• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANUAL PENETAPAN STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MANUAL PENETAPAN STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1 STIKES MITRA

ADIGUNA

Kode/No:

STIKES/SPMI/MAN/M.PNTP.A04 TANGGAL : 25/04/2021

MANUAL SISTEM PENJAMINA MUTU

INTERNAL

REVISI: 0

HALAMAN: 1 dari 5

MANUAL PENETAPAN STANDAR PENILAIAN

PEMBELAJARAN

Proses Penanggung Jawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

1. Perumusan Rohani, SST, M.Kes Sherly Widiyanti, S.Kep

Ketua dan Anggota Tim Ad hocc

2. Pemeriksaan Untari Anggeni, SST. M.Kes

Tim Reviewer 3. Persetujuan Diana H.

Soebyakto, M.Kes

Ketua Senat

4. Penetapan Ir. Micky Ramon, MSc, MBA

Ketua Yayasan

5. Pengendalian Ns. Yora Nopriani, S.Kep, M.Kep

Ketua LPM

(2)

2

1. Visi, Misi, dan Tujuan VISI, MISI DAN TUJUAN

STIKES MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Visi :

Menjadi STIKES yang mampu menghasilkan tenaga keperawatan dan kebidanan yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional pada tahun 2030.

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dan kebidanan berbasis kompetensi untuk menghasilkan tenaga perawat dan bidan yang profesional mampu berbahasa inggris, berketerampilan tinggi sesuai bidangnya dan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan praktik praktik secara mandiri dan berkelanjutan.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kelancaran dan kemudahan perkuliahan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, peningkatan penelitian dan pengembangannya serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

3. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional melalui upaya studi lanjutan bagi dosen serta upaya peningkatan keterampilan dosen melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar sesuai dengan bidang ilmu keperawatan dan kebidanan terkini.

Tujuan :

1. Menghasilkan lulusan tenaga perawat dan bidan yang profesional, mandiri dalam upaya meningkatkan harkat kesehatan manusia dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

2. Mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemajuan dan pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dan kebidanan dan melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengembangkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dibidang keperawatan dan kebidanan 2. Tujuan dan Maksud

Dokumen Manual Penentapan Standar Penilaian Hasil Pembelajaran

Tujuan dan maksud manual penetapan standar penilaian pembelajaran disusun untuk memberikan pedoman kepada pihak yang akan terlibat dalam proses merancang, merumuskan, mensahkan, dan menetapkan standar

(3)

3 peneliti 3. Luas Lingkup Manual

Penentapan Standar Penilaian Pembelajaran

Manual penetapan standar hasil pembelajaran diberlakukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab memenuhi isi standar penilaian pembelajaran, kegiatan yang dilakukan, waktu pelaksanaan kegiatan, proses kegiatan merancang, merumuskan, mensahkan, dan menetapkan standar penilaian hasil pembelajaran 4. Definisi Istilah Tehnis

terkait dengan manual penetapan standar Penilaian pembelajaran

a. Prinsip otentik adalah penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung b. Prinsip edukatif adalah penilaian yang didasarkan

pada standar yang disepakati antar dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai

c. Prinsip akuntabel adalah penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dankriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah dan dipahami oleh mahasiswa

d. Prinsip adalah penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan

5. Prosedur/Langkah

merancang, merumuskan dan menetapkan standar penilaian pembelajaran

1. Kepala Lembaga Penjaminan mutu melakukan sosialisasi sistem penjaminan mutu internal kepada stakeholder internal (manajemen, Dossen, tenaga kependidikan, Tenaga administrasi dan mahasiswa) agar diperoleh kesamaan pemahaman tentang arti pentingnya penjaminan mutu

2. Kepala Lembaga penjaminan mutu mengusulkan tim adhoc perancang dan perumusan standar peneliti kepada ketua STIKES ditetapkan melalui SK Ketua STIKES

3. Ketua STIKES menetapkan dan mengesahkan tim adhoc melalui surat Keputusan Ketua STIKES

4. Tim Adhoc menjadikan visi misi, tujuan dan Sasaran STIKES Mitra Adiguna Palembang sebagai titik tolak/acuan perancangan dan perumusan standar penilaian pembelajaran

5. Tim adhoc wajib mengumpulkan dan mempelajari semua peratusran dan perundangan-undangan yang relevan dengan perancangan dan perumusan standar penilaian pembelajaran

6. Tim adhoc wajib mempelajari semua norma hukum atau syarat hukum yang tidak boleh disimpangi.

7. Tim adhoc wajib mempelajari dokumen internal STIKES Mitra adiguna Palembang yang relevan, seperti statuta, Rencana Induk Pengembangan, Renstra dan Renop.

