• Tidak ada hasil yang ditemukan

GUBERNUR PROVINSIDAERAH KHUSUS. IBUKOTA JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GUBERNUR PROVINSIDAERAH KHUSUS. IBUKOTA JAKARTA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

GUBERNUR PROVINSIDAERAH KHUSUS

. IBUKOTA JAKARTA

INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTAJAKARTA

NOMOR 227 TAHUN 2015

TENTANG

PELAKSANAAN WISATA BALAIKOTA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

Dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan pengetahuan masyar<3kat terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakartaperlu menyelenggarakan wisata Balaikota kepada

masyarakat umum pada setiap hari Sabtu dan Minggu, dengan ini menginstruksikan : Kepada

Untuk KESATU

1. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI J<3karta 2. Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta 3. Kep<3la Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

4. Kepala . Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta

Perdagangan Provinsi DKI Jakarta . .

5. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta

6. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Provinsi DKI Jakarta.

7. Kepala Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta

8. Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta. 9. Kepala Dinas P(:!ndidikanProvinsi DKI Jakarta

10. Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI . Jakarta

11. Kepala Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta

12. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta

13. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta 14. Kepala Biro Umum Setda Provinsi DKI Jakarta· .

15. Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama LUar Negeri Setda Provinsi DKI Jakarta

16. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta

17. Direktur Bank DKI .

18.. Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta 19. Ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta

1. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI Jakarta agar: . a. menyiapkan perpustakaan· keliling melalui kendaraandinas

perpustakaan keliling yang ditempatkan dipelataran Balaikota; dan b. rnenempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan.

(2)

. 2. Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi OKI Jakarta agar: a. melakukan publikasi dan sosialisasi jenis-jenis pelayanan yang

diselenggarakan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Balaikota, melalui tayangan langsung pada ruang Balai Agung pada saat sebelum dan sesudah tayangan film hiburan, penjelasan melalui brosur/katalog; dan

b. menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan.

·3. KepalaOinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi OKI Jakarta agar: a. menyiapkan 3 (tlga) orang pemandu yang ditempatkan di Balaikota

untuk menjelaskan sejarah Gedung Balaikota OKI Jakarta beserta fungsi ruang serta para Gubernur yang pernah berkantor di Balaikota; . b. menyiapka[1 hiburan antara lain iringan rnusik pengarnen, tari-tarian

yang ditempatkan pada pelataran Gedung Blok G; dan c. menempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan.. .

4. Kepala OinasKoperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta . Perdagangan Provinsi OKI Jakarta agar:

a, menyiapkan dan mengendalikan pedagang makanan minuman kaki . lima yang hygienis serta meja kursi secukupnya untuk pengunjung di

pelataran sisi timur Blok G; .

b. koordinasi dengan BPOM dan Oinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi OKI Jakarta; dan

c. menempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan.

5. Kepala Oinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi OKI Jakarta agar: a. menyiapkan kursi taman portable yang ditempatkan pada areal tepi

lapangan depan Blok·G; dan·

b. menempatkan petugassebagai penanggung jawab kegiatan.

6. Kepala Oinas' Komunikasi, Informatika dan· Kehumasan Provinsi OKI . Jakarta agar:

a.. mengumumkan pelaksanaan wisata Balaikota termasuk kegiatan-. kegiatan yang menunjang penyelenggaraan Wisata Balaikota kepada

masyarakat luas melalui media cetak dan elektronik.

b. menyiapkan tayangan Jakarta Smart City dan Qlue lingkup rencana

program Smart City di Balai Agung; .

c. menyiapkan brosur/katalog yang beri.sikan program Jakarta Smart City dan Qlue; serta

d. menempatkan petugas yang menjelaskan· kepada pengunjung tentang program sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan; 7. Kepala Oinas Kebersihan Provinsi OKI Jakarta agar:

a. menyiapkan tempat sampah portable pada. lokasi halaman depan Siok G serta teras sisi timurSlok G;

b. menyiapkan toilet mobile pad a 2 (dua) titik areal sisi timur dan barat air mancur;

c. menyiapkan petugas/regu comot yang bertugasmengawasi

kebersihankompleks Balaikota; dan

(3)

8. Kepala Oinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi OKI Jakarta agar: a. menyiapkan petugas untuk mengatur lalulintas parkir basement Blok

H dan parkir on street sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan; b. menyiapkan bus angkutan siswa siswi pengunjung Wisata Balaikota

dari lokasi sekolah ke Balaikota atau sebaliknya; dan . c. menempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan. 9. Kepala Oinas Pendidikan Provinsi OKI Jakarta agar:

·a. menghadirkan siswa siswi SO, SMP dan SMNSMK untuk mengunjungi Wisata Balaikota sebagai sarana edukasi dan hiburan, angkutan siswa siswi menggunakan sarana transportasi bus dari Oinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi OKI Jakarta; dan

b. menempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan.

10. Kepala Oinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi OKI Jakarta agar:

a. melakukan pemeliharaan rutin berkala kolam.air mancur dan ikan hias di dalam kolarri air mancur; dan

b. melakukan koordinasi dengan Biro Umum dalam rangka pemeliharaan kolam air mancur dan ikan hias dalam kolam air mancur.

11. Kepala Oinas Pelayanan Pajak Provinsi OKI Jakarta agar:

a. menyiapkan pelayanan perpanjangan STNK melalui bus Samsat Keliling yang ditempatkan di Pelataran Balaikota secara bergilir dari 5 (lima) Kota Administrasi; dan

b. menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan.

12. Kepala Oinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi OKI Jakarta agar: a. menyiapkanpelayanan/peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui '

, kendaraan' Oinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi keliling yang ditempatkan di Pelataran Balaikota; dan

b. menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan.

13. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi OKI Jakarta agar:

a. menyiapkan pasukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban

sepanjang 'kawasan Komplek Balaikota dan sekitarnya,

berkoordinasi dengan Bagian Pengamanan Oalam Balaiko,ta dan Pasukan Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya; dan

b. menempatkanpetugas sebagai penanggung jawab kegiatan. 14. Kepala Biro Umum Setda Provinsi OKI Jakarta agar:

a.mengoordinasikan seluruh kegiatan wisata Balaikota, menyiapkan apel seluruh penanggung jawab kegiatan sebelum pelaksanaan Wisata Balaikota dan melakukan monitoring kegiatan Wisata;

b.' menempatk~m petugas Pengamanan Oalam sesuai jadwal piket

(4)

KEDUA

c. menyiapkan detektor pada gerbang-gerbang pintu masuk pengunjung di lokasi Jalan Medan Merdeka selatan dan Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat;

d. menempatkan petugas pemantauan CCTV pada ruan9 monitor Blok B; e. menyiapkan sarana pengunjung kegiatan antara lain penerangan,.

pendingin ru2mgan/AC, sound system, generator genset dan air mancur;

f. menjaga kebersihan toilet dan menempatkan petugas Cleaning Service setiap saat dalam pelaksanaan kegiatan Wisata Balaikota;.

g. menyelenggarakan kegiatan tayangan film. pada ruang Balai Agung termasuk penyediaan kursi dan petugas pelayanan pengunjung bioskop;

h.menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan dan koordinator seluruh kegiatan; dan

i . melaporkan hasil kegiatan kepada Gubernur Provinsi OKI Jakarta. 15. Kepala Biro Kepala Oaerah dan Kerjasama Luar Negeri Setda Provinsi

OKI Jakarta agar:

a. memfasilitasi kegiatan-kegiatan seremonial pada acara kunjungan GubernurIWakil Gubernur di Wisata Balaikota;

b. menyiapkan fasilitas air minum kepada par;:! pemain hibur<;ln/tarian dan musik di teras Blok G Balaikota; dan

c. menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan.

16. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Oaerah Provinsi OKI Jakarta agar: a. memfasilitas.i parkir kendaraan bermotor di lantai Basement Hlok H;

dan .

b. menempatkan petugas pen;:!nggung jawab kegiatan. 17. Oirektur Bank OKI, agar:

a. membuka gerai Bank OKI pada lantai dasar Blok G; dan b. menempatkan petugas penanggung jawab kegiatan. 18. Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta agar:

a. menyelenggarakan kegiatan bazar pad a lokasi lantai dasar Blok G· dan teras sisi Timur Blok G; dan

b. menempatkan petugas sebagai penanggung jawabkegiatan.

19. Ketua Oekranasda Provinsi OKI Jakarta agar;

a. menyelenggarakan kegiatan promosi kerajinan pad a lokasi lantai dasar Blok G dan teras sisi Timur Blok G; dan

. b. menempatkan petugas sebagai penanggung jawab kegiatan.

Biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU, dibebankan pad a Anggaran dan Pendapatan Belanja .Daerah (APBD) melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (OPA) masing-masing Satuan Kerja Perangkat Oaerah/Unit Kerja Perangkat Oaerah (SKPO/UKPO) terkait dan sumber-sumber lain yang sah serta dapat

(5)

KETIGA Pada saat Instruksi Gubernur ini mulai berlaku, Instruksi Gubernur Nomor 185 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Wisata Balaikota, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Instruksi Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Oitetapkan di Jakarta

pada tanggal 16 Oktober 2015

.'

-_

..

~

,.(·/-'-GUb~rr1tJ~prOVinsi Oaerah Khusus

.' / . n

J"<

(l<Jukota Jakarta,

:.~~(\.

. .)

l.'~t

. \.

;. 'r;'f

r m l l _ 0,,",' J 7 ..;J

.' K ..··

v'l.<:J

~:J. "'::",~asuki

T. Purnama Tembusan:

1. Wakil· Gubernur Provinsi OKI Jakarta 2. SekretarisDaerah Provinsi OKI Jakarta 3. Para Asisten Sekda Provinsi OKI Jakarta 4. Inspektur Provinsi OKI Jakarta

5.. Para Kepala Badan Provinsi OKI Jakarta 6. Para Kepala Oinas Provinsi OKI Jakarta 7. Para Kepala Biro Setda Provinsi OKI Jakarta

Referensi

Dokumen terkait

d) kepemilikan kelima dan seterusnya sebesar 3,5% (tiga koma lima persen). 3) Ayat (3) Kepemilikan Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan atas

Pada hari ke-20 setelah aplikasi pada Hydrilla ver- ticillata sama seperti pada hari ke-5 dan dan ke-10 dimana kadar Pb didalam air berbeda nyata Hydrilla verticillata

Praktis terlihat dari persentase keterlaksanaan tahapan pembelajaran sebesar 100%; skor keterlaksanaan pembelajaran di kelas V sebesar 3,60; aktifitas yang mendukung

Pada tahun 2005, penelitian Habashneh yang dilakukan pada 625 ibu hamil melaporkan hanya 49% responden yang melakukan kunjungan ke dokter gigi. Perilaku kunjungan ke

Untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam penerapan sistem e-learning pada komunitas pendidikan sekolah rumah ini, maka metode penelitian yang digunakan merupakan

2) asosiasi profesi, institusi pendidikan dan pelatihan untuk membantu Lembaga dalam rangka penyelenggaraan sertifikasi ketcrampilan kerja dan keahlian kerja. mcmberikan

[r]

Tingginya daya adsorpsi pada adsorben kalsium polistirena sulfonat tersebut diperkirakan disebabkan karena adsorben tersebut mengandung sekaligus gugus nonpolar (hidrokarbon)