EVALUASI PEMILIH ATAS PRESIDEN SBY MENJELANG PEMILU PRESIDEN 2009

38 

Teks penuh

(1)

EVALUASI PEMILIH ATAS PRESIDEN SBY

MENJELANG PEMILU PRESIDEN 2009

Jakarta, Oktober 2008

Trend Opini Publik

Jl Lembang Terusan D 57, Menteng Jakarta 10310, Telp. (021) 3919582, Fax (021) 3919528 Website: www.lsi.or.id, Email: info@lsi.or.id

RANGKUMAN TEMUAN

• Nasib SBY 2009 belum aman. Sangat tergantung terutama

pada kinerja pemerintahnya di bidang ekonomi. Dalam empat

tahun terakhir, yang menilai kondisi ekonomi “lebih buruk

sekarang dibanding tahun lalu” hampir selalu di bawah

mayoritas, dan ini yang membuat SBY masih belum bisa

disaingi oleh lawan-lawannya.

• Di samping itu, pemilih umumnya menilai bahwa kondisi

politik, kemanan, dan penegakkan hukum di bawah SBY lebih

baik dibanding pemerintah sebelumnya. Ini membantu SBY

bisa bertahan dari potensi tidak dipilihnya kembali meskipun

keadaan ekonomi nasional hanya “sedang” saja.

(2)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

3

RANGKUMAN TEMUAN

• SBY juga sulit disaingi untuk sementara ini, meskipun

ekonomi hanya sedang-sedang saja, karena belum muncul

calon alternatif dengan popularitas tinggi dan tingkat

resistensi rendah.

• Sultan, bila mampu disosialisasaikan, potensial lebih mampu

bersaing karena tingkat resistensi terhadapnya paling rendah

dari pemilih dibanding calon-calon lainnya.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

4

Fokus masalah

• Besok, genap empat tahun SBY menjadi Presiden kita, dan sekitar 10 bulan lagi pemilihan Presiden akan kita lakukan.

• Bagaimana publik mengevaluasi Presiden SBY.

• Evaluasi publik pada Presiden SBY yang paling mendasar berkaitan dengan pertanyaan apakah SBY akan kembali dipilih sebagai presiden atau tidak.

• Menjelang pemilu pada Juli 2009 nanti, kita juga bisa mengevaluasinya sekarang, setelah empat tahun Presiden SBY memerintah, apakah ia akan dipilih lagi bila pemilu presiden diadakan sekarang.

• Pertanyaan tersebut menjadi penting mengingat sudah bermunculannya tokoh-tokoh yang akan menjadi penantangnya dalam pemilu tersebut, juga sebagai informasi awal bagi stake holder negeri ini bagi

(3)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

5

Fokus masalah

• Kalau sekarang pemilih kembali akan memilih SBY, pertanyaannya mengapa memilihnya kembali. Atau sebaliknya, bila tidak akan

memilihnya, mengapa tidak memilihnya? Apakah penantang-penantang potensalnya sudah begitu kuat, atau masih lemah?

• Secara teoretis, SBY akan dipilih kembali bila ia masih diterima atau disukai pemilih, bila kinerjanya dinilai baik, bila publik umumnya merasa puas dengan kinerjanya, bila publik secara umum menilai kondisi Indonesia secara makro dalam empat tahun terakhir dinlai makin baik. Sebaliknya, ia tidak akan dipilih lagi bila publik kecewa dengan kinerjanya selama empat tahun ini.

• Juga menarik ditelaah siapa yang kembali akan memilih SBY dan siapa yang tidak bila pemilihan diadakan sekarang, siapa yang puas dan siapa yang tidak puas dengan kinerja Presiden SBY, dan siapa yang menilai kinerja pemerintah dalam menaggulangi berbagai masalah tersebut baik atau buruk.

Pengukuran

• Evaluasi pemilih: Sikap elektoral: Siapa yang akan dipilih bila pemilihan presiden diadakan sekarang?