8. Tim adhoc wajib melakukan evaluasi diri dengan menggunakan analisi SWOT agar dapat dirumuskan

(4)

4

dengan baik, kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluangdalam mengimplementasikan standar penilaian pembelajaran

9. Jika dianggap perlu tim adhoc dapat melakukan studi banding ke perguruan tinggi lain yang telah menerapkan secara baik standar penilaian pembelajaran

10. Tim adhoc wajib melibatkan pihak terkait dalam rapat koordinasi perancangan dan perumusan standar penilaian pembelajaran

11. Tim adhoc wajib merumuskan pernyataan isi standar penilaian pembelajaran mengacu ke Permenristekdikti no 44 tahun 2015 Pasal 19

12. Dalam proses merumuskan pernyataan standar.

Tim adhoc menggunakan ABCD yang mencantumkan dengan jelas pelaku (Audience), yang dilakukan (Behaviour), yang harus dicapai (Competence), dan waktu pencapaian (Degree)

13. Tim adhoc wajib melakukan sosialisasi awal kepada pihak terkait untuk memperoleh masukan dalam rangka menyusun draf standar penilaian hasil pembelajaran.

14. Tim adhoc melakukan revisi standar yang telah disusun berdasarkan masukan selama proses sosialisai 15. Tim adhoc bersama ketua lembaga penjaminan

mutu menyerahkan konsep standar kepada ketua STIKES dan menyarankan untuk membentuk tim pemeriksa standar.

16. Apabila perlu dilakukan revisi maka tim adhoc wajib melakukan revisi konsep standar penilaian pembelajaran dengan memperhatikan hasil reviesi dari tim pemeriksa.

17. Ketua senat STIKES melakukan rapat senat untuk memberikan pertimbangan, rekomendasi dan persetujuan atas standar yang diajukan oleh ketua STIKES

18. Ketua STIKES meminta penetapan Yayasaan setelah memperoleh rekomendasi dan persetujuan senat

19. Ketua STIKES menetapkan dan memberlakukan standar penilaian pembelajaran setelah memperoleh penetapan yayasan dengan mengeluarkan surat keputusan ketua STIKES

6. Kualifikasi

Pejabat/Petugas yang menjalankan prosedur

1. Sosialisasi SPMI oleh ketua LPM

2. Pengangkatan dan penetapan tim adhoc dilakukan ketua STIKES

3. Anggota Tim adhoc minimal pejabat unit terkait 4. Pemberian surat pertimbangan rekomendasi dan

persetujuan senat dilakuakn oleh ketua Senat 5. Penetapan standar dilakukan oleh ketua Yayasan

(5)

5

6. Penetapan keberlakuan di lingkungan PTS dilakukan oleh ketua stikes

7. Dokumen terkait dengan manual penetapan standar penilaian pembelajaran

1. SK Penetapan tim adhoc

2. Laporan pelaksanaan rapat koordinasi

3. Surat pertimbangan, rekomendasi, dan persetujuan senat

4. SK Yayasan tentang penetapan standar

5. SK Ketua STIKES tentang keberlakuan standar 6. SOP

7. Formulir

8. Referensi 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2. UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.

50 Tahun 2014 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

4. Peraturan Pemerintah nomor 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.

5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.

139 tahun 2014 tentang Pedoman Statuta dan Organisasi Perguruan Tinggi.

