• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMK Negeri 1 Kunduran Mata pelajaran : Bahasa Indonesia

Materi Pokok : Ceramah Kelas/Semester : XI/Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:

1. Peserta didik dapat menganalisis struktur dalam ceramah dengan cermat dan teliti.

2. Peserta didik dapat menganalisis kebahasaan dalam ceramah dengan cermat.

3. Peserta didik dapat menentukan urutan teks ceramah sesuai dengan struktur secara teliti

4. Peserta didik dapat menentukan topik teks ceramah sesuai dengan tema secara cermat.

5. Peserta didik dapat menyusun kerangka teks ceramah sesuai dengan topik secara cermat dan teliti.

6. Peserta didik dapat mengembangkan kerangka menjadi sebuah teks ceramah yang utuh sesuai dengan struktur dan kebahasaan secara cermat dan kreatif.

B. Kompetensi Dasar

3.24 Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah berkaitan dengan bidang pekerjaan .

4.24 Mengonstruksi ceramah berkaitan bidang pekerjaan dengan memerhatikan aspek kebahasaan dan menggunakan struktur yang tepat.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.6.1. Menganalisis struktur dalam ceramah dengan cermat dan teliti. 3.6.2. Menganalisis kebahasaan dalam ceramah dengan cermat.

4.6.1. Menentukan urutan teks ceramah sesuai dengan struktur secara teliti.

4.6.2. Menentukan topik teks ceramah sesuai dengan tema secara cermat.

4.6.3. Menyusun kerangka teks ceramah sesuai dengan topik secara cermat dan teliti.

4.6.4. Mengembangkan kerangka menjadi sebuah teks ceramah yang utuh sesuai dengan struktur dan kebahasaan secara cermat dan kreatif.

D. Materi Pembelajaran Materi Pembelajaran : 1. Struktur teks ceramah

2. Kebahasaan dalam teks ceramah

3. Cara menentukan urutan teks ceramah 4. Cara menyusun kerangka teks ceramah

5. Cara mengembangkan kerangka karangan menjadi sebuah teks ceramah E. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran

1. Media :

a. Buku paket kelas X b. Google meet/Zoom c. Google form 2. Alat /Bahan: a. Laptop b. Smartphone/Tablet c. Teks Ceramah d. Video Ceramah

(2)

a. Problem Based Learning , ceramah, diskusi, dan pemodelan. b. Kegiatan Pembelajaran

1) Kegiatan awal Orientasi

a) Siswa memberi salam kepada guru, berdoa, dan mengondisikan diri siap belajar.

b) Peserta didik menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dalam pembelajaran terkait dengan materi menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah.

Apersepsi

c) Peserta didik menerima gambaran singkat tentang pembelajaran teks ceramah.

d) Peserta didik dan guru bertanya jawab mengenai isi, struktur dan kebahasaan dalam teks ceramah.

Motivasi

e) Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah.

f) Peserta didik memperoleh motivasi bahwa pembelajaran

menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah sangat bermanfaat.

g) Peserta didik menyimak pokok-pokok materi terkait dengan pembelajaran isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah. Pemberian acuan

h) Peserta didik menerima informasi mengenai langkah-langkah dalam pembelajaran menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah.

2) Kegiatan inti

Membangun Konteks

a) Peserta didik berkelompok yang terdiri atas 3-4 orang dengan disiplin.

b) Peserta didik mengamati teks model tentang cara menganalisis isi, struktur dan kebahasaan pada teks ceramah dengan cermat dan teliti (mengamati, konten).

c) Peserta didik bertanya jawab tentang isi, struktur dan kebahasaan yang terdapat pada teks model yang disajikan dengan cermat (menanya, konten).

Menelaah Model

d) Peserta didik membaca teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja” dengan cermat dan teliti (mengamati, konten).

e) Peserta didik berkelompok mencatat isi, struktur dan kebahasaan yang sudah ditemukan pada teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja” dengan cermat (mengumpulkan informasi, konten).

f) Peserta didik berkelompok menganalisis struktur yang terkandung dalam teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”dengan cermat dan teliti (menalar, konten).

g) Peserta didik berkelompok menganalisis kebahasaan yang terkandung dalam teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”dengan cermat dan teliti (menalar, konten).

h) Peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas dengan percaya diri (mengomunikasikan, konten).

i) Peserta didik lain mengomentari hasil kerja dari temannya dengan jujur dan bertanggung jawab (mengomunikasikan, konten).

j) Guru memberikan penguatan terkait hasil kerja Peserta didik (mengomunikasikan, konten).