• Kondisi Indonesia secara umum: Bagaimana publik menilai kondisi Indonesia secara umum dan makro dalam empat tahun terakhir ini: Keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, dan keadaan ekonomi. • Kinerja Presiden SBY dan pemerintahannya: Seberapa puas atau tidak

puas publik dengan kinerja SBY sejauh ini? Bagaimana publik menilai pemerintah dalam memecahkan masalah-masalah yang publik nilai krusial: kemiskinan dan pengangguran, kesehatan dan pendidikan, pemberantasan korupsi, dan konflik sosial?

(4)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

7

METODOLOGI

● Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

● Jumlah sampel sebesar 1.239 responden, dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar +/- 2,8% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Penarikan sample dilakukan dengan Metode Multistage Random Sampling.

● Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa/kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden

● Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

● Wawancara terakhir dilakukan 8-20 September 2008.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

8

Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional

Desa/kelurahan di tingkat

Propinsi dipilih secara random dengan jumlah proporsional

Di masing-masing RT/Lingkungan dipilih secara random dua KK

Di KK terpilih dipilih secara random Satu orang yang punya hak pilih laki-laki/perempuan

Ds 1 … Ds n

Prop.1

Ds 1 … Ds m

Prop.k

RT1 RT2 RT3 …. RT5

KK1 KK2

Laki-laki Perempuan

Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random

(5)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

9

DEMOGRAFI

KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS

LAKI-LAKI 50.2 50.0 <= SD 58.4 60.0

PEREMPUAN 49.8 50.0 SLTP 17.9 19.0

SLTA 16.2 18.0

DESA 60.2 59.0 Universitas 6.5 4.0

KOTA 39.8 41.0

Islam 88.2 87.0

<= 19 tahun 13.0 15.1 Kristen 8.7 10.0

20 - 29 tahun 25.8 27.1 Hindu 2.7 2.0

30 - 39 tahun 26.9 22.4 Lainnya 0.5 1

40 - 49 tahun 16.6 15.8

>= 50 tahun 20.6 19.6 Jawa 39.4 41.6

Sunda 13.2 15.4

< 400 ribu 39.2 42.0 Melayu 5.7 3.4

400 - 999 ribu 39.1 38.0 Madura 2.9 3.4

>= 1juta 21.7 20.0 Bugis 2.4 2.5

Betawi 2.5 2.5

Minang 3.6 2.7

Lainnya 30.4 28.5 PENDAPATAN

KELOMPOK PENDIDIKAN

ETNIS AGAMA JENIS KELAMIN

DESA-KOTA

KELOMPOK USIA

DEMOGRAFI

KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS

NAD 1.4 1.9 BALI 2.4 1.5

SUMUT 4.8 5.3 NTB 2.4 2.0

SUMBAR 2.2 2.1 NTT 2.4 2.0

RIAU 2.4 2.2 KALBAR 2.4 1.9

JAMBI 0.8 1.3 KALTENG 1.5 0.9

SUMSEL 3.2 3.2 KALSEL 2.4 1.5

BENGKULU 0.8 0.8 KALTIM 1.6 1.4

LAMPUNG 3.2 3.4 SULUT 1.6 1.0

BABEL 0.8 0.5 SULTENG 0.8 1.1

KEPRI 0.8 0.6 SULSEL 3.2 3.5

DKI 4.0 3.5 SULTRA 0.8 0.9

JABAR 15.5 17.4 GORONTALO 0.8 0.4

JATENG 12.9 15.2 SULBAR 0.8 0.5

DIY 1.6 1.6 MALUKU 0.8 0.6

JATIM 14.7 16.7 MALUKU UTARA 0.8 0.4

BANTEN 4.0 4.1 PUPUA 0.8 0.9

IRJABAR 0.8 0.3

(6)

TEMUAN SURVEI

(7)

SIKAP ELEKTORAL PADA

PRESIDEN

• Siapa yang dipilih jika pemilihan presiden dilakukan hari ini?

Pertanyaan terbuka

• Siapa yang dipilih dari nama-nama berikut bila pemilihan

presiden dilakukan hari ini? Pertanyaan semi terbuka dengan

20 daftar nama dan dengan mempersilhkan menyebut nama

lain bila tidak ada dalam daftar nama.

• Siapa yang dipilih sebagai presiden di antara dua nama

berikut? SBY atau Megawati?