6. Peraturan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

8. Peraturan Presiden 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

9. Statuta

10. Rencana Induk Pengembangan Rencana Strategis 11. Kebijakan UNIT PENJAMIN MUTU

12. Bahan pelatihan penyusunan dokumen SPMI Kemenristekdikti, Dirjen Belmawa, Direktorat penjamin mutu 2017

(6)

6 STIKES MITRA

ADIGUNA

Kode/No:

STIKES/SPMI/MAN/M.PLKS.A04 TANGGAL : 25/04/2021

MANUAL SISTEM PENJAMINA MUTU

INTERNAL

REVISI: 0

HALAMAN: 1 dari 4

MANUAL PELAKSANAAN STANDAR PENILAIAN

PEMBELAJARAN

Proses Penanggung Jawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

1. Perumusan Rohani, SST, M.Kes

Sherly

Widiyanti, S.Kep

Ketua dan Anggota Tim Ad hocc

2. Pemeriksaan Untari anggeni, SST M.Kes

Tim Reviewer 3. Persetujuan Diana H.

Soebyakto, M.Kes

Ketua Senat

4. Penetapan Ir. Micky Ramon, MSc, MBA

Ketua Yayasan

5. Pengendalian Ns. Yora Nopriani, S.Kep, M.Kep

Ketua LPM

(7)

7

1. Visi, Misi, dan Tujuan VISI, MISI DAN TUJUAN

STIKES MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Visi :

Menjadi STIKES yang mampu menghasilkan tenaga keperawatan dan kebidanan yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional pada tahun 2030.

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dan kebidanan berbasis kompetensi untuk menghasilkan tenaga perawat dan bidan yang profesional mampu berbahasa inggris, berketerampilan tinggi sesuai bidangnya dan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan praktik praktik secara mandiri dan berkelanjutan.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kelancaran dan kemudahan perkuliahan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, peningkatan penelitian dan pengembangannya serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

3. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional melalui upaya studi lanjutan bagi dosen serta upaya peningkatan keterampilan dosen melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar sesuai dengan bidang ilmu keperawatan dan kebidanan terkini.

Tujuan :

1. Menghasilkan lulusan tenaga perawat dan bidan yang profesional, mandiri dalam upaya meningkatkan harkat kesehatan manusia dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

2. Mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemajuan dan pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dan kebidanan dan melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengembangkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dibidang keperawatan dan kebidanan 2. Tujuan dan Maksud

Dokumen Manual Pelaksanaan Standar Penilaian pembelajaran

Tujuan dan maksud manual pelaksanaan standar penilaian pembelajaran disusun untuk memberikan pedoman kepada pihak yang akan terlibat dalam proses

(8)

8

melaksanakan standar penilaian pembelajaran 4. Luas Lingkup Manual

Pelaksanaan Standar Penilaian pembelajaran

Manual pelaksanaan standar penilaian pembelajaran diberlakukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab memenuhi isi standar penilaian hasil pembelajaran, kegiatan yang dilakukan, waktu pelaksanaan kegiatan, proses pelaksanaan standar penilaian hasil pembelajaran.

5. Definisi Istilah Tehnis terkait dengan manual pelaksanaan standar penilaian pembelajan

a. Prinsip otentik adalah penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung

b. Prinsip edukatif adalah penilaian yang didasarkan pada standar yang disepakati antar dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai

c. Prinsip akuntabel adalah penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dankriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah dan dipahami oleh mahasiswa

d. Prinsip adalah penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan

6. Prosedur/Langkah

merancang, merumuskan dan melaksanakan standar penilaian pembelajaran

1. Ketua STIKES membentuk tim untuk menyusun buku panduan penilaian pembelajarna sesuai prinsip, teknik dan prosedur yang diatur sesuai dengan Permeristekdikti No 44 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

2. Ketua STIKES dibantu Waka I mensosialisasikan buku panduan tersebut kepada ketua program studi 3. Ketua program studi mensosialisasikan prinsip, teknik, dan prosedur penilaian pembelajaran kepada dosen pengampu mata kuliah

4. Ketua program studi meminta dan memeriksa, RPS, rancangan tugas dan rubrik penilaian yang disusun oleh dosen pengampu

5. Ketua program studi mengevaluasi prinsip, teknik dan prosedur penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh dosen pengampu mata kuliah

