• Tidak ada hasil yang ditemukan

14. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Penguatan Pembelajaran PAUD Tahun 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "14. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Penguatan Pembelajaran PAUD Tahun 2013"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

i

MILIK NEGARA

Tidak perjualbelikan

PETUNJUK TEKNIS

PENYELENGGARAAN PENGUATAN

PEMBELAJARAN PAUD

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,

NONFORMAL, DAN INFORMAL 2013

NSPK

(2)

i

PETUNJUK TEKNIS

PENYELENGGARAAN PENGUATAN

PEMBELAJARAN PAUD

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,

NONFORMAL, DAN INFORMAL 2013

NSPK

(3)

~ i ~

SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL

DAN INFORMAL

Kesepakatan dunia yang tertuang dalam Millenium Development Goal bahwa semua anak usia dini terlayani pendidikan secara layak ditindaklanjuti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi target nasional yang tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010 – 2014. Di dalam Renstra tersebut ditetapkan bahwa hingga tahun 2015 jumlah APK PAUD seharusnya mencapai 75% dari seluruh populasi anak usia dini. Hingga tahun 2012 APK untuk anak 3-6 tahun dari Kemdikbud baru mencapai 54,64% walaupun secara nasional sudah mendapai 60,33%. Ini artinya perlu percepatan perluasan PAUD ke daerah-daerah yang hingga kini APK PAUDnya masih kecil, terutama daerah yang belum memiliki layanan PAUD.

(4)

~ ii ~

Menyadari hal tersebut seiring dengan perluasan layanan juga difasilitasi dengan pembekalan atau penguatan pembelajaran PAUD bagi lembaga-lembaga PAUD yang tahun ini dibentuk atau yang sudah berjalan secara alakadarnya. Tentu saja pelaksanaan penguatan pembelajaran PAUD harus dikelola oleh lembaga yang sesuai. Untuk tahun ini pelaksanaan Penguatan Pembelajaran PAUD dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Ditjen PAUDNI yang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan unsure lain yang terkait. Penguatan pembelajaran ini berupa pembekalan awal (pre-service training) yang selanjutnya harus ditindaklanjuti dengan pelatihan berjenjang dari dukungan APBD, CSR dan sumber dana lainnya.

Akhirnya kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus berkomitmen dalam peningkatan layanan dan kualitas layanan PAUD.

Jakarta, Januari 2013

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal,

(5)

~ iii ~

KATA PENGANTAR

Dalam pola pembangunan PAUD di Indonesia yang tertuang pada Grand Desain telah ditetapkan arah kebijakan PAUD ke depan yakni di tahun 2045 diharapkan seluruh anak usia 0-6 tahun terlayani dengan layanan PAUD yang prima sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi insan Indonesia yang cerdas komprehensif. Jalan menuju arah sana masih panjang dan harus diperjuangkan dengan berbagai cara, termasuk mengatasi kendala-kendala tersebut di atas. Salah satu kebijakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini untuk menyiapkan pendidik yang siap mengelola pembelajaran yang tepat dengan cara menyertakan mereka mengikuti Penguatan Pembelajaran PAUD. Kegiatan penguatan ini utamanya ditujukan bagi calon pendidik dan atau pendidik baru yang mendapatkan rintisan atau bantuan lain melalui dana dekon.

Tahun 2013 penyelenggaraan Penguatan Pembelajaran PAUD menjadi tanggung jawab Pusat yang pelaksanaannya dikuasakan kepada 8 Unit Pelaksana Teknis Ditjen PAUDNI. melalui prosedur Surat Kuasa Pengunaan Anggaran (SKPA). Untuk memberikan acuan kepada para pengelola dan penyelenggara kegiatan ortek pembelajaran maka disusun Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Penguatan Pembelajaran

Pendidikan Anak Usia Dini.

(6)

~ iv ~

materi tersebut belum sedalam yang diharapkan, oleh karena itu para pendidik yang sudah mengikuti kegiatan ini seharusnya mengikuti pelatihan berjenjang (diklat berjenjang) baik dari APBN, APBD, atau sumber lain. Sebagai pembekalan awal bagi para pendidik PAUD diharapkan kegiatan penguatan pembelajaran ini memberi manfaat bagi para pendidik. Untuk itu untuk perbaikan pelaksanaan ortek yang akan datang, kami menunggu saran dan rekomendasi dari para pembaca dan pengguna Petunjuk Teknis ini.

