KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas terselesaikannya penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Rektor Universitas Nasional Periode 2017/2018-2020/2021. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja ini dimaksudkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan mandat dari Keputusan Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Saudara Dr. El Amry Bermawi Putera, MA., sebagai Rektor Universitas Nasional. Laporan ini diharapkan bisa menjadi media untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Rektor Universitas Nasional dalam satu periode kepada Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai bagian dari Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan, Rektor Universitas Nasional mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan dan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta pelaksanaan hubungan dan/atau kerja sama dengan pihak-pihak di luar Universitas Nasional. Dalam mengemban tugas dan fungsinya tersebut, Rektor Universitas Nasional menetapkan langkah dan rencana strategis yang berorientasi hasil selama kurun waktu 4 (empat) tahun. Usaha-usaha terus dilakukan Rektor Universitas Nasional dari tahun ke tahun untuk menuju perbaikan yang signifikan, baik dari sistem tata kelola perguruan tinggi maupun dalam hal sistem akuntabilitas kinerja, yang akhirnya mendapatkan predikat yang lebih baik.
Laporan Akuntabilitas Kinerja ini diharapkan menjadi sarana evaluasi yang konstruktif dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh civitas akademika Universitas Nasional untuk peningkatan kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang.
Jakarta, 01 Desember 2020 Rektor,
DAFTAR ISI
Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI ... ii DAFTAR TABEL ... iv DAFTAR GAMBAR... vi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 11.2. Struktur Organisasi Universitas Nasional ... 4
BAB II BIDANG AKADEMIK 2.1. Kurikulum ... 6
2.2. Pembelajaran ... 8
2.3. Capaian Pembelajaran ... 10
2.4. Mahasiswa Aktif, Mahasiswa Cuti, Mahasiswa Pindahan dan Lanjut Studi ... 11
2.5. Pelaporan Pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi ... 14
2.6. Pengembangan Bidang Akademik ... 19
BAB III BIDANG PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN PUBLIKASI 3.1. Penelitian ... 21
3.2. Pengabdian Kepada Masyarakat ... 25
3.3. Publikasi Ilmiah ... 27
3.4. Kegiatan Forum Ilmiah ... 31
BAB IV BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA 4.1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia ... 32
4.2. Dosen ... 36
4.3. Tenaga Kependidikan ... 45
BAB V BIDANG PENJAMINAN MUTU 5.1. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) ... 50
5.2. Evaluasi Capaian dan Pengembangan Standar Mutu ... 54
5.3. Perencanaan dan Monitoring Pembelajaran ... 59
BAB VI BIDANG SARANA PRASARANA DAN SISTEM INFORMASI
6.1. Pembangunan, Pemeliharaan dan Pengadaan ... 65
6.2. Pengembangan Sistem Informasi ... 72
BAB VII BIDANG KEMAHASISWAAN 7.1. Kegiatan Minat dan Bakat ... 82
7.2. Kegiatan Penalaran ... 93
7.3. Pengelolaan Program Beasiswa ... 99
7.4. Penerimaan Mahasiswa Baru ... 102
BAB VIII BIDANG KERJA SAMA 8.1. Kebijakan, Prinsip dan Strategi Kerja Sama ... 107
8.2. Pelaksanaan Kerja Sama ... 111
BAB IX BIDANG KEUANGAN 9.1. Perkembangan Pendapatan Universitas Nasional Tahun Akademik 2017/2018 Sampai Dengan Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 ... 136
9.2. Perkembangan Pembiayaan Universitas Nasional Dari Tahun 2017/2018 –2020/2021 ... 138
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1. Data Pelaporan PDDIKTI - UNAS Periode 2017- 2020 ... 15
Tabel 2.2. Data NIK Terisi ... 16
Tabel 2.3. Update Data Terisi ... 17
Tabel 2.4. Data Mahasiswa Yang Terlambat Mengisi KRS ... 18
Tabel 2.5. Data Mata Kuliah Yang Terlambat Isi Nilai ... 18
Tabel 3.1. Jumlah Penelitian yang Didanai secara Internal oleh UNAS ... 24
Tabel 3.2. Jumlah Judul dan Dana Penelitian yang Diperoleh dari Kemenristek ... 25
Tabel 3.3. Jumlah Kegiatan PKM yang Didanai secara Internal oleh UNAS ... 26
Tabel 3.4. Jumlah Kegiatan PKM yang Diperoleh dari Kemenristek ... 27
Tabel 3.5. Jumlah Artikel ... 28
Tabel 3.6. Jumlah Buku Ajar/Teks yang Dipublikasi Dosen UNAS ... 28
Tabel 3.7. Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Cipta ... 29
Tabel 4.1. Kepesertaan Dosen dan Tenaga Kependidikan Dalam Program BPJS Kesehatan Periode 2017 – 2020 ... 35
Tabel 4.2. Kepesertaan Dosen dan Tenaga Kependidikan Dalam Program BPJS Ketenagakerjaan Periode 2017 – 2020 ... 35
Tabel 4.3. Dosen Tetap ... 36
Tabel 4.4. Dosen Tetap Periode 2017 – 2020 ... 37
Tabel 4.5. Dosen Tidak Tetap ... 38
Tabel 4.6. Dosen Tidak Tetap Periode 2017 – 2020 ... 39
Tabel 4.7. Jabatan Akademik Dosen ... 40
Tabel 4.8. Jabatan Akademik Dosen Periode 2017 – 2020 ... 41
Tabel 4.9. Tingkat Pendidikan Dosen Periode 2017-2020 ... 42
Tabel 4.10. Sertifikasi Pendidik (SERDOS) ... 43
Tabel 4.11. Dosen Studi Lanjut S3 Periode 2017 – 2020 ... 44
Tabel 4.12. Jumlah Tenaga Kependidikan Tahun 2020 ... 46
Tabel 4.13. Jumlah Tenaga Kependidikan Periode 2017 – 2020 ... 47
Tabel 4.14. Tingkat Pendidikan Tenaga Kependidikan Periode 2017-2020 ... 48
Tabel 4.15. Beasiswa Studi Lanjut S1 Tenaga Kependidikan Periode 2017-2020 ... 49
Tabel 5.1. Tabel Persentase Pengisian Laporan Monev ... 51
Tabel 5.3. Rekap Pengumpulan Materi Blended Learning ... 54
Tabel 7.1. Kegiatan dan Prestasi Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS Periode 2017-2020 ... 83
Tabel 7.2. Kegiatan dan Prestasi Penalaran Mahasiswa UNAS Periode 2017-2020 ... 93
Tabel 7.3. Kegiatan Program Beasiswa Selama Periode 2017-2020 ... 99
Tabel 7.4. Jenis dan Nilai Beasiswa Mahasiswa UNAS Selama Periode 2017-2020 ... 100
Tabel 8.1. Trend Kerja Sama UNAS ... 112
Tabel 8.2. Kerja Sama Inbound dengan Perguruan Tinggi ... 114
Tabel 8.3. Kerja Sama Inbound dengan Industri/LSM ... 116
Tabel 8.4. Kerja Sama Outbound dengan Perguruan Tinggi ... 119
Tabel 8.5. Kerja Sama Outbound dengan Industri/LSM ... 121
Tabel 8.6. Kerja Sama Outbound dengan Lembaga/Pemerintah ... 123
Tabel 8.7. Kerja Sama Inbound dengan Perguruan Tinggi ... 126
Tabel 8.8. Kerja Sama Inbound dengan Industri/LSM ... 129
Tabel 8.9. Kerja Sama Inbound dengan Lembaga/Pemerintah ... 130
Tabel 8.10. Kerja Sama Outbound dengan Perguruan Tinggi ... 132
Tabel 8.11. Kerja Sama Outbound dengan Industri/LSM ... 134
Tabel 8.12. Kerja Sama Outbound dengan Lembaga/Pemerintah ... 135
Tabel 9.1. Perkembangan Posisi Keuangan UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018 sampai dengan Semester Ganjil Tahun 2020/2021 ... 144
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1.1. Struktur Organisasi Universitas Nasional ... 4
Gambar 1.2. Struktur Kepemimpinan Universitas Nasional Periode 2017-2021 ... 5
Gambar 2.1. Jumlah Mata Kuliah Blended Lerning dan Onsite di Prodi ... 9
Gambar 2.2. Rata-rata IPK Lulusan UNAS Periode 2017/2018 – 2019/2020 ... 11
Gambar 2.3. Grafik Jumlah Mahasiswa Aktif dari Tahun 2017-2020 ... 12
Gambar 2.4. Grafik Jumlah Mahasiswa Cuti Lapor Tahun 2017-2020 ... 13