6. Bagian pengendali mutu prodi memeriksa nilai agar sesuai kualifikasi keberhasilan yang diatur dalam standar penilaian

7. Bagian pengendali mutu prodi memastikan perhitungan IPS dan IPK dilakukan dengan tepat

8. Dosen mengimplementasikan prinsip penilaian pembelajaran sesuai standar penilaian pembelajaran 9. Dosen mengimplementasikan teknik penilaian pembeajaran sesuai standar penilaian pembelajaran 10. Dosen mengimplementasikan prosedur penilaian pembelajaran yang diatur dalam standar penilaian pembelajaran

11. Dosen memberikan penilaian sesuai kualifikasi

(9)

9

keberhasilan pembelajaran yang diatur dalam standar penilaian pembelajan

12. Dosen menyerahkan hasil penilaian pembelajaran tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku

7. Kualifikasi

Pejabat/Petugas yang menjalankan prosedur

1. Sosialisasi Penilaian pembelajran oleh ketua STIKES kepada ketua program studi

2. Ketua Program studi mensosialisasikan penilaian pembelajaran kepada dosen

3. Dosen melakukan penialaian pembelajaran

4. Dosen menyerahkan penilaian pembelajaran kepada bagian evaluasi program studi

8. Catatan Untuk melengkapi manual ini diperlukan dokumen tertulis berupa buku panduan penilaian pembelajaran, prosedur kerja, formulir daftar hadir rapat, formulir notulen rapat

(10)

10 STIKES MITRA

ADIGUNA

Kode/No:

STIKES/SPMI/MAN/M.EVAL.B04 TANGGAL : 25/04/2021

MANUAL SISTEM PENJAMINA MUTU

INTERNAL

REVISI: 0

HALAMAN: 1 dari 4

MANUAL EVALUASI PELAKSANAAN

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

Proses Penanggung Jawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

1. Perumusan Rohani, SST, M.Kes Sherly Widyanti,

S.Kep

Ketua dan Anggota Tim Ad hocc

2. Pemeriksaan Untari anggeni, SST M.Kes

Tim Reviewer 3. Persetujuan Diana H.

Soebyakto, M.Kes

Ketua Senat

4. Penetapan Ir. Micky Ramon, MSc, MBA

Ketua Yayasan

5. Pengendalian Ns. Yora Nopriani, S.Kep, M.Kep

Ketua LPM

(11)

11

1. Visi, Misi, dan Tujuan VISI, MISI DAN TUJUAN

STIKES MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Visi :

Menjadi STIKES yang mampu menghasilkan tenaga keperawatan dan kebidanan yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional pada tahun 2030.

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dan kebidanan berbasis kompetensi untuk menghasilkan tenaga perawat dan bidan yang profesional mampu berbahasa inggris, berketerampilan tinggi sesuai bidangnya dan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan praktik praktik secara mandiri dan berkelanjutan.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kelancaran dan kemudahan perkuliahan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, peningkatan penelitian dan pengembangannya serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

3. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional melalui upaya studi lanjutan bagi dosen serta upaya peningkatan keterampilan dosen melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar sesuai dengan bidang ilmu keperawatan dan kebidanan terkini.

Tujuan :

1. Menghasilkan lulusan tenaga perawat dan bidan yang profesional, mandiri dalam upaya meningkatkan harkat kesehatan manusia dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

2. Mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemajuan dan pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dan kebidanan dan melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengembangkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dibidang keperawatan dan kebidanan 2. Tujuan dan Maksud

Dokumen Manual Evaluasi Pelaksanaan Standar Penilaian

Tujuan dan maksud manual evaluasi pelaksanaan standar penilaian pembelajaran disusun untuk memberikan pedoman kepada pihak yang akan terlibat dalam proses

(12)

12

Hasil Pembelajaran evaluasi standar penilaian pembelajan sehingga pelaksanaannya dapat dikendalikan

4. Luas Lingkup Manual Evaluasi Pelaksanaan Standar Penilaian Pembelajaran

Manual evaluasi pelaksanaan standar hasil pembelajaran diberlakukan sebelum pengendalian isi standar penilaian pembelajaran diperlukan pemantauan atau pengawasan atau evaluasi secara keberlanjutan apakah stamdar peniaian pembelajaran telah dapat dicapai atau dipenuhi 5. Definisi Istilah Tehnis

terkait dengan manual evaluasi pelaksanaan standar hasil pembelajaran

A. Prinsip otentik adalah penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung

B. Prinsip edukatif adalah penilaian yang didasarkan pada standar yang disepakati antar dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai

C. Prinsip akuntabel adalah penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dankriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah dan dipahami oleh mahasiswa

D. Prinsip adalah penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan

6. Prosedur/Langkah

evaluasi pelaksanaan standar penilaian pembelajaran

1. Ketua LPM mengajukan usulan nama auditor internal untuk melakukan monevin terhadap satndar penilaian pembelajaran

2. Ketua STIKES Menetapkan usulan auditor internal atas usulan Ketua LPM melalui SK

3. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu internal untuk membuat jadwal pelaksanaan monevin dan menentukan para auditor yang bertugas

4. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu internal untuk membuat cheklist audit terkait yang akan disampaikan pada saat briefing dengan para auditor 5. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu internal membuat laporan hasil pelaksanaan audit setiap periode audit selesai dilaporkan

6. Tim auditor melakukan audit terkait standar penilaian pembelajaran

7. Tim auditor audit mutu internal membuat laporan hasil pelaksanaan audit mutu internal dan diserahkan kepada kepala bidang auditor mutu internal

7. Kualifikasi

Pejabat/Petugas yang menjalankan prosedur

Pihak yang harus melakukan evaluasi pelaksanaan standar penilaian pembelajaran adalah:

1. Kepala bidang audit mutu internal sesuai tugas pokok dan fungsinya

2. Tim auditor audit mutu internal 3. Ketua program studi

4. Dosen

8. Catatan Untuk melengkapai manual ini diperlukan dokumen tertulis berupa:

(13)

13 1. SK auditor 2. Notulen rapat

3. Laporan pelaksanaan hasil audit 4. Daftar hadir auditor

(14)

14 STIKES MITRA

ADIGUNA

Kode/No:

STIKES/SPMI/MAN/M.PGDL.A04 TANGGAL : 25/04/2021

MANUAL SISTEM PENJAMINA MUTU

INTERNAL

REVISI: 0

HALAMAN: 1 dari 4

MANUAL PENGENDALIAN PELAKSANAAN

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

Proses Penanggung Jawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

1. Perumusan Rohani, SST, M.Kes

Sherly Widyanti, S.Kep

Ketua dan Anggota Tim Ad hocc

2. Pemeriksaan Untari anggeni, SST M.Kes

Tim Reviewer 3. Persetujuan Diana H.

Soebyakto, M.Kes

Ketua Senat

4. Penetapan Ir. Micky Ramon, MSc, MBA

Ketua Yayasan

5. Pengendalian Ns. Yora Nopriani, S.Kep, M.Kep

Ketua LPM

(15)

15

1. Visi, Misi, dan Tujuan VISI, MISI DAN TUJUAN

STIKES MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Visi :

Menjadi STIKES yang mampu menghasilkan tenaga keperawatan dan kebidanan yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional pada tahun 2030.

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dan kebidanan berbasis kompetensi untuk menghasilkan tenaga perawat dan bidan yang profesional mampu berbahasa inggris, berketerampilan tinggi sesuai bidangnya dan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan praktik praktik secara mandiri dan berkelanjutan.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kelancaran dan kemudahan perkuliahan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, peningkatan penelitian dan pengembangannya serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

3. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional melalui upaya studi lanjutan bagi dosen serta upaya peningkatan keterampilan dosen melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar sesuai dengan bidang ilmu keperawatan dan kebidanan terkini.

Tujuan :

1. Menghasilkan lulusan tenaga perawat dan bidan yang profesional, mandiri dalam upaya meningkatkan harkat kesehatan manusia dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

2. Mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemajuan dan pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dan kebidanan dan melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengembangkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dibidang keperawatan dan kebidanan 2. Tujuan dan Maksud

Dokumen Manual

Pengendalian Pelaksanaan

Tujuan dan maksud manual pengendalian pelaksanaan standar penilaian pembelajaran disusun untuk mengendalikan pelaksanaan standar penilaian pembelajan

(16)

