CALL FOR PAPER Seminar Internasional Rekonstruksi Reformasi Administrasi Negara Untuk Membangun World Class Government

Teks penuh

(1)

1

CALL FOR PAPER

Seminar Internasional

Rekonstruksi Reformasi Administrasi Negara Untuk

Membangun World Class Government

A. Umum

Revitalisasi administrasi negara di Indonesia saat ini diarahkan untuk mewujudkan birokrasi publik yang mampu mengelola tugas pemerintahan dan pembangunan secara efisien, efektif, responsif dan bertanggung jawab. Lahirnya Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 menjustifikasi hal tersebut. Dalam rezim grand design tersebut, Reformasi Birokrasi dirahkan kepada 8 (delapan) area perubahan yaitu: manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, penataan dan penguatan organisasi, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik (KemenPAN dan RB, 2016).

Capaian reformasi birokrasi dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun pasca diterbitkannya

grand design RB patut dipresiasi bersama meskipun dengan beberapa kritik dan

kelemahan. Sistem Computer Assisted Test dalam penerimaan CPNS mendorong keterbukaan dan mengurangi praktik suap dan pungli. Selain itu, indeks capaian RB 2016 secara nasional memperlihatkan bahwa implementasi RB di Kementerian, Lembaga, Provinsi, Kabupaten/kota sudah sesuai dengan target yang telah ditentukan. Namun, dibalik beberapa capaian RB diatas ternyata daya saing Indonesia pada level global masih tergolong rendah. Laporan yang dikeluarkan oleh The World Bank terkait Doing Business misalnya, telah menempatkan Indonesia pada peringkat ke-91 dari 190 negara dalam peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) pada tahun 2017, hanya sedikit lebih baik dari peringkat ke-106 pada tahun 2016.

Peringkat tersebut berada di bawah beberapa Negara-negara ASEAN yaitu Singapura yang berada di peringkat ke-2, Malaysia peringkat ke-23, Thailand peringkat ke-46, dan Cina peringkat ke-78. World Economic Forum tahun 2016-2017 juga telah menempatkan indeks daya saing global Indonesia berada di peringkat ke-41, mengalami penurunan empat peringkat dibandingkan dengan tahun 2015-2016. Dari 12 pilar yang dipergunakan dalam pengukuran Global Competitiveness Index (GCI), tantangan terberat yang dihadapi oleh Indonesia, terletak pada pilar institusi (posisi ke-56) dan infrastruktur (posisi ke-60). Pilar Institusi meliputi konsep yang berkaitan dengan perlindungan terhadap hak-hak publik, efisiensi, transparansi administrasi publik, lembaga peradilan yang bebas, keamanan fisik warganegara, etika bisnis dan tata kelola pemerintahan.

Rendahnya pilar institusi ini di antaranya dipicu oleh tingginya tingkat kompleksitas perizinan dan kemudahan berusaha di Indonesia. Gambaran komprehensif terkait

(2)

2

tantangan dan PR besar pemerintah saat ini (pertumbuhan ekonomi, inflasi, kesenjangan ekonomi, pengangguran, kemiskinan), implementasi reformasi birokrasi dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, serta posisi Indonesia dalam daya saing global memperlihatkan tidak adanya sinergitas di antara ketiganya. Praktik reformasi birokrasi belum mampu menjawab tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini serta mendorong Indonesia berbicara banyak di ranah global.Oleh karena itu, rekonstruksi reformasi administrasi negara benar-benar menemukan urgensinya untuk menjadi

panacea dalam mendorong terbentuknya World Class Government yang mampu

menjawab tantangan yang dihadapi saat ini serta menjadi trigger dalam peningkatan daya saing Indonesia.

Sehubungan dengan hal tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 60, Lembaga Administrasi Negara mengundang para penulis untuk menyampaikan ide dan gagasan dalam bentuk artikel dengan tema “Rekonstruksi Reformasi Administrasi Negara untuk Membangun World Class Government”.

B. Tema

Tema besar seminar “Rekonstruksi Reformasi Administrasi Negara untuk Membangun

World Class Government” terbagi ke dalam beberapa sub-tema sebagai berikut:

1. Sub Tema: Penguatan Reformasi Manajemen Kepegawaian

 Kebijakan penguatan pengembangan ASN

Tantangan pelaksanaan merit system

 Masalah distribusi ASN

2. Sub Tema: Inovasi Pelayanan Publik

 Penataan pelayanan perizinan yang mendukung daya saing

 Inovasi untuk membangun kualitas dan aksesbilitas pelayanan dasar

Whole of Government Approach to Create Citizen Centered Public Service

3. Sub Tema: Pemberantasan Korupsi dan Penguatan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Birokrasi yang Bersih

 Penguatan etika penyelenggara negara

 Membangun transparansi dan partisipasi masyarakat dalam kebijakan

 Penataan regulasi dan kelembagaan dalam penanganan anti korupsi 4. Sub Tema: Membangun Kinerja Manajemen Kebijakan

