• Tidak ada hasil yang ditemukan

Renungan Tentang Waktu Renungan Tentang Waktu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Renungan Tentang Waktu Renungan Tentang Waktu"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Renungan Tentang Waktu

khotbahjumat.com/3256-renungan-tentang-waktu.html

:Khutbah Pertama

ِﻪ ِﻤَﻌِﻧ ﻰَﻠَﻋ ُهُﺮُﻜْﺷَأَو ْﻲِّﺑَر ُﺪَﻤْﺣَأ ،ُﻪُﺗﺎَﻤِﻠَﻛ ْﺖﱠﻤَﺗَو ُﻪُﺘَﻤ َﻈَﻋَو ُهُﺪْﺠَﻣ ﻰَﻟﺎَﻌَﺗ ،ُﻪُﺗﺎَﻔ ِﺻَو ُهُؤﺎَﻤْﺳَأ ْﺖَﺳﱠﺪَﻘَﺗ ِﻪﱠﻠِﻟ ُﺪْﻤَﺤْﻟَا ،ِﻪﱠﻠِﻟ ُﺪْﻤَﺤْﻟَا ﺎَﻨﱠﻴِﺒَﻧ ﱠنَأ ُﺪَﻬْﺷَأَو ،ُﻪُﺗﺎَﻳَأ ْﺖَﻤ ُﻈَﻋَو ُﻪُﺘَﻴِﻧاَﺪْﺣَو ُﻦْﻴِﻫاَﺮَﺑ ْتَءﺎَﺿَأ ُﻪَﻟ َﻚْﻳِ َ َ ُهَﺪْﺣَو ُﷲ ﱠ ِإ َﻪَﻟِإ َ ْنَأ ُﺪَﻬْﺷَأَو ، َ ْﺤُﺗ َ ﻲِﺘﱠﻟا َﻚِﻟْﻮُﺳَرَو َكِﺪْﺒَﻋ ﻰَﻠَﻋ ْكِرﺎَﺑَو ْﻢِّﻠَﺳَو ِّﻞَﺻ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ،ُﻪُﺗﺎَﻔ ِﺻَو ُﻪُﻗ َ ْﺧَأ ْﺖَﻣُﺮَﻛَو ُﻪُﺗَﺰِﺠْﻌُﻣ ْتَﺮَﺗاَﻮَﺗ ُﻪُﻟْﻮُﺳَرَو ُهُﺪْﺒَﻋ اًﺪﱠﻤَﺤُﻣ ﺎَﻧَﺪِّﻴَﺳَو . َﻦْﻴِﻌَﻤْﺟَأ ِﻪِﺒْﺤَﺻَو ِﻪِﻟآ ﻰَﻠَﻋَو ،ٍﺪﱠﻤَﺤُﻣ ..ُﺪْﻌَﺑﺎﱠﻣَأ َﻊَﺒﱠﺗا ِﻦَﻣَو ،ِتﺎَﻜِﻠْﻬُﻤْﻟاَو َرْوُ ﱡ ﻟا ُهﺎَﻗَو َﷲ ﻰَﻘﱠﺗا ِﻦَﻤَﻓ :ﻰَﻘْﺛُﻮﻟا ِةَوْﺮُﻌﻟﺎِﺑ ِم َ ْﺳِ ا َﻦِﻣ اْﻮُﻜﱠﺴَﻤَﺗَو ،ىَﻮْﻘﱠﺘﻟا ﱠﻖَﺣ َﷲ اْﻮُﻘﱠﺗﺎَﻓ ِتﺎَﻛَرﱠﺪﻟا ﻲِﻓ ُهاَدْرَأَو ُءﺎَﻘَﺸﻟا ُﻪَﻛَرْدَأ ِﻪِﺑ َﺮَﻔَﻛَو ُﻪﱠﺑَر َ َﻋَو ُهاَﻮَﻫ ,Ibadallah

Waktu adalah salah satu nikmat yang agung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada manusia.

Sudah sepantasnya manusia memanfaatkannya secara baik, efektif dan semaksimal mungkin untuk .amal shalih

:Allah Ta’ala telah bersumpah dengan menyebut masa dalam firman-Nya

(2)

Di dalam surat yang mulia ini Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan masa, dan ini

menunjukkan pentingnya masa. Sesungguhnya di dalam masa terdapat keajaiban-keajaiban. Di dalam masa terjadi kesenangan dan kesusahan, sehat dan sakit, kekayaan dan kemiskinan. Jika seseorang menyian-nyiakan umurnya, seratus tahun berbuat sia-sia, bahkan kemaksiatan belaka, kemudian ia bertaubat di akhir hayatnya, dengan taubat yang diterima, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan sempurna sebagai balasannya, berada di dalam surga selama-lamanya. Dia betul-betul mengetahui bahwa waktu hidupnya yang paling berharga adalah sedikit masa taubatnya itu. Sesungguhnya masa merupakan anugerah Allah Ta’ala, tidak ada cela padanya, manusia-lah yang

.tercela ketika tidak memanfaatkannya

,Ibadallah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan pentingnya memanfaatkan

:waktu, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini

ُغاَﺮَﻔْﻟاَو ُﺔﱠﺤ ِّﺼﻟا ِسﺎﱠﻨﻟا ْﻦِﻣ ٌﺮﻴِﺜَﻛ ﺎَﻤِﻬﻴِﻓ ٌنﻮُﺒْﻐَﻣ ِنﺎَﺘَﻤْﻌِﻧ َﻢﱠﻠَﺳَو ِﻪْﻴَﻠَﻋ ُﷲ ﻰﱠﻠَﺻ ﱡﻲِﺒﱠﻨﻟا َلﺎَﻗ َلﺎَﻗ ٍسﺎﱠﺒَﻋ ِﻦْﺑا ْﻦَﻋ Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. .((HR Bukhari

Hadits yang mulia ini memberitakan bahwa waktu luang adalah nikmat yang besar dari Allah Ta’ala,

.tetapi banyak manusia tertipu dan mendapatkan kerugian terhadap nikmat ini

:Di antara bentuk kerugian ini adalah

Pertama: Seseorang tidak mengisi waktu luangnya dengan bentuk yang paling sempurna. Seperti menyibukkan waktu luangnya dengan amalan yang kurang utama, padahal ia bisa mengisinya .dengan amalan yang lebih utama

Kedua: Dia tidak mengisi waktu luangnya dengan amalan-amalan yang utama, yang memiliki manfaat bagi agama atau dunianya. Namun kesibukkannya adalah dengan perkara-perkara mubah .yang tidak berpahala

Ketiga: Dia mengisinya dengan perkara yang haram, ini adalah orang yang paling tertipu dan rugi. Karena ia menyia-nyiakan kesempatan memanfaatkan waktu dengan perkara yang bermanfaat. Tidak hanya itu, bahkan ia menyibukkan waktunya dengan perkara yang akan menggiringnya .kepada hukuman Allah di dunia dan di akhirat

,Kaum muslimin rahimakumullah Urgensi waktu dan kewajiban menjaganya merupakan perkara yang disepakati oleh orang-orang .yang berakal. Berikut adalah diantara point-point yang menunjukkan urgensi waktu

.Pertama: Waktu Adalah Modal Manusia

:Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata

(3)

Wahai Ibnu Adam (manusia), kamu itu hanyalah (kumpulan) hari-hari, tiap-tiap satu hari berlalu,“ .(hilang sebagian dirimu.” (Riwayat Abu Nu’aim dalam Hilyatul-Auliya

:Diriwayatkan bahwa Umar bin Abdul-Aziz rahimahullah berkata

ﺎَﻤِﻬْﻴِﻓ ْﻞَﻤْﻋﺎَﻓ َﻚْﻴِﻓ ِن َ َﻤْﻌَﻳ َرﺎَﻬﱠﻨﻟاَو َﻞْﻴﱠﻠﻟا ﱠنِإ ”.Sesungguhnya malam dan siang bekerja terhadapmu, maka beramalah pada malam dan siang itu“

.Kedua: Waktu Sangat Cepat Berlalu Seseorang berkata kepada ‘Amir bin Abdul-Qais rahimahullah, salah seorang tabi’i: “Berbicaralah

”!kepadaku!” Dia menjawab: “Tahanlah jalannya matahari

Imam Ahmad rahimahullah berkata: “Aku tidak menyerupakan masa muda kecuali dengan sesuatu

.”yang menempel di lengan bajuku, lalu jatuh

Abul-Walid al-Baji rahimahullah berkata: “Jika aku telah mengetahui dengan sangat yakin, bahwa

seluruh hidupku di dunia ini seperti satu jam di akhirat, maka mengapa aku tidak bakhil dengan waktu hidupku (untuk melakukan perkara yang sia-sia, Pen.), dan hanya kujadikan hidupku di dalam .”kebaikan dan ketaatan .Ketiga: Waktu Yang Berlalu Tidak Pernah Kembali

:Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu anhu berkata

ِرﺎَﻬﱠﻨﻟﺎِﺑ ُﻪُﻠَﺒْﻘَﻳ َ ِﻞْﻴﱠﻠﻟﺎِﺑ ﱞﻖَﺣ ِﻪﱠﻠِﻟَو ، ِﻞْﻴﱠﻠﻟﺎِﺑ ُﻪُﻠَﺒْﻘَﻳ َ ِرﺎَﻬﱠﻨﻟﺎِﺑ ﺎﻘَﺣ ِﻪﱠﻠِﻟ ﱠنِإ Sesungguhnya Allah memiliki hak pada waktu siang, Dia tidak akan menerimanya di waktu malam.“ Dan Allah juga memiliki hak pada waktu malam, Dia tidak akan menerimanya di waktu siang.” .((Riwayat Ibnu Abi Syaibah

Dengan demikian seharusnya seseorang bersegera melaksanakan tugasnya pada waktunya, dan tidak menumpuk tugas dan mengundurkannya sehingga akan memberatkan dirinya sendiri. Oleh :karena itu waktu di sisi Salaf lebih mahal dari pada uang. Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata

ِهِﺮْﻴِﻧﺎَﻧَدَو ِﻪِﻤِﻫاَرَد ﻰَﻠَﻋ ُﻪْﻨِﻣ ِهِﺮْﻤُﻋ ﻰَﻠَﻋ ﱠﺢَﺷَأ ْﻢُﻫُﺪَﺣَأ َنﺎَﻛ ﺎًﻣاَﻮْﻗَأ ُﺖْﻛَرْدَأ Aku telah menemui orang-orang yang sangat bakhil terhadap umurnya (waktu) daripada terhadap“ ”.dirham dan dinarnya

:Sebagian penyair berkata

ُﻊﱠﻴَﻀُﻳ َﻚْﻴَﻠَﻋ ﺎَﻣ َﻞَﻬْﺳَأ ُهاَرَأَو … ِﻪ ِﻈْﻔِﺤِﺑ َﺖْﻴَﻨَﻋ ﺎَﻣ ُﺲَﻔْﻧَأ ُﺖْﻗَﻮْﻟاَو Waktu adalah perkara paling mahal yang perlu engkau perhatikan untuk dijaga, tetapi aku .melihatnya paling mudah engkau menyia-nyiakannya

(4)

Oleh karena itu Allah Ta’ala banyak memerintahkan untuk bersegera dan berlomba dalam ketaatan.

Demikian juga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar bersegera melaksanakan

amal-amal shalih. Para ulama telah memperingatkan agar seseorang tidak menunda-nunda amalan. :Al-Hasan berkata

ْﻢَﻟ َﻚَﻟ ْﻦُﻜَﻳ ﱠ ِإَو َمْﻮَﻴْﻟا ْﻲِﻓ َﺖْﻨُﻛ ﺎَﻤَﻛ ٍّﺪَﻏ ﻲِﻓ ْﻦُﻜَﻓ َﻚَﻟ ﱞﺪَﻏ ْﻦُﻜَﻳ ْنِﺈَﻓ ٍّﺪَﻐِﺑ َﺖْﺴَﻟَو َﻚ ِﻣْﻮَﻴِﺑ َﻚﱠﻧِﺈَﻓ َﻒْﻳ ِﻮْﺴﱠﺘﻟاَو َكﺎﱠﻳِإ َمَدآ َﻦْﺑِا ِمْﻮَﻴْﻟا ْﻲِﻓ َﺖ ْﻃﱠﺮَﻓ ﺎَﻣ ﻰَﻠَﻋ ْمَﺪْﻨَﺗ Wahai anak Adam, janganlah engkau menunda-nunda (amalan-amalan), karena engkau memiliki“ kesempatan pada hari ini, adapun besok pagi belum tentu engkau memilikinya. Jika engkau bertemu besok hari, maka lakukanlah pada esok hari itu sebagaimana engkau lakukan pada hari ini. Jika engkau tidak bertemu esok hari, engkau tidak akan menyesali sikapmu yang menyia-nyiakan ”.hari ini

,Ibadallah

Realitanya, orang-orang terbagi-bagi dalam menyikapi waktu. Mereka juga berbeda paham akan urgensi waktu tersebut. Di antara mereka ada orang-orang yang amalan shalih mereka lebih banyak .daripada waktu mereka Diriwayatkan bahwa Syaikh Jamaluddin al-Qashimi rahimahullah melewati warung kopi. Dia melihat

orang-orang yang mengunjungi warung kopi tenggelam dalam permainan kartu dan dadu, meminum berbagai minuman, mereka menghabiskan waktu yang lama. Maka Syaikh berkata, ”!“Seandainya waktu bisa dibeli, sungguh pasti aku beli waktu mereka

Di antara mereka pula ada orang-orang yang menghabiskan waktu mereka dalam mengejar perkara .yang tidak berfaidah, baik berupa ilmu yang tidak bermanfaat, atau urusan-urusan dunia lainnya

Imam Ibnul-Qayyim rahimahullah menyebutkan seorang laki-laki yang menghabiskan umurnya

untuk mengumpulkan dan menumpuk harta. Ketika kematian mendatanginya, dikatakan kepadanya, “Katakanlah la ilaha illa Allah,” namun ia tidak mengucapkannya, bahkan ia mulai mengucapkan, “Satu kain harganya 5 dirham, satu kain harganya 10 dirham, ini kain bagus”. Dia .selalu dalam keadaan demikian sampai ruhnya keluar

.Ada pula orang-orang yang tidak mengetahui apa yang harus mereka lakukan terhadap waktu

:Seorang ulama zaman dahulu berkata

Aku telah melihat kebanyakan orang menghabiskan waktu dengan cara yang aneh. Jika malam panjang, mereka habiskan untuk pembicaraan yang tidak bermanfaat, atau membaca buku percintaan dan begadang. Jika waktu siang panjang, mereka habiskan untuk tidur. Sedangkan pada waktu pagi dan sore, mereka di pinggir sungai Dajlah, atau di pasar-pasar. Aku ibaratkan mereka itu dengan orang-orang yang berbincang-bincang di atas kapal, kapal itu terus berjalan membawa .mereka dan berita mereka. Aku telah melihat banyak orang yang tidak memahami arti kehidupan

Di antara mereka, ada orang yang telah diberi kecukupan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, ia tidak butuh

(5)

Di antara mereka ada yang menyendiri bermain catur. Di antara mereka ada yang menghabiskan waktu dengan kisah-kisah kejadian tentang raja-raja, tentang harga yang melonjak dan turun, dan .lainnya

Maka aku mengetahui bahwa Allah tidak memperlihatkan urgensi umur dan kadar waktu kesehatan kecuali kepada orang-orang yang Allah berikan taufiq dan bimbingan untuk memanfaatkannya. :Allah berfirman

ٍﻢﻴ ِﻈَﻋ ٍّﻆَﺣ وُذ ﱠ ِإ ﺎَﻫﺎﱠﻘَﻠُﻳ ﺎَﻣَو اوُﺮَﺒَﺻ َﻦﻳِﺬﱠﻟا ﱠ ِإ ﺎَﻫﺎﱠﻘَﻠُﻳ ﺎَﻣَو Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak“ dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.” (QS. .(Fushilat: 35

ِﺪِّﻴَﺳ ِيْﺪَﻬِﺑ ﺎَﻨْﻌَﻔَﻧَو ،ِﻢْﻴِﻜَﺤﻟا ِﺮْﻛِّﺬﻟاَو ِتﺎَﻳَ ا َﻦِﻣ ِﻪْﻴِﻓ ﺎَﻤِﺑ ْﻢُﻛﺎﱠﻳِإَو ﻲِﻨْﻌَﻔَﻧَو ،ِﻢْﻴ ِﻈَﻌﻟا ِنآْﺮُﻘﻟا ﻲِﻓ ْﻢُﻜَﻟَو ْﻲِﻟ ُﷲ َكَرﺎَﺑ ُﻪﱠﻧِإ ُهْوُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ ،ٍﺐْﻧَذ ِّﻞُﻛ ْﻦِﻣ َﻦْﻴِﻤِﻠْﺴُﻤﻟا ِﺮِﺋﺎَﺴِﻟَو ْﻢُﻜَﻟَو ﻲِﻟ َﷲ ُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳَأَو اَﺬَﻫ ﻲِﻟْﻮَﻗ ُلْﻮُﻗَأ ، ِﻢْﻳِﻮَﻘﻟا ِﻪِﻟْﻮَﻗَو َﻦْﻴِﻠَﺳْﺮُﻤﻟا .ُﻢْﻴِﺣَﺮﻟا ُرْﻮُﻔَﻐﻟا َﻮُﻫ

:Khutbah Kedua

،ُهاَﻮِﺳ َﻪَﻟِإ َ ُﻪَﻟ َﻚْﻳِ َ َ ُهَﺪْﺣَو َﻪَﻟِإ َ ْنَأ ُﺪَﻬْﺷَأَو ،ُهﺎَﺼَﻋَو ُهَﺮْﻣَأ َﻒَﻟﺎَﺧ ْﻦَﻣ ﱡلِﺬُﻣَو ،ُهﺎَﻘﱠﺗاَو ُﻪَﻋﺎ َﻃَأ ْﻦَﻣ ﱡﺰِﻌُﻣ ِﻪﱠﻠِﻟ ُﺪْﻤَﺤْﻟَا َﻚِﻟْﻮُﺳَرَو َكِﺪْﺒَﻋ ﻰَﻠَﻋ ْكِرﺎَﺑَو ْﻢِّﻠَﺳَو ِّﻞَﺻ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا .ُهﺎَﺒَﺘْﺟاَو ُﻪﱡﺑَر ُهﺎَﻔ َﻄْﺻِا ُﻪُﻟْﻮُﺳَرَو ُهُﺪْﺒَﻋ اًﺪﱠﻤَﺤُﻣ ﺎَﻧَﺪِّﻴَﺳَو ﺎَﻨﱠﻴِﺒَﻧ ﱠنَأ ُﺪَﻬْﺷَأَو . َﻦْﻴِﻌَﻤْﺟَأ ِﻪِﺒْﺤَﺻَو ِﻪِﻟآ ﻰَﻠَﻋَو ،ٍﺪﱠﻤَﺤُﻣ :ُﺪْﻌَﺑ ﺎﱠﻣَأ . َنْﻮُﻤِﻠْﺴُﻣ ْﻢُﺘْﻧَأ َو ﱠ ِإ ﱠﻦُﺗْﻮُﻤَﺗ َ َو ِﻪِﺗﺎَﻘُﺗ ﱠﻖَﺣ َﷲ اْﻮُﻘﱠﺗﺎَﻓ ,Ibadallah

Adapun yang menjadi penyebab perbedaan keadaan manusia dalam menyikapi waktu, kembali .kepada tiga perkara berikut

Sebab pertama, tidak menetapkan tujuan hidup. Oleh karena itu, seorang muslim wajib mengetahui bahwa tujuan Allah menciptakannya adalah untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana firman-:Nya

ِنوُﺪُﺒْﻌَﻴِﻟ ﱠ ِإ َﺲْﻧِ ْ اَو ﱠﻦِﺠْﻟا ُﺖْﻘَﻠَﺧ ﺎَﻣَو Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS.“ .(adz-Dzariyat: 56 Dia harus mengetahui bahwa dunia ini adalah tempat beramal, bukan tempat santai dan main-:main, sebagaimana firman-Nya

(6)

Dunia adalah sawah ladang akhirat. Jika engkau menanam kebaikan di dunia ini, maka engkau akan memetik kenikmatan abadi di akhirat nanti. Jika engkau menanam keburukan di dunia ini, maka .engkau akan memetik siksaan pedih di akhirat nanti

Namun demikian, ini bukan berarti manusia tidak boleh bersenang-senang dengan perkara yang :Allah ijinkan di dunia ini, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda

َﺲْﻴَﻠَﻓ ﻲِﺘﱠﻨُﺳ ْﻦَﻋ َﺐِﻏَر ْﻦَﻤَﻓ َءﺎَﺴِّﻨﻟا ُج ﱠوَﺰَﺗَأَو ُﺪُﻗْرَأَو ﻲِّﻠَﺻُأَو ُﺮ ِﻄْﻓُأَو ُمﻮُﺻَأ ﻲِّﻨِﻜَﻟ ُﻪَﻟ ْﻢُﻛﺎَﻘْﺗَأَو ِﻪﱠﻠِﻟ ْﻢُﻛﺎَﺸْﺧَ َ ﻲِّﻧِإ ِﻪﱠﻠﻟاَو ﻲِّﻨِﻣ Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut dan paling takwa di antara kamu kepada Allah, tetapi aku berpuasa dan berbuka, shalat (malam) dan tidur, dan aku menikahi wanita-wanita. Barangsiapa membenci sunnahku, maka ia bukan dariku. (HR al-Bukhari, no. 4776; Muslim, (no. 1401

.Sebab kedua, tidak megentahui nilai dan urgensi waktu .Sebab ketiga, lemahnya kehendak dan tekad

Banyak orang mengetahui nilai dan urgensi waktu, dan mengetahui perkara-perkara bermanfaat yang seharusnya dilakukan untuk mengisi waktu, tetapi karena lemahnya kehendak dan tekad, mereka tidak melakukannya. Maka seorang muslim wajib mengobati perkara ini dan bersegera serta berlomba melaksanakan amalan-amalan shalih, serta memohon pertolongan kepada Allah .Ta’ala, kemudian bergabung dengan kawan-kawan yang shalih

Jika kita benar-benar mengerti tujuan hidup, dan kita benar-benar memahami nilai waktu, maka seharusnya kita isi waktu kita dengan perkara yang akan menjadikan ridha Penguasa kita, Allah .Subhanahu wa Ta’ala . Semoga Allah selalu membimbing kita di atas jalan yang lurus. Amin

(7)

ْﻢُﻬَﻠَﻌْﺠَﺗ ْنَأ َﻚُﻟَﺄْﺴَﻧ ﺎﱠﻧِإ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ، َﻚَﻧْوُﺰِﺠْﻌُﻳ َ ْﻢُﻬﱠﻧِﺈَﻓ ؛ْﻢِﻬِﺑ َﻚْﻴَﻠَﻋ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ،ْﻢِﻬِﺑ َﻚْﻴَﻠَﻋ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ،ْﻢِﻬِﺑ َﻚْﻴَﻠَﻋ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ،ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ َﻚﺗﺄ َﻃَو . َﻦْﻴِﻤِﺣاﱠﺮﻟا ُﻢَﺣْرَأ ﺎَﻳ ِرﺎَﻌﻟاَو ِيْﺰِﺨﻟاَو ِّلِﺬﻟا ﻲِﻓ ِسﺎﱠﻨﻠِﻟ ًةَﺮْﺒِﻋ ﺎَﻳ ، ِضْرَ اَو ِتاَوﺎَﻤﱠﺴﻟا َﻊْﻳِﺪَﺑ ﺎَﻳ ، ُنﺎﱠﻨَﻣ ﺎَﻳ ،ِماَﺮْﻛِ اَو ِل َ َﺠْﻟا اَذ ﺎَﻳ َﺖْﻧَأ ﱠ ِإ َﻪَﻟِإ َ ُﷲ َﺖْﻧَأ َﻚﱠﻧَأ ُﺪَﻬْﺸَﻧ ﺎﱠﻧَﺄِﺑ َﻚُﻟَﺄْﺴَﻧ ﺎﱠﻧِإ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ْﻢِﻬِﺋاَﺪْﻋَأ َبﺎَﻗِر ْﻢُﻬْﺤِﻨْﻣا ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ،ْﻢِﻬِﺋاَﺪْﻋَأ ﻰَﻠَﻋ ْﻢُﻫْ ُ ْﻧا ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا ، َﻦْﻴ ِﻤِﻠْﺴُﻤﻟا ﺎَﻨَﻧاَﻮْﺧِإ َ ُ ْﻨَﺗ ْنَأ ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟا َﻚُﻟَﺄْﺴَﻧ ،ُمْﻮﱡﻴَﻗ ﺎَﻳ ﱡﻲَﺣ . ٍﺮْﻳِﺪَﻗ ٍءْ َ ِّﻞُﻛ ﻰَﻠَﻋ َﻚﱠﻧِإ ،ْﻢُﻬَﺗﺎﱠﻳِّرُذَو ْﻢُﻬَﻟاَﻮْﻣَأَو ْﻢُﻫَءﺎَﺴِﻧَو ْﻢُﻫَرﺎَﻳِد ْﻢُﻬَﺛَرْوَأَو ْﻞَﻌْﺠَﺗ َو ِنﺎَﻤﻳِ ﺎِﺑ ﺎَﻧﻮُﻘَﺒَﺳ َﻦﻳِﺬﱠﻟا ﺎَﻨِﻧاَﻮْﺧِ َو ﺎَﻨَﻟ ْﺮِﻔْﻏا ﺎَﻨﱠﺑَر) ،ُمْﻮﱡﻴَﻗ ﺎَﻳ ﱡﻲَﺣ ﺎَﻳ َﻚِﻣَﺮَﻛَو َﻚِّﻨَﻤِﺑ ْﻢِﻫِّوُﺪَﻋ ﻰَﻠَﻋ ْﻢُﻫْ ُ ْﻧا ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟَا . [10 : ﺤﻟا] (ٌﻢﻴِﺣَر ٌفوُءَر َﻚﱠﻧِإ ﺎَﻨﱠﺑَر اﻮُﻨَﻣآ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ً ِﻏ ﺎَﻨِﺑﻮُﻠُﻗ ﻲِﻓ ْﻢُﻜﱠﻠَﻌَﻟ ْﻢُﻜ ُﻈِﻌَﻳ ِﻲْﻐَﺒْﻟاَو ِﺮَﻜْﻨُﻤْﻟاَو ِءﺎَﺸْﺤَﻔْﻟا ِﻦَﻋ ﻰَﻬْﻨَﻳ َو ﻰَﺑْﺮُﻘْﻟا يِذ ِءﺎَﺘﻳِإَو ِنﺎَﺴْﺣِ اَو ِلْﺪَﻌْﻟﺎِﺑ ُﺮُﻣْﺄَﻳ َﻪﱠﻠﻟا ﱠنِإ)،ﷲ دﺎﺒﻋ َﻪﱠﻠﻟا ﱠنِإ ً ﻴِﻔَﻛ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ َﻪﱠﻠﻟا ُﻢُﺘْﻠَﻌَﺟ ْﺪَﻗَو ﺎَﻫِﺪﻴِﻛْﻮَﺗ َﺪْﻌَﺑ َنﺎَﻤْﻳَ ا اﻮُﻀُﻘْﻨَﺗ َو ْﻢُﺗْﺪَﻫﺎَﻋ اَذِإ ِﻪﱠﻠﻟا ِﺪْﻬَﻌِﺑ اﻮُﻓْوَأَو (90) َنوُﺮﱠﻛَﺬَﺗ ُﺮَﺒْﻛَأ ِﻪﱠﻠﻟا ُﺮْﻛِﺬَﻟَو)ﻢﻛدﺰﻳ ِﻪ ِﻤَﻌِﻧ ﻰﻠﻋ هوﺮﻜﺷاو ،ﻢﻛﺮﻛﺬﻳ ﻞﻴﻠﺠﻟا ﻢﻴﻈﻌﻟا ﷲ اوﺮﻛذاو ،[91-90 :ﻞﺤﻨﻟا]( َنﻮُﻠَﻌْﻔَﺗ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻌَﻳ . [45 :تﻮﺒﻜﻨﻌﻟا]( َنﻮُﻌَﻨْﺼَﺗ ﺎَﻣ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ُﻪﱠﻠﻟاَو Diadaptasi dari tulisa Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari di majalah As-Sunnah Edisi 03-04/Tahun) .(XVII/1434H/2013M

Referensi

Dokumen terkait

Nilai-nilai kalibrasi dari kamera metrik seperti panjang fokus, distorsi radial lensa, koordinat titik utama foto diketahui dan dapat digunakan untuk periode yang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh perceived ease to use dan subjective norm terhadap intention to use dengan perceived usefulness

Hasil pengujian didasarkan pada hasil uji dengan menggunakan Crosstabs (tabel silang) serta melihat hasil uji Pearson Chi- Square yang dibandingkan dengan nilai

Walaupun untuk komoditas padi sawah mengalami peningkatan luas panen sebesar 1,53 ribu hektar atau 0,43 persen bila dibandingkan tahun 2013, tetapi produksi padi sawah

Kunjungan ANC men- jadi salah satu faktor risiko yang mening- katkan kejadian perdarahan pasca persalin- an karena apabila ibu melakukan pelayanan ANC secara teratur

Tabel 3 menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada perubahan skor tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu serta tingkat kecukupan energi,

Guru kemarin lebih banyak berharap kepada pemerintah, dan tentu ini saya respon dengan baik, agar misalnya fasilitas perpustakaan itu bisa dibikin lebih baik lagi, kemudian

Saat ini kerap terjadi pelanggaran privasi di media sosial berbasis ojek online, timbulnya pelanggaran privasi pada ojek online ini karena aplikasi