Gambar 2.5. Grafik Mahasiswa Pindahan dan Mahasiswa Studi Lanjut Tahun 2017- 2020 ... 14
Gambar 3.1. Jumlah Penelitian yang Didanai secara Internal oleh UNAS ... 24
Gambar 3.2. Jumlah Judul Penelitian yang Diperoleh dari Kemenristek .... 25
Gambar 3.3. Jumlah Kegiatan PKM yang Didanai secara Internal oleh UNAS ... 26
Gambar 3.4. Jumlah Kegiatan PKM yang Diperoleh dari Kemenristek ... 27
Gambar 3.5. Jumlah Artikel ... 28
Gambar 3.6. Jumlah Buku Ajar/Teks yang Dipublikasi Dosen UNAS ... 29
Gambar 3.7. Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Cipta ... 29
Gambar 3.8. Kegiatan Forum Ilmiah UNAS ... 30
Gambar 4.1. Laman Situs Web ... 33
Gambar 4.2. Pelatihan SIPAK ... 33
Gambar 4.3. Pelatihan Tenaga Kependidikan ... 34
Gambar 4.4. Perkembangan Kepesertaan Dosen dan Tenaga Kependidikan Dalam Program BPJS Periode 2017–2020 ... 35
Gambar 4.5. Jumlah Dosen Tetap Periode 2017 – 2020 ... 37
Gambar 4.6. Perkembangan Jumlah Dosen Tidak Tetap Periode 2017 – 2020 ... 39
Gambar 4.7. Perkembangan Jumlah Jabatan Akademik Dosen Periode 2017 – 2020 ... 41
Gambar 4.9. Perkembangan Jumlah Tingkat Pendidikan Dosen Periode 2017 – 2020 ... 43
Gambar 4.10. Perkembangan Jumlah Dosen Mendapat SERDOS Periode 2017 – 2020 ... 44
Gambar 4.11. Perkembangan Jumlah Dosen Studi Lanjut S3
Periode 2017 – 2020 ... 45
Gambar 4.12. Perkembangan Jumlah Tenaga Kependidikan Periode 2017-2020 ... 47
Gambar 4.13. Perkembangan Jumlah Tingkat Pendidikan Tenaga Kependidikan Periode 2017-2020 ... 48
Gambar 4.14: Perkembangan Jumlah Beasiswa Studi Lanjut S1 Tenaga Kependidikan Periode 2017-2020 ... 49
Gambar 5.1. Bagan Alur Perencanaan Pembelajaran ... 50
Gambar 5.2. Prosentase Pengisian Tabel Laporan Monev ... 51
Gambar 5.3. Perbandingan Nilai Akreditasi Prodi dan Institusi ... 53
Gambar 5.4. Rekap Pengumpulan Materi Blended Learning ... 54
Gambar 5.5. Perkembangan Standar UNAS ... 55
Gambar 5.6. Foto Hari Pertama, Selasa 17 Desember 2019 ... 56
Gambar 5.7. Foto Hari Kedua, Rabu 18 Desember 2019 ... 57
Gambar 5.8. Posisi Audit dalam Siklus SPMI ………58
Gambar 5.9. Siklus AMI UNAS ……….58
Gambar 5.10. Proses Penyusunan dan Pengesahan RENSTRA UNAS 2020-2025 ... 60
Gambar 5.11. Tampilan Web BPM UNAS ... 62
Gambar 5.12. Mobilisasi Data di Web BPM ... 63
Gambar 5.13. Akomodasi Saran dari Pimpinan UNAS ... 64
Gambar 5.14. Web BPM yang sudah bisa masuk melalui Web UNAS ... 64
Gambar 6.1. Aplikasi E-Sertifikat UNAS ... 74
Gambar 6.2. Aplikasi PPMB Online UNAS ... 75
Gambar 6.3. Aplikasi E-SKPI UNAS ... 76
Gambar 6.4. Aplikasi E-Eksekutif UNAS ... 77
Gambar 6.5. Aplikasi E-Konseling UNAS ... 77
Gambar 6.6. Aplikasi SIMKERMA UNAS ... 78
Gambar 6.7. Aplikasi E-Monev UNAS ... 79
Gambar 7.1. Kegiatan dan Prestasi Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS Tahun 2017 ... 84
Gambar 7.2. Kegiatan dan Prestasi Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS Tahun 2018 ... 88
Gambar 7.3. Kegiatan dan Prestasi Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS Tahun 2019 ... 92
Gambar 7.4. Kegiatan dan Prestasi Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS Periode 2017-2020 ... 92
Gambar 7.5. Prestasi Kegiatan Minat dan Bakat Mahasiswa UNAS di Berbagai Tingkat Kejuaraan Periode 2017-2020 ... 93
Gambar 7.6. Kegiatan dan Prestasi Penalaran Mahasiswa UNAS
Tahun 2017 ... 94
Gambar 7.7. Kegiatan dan Prestasi Penalaran Mahasiswa UNAS Tahun 2019 ... 96
Gambar 7.8. Kegiatan dan Prestasi Penalaran Mahasiswa UNAS Periode 2017-2020 ... 98
Gambar 7.9. Prestasi Kegiatan PenalaranMahasiswa UNAS di Berbagai Tingkat Kejuaraan Periode 2017-2020 ... 98
Gambar 7.10. Kegiatan Program Beasiswa Selama Periode 2017-2020 ... 102
Gambar 7.11. Perbandingan Jumlah Mahasiswa Baru UNAS Semester Ganjil Periode 2017/2018 – 2020/2021 ... 104
Gambar 7.12. Perbandingan Jumlah Mahasiswa Baru UNAS Semester Genap Periode 2017/2018 – 2019/2020 ... 105
Gambar 8.1. Trend Kerja Sama UNAS ... 112
Gambar 8.2. Kerja Sama Inbound dengan Perguruan Tinggi ... 115
Gambar 8.3. Kerja Sama Inbound dengan Industri/LSM ... 117
Gambar 8.4. Kerja Sama Outbound dengan Industri/LSM ... 122
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan lompatan besar bagi peradaban manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ditujukan untuk perubahan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, cepat dan aman. Perkembangan ini diyakini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pendorong kesejahteraan masyarakat sehingga penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan variabel utama bagi perguruan tinggi dalam mewujudkan tata kelola yang baik, efektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam menjawab peluang dan tantangan tersebut, Universitas Nasional (UNAS) melakukan berbagai langkah serta memainkan peran sebagai kekuatan intelektual bagi lahirnya masyarakat baru. UNAS menegaskan diri untuk memperluas dan memeratakan akses pada pendidikan tinggi dan pelayanan masyarakat yang menjadi bagian dari tanggung jawab institusional. UNAS berkewajiban untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas semakin tinggi dan mampu berdiri setara dalam pergaulan masyarakat dunia yang sudah maju, berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi dan pembangunan bangsa, serta menghasilkan karya yang mampu mendorong peningkatan keunggulan bangsa.
UNAS terus meningkatkan manajemen kemandirian dalam menentukan kebijakan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tatanan baru dengan prinsip kemandirian diharapkan dapat mewujudkan institusi UNAS yang efektif, berwawasan kualitas, dan efisien dalam pengelolaannya serta sekaligus akuntabel pada masyarakat. Kemandirian sebagai perguruan tinggi swasta harus diartikan sebagai peningkatan tanggung jawab dan peran UNAS dalam membangun bangsa melalui peningkatan sumberdaya manusia dan intelektualitasnya. Sebagai perguruan tinggi tertua di Jakarta, UNAS dapat menempatkan diri pada posisi terkemuka dalam pertumbuhan kualitas pendidikan
tinggi. UNAS telah mengembangkan program dan kegiatan dari teaching university konvensional menjadi teaching university yang berbasis Outcome Base Education (OBE) yang diakui secara nasional maupun internasional dengan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan untuk mencapai masyarakat Indonesia yang cerdas, makmur, aman dan sejahtera serta sebanding dengan masyarakat internasional dalam berbagai aspek, khususnya aspek penguasaan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi.
Dalam paradigma baru pengembangan pendidikan tinggi, UNAS mempertegas strategi meningkatkan daya saing dengan mengutamakan mutu (quality, access equity, autonomy), untuk itu UNAS mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi dengan menerapkan sepenuhnya Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga kualitas mutu perguruan tinggi, UNAS melakukan serangkaian penyesuaian dengan menerapkan semua proses tata kelola, good governance, sistem penjaminan mutu, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan sumber daya manusia dan mahasiswa, serta semua komponen lainnya dalam pengelolaan perguruan tinggi yang telah ditetapkan sesuai dengan standar mutu nasional.