Akhirnya kami mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terwujudkan Petunjuk Teknis ini. Semoga Petunjuk Teknis ini bermanfaat bagi kita semua. Amien.

Jakarta, Januari 2013 Direktur Pembinaan PAUD,

(7)

~ v ~ DAFTAR ISI

SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI ... i

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Dasar Hukum ... 2

C. Manfaat ... 4

D. Tujuan ... 5

E. Pengertian ... 5

BAB II KETENTUAN UMUM ... 6

A. Kebijakan Pelaksanaan ... 6

B. Mekanisme Pelaksanaan ... 6

C. Sebaran Lokasi Kegiatan ... 9

D. Hak dan Tanggungjawab UPT ... 10

E. Pendampingan ... 10

BAB III PROSEDUR PELAKSANAAN ... 13

A. Kemampuan yang Diharapkan ... 13

(8)

~ vi ~

C. Peserta ... 15

D. Narasumber ... 16

E. Metode ... 17

F. Pelaksana/Kepanitiaan ... 17

G. Prasarana/Sarana ... 18

H. Langkah Pelaksanaan ... 18

I. Surat Tanda Serta/Sertifikat ... 20

J. Pelaporan ... 20

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Kisi-Kisi Kurikulum Kegiatan Penguatan Pembelajaran PAUD ... 22

Lampiran 2 Contoh Lembar Penilaian Narasumber ... 25

(9)

~ 1 ~ BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perluasan dan pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini

(PAUD) ditetapkan sebagai salah satu kebijakan layanan

PAUD dan menjadi output PAUD yang ditetapkan dalam

Rencana Strategis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Perluasan dan pemerataan layanan PAUD diprioritaskan

untuk menjangkau anak-anak usia dini yang berada di daerah

3 T yakni terluas, terjauh, dan tertinggal khususnya lagi

diselenggarakan di desa-desa yang belum memiliki layanan

PAUD. Dalam rangka memfasilitasi pendirian layanan anak

usia dini di daerah tersebut, Direktorat Pembinaan Anak Usia

Dini memberikan dukungan dana bantuan bagi pendirian

PAUD baru dan penguatan kelembagaan PAUD rintisan.

Kedua program ini selain untuk peningkatan Angka

Partisipasi Kasar PAUD juga diharapkan dapat memberikan

layanan PAUD yang berkualitas. Oleh karena itu kepada

pendidik yang akan mengelola pembelajaran di lembaga

PAUD Baru maupun penguatan PAUD rintisan akan dikali

(10)

~ 2 ~

Pembekalan tersebut dilakukan melalui Kegiatan Penguatan

Pembelajaran PAUD. Kegiatan Pembelajaran PAUD

dilaksanakan oleh lembaga UPT PAUDNI yang tersebar di 8

provinsi.

Untuk memberikan acuan penyelenggaraan kegiatan

Penguatan Pembelajaran PAUD maka dipandang perlu untuk

diterbitkan Panduan Teknis Penyelenggaraan Penguatan

Pembelajaran PAUD.

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem

Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang

Perlindungan Anak;

3. Undang-Undang Nomor 4 tahun 1979 tentang

Kesejahteraan Anak;

4. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun

2004-2025;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang

Standar Nasional Pendidikan;

(11)

~ 3 ~

Kedudukan, tugas dan fungsi Kementerian Negara serta

susunan organisasi, tugas, dan fungsi eselon I

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden

Nomor 67 tahun 2010;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang

Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, sebagaimana

telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66

tahun 2010;

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 tahun

2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini;

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1

tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 tentang

Pedoman Umum Pengelolaan dan Pertanggungjawaban

Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan Kemeneterian

Pendidikan dan Kebudayaan;

11. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor

81 Tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada

Kementerian dan Lembaga;

(12)

~ 4 ~

tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan Anggaran

Melalui Pemberian Kuasa Antar Kuasa Pengguna

Anggaran.

C. Manfaat

1. Bagi Lembaga

a. Mendapatkan pendidik yang lebih siap dalam

mengelola kegiatan bersama anak didik.

b. Memperlancar kerja dan layanan lembaga PAUD.

2. Bagi Pendidik

a. Menambah pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan

pendidik dalam memberikan layanan pembelajaran

PAUD.

b. Meningkatkan kompetensi diri pendidik.

3. Bagi Masyarakat

a. Terjaminnya pemberian layanan PAUD yang

berkualitas.

b. Adanya lembaga PAUD yang dikelola dengan tenaga

(13)

~ 5 ~

D. Tujuan

1. Tujuan Petunjuk Teknis

Sebagai acuan bagi UPT selaku Penyelenggara Penguatan

Pembelajaran PAUD bagi para pendidik PAUD yang

mendapatkan dana bantuan melalui dana APBN.

