Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang Jalan KH. Romli Tamim No.09 Jombang

Teks penuh

(1)
(2)

e-mail : binamargajombang@gmail.com

Puji syukur kami panjatkan

hidayahNya, sehingga

dapat terselesaikan dengan tepat waktu. L

merupakan amanat

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan juga Peraturan Menteri

Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun

tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu

atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Di dalam

perencanaan kinerja, perjanjian kinerja dan juga capaian

anggaran selama masa tahun

Marga adalah

meningkatkan kualitas infrastruktur yang handal. Hal

dalam peningkatan

yang meliputi jalan dan jembatan serta penerangan jalan umum dan diharapkan

dapat meningkatkan k

pembangunan kedepan menjadi lebih

Harapan kami semoga

2016 ini bisa digunakan

dalam pembangunan

pembangunan yang efektif,

dan sasaran pembangun

mail : binamargajombang@gmail.com

syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT

, sehingga penyusunan Laporan kinerja (LKj)

dapat terselesaikan dengan tepat waktu. Laporan kinerja (LKj) instansi pemerintah

amanat dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan juga Peraturan Menteri

Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun

tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu

atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Di dalam Laporan kinerja (LKj) Dinas PU Bina Marga

perencanaan kinerja, perjanjian kinerja dan juga capaian

anggaran selama masa tahun 2016. Dimana sasaran strategis dinas PU Bina

Marga adalah mewujudkan infrastruktur dasar yang memadai dengan cara

meningkatkan kualitas infrastruktur yang handal. Hal

tan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan infrastruktur

yang meliputi jalan dan jembatan serta penerangan jalan umum dan diharapkan

dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentunya

kedepan menjadi lebih baik.

Harapan kami semoga Laporan kinerja (LKj) Dinas PU Bina Marga

digunakan sebagai acuan/pedoman dan juga sebagai bahan evaluasi

pembangunan di Kabupaten Jombang di tahun berikutnya sehingga terwujud

yang efektif, efisien, partisipatif, dan akuntabel sesuai

pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Jombang,

KEPALA

KABUPATEN JOMBANG

Ir. HARI OETOMO,M.Si

Pembina Tingkat I

NIP. 196

kehadirat Allah SWT, atas taufiq dan

Laporan kinerja (LKj) Dinas PU Bina Marga

kinerja (LKj) instansi pemerintah

Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan juga Peraturan Menteri

Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014

tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu

Dinas PU Bina Marga Tahun 2016 terdapat

perencanaan kinerja, perjanjian kinerja dan juga capaian kinerja dan realisasi

Dimana sasaran strategis dinas PU Bina

mewujudkan infrastruktur dasar yang memadai dengan cara

tersebut merupakan upaya

berupa penyediaan infrastruktur

yang meliputi jalan dan jembatan serta penerangan jalan umum dan diharapkan

tentunya untuk perencanaan

Dinas PU Bina Marga tahun

/pedoman dan juga sebagai bahan evaluasi

di tahun berikutnya sehingga terwujud

akuntabel sesuai dengan target

ditetapkan.

Jombang, Desember 2016

KEPALA DINAS PU BINA MARGA

KABUPATEN JOMBANG

Ir. HARI OETOMO,M.Si

Pembina Tingkat I

NIP. 19650206 199003 1 007

(3)

e-mail : binamargajombang@gmail.com

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

...

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar

1.2. Landasan

1.3. Maksud

1.3.1. Maksud

1.3.2. Tujuan

1.4. Sistematika

BAB II PERENCANAAN KINERJA

2.1. Visi dan Misi

2.2. Tujuan dan Sasaran jangka Menengah Dinas Pekerjaan

Umum Bina Marga

2.3. Strategi dan Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.1. Capaian Kinerja Organisasi

3.2. Realisasi Anggaran

BAB IV PENUTUP

4.1. Kesimpulan

mail : binamargajombang@gmail.com

KATA PENGANTAR

...

...

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang ...

Landasan hukum ...

Maksud dan tujuan ...

1.3.1. Maksud ...

1.3.2. Tujuan ...

4. Sistematika Laporan Kinerja (LKj) ...

PERENCANAAN KINERJA

Visi dan Misi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

Tujuan dan Sasaran jangka Menengah Dinas Pekerjaan

Umum Bina Marga ...

Strategi dan Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

AKUNTABILITAS KINERJA

Capaian Kinerja Organisasi ...

Realisasi Anggaran ...

PENUTUP

4.1. Kesimpulan ...

... i

... ii

... 1

... 3

... 4

... 4

... 4

... 4

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga ... 6

Tujuan dan Sasaran jangka Menengah Dinas Pekerjaan

... 9

Strategi dan Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga ... 11

... 13

... 31

(4)

e-mail : binamargajombang@gmail.com

Lampiran 1. Bagan Susunan Organisasi Dinas PU Bina Marga

Lampiran 2. Perjanjian Kinerja Dinas PU Bina Marga Tahun 2016

Lampiran 3. Rencana Kinerja Tahunan Dinas PU Bina Marga Tahun 2016

Lampiran 4. Penyusunan Kinerja Pencapaian Sasaran Dinas PU Bina

Marga Tahun 2016

(5)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga berkedudukan sebagai

unsur pelaksana otonomi daerah Kabupaten Jombang, yang dalam

operasionalnya dibantu UPTD. Sesuai dengan Peraturan Bupati

Jombang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas

Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang, Dinas PU Bina

Marga

mempunyai

tugas

pokok

Membantu

Bupati

dalam

menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan daerah Kabupaten

Jombang di bidang Pekerjaan Umum Bina Marga

”.

Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Pekerjaan Umum

Bina Marga mempunyai fungsi :

a. Penyusunan dan perumusan rencana program dan kegiatan dalam

rangka penetapan kebijakan teknis dibidang Pekerjaan Umum Bina

Marga;

b. Pelaksanaan kebijakan teknis di bidang Bina Marga;

c. Perencanaan teknis, pelaksanaan, pemeliharaan, rehabilitasi,

sarana dan prasarana dan perawatan serta penyiapan peralatan dan

perbekalan di bidang Bina Marga;

d. Penyelenggaraan pembinaan, pembangunan dan penyuluhan di

bidang Bina Marga;

e. Pengawasan dan pengendalian teknis di bidang Bina Marga;

f. Penyelenggaraan pembinaan, bimbingan dan evaluasi untuk

peningkatan kinerja di bidang Bina Marga;

g. Pengelolaan tugas kesekretariatan.

Asas akuntabilitas sebagai salah satu dari asas umum

penyelenggaraan negara seperti tertuang dalam penjelasan UU No. 28

tahun 1999, tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas

dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, kemudian diaplikasikan lewat

Inpres No. 7 tahun 1999 dan Inpres no. 5 tahun 2004, yang mewajibkan

setiap penyelenggara Negara mempertanggungjawabkan pelaksanaan

tugas pokok, fungsi dan kewenangannya dengan diawali suatu

perencanaan strategis (

Strategic Plan

) secara tahunan. Rencana

(6)

Strategis kemudian dipertajam melalui perumusan Rencana Kerja

(Renja).

Rencana Kerja (

Performance Plan

) merupakan salah satu

komponen dari siklus akuntabilitas kinerja yang dimulai dari

perencanaan strategis, dan diakhiri adanya Laporan Akuntabilitas

Instansi Pemerintah (LAKIP). Atas dasar alur tersebut Dinas PU Bina

Marga menyusun Rencana Kerja Tahun 2016 yang menyajikan target

kinerja tahun 2016 dalam upaya pelaksanaan amanat yang tertuang

dalam Rencana Strategis (Renstra) serta tugas pokok dan fungsi Dinas

PU Bina Marga yang sekaligus merupakan komitmen dinas untuk

mewujudkan visinya.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang

terdiri dari 1 bagian, 4 bidang dan 5 Unit Pelaksana Teknis Dinas

sebagai berikut :

I.

Kepala Dinas;

II.

Bagian Sekretariat, membawahi:

(1) Sub Bagian Umum;

(2) Sub Bagian Keuangan;

(3) Sub Bagian Penyusunan Program dan Pelaporan;

III. Bidang Pembangunan, membawahi:

(1) Seksi Pembangunan;

(2) Seksi Perencanaan Teknis;

IV. Bidang Pemeliharaan, membawahi:

(1) Seksi Jalan;

(2) Seksi Jembatan;

V.

Bidang Pengawasan dan Pengendalian, membawahi:

(1) Seksi Pengawasan dan Pengendalian;

(2) Seksi Legger;

VI. Bidang Peralatan dan Penerangan Jalan Umum, membawahi:

(1) Seksi Penerangan Jalan Umum;

(2) Seksi Peralatan dan Perbekalan;

VII. Kelompok Jabatan Fungsional

VIII. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), yang terdiri dari :

a)

UPTD Bina Marga yang terdiri dari :

(1) UPTD Bina Marga Wilayah Jombang;

(2) UPTD Bina Marga Wilayah Ploso;

(3) UPTD Bina Marga Wilayah Mojoagung;

(7)

(4) UPTD Bina Marga Wilayah Ngoro.

b)

UPTD Pengujian Tanah dan Bahan.

Penjabaran struktur organisasi Dinas PU Bina Marga sebagaimana

tertuang dalam Lampiran 1.

(8)

NOMOR

: 20 TAHUN 2014

TANGGAL

: 30 Oktober 2014

MUCHTAR, SIP, Msi

NIP. 197206211998031005

SUBAG UMUM

SUBAG KEUANGAN

SUBAG SUNGRAM & PELP

SEKRETARIAT

DINAS PU BINA MARGA KABUPATEN JOMBANG

KEPALA DINAS

Ir. HARI OETOMO, M.Si

NIP. 196502061990031007

NIP. 196903091992021001

NIP. 198008012003121004

NIP. 1962040219970310003

NIP. 196010161985091001

CAHYOWIBOWO, ST

MUSAWIR, ST

MARDIONO, Amd.

SUGIYANTO, ST

UPTD BINA MARGA NGORO

UPTD BINA MARGA MOJOAGUNG

UPTD PENGUJIAN BAHAN TANAH

UPTD BINA MARGA JOMBANG

UPTD BINA MARGA PLOSO

SEKSI PERENCANAAN TEKNIS

SEKSI JEMBATAN

SEKSI LEGGER

SEKSI ALKAL

JOKO MURCOYO, ST.MSi

AGUNG SETIAJI, ST

IMAM SYAFI'I, ST

AZAM MANSYUR, S.IP.

SUDARMAWAN

SUYONO, ST

MARJADI SANTOSA S.Sos.

ROCHMAT, SE

NIP. 197210022002121003

NIP. 196006251986111001

NIP. 196801061989031007

NIP. 196602121989031012

NIP.197405132001121003

NIP. 196909042001121005

NIP. 196609051992021001

NIP. 196105251984121004

SEKSI PEMBANGUNAN

SEKSI JALAN

SEKSI WASDAL

SEKSI PJU

BIDANG PEMBANGUNAN

BIDANG PEMELIHARAAN

BIDANG PENGAWASAN DAN PEMGENDALIAN

BIDANG PERALATAN DAN PJU

SETIAWAN AFANDI, ST, MT

SUPRADIGDO, ST, Msi

Ir. WILDAN BOEDI SANTOSO

SUHARTO, S.Sos, ST

KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

SUBAG UMUM

SUBAG KEUANGAN

NIP. 196304301990032006

SUBAG SUNGRAM & PELP

INDRIYATI MAHMULAH, S.Sos

YOSHI DHEKI UNTARI, SH.