Dengan kerja keras dan kesungguhan, akhirnya melalui Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 3891/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2017 tanggal 24 Oktober 2017, UNAS mendapatkan akreditasi institusi “A atau SANGAT BAIK”. Akreditasi institusi “A” merupakan barang mewah dan mahal bagi perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah perguruan tinggi di Indonesia kurang lebih 4.500 perguruan tinggi, hanya ada sekitar 60 perguruan tinggi yang terekreditas institusi “A”. Sekali lagi keberhasilan ini patut disyukuri bersama dengan terus berupaya mempertahankan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor UNAS sebagai pemimpin administratif dan akademik mempunyai peran strategis dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sesuai dengan amanah Statuta UNAS yang menyatakan bahwa Rektor UNAS mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan dan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina dosen, mahasiswa, pegawai administrasi, serta pelaksanaan hubungan dan atau kerja sama dengan pihak-pihak di luar UNAS.
Pada kesempatan ini, Rektor UNAS bermaksud menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Rektor UNAS Periode 2017-2021. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja ini dimaksudkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan mandat dari Surat Keputusan Pengurus Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Saudara Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., sebagai Rektor Universitas Nasional. Laporan ini diharapkan bisa menjadi umpan balik untuk perbaikan kinerja pada periode kepemimpinan Rektor UNAS mendatang, serta sebagai media untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Rektor UNAS dalam satu periode kepada Yayasan dan pemangku kepentingan lainnya.
Target kinerja yang telah dicapai Rektor UNAS Periode 2017/2018 – 2020/2021 merupakan penjabaran dari visi, misi, dan tujuan yang telah dituangkan dalam Renstra UNAS Tahun 2015-2020. Pengukuran pencapaian kinerja bertujuan untuk mendorong Rektor UNAS dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dari kebijakan dan program serta dapat menjadi masukan dan umpan balik bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan kinerja perguruan tinggi pada khususnya. Oleh karena itu, substansi penyusunan Laporan Akuntabilitas didasarkan pada hasil-hasil capaian indikator kinerja pada masing-masing unit kerja yang ada di lingkungan UNAS.
Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi UNAS yang tertuang dalam Renstra UNAS. Penilaian tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran atau penilaian dalam proses penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan. Evaluasi kinerja dilakukan dengan membandingkan antara target dalam penilaian kinerja dengan capaian.
Dalam pengukuran kinerja ini didasari bahwa penentuan target dan capaian kinerja masih didasarkan pada interpretasi yang berbeda-beda antara satu indikator dengan indikator lainnya. Perbedaan interpretasi tersebut mengakibatkan adanya perbedaan dalam pengukuran target dan capaian dari masing-masing indikator.
Berdasar pada uraian tugas Rektor UNAS, maka pengukuran kinerja Rektor UNAS Periode 2017/2018 – 2020/2021 dibagi kedalam terdiri dari 8 (delapan) bidang meliputi: (1). Bidang Akademik; (2). Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi; (3) Bidang Sumber Daya Manusia; (4) Bidang Penjaminan Mutu; (5) Bidang Sarana dan Prasarana, (6) Bidang Kemahasiswaan; (7) Bidang Kerja Sama; dan (8) Bidang Keuangan.
1.2. STRUKTUR ORGANISASI UNIVERSITAS NASIONAL
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 259 Tahun 2015 tentang Sistem Organisasi dan Tata Laksana Universitas Nasional, dalam menjalan tugas dan fungsi, Rektor Universitas Nasional dibantu oleh 4 (empat) Wakil Rektor, yaitu: (1). Wakil Rektor Bidang Akademik; (2). Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia; (3). Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan; dan (4). Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, yang secara struktur dapat dilihat pada gambar 1.1 dan 1.2.
Gambar 1.2. Struktur Kepemimpinan Universitas Nasional Periode 2017-2021
BAB II
BIDANG AKADEMIK
2.1. KURIKULUM
Dalam sejarah perjalanan Universitas Nasional (UNAS), perubahan kurikulum merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengembangan pendidikan tinggi. Perubahan kurikulum merupakan tanggapan/respon atas perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal need), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need). Demikian halnya dengan pengembangan kurikulum di UNAS merupakan formulasi konsep-konsep dasar sebagai landasan atau pijakan yang menjelaskan secara mendalam dan komprehensif aspek filosofis, sosiologis, psikologis, rasio-empirik, dan yuridis, serta dilengkapi sistem pengelolaan kurikulum pendidikan tinggi.
Bagi UNAS, pengembangan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, mengingat kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di UNAS. Tahun 2017 merupakan masa transisi dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) menuju Kurikulum Berbasis SNDIKTI/KKNI. Hal ini didasarkan pada Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Tahun Akademik 2017/2018, UNAS memberlakukan Kurikulum Berbasis SNDIKTI/KKNI dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 88 Tahun 2017 tentang Pemberlakuan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi/Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia di lingkungan Universitas dan Akademi-Akademi Nasional. Dalam rangka implementasi kurikulum SNDIKTI/ KKNI, UNAS mengadakan banyak kegiatan seperti sosialisasi, Workshop & Coaching Clinique hingga pendampingan pembuatan Portofolio Program Studi, dengan harapan kurikulum baru ini bisa diselenggarakan dengan ideal.
Untuk acuan atau pedoman Program studi dalam melaksanakan kurikulum tersebut, maka UNAS menerbitkan Surat Keputusan Rektor Nomor 231 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi/Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia di lingkungan Universitas dan Akademi-Akademi Nasional. Hasil sosialisasi, workshop dan coaching clinique hingga pendampingan pembuatan portofolio, maka sekarang semua Program Studi telah memiliki Portofolio Program Studi.
Penerapan kurikulum berbasis KKNI ini diharapkan akan mengubah cara melihat kompetensi lulusan, tidak lagi semata Ijazah tapi dengan melihat kepada kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas (formal, non formal, atau informal) yang akuntanbel dan transparan. Pelaksanaan KKNI melalui 8 tahapan yaitu: (1) Penetapan Profil Kelulusan; (2) Merumuskan Learning Outcomes/Capaian Pembelajaran; (3) Merumuskan Kompetensi Bahan Kajian; (4) Pemetaan Capaian Pembelajaran; (5) Bahan Kajian; (6) Pengemasan Matakuliah; (7) Penyusunan Kerangka Kurikulum; dan (8) Penyusunan Rencana Perkuliahan.
Dalam kurikulum KKNI, kompetensi merupakan akumulasi kemampuan seseorang dalam melaksanakan suatu deskripsi kerja secara terukur melalui asesmen yang terstruktur, mencakup aspek kemandirian dan tanggung jawab individu pada bidang kerjanya. Adapun capaian pembelajaran merupakan internalisasi dan akumulasi ilmu pengetahuan, ketrampilan, sikap, dan kompetensi yang dicapai melalui proses pendidikan yang terstruktur dan mencakup suatu bidang ilmu/keahlian tertentu atau melalui pengalaman kerja. Dengan kurikulum tersebut, UNAS dan Akademi-Akademi Nasional akan melahirkan lulusan yang lebih mampu memenangkan persaingan di dunia kerja. Komitmen ini ditunjukkan dengan diberlakukannya sertifikasi berbagai keahlian bagi mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan melalui pemberian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) atau Diploma Supplement, yaitu surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi, berisi informasi tentang pencapaian akademik/kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi. SKPI merupakan dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan,
dan sikap/moral seorang lulusan yang lebih mudah dimengerti oleh pihak pengguna di dalam maupun luar negeri. SKPI merupakan penjelasan yang objektif mengenai prestasi dan kompetensi pemegangnya.
Pada bulan Januari tahun 2020, Kemendikbud menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), di mana pada pasal 18 merupakan ketentuan tentang Kampus Merdeka - Merdeka Belajar. Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tersebut, mengharuskan perguruan tinggi melakukan peninjauan kembali kurikulum di masing-masing program studi. UNAS telah mempersiapkan Peraturan Rektor tentang Kampus Merdeka - Merdeka Belajar beserta Petunjuk Teknisnya sebagai pedoman bagi Program Studi untuk melaksanakan merdeka belajar.