3) Kegiatan penutup

a) Peserta didik menyimpulkan materi teks ceramah yang telah dipelajari.

b) Peserta didik merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi.

(3)

c) Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran yang berkaitan dengan materi yang disampaikan.

d) Peserta didik memperoleh umpan balik dari guru.

e) Peserta didik memperoleh tugas pengayaan untuk mencari teks ceramah, kemudian dianalisis isi, unsur dan kebahasaannya. F. Penilaian

1. Teknik & Instrumen Penilaian a. Sikap

 Teknik penilaian : Observasi dan penilaian diri  Bentuk instrumen : Observasi dan pengamatan b. Pengetahuan

 Teknik penilaian : Tes  Bentuk instrumen : Uraian c. Keterampilan

 Teknik penilaian : Tes  Bentuk instrumen : Uraian

Blora, Juli 2021 Mengetahui,

Kepala SMK N 1 Kunduran Guru Mata Pelajaran

Yusak Sugiato, S. Pd., M.Pd. Dwi Angga Hibrianto, S. Pd. NIP. 19650429 200501 1 003 NIP. –

(4)

G. LAMPIRAN 1. Materi Ajar

Kita dalam kehidupan sehari-hari pernah menghadiri pengajian, mengikuti sholat berjamaah di masjid ataupun mengikuti upacara bendera disekolah. Pasti kalian tahu biasanya ada seorang pembiacara yang menyampaikan nasehat atau himbauan pada kegiatan tersebut. Untuk yang disampaikan pembicara tersebut apakah kalian tahu apa namanya? Dan bagaimana cara pembicara tersebut menyusun teksnya agar bisa disampaikan secara tersetruktur? Kalau kalian mau tahu mari kita hari ini membahas tentang hal/materi tersebut.

Perbedaan Ceramah dan Pidato

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal.

Ceramah adalah pesan yang bertujuan memberikan nasehat dan petunjuk-petunjuk, sementara ada audiens yang bertindak sebagai pendengar

1. Isi Teks Ceramah

Langkah-langkah menemukan isi dalam teks ceramah, antara lain: a. Membaca teks ceramah yang akan dianalisis secara mendetail.

b. Memahami struktur dari teks ceramah tersebut yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.

c. Mencatat informasi-informasi penting dari tiap struktur.

d. Merangkai informasi yang sudah ditemukan dengan menambahkan konjungsi sehingga menjadi suatu paragraf yang utuh.

2. Struktur Teks Ceramah a. Pendahuluan; 1) salam pembuka 2) ucapan penghormatan 3) ucapan syukur 4) pengenalan topik b. Isi ceramah; 1) Inti

2) paparan dari pembicara (orator) 3) pandangan umum (ilustrasi) c. Penutup;

1) Simpulan pendek

2) Ungkapan penutup (permintaan maaf dan terima kasih) 3) Salam penutup

Contoh teks ceramah:

No Struktur Teks Ceramah

(5)

a) salam pembuka b) ucapan penghormatan c) ucapan syukur d) pengenalan topik Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Yth. Ibu guru dan teman-teman yang saya banggakan

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas berkat rahmat dan hidayah-Nya lah sehingga kita dapat berkumpul di ruangan ini dalam keadaan sehat wal-afiat. Saya berterima kasih kepada Ibu guru dan teman-teman yang telah memberikan kesempatan yang baik ini bagi saya. Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan mengenai betapa pentingnya pendidikan bagi kita, sehingga teman-teman sadar bahwa pendidikan begitu penting.

2. Isi ceramah a) Inti b) paparan dari pembicara (orator) c) pandangan umum (ilustrasi)

Sebelum membahas mengenai pendidikan, marilah kita melihat kembali manfaat yang kita peroleh dari pendidikan itu sendiri. Dengan pendidikan yang tinggi, kita dapat meraih cita-cita setinggi bintang. Dengan pendidikan pula kita dapat membiayai hidup ini yang tidak semurah kita membeli sebutir permen di toko. Begitu besar manfaat yang kita peroleh bagi hidup kita melalui pendidikan yang kita capai. Dengan pendidikan pula, kita dapat membangun negara kita ini yang masih jauh dari sempurna. Membangun negara yang bersifat berkembang menjadi negara yang bersifat maju. Oleh karena itu teman-teman yang saya banggakan, janganlah kita malas dalam mencari ilmu itu. Banyak dari kita yang memperoleh fasilitas sekolah yang paling baik dan lengkap. Contohnya saja, mandi pagi dengan air hangat, banyak teman-teman yang pergi ke sekolah dengan menggunakan baik kendaraan bermotor maupun kendaraan roda empat yang kita kenal dengan mobil dan juga fasilitas lengkap berupa buku paket yang di berikan secara gratis. Guru yang tersedia pun melampaui batas kecukupan.Semua kalian miliki dengan mudahnya di sekolah ini. Tetapi sangat sulit membangun semangat belajar yang tinggi. Contohnya saja, malas bangun pagi saat harus berangkat ke sekolah. Apa lagi, ada yang tidur ataupun bermain-main saat pelajaran berlangsung.

Di jaman yang serba modern ini kita dituntut untuk terus berpacu menggali ilmu pengetahuan, kalau kita lengah sedikit saja kita akan tertinggal jauh oleh teman-teman kita yang terus berpacu menggali ilmu pengetahuan.

(6)

3. Penutup a) Simpulan pendek b) Ungkapan penutup (permintaan maaf dan terima kasih) c) Salam penutup

Teman-teman yang saya bangggakan, kita semua telah sadar dan menyadari betapa pentingnya pendidikan, semenjak kita duduk di bangku sekolah dari TK, SD sampai sekarang kita akan meninggalkan bangku sekolah SMA ini, banyak sekali ilmu yang kita dapatkan baik itu ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama, dari yang tidak tau kita bisa tahu, dari yang tidak mengerti kita bisa mengerti. Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini perkenankan saya untuk menyampaikan ucapan rasa syukur kehadirat Allah SWT. Dan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada Bapak dan Ibu Guru dimana beliau tidak ada bosan-bosannya untuk terus menerus mengingatkan kepada kita untuk rajin belajar dan belajar. Dengan dorongan itu Alhamdulillah kini kita memetik hasilnya.

Dengan selalu memohon ampun dan Ridho-Nya semoga apa yang kita cita-citakan Allah SWT mengabulkannya. Amin ya Rabal Alamin.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan pada

kesempatan yang baik ini

apabila ada kekurangan dan tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.

Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamualaikum Wr. Wb. 3. Kebahasaan dalam Teks Ceramah

a. Kalimat simpleks (tunggal) dan kalimat kompleks (majemuk)

1) Kalimat simpleks adalah kalimat yang terdiri satu struktur kalimat dengan satau verb utama, umumnya hanya memiliki pola S P O atau S P O K.

2) Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu pola atau struktur kalimat dan di dalam kalimat ini terdapat lebih dari satu aksi.

b. Kalimat deklaratif dan imperatif (persuasif/ajakan).

1) Kalimat deklaratif adalah kalimat yang di dalamnya terdapat keterangan atau pernyataan. Kalimat deklaratif bersifat informatif dan berupa kalimat berita.

2) Kalimat imperatif adalah kalimat yang di dalamnya terdapat perintah maupun ajakan. Kalimat imperatif biasanya selalu diakhiri dengan tanda baca seru (!).

c. Kata sapaan; orang kedua atau ketiga , terikat pada adat-istiadat setempat, kesantunan, dan situasi/kondisi percakapan

(7)

Wassalamualaikum Wr. Wb. Nama diri (Endang, Tono, Tri)

Istilah kekerabatan (Abang, Bapak, Ibu, ...) Gelar kepangkatan, profesi

Jabatan ( Kapten, Profesor, Dokter, Lurah) Kata nama (Nona, Tuan, Sayang)

Kata nama pelaku (penonton, pendengar) Kata ganti persona kedua (Anda)

4. Cara menentukan urutan teks ceramah a. Membaca teks ceramah dengan seksama.

b. Memahami ciri-ciri struktur pada teks ceramah.

c. Menentukan urutan yang tepat agar teks ceramah sesuai dengan struktur.

5. Cara menyusun kerangka teks ceramah

a. Menentukan topik yang akan ditulis menjadi teks ceramah. b. Mengumpulkan informasi terkait topik yang sudah ditentukan

c. Menyusun informasi yang sudah dikumpulkan menjadi sebuah kerangka teks ceramah dengan memperhatikan struktur.

6. Cara mengembangkan kerangka karangan menjadi sebuah teks ceramah

a. Mengumpulkan informasi sebanyak mungkin terkait topik yang ditulis menjadi teks ceramah.

b. Mengembangkan kerangka yang sudah dibuat agar menjadi teks ceramah yang utuh.

Rangkuman (sajian ringkas materi keseluruhan).

Dalam menulis teks ceramah yang wajib diperhatikan pertama kali adalah strukturnya. Struktur dari teks ceramah adalah pembuka, isi, dan penutup. Selain struktur yang diperhatikan adalah kaidah kebahasaannya. Teks ceramah memiliki kekhasan dalam kebahasaannya, yaitu kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat deklaratif, kalimat imperatif, dan kata sapaan.

Cara menulis teks ceramah, yaitu menentukan topik terlebih dahulu, lalu mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber. Lalu menyusun kerangka dari teks ceramah terlebih dahulu agar sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan dari teks ceramah. Setelah itu baru mengembangkan kerangka menjadi sebuah teks ceramah yang utuh dan padu.

(8)

2. EVALUASI

PETUNJUK KERJA!

1. Bacalah teks ceramah dengan seksama!

2. Tulislah hasil kerja kalian pada kolom yang sudah disediakan!

Bacalah teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja” dengan cermat dan teliti!

PENGARUH INTERNET TERHADAP REMAJA Assalamualaikum wr wb.

Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan ceramah terkait dengan “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”.

Sebelum saya mulai, saya ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan pada hari ini, yakni diantaranya; pengaruh internet terhadap remaja dilihat dari segi positif dan dari segi negatif.

Internet, kata yang tidak asing ditelinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang berteknologi, mewah, dan praktis. Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada. Dengan bermodalkan telepon selular yang memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat sebuah warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan “Warnet”. Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang menyebutnya. Saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang begitu keadaannya. Dengan adanya internet, akses atau jalan terhadap penyampaian informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata.

Banyak ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana. Informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini. Lalu apa hubungannya dengan siswa? Tentu saja sangat erat hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan. Internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dan di manapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau asusila. Siswa yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran di sekolah.

(9)

Namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya. Namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang ia terima disekolah. Hal itu memungkinkan siswa menjadi lebih kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam di depan meja dan mendengarkan gurunya berbicara.

Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda). Remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya. Dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada didekatnya. Jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negatif tergantung dari mana dia memulai. Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Akan tetapi, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya. Dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.

Maka dari itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita. Selaku remaja kita semua harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini, karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.

Sekian, dan atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar! 1. Analisislah isi yang terkandung dalam teks ceramah di atas!

... ... ... ... ... ... ... ... ...

(10)

2. Analisislah struktur dari teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”!

3. Analisislah kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks ceramah “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”!

PEMBUKA ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

ISI

PENUTUP ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

(11)

4. buatlah

kerangka ceramah kamu kemudian kembangkan menjadi

teks ceramah yang utuh!

3. INSTRUMEN PENILAIAN a. PENILAIAN SIKAP JURNAL SISWA/ CATATAN

Sekolah : SMK Negeri 2 Kunduran Kelas/ Semester : XI / Gasal

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

KD : 3.6 Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah.

Indikator : Peserta didik menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

No Tanggal Nama Catatan Sikap Positif/ negatif 1 2 3 4 5 Dst ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

(12)

b. PENILAIAN PENGETAHUAN

No KD Indikator Soal

Ranah

Bentuk Jumlah No soal C1 C2 C3 C4 C5 C6

1

3.6 Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah. 1. disajikan sebuah penggalan teks ceramah, kemudian peserta didik mampu menentukan struktur pokok pada teks ceramah. √ PG 1 9 2. disajikan sebuah penggalan teks ceramah, kemudian peserta didik mampu menganalisis kebahasaan pada teks ceramah. √ √ √ PG 1 2, 3, 5, 7, 10 3. disajikan sebuah penggalan teks ceramah, kemudian peserta didik mampu menganalisis isi pada teks ceramah. √ √ √ PG 1 1, 4, 6, 8 a. Petunjuk

1. Bacalah setiap butir soal dengan teliti!

2. Berilah tanda silang (x) pada pilihan jawaban yang kalian anggap benar! b. Soal/Pertanyaan

Bacalah teks ceramah berikut dengan saksama! Hadirin yang saya hormati!

Assalamualaikum Wr.Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua.

.... Ikrar dari berbagai perkumpulan pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yaitu bertanah air satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Perlu kita renungkan kembali baik -baik mengenai makna Sumpah Pemuda.