2. Tujuan Penguatan Pembelajaran

Tujuan Penguatan Pembelajaran adalah meningkatkan

pemahaman dan keterampilan Tenaga Pendidik/Pengasuh

di bidang pembelajaran yang tepat untuk anak usia dini.

E. Pengertian

1. Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan

yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan

usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian

rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan

perkem-bangan jasmani dan rohani agar anak memiliki

kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU

No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas).

2. Penguatan Pembelajaran PAUD adalah kegiatan

pembekalan pengetahuan dan peningkatan keterampilan

bagi para pendidik PAUD di lembaga PAUD dalam

(14)

~ 6 ~

karakteristik anak usia dini di lembaga PAUD yang

dikelolanya.

3. Tenaga Pendidik adalah seseorang yang memiliki

kemampuan untuk memberikan pelayanan pendidikan

(15)

~ 7 ~ BAB II

KETENTUAN UMUM

A. Kebijakan Pelaksanaan

Dalam rangka mempercepat pelaksanaan kegiatan

Penguatan Pembelajaran dan menjamin kualitas

penyelenggaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia

Dini, Nonformal, dan Informal, Direktorat Pembinaan

Pendidikan Anak Usia Dini menetapkan penggunaan Surat

Kuasa Penggunaan Anggaran bagi penyelenggaraan

Penguatan Pembelajaran sebanyak 100 angkatan kepada Unit

Pelaksana Teknis Ditjen PAUDNI yang tersebar di 8 provinsi.

(16)

~ 8 ~

1. Direktorat Pembinaan PAUD mengusulkan Surat Kuasa

Penggunaan Anggaran (SKPA) untuk 8 UPT Ditjen

PAUDNI kepada Kantor Perbendaharaan Negara Wilayah

2 Jakarta.

2. KPPN menerbitkan Surat Persetujuan SKPA sesuai

dengan Anggaran Daftar Komputer yang diajukan

Direktorat Pembinaan PAUD.

3. Direktorat Pembinaan PAUD mengirimkan SKPA dan

ADK yang telah disetujui oleh KPPN wilayah 2 Jakarta.

4. KPPN Wilayah 2 Jakarta menyampaikan Surat

Persetujuan SKPA dan ADK serta pengalihan dana ke

KPPN Penerima sesuai domisili UPT.

5. Kepala UPT selaku Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran

penerima menetapkan Tim Pelaksana kegiatan Penguatan

Pembelajaran, yang bertugas untuk:

a. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi

untuk menentukan peserta kegiatan

b. Menyiapkan segala sesuatu yang terkait dengan

penyelenggaraan kegiatan.

6. Bendahara UPT yang ditunjuk mengusulkan Surat

(17)

~ 9 ~

Perintah Membayar. Berdasarkan SPM tersebut lalu

mengajukannya ke KPPN setempat.

7. KPPN menerbitkan SPPD dan menstranfer dana ke

rekening UPT.

C. Sebaran Alokasi Kegiatan

No UPT PROVINSI ANGK

1. PPPAUDNI Jawa Barat Reg. 1

Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung

Sumatera Utara, Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Kep. Riau

23

Sulawesi Selatan, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Kalbar, Kaltim, Kalteng

10

Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara

13

(18)

~ 10 ~

D. Hak dan Tanggung Jawab UPT

1. Hak

a. UPT berhak mengelola dana sesuai dengan aturan

yang ditetapkan.

b. UPT berhak menyelenggarakan kegiatan Penguatan

Pembelajaran PAUD sesuai dengan Petunjuk Teknis

yang ditetapkan Dit. Pembinaan PAUD.

2. Tanggung Jawab

a. UPT bertanggung jawab dalam pencapaian target

kegiatan sesuai yang didanai dalam DIPA Dit.

Pembinaan PAUD tahun Anggaran 2013.

b. Membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan

anggaran sesuai dengan ketentuan.

c. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Penguatan

Pembelajaran sesuai dengan jumlah angkatan yang

dikelolanya.

E. Pendampingan

1. Pendampingan dilakukan oleh Direktorat Pembinaan

(19)

~ 11 ~

2. Pendampingan bertujuan untuk memastikan kelancaran

pelaksanaan kegiatan sesuai dengan petunjuk teknis dan

aturan yang ditetapkan.

