• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Finansial Usaha Penangkaran Benih Padi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Finansial Usaha Penangkaran Benih Padi"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS FINANSIAL USAHA PENANGKARAN BENIH

PADI

(Studi Kasus: Kabupaten Serdang Bedagai)

SKRIPSI

OLEH:

SALSABILA

100304127

AGRIBISNIS

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

ANALISIS FINANSIAL USAHA PENANGKARAN BENIH

PADI

(Studi Kasus: Kabupaten Serdang Bedagai)

SKRIPSI

OLEH:

SALSABILA

100304127

AGRIBISNIS

Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Dapat Memperoleh Gelar Sarjana

di Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian,

Universitas Sumatera Utara

Disetujui Oleh:

Komisi Pembimbing

Ketua

Anggota

Dr. Ir. Salmiah, MS

Ir. Lily Fauzia, M.Si

NIP:195702171986032001

NIP:196308221988032003

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

ABSTRAK

SALSSABILA (100304127) dengan judul Analisis Finansial Usaha Penangkaran Benih Padi di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dibimbing olehIbu Dr. Ir. Salmiah, M.S dan Ibu Ir. Lily Fauziah, M.Si.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelenggaraan usaha penangkaran benih padi dan menganalisis besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha di daerah penelitian.

Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis untuk menghitung biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha menggunakan R/C dan B/C. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, dan untuk pengambilan data dilakukan wawancara menggunakan kuesioner terhadap penangkar benih padi sawah di daerah penelitian. Kuesioner yang digunakan mencakup karakteristik petani dan pertanyaan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan penelitian. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober tahun 2014 di Kabupaten Serdang Bedagai.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan usaha penangkaran benih padi terdiri dari persemaian, pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pengolahan benih serta diawasi oleh petugas Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih. Biaya produksi rata – rata untuk benih dasar, benih pokok dan benih sebar adalah Rp 10.972.125, Rp 8.555.833, dan Rp 7.265.452. Sedangkan penerimaan yang diperoleh untuk tiga kelas benih tersebut berturut – turut adalah Rp 49.500.000, Rp 24.329.081 dan Rp 25.306.427 sehingga diperoleh pendapatan untuk tiga kelas benih tersebut berturut – turut adalah Rp 38.527.875, Rp 15.773.247 dan Rp 16.218.592. Nilai R/C dan B/C untuk benih dasar adalah 4,57 dan 3,57, untuk benih pokok adalah 3,04 dan 2,04 sedangkan untuk benih sebar adalah 2,78 dan 1,78.

(4)

RIWAYAT HIDUP

SALSABILA lahir di Medan pada tanggal 12 Mei 1993 anak dari Bapak Mahardi

Hasibuan, SE dan Ibu Media Gusti Lubis, SE. Penulis merupakan anak kedua dari empat

bersaudara.

Pendidikan formal yang pernah ditempuh penulis adalah sebagai berikut :

1. Tahun 1999 masuk Sekolah Dasar Muhammadiyah 18 Medan tamat tahun 2004.

2. Tahun 2004 masuk Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 7 Medan

tamat tahun 2007.

3. Tahun 2007 masuk Madrasah Aliyah Negeri 2 Medan tamat tahun 2010.

4. Tahun 2010 menempuh pendidikan di Program Studi Agribisnis, Fakultas

Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan melalui jalur SNMPTN (Seleksi

Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

5. Bulan Juli-Agustus 2013 mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Desa

Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi

Sumatera Utara.

6. Bulan Oktober 2014 melakukan penelitian skripsi di Kabupaten Serdang

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan

karunia-Nya serta nikmat kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini

dengan baik. Adapun judul ini adalah Analisis Finansial Usaha Penangkaran Benih Padi

di Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah sebagai salah

satu syarat guna memperoleh gelar sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian, Universitas

Sumatera Utara, Medan.

Penulis pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada :

1.

Ibu Dr. Ir. Salmiah, MS selaku Ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Ir. Lily

Fauziah, M.Si

sebagai Anggota Komisi Pembimbing yang telah banyak

membimbing dan memberikan masukan sehingga penulis bisa

menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

2.

Ayahanda Mahardi Hasibuan, SE dan ibunda Media Gusti, SE atas kasih

sayang, motivasi, dan dukungan baik secara materi maupun doa yang

diberikan kepada penulis dan juga kepada abang Tajriyan Muttaqin, adik

Nashran Azizan dan Muhammad Furqon yang telah memberikan semangat

kepada penulis.

3.

Seluruh dosen dan Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas

Pertanian USU yang selama ini telah membekali ilmu pengetahuan kepada

penulis.

(6)

5.

Institusi/ Dinas dan responden yang terkait dengan penelitian penulis.