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

akan

dipilih

dipilih

dari

dari

nama

nama

-

-

nama

nama

berikut

berikut

?

?

(semi

(semi

terbuka

terbuka

dengan

dengan

28

28

nama

nama

) (%)

) (%)

32 24

6 5

4 3 3

2 2

9 10

0 5 10 15 20 25 30 35

SBY Mega Wira

nto Prab

owo Sulta

n Am

in

Hiday

at N JK Akba r

Nam a lai

n

Belu m t

ahu

(8)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

15

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

akan

dipilih

dipilih

dari

dari

nama

nama

-

-

nama

nama

berikut

berikut

?

?

(semi

SBY Mega Wiranto Sultan Prabowo JK

Juni'08 Sep'08

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

16

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

akan

dipilih

dipilih

dari

dari

nama

nama

-

-

nama

nama

berikut

berikut

?

?

(semi

Des'06 Apr' 07 Jun'07 Sep'07 Des' 07 Apr'08 Juni'08 Sep'08

(9)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

17

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

akan

dipilih

dipilih

dari

dari

nama

nama

-

-

nama

nama

berikut

berikut

?

?

(semi

Des'06 Apr' 07 Jun'07 Sep'07 Des' 07 Apr'08 Juni'08 Sep'08

Wiranto Sultan Prabowo JK

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

akan

dipilih

dipilih

dari

dari

nama

nama

-

-

nama

nama

berikut

berikut

?

?

(

Belum tahu Sutiyoso Sri Sultan Hamengkubuwono X Prabowo Subiyanto Wiranto Megawati Sukarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono

(10)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

19

Empat Nama, September 2009 (%)

39

29

9 8

15

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

SBY Megawati Wiranto Prabowo Belum tahu

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

20

SBY vs Mega, September 2009 (%)

49

36

15

0 10 20 30 40 50 60

SBY Megawati Belum tahu

(11)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

21

Trend

Trend

sikap

sikap

elektoral

elektoral

pada

pada

SBY vs. Megawati

SBY vs. Megawati

(%)

Sep' 06 Des'06 Sep'07 Des'07 Mar'08 Jun' 08 Sep'08

SBY Mega Belum tahu

Jika

Jika

pemilihan

pemilihan

presiden

presiden

diadakan

diadakan

hari

hari

ini

ini

,

,

siapa

siapa

yang

yang

akan

(12)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

23

TEMUAN

• Sikap elektoral pemilih terhadap calon-calon presiden dalam dua tahun terakhir cukup fluktuatif. Tapi secara umum hingga survei terakhir SBY masih yang paling banyak mendapat sikap positif dari calon pemilih: SBY adalah calon yang paling banyak akan dipilih bila pemilihan presiden dilakukan sekarang.

• Dalam survei terakhir (September 2009), bila melibatkan jumlah calon sangat banyak (20 nama lebih, dan tidak mungkin dalam pemilu), SBY akan dipilih oleh 32% calon pemilih, disusul oleh Mega sebesar 25%. Setelah Mega sejumlah nama menyusul cukup jauh di bawah: Wiranto (6%), Prabowo (5%), Sultan (3%), dan lain-lain dibawah 3%. Perbedaan pilihan pada tiga nama yang disebut terakhir ini tidak signifikan.

• Dukungan pada SBY dan Mega dalam satu tahun terakhir (dengan calon banyak) kurang lebih sama dengan perolehan suara mereka di pilpres putaran pertama Juli 2004.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

24

TEMUAN

• Bila simulasi calon dibatasi pada enam nama (SBY, Mega, Wiranto, Sultan, Prabowo, dan Sutiyoso), dan empat nama (tanpa Sultan dan Sutiyoso), maka urutan dan perbedaan perolehan suara di antara mereka tidak banyak berubah.

• Dalam tiga tahun terakhir, bila nama calon dalam simulasi lebih dari 20, SBY selalu berada di urutan pertama kecuali pada survei Juni 2008. Waktu itu SBY kalah oleh Megawati.

• Tapi kalau hanya dua nama, Mega vs SBY, SBY selalu di atas Mega dalam tiga tahun terakhir.