CHANDRA IKA YUDHA, ST

NIP. 196410141990032005

NIP. 197912272009011005

BUPATI JOMBANG

NIP. 196402201987021003

NIP. 196305211989031004

NIP. 195803141982061002

NIP. 196105061991111001

(9)

1.2. LANDASAN HUKUM

Landasan normatif dalam penyusunan Laporan Kinerja (LKj) Dinas PU

Bina Marga tahun 2016 meliputi :

1. Undang - Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan

Daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Timur;

2. Undang - Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan

negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme;

3. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional;

4. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah sebagaimana diubah beberapa kali dalam Undang-Undang

Nomor 12 Tahun 2008;

5. Undang - Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

Keuangan antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah;

6. Undang - Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman

Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 08 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata

Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanan Rencana

Pembangunan Daerah;

9. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2003 tentang Dana

Perimbangan;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan

dan Pertanggung- jawaban Keuangan Daerah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tata Cara

Pertanggungjawaban Kepala Daerah;

12. Peraturan Presiden nomor 29 Tahun 2015 tentang Sistem

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP);

13. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

Birokrasi Nomor 53 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian

Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan

Kinerja Instansi Pemerintah;

14. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tentang

Pedoman Pengurusan, Pertanggungjawaban Keuangan Daerah

serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan

(10)

Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15 Tahun 2006

tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten

Jombang;

16. Peraturan Bupati Jombang Nomor 3 Tahun 2015 tentang

Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang.

Dengan landasan berpikir dan dasar ketentuan peraturan

perundangan seperti tersebut diatas, Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga dalam rangka mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas

pokok dan fungsinya melalui penerapan sistem akuntabilitas kinerja

instansi pemerintah, menyusun Laporan Kinerja (LKj) Instansi

Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Tahun 2016.

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

1.3.1 Maksud Pelaporan Kinerja

Laporan

kinerja

merupakan

bentuk

akuntabilitas

dari

pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap

instansi pemerintah atas penggunaan anggaran.Hal terpenting

yang diperlukan dalam penyusunan laporan kinerja adalah

pengukuran

kinerja

dan

evaluasi

serta

pengungkapan

(

disclosure

) secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran

kinerja.

1.3.2 Tujuan pelaporan Kinerja

1. Memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi

mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai,

2. Sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi instansi

pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya.

1.4. SISTEMATIKA LAPORAN KINERJA (LKj) DINAS PU BINA MARGA

Laporan Kinerja Dinas PU Bina Marga Tahun 2016 disusun

dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I

PENDAHULUAN.

1.1 Latar Belakang

1.2 Landasan Hukum

(11)

1.3 Maksud dan Tujuan

1.4 Sistematika Laporan Kinerja (LKj).

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

2.1 Visi dan Misi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

Kabupaten Jombang

2.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pekerjaan

Umum Bina Marga Kabupaten Jombang

2.3 Strategi dan Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.1 Capaian Kinerja Organisasi

3.2 Realisasi Anggaran

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

4.2 Saran

(12)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

2.1 Visi dan Misi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga sebagai perangkat daerah

Kabupaten Jombang merupakan salah satu pelaku pembangunan yang

diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pencapaian harapan

terhadap terwujudnya “JOMBANG SEJAHTERA UNTUK SEMUA”.

Harapan tersebut merupakan puncak ukuran keberhasilan yang

dicita-citakan dalam penyelenggaraan pembangunan jangka menengah

Kabupaten Jombang pada periode 2014-2018. Rakyat Jombang

Sejahtera diantaranya ditekankan pada meningkatnya keberdayaan

pemerintah daerah yang dalam penafsirannya diantaranya dapat

diartikan sebagai harapan terhadap semakin meningkatnya kemampuan

pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat pada seluruh lini.

Seiring dengan harapan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang dituntut untuk mampu mengejawantahkan

Visi Pembangunan Kabupaten Jombang 2014-2018, melalui penetapan

visi kelembagaan sebagai ukuran keberhasilan (keadaan) yang

diinginkan pada akhir periode perencanaan, yang sejalan dengan isu

strategis yang dihadapi, dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Artinya, ukuran keberhasilan yang akan dicapai Dinas Pekerjaan Umum

Bina Marga Kabupaten Jombang pada periode 2014-2018 selain dijiwai

oleh harapan terwujudnya Jombang Sejahtera, tentunya juga dilandasi

oleh ‘Isu Strategis’ sebagai fokus pembangunan yang dihadapi dalam

penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya di masa mendatang. Isu

strategis yang dihadapi terorientasi pada kapasitas kelembagaan dan

sumber daya manusia Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang serta upaya peningkatan pelayanan yang berkualitas dalam

bidang Bina Marga kepada masyarakat. Oleh sebab itu, Dinas Pekerjaan

Umum Bina Marga Kabupaten Jombang menetapkan Visi 2014-2018

sebagai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan,

yaitu:

(13)

“TERWUJUDNYA INFRASTRUKTUR JALAN YANG ANDAL

DAN BERKELANJUTAN GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN

MASYARAKAT TAHUN 2018”

Dalam rangka mewujudkan visi Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang 2014-2018, maka perlu ditetapkan misi

sebagai upaya-upaya umum yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan

visi. Berkaitan dengan penetapan misi Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang 2014-2018, maka perlu diperhatikan Misi

Pembangunan Jombang 2014-2018 yang terkait atau sejalan dan perlu

diaktualisasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang. Oleh sebab itu, dalam mengapresiasikan upaya mendukung

pelaksanaan misi pembangunan Kabupaten Jombang 2014-2018, maka

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang menetapkan

Misi 2014-2018 sebagai berikut:

1. Mewujudkan jaringan jalan strategis dan persandangannya guna

menunjang kawasan cepat tumbuh, agribisnis, serta daerah terpencil

2. Mewujudkan sarana dan prasarana peralatan, perbekalan serta

laboratorium, guna terlaksananya infrastruktur jalan dan jaringan

irigasi serta sumber daya energi

3. Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur

serta pengendalian asset guna memberikan pelayanan prima.