3. Pembagian wilayah tidak berdasarkan wilayah UPT tetapi

berdasarkan kategori wilayah yang sudah disepakati.

4. Pembagian wilayah pendampingan sbb:

No. Bagian/ Subdit Provinsi 1. Subdit Program dan

Evaluasi

Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Kep. Bangka Belitung, NTB,

Sumatera Utara, Maluku 2. Subdit Pembelajaran dan

Peserta Didik

Jawa Barat, Aceh, Jambi, Bali, Gorontalo, Kep. Riau, Maluku Utara.

4. Subdit Kelembagaan dan Kemitraan

Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Lampung, Riau, Sulawesi Barat, Papua Barat.

(20)

~ 12 ~

(21)

~ 13 ~ BAB III

PROSEDUR PELAKSANAAN PENGUATAN

PEMBELAJARAN PAUD

A. Kemampuan Yang Diharapkan

1. Pengetahuan tentang perkembangan anak

2. Keterampilan dalam membangun karakter dan kepribadian

anak.

3. Keterampilan dalam mengelola dan mendukung kegiatan

main sesuai perkembangan main anak.

4. Keterampilan dalam menyusun rencana pembelajaran,

mengelola pembelajaran dan memberdayakan lingkungan,

limbah, dan alat yang tersedia menjadi sumber belajar

bagi anak.

5. Keterampilan dalam mendokumentasikan,

menterjemahkan, mengelola dan melaporkan pengamatan

perkembangan anak.

6. Keterampilan bekerja secara efektif dengan orangtua

(22)

~ 14 ~

B. Materi

Kegiatan Penguatan Pembelajaran dilaksanakan selama 5 hari

meliputi:

1. Tatap muka selama 32 jam pel @ 60 menit dengan materi

sebagai berikut:

No. Materi Jumlah Waktu Petugas

Teori Praktek

1

Pengelolaan/Pijakan bermain Menyusun Kegiatan Harian Peran Guru dalam

Pembelajaran Anak Usia Dini Pendidikan Karakter

(23)

~ 15 ~

1. Tugas tambahan sebanyak 16 jam pel @ 60 menit yang

dilakukan melalui magang/observasi/studi banding di

lembaga PAUD/ laboratorium UPT yang didukung oleh

APBD/dana partisipasi masyarakat.

C. Peserta

1. Kriteria Peserta

a. Pendidik dari lembaga penerima dana Blockgrant

PAUD Baru dan Penguatan Lembaga PAUD Rintisan

tahun 2013.

b. Memiliki minat dalam mendidik dan mengasuh anak

usia dini.

c. Penyelenggara berkoordinasi dengan Dinas Provinsi

untuk penentuan peserta penguatan pembelajaran.

2. Kewajiban Peserta

a. Mentaati peraturan sesuai tata tertib yang ditetapkan

Panitia

b. Aktif mengikuti semua aktivitas selama kegiatan

Penguatan Pembelajaran berjalan.

c. Menerapkan semua pengetahuan dan keterampilan

(24)

~ 16 ~ 3. Hak Peserta

a. Memperoleh dukungan dana perjalanan, akomodasi

selama kegiatan, dan uang saku sesuai ketentuan.

b. Memperoleh sarana dan materi belajar selama

mengikuti Penguatan Pembelajaran

c. Memperoleh Tanda Serta (Sertifikat) dalam mengikuti

kegiatan Penguatan Pembelajaran .

D. Narasumber

Penyelenggara berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan

Provinsi untuk menentukan Narasumber dengan merujuk pada

ketentuan berikut:

1. Diutamakan Tim NEST

2. Master Trainer yang telah dilatih tingkat Nasional

3. Sering terlibat dalam kegiatan pelatihan di tingkat

Provinsi

4. Bersedia menjadi Tim Trainer

5. Bertanggungjawab sesuai dengan jadwal yang telah

(25)

~ 17 ~

E. Metode

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode

partisipatif atau yang dapat memberikan kesempatan bagi

Peserta untuk berperan aktif seperti tanya-jawab, diskusi,

berbagi pengalaman, pengatasan-masalah (problem solving)

dan simulasi.

Diupayakan peserta praktek dan mengamati langsung kegiatan

anak di salah satu lembaga PAUD terdekat.

F. Pelaksana/Kepanitiaan

Susunan Pelaksana penyelenggaraan Penguatan Pembelajaran

sesuai dengan jumlah yang tertera dalam RKAKL dengan

komposisi seimbang antara unsur Dinas Provinsi dan unsur

BPPNFI.

