• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEMANTIK sejarah pengertian jenis penama

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SEMANTIK sejarah pengertian jenis penama"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Sejarah

Daftar pustaka

Pengertian Jenis Penamaan

Pendefinisian

(2)

Semantik merupakan bagian dari ilmu linguistik. Pada awal perkembangannya dikenal aliran linguistik tradisional. Aliran ini berpendapat bahwa bahasa yang bisa dipelajari yaitu bahasa yang bersifat empiris (dapat dibuktikan kebenarannya). Sedangkan semantik pada saat itu bersifat periferal (pelengkap). Subsistem semantik disebut bersifat periferal karena makna yang menjadi objek semantik sangat tidak jelas, tidak dapat diamati secara empiris.

(3)

Hal yang sama dikemukakan Hockett (1954) salah seorang tokoh strukturalis yang menyatakan bahwa bahasa suatu sistem yang kompleks yang terdiri atas subsistem gramatika, fonologi, dan morfofonemik yang bersifat sentral, sedangkan semantik dan fonetik bersifat periferal.

(4)

Pengertian

Menurut bahasa

Kata semantik berasal dari bahasa Yunani yaitu:

Sema (kata benda) tanda atau lambang

Semaino (kata kerja)  menandai atau melambangkan

Menurut istilah

(5)

oleh Ferdinand De Saussure, yaitu terdiri atas signifian (tuturan) dan signifie (konsep). Sedangkan yang ditandai adalah sesuatu yang berada di luar bahasa yang disebut referen.

(6)

Garis

barang lembaran dibuat dr bubur rumput, jerami, kayu, dsb yg biasa ditulisi atau untuk pembungkus

/k/, /e/, /r/, /t/, /a/, /s/ (signifian/ tuturan)

(7)

Bahasa memiliki tataran-tataran analisis, yaitu fonologi, morfologi, dan sintaksis, maka yang menjadi persoalan

Bagian-bagian mana dari tataran analisis itu yang mengandung masalah semantik (makna)?

(8)

Jenis semantik dibagi menjadi 2, yaitu semantik gramatikal dan semantik leksikon.

Jenis Semantik

1. Semantik Gramatikal

Semantik gramatikal merupakan bidang semantik yang mempelajari tata bahasa dengan objek kajian berupa sintaksis dan morfologi.

Cirinya yaitu bisa dibuat paradigma. Paradigma adalah deret kata yang mempunyai ciri bentuk, ciri makna, dan atau memiliki ciri falensi yang sama. Atau bisa disebut sebagai relasi paradigmatik.

(9)

Semantik gramatikal dipengaruhi proses gramatikal dapat berupa afiksasi, reduplikasi, atau komposisi.

a. Afiksasi (imbuhan)

Rambut  [...] (tidak dapat diabstraksikan dengan satu kata, maka diberi imbuhan)

ber + rambut = berambut  memiliki

Ber + D “memiliki”

(10)

b. Reduplikasi (pengulangan) contoh

buku  [...] (tidak dapat diabstraksikan dengan satu kata, maka diberi imbuhan)

Buku-buku  banyak dan beragam

Jenis Semantik

D + R “banyak dan beragam”

(11)

c. Komposisi (gabungan) Contoh

1) Frasa

Bubur  [...] bubur ayam

D + D “asal bahan” Ayam  [...]

D + D “asal bahan”

Soto sapi

(12)

Jenis Semantik

1) Kalimat, berdasarkan fungsi, kategori, atau peran.

Ani membaca buku

Pelaku tindakan sasaran

Adik menulis surat

(13)

2. Semantik leksikon

Semantik leksikon atau makna leksikal yaitu makna yang sesuai dengan referennya, makna yang sesuai dengan hasil observasi alat indera, atau makna yang sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan kita.