2.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pekerjaan Umum Bina

Marga Kabupaten Jombang

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari

pernyataan Misi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang yaitu sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam

jangka waktu 5 (lima) tahunan. Sedangkan Sasaran merupakan

penjabaran dari Tujuan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang, yaitu hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan

yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai, serta dalam

kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Adapun tujuan dan sasaran

yang akan dicapai oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten

Jombang berdasarkan rumusan misi sebagaimana tertuang di atas

adalah sebagai berikut:

(14)

Mewujudkan jaringan jalan strategis dan persandangannya guna

menunjang kawasan agribisnis, interchange tol, serta daerah terpencil,

memiliki tujuan sebagai berikut:

1) Meningkatkan manajemen perencanaan infrastruktur jalan dan

jembatan yang berkualitas. Berdasarkan tujuan tersebut maka

sasaran yang akan dicapai, sebagai berikut:

a. Meningkatnya management perencanaan infrastruktur jalan yang

berkualitas

2) Mewujudkan jaringan jalan strategis yang andal. Berdasarkan tujuan

tersebut maka sasaran yang akan dicapai, sebagai berikut:

a. Tersedianya jaringan infrastruktur jalan strategis yang andal

b. Tersedianya jaringan infrastruktur jalan strategis yang andal di

kawasan agropilitan

3) Mewujudkan infrastruktur jembatan yang andal di kawasan

agropolitan, interchange tol serta daerah terpencil. Berdasarkan tujuan

tersebut maka sasaran yang akan dicapai, sebagai berikut:

a. Terwujudnya infrastruktur jembatan yang baik

b. Terwujudnya infrastruktur jembatan yang baik di kawasan

agropolitan

4) Meningkatkan

infrastruktur

persandangan

jalan

di

kawasan

agropolitan, interchange tol serta daerah terpencil. Berdasarkan tujuan

tersebut maka sasaran yang akan dicapai, sebagai berikut:

a. Meningkatnya infrastruktur persandangan jalan

b. Meningkatnya infrastruktur persandangan jalan di kawasan

agopolitan

5) Meningkatkan kualitas infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU).

Berdasarkan tujuan tersebut maka sasaran yang akan dicapai,

sebagai berikut:

a. Meningkatnya infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU)

Misi Kedua

Mewujudkan sarana dan prasarana peralatan, perbekalan serta

laboratorium, guna terlaksananya infrastruktur jalan dan jaringan irigasi

serta sumber daya energi, memiliki tujuan sebagai berikut:

1) Meningkatkan kualitas dan kuantitas peralatan dan perbekalan serta

laboratorium. Berdasarkan tujuan tersebut maka sasaran yang akan

dicapai, sebagai berikut:

(15)

a. Tersedianya peralatan dan perbekalan pendukung pewujudan

infrastruktrur

jalan

yang

memadai

dan

sesuai

dengan

perkembangan teknologi

b. Terwujudnya pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan yang

sesuai dengan hasil perencanaan teknis

2) Meningkatkan ketersediaan sumber daya energi di pedesaan.

Berdasarkan tujuan tersebut maka sasaran yang akan dicapai,

sebagai berikut:

a. Meningkatnya pembangunan dan pengembangan listrik perdesaan

Misi Ketiga

Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur serta

pengendalian asset guna memberikan pelayanan prima, memiliki tujuan

sebagai berikut:

1) Meningkatkan kualitas pengawasan dan pengendalian, dalam

perwujudan infrastruktur jalan. Berdasarkan tujuan tersebut maka

sasaran yang akan dicapai, adalah:

a. Meningkatnya

pengawasan

dan

pengendalian

terhadap

pemanfaatan aset infrastruktur jalan yang lebih baik

2) Menciptakan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur

menuju tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional.

Berdasarkan tujuan tersebut maka sasaran yang akan dicapai, adalah:

a. Terciptanya kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur

menuju tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional

2.3 Strategi dan Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

Kabupaten Jombang

Sebagai upaya untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah

ditetapkan maka perlu dirumuskan arah kebijakan, dan Strategi Dinas

Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang dalam kurun waktu 5

tahun yakni 2014 - 2018. Bebarapa hal yang perlu dilakukan sebagai

acuan untuk menentukan strategi dan kebijakan Dinas Pekerjaan Umum

Bina Marga Kabupaten Jombang tentunya perlu dilakukan sebuah

analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

(16)

Strategi dan Kebijakan

Adapun strategi pencapaian tujuan dan sasaran adalah melalui

strategi dan arah kebijakan publik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

Kabupaten Jombang, diantaranya:

1. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang agribisnis bidang

kebinamargaan

a. Urusan pekerjaan umum di dalam strategi ini di arahkan kepada

penyediaan sarpras penunjang agribisnis bidang Kebinamargaan

2. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang agribisnis di kawasan

agropolitan bidang kebinamargaan

b. Urusan pekerjaan umum di dalam strategi ini di arahkan kepada

penyediaan sarpras penunjang agribisnis di kawasan agropolitan

bidang Kebinamargaan

3. Peningkatan kondisi jalan yang menghubungkan pusat-pusat

pertumbuhan

a. Interchange

b. Urusan pekerjaan umum di arahkan untuk meningkatkan kondisi

jalan

4. Penyediaan kebutuhan energi

(17)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

3.1 Capaian Kinerja Organisasi

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jombang

mempunyai visi, misi, tujuan, sasaran strategis dan indikator kinerja

yang tertuang pada rencana strategis 2014-2018. Pada setiap awal

tahun Dinas PU Bina Marga mempunyai Rencana Kinerja Tahunan

(RKT) yang kemudian menjadi Perjanjian Kinerja. Dan di akhir tahun

anggaran, kinerja tersebut harus diukur apakah sudah sesuai target

atau tidak. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program

dan kegiatan pada tahun tersebut. Dinas PU Bina Marga mempunyai 3

misi, 9 tujuan, 13 sasaran strategis dan 20 indikator kinerja untuk

mendukung 21 program kegiatan.

Perjanjian kinerja tahun 2016 bisa dilihat pada tabel 3.1.

