapun nilai investasi untuk 17 perusahaan ter-sebut diperkirakan sebesar USD37 miliar dan dipre-diksi mampu menyerap 112.000 tenaga kerja. Tidak hanya itu, Bahlil yang pernah menakhodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) juga mengung-kapkan bahwa masih terdapat 119 perusahaan asing yang berpotensi relokasi ke Indonesia. Adapun nilai investasi dari 119 perusahaan asing itu diperkirakan USD41,392 miliar yang bisa menyerap 162.000 tenaga kerja.
Potensi perusahaan asing melakukan relokasi ke Indonesia memang sangat besar, tetapi mampukah Indonesia menangkap potensi itu secara maksimal? Persoalannya, Indonesia selama ini selalu kalah bersaing menjemput investor asing dengan Thai-land dan Vietnam. Tiga masalah klasik yang selalu menghadang investor asing, yakni soal lahan atau tanah, ketenagakerjaan, dan aturan yang sampai saat ini masih melilit dan sulit diurai. Vietnam, sebagai pesaing utama Indonesia dalam menarik investor, sudah berhasil melenyapkan ketiga persoalan klasik tersebut. Indonesia kalah telak dengan Vietnam dalam urusan tanah yang dibutuhkan investor. Harga tanah di Vietnam lebih murah dibanding di Indonesia. Bahkan pemerintah di sana berani menawarkan tanah gratis untuk digunakan investor.
Selanjutnya, masalah ketenagakerjaan juga menjadi sorotan calon investor. Gaji pekerja di Indonesia dini-lai lebih tinggi dari sejumlah negara yang juga meng-gelar karpet merah buat investor seperti Vietnam. Selain itu, tenaga kerja di Indonesia di mata investor asing terlalu banyak tuntutan sehingga berpengaruh pada produktivitas bila tuntutannya tidak dipenuhi. Lalu, soal aturan, Bahlil Lahadalia menyebut terkesan dibuat agar Indonesia tidak kompetitif dibandingkan negara-negara lain. Contoh, investor asing memang sangat mudah mendapatkan nomor induk berusaha (NIB), sayangnya dengan NIB di tangan tidak bisa langsung membuat kegiatan usaha karena butuh sejumlah izin lagi yang prosesnya memakan waktu. Belum lagi aturan yang kontra antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang kerap membin-gungkan investor.
Memang, pemerintah tidak berpangku tangan mengatasi persoalan klasik tersebut, namun un-tuk melenyapkan dalam waktu sekejap tentu tidak mungkin dan dibutuhkan waktu dan langkah serius dengan strategi yang tepat. Selain masalah klasik yang dipertanyakan investor, secara internal BKPM sendiri punya masalah serius terkait anggaran. Tahun depan, alokasi anggaran untuk BKPM sebesar Rp439,5 miliar atau turun 24% dari anggaran tahun 2020 yang tercatat Rp585 miliar. Pihak BKPM mengusulkan penambahan anggaran menjadi sebesar Rp509 miliar pada 2021. Tambahan dana itu dinilai sangat men-desak, sebab BKPM sudah menganggarkan Rp Rp120 miliar untuk memfasilitasi 40 perusahaan yang bakal cabut dari China ke Indonesia. Diperkirakan biaya setiap perusahaan tak kurang dari Rp3 miliar. Ibarat memancing untuk mendapatkan ikan besar dibutuh-kan umpan besar juga.***
P
PENERBIT:
PT. Trimedia Sulteng Mandiri
No. Rek. Bank Sulteng, An. PT. Trimedia Sulteng Mandiri
Acc. 0010107770011 Rek. Bank Mandiri, No. 151-00-1205223-6
An. PT. TRIMEDIA SULTENG MANDIRI
PERWAKILAN JAKARTA: Jl. Tebet Timur IV F No. 6 Jakarta Selatan
(Ahmad Averus Toana, Sudarsono, Syafi i, Agung Ramadhan)
PERCETAKAN: TRIMEDIA GROUP
(Isi di luar tanggung jawab percetakan)
WARTAWAN HARIAN
SULTENG RAYA
, DIBEKALI KARTU PERS/SURAT TUGAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSIPENDIRI/PIMPINAN UMUM: Tri Putra Toana. DEWAN MANAJEMEN TRIMEDIA : Tri Putra Toana, Temu Sutrisno, Mahmud Matangara.
PIMPINAN PERUSAHAAN: Suyanto. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB: Irwan.