6. Terkhusus penulis ucapkan terima kasih kepada sahabat tercinta Denisa Jurina

Tanjung, Wiwiek May Anggraini, dan Nur Febrini yang selalu ada di waktu

susah, sedih, dan senang.

7. Terima kasih juga penulis ucapkan kepada teman-teman angkatan 2010 di

Program Studi Agribisnis dan teman-teman lain yang tidak bisa disebutkan satu

persatu yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

Penulis menyadari skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga penulis menerima

saran dan kritik yang bersifat membangun untuk kebaikan skripsi ini. Penulis juga

berharap semoga skripsi ini dapat berguna bagi pembaca dan khususnya bagi penulis

(7)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 7

1.3 Tujuan Penelitian ... 7

1.4 Kegunaan Penelitian ... 8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tinjauan Pustaka ... 9

2.2 Landasan Teori ... 11

2.3 Penelitian Terdahulu ... 16

2.4 Kerangkan Pemikiran ... 17

2.5 Hipotesis Penelitian ... 18

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Metode Penentuan Daerah Penelitian... 19

3.2 Metode Pengambilan Sampel ... 19

3.3 Metode Pengumpulan Data ... 20

3.4 Metode Analisis Data ... 20

3.5 Definisi dan Batasan Operasional ... 22

3.5.1 Definisi ... 22

3.5.2 Batasan Operasional ... 24

BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK

RESPONDEN

4.1 Deskripsi Daerah Penelitian ... 25

4.1.1 Letak Geografis, Batas dan Luas Wilayah ... 25

4.1.2 Tata Guna Lahan ... 27

4.1.3 Keadaan Penduduk ... 27

4.1.4 Sarana dan Prasarana ... 30

4.2 Karakteristik Responden ... 31

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 Penyelenggaraan Usahatani Penangkaran Benih Padi ... 34

5.2 Analisis Usahatani dan Komponen Biaya ... 44

5.2.1 Biaya Produksi Usaha Penangkaran Benih Padi ... 44

5.2.2 Penerimaan Usaha Penangkaran Benih Padi ... 54

(8)

5.3 Kelayakan Usahatani Penangkaran Benih Padi... 56

5.3.1 Analisis R/C ... 56

5.3.2 Analisis B/C ... 57

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan ... 59

6.2 Saran ... 60

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel Judul Hal

1 Luas Panen, Produksi dan Rata-Rata Produksi Padi Sawah Menurut Kecamatan

5

2 Data Penangkar Usahatani Penangkaran Benih Padi 19

3 Luas Wilayah Kabupaten Serdang Bedagai Per Kecamatan 26

4 Penggunaan Lahan di Kabupaten Serdang Bedagai 27

5 Banyaknya Rumah Tangga dan Penduduk Menurut

Kecamatan dan Jenis Kelamin

28

6 7

Jumlah Angkatan Kerja Berdasarkan Lapangan Usaha Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

29 29

8 Sarana dan Prasarana di Kabupaten Serdang Bedagai 29

9 Tingkat Usia Penangkar Responden 30

10 Tingkat Pendidikan Penangkar Responden 31

11 Lama Bertani Penangkar Responden 31

12 Luas Lahan Yang Dimiliki Oleh Penangkar dan Kelompok

Penangkar Responden

32

13 Jumlah Tanggungan Keluarga Penangkar Benih Responden 33

14 Standar Mutu Benih Padi Bersertifikat Berdasarkan Pengujian di Laboratorium

42

15 Warna Label Benih Bermutu 43

16 Mesin/Media Produksi Pada Penangkaran Benih Padi 45

17 Peralatan Produksi Pada Penangkaran Benih Padi 45

18 Biaya Penyusutan Mesin dan Peralatan Usaha Penangkaran

Benih Padi

46

19 Biaya Sertifikasi Usaha Penangkaran Benih Padi 47

20 Biaya Irigasi Usaha Penangkaran Benih Padi 48

21

Biaya Pembelian Sumber Benih Usaha Penangkaran Benih Padi

Biaya Pembelian Pupuk Usaha Penangkaran Benih Padi Biaya Pembelian Pestisida Usaha Penangkaran Benih Padi Biaya Pembelian Kemasan Benih Padi

Biaya Tenaga Kerja Usaha Penangkaran Benih Padi Total Biaya Tetap dan Biaya Variabel Usaha Penangkaran Benih Padi

Total Penerimaan Usaha Penangkaran Benih Padi Pendapatan Usaha Penangkaran Benih Padi Nilai R/C Usaha Penangkaran Benih Padi Nilai B/C Usaha Penangkaran Benih Padi