Sedangkan pengukuran capaian kinerja dinas PU Bina Marga pada

tahun 2016 dapat dilihat pada tabel 3.2. Pada pengukuran capaian

kinerja, kami akan menganalisis indikator kinerja dengan analisa

sebagai berikut :

a. Perbandingan target dan realisasi kinerja pada tahun 2016

b. Perbandingan realisasi dan capaian kinerja tahun 2016 dengan

tahun-tahun sebelumnya

c. Perbandingan realisasi kinerja s/d tahun 2016 dengan target jangka

menengah pada renstra

d. Perbandingan realisasi kinerja pada tahun ini dengan standar

nasional

e. Analisis penyebab keberhasilan atau peningkatan kinerja

f.

Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya

g. Analisis

program/kegiatan

yang

menunjang

keberhasilan

pencapaian pernyataan kinerja

(18)

Tabel 3.1

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

DINAS PU BINA MARGA KABUPATEN JOMBANG

No

Sasaran Strategis

Indikator

Kinerja

Target

Program

Anggaran

Keterangan

( 1 )

( 2 )

( 3 )

( 4 )

(5)

(6)

(7)

1

Terwujudnya infrastruktur dasar yang

memadai

1.

Meningkatnya kualitas

infrastruktur yang andal

Persentase

panjang jalan

kabupaten

dalam kondisi

baik

75

%

1

Program Pembangunan Jalan dan

Jembatan

Rp 220.000.000,00

2

Program Penerangan Jalan Umum

Rp 5.245.000.000,00

3

Program Perencanaan Umum Jalan dan

Jembatan

Rp 12.248.000.000,00

4

Program Pengawasan dan Pengendalian

Rp 274.400.000,00

5

Program Peningkatan Peralatan dan

Perbekalan

Rp 730.000.000,00

6

Program Pemeliharaan Rutin Jalan

Rp 5.725.000.000,00

7

Program Pemeliharaan Berkala Jalan

Rp 1.625.000.000,00

8

Program Rehabilitasi Jalan

Rp 12.160.688.000,00

9

Program Rekonstruksi/Peningkatan

Struktur Jalan

Rp 95.533.792.500,00

10

Program Penanganan Bangunan

Pelengkap Jalan

Rp 12.890.000.000,00

11

Program Pembangunan Jembatan

Rp 3.779.050.000,00

12

Program Rehabilitasi/Pemeliharaan

Jembatan

Rp 630.000.000,00

(19)

No

Sasaran Strategis

Indikator

Kinerja

Target

Program

Anggaran

Keterangan

( 1 )

( 2 )

( 3 )

( 4 )

(5)

(6)

(7)

2.

Memantapkan kawasan

agropolitan

Persentase

panjang jalan

kabupaten

dalam kondisi

baik

75

%

13

Program Rekonstruksi/Peningkatan

Struktur Jalan di Kawasan Agropolitan

Rp 23.843.985.573,00

14

Program Penanganan Bangunan

Pelengkap Jalan di Kawasan Agropolitan

Rp 2.520.000.000,00

15

Program Pembangunan Jembatan di

Kawasan Agropolitan

Rp 750.000.000,00

16

Program Rehabilitasi Jalan di Kawasan

Agropolitan

Rp 5.335.024.000,00

2

Terciptanya kapasitas kelembagaan dan

sumber daya aparatur menuju tata

pemerintahan yang baik, bersih dan

profesional

1.

Pelayanan prima sesuai

kebutuhan dan harapan

masyarakat

Terwujudnya

pelayanan

administrasi

perkantoran

yang berkualitas

100 %

17

Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran

Rp 20.453.750.000,00

18

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur

Rp 1.731.150.000,00

19

Program peningkatan disiplin aparatur

Rp 50.000.000,00

`

20

Program perencanaan Strategis dan

Pelaporan Capaian Kinerja serta

Keuangan SKPD

Rp 45.000.000,00

21

Program Penyelenggaraan Laboratorium

Kebinamargaan

Rp 130.000.000,00

(20)

Tabel 3.2

PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA

DINAS PU BINA MARGA KABUPATEN JOMBANG

TAHUN 2016

VISI

: Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

MISI 1

: Mewujudkan jaringan jalan strategis dan persandangannya serta jembatan guna menunjang kawasan agropolitan, interchange tol, serta daerah terpencil

TUJUAN : - Meningkatkan management perencanaan infrastruktur jalan dan jembatan yang berkualitas

- Mewujudkan jaringan jalan strategis yang andal.

- Mewujudkan infrastruktur jembatan yang andal di kawasan agropolitan, interchange tol serta daerah terpencil

- Meningkatkan infrastruktur persandangan jalan di kawasan agropolitan, interchange tol serta daerah terpencil

- Meningkatkan kualitas infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU)

TUJUAN

SASARAN

KONDISI

AWAL

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

URAIAN

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA SATUAN

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

Meningkatkan

management

perencanaan

infrastruktur jalan dan

jembatan yang

berkualitas

Meningkatnya

management

perencanaan

infrastruktur jalan

yang berkualitas

Tersedianya dokumen

perencanaan

infrastruktur jalan

yang efektif dan

efisien

-

dok

9

1

1

1

1

1

1

100%

Mewujudkan jaringan

jalan strategis yang andal

Tersedianya jaringan

infrastruktur jalan

strategis yang andal

Meningkatnya

manfaatnya umur

jalan kabupaten

dalam kondisi baik

(21)