(13)

1. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada kutipan ceramah tersebut adalah….

a. Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha kuasa karena berkat dan rahmat-Nya, kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-84.

b. Terima kasih, semoga Tuhan Yang Maha kuasa selalu memberikan berkat dan rahmat-Nya dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-84.

c. Marilah sejenak kita bersama-sama merenungkan ikrar Sumpah Pemuda yang dicetuskan para pemuda-pemudi kita.

d. Hidup pemuda. Saudara, pernyataan ikrar pemuda terjadi pada tahun 1928. Sekarang sudah tahun 2012, jadi sudah 84 tahun.

e. Saudara, kita hidup di Indonesia ini sebagaimana ikrar para pemuda: bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.

2. Kalimat ajakan dalam teks ceramah tersebut adalah. . . .

a. Ajakan memanjatkan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha kuasa. b. Peristiwa pernyataan ikrar dari berbagai perkumpulan pemuda.

c. Mari kita berkumpul di tempat ini dalam memperingati Sumpah Pemuda. d. Mari kita ikrarkan Sumpah Pemuda.

e. Mari kita renungkan kembali makna Sumpah Pemuda. Bacalah teks ceramah berikut dengan saksama!

Teman-teman seperti yang telah saya uraikan sebelumnya bahwa kenakalan remaja dapat diatasi dengan salah satu cara yaitu menyalurkan kelebihan energi yang dimiliki remaja pada kegiatan yang positif dan dinamis ...

3. Kalimat ajakan yang tepat untuk melengkapi teks ceramah tersebut adalah ...

a. Oleh karena itu, marilah kita bekerja sama mencari jalan keluar untuk kegiatan remaja yang positif dan dinamis agar dapat mengurangi dampak negatif kenakalan remaja. b. Oleh sebab itu, diharapkan pandangan positif dari orang dewasa terhadap remaja -remaja

seperti kita ini.

c. Oleh karena itu, marilah kita tuntut pihak sekolah agar membuka kegiatan ekstrakurikuler sebanyak-banyak demi penyaluran hobi kita.

d. Oleh sebab itu, remaja dan kenakalannya tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan modern ini.

e. Oleh karena itu, marilah bersama-sama kita rajin membantu orang tua agar mereka sayang dan tidak menuding remaja yang nakal.

Cermati penggalan teks ceramah berikut!

(1) Saudara-saudara, kusta dikenal sebagai penipu ulung. (2) Gejalanya kerap meniru -niru penyakit kulit lain sehingga agak sulit membedakannya. (3) Bedanya adalah kulit yang mengidap kusta akan mati rasa. (4) Penyakit ini sering diderita oleh masyarakat yang ekonominya rendah.

4. Cuplikan teks ceramah di atas menginformasikan bahwa…. a. kusta sama dengan penyakit lain.

(14)

b. penderita kusta rentang pada orang miskin.

c. penyakit kusta dapat juga diderita oleh orang kaya.

d. antara kusta dan penyakit kulit tidak dapat dibedakan secara jelas. e. orang yang tingkat ekonominya tinggi kebal terhadap kusta 5. kata sapaan terdapat pada kalimat nomor. . . .

a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5

Cermati penggalan teks ceramah di bawah ini!

....Kita menyadari bahwa terwujudnya suatu masyarakat tidak dapat dipisahkan dari unsur tetangga sebagai saudara terdekat keluarga dan kerabat sendiri.Tetangga sebagai saudara dekat mempunyai tempat khusus dalam Islam sehingga baik buruknya tetangga merupakan ukuran iman seseorang. Hal ini sebagaimana yang disabdakan baginda nabi Muhammad SAW,"Demi Allah, dia tidak beriman! Orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya.

6. Penggalan ceramah di atas menekankan pentingnya. . . . a. hidup bermasayarakat

b. berhubungan baik dengan tetangga

c. .menjalin silaturahmi dengan orang yang beriman. d. keharusan untuk selalu beriman kepaa Allah. e. menghindari perbuatan yang buruk

Bacalah teks ceramah berikut !

Pada akhirnya, marilah kita tingkakan amal kita marilah kita tingkatkan amal kita dengan berbuat baik kepada kaum wanita. Kita dudukan kaum wanita sesuai dengan kodratnya, memiliki kesempatan belajar yang luas. Kaum wanita harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan tugas kewanitaannya, baik itu menyangkut dengan kepentingan dirinya sendiri, sebagai ibu rumah tangga, maupun dalam hubungannya dengan kemasyarakatan. 7. Penggalan pidato di atas disajikan dalam bentuk. . . .

a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. persuasi

Bacalah teks ceramah berikut !