(13)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

25

TEMUAN

• Bandingkan bagaimana suasana hati pemilih presiden September 2003 dan September 2008.

• Pada Sep 2003, secara umum pemilih jauh lebih cair sehingga tidak ada satupun dari calon presiden yang mampu memperoleh dukungan 20%. Suara lebih menyebar pada banyak tokoh.

• Mega sebagai incumbent pun hanya mampu meraih 15% meskipun paling unggul dibanding lawan-lawannya. SBY sendiri baru dapat 7%. Prabowo hanya mendapat .3%. JK hanya 1%. Akbar lebih kuat, 11%. Amin juga lumayan, 8%. Sultan cukup bagus, 9%. Wiranto juga lumayan, 7%. Yang belum menentukan pilihan 17%, lebih banyak dibanding September 2008.

TEMUAN

• September 2008, pemilih kurang liar. Suara kurang menyebar. Tokoh kurang banyak yang dipilih. Akibatnya incumbent SBY mendapat suara cukup jauh dari lawan-lawannya. Juga Mega.

• Kalau Mega pada September 2003 mendapat 15%, SBY mendapat 32%. Tokoh baru sekarang, Prabowo 5%.

• Jarak antara Mega dan SBY pada 2003, sekitar 8%. • Jarak antara Mega dan SBY pada 2008, juga sekitar 8%. • Jarak antara Prabowo dan SBY sekarang, 27%.

• Jarak antara Prabowo dan Mega sekarang, 19%.

(14)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

27

Faktor-faktor terkait

• Psikologi pemilih: Awareness dan Afeksi (likebility,

penerimaan atau resistensi) atas calon presiden

• Dukungan terhadap partai

• Evaluasi terhadap kinerja Presiden SBY

• Evaluasi atas kondisi ekonomi nasional

• Evaluasi atas kondisi umum nasional: politik dan

pemerintahan, keamanan, dan penegakan hukum.

• Evaluasi atas program-program pemerintah yang berkaitan

dengan masalah-masalah yang dirasakan krusial oleh

pemilih: Kemiskinan, pengangguran, harga-harga kebutuhan

pokok, kesehatan, pendidikan, dan pemberantasan korupsi.

PENERIMAAN DAN

RESISTENSI

(15)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

29

Tahu … (%)

98

96

92

84

69

64

60 65 70 75 80 85 90 95 100

SBY Mega JK Wiranto Prabowo Sultan

Tahu dan Suka dengan … (%)

86

84

80 79

77

69

60 65 70 75 80 85 90

Sultan SBY Wiranto Prabowo Mega JK

(16)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

31

TEMUAN

• Secara psikologis, orang tidak akan bisa bersikap suka atau tidak suka terhadap seorang calon presiden bila ia tidak aware dengannya.

• Seorang pemilih tidak bisa memilih seorang calon presiden kalau ia tidak suka, atau tidak bisa menerimanya.

• Di antara enam tokoh nasional yang diberitakan akan menjadi calon presiden, SBY dan Mega paling terkenal, kemudian JK, lalu Wiranto, kemudian Prabowo, dan terakhir Sultan.

• Bagi pemilih yang tahu nama-nama tersebut, Sultan dan SBY adalah tokoh yang paling diterima. Kemudian Wiranto. Lalu Prabowo dan Mega, dan terakhir JK.

• Dilihat dari tingkat penerimaan ini, Sultan dan SBY adalah tokoh yang paling rendah tingkat resistensinya, kemudian Wiranto dan Prabowo, lalu Mega, dan terakhir JK.

(17)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

33

Evaluasi atas kinerja Presiden:

Puas dengan kinerja Presiden dan Wakil Presiden (%)

80

Paralel antara Kepuasan dengan dan

Pilihan atas SBY sebagai Presiden bila Pemilu sekarang (%)

67

Des'06 Mar'07 Jun'07 Sep'07 Des'07 Mar'08 Jun'08 Sep'08

Kepuasan atas kinerja SBY

(18)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

35

TEMUAN

• Dalam empat tahun menjabat sebagai presiden tingkat kepuasan publik pada kinerja SBY sangat fluktuatif, tapi cenderung menurun. Kepuasan tertinggi dicapai ketika “bulan madu”, tahun ketika SBY baru terpilih (Akhir 2004).