2.2. PEMBELAJARAN
Sejalan dengan pemberlakuan Kurikulum berbasis SNDIKTI/KKNI pada tahun 2017 di lingkungan Universitas dan Akademi-Akademi Nasional, UNAS juga terus melakukan pengambangan metode pembelajaran dengan tujuan agar transfer of knowledge bisa lebih efektif. Pengembangan metode pembelajaran yang dimaksud adalah penyelenggaraan metode pembelajaran blended learning. Metode pembelajaran blended learning pertama kali diterapkan pada tahun 2016 di Fakultas Ilmu Kesehatan, berdasarkan SK Rektor Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Modus Ganda di Program Studi Bidan Pendidik, kemudian diikuti oleh Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika pada tahun 2017 berdasarkan SK Rektor Nomor 186 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Modus Ganda di Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika.
Pembelajaran blended learning merupakan kombinasi antara pembelajaran off line dan online. Untuk pembelajaran online diperlukan sarana prasarana serta pelatihan-pelatihan baik kepada Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Pada Tahun 2018 sampai pertengahan tahun 2019 Universitas memfasilitasi workshop dan Coaching Clinicque Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) terkait dengan pembelajaran blended learning, Workshop pembuatan video materi
pembelajaran, pelatihan-pelatihan pembuatan materi pembelajaran dengan Camtasia dan video pembelajaran di Studio. UNAS telah menyiapkan fasilitas berupa laboratorium blended learning yang ada di Blok III lantai 3, Studio rekaman untuk pembelajaran yang ada di Blok III lantai 1. Pada Tahun Akademik 2019/2020 UNAS menerbitkan SK Rektor Universitas Nasional Nomor 65 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Blended Learning di lingkungan Universitas Nasional. Pembelajaran blended learning ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran pada peserta didik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta media lainnya. Pembelajaran blended learning adalah metoda pembelajaran yang mendukung pembelajaran dengan meminimalkan kendala waktu, jarak dan ruang.
Pada Semester Ganjil 2019/2020, awal diberlakukannya blended learning untuk semua Program Studi, belum semua mata kuliah dapat dilakukan dengan metode blended learning, masih ada beberapa mata kuliah di masing-masing Prodi yang masih dilakukan full onsite seperti yang terlihat pada gambar 2.1.
Namun pada awal Semester Genap 2019/2020, dengan mewabahnya Virus Corona, dan sesuai dengan Edaran dari Dirjen Belmawa, maka semua kegiatan pembelajaran harus dilakukan secara online/daring. Oleh karenanya pada Semester Genap 2019/2020 dan Semester Ganjil 2020/2021 semua pembelajaran di UNAS dilakukan secara online/daring. Di awal perkuliahan online sebagian besar perkuliahan masih dilakukan dengan menggunakan forum chat, tetapi ada beberapa matakuliah yang sudah menggunakan video terutama di Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika, Fakultas Teknik dan Sains, Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Di akhir semester Genap 2019/2020 sampai semester Ganjil 2020/2021, perkuliahan daring sudah lebih baik lagi tidak hanya dengan forum chat, Video dan ppt tetapi sudah menggunakan link zoom sebagai pengganti perkuliahan tatap muka atau onsite. Sehingga setiap Program Studi memerlukan minimal dua link zoom untuk keperluan perkuliahan, ujian proposal, ujian skripsi, tesis, dan disertasi, dan penyelenggaraan seminar Fakultas. Namun masih ada kekurangan dari perkuliahan dengan Link zoom karena tidak terintegrasi dengan aplikasi akademik atau web kuliah sehingga untuk input kehadiran dosen dan mahasiswa masih dilakukan secara manual setelah masing-masing dosen melaporkan dan menyampaikan dokumen perkuliahan dengan link zoomnya ke SPA online. Ke depan perlu dilakukan penggembangan web conference yang ada di LMS UNAS agar terintegrasi dengan Aplikasi Akademik UNAS.
2.3. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Setelah kurikulum SNDIKTI/KKNI diterapkan pada Tahun Akademik 2017/2018 dengan metode belajar blended learning maka lulusan UNAS pada tahun tersebut mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) selain Ijazah dan Transkrip. Capaian rata-rata IPK lulusan Universitas dan Akademi-Akademi Nasional salama periode Tahun Akademik 2017/2018 sampai dengan Tahun Akademik 2019/2020 seperti yang terlihat pada gambar 2.2.
Gambar 2.2. Rata-rata IPK Lulusan UNAS Periode 2017/2018 - 2019/2020
Dari grafik tersebut terlihat bahwa rata-rata lulusan UNAS lulus dengan predikat pujian karena rata-rata IPK di atas 3,50. Selain itu sebagian besar lulusan di setiap semesternya lulus tepat waktu yaitu 8 semester atau 4 tahun. Kehadiran dosen mengajar setiap semester pada periode Tahun Akademik 2017/2018 sampai dengan Tahun Akademik 2019/2010 berkisar antara 98-100%. Hal ini karena di setiap semester ada jadwal kuliah pengganti secara terstruktur dan tercantum dalam kalender akademik, sehingga apa bila kehadiran Dosen belum memenuhi 14 minggu pertemuan kuliah pengganti sehingga kehadiran Dosen dapat mencapai 100%.
2.4. MAHASISWA AKTIF, MAHASISWA CUTI, MAHASISWA
PINDAHAN DAN LANJUT STUDI
Jumlah mahasiswa aktif UNAS cenderung naik di setiap semester ganjil, hal ini disebabkan karena pada semester ganjil jumlah mahasiswa baru lebih banyak dibandingkan semester genap. Namun dari 2017 sampai 2020 ada kecenderungan naik di setiap tahun akademik, pada semester genap 2020/2021 jumlah mahasiswa aktif 0 karena memang datanya belum ada dan kami hanya melaporkan sampai semester ganjil 2020/2021. Jumlah mahasiswa aktif periode 2017-2020 dapat dilihat pada gambar 2.3.
Gambar 2.3. Grafik Jumlah Mahasiswa Aktif dari Tahun 2017 -2020
Mahasiswa yang mengajukan cuti akademik dari tahun 2017-2020 berfluktuatif dengan beragam alasan seperti bekerja, tidak ada biaya, lupa, dan terlambat mengisi KRS. Sedangkan untuk mahasiswa yang cuti tidak lapor juga mempunyai alasan yang hampir sama, hanya saja mahasiswa-mahasiswa tersebut tidak paham kalau mereka tidak mengisi KRS mereka termasuk mahasiswa CTL dan kalau aktif di semester berikutnya dikenakan denda. Perlu sosialisasi tentang Peraturan Akademik dari awal mereka masuk UNAS melalui Pengenalan Lingkungan Kampus dan Budaya Akademik (PLBA) dan setiap semester tugas Pembimbing Akademik untuk selalu mengingatkan. Jumlah mahasiswa Cuti Lapor dan Cuti Tidak lapor dapat dilihat pada gambar 2.4.
Gambar 2.4. Grafik Jumlah Mahasiswa Cuti Lapor Tahun 2017-2020
Jumlah mahasiswa pindahan dan studi lanjut UNAS Tahun 2017-2020 cenderung lebih banyak pada semester ganjil dibandingkan semester genap. Jumlah mahasiswa studi lanjut kontribusinya terutama dari mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Kebidanan, Biologi Konsentrasi Biologi Medik, dan Fisika Konsentrasi Fisika Medik baru diikuti oleh Program Studi yang lain namun jumlahnya relatif kecil. Bila dilihat dari Program Studi yang banyak menerima mahasiswa studi lanjut adalah yang terkait dengan kesehatan, hal tersebut mungkin dapat menjadi perhatian UNAS untuk dapat meningkatkan fasilitas/sarana prasarana terkait dengan bidang kesehatan terutama laboratorium. Pada Semester Genap 2019 dan Ganjil 2020 tidak ada kenaikan berarti bahkan terjadi penurunan dibandingkan semester-semester sebelumnya. Hal ini karena Semester Genap 2019/2020 sampai dengan Semester Ganjil 2020/2021 masih dalam masa Pandemi Covid -19. Selain itu untuk Program Studi Kebidanan calon mahasiswanya masih menunggu akreditasi dari Profesi Bidan. Jumlah mahasiswa pindahan dan studi lanjut dari 2017-2020 dapat dilihat pada gambar 2.5.