...Dalam memperingati hari ‘idul qurban’, marilah kita mencermati kembali pesan al-Quran tentang “berkorban” bagi kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara. Menjalankan ajaran dan perintah agama dalam masyarakat kontemporer yang kompleks seperti sekarang ini, selalu memerlukan “kontekstualisasi” atau fresh ijtihad, ijtihad yang segar-mencerahkan. Ketaqwaan adalah tujuan utama manusia melakukan kurban. Ketika daging dan darah hewan kurban diangkat ke tingkat yang lebih tinggi, yakni taqwa, maka

(15)

akan terjadi pemuliaan niat, penataan ulang dan penjernihan tujuan manusia beragama dalam hubunganya dengan lingkungan dan kemanusian semesta.

Dikutip dari: M.Amin Abdullah “Khotbah Idul Adha1436 H/2015 M di Masjid Istiqlal” 24 September 2015, hal 7

8. ide pokok dalam teks ceramah tersebut adalah …..

a. Mengajak kita untuk memaknai berkurban di lingkungan bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara.

b. Menggunakan segala cara untuk berkurban karena agama dan ingin terkenal.

c. Ketaqwaan adalah tujuan utama manusia melakukan kurban. Hewan kurban menjadi pemuliaan niat, penataan ulang dan penjernihan tujuan manusia beragama dalam hubunganya dengan lingkungan dan kemanusian semesta.

d. Selalu memerlukan “kontekstualisasi” atau fresh ijtihad, ijtihad yang segar-mencerahkan.

e. Tidak ada yang peduli dengan aturan yang telah diajarkan nabi Ibrahim bagi yang kafir.

9. Pada teks ceramah di atas, termasuk struktur bagian. . . . a. Judul

b. Salam pembuka c. Pembuka d. Isi e. Penutup

10. “Marilah kita mencermati kembali pesan al-Quran tentang “berkorban” bagi kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara”.

Kalimat di atas, merupakan kalimat persuasif berupa. . . a. Himbauan b. Ajakan c. Saran d. Arahan e. Pertimbangan c. Kunci Jawaban 1. A 2. E 3. A 4. B 5. A 6. B 7. E 8. A 9. D 10. C Isian

1. Struktur teks ceramah terdiri atas judul, pumbuka, isi, dan penutup! (berdasarkan kreatifitas siswa)

(16)

4. PENILAIAN KETERAMPILAN Aspek keterampilan

1. Buatlah teks ceramah bertemakan “kondisi sosial remaja” berdasarkan struktur dan kebahasaan?

Jawab:

Kreatifitas siswa (struktur teks ceramah ialah judul, pembuka, isi, penutup) dengan kebahasaan kata sapaan, kalimat tunggal dan jamak, dan kalimat persuasif).

DAFTAR PUSTAKA

Buku Siswa, contoh laporan hasil observasi Priyatni, Endah Tri, Titik Harsiati. 2013. Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA Kelas X. Jakarta: Bumi Aksara

http://endangbahasa.blogspot.co.id/2016/09/teks-ceramah_11.html http://bahasapedia.com/sistematika-teks-pidato-ceramah-dan-khotbah/ http://rizkythea.blogspot.com/2010/01/contoh-pidato-contoh-naskah-pidato.html http://bahasapedia.com/menentukan-isi-pidato-ceramah-dan-khotbah/ https://www.youtube.com/watch?v=S4SDHRTI-0M

Referensi

Dokumen terkait

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaanyang telah diidentifikasi melalui kegiatan mengamati objek/kejadian , membaca sumber

Secara berkelompok, Peserta didik mengumpulkan Informasi tentang Aspek Pemerintahan, kondisi alam, social budaya dan ekonomi Negara ASEAN dengan cara:a. Membaca sumber

Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan, peserta didik mampu mendengar, bercakap, membaca dan menulis dengan bahasa Arab

Melalui kegiatan mengamati, peserta didik dapat membuat bagan sederhana untuk menjelaskan siklus air dengan benar dan teliti.. Upaya pelestarian bersih bagi

Dengan mengamati contoh guru membaca, peserta didik dapat menentukan 2 suku kata pada nama panggilan anggota keluarga.. Dengan arahan dari guru, peserta didik dapat

Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning dengan pendekatan saintifik, peserta didik mengamati permasalahan (membaca) dibuku paket

Peserta didik menganalisis dengan mengamati video dan membaca materi secara berkelompok tentang keunikan hutan hujan tropis, ancaman dan pelestariannya?. (4C: Colaboration,

 Guru meminta peserta didik mengamati contoh soal cara menghitung dan menentukan keliling persegi dan persegi panjang  Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal – hal penting