Pelaksana sebagai Panitia mempunyai tugas-tugas sebagai

berikut :

a. Menyusun Disain (termasuk rencana dan jadwal

pelaksanaan).

b. Mengatur dan menatalaksanakan administrasi

c. Menghubungi dan mengundang Narasumber

(26)

~ 18 ~

e. Menyiapkan prasarana dan sarana yang akan digunakan

f. Menggandakan materi dari Narasumber

g. Melaksanakan kegiatan Penguatan Pembelajaran

h. Menyusun laporan kegiatan.

G. Prasarana/Sarana

1. Gedung pertemuan yang memadai dari segi penerangan,

pengaturan udara, dan kenyamanan serta daya tampung

untuk seluruh peserta.

2. Memiliki ruangan untuk praktek pembelajaran dengan

metode PAUD.

3. Tersedia alat tulis-menulis, meja kursi, LCD, Komputer

dll.

4. Peralatan umum lain yang diperlukan Peserta selama

mengikuti kegiatan Penguatan Pembelajaran .

H. Langkah Pelaksanaan

1. Persiapan

a. Menyusun desain kegiatan Penguatan Pembelajaran

b. Rapat persiapan dilanjutkan dengan pembentukan

Panitia untuk menerbitkan Surat Tugas dan Surat

(27)

~ 19 ~

c. Menentukan dan menghubungi calon Narasumber

untuk memaparkan materi yang telah ditentukan.

d. Mengidentifikasi calon peserta dari lembaga PAUD

yang ada di daerah yang bersangkutan.

e. Mempersiapkan kelengkapan administrasi antara lain

berupa tanda pengenal, tata tertib, biodata peserta,

daftar hadir, kelengkapan administrasi keuangan,

sertifikat dan lembar evaluasi kegiatan.

f. Menghubungi pihak Penyewa Gedung yang akan

digunakan dalam pelaksanaan Penguatan

Pembelajaran

g. Menyiapkan surat-surat yang diperlukan seperti

Pemanggilan Peserta, Undangan untuk Narasumber,

Undangan untuk Para Pejabat, dan surat-surat lain

yang berhubungan dengan pelaksanaan Penguatan

Pembelajaran .

2. Penyelenggaraan

Penguatan Pembelajaran PAUD diselenggarakan sesuai

dengan rencana dan Disain yang telah dibuat.

(28)

~ 20 ~

a. Setelah kegiatan Penguatan Pembelajaran

dilaksanakan para Peserta mendapatkan

pembimbingan oleh lembaga/organisasi/perseorangan

yang telah disetujui sebagai pendamping.

b. Pendampingan pembelajaran minimal selama 168 jam

yang waktunya diatur atas kesepakatan pendamping

dengan pengelola dan pendidik PAUD.

c. Peserta yang telah selesai mendapatkan pendampingan

bila menyatakan diri siap dapat mengajukan diri untuk

mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh Tempat

Uji Kompetensi di bawah binaan organisasi profesi.

I. Surat Tanda Serta/Sertifikat

Tanda serta atau Sertifikat dikeluarkan dan ditandatangani

oleh Pejabat selaku Penanggung Jawab Kegiatan Penguatan

Pembelajaran atau pihak lain yang berwenang.

J. Pelaporan

1. UPT menyusun laporan maksimal 30 hari setelah kegiatan

selesai di setiap angkatan, yang terdiri dari laporan

(29)

~ 21 ~

2. UPT menyampaikan laporan keseluruhan dari kegiatan

yang dikelolanya pada kegiatan Konsolidasi yang

(30)

~ 22 ~ Lampiran 1.

KISI-KISI KURIKULUM KEGIATAN

PENGUATAN PEMBELAJARAN BAGI PENDIDIK PAUD

No. Materi Jumlah Waktu

Teori Praktek 1 Perkembangan Anak 3 – 6 Tahun

a. Aspek perkembangan

b. Tahapan Perkembangan anak c. Faktor yang mempengaruhi

perkembangan d. Cara Anak belajar

3 jam 2 jam

2 Bermain pada Anak Usia 0 - 6 Tahun a. Pentingnya bermain bagi anak b. Macam-macam jenis kegiatan

bermain (main sensory, main peran, main pembangunan) c. Kegiatan bermain yang sesuai

dengan tahapan perkembangan anak

d. Main di dalam dan di luar ruangan

3 jam 2 jam

3 Menyiapkan lingkungan belajar. a. Syarat lingkungan belajar dalam

dan luar

b. Menata ruang belajar (sentra/ area) c. Menata halaman belajar

2 jam 2 jam

4 Pengelolaan/Pijakan bermain a. Pentingnya pijakan bermain

(31)