REDAKTUR: Amiluddin, Andi Nurhidayat, Hangga Nugracha. STAF REDAKSI: Irwan, Andi Hidayat, Amiludin, Hangga Nugracha, Rafi q,
Rahmat Kuniawan, Nindhya Shinta Dewi, Jane Lestari Parabak, Ruth Damayanti. SEKRETARIS REDAKSI: Rahmawati. LITBANG: A. Madukelleng.
BIRO DONGGALA: Wahid Agus, Situr Wijaya. BIRO SIGI: Feri Fadli. BIRO PARMOUT: Aslan Laeho. BIRO TOUNA: Budi. BIRO POSO: Syamsuyadi. BIRO BALUT: Subianto. BIRO MOROWALI: Bambang Sumantri. BIRO MOROWALI UTARA: Ivan Tagora. BIRO TOLITOLI: Rustam.
BIRO BANGKEP: Pariaman Tambunan (Kepala Biro) Rizal Saenong (Pemasaran). BIRO BANGGAI: Pariaman T.
DESIGN & ARTISTIC: Azwar Anas (Manajer), Feryanto, Wiwis. PEMASARAN/SIRKULASI: Wanto, Zainuddin Ladoe. PERIKLANAN: Helmy Jatmika (Manajer), Ruth.
KEUANGAN: Ratmin. EMAIL: [email protected] TARIF IKLAN: Warna (FC) Rp. 45.000/mmk. Hitam Putih (BW) Rp.30.000/mmk.
ALAMAT REDAKSI: Jl. Rusa No. 36 TLP: 0451 4012 445 ALAMAT PERCETAKAN: Jl. Rusa No.36 Palu.
SAAT
ini sudah banyak kita temui podcast
tentang kehumasan yang mengudara di
berbagai aplikasi. Baik organisasi, lembaga,
perseorangan, berlomba-lomba untuk
menu-angkan pemikirannya melalui audio dengan
podcast. Beberapa di antaranya yaitu The
Public Relations Podcast, Public Relations
Review, Podcast PR Talks, Ngopi (Ngobrol
PR), dan masih banyak lagi. Fenomena ini
cukup unik, mengingat seorang public
rela-tions (PR) atau humas biasanya lebih banyak
tampil secara visual dalam menjalin relasi.
B
Gaung Kehumasan di Podcast
Lizzatul Farhatiningsih*
penduduk dan kontak seca-ra langsung menyebabkan permintaan terhadap sektor telekomunikasi mengalami peningkatan.
Permintaan terhadap la-yanan data, telekomunikasi dan internet diperkirakan tetap tumbuh sehubungan beralihnya aktivitas masy-arakat dari kantor, pusat perbelanjaan, dan sekolah ke rumah masing-masing. Kebiasaan tersebut diper-kirakan berlanjut pada masa new normal sehingga dapat mendukung kinerja sektor telekomunikasi.
Berbagai sektor usaha di-paksa untuk terus beradap-tasi di masa sulit. Adapberadap-tasi yang lebih maju pada saat sulit adalah dengan mela-kukan berbagai inovasi, di mana sektor usaha melaku-kan suatu tindamelaku-kan kreatif yang sistematis dan teren-cana dengan proyeksi masa depan. (Baca juga: 10 Barang Wajib Dibawa Saat Adaptasi New Normal)
Salah satu bentuk inova-si bagi dunia usaha yang dapat dilakukan di masa pandemi ini ialah “bersa-habat” dengan teknologi. Para pelaku usaha kini harus berani manfaatkan penjualan secara daring, sebab ter-hubung dengan ekosistem digital akan memudahkan masyarakat untuk mengak-ses berbagai produk usaha yang diperdagangkan. Selain inovasi melalui teknologi, para pelaku usaha kini juga perlu lebih adaptif dalam menyikapi pandemi. Adaptif dalam hal ini ialah menga-lihkan produksi bisnisnya ke berbagai barang yang diperlukan konsumen saat ini. Digitalisasi dan bisnis yang adaptif merupakan dua hal penting yang kini dapat menjadi senjata bagi pelaku usaha untuk mampu berta-han selama masa pandemi.
