• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIREKTUR KEUANGAN RAKER TAHUN Jakarta, DESEMBER 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DIREKTUR KEUANGAN RAKER TAHUN Jakarta, DESEMBER 2018"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Jakarta, 13 – 14 DESEMBER 2018

RAKER TAHUN 2018

DIREKTUR KEUANGAN

(2)

AGENDA

Kinerja Keuangan sd. November 2018

PKBL

Transformasi Perusahaan

Risk Management

(3)

KINERJA KEUANGAN sd. NOV. 2018

(4)

REALISASI ANGGARAN SD. NOVEMBER 2018

Pendapatan Rp 5.783.000 85,09%

Rp 6.795.978

Laba sebelum pajak Rp 1.609.646

72,35%

Rp 2.224.868

Laba setelah pajak Rp 1.326.192

73,14%

Rp 1.813.267

Pendapatan Underwriting Rp 4.251.540 88,20%

Rp 4.820.189

Pendapatan Non Underwriting Rp 1.531.460 77,51%

Rp 1.975.789

RKAP 2018

Biaya

Rp 4.173.354 91,30%

Rp 4.571.110

Biaya

Underwriting Rp 3.279.298 94,24%

Rp 3.479.464

Biaya Non Underwriting Rp 894.056 81,92%

Rp 1.091.346 (jutaan rupiah)

(5)

Cab Aceh Cab Sultra Cab Sumut

Cab Sulteng Cab Papua

Cab DKI Cab Jabar Cab Jateng

Cab Jatim Cab Banten

REALISASI LHU SD. NOVEMBER 2018

(6)

I II

III IV

Revenue

Revenue Minus

Eficiency Expenses

Cab Bengkulu

Cab Papua Cab maluku Cab Jabar

Cab Jambi Cab NTT Cab Kepri

Cab DKI Cab Aceh Cab Sumbar Cab kalsel Cab Lampung Cab Kaltim Cab NTB Cab Sulteng Cab kalteng

Cab Jateng Cab Jatim Cab Sumut Cab Bali Cab Sumsel Cab Sulsel Cab Sulut Cab Kalbar Cab Riau

Cab Yogya Cab Sultra Cab Banten Cab Babel

KUADRAN CABANG

1 Cabang

13 Cabang 9 Cabang

6 Cabang

(7)

Pencapaian SW dan IW s.d November 2018

Cabang yang mencapai

target SW Cabang yang tidak mencapai target IW

Kepri Kalbar

Jambi Sulsel

Bengkulu Sumsel

Maluku Bengkulu

Jabar Sumut

NTT NTB

Lampung

(8)