16 Standar Penilaian Hasil

Pembelajaran

dapat tercapai atau terpenuhi 4. Luas Lingkup Manual

Pengendalian Pelaksanaan Standar Penilaian Pembelajaran

Manual ini berlaku ketika pelaksanaan isi standar penilaian pembelajaran telah dievaluasi pada tahap sebelumnya, ternyata diperlukan tindakan pengendalian berupa koreksi agar standar penilaian pembelajaran terpenuhi

5. Definisi Istilah Tehnis terkait dengan manual Pengendalian pelaksanaan standar hasil pembelajaran

e. Prinsip otentik adalah penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung f. Prinsip edukatif adalah penilaian yang didasarkan

pada standar yang disepakati antar dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai

g. Prinsip akuntabel adalah penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dankriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah dan dipahami oleh mahasiswa

h. Prinsip adalah penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan

6. Prosedur/Langkah

merancang, merumuskan dan melaksanakan standar penilaian pembelajaran

20. Ketua LPM bersama kepala bidang audit mutu internal melakukan analisis terhadap semua ketidaksesuaian berdasarkan hasil audit mutu internal khususnya terkait standar penilaian pembelajaran 21. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu

internal untuk berkoordinasi dengan semua prodi untuk menentukan tindakan korektif yang harus dilakukan terkait temuan ketidaksesuaian dan memastikan batas waktu penyelesaian terhadap ketidaksesuaian tersebut

22. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu internal melakukan pemantauan terhadap upaya perbaikan yang telah dijanjikan prodi dan melakukan antisipasi terhadap risiko yang dapat terjadi apabila ketidaksesuaian masih terjadi walaupun tindakan korektif telah dilakukan

23. Ketua LPM menugaskan kepala bidang audit mutu internal memvuat laporan tertulis secara periodik mengenai semua hal yang berhubungan dengan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan standar penilaian pembelajaran, termasuk didalamnya mempertimbangkan risiko kedepan yang dpat terjadi dan rekomendasi yang perlu dilakukan untuk menghindari atau meminimalisisr terjadinya risiko akaibat ketidaksesuaian

24. Ketua LPM melakukan anaisis dan evaluasi terhadap laporan kepala bidang audit mutu internal 25. Ketua LPM menyampaikan laporan kepada ketua

(17)

17

STIKES terkait semua langkah pengendalian yang telah dilakukan sesuai kewenangan LPM beserta rekomendasi tindak lanjut

7. Kualifikasi

Pejabat/Petugas yang menjalankan prosedur

8. Ketua LPM

9. Kepala Bidang audit mutu internal

8. Catatan Untuk melengkapi manual ini diperlukan dokumen tertulis berupa laporan hasil analisis sementara, laporan tidakan korektif terhadap hasil temuan ketidaksesuaian, Laporan audit

(18)

18 STIKES MITRA

ADIGUNA

Kode/No:

STIKES/SPMI/MAN/M.PNKT.A04 TANGGAL : 25/04/2021

MANUAL SISTEM PENJAMINA MUTU

INTERNAL

REVISI: 0

HALAMAN: 1 dari 3

MANUAL PENINGKATAN STANDAR PENILAIAN

PEMBELAJARAN

Proses Penanggung Jawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

1. Perumusan Rohani, SST, M.Kes Sherly Wiyanti,

S.Kep

Ketua dan Anggota Tim Ad hocc

2. Pemeriksaan Ns. Evi Royani, S.Kep. M.Kes

Tim Reviewer 3. Persetujuan Diana H.

Soebyakto, M.Kes

Ketua Senat

4. Penetapan Ir. Micky Ramon, MSc, MBA

Ketua Yayasan

4. Pengendalian Ns. Yora Nopriani, S.Kep, M.Kep

Ketua LPM

(19)

19

1. Visi, Misi, dan Tujuan VISI, MISI DAN TUJUAN

STIKES MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Visi :

Menjadi STIKES yang mampu menghasilkan tenaga keperawatan dan kebidanan yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional pada tahun 2030.

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan dan kebidanan berbasis kompetensi untuk menghasilkan tenaga perawat dan bidan yang profesional mampu berbahasa inggris, berketerampilan tinggi sesuai bidangnya dan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan praktik praktik secara mandiri dan berkelanjutan.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kelancaran dan kemudahan perkuliahan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, peningkatan penelitian dan pengembangannya serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

3. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional melalui upaya studi lanjutan bagi dosen serta upaya peningkatan keterampilan dosen melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar sesuai dengan bidang ilmu keperawatan dan kebidanan terkini.