(14)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan proses terjadinya penamaan, yaitu sebagai berikut:

a. Peniruan bunyi

penamaan yang dibentuk berdasarkan bunyi dari benda atau suara yang ditimbulkan. Misalnya, dalam bahasa Jawa peluit disebut sumpritan karena bunyinya “priitt.. Priitt”

b. Penyebutan bagian

penamaan dengan menyebutkan bagian dari suatu benda atau hal, padahal yang dimaksud adalah keseluruhan benda tersebut. Misalnya, penggunaan kata biji pada kalimat “kakak membeli mangga dua biji”, tidak berarti membeli biji mangganya saja, satu sebuah mangga dengan utuh.

(15)

c. Penyebutan sifat khas

Penamaan dengan menyebut kata sifat menjadi kata benda. Ciri makna yang disebut kata sifat mendesak kata bendanya karena sifatnya lebih menonjol. Misalnya, orang yang berambut keriting sekali dan kaku disebut si kribo.

d. Penemu dan pembuat

(16)

Penamaan

e. Tempat asal

Penamaan berdasarkan nama tempat asal benda tersebut. Misalnya, soto semarang yang merupakan soto dari tempat asalnya Semarang. Sate Madura yang berarti sate yang berasal dari Madura.

f. Bahan

(17)

g. Keserupaan

Penamaan berdasarkan makna kata yang digunakan dalam suatu tuturan disamakan dengan makna leksikal kata tersebut. Misalnya koruptor disebut sebagai tikus kantor, kata tikus merujuk pada sifat hewan tikus yang dianggap hama yang mendatangkan kerugian. Sama halnya dengan koruptor yang menyebabkan kerugian untuk orang lain.

h. Pemendekan

(18)

Penamaan

i. Penamaan baru

(19)

n

Pendefinisian adalah usaha yang dilakukan dengan sengaja untuk mengungkapkan dengan kata-kata akan suatu benda.

Macam-macam definisi

a.Definisi sinonimis

(20)

Pendefnisia

n

b. Definisi formal

Konsep yang akan didefinisikan disebutkan dulu ciri umumnya, lalu ciri khusus yang membedakan dengan konsep lain yang sama ciri umumnya. Contohnya sebagai berikut

Kons

ep Ciri umum Ciri khusus

Baya

m Sayuran bentuk daunnya bulat telur berwarna hijau dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak

(21)

n

Dari contoh di atas dapat dibuat definisi formal yaitu

•Bayam adalah jenis sayuran yang bentuk daunnya bulat telur berwarna hijau dng ujung meruncing dan urat-urat yg jelas, bunganya berbentuk malai yg tegak.

(22)

Pendefnisia

n

c. Definisi logis atau definisi ensiklopedis

(23)

Contoh

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat seismograf.

(24)

DAFTAR PUSTAKA

Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta. Tarigan, Henry Guntur. 1985. Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa.

Chaer, Abdul. 2002. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia.

(25)
(26)

Profl

Universitas Negeri Semarang

Nama : Ika Nuranti Prodi : PBSI-Unnes

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah dan gerak mata (2,86), Gerak isyarat dan postur tubuh (2,81), karakteristik suara (3,23),

Penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa untuk lebih peka lagi dalam mengidentifikasi guru mereka yang telah benar-benar siap mengajar dan guru belum siap mengajar serta

1) Mengadakan, memproses, menyediakan, dan memberikan layanan literatur bidang biomedis, klinik, kesehatan masyarakat, gizi, keperawatan, dan bidang ilmu terkait

Name and Adress of the College Composite Remarks Contact

Penerapan Undang- Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang menghadapi tantangan yang cukup berat, terutama dalam penerapan berbagai ketentuan baru terutama

Karena hasil pengujian piezoelektrik menggunakan tekanan air hujan lebih besar dari hasil pengujian piezoelektrik menggunakan tekanan pegas dan putaran disk baik

Setelah menyimak penjelasan guru tentang tanggung jawab warga, siswa dapat mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa di desanya.. Setelah

Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara strategi regulasi emosi cognitive reappraisal dengan kecenderungan gaya pengambilan keputusan hypervigilance