2014; 9,86%

2015; 12,15%

2016; 3,39%

2017; 8,44%

November 2018; -2,75%

2014; 5,70%

2015; 5,68%

2016; 4,35%

2017; 5,24%

November 2018; -5,62%

2014; 10,81%

2015; 12,32%

2016; 6,00%

2017; 8,11%

November 2018; -3,87%

2014; 6,80% 2015; 17,76%

2016; 46,90%

2017; -25,32%

November 2018; -10,75%

PENDAPATAN I W DAN SW DI BANDING BI AYA PEGAWAI DAN UMUM

IW SWDKLLJ Biaya Pegawai Biaya Umum

2014; 9,86%

2015; 12,15%

2016; 3,39% 2017; 8,44% November 2018; -2,75%

2014; 5,70%

2015; 5,68% 2016; 4,35%

2017; 5,24%

November 2018; -5,62%

2014; 2,42%

2015; -21,17%

2016; 36,37%

2017; 13,01%

November 2018; 6,70%

2014; 1,17%

2015; -0,06%

2016; 16,42% 2017; 10,20%

November 2018; -22,82%

Pertumbuhan IW dan SW dibanding BO

IW SWDKLLJ BO UU 33/1964 BO UU 34/1964

2014; 9,86%

2015; 12,15%

2016; 3,39%

2017; 8,44%

November 2018; -2,75%

2014; 5,70%

2015; 5,68% 2016; 4,35%

2017; 5,24%

November 2018; -5,62%

2014; 7,12% 2015; 12,44%

2016; 5,30%

2017; 6,41%

November 2018; -12,16%

2014; -0,68%

2015; 79,30%

2016; 38,63%

2017; 29,97%

November 2018; -14,27%

Pertumbuhan IW dan SW dibanding NPHD dan BIPO

IW SWDKLLJ NPHD BIPO

2014; 9,86%

2015; 12,15% 2016; 3,39%

2017; 8,44%

November 2018; -2,75%

2014; 5,70%

2015; 5,68%

2016; 4,35% 2017; 5,24%

November 2018; -5,62%

2014; -15,54%

2015; 4,25%

2016; -10,18%

2017; 15,20%

November 2018; 87,77%

2014; -5,74%

2015; 5,66%

2016; 15,53% 2017; 35,43%

November 2018; 14,16%

2014; -5,94%

2015; 5,63%

2016; 15,05%

2017; 35,14%

November 2018; 15,05%

Pertumbuhan IW dan SW dibanding Klaim

IW SWDKLLJ Klaim UU 33/1964 Klaim UU 34/1964 Total Klaim

(9)

P K B L

(10)

Direncanakan akan dihibahkan sebesar Rp 67 miliar kepada

PT PNM

(11)

BLUE PRINT PKBL TAHUN 2019 S.D TAHUN 2023

SASARAN STRATEGI PROGRAM UNGGULAN

(12)

MITRA KERJA PENERIMA SANTUNAN

KELUARGA BESAR JR

DIKAU

Apr esia si

12 TRAFFIC HERO

PENDIDIKAN TRANSPORTASI INVESTASI SOSIAL

(13)

PROGRAM UNGGULAN PKBL

(14)

TRANSFORMASI PERUSAHAAN

(15)

disruptive it before disruption comes

• Cash

• Manual

• Analog

• Offline

• Paper

• Partial

• Silo

• Statik

before

• Cashless

• Otomatis

• Digital

• Online

• Paperless

• Integrated

• Consolidated

• Mobile

expectation

(16)

Kondisi Saat Ini :

1. Penggunaan Kertas yang berlebih.

2. Konsep dan nota dinas masih berbentuk hardcopy

3. Lampiran dokumen transaksi yang masih banyak.

4. Masih terdapat transaksi tunai.

5. Laporan masih berbentuk analog.

6. Penerimaan IW masih secara tunai 7. Arus Kas harian masih bersifat offline.

8. Pengarsipan bersifat manual dan tidak rapih.

9. Penyimpanan SK, P/SE dan Keputusan Direksi belum terintegrasi

Kondisi yang diharapkan

1. Optimasi penggunaan email dan gadget

2. Optimasi SIAP JR

3. Pengurangan dokumen transaksi keuangan

4. Optimasi CMS

5. Digitalisasi pelaporan

6. Penerimaan melalui uang elektronik/

e-money

7. Arus kas harian bersifat online untuk mempermudah pengambilan

keputusan

8. Sistem informasi pengarsipan digital 9. Pembuatan e-catalogue dan search

engine terintegrasi untuk SK, P/SE dan Keputusan Direksi lainnya.

1. PROSES BISNIS

(17)

OPTIMALISASI CMS BRI

(18)

OPTIMALISASI CMS BRI

Fitur Payment Priority è Pembayaran Santunan ke Rek Non BRI Berlaku Nasional Sejak November 2018

Masih ada Pembayaran secara Manual

(19)

(Dalam ribuan rupiah)

2. PRODUKTIVITAS

PT Jasa Raharja PT Taspen PT Asabri

8.216.984

9.464.550

10.939.427 9.379.590

11.302.700

13.958.650

1.816.024 1.601.114 1.186.576

- 2.000.000 4.000.000 6.000.000 8.000.000 10.000.000 12.000.000 14.000.000 16.000.000

2015 2016 2017

Equity

5.781.561 6.218.926 6.395.184

15.940.160

15.067.420

16.835.340

4.169.990

5.182.617

4.519.830

- 2.000.000 4.000.000 6.000.000 8.000.000 10.000.000 12.000.000 14.000.000 16.000.000 18.000.000