TUJUAN

SASARAN

KONDISI

AWAL

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

URAIAN

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA SATUAN

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

Meningkatnya

kapasitas jalan

kabupaten

-

ruas

4

37

33

39

37

34

39

100%

Tersedianya jaringan

infrastruktur jalan

strategis yang andal

di kawasan

agropolitan

Meningkatnya

persentase jalan

kabupaten dalam

kondisi baik di

kawasan agropolitan

-

tahun

1

1

1

1

1

1

1

100%

Meningkatnya

kapasitas jalan di

kawasan agropolitan

-

ruas

1

6

13

10

6

14

10

100%

Mewujudkan

infrastruktur jembatan

yang andal di kawasan

agropolitan, interchange

tol serta daerah terpencil

Terwujudnya

infrastruktur

jembatan yang baik

Meningkatnya

jembatan baru

-

buah

4

15

2

1

15

2

1

100%

Meningkatnya

persentase jembatan

dalam kondisi yang

baik

-

buah

3

3

-

3

3

-

4

133%

Terwujudnya

infrastruktur

jembatan yang baik di

kawasan agropolitan

Meningkatnya

jembatan baru di

kawasan agropolitan

-

buah

-

8

1

1

8

1

1

100%

Meningkatnya

(22)

TUJUAN

SASARAN

KONDISI

AWAL

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

URAIAN

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA SATUAN

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

dalam kondisi yang

baik di kawasan

agropolitan

Meningkatkan

infrastruktur

persandangan jalan di

kawasan agropolitan,

interchange tol dan

daerah terpencil

Meningkatnya

infrastruktur

persandangan jalan

Meningkatnya

bangunan pelengkap

jalan dalam kondisi

baik

-

ruas

4

44

8

57

44

81

57

100%

duiker

-

-

1

-

-

1

-

-

Meningkatnya

infrastruktur

persandangan jalan di

kawasan agropolitan

Meningkatnya

bangunan pelengkap

jalan dalam kondisi

baik di kawasan

agropolitan

-

ruas

2

15

2

10

15

19

10

100%

duiker

3

-

-

-

-

-

-

-

meningkatkan kualitas

infrastruktur Penerangan

Jalan Umum (PJU)

Meningkatnya

infrastruktur

Penerangan Jalan

Umum (PJU)

Meningkatnya jumlah

titik lokasi

Penerangan Jalan

Umum (PJU)

-

lokasi

465

2

14

10

2

14

20

200%

(23)

VISI

: Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

MISI 2

: Mewujudkan sarana dan prasarana peralatan, perbekalan serta

TUJUAN : - Meningkatkan kualitas dan kuantitas peralatan dan perbekalan serta laboratorium

- Meningkatkan ketersediaan sumber daya energi di pedesaan

TUJUAN

URAIAN

INDIKATOR

Meningkatkan

kualitas dan

kuantitas

peralatan dan

perbekalan

serta

laboratorium

Tersedianya peralatan

dan perbekalan

pendukung pewujudan

infrastruktrur jalan dan

jaringan irigasi yang

memadai dan sesuai

dengan perkembangan

teknologi

Tersediany

peralatan dan

perbekalan yang

sesuai dengan

kebutuhan dan

perkembangan

teknologi

Terwujudnya

pelaksanaan

pembangunan

infrastruktur jalan yang

sesuai dengan hasil

perencanaan teknis

Terlaksananya

penyelenggaraan

laboratorium

kebinamargaan

Meningkatkan

ketersediaan

sumber daya

energi di

pedesaan

Meningkatnya

pembangunan dan

pengembangan listrik

perdesaan

Tingkat

pembangunan dan

pengembangan

listrik pedesaan

Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

Mewujudkan sarana dan prasarana peralatan, perbekalan serta laboratorium, guna terlaksananya infrastruktur jalan serta ketersediaan sumber daya energi

Meningkatkan kualitas dan kuantitas peralatan dan perbekalan serta laboratorium

Meningkatkan ketersediaan sumber daya energi di pedesaan

SASARAN

KONDISI

AWAL

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA

SATUAN

Tersedianya

peralatan dan

perbekalan yang

sesuai dengan

kebutuhan dan

perkembangan

teknologi

∑ penyerapan anggaran peningkatan

peralatan&perbekalan selama 1

tahun

%

100

∑ rencana penyerapan anggaran

peningkatan peralatan&perbekalan 1

tahun

Terlaksananya

penyelenggaraan

laboratorium

kebinamargaan

∑ penyerapan anggaran

penyelenggaraan laboratorium

selama 1 tahun

%

100

∑ rencana penyerapan anggaran

penyelenggaraan laboratorium selama

1 tahun

Tingkat

pembangunan dan

pengembangan

listrik pedesaan

-

RTM

Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

laboratorium, guna terlaksananya infrastruktur jalan serta ketersediaan sumber daya energi

KONDISI

AWAL

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

100

100

100

100

100

100

100

100%

100

100

100

100

100

100

100

100%

98

122

111

-

122

111

-

-

Mulai

tahun

2015

diambil

alih PLN

KET

diambil

alih PLN

(24)

VISI

:

Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

MISI 3

:

Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur serta

prima

TUJUAN

:

- Meningkatkan kualitas pengawasan dan pengendalian, dalam perwujudan infrastruktur jalan

- Menciptakan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur menuju tata pemerintahan yang baik, bersi

profesional

TUJUAN

URAIAN

INDIKATOR

Meningkatkan

kualitas

pengawasan

dan

pengendalian,

dalam

perwujudan

infrastruktur

jalan dan

jaringan

irigasi

Meningkatnya

pengawasan dan

pengendalian

terhadap

pemanfaatan aset

infrastruktur jalan dan

jaringan irigasi yang

lebih baik

Terlaksananya

pengendalian

pemanfaatan aset

melalui

rekomendasi atau

pertimbangan

teknis

menciptakan

kapasitas

kelembagaan

dan sumber

daya aparatur

menuju tata

pemerintahan

yang baik,

bersih dan

profesional

Terciptanya kapasitas

kelembagaan dan

sumber daya aparatur

menuju tata

pemerintahan yang

baik, bersih dan

profesional

Terwujudnya

pelayanan

administrasi

perkantoran yang

berkualitas

Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur serta pengendalian asset guna memberikan pelayanan

Meningkatkan kualitas pengawasan dan pengendalian, dalam perwujudan infrastruktur jalan

Menciptakan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur menuju tata pemerintahan yang baik, bersi