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Judul Hal

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

No Judul Lampiran

1 Identitas Penangkar Benih Padi di Kabupaten Serdang Bedagai

1

2 Kepemilikan dan Harga Mesin dan Peralatan Usaha

Penangkaran Benih Padi

2

3 Kebutuhan Pupuk dan Pestisida 3

4 Biaya Pupuk Usaha Penangkaran Benih Padi Per Hektar 4

5 Total Biaya Pupuk Usaha Penangkaran Benih Padi Per

Hektar

5

6 Biaya Pestisida Usaha Penangkaran Benih Padi Per Hektar 6

7 Total Biaya Pestisida Usaha Penangkaran Benih Padi Per Hektar

7

8 Biaya Tenaga Kerja Per Satuan 8

9 Biaya Mesin Usaha Penangkaran Benih Padi 9

10

Biaya Peralatan Usaha Penangkaran Benih Padi Biaya Penyusutan Mesin Usaha Penangkaran

Biaya Penyusutan Peralatan Usaha Penangkaran Benih Padi

Total Biaya Penyusutan Mesin dan Peralatan Usaha Penangkaran Benih Padi

Biaya Pengairan Usaha Penangkaran Benih Padi Kebutuhan dan Total Biaya Pembelian Benih Sumber Biaya Pupuk Untuk Penanaman Benih Sumber Biaya Pestisida Untuk Penanaman Benih Sumber Biaya Tenaga Kerja Produksi Benih Dasar Biaya Tenaga Kerja Produksi Benih Pokok Biaya Tenaga Kerja Produksi Benih Sebar

Total Biaya Tenaga Kerja Usahatani Produksi Benih Padi Biaya Kemasan Benih Dasar

Biaya Kemasan Benih Pokok Biaya Kemasan Benih Sebar Total Biaya Kemasan Benih Biaya Sertifikasi Benih Dasar

Biaya Pengujian Benih Dasar Untuk Keperluan Pengujian Khusus dan Pengujian Service

Biaya Sertifikasi Benih Pokok

Biaya Pengujian Benih Pokok Untuk Keperluan Pengujian Khusus dan Pengujian Service

Biaya Sertifikasi Benih Sebar

Biaya Pengujian Benih Sebar Untuk Keperluan Pengujian Khusus dan Pengujian Service

Total Biaya Sertifikasi Benih Dasar

(12)

32

Total Biaya Sertifikasi Benih Pokok Total Biaya Sertifikasi Benih Sebar Total Biaya Sertifikasi Benih Padi Total Biaya Tetap Produksi Benih Dasar Biaya Tetap Produksi Benih Pokok Biaya Tetap Produksi Benih Sebar

Total Biaya Tetap Usahatani Penangkaran Benih Padi Total Biaya Variabel Produksi Benih Dasar

Biaya Variabel Produksi Benih Pokok Biaya Variabel Produksi Benih Sebar

Total Biaya Variabel Usahatani Penangkaran Benih Padi Total Biaya Produksi Usahatani Penangkaran Benih Padi Penerimaan Penjualan Usahatani Penangkaran Benih Padi Pendapatan Untuk Penjualan Benih Dasar

Total Pendapatan Usahatani Penangkaran Benih Padi Kelayakan R/C dan B/C Produksi Benih Dasar Total Biaya, Penerimaan dan Pendapatan Usahatani Penangkaran Benih padi Per Hektar

Total Penerimaan Usahatani Penangkaran Benih padi Berdasarkan Kelas Benih Per Hektar

Total Biaya Usahatani Penangkaran Benih padi Berdasarkan Kelas Benih Per Hektar

Total Pendapatan Usahatani Penangkaran Benih padi Berdasarkan Kelas Benih Per Hektar

Gambar

Tabel Judul
Gambar Judul

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa biaya total produksi usahatani penangkaran benih padi sawah pe hektar per musim di Desa Dalembalar Kecamatan Cimanuk

Hasil dari kegiatan penangkaran tersebut adalah benih padi berkualitas dengan kelas benih Benih Pokok / label ungu sesuai dengan hasil uji benih bermutu yang dilakukan oleh

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menjaminketersediaan benih bermutu dari varietas unggul padi di Jawa Baratadalah melalui pengembangan penangkaran benih

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menjamin ketersediaan benih bermutu dari varietas unggul padi di Jawa Barat adalah melalui pengembangan penangkaran benih padi yang

Peluang penangkaran benih VUB Inpara 3 masih cukup besar karena benih yang dibutuhkan untuk areal lahan rawa pasang surut masih kurang, terutama untuk memenuhi kebutuhan benih

Apa saja yang menjadi faktor Eksternal dan Internal dalam meningkatkan produksi usaha tani penangkaran benih padi di kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.. Bagaimana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Besarnya biaya yang dikeluarkan CV. Tunas Pangan Jaya pada usaha Penangkaran Benih padi varietas ciherang di Desa

Berapa pendapatan yang diperoleh petani dari usaha penangkaran benih padi pada Program Mandiri Benih di Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros ?.2. Bagaimana tingkat