Tujuan :

1. Menghasilkan lulusan tenaga perawat dan bidan yang profesional, mandiri dalam upaya meningkatkan harkat kesehatan manusia dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

2. Mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kemajuan dan pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dan kebidanan dan melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengembangkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dibidang keperawatan dan kebidanan 2. Tujuan dan Maksud

Dokumen Manual Peningkatan Standar Penilaian Pembelajaran

Tujuan dan maksud manual peningkatan standar penilaian pembelajaran disusun untuk secara keberlanjutan untuk meningkatkan standar penilaian pembelajaran setiap akhir siklus suatu standar penilaian pembelajaran

(20)

20 3 Luas Lingkup Manual

Peningkatan Standar Penilaian Pembelajaran

Manual ini berlaku ketika pelaksanaan isi standar penilaian pembelajaran berakhir, dan kemudian standar penilaian pembelajaran perlu ditingkatkan.

4 Definisi Istilah Tehnis terkait dengan manual Peningkatan standar hasil pembelajaran

i. Prinsip otentik adalah penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses belajar berlangsung j. Prinsip edukatif adalah penilaian yang didasarkan

pada standar yang disepakati antar dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai

k. Prinsip akuntabel adalah penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dankriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah dan dipahami oleh mahasiswa

l. Prinsip adalah penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan

5 Prosedur/Langkah meningkatan standar penilaian pembelajaran

1. Waka I bidang akademik bersama dengan ketua LPM, kepala bidang audit mutu internal dan kaprodi melakukan rapat koordinasi untuk mendiskusikan rekomendasi hasil temuan audit dan sekaligus melakukan revisi terhadap isi standar penilaian pembelajaran.

2. Ketua LPM menyelenggarakan rapat koordinasi untuk mendiskusikan hasil temuan audit yang telah sesuai untuk ditingkatan bersama Waka I bidang akademik, kepala bidanga audit mutu internal, kaprodi melakukan revisi terhadap standar penilaian pembelajaran

3. Ketua LPM menugaskan kaprodi untuk melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan terkait standar baru hasil peningkatan terhadap standar, pemberian sanksi kepad dosen dan tenaga kependidikan berdasarkan revisi yang disepakati serta membuat laporan tertulis hasil peningkatan standar

6 Kualifikasi

Pejabat/Petugas yang menjalankan prosedur

10. Ketua LPM

11. Waka I bidang akademik

12. Kepala Bidang auditg mutu internal 13. Ketua program studi

7. Catatan Untuk melengkapai manual ini diperlukan dokumen tertulis berupa daftar hadir rapat, dokumen standar baru hasil peningkatan standar penilaian pembelajaran, notulen rapat dan laporan peningkatan standar

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) Pemerintah Kota Tegal akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi secara

UNDANGAN KLARIFIKASI DAN PEMBUKTIAN KUALIFIKASI DOKUMEN PENAWARAN DALAM RANGKA PEMILIHAN PENYEDIA PEKERJAAN KONSTRUKSI PADA BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MANGGARAI

Pokja Pengadaan Barang Kelompok 1 ULP Kabupaten Muara Enim akan melaksanakan Pelelangan Sederhana dengan Pascakualifikasi untuk paket pekerjaan pengadaan barang

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa jenis kelamin, umur, lama menjadi konsumen, jumlah uang saku perbulan mempunyai hubungan yang signifikan

4) Bekerjasama dengan kepala pusat pengembangan standar mutu dalam menyusun draf manual prosedur audit internal, piagam audit internal, dan kode etik auditor. 5) Melakukan

Sehingga dalam memahami tafsir manusia harus senantiasa bersifat inklusif dan mau menghormati pemahaman yang berbeda, karena dalam makna sejatinya apa yang kita pahami

Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari deteksi pencurian arus listrik pada rumah tangga menggunakan arduino uno yang selesai diimplementasikan maka

Algoritma floyd juga dikenal sebagai metode penempatan vertex yang juga merupakan jenis pemrograman dinamis dan digunakan untuk menemukan jalur terpendek