SASARAN

KONDISI

AWAL

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA

SATUAN

Terlaksananya

pengendalian

pemanfaatan aset

rekomendasi atau

pertimbangan

-

dok

1

Terwujudnya

pelayanan

administrasi

perkantoran yang

berkualitas

∑ penyerapan anggaran administrasi

perkantoran selama 1 tahun

%

100

∑ rencana penyerapan anggaran

administrasi perkantoran selama 1

tahun

Terwujudnya infrastruktur jalan yang andal yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tahun 2018

pengendalian asset guna memberikan pelayanan

Menciptakan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur menuju tata pemerintahan yang baik, bersih dan

KONDISI

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

2

1

5

2

1

5

100%

100

100

100

100

100

100

100%

(25)

TUJUAN

URAIAN

INDIKATOR

Meningkatnya

sarana dan

prasarana

aparatur kantor

Terciptanya

kapasitas sumber

daya aparatur

yang profesional

Terciptanya

konsistensi

perencanaan yang

Strategis dengan

pelaporan

Capaian Kinerja

serta Keuangan

SKPD

SASARAN

KONDISI

AWAL

INDIKATOR

RUMUS/FORMULA

SATUAN

Meningkatnya

sarana dan

prasarana

aparatur kantor

∑ penyerapan anggaran

sarana&prasarana aparatur kantor 1

tahun

%

100

∑ penyerapan anggaran

sarana&prasarana aparatur kantor 1

tahun

anya

kapasitas sumber

daya aparatur

yang profesional

∑ penyerapan anggaran peningkatan

disiplin aparatur selama 1 tahun

%

100

∑ rencana penyerapan anggaran

peningkatan disiplin aparatur selama

1 tahun

anya

konsistensi

perencanaan yang

Strategis dengan

pelaporan

Capaian Kinerja

serta Keuangan

∑ penyerapan anggaran

perencanaan strategis&pelaporan

capaian kinerja dan keuangan

selama 1 tahun

%

100

∑ rencana penyerapan anggaran

perencanaan strategis&pelaporan

capaian kinerja dan keuangan selama

1 tahun

KONDISI

TARGET

REALISASI

CAPAIAN

KINERJA

2016

KET

2014 2015 2016 2014 2015 2016

(%)

100

100

100

100

100

100

100%

100

100

100

100

100

100

100%

100

100

100

100

100

100

100%

(26)

1. Tersedianya dokumen perencanaan infrastruktur jalan yang

efektif dan efisien

 Target kinerja 2016 sebesar 1 dokumen. Realisasi kinerja 2016

sebesar 1 dokumen. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 1 dokumen. Realisasi kinerja 2015

sebesar 1 dokumen.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 12 dokumen, target jangka

menengah sebesar 12 dokumen. Artinya capaian kinerja sudah

sesuai rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Perencanaan Umum Jalan dan

Jembatan

2. Meningkatnya manfaatnya umur jalan kabupaten dalam

kondisi baik

 Target kinerja 2016 sebesar 1 tahun. Realisasi kinerja 2016

sebesar 1 tahun. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 1 tahun. Realisasi kinerja 2015

sebesar 1 tahun.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 1 tahun, target jangka

menengah sebesar 1 tahun. Artinya capaian kinerja sudah sesuai

rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Pemeliharaan Rutin Jalan

3. Meningkatnya kapasitas jalan kabupaten

 Target kinerja 2016 sebesar 39 ruas. Realisasi kinerja 2016

sebesar 39 ruas. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 33 ruas. Realisasi kinerja 2015

sebesar 34 ruas.

(27)

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 114 ruas, target jangka

menengah sebesar 113 ruas. Artinya capaian kinerja sudah

melebihi rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan

4. Meningkatnya persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik

di kawasan agropolitan

 Target kinerja 2016 sebesar 1 tahun. Realisasi kinerja 2016

sebesar 1 tahun. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 1 tahun. Realisasi kinerja 2015

sebesar 1 tahun.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 1 tahun, target jangka

menengah sebesar 1 tahun. Artinya capaian kinerja sudah sesuai

rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Pemeliharaan Rutin Jalan

5. Meningkatnya kapasitas jalan di kawasan agropolitan

 Target kinerja 2016 sebesar 10 ruas. Realisasi kinerja 2016

sebesar 10 ruas. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 13 ruas. Realisasi kinerja 2015

sebesar 14 ruas.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 31 ruas, target jangka

menengah sebesar 30 ruas. Artinya capaian kinerja sudah

melebihi rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan di

Kawasan Agropolitan

(28)

6. Meningkatnya jembatan baru

 Target kinerja 2016 sebesar 1 buah. Realisasi kinerja 2016

sebesar 1 buah. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 2 buah. Realisasi kinerja 2015

sebesar 2 buah.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 22 buah, target jangka

menengah sebesar 22 buah. Artinya capaian kinerja sudah sesuai

rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Pembangunan Jembatan

7. Meningkatnya persentase jembatan dalam kondisi yang baik

 Target kinerja 2016 sebesar 3 buah. Realisasi kinerja 2016

sebesar 4 buah. Artinya capaian kinerja sebesar 133%

 Target kinerja 2015 sebesar 0 buah. Realisasi kinerja 2015

sebesar 0 buah.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 10 buah, target jangka

menengah sebesar 9 buah. Artinya capaian kinerja sudah melebihi

rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jembatan

8. Meningkatnya jembatan baru di kawasan agropolitan

 Target kinerja 2016 sebesar 1 buah. Realisasi kinerja 2016

sebesar 1 buah. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 1 buah. Realisasi kinerja 2015

sebesar 1 buah.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 10 buah, target jangka

menengah sebesar 10 buah. Artinya capaian kinerja sudah sesuai

rencana strategis.