Gambar 2.5. Grafik Mahasiswa Pindahan dan Mahasiswa Studi Lanjut Tahun 2017- 2020
2.5. PELAPORAN PADA PANGKALAN DATA PERGURUAN TINGGI
Setiap Perguruan Tinggi wajib melaporkan Evaluasi Program Studi setiap semester ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi, hal ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan dari Dirjen DIKTI kepada Perguruan Tinggi. Laporan ini disampaikan setiap semester dengan batasan waktu :
- Semester Ganjil : 30 April - Semester Genap : 30 Oktober Adapun data yang disampaikan antara lain :
- Data mahasiswa baru (Target, Pendaftaran, Tes, Lulus, Yang Masuk) - Data Perkuliahan Mahasiswa ( KRS dan KHS)
- Data Kelulusan, Keluar, DO, Cuti, Non Aktif - Data Dosen Mengajar
- Data Aktifitas Mahasiswa (KKL, Magang, PKM, dll) - Kurikulum
- Skala Nilai dan Kalender Akademik.
Data yang dikirim ke feeder diambil dari database UNAS kemudian di upload melalui importer yang dibeli dari pengembang aplikasi. Namun yang menjadi masalah sering kali database tidak valid dan tidak sesuai format yang dikehendaki
oleh feeder. Kebijakan perpanjang KRS dan perubahan nilai di luar batas penginputan setiap semester berdampak pada waktu yang lebih panjang dalam pengerjaan laporan ke PDDIKTI. Ke depan perlu sinkronisasi data base UNAS dengan data yang ada di feeder sehingga dapat meminimalisir kesalahan data dan mempersingkat waktu pengerjaan laporan. Berikut disampaikan Data Pelaporan UNAS pada Tahun Akademik 2017 sampai Tahun Akademik 2020 semester Ganjil.
Tabel 2.1. Data Pelaporan PDDIKTI - UNAS Periode 2017- 2020
No Kode Program Studi Status Semester Awal 2017 2018 2019 2020 1 2 1 2 1 2 1 2 1 67001 Ilmu Politik S3 A 20122 100 100 100 100 100 100 90 0 2 63101 Administrasi Publik S2 A 20091 100 100 100 100 100 100 78 0 3 46101 Biologi S2 A 20161 100 100 100 100 100 100 0 0 4 74101 Hukum S2 A 20061 100 100 100 100 100 100 0 0 5 67101 Ilmu Politik S2 A 20021 100 100 100 100 100 100 75 0 6 61101 Manajemen S2 A 20051 100 100 100 100 100 100 89 0 7 15901 Pendidikan Profesi Bidan A 20202 - - - 0 8 14901 Pendidikan Profesi Ners A 20191 - - - - 100 100 100 0 9 63201 Administrasi Publik S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 97 0 10 54211 Agroteknologi S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 96 0 11 62201 Akuntansi S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 99 0 12 79210 Bahasa Korea S1 A 20171 100 100 100 100 100 100 100 0 13 46201 Biologi S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 99 0 14 45201 Fisika S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 100 0 15 64201 Hubungan Internasional S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 99 0 16 74201 Hukum S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 96 0 17 70201 Ilmu Komunikasi S1 A 20051 100 100 100 100 100 100 91 0 18 67201 Ilmu Politik S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 98 0 19 55201 Informatika S1 A 20192 - - - 100 100 0 20 14201 Keperawatan S1 A 20071 100 100 100 100 100 100 100 0 21 61201 Manajemen S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 99 0 22 93202 Pariwisata S1 A 20171 100 100 100 100 100 100 100 0 23 79201 Sastra Indonesia S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 100 0 24 79202 Sastra Inggris S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 86 0
25 79204 Sastra Jepang S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 95 0 26 57201 Sistem Informasi S1 A 20051 100 100 100 100 100 100 98 0 27 69201 Sosiologi S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 97 0 28 20201 Teknik Elektro S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 98 0 29 30201 Teknik Fisika S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 100 0 30 55201 Teknik Informatika S1 B 20071 - - - 100 100 0 31 21201 Teknik Mesin S1 A 20021 100 100 100 100 100 100 100 0 32 15301 Bidan Pendidik D4 A 20081 100 100 100 0 0 0 0 0 33 15302 Kebidanan D4 A 20181 - - 100 100 100 100 85 0 Sumber : pddikti-admin.kemdikbud.go.id
Laporan Evaluasi Program Studi dari Periode 2017-2019 untuk semua Program Studi sudah 100% untuk pelaporan Tahun Akademik 2020-2021 belum bisa mncapai 100% karena kegiatan proses pembelajaran semester ganjil 2020-2021 belum selesai, seperti proses input nilai, kelulusan, dosen mengajar. Data PDDIKTI menjadi salah satu kriteria dalam pemeringkatan perguruan tinggi untuk kategori/kriteria proses. Dan ini merupakan salah satu penyumbang point terbesar di dalam penilaian, kedepan untuk pengembangan program aplikasi data PDDIKTI sedang dalam proses, data yang akan diambil di database akan disesuaikan atau disinkronkan dengan permintaan dan datanya harus sudah valid.
1. Input Mahasiswa Baru dan Lulusan a. Data Mahasiswa Baru
Sejak tahun 2017 UNAS telah melakukan input Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga pada saat DIKTI memberlakukan wajib mencantumkan NIK di ijazah pada tahun 2018, tidak terlalu banyak data yang mesti diperbaiki.
Tabel 2.2. Data NIK Terisi
No. Data Tahun Ket.
2017 2018 2019 2020
1 Mahasiswa Baru 3403 4693 4117 2963 Sem. Ganjil
2 NIK Terisi 3402 4693 4117 2693 Sem. Ganjil
b. Data Lulusan dan PIN
Untuk lulusan data nomor seri ijazah harus dilaporkan sehingga saat pengecekan ijazah di laman SIVIL-Belmawa data lulusan beserta nomor ijazahnya bisa tampil dan memperkuat bahwa ijazah yang dikeluarkan oleh Universitas adalah benar, untuk data nomor ijazah ini sudah kami lakukan sejak tahun 2016. Setelah dikeluarkannya PERMENDIKTI nomor 44 Tahun 2015 maka nomor seri ijazah menggunakan Penomoran Ijazah Nasional (PIN).
c. Update Data Mahasiswa
Data mahasiswa perlu dilakukan update agar data yang ada di database adalah data yang valid, untuk ini masih terus dilakukan dan mahasiswa dapat mengupdatenya langsung secara online. Apalagi data yang nomor handphone harus sering diupdate sehingga saat pemberian kuota belajar dari Kemendikbud dapat tersalurkan jika data tersebut valid. Nomor HP yang sudah divalidasi Kemendikbud dalam rangka pemberian kuota belajar selama pandemi sebagai berikut :
Tabel 2.3. Update Data Terisi
No. Data Batch Keterangan
September Oktober November Desember 1 Jumlah Mahasiswa 11.889 11.889 11.889 11.889 Data aktif mhs sem. Ganjil 2020 2 Data yang Valid 6.645 10.049 10.917
Prosentase 55,89% 84,82% 91,82%
2. Setting KRS, Input Nilai dan Wisuda
Setting waktu untuk KRS, input nilai, pendaftaran wisuda sudah sesuai kalender akademik berjalan. Namun batas akhir sampai saat ini di setiap semester masih melebihi waktu yang ditetapkan, yaitu :
a. Mahasiswa terlambat mengisi KRS
Alasan keterlambatan : 1) Masalah Keuangan
2) Lupa
3) KRS belum diposting, belum disetujui PA 4) Mahasiswa baru.
Tabel 2.4. Data Mahasiswa yang Terlambat Mengisi KRS
No Jumlah Semester Ket.
20171 20172 20181 20182 20191 20192 20201
1 Mhs. yang 59 195 76 172 72 139 118 Melewati
Terlambat batas akhir
2 Mahasiswa 8.011 7.469 10.555 9.413 11.923 10.767 11.889 pengisian
Aktif KRS
Prosentase 0,74% 2,61% 0,72% 1,83% 0,60% 1,29% 0,99%
b. Input Nilai
Alasan keterlambatan :
1) Mahasiswa baru melengkapi nilai tugas 2) Ada ujian susulan
3) Ada perbaikan nilai ujian 4) Masalah akses jaringan/teknis.
Tabel 2.5. Data Mata Kuliah Yang Terlambat Isi Nilai
No Jumlah Semester Keterangan 20171 20172 20181 20182 20191 20192 1 Kelas Mata Kuliah 89 147 76 124 92 27 Yang Terlambat 2 Total Kelas 4.328 3.217 5.380 5.136 5.974 3443 Prosentase 2,05% 4,56% 1,41% 2,41% 1,54% 0,78%
c. Pencetakan Ijazah, Transkrip, SKPI dan PIN
1) Pencetakan ijazah dan transkrip lulusan sebanyak mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus;
2) Pelayanan pencetakan transkrip sementara per hari melayani kurang lebih 10 mahasiswa, kecuali pada saat pendaftaran sidang skripsi dan setelah skripsi permintaan sebanyak jumlah lulusan;
3) Pencetakan SKPI;
mendapatkan Surat Pendamping Ijazah atau SKPI , dan UNAS sudah mulai memberlakukan untuk lulusan pada tahun 2017.
5) Awalnya data SKPI dibuat secara upload manual, sejak 2019 data SKPI sudah dapat di upload melalui sistem. Namun sampai saat ini masih perlu dilakukan perbaikan sistem yang lebih mudah dan efisien.
Data Pencetakan SKPI:
No. Semester Program Studi yang
Melaksanakan Keterangan
1 2017 Ganjil Semua program studi S1, DIV, Pascasarjana MM
Menggunakan manual upload
2 2017 Genap Semua program studi S1, DIV, Pascasarjana MM
Menggunakan manual upload
3 2018 Ganjil Semua program studi S1, DIV, Pascasarjana MM
Sudah menggunakan upload sistem oleh mahasiswa 4 2018 Genap Semua program studi S1, DIV,
Pascasarjana MM, MH, MIA
Sudah menggunakan upload sistem oleh mahasiswa 5 2019 Ganjil Semua program studi S1, DIV,
Pascasarjana MM
Sudah menggunakan upload sistem oleh mahasiswa 6 2019 Genap Semua program studi S1, DIV,
Pascasarjana MM
Sudah menggunakan upload sistem oleh mahasiswa
Data PIN yang sudah didatakan sebanyak lulusan yaitu :
No. Tahun Akademik Jumlah Pin yang Dipasangkan
1 2017/2018 1890
2 2018/2019 2144
3 2019/2020 2065
Agar reservasi PIN lancar semua persyaratan harus dipenuhi yaitu masa studi, IPK sesuai standar, SKS sesuai dengan ketentuan dan harus ada NIK. Semua bisa valid jika data yang dilaporkan di PDDIKTI valid.
2.6. PENGEMBANGAN BIDANG AKADEMIK
Rencana pengembangan yang dilakukan di bidang akademik yang sampai sekarang sedang proses adalah Cyber library, Perbaikan dan Penambahan Fitur dan konten data UNAS di Website, Tata Kelola UNAS 100% Berbasis IT baru tercapai
80%, Proses konversi mahasiswa pindahan secara online, demikian halnya dengan penyiapan sumber daya manusia yang berkemampuan IT juga sedang dipersiapkan. Penyusunan Tugas Akhir dan konsultasi Tugas Akhir secara online sedang proses, Kampus Merdeka – Merdeka Belajar masih dalam tahap persiapan implementasi, Pembelajaran berbasis inovatif masih sedang proses. Program pengembangan yang sudah berjalan adalah perkuliahan blended learning, Penerimaan mahasiswa baru secara online, Pendaftaran wisuda online, ijazah dan transkrip dan SKPI bilingual, pencantuman PIN dan NIK dalam Ijazah, Penyimpan dokumen mahasiswa baru (Ijazah, KTP , KK dan KTP, serta surat pernyataan) dalam bentuk softcopy di Cloud.
BAB III
BIDANG PENELITIAN,
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN PUBLIKASI
3.1. PENELITIAN
Peran dan fungsi perguruan tinggi sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dapat diwujudkan dalam bentuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara simultan dan berkesinambungan, sehingga dapat mendorong terciptanya inovasi dan kreativitas untuk kemajuan masyarakat. Dalam konteks ini, perguruan tinggi juga dapat mengembangkan model pembangunan yang benar-benar berbasis pada keilmuan dan sumber daya lokal dalam kerangka sistem nilai budaya bangsa, membangun basis-basis pengembangan keilmuan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka merespon perubahan global yang sangat dinamis, mengembangkan pusat-pusat pengembangan masyarakat dengan memanfaatkan sumberdaya dan nilai-nilai lokal yang ada, membantu pengembangan kebijakan strategis terhadap legislatif dan eksekutif serta mengontrol implementasi kebijakan-kebijakan tersebut.
Perguruan tinggi memiliki peranan dalam mengembangkan strategi kebudayaan, terutama untuk membangun nilai-nilai yang sejalan dengan kemajemukan bangsa agar keberagaman diterima sebagai sebuah kekayaan dan tidak dipertentangkan. Dalam rangka itu, UNAS menempatkan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam prioritas program UNAS sejak tahun 2009. UNAS mengeluarkan kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian yang mencakup ketentuan tentang kebijakan dasar penelitian (lembaga/unit yang menangani masalah penelitian, arah dan fokus penelitian, jenis dan rekam jejak penelitian unggulan, pola kerja sama dengan pihak luar, pendanaan, sistem kompetisi), penanganan plagiasi, paten dan hak atas kekayaan intektual, rencana dan pelaksanaan penelitian yang mencakup agenda tahunan, dan peraturan pengusulan proposal penelitian dan pelaksanaannya, sudah dikembangkan dan dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 167 Tahun 2011 yang sudah diperbaharui dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 259 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Laksana Universitas Nasional,
Surat Keputusan Rektor Nomor 185 Tahun 2012 tentang Panduan Penyelenggaraan Penelitian di Lingkungan Universitas Nasional, dan Surat Keputusan Rektor Nomor 187 Tahun 2012 tentang Rencana Induk Penelitian Universitas Nasional yang sudah diperbaharui dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 92 Tahun 2016 tentang Rencana Strategis Penelitian Universitas Nasional Tahun 2016-2020.
Secara terperinci, Rektor mengatur seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang juga mengatur tentang pendanaan di dalamnya, yang dituangkan berdasarkan keputusan-keputusan Rektor, antara lain :
a. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 188 Tahun 2014 tentang Penetapan Penelitian Kompetitif Dosen Universitas Nasional Tahun Akademik 2014/2015.
b. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 198 Tahun 2015 tentang Penetapan Penelitian Kompetitif Dosen Universitas Nasional Tahun Akademik 2015/2016.
c. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 197 Tahun 2015 tentang Penetapan Bantuan Stimulus Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Dosen Universitas Nasional Semester Ganjil Tahun Akademik 2015/2016.
d. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 20 Tahun 2016 tentang Penetapan Bantuan Stimulus Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Dosen Universitas Nasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016.
Selain itu, untuk meningkatkan minat dosen dalam melakukan penelitian dan publikasi ilmiah, telah dibuat beberapa keputusan Rektor menyangkut pemberian insentif, yaitu :
a. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 198 Tahun 2014 tentang Insentif Penulisan Buku yang sudah diperbaharui dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 199 Tahun 2015 tentang Insentif Penulisan Buku.
b. Surat Keputusan Rektor Universitas Nasional Nomor 200 Tahun 2015 tentang Insentif Penulisan Artikel Ilmiah dan Ilmiah Populer.
Langkah dan kebijakan yang diambil Rektor UNAS di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan upaya perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga hasilnya dapat memberikan sumbangsih dan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Untuk menjamin keberlanjutannya, UNAS secara terus menerus melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas SDM di bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Peningkatan kualitas SDM ini dilakukan dengan mengadakan berbagai pelatihan dan workshop terkait, serta dengan mengirim dosen ke berbagai pertemuan ilmiah (seminar, simposium, konferensi) baik nasional maupun internasional, dengan bantuan pembiayaan dari UNAS. Kegiatan-kegiatan ini juga ditujukan untuk membangun rekam jejak (track record) dan kompetensi inti (core competency) dosen peneliti dengan karya-karya penelitian yang dilakukan secara konsisten dan berjangka panjang pada bidang-bidang keilmuan yang ditekuninya.
Di samping itu, ketersediaan sarana dan prasarana penelitian yang memadai merupakan hal yang mutlak dalam upaya menjamin keberlanjutan penelitian. UNAS secara terus menerus memperbaiki sarana dan prasarana penelitian di UNAS, termasuk mendirikan pusat-pusat penelitian yang dalam jangka panjang diarahkan untuk menjadi center of excellence atau pusat unggulan untuk bidang penelitian tertentu. Di samping itu UNAS juga terus memperbaiki dan melengkapi fasilitas di berbagai laboratorium, pusat herbarium, rumah kaca dan kebun percobaan yang sudah dimiliki, digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (perkuliahan), juga digunakan untuk kegiatan penelitian, baik penelitian mahasiswa maupun dosen.
Prestasi UNAS di bidang penelitian pun terus membaik di tingkat internasional, sehingga meraih pada Juli 2018 sebagai mitra kerja penelitian internasional kategori perguruan tinggi swasta terbaik yang diberikan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Prestasi ini tentu sebagai capaian yang luar biasa bagi UNAS, dan akan terus dipertahankan dengan komitmen dan kerja keras bersama.