 Memperkuat Kapasitas Kebijakan Pemerintah

 Urgensi Policy Community

Evidence Based Policy Making

5. Sub Tema: Cyber Governance

Delivering Public Service in Cyber Governance Era

Cyber Governance for Participatory Accountability Mechanisms Human Resource Capacity Development in Cyber Governance Era C. Ketentuan Penulisan

Ketentuan umum penulisan naskah artikel adalah sebagai berikut :

(3)

isu-3

isu aktual tentang rekonstruksi reformasi administrasi negara dan membangun world

class government, baik berupa perkembangan konsep maupun praktek;

2. Naskah diketik dalam Bahasa Indonesia (untuk abstrak/insitasi dan keyword/kata kunci diketik dalam dwi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), menggunakan kertas ukuran A4 sepanjang 4-10 halaman (termasuk gambar, tabel, dan daftar pustaka) dengan jenis font Times New Roman ukuran 12 spasi 1,5. Batas tepi kanan 2,54 cm, batas tepi kiri 2,54 cm, batas atas 2,54 cm, dan batas bawah 2,54 cm.

3. Setiap tabel dan gambar diberi judul. Posisi judul tabel berada di atas tabel, sedangkan posisi judul gambar berada dibawah gambar.

4. Format tulisan sekurang-kurangnya terdiri atas: a. Judul tulisan;

b. Nama penulis, apabila penulis lebih dari satu orang, maka penulis yang ditulis pertama adalah penulis utama;

c. Institusi dan alamat tempat penulis bekerja, apabila memungkinkan disertakan nomor telepon dan alamat email penulis;

d. Abstrak/intisasi ditulis dwi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing sepanjang 100-200 kata disertakan keyword/kata kunci;

e. Pendahuluan, sebagai pembukaan memuat aspek-aspek atau hal-hal yang membuat tema tulisan tersebut menarik dan mengundang rasa keingintahuan. Penulis dapat mengemukakan fenomena-fenomena menarik terkait dengan topik tulisan dengan disertai data-data pendukung. Dan pada akhir bagian ini perlu diberikan tujuan penulisan tema yang ditulis;

f. Metode penelitian, apabila naskah tersebut merupakan hasil penelitian maka perlu dituliskan metode penelitian yang digunakan;

g. Bagian analisis dan pembahasan atau bisa menggunakan nama lain yang relevan dengan topik tulisan berisi temuan-temuan, analisis dan pembahasan serta interpretasi terhadap data;

h. Penutup, bisa berisi kesimpulan dan saran atau rekomendasi berkaitan dengan tujuan penulisan yang dikemukakan pada bagian pendahuluan;

i. Daftar pustaka, disusun berdasar abjad, ditulis pada bagian akhir tulisan dengan susunan dimulai dari nama (diawali dengan nama belakang dan dipisahkan dengan tanda koma), tahun penerbitan, judul tulisan, kota penerbit dan nama penerbit. Untuk sumber yang diperoleh dari internet harus disertakan tanggal sumber tersebut diakses/diunduh. Beberapa contoh penulisan daftar pustaka adalah sebagai berikut:

Doherty, Tony L., dan Terry Horne, 2002, Managing Public Services, Implementing

Changes: a Thoughtful Approach to T he Practice of Management, New York:

Routledge.

Nasution, Nur, 2004, Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), Jakarta: Ghalia Indonesia.

5. Catatan kaki (footnote) dapat digunakan untuk memberikan penjelasan terhadap bagian isi naskah atau sebagai acuan berkaitan dengan sumber data yang dikutip; 6. Setiap data yang berupa kutipan baik dalam bentuk kalimat langsung maupun tidak

langsung, gambar, serta tabel yang diambil dari sumber lain harus dicantumkan sumbernya, ditulis dalam daftar pustaka;

(4)

4 D. Pengiriman Naskah

Registrasi dimulai tanggal 15 Juli 2017, dengan batas akhir pengiriman naskah tanggal

6 Agustus 2017. Naskah dapat dikirimkan langsung atau melalui email ke panitia

dengan alamat:

Kedeputian Bidang Kajian Kebijakan Gedung B Lantai 3

Jl. Veteran No. 10 Jakarta Pusat 10110 Telp. (021) 3868201-07 Ext. 114, 115

Website: www.lan.go.id dan www.dkk.lan.go.id Email: seminar.nipa@gmail.com

(5)

Lampiran FORMULIR PENDAFTARAN*)

CALL PAPER PADA SEMINAR INTERNASIONAL

REKONSTRUKSI REFORMASI ADMINISTRASI NEGARA UNTUK MEMBANGUN WORLD-CLASS

GOVERNMENT

Kepada Yth.

Panitia Penyelenggara Seminar dan Call Paper Di Jakata

NAMA (Lengkap dengan Titel) : ... JENIS KEPESERTAAN

(coret yang tidak perlu) : 1. Pemakalah*) *) Judul Makalah . ... .. ... .. 2. Peserta aktif JABATAN : ... INSTANSI : ... ALAMAT INSTANSI : ... ... Tlp/Faks ... NO. HANDPONE DAN EMAIL : .../...

..., ... 2017 Hormat Saya,

...

*)

Figur

Memperbarui...

Related subjects :