• Penurunan terdalam ditemukan pada Juni 2008, di mana kepuasan pada SBY di bawah 50%, yakni 45%.

• Tapi pada bulan September 2008, kepuasan publik pada kinerja Presiden SBY kembali naik secara signifikan, menjadi 56%, yang berarti kembali berada di atas tingkat psikologis 50%, dan berada di angka paling sering muncul dalam survei selama empat tahun terakhir, yakni 50-60%. • Kalau dilihat secara longitudinal, tingkat kepuasan pada SBY cenderung

menurun pada semester pertama, dan cenderung pulih pada semester kedua.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

36

TEMUAN

• Penurunan cukup tajam di tiga smester itu juga terkait dengan kebijakan menaikan harga BBM.

• Bila pola ini cukup stabil, hingga Desember 2008 nanti, tingkat kepuasan akan relatif baik, dan mulai menurun pada Januari hingga Juni 2009.

• Kalau ini benar, pemilu presiden Juli dan September 2009 akan cenderung berpihak ke SBY karena “badai panas opini publik” sudah mulai mereda.

(19)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

37

TEMUAN

• Yang sangat penting dari variabel tingkat kepuasan atas kinerja SBY ini adalah bahwa ia sangat paralel dengan dukungan terhadap SBY sebagai presiden bila pemilihan dilakukan pada saat itu.

• Bila kepuasan pada kinerja SBY naik, maka angka dukungan terhadapnya sebagai presiden juga naik, dan bila turun maka juga turun, dan bila stagnan maka juga stagnan.

• Jadi ketidakpuasan publik pada kinerja SBY dapat menjatuhkannya untuk tidak dipilih kembali sebagai presiden.

• Apa yang membuat naik turun kepuasan pemilih pada SBY?

Kondisi Indonesia secara umum

Keaadaan politik nasional, keamanan

dan ketertiban, penegakan hukum,

(20)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

39

Keadaan politik dan pemerintahan nasional

sekarang (%)

20

April' 04 Sep'04 Sep' 05 Sep'06 Sep'07 Sep'08

Baik Sedang Buruk Tidak tahu

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

40

Keadaan penegakan hukum

secara nasional sekarang (%)

41

Sep' 05 Sep'06 Sep'07 Sep'08

(21)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

41

Keadaan keamanan dan

ketertiban secara nasional sekarang (%)

52

59 58

55

24 25

30 31

18

14

11 10

0 10 20 30 40 50 60 70

Sep' 05 Sep'06 Sep'07 Sep'08

Baik Sedang Buruk Tidak tahu

Politik, Keamanan, dan Hukum

• Ada sejumlah kecenderungan menarik dari evaluasi publik atas kondisi politik dan pemerintahan, kemanan, dan penegakan hukum.

• Pada bulan April 2004, ketika Megawati menjabat sebagai presiden, dan ketika pemilu presiden akan dilaksanakan, yang menilai kondisi politik dan pemerintahan secara negatif (buruk) sebesar 39%, kemudian pada bulan September sebesar 31%.

• Selama pemerintahan SBY, angka negatif itu turun menjadi rata-rata 23-24%.

• Pada masa Presiden SBY yang mengatakan kondisi politik dan

(22)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

43

Lanjutan

• Dalam penegakan hukum sepanjang empat tahun pemerintahan SBY, yang mengatakan buruk relatif stabil di angka antara 18-22%. Yang mengatakan “baik” selalu dua kali lipat dari yang mengatakan sebaliknya. Dan yang mengatakan “sedang” juga cukup jauh dari yang mengatakan “buruk” dan relatif stabil.

• Jadi secara umum kondisi penegakan hukum secara nasional dinilai publik “cukup baik.” Skor sekitar 7.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

44

Lanjutan

• Yang terbaik pada masa SBY adalah kondisi keamanan nasional. Dalam empat tahun terakhir yang mengatakan bahwa kondisi keamanan nasional “buruk” hanya sekitar 10-20%, dan kecenderungannya semakin menurun. • Sebaliknya, yang mengatakan baik selalu di atas 50%. Yang mengatakan

sedang selalu dua kali lebih besar dari yang mengatakan buruk, dan cenderung meningkat.