(29)

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Pembangunan Jembatan di

Kawasan Agropolitan

9. Meningkatnya bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik

 Target kinerja 2016 sebesar 57 ruas. Realisasi kinerja 2016

sebesar 57 ruas. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 8 ruas 1 duiker. Realisasi kinerja 2015

sebesar 81 ruas 1 duiker.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 193 ruas, target jangka

menengah sebesar 113 ruas. Artinya capaian kinerja sudah

melebihi rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Penanganan Bangunan Pelengkap

Jalan

10. Meningkatnya bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik

di kawasan agropolitan

 Target kinerja 2016 sebesar 10 ruas. Realisasi kinerja 2016

sebesar 10 ruas. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 2 ruas. Realisasi kinerja 2015 sebesar

19 ruas.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 46 ruas, target jangka

menengah sebesar 29 ruas. Artinya capaian kinerja sudah

melebihi rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Penanganan Bangunan Pelengkap

Jalan di Kawasan Agropolitan

(30)

11. Meningkatnya jumlah titik lokasi Penerangan Jalan Umum

(PJU)

 Target kinerja 2016 sebesar 10 lokasi. Realisasi kinerja 2016

sebesar 20 lokasi. Artinya capaian kinerja sebesar 200%

 Target kinerja 2015 sebesar 14 lokasi. Realisasi kinerja 2015

sebesar 14 lokasi.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 501 lokasi, target jangka

menengah sebesar 491 lokasi. Artinya capaian kinerja sudah

melebihi rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Penerangan jalan Umum

12. Tersedianya peralatan dan perbekalan yang sesuai dengan

kebutuhan dan perkembangan teknologi

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Peningkatan Peralatan dan

Perbekalan

13. Terlaksananya penyelenggaraan laboratorium kebinamargaan

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

(31)

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Penyelenggaraan Laboratorium

Kebinamargaan

14. Tingkat pembangunan dan pengembangan listrik pedesaan

 Target kinerja 2016 sebesar 0 RTM. Realisasi kinerja 2016

sebesar 0 RTM.

 Target kinerja 2015 sebesar 111 RTM. Realisasi kinerja 2015

sebesar 111RTM.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 331 RTM, target jangka

menengah sebesar 331 RTM. Artinya capaian kinerja sudah

sesuai rencana strategis.

 Pada tahun 2016 kegiatan pembangunan dan pengembangan

listrik pedesaan sudah tidak dianggarkan lagi karena sudah diambil

alih oleh pihak PLN

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Pembangunan, Pengembangan dan

Pengelolaan Energi Tidak Terbarukan

15. Terlaksananya pengendalian pemanfaatan aset melalui

rekomendasi atau pertimbangan teknis

 Target kinerja 2016 sebesar 5 dokumen. Realisasi kinerja 2016

sebesar 5 dokumen. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 1 dokumen. Realisasi kinerja 2015

sebesar 1 dokumen.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 9 dokumen, target jangka

menengah sebesar 9 dokumen. Artinya capaian kinerja sudah

sesuai rencana strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

(32)

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Pengawasan dan Pengendalian

16. Terwujudnya pelayanan administrasi perkantoran yang

berkualitas

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

17. Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur kantor

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur

18. Terciptanya

kapasitas

sumber

daya

aparatur

yang

professional

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

(33)

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Peningkatan Disiplin Aparatur

19. Terciptanya konsistensi perencanaan yang Strategis dengan

pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

 Target kinerja 2016 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2016 sebesar

100%. Artinya capaian kinerja sebesar 100%

 Target kinerja 2015 sebesar 100%. Realisasi kinerja 2015 sebesar

100%.

 Realisasi kinerja s/d 2016 sebesar 100%, target jangka menengah

sebesar 100%. Artinya capaian kinerja sudah sesuai rencana

strategis.

 Penyebab keberhasilan adalah pelaksanaan pekerjaan yang

selesai tepat waktu sesuai rencana

 program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian

pernyataan kinerja : Program Perencanaan Strategis dan

Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

(34)

3.2. Realisasi Anggaran

Pada perjanjian kinerja tahun 2016 yang dibuat pada awal

tahun, anggaran semula yang direncanakan untuk dinas PU Bina Marga

sebesar Rp. 205.919.840.073,-. Namun pada pertengahan tahun terjadi

rasionalisasi anggaran sehingga pagu anggaran berkurang menjadi Rp.

189.012.152.500,- atau berkurang sebesar Rp.16.907.687.573,-.

Anggaran tersebut untuk mendukung 21 program dan 227 kegiatan

pada dinas PU Bina Marga. Berikut adalah realisasi penyerapan selama

tahun 2016 :

a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran sebesar 95,93%

b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur sebesar

95,06%

c. Program peningkatan disiplin aparatur sebesar 91,50%

d. Program perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja

serta Keuangan SKPD sebesar 99,97%

e. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan sebesar 98,24%

f.

Program Perencanaan Umum Jalan dan Jembatan sebesar 92,37%

g. Program Pengawasan dan Pengendalian sebesar 82,19%

h. Program Peningkatan Peralatan dan Perbekalan sebesar 82,30%

i.

Program Pemeliharaan Rutin Jalan sebesar 98,37%

j.

Program Pemeliharaan Berkala Jalan sebesar 95,62%

k. Program Rehabilitasi Jalan sebesar 81,71%

l.

Program Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan sebesar 92,65%

m. Program Penanganan Bangunan Pelengkap Jalan sebesar 97,91%

n. Program Pembangunan Jembatan sebesar 95,25%

o. Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jembatan sebesar 96,92%

p. Program Penyelenggaraan Laboratorium Kebinamargaan sebesar

97,88%

q. Program Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan di Kawasan

Agropolitan sebesar 93,43%

r. Program Penanganan Bangunan Pelengkap Jalan di Kawasan

Agropolitan sebesar 97,95%

s. Program Pembangunan Jembatan di Kawasan Agropolitan sebesar

95,64%

(35)

u. Program Penerangan Jalan Umum sebesar 96,64%

Data realisasi angggaran Dinas PU Bina Marga Tahun 2016

bisa dilihat pada table 3.3 berikut penjelasannya.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :