• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengetahui: Gorontalo, April 2016 NIP NIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Mengetahui: Gorontalo, April 2016 NIP NIP"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Yang Maha Rahman dan Rahim atas kekuatanNya Laporan Evaluasi Diri (LED) Program Studi S2 Ilmu Hukum ini dapat diselesaikan. Tersusunnya LED ini merupakan hasil kerjasama yang kondusif antara Prodi, Pascasarjana maupun Universitas. Hal ini tampak pada saat awal pengumpulan data yang dilakukan oleh tim evaluasi diri Prodi.

Laporan evaluasi diri yang dilaksanakan oleh Program Studi S2 Ilmu Hukum bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai kinerja dan keadaan diri melalui pengkajian dan analisis yang dilakukan oleh Prodi sendiri berkenaan dengan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh Program Studi S2 Ilmu Hukum.

Pada kesempatan yang baik ini kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam penyusunan evaluasi diri, terutama :

1. Prof. Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd, Selaku Rektor Universitas Negeri Gorontalo.

2. Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruadi, MP, Selaku Wakil Rektor I Universitas Negeri Gorontalo.

3. Prof. Dr. H. Sarson W. Dj. Pomalato, M.Pd, Selaku Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo.

4. Prof. Dr. Yulianto Kadji, M.Si, Selaku Wakil Direktur I dan Prof. Dr. Hj. Ruslin W.

Badu, M. Pd Selaku Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo.

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh tim penyusun laporan evaluasi diri yang telah bekerja keras dan berusaha menyusun laporan ini secara optimal.

Disadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, namun demikian i’tikad baik dan ketulusan kami untuk memperbaikinya jauh lebih penting dari pada tidak berbuat apa-apa untuk kepentingan Prodi salah satu institusi sebagai asset bangsa dan negara yang perlu dijaga akuntabilitasnya.

Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan.

Akhirnya, kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan evaluasi diri ini disampaikan banyak terima kasih.

Mengetahui: Gorontalo, April 2016

Direktur Pascasarjana, Ketua Tim Penyusun,

Prof. Dr. H. Sarson W. Dj Pomalato, M.Pd Dr. Nur Muhamad Kasim S.Ag, MH NIP. 19600808 198602 1 003 NIP. 197602082003122002

(2)

DAFTAR ISI

Hal

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. LATAR BELAKANG ... 1

B. TUJUAN EVALUASI DIRI ... 3

C. MANFAAT EVALUASI DIRI ... 3

D. IDENTIFIKASI KOMPONEN EVALUASI DIRI ... 4

E. PROSEDUR EVALUASI DIRI ... 11

F. ANALISIS DATA EVALUASI DIRI ... 14

BAB II DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN ... 17

A. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIAN .... 18

B. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU ... 33

C. MAHASISWA DAN LULUSAN ... 45

D. SUMBER DAYA MANUSIA ... 52

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK ... 57

F. PEMBIAYAAN, SARANA, PRASARANA DAN SISTEM INFORMASI ... 66

G. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA ... 72

BAB III PENUTUP ... 83

DAFTAR PUSTAKA ... 84

(3)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Universitas Negeri Gorontalo mulai berdiri sejak tahun 1963 dan Fakultas Ilmu Sosial berada di dalamnya. Hal ini merupakan perwujudan dari semangat berlandaskan budaya lokal, perjuangan untuk selalu melakukan inovasi dan sinergitas yang berlandaskan keikhlasan. Seiring dengan perkembangan dan perubahan dinamika pendidikan di Gorontalo di mana UNG ini masih berstatus Fakultas Ilmu Sosial Pada Tahun 2008, kemudian berubah menjadi STKIP pada tahun 1993 berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Seiring dengan perkembangan PT ini, maka pada tanggal 5 Februari 2001 STKIP Negeri Gorontalo berubah menjadi IKIP Negeri Gorontalo sesuai dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 19 tahun 2001, yang pada akhirnya pada tanggal 23 Juni tahun 2004 dengan nomor Surat Keputusan Presiden RI No. 54 tahun 2004 menjadi Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Perubahan-perubahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Gorontalo. Akselerasi peningkatan mutu UNG ditandai dengan dirumuskannya visi jangka panjang UNG hingga tahun 2035 yakni “Menjadi leading university dalam pengembangan kebudayaan dan inovasi berbasis potensi regional di Asia Pasifik pada 2035”.

Program Studi Ilmu Hukum beroperasi sejak Tahun 2013 yang melalui izin Dirjen Dikti Nomor 1295/EE2/DT/203 tanggal 30 Desember 2013 Tentang Penugasan Penyelenggaraan Program Studi (salah satu diantaranya program Studi Magister Ilmu Hukum) dan kemudian ditingkatkan statusnya menjadi izin penyelenggara melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 106/E/0/2014 tanggal 19 Mei 2014 tentang izin penyelenggaraan program-program studi pada Universitas Negeri Gorontalo.

Program Studi Magister Ilmu Hukum adalah sebagai salah satu program studi yang berada pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo, dimana sejarah awal berdirinya Program Studi Magister Ilmu Hukum berada pada koordinasi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. Ilmu Hukum mulai berdiri pada Tahun 2008 di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial, sehingga seluruh Program S1 Ilmu Sosial; seperti S1 Pendidikan Kewarganegaraan, S1 Pendidikan

(4)

Sejarah, S1 Pendidikan Sosiologi ,dan semacamnya menjadi input Program Studi ini.

Namun pada Tahun 2008, masing-masing Program studi sebagaimana yang telah disebutkan di atas, disarankan oleh pihak assesor Akreditasi BAN-PT berdiri sendiri. Sebagai wujud tanggungjawab penyelenggaraan Program Studi Magister Ilmu Hukum ditujukan untuk memberikan solusi terhadap persoalan hukum yang ada di masyarakat, dan juga berdaya guna dan berdaya saing dalam penguasaan, penerapan, dan kontribusi ilmu hukum baik di tingkat lokal, regional maupun internasional. Secara internal Program Studi Magister Ilmu Hukum terus melakukan pembenahan mutu manajemen internal, terutama terkait dengan pelayanan akademik; juga peningkatan kualifikasi, peningkatan Mutu penyelenggaraan Tridarma perguruan tinggi ditinjau dari jabatan akademik adalah 25 % Guru Besar, 75 % Lektor kepala.

Mencermati perkembangan Program Studi Magister Ilmu Hukum hingga tahun 2015, berdasarkan evaluasi diri, maka Program Studi Magister Ilmu Hukum ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan, diiringi dengan penataan akademik, serta adanya komitmen bersama antara pimpinan baik tingkat Program studi, maupun Program Pascasarjana dan selanjutnya tingkat Universitas, bersama dengan sivitas akademika. Sivitas akademika benar-benar konsentrasi pada perbaikan mutu secara terus-menerus. dilaksanakan, sehingga pengusulan dokumen borang untuk akreditasi Program Studi Magister Ilmu Hukum telah dipersiapkan dengan baik. Untuk membuktikan melalui evaluasi eksternal yakni BAN-PT bahwa Program Studi Magister Ilmu Hukum merupakan program studi yang mengharapkan nilai maksimal dapat mewujudkan visi dan misinya secara realistis.

Visi dan Misi Program Studi Magister Ilmu Hukum dapat tercapai dengan baik, bila didukung oleh suatu pengelolaan dan penyelenggaraan prodi yang baik pula. Hasil diskusi panjang dalam bentuk analisis kebutuhan (need assessment) menjadi dasar penyelenggaraan Program Studi Magister Ilmu Hukum. Need assessment dilakukan secara periodik dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten.

Untuk mengkaji keberadaan Program Studi Magister Ilmu Hukum, maka dipandang perlu untuk melakukan evaluasi diri. Telaah evaluasi diri dilakukan melalui analisis berbagai faktor internal dan eksternal Program Studi Magister Ilmu

(5)

Hukum yang dianggap dapat menghambat (baik berupa ancaman maupun kelemahan) serta pelaksanaan program yang dapat mendukung (baik sebagai peluang maupun kekuatan).

Kegiatan evaluasi diri ini pada dasarnya dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan Program Studi Magister Ilmu Hukum dalam menjalankan roda organisasi berdasar kekuatan dengan melihat kelemahan dan peluang di pendidikan tinggi sembari mengatasi ancaman yang datang pada organisasi. Dengan demikian, evaluasi diri ini dapat dijadikan sebagai landasan penentuan strategi pengembangan untuk meningkatkan mutu dan kinerja Program Studi Magister Ilmu Hukum serta menjadi panduan dalam refleksi pencapaian visi dan misi.

B. TUJUAN EVALUASI DIRI

Tujuan dilakukannya evaluasi diri Program Studi Magister Ilmu Hukum yaitu:

1. Penyusunan profil Program Studi Magister Ilmu Hukum yang komprehensif dengan data ril.

2. Penjaminan mutu internal Program Studi Magister Ilmu Hukum.

3. Penyampaian informasi mengenai Program Studi Magister Ilmu Hukum kepada masyarakat dan pihak tertentu yang memerlukannya (stakeholders).

4. Persiapan evaluasi eksternal (akreditasi) Program Studi Magister Ilmu Hukum.

C. MANFAAT EVALUASI DIRI

Manfaat hasil evaluasi diri yang telah dilakukan Program Studi Magister Ilmu Hukum, harapannya dapat digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:

1. Menentukan sasaran kinerja Program Studi Magister Ilmu Hukum berdasarkan analisis kekuatan dan kelemahan Program Studi Magister Ilmu Hukum.

2. Membantu dalam mengidentifikasi masalah, penilaian program dan pencapaian sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum.

3. Menentukan langkah perbaikan dan pengembangan program pada Program Studi Magister Ilmu Hukum secara berkelanjutan (continuous program improvement and development).

4. Mengenalkan profil Program Studi Magister Ilmu Hukum kepada pemangku kepentingan (stakeholders).

(6)

D. IDENTIFIKASI KOMPONEN EVALUASI DIRI

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum dilaksanakan dengan menilai, menelaah dan menganalisis keseluruhan system Program Studi Magister Ilmu Hukum, yang mencakup masukan, proses, keluaran, hasil, dan dampak (input, process, output, outcome, and impact). Evaluasi diri tersebut dilakukan berdasarkan data, informasi dan bukti-bukti lainnya yang berkenaan dengan komponen- komponen sistemik dari seluruh penyelenggaraan Program Studi Magister Ilmu Hukum. Analisis komponen sistemika penyelenggaraan Program Studi Magister Ilmu Hukum digambarkan pada gambar 1.

MASUKAN KELUARAN

PROSES

MASUKAN INSTRUMENTAL

BALIKAN

UPAYA PERBAIKAN

MASUKAN LINGKUNGAN

MAHASISWA LULUSAN DAN

KELUARANhingga LAIN VISI DAN MISI SASARAN DAN TUJUAN

DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG KURIKULUM SARANA DAN PRASARANA BIAYA DAN SUMBER DANA

TATA PAMONG (GOVERNANCE)

PENGELOLAAN PROGRAM KEPEMIMPINAN

PENELITIAN & PkM.

SISTEMINFORMASI

PENINGKATAN DAN KENDALI MUTU

Gambar 1. Bagan Analisis Sistemik Mengenai Komponen Evaluasi-diri

PROSES PEMBELAJARAN SUASANA AKADEMIK

Berdasarkan analisis tersebut, dijabarkan dimensi penilaian yang digunakan dalam evaluasi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang secara garis besar terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut :

a. Masukan, mencakup :Visi dan misi Program Studi Magister Ilmu Hukum.

b. Tujuan dan sasaran c. Mahasiswa

d. Sumber daya manusia e. Kurikulum

f. Sarana dan prasarana

(7)

g. Pembiayaan 1. Proses, mencakup :

a. Tata pamong

b. Pengelolaan program c. Kepemimpinan d. Proses pembelajaran e. Suasana akademik

f. Penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat 2. Keluaran/Hasil, mencakup :

a. Lulusan

b. Keluaran lainnya : publikasi hasil penelitian dan atau produk penelitian dalam bentuk konsep, bahan ajar, media belajar, paten, dsb

3. Dampak, mencakup : a. Sistem informasi

b. Sistem peningkatan dan penjaminan mutu

Sesuai dengan panduan yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), komponen-komponen hasil analisis sistemik Program Studi Magister Ilmu Hukum tersebut kemudian dihimpun dan dikelompokkan menjadi komponen evaluasi-diri sebagai berikut.

Komponen A Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian.

Komponen B Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu

Komponen C Mahasiswa dan Lulusan Komponen D Sumberdaya Manusia

Komponen E Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

Komponen F Pendanaan, Sarana, dan Prasarana, serta Sistem Informasi Komponen G Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan

Kerjasama

Dari komponen evaluasi diri komponen A sampai dengan komponen G masing- masing selanjutnya dirinci sebagai berikut :

Komponen A. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian

1. Rumusan visi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang konsisten dengan visi universitas dan program pascasarjana UNG.

(8)

2. Rumusan misi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang diturunkan dari misi Universitas dan Pascasarjana UNG.

3. Rumusan tujuan Program Studi Magister Ilmu Hukum yang merujuk tujuan universitas dan Pascasarjana UNG dan merupakan turunan dari misinya.

4. Rumusan sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum yang relevan dengan misinya.

5. Analisis keterkaitan antara visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum.

Komponen B. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu

1. Personil beserta fungsi dan tugas pokoknya.

2. Sistem kepemimpinan, dan pengalihan (deputi Program Studi Magister Ilmu Hukum) serta akuntabilitas pelaksanaan tugas.

3. Partisipasi civitas academica dalam pengembangan kebijakan, serta pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program.

4. Perencanaan program jangka panjang (Renstra) dan monitoring pelaksanaannya sesuai dengan visi, misi, sasaran dan tujuan program.

5. Efisiensi dan efektivitas kepemimpinan.

6. Evaluasi program dan pelacakan lulusan.

7. Perencanaan dan pengembangan program, dengan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal.

8. Kerjasama dan kemitraan.

9. Dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan mutu pembelajaran mahasiswa.

10. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat Program Studi Magister Ilmu Hukum (misalnya kajian kurikulum, monitoring dan mekanisme balikan bagi mahasiswa, dosen dan penguji eksternal).

11. Hubungan dengan penjaminan mutu pada tingkat universitas dan Pascasarjana UNG.

12. Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman dan mutu hasil belajar mahasiswa.

13. Metodologi baku mutu (benchmarking).

14. Pengembangan dan penilaian pranata kelembagaan.

15. Evaluasi internal yang berkelanjutan.

(9)

16. Pemanfaatan hasil evaluasi internal dan eksternal/akreditasi dalam perbaikan dan pengembangan program.

17. Kerjasama dan kemitraan instansi terkait dalam pengendalian mutu.

Komponen C. Mahasiswa dan Lulusan

1. Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa.

2. Profil mahasiswa: akademik, sosio-ekonomi, pribadi (termasuk kemandirian dan kreativitas).

3. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang relevan.

4. Kegiatan ekstra-kurikuler.

5. Keberlanjutan penerimaan mahasiswa (minat calon mahasiswa dan kebutuhan akan lulusan Program Studi Magister Ilmu Hukum).

6. Pelayanan untuk mahasiswa:

a. Bantuan tutorial yang bersifat akademik.

b. Informasi dan bimbingan Tesis.

7. Kompetensi dan etika lulusan yang diharapkan.

8. Hasil pembelajaran:

a. Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang diharapkan.

b. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan pemanfaat lulusan.

c. Data tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium lulusan).

9. Kepuasan pemanfaat lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan.

10. Produk prodi berupa model-model, karya inovatif, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian.

Komponen D. Sumber Daya Manusia

1. Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga kependidikan.

2. Pengelolaan dosen dan tenaga kependidikan.

3. Profil dosen dan tenaga pendukung: mutu, kualifikasi, pengalaman, ketersediaan (kecukupan, kesesuaian, dan rasio dosen-mahasiswa).

4. Karya akademik dosen (hasil penelitian, karya lainnya).

5. Peraturan kerja dan kode etik.

6. Pengembangan staf administrasi dalam menunjang mutu akademik.

7. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya.

8.

(10)

Komponen E. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik 1. Kesesuaian dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran.

2. Relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders.

3. Struktur dan isi kurikulum (keluasan, kedalaman, koherensi, penataan/

organisasi).

4. Derajat integrasi materi pembelajaran (intra dan antar disiplin ilmu).

5. Kurikulum lokal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdekat dan kepentingan internal lembaga.

6. Mata kuliah pilihan yang merujuk pada harapan/kebutuhan mahasiswa secara individual/kelompok mahasiswa tertentu.

7. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri: mengembangkan pribadi, memperoleh pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan bidang studinya, mengembangkan keterampilan yang dapat dialihkan (transferable skills), terorientasikan ke arah karir, dan pemerolehan pekerjaan.

8. Misi pembelajaran

a. Pengembangan/pelatihan kompetensi yang diharapkan.

b. Efisiensi internal dan eksternal.

9. Mengajar:

a. Kesesuaian strategi dan metode dengan tujuan.

b. Kesesuaian materi pembelajaran dengan tujuan mata kuliah.

c. Efisiensi dan produktivitas.

d. Penggunaan teknologi informasi.

10. Belajar:

a. Keterlibatan mahasiswa.

b. Bimbingan Tesis.

c. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan:

1) pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai bidangnya, 2) pemahaman dan pemanfaatan kemampuannya sendiri,

3) kemampuan belajar mandiri, 4) nilai, motivasi dan sikap.

11. Penilaian Kemajuan dan Keberhasilan belajar:

a. Peraturan mengenai penilaian kemajuan dan penyelesaian studi mahasiswa.

b. Strategi dan metode penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa.

(11)

c. Penentuan yudisium.

d. Penelaahan mengenai kepuasan mahasiswa.

e. Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen–mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, dan untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan akademik/profesional.

f. Mutu dan kuantitas interaksi kegiatan akademik dosen, mahasiswa dan civitas academica lainnya.

g. Rancangan menyeluruh untuk mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian, dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

h. Keikutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik (seminar,lokakarya, diskusi, dialog) baik di kampus UNG maupun diluar kampus UNG.

i. Pengembangan kepribadian ilmiah.

12. Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen-mahasiswa, baik di dalam maupun luar kampus, dan untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan akademik/professional.

13. Mutu dan kuantitas interaksi kegiatan akademik dosen, mahasiswa dan civitas academica dalam kegiatan akademik dosen, mahasiswa dan civitas academica lainnya.

14. rancangan menyeluruh untuk mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat.

15. Keikutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik (seminar,lokakarya, diskusi, dialog) di kampus.

16. Pengembangan kepribadian ilmiah.

17. Hasil pembelajaran:

a. Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang diharapkan.

b. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan lulusan.

c. Data tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium lulusan).

d. Kepuasan lulusan.

e. Pemanfaat lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan.

(12)

f. Produk Program Studi Magister Ilmu Hukum berupa model-model, karya inovatif, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian.

18. Pemanfaat lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan.

19. Produk program studi berupa model-model, karya inovatif, hak paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian.

Komponen F. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi 1. Sistem alokasi dana.

2. Pengelolaan dan akuntabilitas penggunaan dana.

3. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya.

4. Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana.

5. Ketersediaan dan mutu gedung, ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, peradilan semu dll.

6. Fasilitas laboratorium termasuk perangkat komputer dan pendukung pembelajaran dan penelitian.

7. Kesesuaian dan kecukupan sarana dan prasarana.

8. Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatannya.

9. Rancangan pengembangan sistem informasi.

10. Kecukupan dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana pendukung untuk pemberdayaan sistem informasi.

11. Efisiensi dan efektivitas pemanfaatan sistem informasi.

12. Keberadaan dan pemanfaatan global connectivity devices (internet) melalui hotspot.

Komponen G. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama

1. Mutu, produktivitas, relevansi sasaran, dan efisiensi pemanfaatan dana penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat.

2. Agenda, keberlanjutan dari hasil penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

3. Kegiatan penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat bersama dosen dan mahasiswa (penelitian kolaboratif).

4. Banyak kegiatan penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa.

5. Hubungan antara pengajaran, penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat.

(13)

6. Banyak mutu kegiatan penelitian dan publikasi dosen.

7. Hubungan kerjasama dan kemitraan penelitian dengan lembaga dalam negeri dan luar negeri.

8. Mutu dan kurun waktu penyelesaian tesis.

9. Publikasi hasil penelitian, karya inovatif, dan rangkuman tesis.

10. Kerjasama dengan instansi yang relevan.

11. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama.

12. Hasil kerjasama yang saling menguntungkan.

13. Kepuasan pihak-pihak yang bekerja sama

E. PROSEDUR EVALUASI DIRI

Evaluasi diri Program Studi Magister Ilmu Hukum dilakukan melalui tahapan persiapan dan perencanaan, penataan organisasi, pemanfaatan pakar sejawat, dan tindak lanjut. Adapun penjelasan masing-masing tahapan tersebut sebagai berikut:

1. Persiapan dan Perencanaan

Tahapan ini diawali dengan pembentukan tim inti oleh pimpinan prodi dan berkoordinasi dengan pimpinan Pascasarjana UNG, yakni masing-masing komponen tim memiliki pembagian tugas yang jelas. Selanjutnya pimpinan Pascasarjana UNG memberi pengarahan kepada semua anggota tim akan pentingnya evaluasi diri bagi sebuah institusi utamanya program studi. Evaluasi diri yang akan dilakukan merupakan salah satu wujud strategi Program Studi Magister Ilmu Hukum untuk melihat peluang dan kekuatan yang dapat mendorong keberhasilan. Agar evaluasi diri yang dilakukan efektif dan efisien, maka perlu ditentukan fokus dan sasaran evaluasi diri. Fokus evaluasi diri Program Stud Magister Ilmu Hukum yaitu kelemahan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi Program Stud Magister Ilmu Hukum pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan sasaran yang akan diperoleh yaitu adanya strategi pengelolaan Program Stud Magister Ilmu Hukum ke depan setelah memperoleh perumusan tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.

Setelah fokus dan sasaran evaluasi diri sudah ditentukan, langkah selanjutya yaitu menentukan luas dan kedalaman evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk hal-hal yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman selama empat tahun terakhir yang dapat digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan Program Stud Magister Ilmu Hukum untuk tahun-tahun ke depan. Agar evaluasi dapat

(14)

dilakukan, maka diperlukan penataan data-data pendukung dari berbagai sumber.

Sumber data evaluasi Program Studi Magister Ilmu Hukum diantaranya terdiri dari statuta, kurikulum, peraturan perundang-undangan terkait, notulen rapat pimpinan, hasil evaluasi Program Stud Magister Ilmu Hukum dan berbagai sumber informasi lainnya.

Sumber data yang beragam dengan fokus evaluasi diri yang sudah ditetapkan lebih efektif karena disertai pembagian tugas tim evaluasi yang jelas. Untuk lebih menyederhanakan dan mengoptimalkan fungsi dan kerjanya,Tim evaluasi diri yang memenuhi empat komponen, yaitu penanggungjawab, ketua tim, dan anggota.

Penyusunan laporan Evaluasi Diri Program Stud Magister Ilmu Hukum dilakukan oleh tim evaluasi diri. Adapun Tim evaluasi Program Stud Magister Ilmu Hukum yaitu:

Penanggung jawab : Dr. Nur Moh Kasim, S.Ag.,MH Ketua : Prof. Dr. Johan Jasin, SH.,MH

Anggota : 1. Prof. Dr Fenty Puluhulawa, SH.,MH 2. Dr. Fence Wantu, SH.,MH

3. Dr. Udin Hamim, SH, M.Si 2. Penataan Organisasi Kerja

Pada tahap ini dilakukan penataan terhadap tugas masing-masing komponen tim evaluasi diri Program Stud Magister Ilmu Hukum, termasuk perumusan deskripsi tugas dan penataan koordinasi serta komunikasi. Secara rinci berikut ini disajikan susunan tim evaluasi diri dan deskripsi tugasnya.

Tabel 1. Susunan Tim Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum dan Deskripsi Tugasnya

No Nama Tugas

1 Dr. Nur Moh. Kasim, S.Ag.,MH 1. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan evaluasi diri Program Stud Magister Ilmu Hukum.

2. Mengkoordinir penyusunan Laporan Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum.

3. Memimpin rapat evaluasi diri.

4. Menyusun rancangan

pengembangan staf.

2 Prof. Dr.Johan Jasin, SH.,MH 1. Memberi masukan tentang permasalahan dan perkembangan Program Studi Magister Ilmu

(15)

Hukum.

2. Menyusun laporan evaluasi diri terkait visi, misi, sasaran dan tujuan.

3. Menyusun laporan evaluasi diri terkait tata pamong (governance).

3 Prof. Dr. Fenty Puluhulawa, SH.,MH

1. Menyusun laporan evaluasi diri terkait lulusan

2. Menyusun laporan evaluasi diri terkait kemahasiswaan

3. Memberi masukan tentang

permasalahan yang terkait dengan alumni

4. Memberi masukan mengenai profil alumni Program Studi Magister Ilmu Hukum di berbagai institusi

4 Dr. Udin Hamim, M.Si 1. Menyusun laporan evaluasi diri terkait sumber daya manusia di Program Studi Magister Ilmu Hukum.

2. Menyusun laporan evaluasi diri terkait mutu, pengalaman, kualifikasi dan ketersediaan dosen dan tenaga pendukung di Program Studi Magister Ilmu Hukum.

3. Memberi masukan tentang permasalahan dan perkembangan di bidang sumber daya manusia

5 Dr. Fence Wantu, SH.,MH 1. Menyusun laporan evaluasi diri terkait kurikulum

2. Menyusun laporan evaluasi diri terkait suasana akademik

3. Memberi masukan terkait permasalahan proses pembelajaran 6 Dr. Udin Hamim, SH.M.Si 1. Menyusun laporan evaluasi diri

terkait penelitian, publikasi, tesis, karya inovatif dan pengabdian kepada masyarakat, kerjasama dan IT

2. Memberi masukan tentang permasalahan dan perkembangan Program Studi Magister Ilmu Hukum di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta kerjasama, dan IT.

3. Menyediakan Data evaluasi diri terkait dengan penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta kerjasama, dan pemanfaan IT.

3. Pelaksanaan Evaluasi Diri

(16)

Evaluasi diri Program Studi Magister Ilmu Hukum dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu: (a) Pemetaan sasaran evaluasi; (b) Penelaahan masukan, lingkungan, program, proses dan keluaran; (c) Pengkajian baku mutu eksternal; (d) Pengumpulan fakta dan opini; (e) Pembahasan hasil evaluasi diri dengan berbagai pihak terkait; (f) Penyusunan dan penyebarluasan laporan kepada pihak terkait; dan (g) Pemanfaatan hasil evaluasi diri untuk perbaikan dan peningkatan mutu, perencanaan dan pengembangan program, persiapan evaluasi eksternal (akreditasi), dan penjaminan mutu internal.

4. Pemanfaatan Pakar Sejawat

Program Studi Magister Ilmu Hukum memandang penting adanya pakar sejawat dari UNG sebagai pengkaji/penasehat dari luar untuk memberikan penilaian.

Pandangan dan penilaian dari pakar sejawat diharapkan memberikan masukan terhadap keterlaksanaan evaluasi diri Program Studi Magister Ilmu Hukum, sehingga hasilnya diharapkan lebih komprehensif.

5. Tindak lanjut

Tahap tindak lanjut ini merupakan tahapan pemanfaatan hasil evaluasi diri sebagai rujukan dalam perencanaan Program Studi Magister Ilmu Hukum. Agar tujuan tahap ini tercapai, maka tim melakukan pemantauan atas tindak lanjut perbaikan pelayanan akademik yang diilakukan Program studi berbasis standar akreditasi. Hasil Evaluasi ini menjadi dasar dalam mengembangkan penjaminan mutu, sebagai suatu rencana pengembangan mutu Program Studi Magister Ilmu Hukum.

F. ANALISIS DATA EVALUASI DIRI

Semua data dan informasi yang diperoleh untuk keperluan evaluasi diri selanjutnya diolah serta dianalisis. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis data evaluasi diri Program Studi Magister Ilmu Hukum disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan BAN-PT yaitu analisis SWOT. Analisis SWOT (SWOT analysis atau Analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman) yaitu analisis antar komponen dengan memanfaatkan deskripsi SWOT setiap komponen, untuk merumuskan strategi pemecahan masalah, serta pengembangan dan atau perbaikan mutu Program Studi Magister Ilmu Hukum secara berkelanjutan.

(17)

Ketika melakukan identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, perlu diingat bahwa kekuatan dan kelemahan merupakan faktor internal yang perlu diidentifikasikan di dalam organisasi Program Studi Magister Ilmu Hukum.

Sedangkan peluang dan ancaman merupakan faktor eksternal yang harus diidentifikasikan dalam lingkungan eksternal organisasi Program Studi Magister Ilmu Hukum. Lingkungan eksternal Program Studi Magister Ilmu Hukum dapat berupa:

Pemerintah Provinsi maupun Daerah, masyarakat luas, Instansi Hukum, lulusan S1, pasar kerja, stakeholder internal dan eksternal, dan pesaing. Langkah ini dilakukan secara keseluruhan dan per komponen.

Masukan termasuk mahasiswa, sumberdaya manusia, kurikulum, pembiayaan, sarana dan prasarana. Proses termasuk tata pamong, kepemimpinan, pengelolaan program, proses pembelajaran, suasana akademik, sistem informasi, penjaminan mutu, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Keluaran termasuk lulusan dan keluaran lainnya yang mencakup tesis, model- model, publikasi, hasil pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

Setelah menelaah komponen masukan, proses, dan keluaran, langkah selanjutnya yaitu merumuskan strategi atau strategi yang direkomendasikan untuk menangani kelemahan dan ancaman, termasuk pemecahan masalah, perbaikan, dan pengembangan program secara berkelanjutan. Analisis untuk pengembangan strategi pemecahan masalah dan perbaikan/pengembangan program itu pada Gambar 2.

(18)

Kelemahan/Peluang Memanfaatkan peluang Kekuatan/Peluang

Memilih keuntungan

Mengerahkan kekuatan Kekuatan/Ancaman

Mengendalikan ancaman Kelemahan/Ancaman

Kelemahan (W) Kekuatan (S)

Peluang (O)

Ancaman (T)

Internal Eksternal

Strategi Pemecahan Masalah, Perbaikan &

Pengembangan

Gambar 2. Analisis SWOT untuk Pengembangan Strategi

hingga hingga

Langkah terakhir; menentukan prioritas penanganan kelemahan dan ancaman itu, dan disusun suatu rencana tindakan untuk melaksanakan program penanganan.

Hasil analisis SWOT Program Studi Magister Ilmu Hukum dimanfaatkan untuk menyusun strategi pemecahan masalah, serta pengembangan dan atau perbaikan mutu program secara berkelanjutan. Jika kekuatan lebih besar dari kelemahan, dan peluang lebih baik dari ancaman, maka strategi pengembangan sebaiknya diarahkan kepada perluasan/pengembangan program, sedangkan jika kekuatan lebih kecil dari kelemahan, dan peluang lebih kecil dari ancaman, maka seyogyanya strategi pengembangan lebih ditekankan kepada upaya konsolidasi ke dalam, melakukan penataan organisasi secara internal dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, dan mereduksi kelemahan di dalam dan ancaman dari luar.

(19)

BAB II

DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

Program Studi Magister Ilmu Hukum memiliki karakteristik yang berbeda dengan program studi lainnya. Program Studi Magister Ilmu Hukum memiliki potensi untuk berkembang menjadi institusi yang mengembangkan tidak hanya Ilmu Hukum tetapi juga ilmu pengetahuan secara umum. Untuk mengetahui potensi yang dimiliki Program Studi Magister Ilmu Hukum ini, maka perlu dilakukan analisis berdasarkan pengamatan internal dan eksternal organisasi. Alat analisis yang digunakan Program Studi Magister Ilmu Hukum yaitu Analisis Strength, Weakness, Opportunity, and Threath (SWOT).

Strength dan Weakness merupakan analisis faktor-faktor internal Program Studi Magister Ilmu Hukum. Sedangkan Opportunity dan Threath merupakan analisis faktor-faktor eksternal Program Studi Magister Ilmu Hukum. Output analisis SWOT adalah matriks strategi yang dapat digunakan oleh Program Studi Magister Ilmu Hukum. Proses penyusunan perencanaan Program Studi Magister Ilmu Hukum menggunakan analisis SWOT dimulai dari tahap pengumpulan data, selanjutnya ke tahap analisis, dan terakhir tahap pengambilan keputusan berupa rencana induk pengembangan.

Analisis SWOT Setiap Komponen

Tahapan ini diarahkan pada pengumpulan berbagai informasi tentang Program Studi Magister Ilmu Hukum. Informasi yang dikumpulkan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan analisis SWOT. Informasi yang dihasilkan akan dipilah menjadi empat bagian utama, yaitu peluang, tantangan, kekuatan, dan kelemahan. Berikut ini disajikan identifikasi unsur-unsur evaluasi diri yang terdiri dari tujuh komponen (Komponen A terkait visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian;

Komponen B terkait tatapamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu; Komponen C terkait mahasiswa dan lulusan; Komponen D terkait sumberdaya manusia; Komponen E terkait kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik; dan Komponen F terkait pendanaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi. Komponen G terkait penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama). Dari identifikasi faktor-faktor internal tersebut, maka selanjutnya ditentukan faktor-faktor yang dianggap harus menjadi prioritas dan ditentukan faktor mana yang menjadi kekuatan atau kelemahan, peluang atau ancaman.

(20)

A. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIAN A.1. Rumusan Visi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang konsisten dengan visi universitas dan Program Pascasarjana

Visi

UNG Pascasarjana Program Studi Magister Ilmu Hukum Leading University

dalam

Pengembangan Kebudayaan dan Inovasi Berbasis Potensi Regional di Kawasan Asia tenggara Tahun 2035.

Menjadi Pascasarjana yang Inovatif, Profesional, dan

Kompetitif dalam

Pengembangan Kebudayaan di Kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035.

Menjadi program Studi Magister Ilmu Hukum yang terdepan, unggul dan berdaya saing di Kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035.

Pernyataan leading university, unggul, kompetitif masing-masing pada visi ini menunjukkan visi UNG, Pascasarjana dan Program Studi Magister Ilmu Hukum selaras dan konsisten. Leading atau terdepan yang dimaksudkan adalah pencapaian lembaga melalui usaha kompetitif untuk memimpin dalam pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Usaha kompetitif lembaga sebagai penopang program studi dalam mencapai keunggulan tridharma perguruan tinggi, sehingga program studi akan unggul dan berdaya saing dibandingkan dengan program studi magister ilmu hukum di Indonesia.

Terdepan berbasis inovasi menandakan bahwa inovasi dijadikan sebagai basis dalam menjalankan peran dan fungsinya. Hal ini tercermin dari keunggulan UNG dalam penciptaan ide, metode dan produk untuk melakukan pembaharuan yang diimplementasi dan dihasilkan melalui pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Usaha untuk menciptakan inovasi pembelajaran yang kreatif dengan optimisme unggul di kawasan Asia Tenggara 2035.

Terakhir, visi universitas, pascasarjana dan Program Studi Magister Ilmu Hukum menetapkan kawasan dan tahun pencapaian (leading/terdepan/unggul) yang sama, yaitu di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035. Kawasan ini mencirikan kebudayaan yang berbeda, terutama etika dan norma, sehingga interaksi antar satu dengan lainnya akan saling mempengaruhi. Akibatnya, daya saing Program Studi Magister Ilmu Hukum di Kawasan Asia Tenggara akan menjadi

(21)

pendorong dan inspirator bagi perkembangan Ilmu Hukum, terutama dalam peningkatan kualitas Tri Darma Perguruan Tinggi. Visi lembaga dan PS yang konsisten dan saling mendukung untuk unggul di Kawasan Asia Tenggara mulai tahun 2014 tercermin kegiatan kerjasama, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat (Standar 7 Buku 3A).

Berkaitan dengan penjelasan visi Program Studi Magister Ilmu Hukum di atas, maka kontribusi visi ini memberikan dukungan akan tercapainya visi pascasarjana UNG, terutama dalam mendukung pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

A.2 Rumusan Misi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang diturunkan dari misi Universitas dan Pascasarjana UNG.

Untuk mewujudkan visi yang sudah ditetapkan, Program Studi Magister Ilmu Hukum memiliki misi sebagai berikut:

Misi

UNG Pascasarjana Program Studi

Magister Ilmu Hukum 1. Menguatkan dan

memberdayakan keunggulan melalui tridharma

perguruan tinggi sehingga menjadi perguruan tinggi bermutu dalam menghasilkan sumberdaya

manusia yang

cerdas dan

berkarakter

1. Menguatkan daya saing melalui penggunaan

informasi teknologi dan layanan prima di bidang akademik dan non akademik berdasarkan,

efisiensi,

transfaransi dan akuntabel

2. Menyelaraskan kapasitas SDM dengan tuntutan otonomi kampus,

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam kultur akademik yang menantang dan memandirikan

mahasiswa untuk menghasilkan lulusan yang menguasai konsep dan wawasan yang luas dalam bidangnya serta memiliki kepribadian dan daya saing tinggi yang dapat ditampilkan pada tingkat nasional maupun internasional.

2. Menyelenggarakan penelitian yang bermutu bagi dosen dan mahasiswa, guna meningkatkan

produktivitas penelitian yang berorientasi kepada publikasi ilmiah

nasional dan

internasional;

3. Menyelenggarakan

1. Mendidik dan

menyelenggarakan

pembelajaran yang inovatif dan unggul.

2. Menyelenggarakan dan mengembangkan

penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan empiris yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional.

3. Menyelenggarakan

layanan pengabdian pada masyarakat melalui pelatihan, Bimtek, penyuluhan hukum dan pendampingan

perumusan kebijakan

yang menunjang

pembangunan daerah,

regional dan

Nasional.Menyelenggara kan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mendukung

(22)

perubahan sosial, dan perkembangan global melalui keterampilan hard skill dan soft skill.

3. Meningkatkan pencitraan melalui penataan

lingkungan untuk menciptakan

kampus sebagai pusat ilmu.

pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat

4. Menyelenggarakan program kemitraan akademik yang melibatkan jejaring dan masyarakat baik regional, nasional dan atau internasional

penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi.

4. Menyelenggarakan

kerjasama dengan pihak eksternal untuk mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Misi lembaga pada dasarnya memiliki tiga misi utama, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan ditambah dengan misi kerjasama. Misi PS diturunkan dari misi universitas, sebagaimana ditunjukkan pada misi:

a. Misi pertama (Tridharma) pada misi universitas dan misi ke-1 ke-2, dan ke-3 Pascasarjana diturunkan oleh PS sesuai misi ke-1 (pendidikan), ke-2

(penelitian), dan ke-3 (pengabdian)

b. Misi ke-2 penguatan daya saing dan misi-ke 3 SDM pada misi univeritas dan misi ke-1, ke-2, dan ke-3 pada Pascasarjana diturunkan pada misi ke-1, ke-2, dan ke- 3 PS.

c. Misi ke-4 mengenai pencitraan (misi universitas) dan misi ke-3 dan ke-4 pada pascaarjana terkait dengan misi ke-3 dan ke-4 PS, yaitu pengabdian pada masyarakat dan membangun jerajring kerjasama (networking) dengan institusi lain dalam pengembangan Ilmu Hukum.

d. Misi ke-3 univeritas tentang penyelarasan kapasitas SDM sesuai perkembangan global terkait dengan misi ke-4 PS mengenai kerja sama internasional.

A.3. Rumusan Tujuan Program Studi Magister Ilmu Hukum yang Merujuk Tujuan universitas dan Program Pascasarjana Merupakan Turunan dari Misinya

Tujuan

UNG Pascasarjana Program Studi

Magister Ilmu Hukum 1. Merevitalisasi 1.Dihasilkannya lulusan 1. Dihasilkan lulusan

(23)

keunggulan melalui tridharma

perguruan tinggi sehingga menjadi perguruan tinggi yang bermutu dan menghasilkan sumberdaya

manusia yang

cerdas dan

berkarakter.

2. Menata IT dan mutu layanan akademik dan non-akademik berdasarkan prinsip efisiensi,

transparansi dan akuntabel.

3. Mengembangkan hardskill, softskill dan kemitraan untuk memperkuat daya saing.

4. Menata lingkungan kampus untuk menunjang aura akademik yang asri dan dinamis, damai dan tenteram.

yang memiliki kemampuan berinovasi dan mengedepankan profesionalitas dan kompetitif dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan,

teknologi, seni dan budaya.

2.Dihasilkannya karya- karya penelitian dosen dan mahasiswa yang inovatif, professional dan kompetitif dalam mengembangkan mutu Tridharma PT dan dipublikasikan

secaranasional

maupun internasional.

3.Dihasilkannya karya- karya pengabdian dosen dan mahasiswa kepada masyarakat yang memberikan kontribusi nyata dalam rangka pembangunan daerah dan nasional.

4.Dihasilkannya program kemitraan yang bersinergi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha melalui kegiatan

pengembangan ilmu pengetahuan,

teknologi, seni dan budaya yang berbasis inovatif, profesional, dan kompetitif.

Magister Ilmu Hukum yang unggul dan inovatif.

2. Dihasilkannya

penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan

empiris yang

bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional.

3. Terwujudnya layanan pengabdian pada masyarakat melalui pelatihan, Bimtek, penyuluhan hukum dan pendampingan

perumusan kebijakan yang menunjang pembangunan daerah, regional dan Nasional.

4. Meningkatnya

kerjasama dengan pihak eksternal untuk mendukung

pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

A.4. Rumusan Sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum yang relevan dengan Misinya

Setiap tujuan PS merupakan sasaran utama yang relevan dengan misi Program Studi Magister Ilmu Hukum. Misi Program Studi Magister Ilmu Hukum

(24)

mencakup bidang tridarma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang diperkuat dengan kerjasama untuk mencapai program studi yang terdepan, unggul, dan memiliki daya saing di kawasan, khususnya di kawasan Asia Tenggara pada Tahun 2035. Sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum dirumuskan berdasarkan komponen tridarma dan kerjasama tersebut, khususnya di bidang hukum. .

Misi Program Studi

Magister Ilmu Hukum SASARAN

1. Menyelenggarakan

pembelajaran yang inovatif dan unggul.

1. Terselenggaranya program pendidikan dan Pengajaran pada Program studi magister ilmu Hukum

2. Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan empiris yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional.

2. Terlaksananya kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa Program studi Magister ilmu Hukum

3. Menyelenggarakan layanan pengabdian pada masyarakat melalui pelatihan, Bimtek, penyuluhan hukum dan pendampingan perumusan kebijakan yang menunjang pembangunan daerah,

regional dan

Nasional.Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mendukung penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi.

3.Terlaksananya kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi dosen Program studi Magister Ilmu Hukum

4. Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak eksternal

untuk mendukung

pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

4. Terlaksananya kegiatan kemitraan yang diarahkan untuk membangun jaringan dengan institusi lain di bidang Tridharma Perguruan Tinggi baik tingkat lokal, regional, nasional dan internasional untuk mengatasi masalah bersama dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Sasaran utama tersebut di atas diuraikan indikator sasarannya sabagaimana tabel berikut.

(25)

Sasaran 1

Terselenggaranya program pendidikan dan Pengajaran pada Program Studi magister Ilmu Hukum

1. Melaksanakan penyelenggaraan seleksi penerimaan mahasiswa baru baik Program Studi Magister Ilmu Hukum

2. Melaksanakan penyelenggaraaan Proses Pendidikan dan Pengajaran serta mutu akademik.

a. Penetapan Dosen Pengampu MK sesuai ketentuan yang berlaku b. Pengembangan Bahan Ajar/ perangkat pembelajaran

c. Pengembangan/ Penerbitan Buku Referensi Dosen

3. Menyelenggaraan Penyelesaian Studi Akhir bagi Mahasiswa Program Magister a. Pengembangan Kegiatan Pembimbingan / Ujian Tesis

b. Kegiatan Ujian Proposal bagi Mahasiswa Program Magister

Sasaran 2

Terlaksananya kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum

1. Bersama dengan Pascasarjana menyelengga rakan kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum

a. Penelitian mandiri Dosen

b. Penelitian Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa

c. Peningkatan Produktivitas Publikasi Ilmiah dan e-Jurnal

2. Mengeikutsertaan dosen pada seminar Internasional dan Nasional

Keikutsertaan dosen baik sebagai penyaji maupun peserta pada seminar Internasional dan Nasional

Sasaran 3

Terlaksananya kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi dosen Program Magister Studi Ilmu Hukum

1. Program bakti Aaademik dan atau penyuluhan hukum melalui kegiatan: a) Penanggulangan narkoba, b) Penyusunan naskah akademik peraturan daerah, c) Penanggulangan masalah politik, serta budaya

2. Pengembangan SIM Pengabdian pada masyarakat

(26)

3. Pengembangan kegiatan PPM dosen dan mahasiswa yang berbasis masyarakat dalam memecahkan secara generative (teratur dan inovatif) masalah-masalah Hukum yang dinamis dan kompleks

Sasaran 4

Terlaksananya kegiatan kemitraan yang diarahkan untuk membangun jaringan dengan institusi lain di bidang Tridharma Perguruan Tinggi baik tingkat lokal, regional, nasional dan internasional untuk mengatasi masalah bersama dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

1. Program pengembangan kerjasama bidang Pendidikan dan Pengajaran dengan pemerintah, dan masyarakat

2. Program pengembangan kerjasama bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Pemerintah dan instansi terkait

3. Program pengembangan kerjasama bidang pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan pada sektor kebijakan makro pemerintah dan kebijakan mikro organisasi dalam suatu tatanan sistem berfikir (system thinking) yang terpadu

(27)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 25

A.5. Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum

Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Studi Magister Ilmu Hukum dapat ditunjukkan dalam table berikut ini:

Visi Misi Tujuan Sasaran

1. Mendidik dan

menyelenggarakan

pembelajaran yang inovatif dan unggul

1. Dihasilkan lulusan Magister Ilmu Hukum yang unggul dan inovatif

1.Terselenggaranya program pendidikan dan Pengajaran pada Program studi magister ilmu Hukum

2. Menyelenggarakan dan mengembangkan

penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan empiris yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional.

2.Dihasilkannya

penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan

empiris yang

bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional

2.Terselenggaranya program pendidikan dan Pengajaran pada Program studi magister ilmu Hukum

3. Menyelenggarakan dan mengembangkan

penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan empiris yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional.

3. Dihasilkannya penelitian berkualitas yang berbasis kajian teoritis, normatif, dan empiris yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum dalam rangka tujuan pembangunan nasional

3.Terlaksananya kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi dosen Program Magister Ilmu Hukum

Menjadi program Studi Magister Ilmu Hukum yang terdepan, unggul dan berdaya saing di Kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035

(28)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 26

4. Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak eksternal untuk mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

4.Meningkatnya

kerjasama dengan pihak eksternal untuk mendukung

pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

4.Terlaksananya kegiatan kemitraan yang diarahkan untuk membangun jaringan dengan institusi lain di bidang Tridharma Perguruan Tinggi baik tingkat lokal, regional, nasional dan internasional untuk mengatasi masalah bersama

dan meningkatkan

kesejahteraan bersama.

Visi Program Studi dalam rangka mencapai program Studi Magister Ilmu Hukum yang yang terdepan, unggul, dan Memiliki Daya Saing di Kawasan Asia Tenggara Tahun 2035 maka secara jelas ditetapkan sasaran dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Sasaran dan tujuan PS dari 1-4 adalah saling terkait, yang juga mengarah mencerminkan misi yang diemban oleh PS sebagaimana tebal di bawah ini. Tujuan dan Sasaran (TS) ke-1 terkait dengan misi 1, TS 2 terkait dengan misi ke 2; TS ke-3 terkait dengan misi ke-3; Bahkan, TS ke-4 terkait dengan misi ke- 4. Dengan demikian dapat tercapai. Visi Program Studi Magister Ilmu Hukum “Menjadi program Studi Magister Ilmu Hukum yang terdepan, unggul dan berdayasaing di Kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035”.

Secara spesifik tujuan dan sasaran dan strategi pencapaian visi dan misi Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG diuraiak pada tabel di bawah ini.

(29)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 27

No Tujuan 1 : Dihasilkan lulusan Magister Ilmu Hukum yang unggul dan inovatif.

Indikator

Sasaran Strategi Pencapaian

Tahapan Waktu, Indikator dan target Pencapaian

2015 2016 2017 2018 2019

1. Rekrutmen dan seleksi Mahasiswa baru.

Melaksanakan penyelenggaraa n seleksi penerimaan mahasiswa baru baik Program Magister Ilmu Hukum

Rasio yang ikut seleksi dan daya tampung 1 : 2

Rasio yang ikut seleksi dan daya tampung 1 : 3

Rasio yang ikut seleksi dan daya tampung 1:

6

Rasio yang ikut seleksi dan daya tampung 1:6

Rasio yang ikut seleksi dan daya tampung 1: 7

2. Penetapan Dosen Pengampu MK sesuai ketentuan yang berlaku

Melaksanakan penyelenggaraa an Proses Pendidikan dan Pengajaran serta mutu akademik.

Setiap dosen pengampu mata kuliah minimal mengajar 8 sks

Setiap dosen pengampu mata kuliah minimal mengajar 8 sks

Setiap dosen pengampu mata kuliah minimal mengajar 8 sks

Setiap dosen pengampu mata kuliah minimal mengajar 8 sks

Setiap dosen pengampu mata kuliah minimal mengajar 8 sks`

3 Pengembang an Bahan Ajar/

perangkat pembelajaran

Melaksanakan penyelenggaraa an Proses Pendidikan dan Pengajaran serta mutu akademik

Setiap pengampu mata kuliah membuat 8 bahan

ajar/perangka t

pembelajaran

Setiap pengampu mata kuliah membuat 8 bahan

ajar/perangkat pembelajaran

Setiap pengampu mata kuliah membuat 8 bahan ajar/perangk at

pembelajara n

Setiap Pengampu mata kuliah membuat 8 bahan ajar/perangka t

pembelajaran

Setiap Pengampu mata kuliah membuat 8 bahan ajar/perangka t

4 Pengembang

an/ Melaksanakan

penyelenggaraa Setiap dosen

wajib Setiap dosen

wajib membuat Setiap

dosen wajib Setiap dosen

wajib Setiap dosen wajib

(30)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 28

Penerbitan Buku Referensi Dosen

an Proses Pendidikan dan Pengajaran serta mutu akademik

membuat 2 buku/menerbi tkannya sebagai referensi dosen dalam mengajar

4

buku/menerbit kannya

sebagai referensi dosen dalam mengajar

membuat 6 buku/mener bitkannya sebagai referensi dosen dalam mengajar

membuat 6 buku/

menerbitkann ya

sebagai referensi dosen dalam mengajar

membuat 6 buku/

menerbitkann ya

sebagai referensi dosen dalam mengajar 5 Workshop /

Seminar Pengembang an Mutu Akademik

Melaksanakan penyelenggaraa an Proses Pendidikan dan Pengajaran serta mutu akademik

5 kali dosen melakukan workshop/se minar guna pengembang an mutu akademik

5 kali dosen melakukan workshop/semi nar guna pengembanga n mutu

akademik

6 kali dosen melakukan workshop/s eminar guna pengemban gan mutu akademik

6 kali dosen melakukan workshop/

seminar guna pengembang an

mutu akademik

6 kali dosen melakukan workshop/

seminar guna pengembang an

mutu akademik 6 Pengembang

an Kegiatan Pembimbinga n / Ujian Tesis

Menyelenggara kan

Penyelesaian Studi Akhir bagi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum

12 kali melakukan pembimbinga n per

mahasiswa dalam

menyelesaika n studi akhir

12 kali melakukan pembimbingan per mahasiswa dalam

menyelesaikan studi akhir

14 kali melakukan pembimbing an per mahasiswa dalam menyelesaik an studi akhir

16 kali melakukan Pembimbinga n

per

mahasiswa dalam menyelesaika n

studi akhir

16 kali melakukan Pembimbinga n

per

mahasiswa dalam menyelesaika n

studi akhir

(31)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 29

Kegiatan Ujian Proposal, Hasil dan Tesis bagi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum

12 kali

pembimbinga n ujian proposal, hasil dan tesis per mahaiswa dalam

menyelesaika n tugas akhir

12 kali

pembimbingan ujian proposal, hasil dan tesis per mahasiswa dalam

menyelesaikan tugas akhir

14 kali pembimbing an ujian proposal, Hasil, Tesis per

mahasiswa dalam menyelesaik an tugas akhir

16 kali Pembimbinga n

ujian proposal, hasil dan tesis per mahasiswa dalam

meyelesaikan tugas akhir

16 kali Pembimbinga n

ujian proposal, hasil dan tesis per mahasiswa dalam

meyelesaikan tugas akhir 7. Bersama

dengan Pascasarja na

menyeleng ga rakan kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum

Penelitian hibah

Kompetitif 1 kali dosen melakukan penelitian mandiri per tahun

2 kali dosen melakukan penelitian mandiri per tahun

4 kali dosen melakukan penelitian mandiri per tahun

6 kali dosen melakukan penelitian mandiri per tahun

6 kali dosen melakukan penelitian mandiri per tahun Penelitian

mandiri

Tidak ada penelitian mandiri dilakukan dosen

2 kali dosen melakukan penelitian mandiri

4 kali dosen melakukan penelitian mandiri

6 kali dosen melakukan penelitian mandiri

6 kali dosen melakukan penelitian mandiri Peningkatan

Produktivitas Publikasi Ilmiah dan e-Jurnal

7 kali dosen membuat/me mpublikasika n jurnal/karya ilmiah yang dibuat.

8 kali dosen membuat/mem publikasikan jurnal/karya ilmiah yang dibuat

8 kali dosen membuat/m empublikasi kan

jurnal/karya ilmiah yang dibuat

8 kali dosen membuat/

mempublika sikan

jurnal/karya ilmiah yang dibuat

8 kali dosen membuat/

mempublikasik an jurnal/karya ilmiah yang dibuat

(32)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 30

8 Keikutsertaan dosen baik sebagai penyaji maupun peserta pada seminar Internasional dan Nasional

Mengeikutserta an dosen pada seminar

Internasional dan Nasional (penyaji)

7 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai penyaji

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai penyaji

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan

internasiona l sebagai penyaji

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan

internasiona l sebagai penyaji

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai penyaji

Mengeikutserta an dosen pada seminar

Internasional dan Nasional (peserta)

7 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai peserta

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai peserta

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan

internasiona l sebagai peserta

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan

internasiona l sebagai peserta

8 kali dosen ikut serta dalam seminar nasional dan internasional sebagai peserta 9 Terlaksanany

a kegiatan pengabdian pada

masyarakat bagi dosen Program Magister Ilmu Hukum

1. Jumlah pengabdian hibah kompetitif nasional

Tidak ada pengabdian hibah kompetitif nasional yang dilakukan

2 kali

pengabdian hibah

kompetitif nasional dilakukan per Tahun

4 kali

pengabdian hibah

kompetitif nasional dilakukan pertahun

4 kali

pengabdian hibah kompetitif nasional dilakukan pertahun

5 kali

pengabdian hibah

kompetitif nasional dilakukan pertahun 2. jumlah

pengabdian hibah kompetitif internasional

Tidak ada pengabdian hibah kompetitif internasional dilakukan

2 kali

pengabdian hibah kompetitif internasional dilakukan

4 kali

pengabdian hibah kompetitif internasiona l dilakukan

4 kali

pengabdian hibah kompetitif internasiona l dilakukan

5 kali pengabdian hibah kompetitif internasional dilakukan

(33)

Evaluasi Diri Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UNG, 2016 31

3. jumlah pengabdian mandiri

Tidak ada pengabdian mandiri dilakukan

2 kali

pengabdian mandiri dilakukan

4 kali

pengabdian mandiri dilakukan

4 kali

pengabdian mandiri dilakukan

5 kali

pengabdian mandiri dilakukan 4. jumlah

pengabdian kolaborasi dosen dan mahasiswa

Tidak ada pengabdian kolaborasi dilakukan dosen dengan mahasiswa

2 kali

pengabdian kolaborasi dilakukan dosen dengan mahasiswa

4 kali

pengabdian kolaborasi dilakukan dosen dengan mahasiswa

4 kali pengabdian kolaborasi dilakukan dosen dengan mahasiswa

5 kali pengabdian kolaborasi dilakukan dosen dengan mahasiswa 10 Menyelengga

rakan kerjasama Program Studi dengan pihak

eksternal (Pemerintah, PTN/ PTS,

1. jumlah kerjasama lokal

7 instansi lokal yang melakukan kerjasama

8 instansi lokal yang

melakukan kerjasama

8 instansi lokal yang melakukan kerjasama

10 instansi lokal yang melakukan kerjasama

12 instansi lokal yang melakukan kerjasama 2. jumlah

kerjasama nasional

7 instansi nasional yang melakukan kerjasama

8 instansi nasional yang melakukan kerjasama

8 instansi nasional yang melakukan kerjasama

10 instansi nasional yang melakukan kerjasama

12 instansi nasional yang melakukan kerjasama 3. jumlah

kerjasama internasional

2 instansi internasional yang

melakukan kerjasama

4 instansi internasional yang

melakukan kerjasama

6 instansi internasiona l yang melakukan kerjasama

8 instansi internasiona l yang melakukan kerjasama

8 instansi internasional yang

melakukan kerjasama

(34)

Pengembangan Program Studi Magister Ilmu Hukum ke depan dalam mencapai visinya maka ditetapkan tonggak-tonggak capaian tujuan yang dinyatakan dalam sasaran yang merupakan target terukur, dan penjelasan mengenai strategi serta tahapan pencapaiannya. Pencapaian realisasi cita-cita Program Studi Magister Ilmu Hukum pascasarjana UNG 2035 didukung melalui penetapan rencana pengembangan program studi Magister Ilmu Hukum yang selaras dengan pengembangan Pascasarajana dan Universitas (UNG). Rencana pengembangan ditetapkan setiap periode 4 tahunan dengan tahapan tema sebagai berikut: (a) periode 2013-2017 merupakan era Penguatan SDM untuk untuk menjadi Program Studi Magister Ilmu Hukum yang unggul, terdepan dan berdaya saing; (b) periode 2017-2021 sebagai era Pengokohan Daya saing Program Studi Magister Ilmu Hukum menuju Program Studi Magister Ilmu Hukum yang unggul, terdepan dan berdaya saing; (c) periode 2021-2025 sebagai era untuk mewujudkan Program Studi Magister Ilmu Hukum sebagai Program Studi Magister Ilmu Hukum yang unggul, terdepan dan berdaya saing di Kawasan Timur Indonesia; dan (d) periode 2025-2029 sebagai era yang menjadikan Program Studi Magister Ilmu Hukum sebagai Program Studi Magister Ilmu Hukum yang unggul, terdepan dan berdaya saing di Indonesia; (e) periode 2029-2035 sebagai era yang menjadikan Program Studi Magister Ilmu Hukum yang unggul, terdepan dan berdaya saing di Asia Tenggara.

1. KOMPONEN A: VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

Tabel 1. Deskripsi SWOT Tentang Visi-Misi, Sasaran Dan Tujuan

Faktor Eksternal Faktor Internal

Peluang Kekuatan

1. Program Studi Magister Ilmu Hukum cukup dikenal oleh masyarakat.

2. Program Studi Magister Ilmu Hukum mendapatkan dukungan yang baik dari pimpinan Pascasarjana dan Universitas dalam pembentukan Program Studi.

1. Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran dirumuskan melalui diskusi yang melibatkan civitas akademik dan stakeholder

2. Memiliki proses sosialisasi yang komprehensip melalui berbagai pertemuan

Ancaman Kelemahan

Terdapat Program Studi yang sama dan mapan di Kawasan Indonesia Timur

Rumusan visi yang konsisten belum optimal mengingat adanya regenerasi

(35)

kepemimpinan UNG. Pada tahun 2014, sedang merumuskan rencana pengembangan yang memuat pernyataan visi

B. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

Bagian berikut membahas tentang tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu terkait dengan:

1. Personil dan Tugas Pokoknya

2. Sistem Kepemimpinan dan Pengalihan serta Akuntabilitas Pelaksanaan Tugas 3. Partisipasi Civitas Akademika dalam Pengembangan Kebijakan, serta Pengelolaan

dan Koordinasi Pelaksanaan Program.

4. Perencanaan Jangka Panjang dan Monitoring Pelaksanaannya 5. Efisiensi dan Efektivitas Kepemimpinan

6. Evaluasi Program dan Pelacakan Lulusan

7. Perencanaan dan Pengembangan Program, dengan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal

8. Kerjasama dan Kemitraan

9. Dampak Hasil Evaluasi Program terhadap Pengalaman dan Mutu Pembelajaran Mahasiswa

10. Pengelolaan Mutu Secara Internal pada Tingkat Program Studi, seperti Kajian Kurikulum, Monitoring dan Umpan Balik Mahasiwa

11. Hubungan dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga

12. Dampak Proses Penjaminan Mutu Terhadap Pengalaman dan Mutu Hasil Belajar Mahasiswa

13. Metodologi Baku Mutu

14. Pengembangan dan Penilaian Pranata Kelembagaan 15. Evaluasi Internal yang Berkelanjutan

16. Pemanfaatan Hasil Evaluasi Internal dan Eksternal / Akreditasi dalam Perbaikan dan Pengembangan Program

17. Kerjasama dan Kemitraan Instansi Terkait dengan Pengendalian Mutu

Referensi

Dokumen terkait

Tidak ada sistem pengamanan otomatis Pembuatan unit netralisasi chlorine (scrubber) Terdapat unit netralisasi chlorine (scrubber) Thn 2009 (Realisasi) Area menjadi

Sehubungan dengan adanya stock split maka harga saham akan menjadi lebih terjangkau sehingga volatilitas harga saham menjadi lebih besar dan akan menarik investor untuk memiliki

Untuk memudahkan pembacaan kecepatan putar dari motor DC 12 Volt tersebut digunakan Sensor cahaya LDR dipadukan dengan sumber cahaya Lampu LED yang berfungsi sebagai

14 Ada dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam terapi cairan khususnya pada penatalaksanaan demam berdarah dengue: pertama adalah jenis cairan dan kedua

ADRIANUS ERYAN | LEMBAGA NEGARA INDONESIA 2 - Mengambil alih pemeriksaan yang telah dilakukan oleh aparat pengawas internal kejaksaan - Mengusulkan pembentukan Majelis Kode

Ketebalan bahan isolasi LDPE, dari hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tebal bahan tersebut, maka nilai ESDD yang diperoleh dipermukaannya semakin tinggi dan

Hasil pengukuran kedalaman tembaga menunjukkan penurunan nilai tegangan pada tiap receiver pasangan koil yang paling signifikan terhadap kedalaman yaitu pada koil 400 lilitan.

Terlepas dari Justifikasi tersebut, penulis menganggap sangat penting untuk menggali lebih dalam mengenai sumber ajaran Tarekat Naqsyabandiyah Syeh Kadirun Yahya