(23)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

45

Kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding

tahun lalu (%)

23

Lebih baik Sama Lebih buruk Tidak tahu

Kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding

tahun lalu (%)

23

(24)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

47

Kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding

tahun lalu: Lebih baik (%)

23

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

48

Evaluasi atas kinerja Presiden:

Kepuasan publik atas kinerja Presiden dan Wakil Presiden

67

Des'06 Mar'07 Jun'07 Sep'07 Des'07 Mar'08 Jun'08 Sep'08

Kepuasan atas kinerja SBY

Memilih SBY dari 20 lebih calon

(25)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

49

TEMUAN

• Secara umum, lebih banyak publik yang menilai kondisi ekonomi nasional sekarang lebih buruk dibanding tahun sebelumnya.

• Kalau dibandingkan Sep 2003 dan Sep 2008, yang mengatakan kedaaan ekonomi nasional lebih baik hanya sedikit meningkat (2%).

• Tapi yang mengatakan “lebih buruk” sedikit lebih banyak sep 2008 dibanding Sep 2003. Jadi bisa dikatakan, menurut penialian publik kondisi ekonomi pada masa 9 bulan sebelum pemilu presiden 2004 dan 9 bulan sebelum pemilu 2009, sama buruk.

TEMUAN

• Namun demikian dalam empat tahun terakhir, penilian negatif tersebut hanya muncul tiga kali yang mencapai mayoritas. Kebanyakan mayoritas menilai sama, lebih baik, atau tidak tahu.

• Ketika penilaian negatif mencapai mayoritas maka ketika itu pula kepuasan publik atas kinerja SBY menurun tajam.

(26)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

51

TEMUAN

• Ketika kepuasan atas kinerja SBY kembali naik maka SBY kembali unggul atas Mega.

• SBY kemungkinan bisa bertahan apabila persepsi negatif publik atas kondisi ekonomi nasional tidak melampaui 50% atau mencapai angka mayoritas. Sebaliknya, ia akan terancam oleh penantangnya bila mayoritas pemilih merasa bahwa kondisi ekonomi sekarang lebih buruk.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

52

TEMUAN

• SBY cenderung dipilih kembali bila mayoritas pemilih merasa puas dengan kinerjanya.

(27)

KINERJA PEMERINTAH UNTUK

SEJUMLAH MASALAH PENTING

Kerja pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah berikut “Baik” atau “Sangat Baik,” Okt. 05 – Okt. 07 (%)

(28)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

55

Kinerja pemerintah dalam menggulangi masalah …:

Baik atau sangat baik (%)

58 62 57 58

65

55

45

56

0 10 20 30 40 50 60 70

Sep'05 Sep'06 Sep'07 Sep'08

Konflik di daerah Korupsi

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

56

Kinerja pemrintah di sektor pendidikan dan

kesehatan: Baik atau sangat baik (%)

75

70

79 80

69

74 67

70

40 45 50 55 60 65 70 75 80 85

Pendidikan Kesehatan

(29)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

57

TEMUAN

• Pemilih umumnya menilai buruk kinerja pemerintah dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran. Penilaian “buruk” ini paling dalam tahun 2007, tapi pada 2008 menjadi lebih baik.

• Tapi kinerja pemerintah dinilai baik dalam penyediaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau.

• Pemerintah juga dinilai berkinerja baik dalam pemberantasan korupsi dan dalam penanggulangan berbagai konflik sosial-politik di daerah.

(30)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

59

Partai apa yang akan dipilih bila pemilu

diadakan hari ini? Trend 2004-2008 (%)

22

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

60

Pilihan

Pilihan

presiden

presiden

Menurut

Menurut

Massa

Massa

Pemilih

Pemilih

Partai

Partai

(

(

Simulasi

Simulasi

Pilihan

Pilihan

Tertutup

Tertutup

4

4

nama

nama

) (%)

) (%)

0

MEGA PRABOWO SBY WIRANTO Belum tahu

Hanura Belum tahu

(31)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

61

Paralel memilih SBY dan memilih Demokrat (%)

48

39

32 33 33 31

25 32

16

10 12

14 13

9 9

12

5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55

Des'06 Mar'07 Jun'07 Sep'07 Des'07 Mar'08 Jun'08 Sep'08

Memilih SBY dari 20 lebih calon

Memilih Demokrat

TEMUAN

• Terjadi perubahan signifikan dalam sentimen pemilih terhadap partai politik.