Sebagai upaya mendu-kung sisi suplai, kehadiran pemerintah melalui bantuan modal dan insentif pajak dapat menjadi angin segar bagi para pelaku usaha un-tuk mampu bertahan sela-ma pandemi. Berdasarkan perincian dana Pemulihan
Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah telah menyiap-kan dana subsidi bunga bagi UMKM, dunia usaha, dan masyarakat sebesar Rp34,12 triliun, untuk insentif per-pajakan kepada UMKM, dunia usaha dan masyarakat sebesar Rp123,01 triliun, dan untuk penjaminan untuk kredit modal kerja baru bagi UMKM sebesar Rp6 triliun.
Selain mendorong sisi suplai, saat ini pemerintah juga perlu mendorong sisi permintaan dengan mem-pertahankan daya beli masy-arakat. Badan Pusat Statis-tik (BPS) menyebut tingkat konsumsi rumah tangga
melemah signifi kan menjadi
2,84% pada kuartal I/2020. Angka tersebut turun drastis dibandingkan dengan kuar-tal I/2019 yang mencapai 5,02%. (Baca juga: 5 Orang Positif Covid-19, Lawan Pe-tugas Saat Akan Dievakuasi) Selain itu, data BPS juga menunjukkan bahwa angka
infl asi terpantau terus
men-galami penurunan dalam beberapa bulan terakhir se-lama masa pandemi. Hingga Juni, BPS mencatat bahwa
infl asi sebesar 0,18%
(month-to-month) pada Juni 2020, di mana angka tersebut lebih rendah dari Juni tahun sebe-lumnya, yakni 0,55%.
Perlambatan transaksi eko-nomi telah terasa sejak Maret lalu dan belum membaik hingga Juni. Lesunya tingkat konsumsi ini disebabkan oleh terbatasnya mobilitas masyarakat. Sejak Covid-19 menyebar di Indonesia, jum-lah PHK perjum-lahan terus ber-tambah.
Data Kementerian Ketena-gakerjaan mencatat jumlah PHK mencapai 1,7 juta orang hingga 8 Juli 2020. Hilangnya pemasukan masyarakat, oto-matis menggerus daya beli dan memicu kontraksi per-tumbuhan ekonomi. Melalui PEN, dukungan anggaran sebesar Rp172,1 triliun telah digulirkan pemerintah untuk mendorong sisi konsumsi, melalui subsidi atau bantuan sosial.
BAGAIMANA FOKUS EK-ONOMI INDONESIA?
Ekonomi China mencatat pertumbuhan positif pada kuartal II/2020 sebesar 3,2% secara tahunan. Sektor ma-nufaktur mendorong pe-mulihan ekonomi di negara dengan perekonomian ter-besar kedua di dunia itu. Pertumbuhan ini dicapai setelah status penutupan sejumlah wilayah di negara itu dicabut, diiringi pembu-kaan berbagai pabrik dan toko. Capaian ini merupakan pembalikan arah positif dari tekanan ekonomi yang terja-di terja-di negara tersebut.
Pertumbuhan positif menggambarkan bahwa ak-tivitas ekonomi China telah kembali bergeliat pascake-bijakan lockdown dicabut. Pemulihan ekonomi di China tersebut dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi Indonesia. Sebagai mitra dagang, Indonesia har-us mengambil peluang atas membaiknya pertumbuhan ekonomi China tersebut dengan menjadikan China sebagai negara tujuan ekspor dan mengimpor bahan baku industri dalam negeri dari Negeri Tirai Bambu tersebut.
Menjaga daya saing pro-duk ekspor masih menjadi kunci utama agar produk Indonesia mampu bersaing dengan produk negara tuju-an ekspor. Bagi pemerintah, seharusnya menjaga kemam-puan industri untuk dapat terus berproduksi dan fokus pada daya saing produk selama masa pandemi lebih menjadi prioritas daripada berpikir untuk membebani produsen melalui pungutan pajak. Insentif pajak saat ini akan lebih banyak membe-rikan dampak positif bagi kelangsungan aktivitas eko-nomi secara menyeluruh da-ripada meningkatkan beban produsen melalui pungutan pajak. Oleh sebab itu, dukun-gan pemerintah untuk men-dorong ketahanan industri melalui PEN diharapkan dapat menyelamatkan Indo-nesia dari jurang resesi akibat pandemi. Semoga!
*Penulis adalah Staf Khu-sus Menteri Keuangan Repu-blik Indonesia
PANDEMI
Covid-19 yang terjadi dalam
beberapa bulan terakhir telah semakin nyata
berdampak pada sejumlah ekonomi negara
di dunia. Singapura menjadi salah satu
nega-ra yang memasuki zona resesi setelah
ekono-minya mengalami penurunan hingga 41,2%
pada kuartal II/2020.