2015 2016 2017

Revenue

11.665.706 13.122.706 15.048.402

172.257.940

198.619.250

230.378.550

32.312.555 36.595.437 44.801.865

- 50.000.000 100.000.000 150.000.000 200.000.000 250.000.000

2015 2016 2017

Assets

2.116.505

2.373.301 2.315.769

577.900

247.250

721.730 346.717

537.629

943.811

- 500.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000

2015 2016 2017

Laba Setelah Pajak

28 29 29

53 55 55

35 34 34

0 10 20 30 40 50 60

2015 2016 2017

Jumlah Cabang

2.125 2.072 2.083

1.840 1.858

1.724

523 501 506

0 500 1000 1500 2000 2500

2015 2016 2017

Jumlah Pegawai

(20)

Perbandingan Produktivitas

(Dalam jutaan rupiah)

PT Jasa Raharja PT Taspen PT Asabri

2.721 3.001 3.070

8.663

8.109

9.765 7.973

10.345

8.932

- 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000

2015 2016 2017

Revenue/Total Pegawai

206.484

326.364

220.524 300.758

205.504

306.097

119.143

152.430

132.936

- 50.000 100.000 150.000 200.000 250.000 300.000 350.000

2015 2016 2017

Revenue/Cabang

5.490 6.333 7.224

93.618

106.899

133.630

61.783

73.045

88.541

- 20.000 40.000 60.000 80.000 100.000 120.000 140.000 160.000

2015 2016 2017

Aset/Total Pegawai

(21)

Put the detail about your 3rd quality here. Put detail for the 3rd quality here. Put the detail

for the 3rdquality here. Put the quality details here. Put

detail here. Put the details here…

Objective 1

Hacker

3. IT SECURITY

(22)

RISK MANAGEMENT

(23)

1. FRAUD

6

5

2

6

906 juta

181 juta 139 juta 111 juta

2015 2016 2017 2018

Fraud dan Jumlah Kerugian

(24)

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.03/2014

TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

Pasal 4 ayat 1

• Konglomerasi Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 memiliki struktur yang

terdiri dari Entitas Utama dan : a. perusahaan anak; dan/atau

b. perusahaan terelasi beserta perusahaan anaknya

Pasal 16

• Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi yang komprehensif dan efektif,

Entitas Utama wajib membentuk : a. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi; dan

b. Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi

2. RISK MANAGEMENT

(25)

PEMENUHAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.03/2014

TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO

TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

Keputusan Direksi Nomor KEP/218/2018 tanggal 13 November 2018

• Perubahan dan Penyempurnaan Struktur Organisasi Perusahaan

• Pembentukan Biro Hukum dan Kepatuhan

Forum Manajemen Risiko

P/R/87/KU/2018 tanggal 21 November 2018

• Laporan Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan PT Jasa Raharja (Persero) Semester I Tahun 2018

(26)

Referensi

Dokumen terkait

Informasi keuangan di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten (Persero) Tbk ("Bank") dan Entitas Anaknya tanggal

Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ("Bank") dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2019 dan

Sejalan dengan adanya kebijakan dari OJK terkait Manajemen Risiko untuk Konglomerasi Keuangan, maka Danamon telah membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang diketuai

Sejalan dengan adanya kebijakan dari OJK terkait Manajemen Risiko untuk Konglomerasi Keuangan, maka Danamon telah membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang diketuai

Sejalan dengan adanya kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Manajemen Risiko untuk Konglomerasi Keuangan, maka Danamon telah membentuk Komite Manajemen

Sejalan dengan ketentuan OJK yang diatur dalam Peraturan OJK nomor 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, maka BMI

 Sistem Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi Sistem informasi Manajemen Risiko Terintegrasi sekurang-kurangnya menghasilkan laporan atau informasi mengenai: Eksposur Risiko

Laporan keuangan konsolidasian PT Multi Agro Gemilang Plantations Tahun 2018 beserta laporan auditor independen dalam bahasa