• Golkar cenderung menurun, PDIP stagnan, PKB, PPP, dan PAN menurun.

• Kenaikan terjadi pada Demokrat.

• Partai Baru yang signifikan merebut suara Gerindra.

• Semua tokoh partai mampu menarik pendukung partainya untuk memilihnya sebagai presiden, kecuali Golkar.

(32)

SOSIO

SOSIO

-

-

DEMOGRAFI PEMILIH

DEMOGRAFI PEMILIH

SEPTEMBER

SEPTEMBER

08

08

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

64

Pilihan

Pilihan

presiden

presiden

Menurut

Menurut

Desa

Desa

-

-

Kota

Kota

(

(

Simulasi

Simulasi

Pilihan

Pilihan

Tertutup

Tertutup

4

4

nama

nama

) (%)

) (%)

30

8

41

9

13 28

8

37

10

17

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50

Mega Prabowo SBY Wiranto TT/TJ

Pedesaan Perkotaan

Perbedaan desa-kota berpengaruh pada SBY.

(33)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

65

Pilihan

Pilihan

Presiden

Presiden

Menurut

Menurut

Wilayah/Daerah

Wilayah/Daerah

(

(

Simulasi

Simulasi

Pilihan

Pilihan

Tertutup

Tertutup

4

4

nama

nama

) (%)

) (%)

18

Mega Prabowo SBY Wiranto Belum

tahu

Sumatra Jawa-Bali Daerah lain

SBY kalah 10% di Bali oleh Mega, tapi menang mayoritas di wilayah selain Jawa-Bali.

Pilihan

Pilihan

presiden

presiden

Menurut

Menurut

Usia

Usia

(

(

Simulasi

Simulasi

Pilihan

Pilihan

Tertutup

Tertutup

4

4

nama

nama

) (%)

) (%)

34

Mega Prabowo SBY Wiranto TT/TJ

<= 20 thn 21-30 thn 31-40 thn 41-50 thn > 50 thn

(34)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

67

Pilihan

Pilihan

presiden

presiden

Menurut

Menurut

Pendidikan

Pendidikan

(

(

Simulasi

Simulasi

Pilihan

Pilihan

Tertutup

Tertutup

4

4

nama

nama

) (%)

) (%)

39

Mega Prabowo SBY Wiranto TT/TJ

<= SD SLTP SLTA Kuliah

Pemilih Mega, dibanding pemilih SBY, lebih kuat di kelompok yang berpendidikan menengah ke bawah.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

68

TEMUAN

• SBY mendapat dukungan lebih kuat bila tingkat pendidikan pemilih lebih tinggi, sedikit lebih banyak di pedesaan. Ini artinya pemilih di perkotaan yang kurang berpendidikan kurang memilih SBY.

• Walapun unggul atas lawan-lawannya di hampir semua kelompok pendidikan, SBY mampu meraih suara mayoritas di kelompok berpendidikan SLTA ke atas.

• SBY kuat di luar Jawa-Bali, dan kalah sebesar 10% di Jawa-Bali oleh Mega.

(35)

MENGAPA SBY UNGGUL JAUH

DI LUAR JAWA-BALI?