3.1.1. Penyelenggaraan Kegiatan Penelitian oleh UNAS
Dilihat dari trend perkembangan kuantitas bidang penelitian yang diperoleh dari dana internal UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum menunjukkan peningkatan angka setiap tahunnya. Dapat dilihat pada diagram batang untuk Kompetitif dan Stimulus Penelitian setiap tahunnya mengalami peningkatan, tahun akademik 2016/2017 jumlah penelitian stimulus sebanyak 138 judul, meningkat pada tahun akademik 2017/2018 sebanyak 212 judul, pada tahun akademik 2018/2019 juga mengalami peningkatan sebanyak 237 judul, trend peningkatan jumlah penelitian juga terjadi pada tahun akademik 2019/2020 sebanyak 311 judul, dan pada semester ganjil tahun akademik 2019/2020 trend peningkatan juga terjadi sebanyak 200 judul.
Tabel 3.1. Jumlah Penelitian yang Didanai secara Internal oleh UNAS
Keterangan:
A = Penelitian Kompetitif B = Penelitian Stimulus
3.1.2. Penyelenggaraan Kegiatan Penelitian oleh Kemenristek
Jumlah penelitian yang diperoleh dari Kementerian Riset dan Teknologi selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Dapat dilihat pada diagram batang bahwa pada tahun 2017-2018 mulai mengalami peningkatan dan pada tahun 2019 mengalami penurunan.
Tabel 3.2. Jumlah Judul dan Dana Penelitian yang Diperoleh dari Kemenristek
Tahun Jumlah Judul Penelitian Jumlah Dana Penelitian
2017 17 1,147,528,000
2018 23 2,128,500,000
2019 14 2,169,107,500
Jumlah 54 5,445,135,500
Gambar 3.2. Jumlah Judul Penelitian yang Diperoleh dari Kemenristek
3.2. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
3.2.1. Penyelenggaraan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Universitas Nasional
Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh dari UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Tabel 3.3. Jumlah Kegiatan PKM yang Didanai secara Internal oleh UNAS
Tahun Semester Jumlah Kegiatan Jumlah Dana
2017/2018 Ganjil 64 295,650,000 628,550,000 Genap 71 332,900,000 2018/2019 Ganjil 72 132,050,000 286,950,000 Genap 89 154,900,000 2019/2020 Ganjil 92 167,400,000 399,600,000 Genap 118 232,200,000 2020/2021 Ganjil 121 200,200,000 200,200,000 Total 627 1,515,300,000
Gambar 3.3. Jumlah Kegiatan PKM yang Didanai secara Internal oleh UNAS
3.2.2. Penyelenggaraan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Kemenristek
Jumlah penelitian yang diperoleh dari Kementerian Riset dan Teknologi selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum memiliki jumlah yang sama pada tahun 2018 dan 2019.
Tabel 3.4. Jumlah Kegiatan PKM yang Diperoleh dari Kemenristek
Tahun Jumlah Judul
Pengabdian Jumlah Dana Pengabdian
2018 1 40,000,000
2019 1 41,000,000
Jumlah 2 81,000,000
Gambar 3.4. Jumlah Kegiatan PKM yang Diperoleh dari Kemenristek
3.3. PUBLIKASI ILMIAH
3.3.1. Penyelenggaraan Kegiatan Publikasi Ilmiah (Artikel Ilmiah)
Jumlah publikasi ilmiah (artikel ilmiah) Dosen UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum berfluktuasi setiap tahunnya. Dapat dilihat pada diagram batang bahwa jumlah publikasi ilmiah (artikel ilmiah) di tingkat nasional terakreditas dan di tingkat internasional terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sedangkan di tingkat tidak terakreditas ber-ISSN mengalami penurunan di tahun 2019.
Tabel 3.5. Jumlah Artikel
Gambar 3.5. Jumlah Artikel
3.3.2. Penyelenggaraan Pembuatan Buku Ajar/Teks
Jumlah buku yang dipublikasi Dosen UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum berfluktuasi setiap tahunnya. Penurunan jumlah buku yang dipublikasi Dosen UNAS terjadi pada tahun 2019.
Tabel 3.6. Jumlah Buku Ajar/Teks yang Dipublikasi Dosen UNAS
Tahun
Jenis Nasional
Terakreditasi
Tidak Terakreditasi
Ber ISSN Internasional
2017 2 56 25
2018 4 71 40
2019 20 44 68
Jumlah 26 171 133
Tahun Jumlah Buku Ajar/Teks
2017 19
2018 26
2019 15
Gambar 3.6. Jumlah Buku Ajar/Teks yang Dipublikasi Dosen UNAS
3.3.3. Penyelenggaraan Pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Cipta oleh UNAS
Jumlah hak kekayaan intelektual (HKI) cipta dengan pemegang cipta adalah UNAS selama Tahun Akademik 2017/2018–2019/2020 secara umum mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dapat dilihat pada diagram batang bahwa pada tahun 2019 memiliki jumlah HKI Cipta terbanyak sebesar 63.
Tabel 3.7. Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Cipta
Gambar 3.7. Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Cipta
Tahun Jumlah Judul/Sertifikat HKI Cipta
2017 15
2018 23
2019 63
3.4. KEGIATAN FORUM ILMIAH
Kegiatan forum ilmiah UNAS pada tingkat internasional, nasional, regional dan lokal selama Periode 2017/2018–2020/2021 terus dilakukan secara intensif dan kontinu baik oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas, Program Studi, Pusat Studi maupun Badan, Biro dan Unit Pelaksana Teknis (UPT). Jumlah kegiatan forum ilmiah UNAS selama periode tersebut tercatat sebanyak 269 kegiatan.
Gambar 3.8. Kegiatan Forum Ilmiah UNAS
Kegiatan forum ilmiah UNAS selama Periode 2017/2018–2020/2021 pada tingkat internasional, nasional, regional dan lokal antara lain: International Conference "Constitutional Review and Democracy”; SIFEST 2020: Sistem Informasi Festifal "Membangun Moral Untuk Berinovasi Dalam Bidang Teknologi Informasi"; Seminar Nasional 'Kekuatan Eksekutorial Jaminan Fidusia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU- XVII/2019; Forum Diskusi: Nagara Rimba Nusa: Peluang dan Tantangan bagi Konservasi Primata; Sertifikasi Internasional MTA: Database Administration Fundamentals; Seminar Nasional 2020 “Defisit Anggaran BPJS Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan: Prospek dan Tantngan”; Kajian Series Edisi Spesial “Pengaruh Kekuatan Politik Islam di Era Presiden Jokowi”; Webinar Nasional Implementasi Nilai-nilai Keindonesiaan Dalam Kehidupan
63 44 36 126 0 20 40 60 80 100 120 140 2017 2018 2019 2020 Jumlah Kegiatan Forum Ilmiah
Kampus di Era Normal Baru (Dalam Perspektif Ilmu Administrasi dan Ilmu Sosial); Webinar "Optimalisasi Penatalaksanaan Pasien Dengan Covid-19"; World Environment Day Restoring Nature: Interfaith Perspective and Call for Action; Lokakarya Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan (ILMIKI) ke 5 tahun 2020 & Zoominar Nasional; Seminar “Indonesian Indigenous Peoples Food Webinar : Masyarakat Adat dan Pangan Nusantara”; Webinar “Komunikasi Politik di Era Demokrasi Digital”; Seminar Nasional Teknologi Sains dan Informasi (SNTSI) Batch #2 Tahun 2020 “Konvergensi Machine Learning, Data Science dan Data Analyst Sebagai Platform Strategis dalam Era Society 5.0”; Webinar “Eksistensi Digital Marketing di Era New Normal”; Sosialisasi Persiapan Pembuatan Ekosistem Reka Cipta dan Pengisian Database Reka Cipta Perguruan Tinggi untuk Wilayah DKI Jakarta dan Banten; Application – Green Faith Fellowship (Class of 2020) APPLICATION DEADLINE: September 15, 2021; Lokakarya International "Enganging Concervation Difference: Communities, Science and Customary Right in Indonesia; Seminar Badan Keahlian DPR RI dalam "Urgensi Perubahan Undang-undang No. 30 Tahun 2002; Seminar Generasi Muda sebagai Pelindung dan Penentu Hutan dan Energi Masa Depan; Seminar Hak Paten "Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA)"; Seminar Nasional "Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Nasional yang Berkelanjutan"; Seminar Nasional "Orangutan Tuanan Sebelum dan Sesudah Kebakaran, Konservasi Orangutan di Kalimantan Tengah"; Seminar Nasional "Optimalisasi Peran Perempuan dalam Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mensukseskan Pembangunan Nasional di Era Globalisasi; Lokakarya Gelaran Commweeks Radio untuk tingkat SLTA sederajat; Seminar Investasi Emas "Perencanaan Keuangan Berbasis Emas"; Seminar "Ketenagakerjaan pada Perusahaan Multinasional di Indonesia dan Inkonsistensi pada Regulasi Hukumnya; Seminar Nasional "Percepatan Pembangunan Bidang Agama Dalam Naskah Garis-garis Besar Haluan Negara Sebagai Pedoman Haluan Pembangunan”; Seminar Nasional "Percepatan Pembangunan Bidang Agama Dalam Naskah Garis-garis Besar Haluan Negara Sebagai Pedoman Haluan Pembangunan”; Seminar Nasional "Tourism and Poverty Alleviation in Southeast Asia"; dan Seminar Nasional "Tourism and Poverty Alleviation in Southeast Asia".
BAB IV
BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA
Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai dan dilakukan oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia. Untuk itu, Sumber Daya Manusia UNAS (SDM UNAS) yang kompeten merupakan modal utama dalam mencapai keberhasilan mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNAS. Terkait hal tersebut, UNAS memiliki sasaran program yaitu “Meningkatnya BSDM UNAS yang Kompeten” dengan target setiap tahunnya merupakan besarnya persentase peningkatan SDM UNAS yang kompeten. Program pengembangan SDM selama Periode 2017/2018 – 2020/2021 telah mengarah pada terwujudnya SDM UNAS yang kompeten, yang mampu melaksanakan percepatan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNAS guna mencapai target-target pengembangan sampai dengan Periode 2020/2021.
Memperhatikan pentingnya SDM dalam mencapai target pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNAS, pelaksanaan program pengembangan SDM telah dirancang secara sistematis mulai dari penilaian kompetensi, pemantauan kinerja, pemetaan karir, pengembangan jabatan fungsional serta pengembangan kompetensi SDM. Keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut dilakukan secara efektif guna mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan.
4.1. PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Sistem pengelolaan sumber daya manusia yang meliputi perencanaan seleksi/perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan, yang diatur dalam Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 257 Tahun 2015 tentang Peraturan Kepegawaian Universitas Nasional.
Pertama, perencanaan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan dilakukan dengan mengacu kepada visi dan misi serta rencana strategis UNAS. Perencanaan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan sesuai dengan yang tertuang pada Rencana Strategis UNAS bahwa perencanaan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan mempertimbangkan peningkatan kuantitas (dengan memperhatikan
rasio yang ada) dan kualitas dari dosen dan tenaga kependidikan, baik dari sisi jenjang pendidikan maupun dari sisi jenjang jabatan akademik dan jenjang kepangkatan akademik.
Kedua, sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga kependidikan UNAS, baik untuk dosen dan tenaga kependidikan tetap serta dosen dan tenaga kependidikan
tidak tetap, dilakukan sesuai dengan prosedur Penerimaan Dosen (Manual Mutu Biro Administrasi Sumber Daya Manusia).
Ketiga, seluruh dosen dan tenaga kependidikan baru akan diikutsertakan
dalam pelatihan induksi dosen dan tenaga kependidikan baru yang dilaksanakan pada semester pertama mengajar yaitu sebelum perkuliahan dimulai, saat ujian tengah semester dan saat ujian akhir semester.
Keempat, pengembangan karir fungsional dosen tetap mengikuti peraturan
pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) yang mengatur mengenai Jenjang Jabatan Akademik (JJA), yang terdiri dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala dan Guru Besar. UNAS telah secara aktif dan terstruktur mendorong setiap dosen tetap untuk secara disiplin meningkatkan KUM melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang telah teradministrasi dengan baik. Hal ini didukung dengan adanya diseminasi, sosialisasi, pelatihan serta aplikasi yang dapat membantu dosen melakukan pemantauan pencapaian KUM pribadinya untuk meningkatkan jenjang karir fungsional dosen dengan mengakses langsung secara daring melalui
https://sijali-lldikti3.kemdikbud.go.id/.
Kelima, upaya mempertahankan dosen dilakukan dengan memberikan
beasiswa studi lanjut S3 kepada dosen yang masih berpendidikan S2 serta meningkatkan jumlah dosen tetap agar dapat memiliki Sertifikat Pendidik (SERDOS) melalui pelatihan Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA), Test of English Proficiency (TOEP).
Sedangkan pengembangan tenaga kependidikan dilakukan melalui pelatihan komputer dan pelayanan prima serta pemberian beasiswa studi lanjut ke jenjang pendidikan S1.
Gambar 4.3. Pelatihan Tenaga Kependidikan
Keenam, remunerasi dosen dan tenaga kependidikan secara rutin diberikan
setiap bulan. Bahkan renumerasi dosen dan tenaga kependidikan telah mengalami kenaikan sebanyak 3 kali dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir. UNAS juga memberikan fasilitas kepada keluarga dosen dan tenaga kependidikan dalam bentuk antara lain: keringanan biaya kuliah 50% bagi istri/suami dosen dan anak sampai dengan 3 orang; penghargaan menunaikan Ibadah Umrah untuk dosen dan tenaga kependidikan masing-masing sebanyak 1 orang (dan sejak tahun 2018 jumlah penerimanya bertambah masing-masing sebanyak 1 orang atau masing-masing mengalami kenaikan 100%); program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan; program pensiun; poliklinik; tempat beribadah; fasilitas: koperasi, olah raga, kesenian, dan rekreasi/family gathering; serta bantuan uang duka kepada dosen dan tenaga kependidikan dan keluarganya yang meninggal dunia.
UNAS terus memperhatikan keselamatan dosen dan tenaga kependidikan dengan cara mengikutkan pada program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Selama Periode 2017/2018-2020/2021 terjadi peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan sekitar 20,09%, sedangkan peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sekitar 38,87%.
Tabel 4.1. Kepesertaan Dosen dan Tenaga Kependidikan
Dalam Program BPJS Kesehatan
Periode 2017/2018 – 2020/2021
Jumlah Peserta BPJS Kesehatan
2017 2018 2019 2020
229 238 242 275
Sumber: BPJS Kesehatan.
Tabel 4.2. Kepesertaan Dosen dan Tenaga Kependidikan Dalam Program BPJS Ketenagakerjaan
Periode 2017/2018 – 2020/2021
Jumlah Peserta BPJS Kesehatan
2017 2018 2019 2020
265 277 305 368
Sumber: BPJS Ketenagakerjaan.
Gambar 4.4. Perkembangan Kepesertaan Dosen dan
Tenaga Kependidikan Dalam Program BPJS
Periode 2017/2018 – 2020/2021
229
238
242
275
265
277
305
368
0
100
200
300
400
2017
2018
2019
2020
BPJS Kesehatan BPJS KetenagakerjaanKetujuh, Kode Etik Dosen dan tata tertib kehidupan kampus selalu
disosialisasikan kepada dosen pada pelatihan/induksi dengan tujuan menjaga mutu dan akuntabilitas pelaksanaan proses kegiatan akademik. Secara tegas, UNAS
membentuk Komisi Disiplin untuk menyelesaikan pelanggaran tata tertib. UNAS juga melakukan monitoring dan evaluasi dosen dan tenaga kependidikan dilakukan dalam bentuk: absensi sistem handkey; pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD); dan pelaporan Beban Tugas Dosen.
Kedelapan, prosedur pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan
dilakukan mengikuti dengan prosedur pemberhentian dosen (Manual Mutu BSDM) yang sesuai dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UNAS.
4.2. DOSEN
4.2.1. Dosen Tetap dan Tidak Tetap 1. Dosen Tetap
Dosen tetap adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada perguruan tinggi yang bersangkutan; termasuk dosen penugasan LLDIKTI Wilayah III, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya.
Tabel 4.3 berikut ini adalah jumlah dosen tetap UNAS berdasarkan tingkat pendidikan dan gelar akademik.
Tabel 4.3. Dosen Tetap UNAS Tahun Akademik 2020/2021
No. Pendidikan Gelar Akademik Total Guru Besar Lektor Kepala Lektor Asisten Ahli Tenaga Pengajar (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 S-3/Sp-2 17 30 45 9 10 111 2 S-2/Sp-1 1 19 106 78 62 266 3 Profesi/ S-1/D-4* - - - - Total 18 49 151 87 72 377