~ 23 ~

No. Materi Jumlah Waktu

Teori Praktek b. 4 Pijakan sebagai satu kesatuan

(pijakan lingkungan, sebelum bermain, selama bermain, setelah bermain)

c. 5 Tahap memberi pijakan selama bermain (looking, naming,

questioning, commanding, acting)

d. Teknik bertanya guru untuk mendukung kemampuan konsep bahasa, fisik-motorik, sosial, kognitif (matematika, sain, berfikir problem solving).

5 Menyusun Kegiatan Harian a. Jadwal Kegiatan harian

b. Cara menyusun kegiatan harian

2 jam 2 jam

6 Peran Guru dalam Pembelajaran Anak Usia Dini

a. Peran guru sebagai fasilitator b. Peran guru sebagai pembelajar

(learner)

c. Peran guru sebagai pemberi pijakan (scaffolder)

d. Peran guru sebagai pengamat (Observer)

e. Peran guru sebagai katalisator

2 jam

7 Pendidikan Karakter

a. Nilai-nilai karakter pada anak usia

(32)

~ 24 ~

No. Materi Jumlah Waktu

Teori Praktek dini

b. Teknik Pengenalan dan

penanaman karakter pada anak usia dini

c. Memasukkan pendidikan karakter pada kegiatan harian lembaga PAUD

8 Mengenal berbagai APE, kegunaan a. Macam-macam APE

b. Berbagai cara menggunakan APE c. Menggunakan lingkungan untuk

APE

2 jam

9 Administrasi lembaga a. Macam pembukuan lembaga b. Pembukuan pembelajaran

2 jam

10 Pertanggungjawaban dana bantuan a. Pertanggungjawaban bantuan b. Laporan akhir

2 jam

Jumlah 22

(33)

~ 25 ~

Lampiran 2 Contoh Lembar Penilaian Narasumber

Lembar Penilaian Narasumber

Nama Narasumber : ...

2. Sistematika dan kejelasan materi

3. Kemampuan menyampaikan materi

4. Ketuntasan materi

5. Kemampuan mengelola kelas

6. Kemampuan mengelola waktu

7. Penggunaan alat bantu/media belajar

8. Kemampuan menjawab pertanyaan

(34)

~ 26 ~ Lampiran 3. Contoh Lembar Penilaian

LEMBAR PENILAIAN PENYELENGGARAAN PENGUATAN PEMBELAJARAN PAUD

No Indikator Nilai

(rentang 40 – 100) 1 Kesiapan menerima peserta

2 Pengaturan pembagian ATK

3 Pengaturan kamar

4 Pengelolaan ruang kegiatan

5 Kesiapan alat yang yang digunakan (sound system, LCD, dll)

6 Pemilihan Nara sumber

7 Penyediaan makanan

8 Kebersihan kamar dan ruangan

9 Fasilitasi kebutuhan peserta

10 Penyelesaian administrasi

(35)

i Dicetak oleh:

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2013

Referensi

Dokumen terkait

1) Melanjutkan program yang belum terselesaikan pada periode sebelumnya.. a) Melaksanakan kegiatan latihan gabungan yang dilaksanakan per tiga bulan (triwulan) atau per 6

siswa untuk bertanya tentang materi dalam pembelajaran atau materi yang belum diketahui. Jika sudah tidak ada siswa yang bertanya lagi, maka guru memberikan pertanyaan kepada

Dari tabel di atas, dapat dilihat aspek-aspek yang diamati pada kegiatan belajar mengajar (siklus III) yang dilaksanakan oleh guru dengan menerapkan pembelajaran

Tesis ini membahas tentang teknik behavior contract yang mana memiliki kesamaan judul dengan skripsi yang sedang peneliti tulis saat ini, namun masalah yang diatasi

K/L/D/I wajib melakukan pengawasan terhadap PPK dan Pokja ULP/Pejabat Pengadaan dan menugaskan APIP untuk melakukan audit sesuai ketentuan. K/L/D/I menyelenggarakan sistem

Dari penelitian yang dilakukan didapat kadar Hg pada rambut anak autis yaitu antara 0,66 μ g/g sampai 4,73 μg/g sedangkan kadar Hg pada rambut anak non-autis yaitu antara 0,5 μg/g

[r]