Kepuasan

Kepuasan

atas

atas

kienrja

kienrja

SBY

SBY

menurut

menurut

Daerah (%)

Daerah (%)

76

23

1 45

55

4 68

30

3 0

10 20 30 40 50 60 70 80

Puas Tidak puas Tidak tahu

(36)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

71

Evaluasi

Evaluasi

atas

atas

kondisi

kondisi

ekonomi

ekonomi

nasional

nasional

sekarang

sekarang

dibanding

dibanding

tahun

tahun

lalu

lalu

menurut

menurut

daerah

daerah

(%)

(%)

25

36

33

6

21 21

54

4 39

29

24

8

0 10 20 30 40 50 60 70 80

Lebih baik sama Lebih buruk Tidak tahu

Sumatra Jawa-Bali Daerah lain

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

72

TEMUAN

(37)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

73

KESIMPULAN

• Untuk sementara, hingga September 2008, evaluasi calon pemilih pada SBY belum sampai pada kemungkinan untuk menjatuhkannya dari kursi presiden. • Sepanjang empat tahun terakhir, bila pemilu presiden diadakan, SBY dan

Mega akan masuk ke putaran kedua, dan kemungkinan pada putaran kedua SBY akan kembali terpilih.

• Pada September 2004, belum ada calon yang bisa mendekati Mega, dan apalagi SBY.

• Kekuatan alternatif belum mengalami kemajuan secara berarti. Prabowo satu-satunya yang mengalami kemajuan, tapi masih terlalu jauh di bawah Mega dan SBY. Masih harus kerja keras dengan melipat-lipatkan segala

kekuatannya untuk mengejar SBY dan Mega.

• Tapi upaya yang sama, minimal seimbang, sedang dilakukan SBY. Yang belum Mega.

• Bila Mega tidak mampu mengimbangi gerakan Prabowo, kemungkinan ia akan disalib Prabowo di putaran pertama.

KESIMPULAN

• Kalau dibandingkan dengan pengalaman menjelang pemilu Presiden 2004, kekuatan calon jauh lebih cair dan lebih seimbang waktu itu. Jarak Mega dan penantang barunya, SBY, dalam 9 bulan menjeleng pemilu 2004 hanya sekitar 8%. Mega waktu itu tidak pernah mencapai angka 20%.

• Sekarang, berbeda. Jarak antara penantang baru SBY, baik Prabowo, Wiranto, maupun Sultan, cukup jauh. Pemilih lebih terkonsentrasi pada dua calon, SBY dan Mega.

(38)

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

75

KESIMPULAN

• Dukungan pada SBY tergantung pada kepuasan publik kinerjanya. SBY kemungkinan bisa dikalahkan bila kepuasan publik terhadap kinerjanya di bawah 50%. SBY akan aman bila kepuasan publik terhadap kinerjanya di atas 60%. Sekarang kepuasan publik pada kinerja SBY 56%. Terendah pada Juni 2008, dan ia kalah oleh Mega.

• Kepuasan publik pada SBY sangat terkait dengan kondisi ekonomi

nasional. Bila yang mengatakan bahwa kondisi ekonomi nasional tahun ini lebih buruk dari tahun lalu mencapai angka di atas 50%, maka

kemungkinan SBY akan kalah. Bila di bawahnya, apalagi hanya mencapai di bawah 40% maka SBY kemungkinan akan terpilih kembali.Pada September ini, penilaian negatif tersebut sebesar 46% maka SBY unggul. Pada bulan Juni 2008, angka negatif itu mencapai 57%, dan SBY kalah oleh Mega.

Evaluasi Pemilih Atas Presiden SBY Menjelang Pemilu Presiden 2009: LEMBAGA SURVEI INDONESIA

76

KESIMPULAN

• Kepuasan pada kinerja SBY juga terbantu oleh faktor-faktor non-ekonomi: Penegakan hukum, pemberantasan korupsi, kondisi politik nasional secara umum, dan kondisi keamanan nasional.

• Sepanjang empat tahun pemerintahan SBY, publik menilai kondisi politik nasional dan penegakan hukum cukup baik. Sedangkan kemanan nasional dinilai baik atau sangat baik.

• Non-politik ini yang membentuk kepuasan pada kinerja SBY mencapai di atas 50% meskipun yang menilai kondisi ekonomi nasional baik cukup rendah. • SBY aman bila penilaian positif non-politik di atas 60%, dan penilaian negatif

terhadap kondisi ekonomi nasional di bawah 50%.

• Semua ini, terutama kondisi ekonomi nasional setahun ke depan, belum menentu, dan karena itu nasib SBY juga belum menentu.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...