Usaha Padat Karya yang Berdaya Saing
Prof Candra Fajri Ananda Ph.D*
ERNYATAAN
resesi Singapura tersebut didefi-nisikan setelah dua kuartal berturut-turut ekonomi negara tersebut mengalami kontraksi. Sebe-lumnya, pada kuartal I/2020, Singapura melaporkan ada kontraksi ekonomi 3,3% di-banding kuartal sebelumnya. Buruknya kinerja ekono-mi Singapura pada kuartal II/2020 terjadi karena be-berapa langkah penutupan pada sebagian wilayah ne-gara tersebut guna memutus dan mengurangi penyebaran Covid-19.
Tak dapat dihindari bahwa pandemi Covid-19 memberikan ancaman be-sar bagi berbagai negara yang mengandalkan sektor perdagangan, pariwisata, dan berbagai industri pen-unjangnya, seperti hotel dan restoran. Sektor pariwisata di Singapura menjadi korban terdepan akibat Covid-19. Ini dapat terlihat di sektor penerbangan, perhotelan, dan restoran yang terpaksa berhenti di tengah wabah. Berdasarkan data produk domestik bruto (PDB) Sin-gapura, sektor jasa menyusut 37,7% pada kuartal II atau sebesar 13,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagaimana Singapura, Indonesia pun kini bera-da di ambang resesi akibat Covid-19. Sektor perdagan-gan dan pariwisata Indone-sia telah terdampak sangat dalam. Hasil kajian Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyebutkan bahwa badai pandemi telah memukul pertumbuhan sektor
per-dagangan cukup signifi kan,
khususnya sektor UMKM. Selain itu, pariwisata yang selama ini digadang-gadang sebagai sumber kontribusi devisa terbesar kedua bagi Indonesia juga kini tak ber-daya menghadapi badai Covid-19.
Hasil riset berdasarkan data Organisasi Pariwisa-ta Dunia (UNWTO) ham-pir 80% pengusaha di sek-tor pariwisata mengalami penurunan omzet. Selain itu, data CNN juga menunjuk-kan bahwa penurunan pada sektor pariwisata tersebut juga berimbas pada okupansi hotel yang juga mengalami penurunan sekitar 60% - 80%.
MITIGASI SEKTOR USA-HA YANG MAMPU BER-TAHAN
Meskipun hantaman pan-demi Covid-19 melumpuh-kan sebagian besar dunia usaha, masih terdapat bebe-rapa sektor bisnis yang juga mampu bertahan di tengah pandemi saat ini. Hingga kini setidaknya terdapat lima sek-tor bisnis yang dinilai mam-pu bertahan selama masa pandemi, di antaranya bisnis makanan dan minuman atau food and beverage (F&B), usaha penjualan kebutuhan bahan pokok, sektor jasa atau produk kesehatan, usaha jasa pendidikan dan pelatihan, serta bisnis sektor digital.
Hasil kajian SMI menye-butkan bahwa secara nasio-nal, Informasi dan komuni-kasi menjadi sektor unggu-lan bagi seluruh provinsi di Jawa. Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membatasi mobilitas
P
Pertama, karena podcast sering mengambil bentuk kolaboratif. Podcast dapat dibuat melalui metode partisipatif dengan men-gundang narasumber yang ahli di bidangnya. Den-gan demikian, informasi dan pengetahuan dapat bermanfaat bagi para pen-dengar dengan beragam profesi.
Bagi praktisi PR, cara ini merupakan cara praktis untuk mengenalkan dan menjelaskan kegiatan kehumasan yang dila-kukan sehari-hari. Para praktisi dapat mengun-dang narasumber seprofesi sebagai pembicara dan saling berbagi pengalaman selama menjadi PR. Hal itu akan membuat informasi dan pengetahuan tentang PR dapat diketahui oleh bahkan orang-orang di luar profesi PR.
Kedua, podcast umum-nya menggunakan bahasa informal atau sehari-hari, sehingga dapat menjadi konten yang menarik bagi khalayak luas. Selain itu, beragam suara yang sertakan di dalam konten misalnya interlude dan backsound juga dapat me-ningkatkan daya tarik para pendengar.
Podcast menyediakan music-musik yang dapat memperindah konten, sehingga para praktisi PR dapat menggunakannya untuk menarik pendengar. Meskipun konten yang di-angkat cukup padat, tetapi